Ditujukan bagi administrator yang mengelola browser Chrome atau perangkat ChromeOS untuk bisnis atau sekolah.
- Untuk mendapatkan email terkait rilis mendatang, daftar di sini.
- Untuk mencoba fitur baru sebelum dirilis, daftar ke program penguji tepercaya.
- Hubungi admin IT Chrome Enterprise lainnya melalui Forum Pelanggan Chrome Enterprise.
- Daftar untuk mengikuti ujian kredensial administrator ChromeOS.
- Dapatkan bantuan dan lihat referensi tambahan di bawah.
Tabel diperbarui: 25 Maret 2026
Chrome 146
Ringkasan rilis Chrome 146
| Perubahan browser Chrome | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Peningkatan kualitas Mode AI dan Lens | ✓ | ||
| Pengalaman Isi Otomatis yang diperluas | ✓ | ||
| Pembatasan akses jaringan lokal | ✓ | ||
| Intervensi izin selektif | ✓ | ||
| Setelan keamanan gabungan | ✓ | ||
| Menghapus kebijakan partisi penyimpanan pihak ketiga | ✓ | ||
| Kebijakan baru di browser Chrome | ✓ | ||
| Kebijakan yang dihapus di browser Chrome | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Pembaruan skor Risiko Spin.AI di konsol Admin | ✓ | ||
| Kebijakan kepatuhan kriptografi eksperimental | ✓ | ||
| Single Sign-On Okta yang lancar di macOS | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Enkripsi cache Enterprise | ✓ | ✓ | |
| Hardening terhadap modifikasi kebijakan lokal | ✓ | ✓ | |
| Perubahan browser Chrome mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Update CSS: pemisahan properti Lebar dan Gaya | ✓ | ||
| Kredensial Sesi Terikat Perangkat | ✓ | ||
| Gemini di Chrome | ✓ | ||
| Laporkan Scam | ✓ | ||
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS | ✓ | ||
| Isi otomatis yang ditingkatkan | ✓ | ||
| Cookie yang Terikat Origin (secara default) | ✓ | ||
| Pembaruan peringatan Tidak ada HTTPS | ✓ | ||
| Chrome untuk perangkat Linux ARM64 | ✓ | ||
| Penghentian penggunaan dan penghapusan API Privacy Sandbox | ✓ | ✓ | |
| Mengaktifkan "Selalu Gunakan Koneksi Aman" secara default | ✓ | ||
| Aplikasi Web Terisolasi (IWA) | ✓ | ||
| Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5 | ✓ | ||
| Chrome akan menghapus dukungan untuk macOS 12 | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan dan menghapus XSLT | ✓ | ✓ | ✓ |
| Chrome beralih ke siklus rilis 2 minggu | ✓ | ||
| Kriptografi Pasca-Kuantum untuk DTLS di WebRTC | ✓ | ||
| Pelarangan spasi di host URL non-file:// | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Tidak ada update Chrome Enterprise Core mendatang. | |||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Chrome Enterprise Connectors API | ✓ | ✓ | |
| Dukungan penarikan untuk kontrol data | ✓ | ||
| Dukungan ukuran file yang ditingkatkan untuk pemindaian DLP | ✓ | ✓ | |
| Dukungan untuk AllowList dan BlockList untuk kebijakan DeveloperToolsAvailability | ✓ | ✓ | |
| Dukungan untuk AllowList dan BlockList untuk kebijakan IncognitoModeAvailability | ✓ | ✓ | |
| Telemetri aktivitas DOM ekstensi Enterprise | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Perubahan browser Chrome
- Peningkatan kualitas Mode AI dan Lens
Sebelumnya, di Chrome 143 di macOS dan Windows, kemampuan Mode AI baru diintegrasikan ke dalam browser Chrome. Pengguna dapat mengakses Mode AI langsung dari halaman Tab baru dan kolom URL, sehingga pengguna dapat mengajukan pertanyaan kompleks langsung dari tempat mereka mulai menjelajah. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan AIModeSettings atau GenAiDefaultSettings (nilai 2). Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat artikel ini di Pusat Bantuan Chrome Enterprise dan Education.
Di Chrome 145, kami meluncurkan fitur konteks multi-tab di Mode AI dan Lens. Pengguna dapat memilih untuk membagikan konten dari satu atau beberapa tab yang terbuka, sehingga memudahkan mereka dalam mengajukan pertanyaan, membandingkan, meringkas, dan menemukan informasi secara lebih efisien. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan SearchContentSharingSettings atau GenAiDefaultSettings (nilai 2). Selain itu, di Chrome 145 di Android dan iOS, kemampuan Mode AI baru diintegrasikan ke browser Chrome.
Di Chrome 146, file Google Drive tersedia sebagai konteks. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan SearchContentSharingSettings.
- Chrome 143 di macOS, Windows: Kemampuan Mode AI baru akan diintegrasikan ke dalam Chrome dan dapat dikontrol menggunakan kebijakan AIModeSettings atau kebijakan GenAiDefaultSettings.
- Chrome 145 di macOS, Windows: Fitur konteks multi-tab akan tersedia dan dapat dikontrol menggunakan kebijakan SearchContentSharingSettings atau kebijakan GenAiDefaultSettings.
- Chrome 145 di Android, iOS: Kemampuan Mode AI baru akan tersedia secara bertahap di Android dan iOS.
- Chrome 146 di macOS, Windows: File Google Drive akan tersedia sebagai konteks. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan SearchContentSharingSettings.
- Chrome 147 di macOS, Windows: Kebijakan LensOverlaySettings, LensDesktopNTPSearchEnabled, dan LensRegionSearchEnabled tidak akan digunakan lagi. Admin dapat menggunakan SearchContentSharingSettings untuk mengontrol fitur ini.
- Pengalaman Isi Otomatis yang diperluas
Mulai Chrome 146, sebagian pengguna dapat menyimpan dan mengisi otomatis jenis data tambahan yang sebelumnya hanya tersedia bagi pengguna yang mengaktifkan Isi otomatis yang ditingkatkan. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan AutofillAddressEnabled, GenAiDefaultSettings, dan AutofillPredictionSettings yang ada.
- Chrome 146 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows - Fitur diluncurkan secara bertahap
- Pembatasan akses jaringan lokal
Chrome 142 membatasi kemampuan untuk membuat permintaan ke jaringan lokal pengguna, yang kini perlu melewati dialog izin. Permintaan jaringan lokal adalah permintaan apa pun dari situs publik ke alamat IP lokal atau loopback, atau dari situs lokal (misalnya intranet) ke loopback.
Dengan menerapkan dialog izin untuk membatasi kemampuan situs dalam melakukan permintaan ini, risiko serangan pemalsuan permintaan lintas situs terhadap perangkat jaringan lokal seperti router bisa dimitigasi. Selain itu, pembatasan ini mengurangi kemampuan situs untuk menggunakan permintaan tersebut sebagai metode pelacakan sidik jari terhadap jaringan lokal pengguna.
Izin ini dibatasi untuk konteks yang aman. Jika diizinkan, pemblokiran konten campuran untuk permintaan ke jaringan lokal juga akan dilonggarkan (mengingat banyak perangkat lokal tidak dapat memperoleh sertifikat TLS yang dipercaya secara publik karena berbagai alasan).
Fungsi ini menggantikan upaya sebelumnya yang disebut Akses Jaringan Pribadi, yang menggunakan permintaan preflight agar perangkat lokal memberikan izin. Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang fitur ini, lihat Menyesuaikan situs Anda untuk pembatasan Akses Jaringan Lokal baru di Chrome.
Chrome 145 memperkenalkan izin yang lebih terperinci untuk situs yang meminta akses ke jaringan lokal pengguna. Izin akses jaringan lokal tunggal sebelumnya dibagi menjadi dua izin yang berbeda:
-
jaringan lokal: Memberikan akses ke alamat IP di ruang jaringan lokal (misalnya intranet, perangkat internal).
- jaringan loopback: Memberikan akses ke alamat IP loopback (misalnya localhost, 127.0.0.1).
Izin jaringan lokal lama akan tetap sebagai alias, sehingga konfigurasi dan Kebijakan Izin yang ada akan terus berfungsi seperti yang diharapkan. Perubahan ini memberi pengguna dan Admin kontrol yang lebih akurat atas cara situs berinteraksi dengan resource jaringan internal. Kebijakan Enterprise saat ini yang mengelola akses jaringan lokal tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini.
Chrome 146 memperkenalkan dua kebijakan perusahaan baru untuk mengelola pembatasan akses jaringan lokal: LocalNetworkAccessIpAddressSpaceOverrides dan LocalNetworkAccessPermissionsPolicyDefaultEnable. Kebijakan ini dapat ditetapkan menggunakan konfigurasi kustom.
- Chrome 145 di Android, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Pemisahan izin diluncurkan.
- Chrome 146 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Dua kebijakan Enterprise baru akan tersedia untuk mengelola batasan akses jaringan lokal:
- LocalNetworkAccessIpAddressSpaceOverrides dapat digunakan untuk menandai blok alamat IPv4 dan IPv6 sebagai publik atau pribadi. Rentang IP yang diperlakukan sebagai publik tidak akan menyebabkan perintah izin saat diakses oleh halaman lain. Misalnya, CGNAT 100.64.0.0/10 dapat ditandai sebagai publik. Hal ini berguna untuk penyiapan VPN dan proxy tertentu. Menandai 0.0.0.0/0 dan ::/0 sebagai publik sama dengan menonaktifkan pembatasan akses jaringan lokal.
- LocalNetworkAccessPermissionsPolicyDefaultEnabled dapat digunakan untuk menyebabkan izin LNA didelegasikan secara otomatis ke iframe oleh frame induk, tanpa memerlukan anotasi eksplisit dari iframe turunan. Hal ini berguna dalam situasi saat akses jaringan lokal dilakukan oleh alat SaaS yang disematkan di dalam alat SaaS yang berbeda. Hal ini mencakup beberapa software dokumentasi dan pusat informasi yang dihosting secara lokal.
- Chrome 146 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows - Fitur diluncurkan secara bertahap
- Chrome 147 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Pembatasan Akses Jaringan Lokal diperluas untuk mencakup koneksi WebSocket dan WebTransport.
- Chrome 152 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan LocalNetworkAccessRestrictionsTemporaryOptOut akan dihapus.
-
- Intervensi izin selektif
Chrome 146 memperkenalkan Intervensi izin selektif yang mencegah JavaScript terkait iklan di halaman mengakses izin tertentu yang sensitif terhadap privasi, seperti geolokasi, mikrofon, papan klip, bluetooth, USB, dan perekaman layar, untuk meningkatkan privasi pengguna.
Meskipun kebijakan seperti DefaultGeolocationSetting, VideoCaptureAllowedUrls, AudioCaptureAllowedUrls, atau ClipboardAllowedForUrls digunakan, situs tersebut tetap dapat ditolak izinnya untuk skrip iklan.
Admin dapat menonaktifkan intervensi ini menggunakan kebijakan Enterprise AdsSettingForIntrusiveAdsSites.
- Chrome 146 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia - Fitur diluncurkan secara bertahap
- Setelan keamanan gabungan
Fitur ini menyediakan opsi keamanan gabungan bagi pengguna untuk mengonfigurasi setelan keamanan berdasarkan tingkat perlindungan yang diinginkan saat menggunakan Chrome. Pengguna dapat memilih antara opsi Enhanced untuk tingkat keamanan tertinggi dan Standard untuk perlindungan seimbang default. Pengguna masih dapat menetapkan nilai kustom untuk setelan, seperti yang dapat mereka lakukan saat ini. Hal ini menyederhanakan pengalaman pengguna dan mempermudah pengguna mendapatkan tingkat perlindungan yang mereka inginkan tanpa perlu memahami opsi konfigurasi lanjutan. Kebijakan perusahaan yang ada lebih diprioritaskan daripada pilihan paket pengguna akhir. Jika kebijakan yang ada dikonfigurasi untuk setelan keamanan, nilai tidak akan diganti oleh pilihan paket keamanan pengguna.
-
Chrome 146 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
-
- Menghapus kebijakan partisi penyimpanan pihak ketiga
Partisi penyimpanan pihak ketiga menjadi default di Chrome 115. Chrome 128 menghapus
chrome://flagyang memungkinkan pengguna menonaktifkan fitur ini, dan uji coba penghentian penggunaannya berakhir dengan dirilisnya Chrome 139. Di Chrome 146, kami menghapus kebijakan Enterprise DefaultThirdPartyStoragePartitioningSetting dan ThirdPartyStoragePartitioningBlockedForOrigins. Kami menyarankan pengguna untuk beralih ke solusi penyimpanan alternatif, baik menyesuaikan diri dengan partisi penyimpanan pihak ketiga maupun dengan menggunakandocument.requestStorageAccess({...})jika diperlukan.Jika ada masukan, Anda dapat menambahkannya di sini dalam bug Chromium.
- Chrome 146 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan Kebijakan DefaultThirdPartyStoragePartitioningSetting dan ThirdPartyStoragePartitioningBlockedForOrigins
- Kebijakan baru di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi Memblokir ekstensi eksternal sehingga tidak dapat diinstal
Kebijakan ini memungkinkan administrator mengenkripsi cache http di disk.
Setelan deteksi tidak ada aktivitas default
Mengonfigurasi jenis aplikasi/ekstensi yang diizinkan
Mengontrol ketersediaan mode developer di halaman ekstensi
Mengonfigurasi daftar penginstalan ekstensi yang diizinkan
Mengonfigurasi daftar penginstalan ekstensi yang tidak diizinkan
Mengonfigurasi daftar aplikasi dan ekstensi yang diinstal otomatis
Mengonfigurasi sumber penginstalan skrip pengguna, aplikasi, dan ekstensi
Setelan pengelolaan ekstensi
Menerapkan prioritas latar depan untuk semua tab
Mengizinkan integrasi aplikasi Gemini untuk langsung bertindak di situs tertentu
Memblokir integrasi aplikasi Gemini untuk langsung bertindak di situs tertentu
Mengizinkan deteksi tidak ada aktivitas di situs ini
Memblokir deteksi tidak ada aktivitas di situs ini
Mengganti pemetaan ruang alamat IP
Mengizinkan permintaan Akses Jaringan Lokal (LNA) di subframe tanpa pendelegasian eksplisit
Mengizinkan situs membuat permintaan jaringan ke endpoint jaringan lokal.
Memblokir situs agar tidak membuat permintaan jaringan ke endpoint jaringan lokal.
Mengizinkan situs membuat permintaan jaringan ke perangkat lokal.
Memblokir situs agar tidak membuat permintaan jaringan ke perangkat lokal.
Memilih algoritma cipher enkripsi tertentu untuk TLS
Memilih algoritma pertukaran kunci tertentu untuk TLS
Mengontrol ketersediaan fitur XSLT
- Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi Setelan partisi penyimpanan pihak ketiga default
Menonaktifkan partisi penyimpanan pihak ketiga untuk origin tingkat teratas tertentu
Perubahan Chrome Enterprise Core
- Pembaruan Skor risiko Spin.AI di konsol Admin
Mulai Chrome 146, skor penilaian risiko untuk Spin.AI di konsol Admin akan menunjukkan perubahan terbaru yang dilakukan oleh Spin.AI. Pemberian skor masih mengikuti skala 0 hingga 100. Namun, skor 0 akan menunjukkan risiko rendah, sedangkan skor 100 akan menunjukkan risiko tinggi.
- Kebijakan kepatuhan kriptografi eksperimental
PreferSlowKEXAlgorithms dan PreferSlowCiphers adalah dua kebijakan Enterprise eksperimental baru yang mengonfigurasi Chrome untuk mengurutkan algoritma perjanjian kunci pilihannya (grup yang didukung) dan algoritma cipher enkripsi, di TLS 1.3, agar sesuai dengan algoritma yang telah disetujui oleh skema kepatuhan tertentu. Saat ini, satu-satunya skema kepatuhan adalah CNSA2. Tindakan ini tidak menjamin bahwa algoritma tertentu akan dinegosiasi. Kebijakan ini memungkinkan operator server yang ingin mendukung klien dengan dan tanpa persyaratan kepatuhan untuk membedakan klien, dan hanya menggunakan algoritma non-default tertentu dengan peningkatan kekuatan kriptografis bagi klien yang secara eksplisit dikonfigurasi untuk memilih algoritma. Setelan kebijakan ini tidak diperlukan untuk keamanan. Kriptografi default yang digunakan oleh Chrome sudah cukup kuat untuk menahan serangan brute force bahkan dengan daya sebesar Matahari. Jika kebijakan ini disetel, Chrome akan menjadi lebih lambat saat mengakses situs. Kebijakan ini hanya memengaruhi TLS 1.3 dan QUIC, serta tidak memengaruhi TLS versi sebelumnya.
Kebijakan ini tersedia untuk sementara sebagai satu tanda gabungan,
chrome://#cryptography-compliance-cnsa. - Chrome 143 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Kebijakan tersedia, tetapi ditandai sebagai eksperimental untuk browser Chrome
- Chrome 144 di ChromeOS: Kebijakan tambahan yang berlaku untuk layar login perangkat ChromeOS tersedia, tetapi ditandai sebagai eksperimental.
- Chrome 146 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Kurang lebih di Chrome 146, server TLS untuk properti Google akan diupdate untuk menegosiasikan ML-KEM-1024 saat tanda ini disetel. Pada saat itu, kebijakan tidak akan lagi ditandai sebagai eksperimental.
- Single Sign-On Okta yang lancar di macOS
Chrome di macOS kini memberikan pengalaman Single Sign-On (SSO) yang ditingkatkan untuk organisasi yang menggunakan Okta. Jika perangkat macOS dikelola dan dikonfigurasi dengan profil Pengelolaan Perangkat Seluler (MDM) Extensible Enterprise SSO yang sesuai untuk Okta, pengguna akan mendapatkan manfaat dari alur autentikasi yang lancar.
Secara khusus, perintah yang sebelumnya meminta izin pengguna untuk membuka aplikasi Okta Verify atau mengizinkan komunikasi jaringan lokal selama autentikasi Okta FastPass tidak akan muncul lagi. Chrome akan menggunakan mekanisme Extensible SSO bawaan Apple untuk menangani autentikasi ini.
Persyaratan:
- Aktifkan dukungan SSO sebagai fitur Akses Awal Layanan Mandiri Okta.
- Perangkat harus menjalankan macOS.
- Perangkat harus dikelola dan memiliki profil MDM ExtensibleEnterpriseSSO yang benar dan dikonfigurasi oleh administrator.
- Lingkungan Okta organisasi harus disiapkan untuk mendukung alur ini.
- Aplikasi Okta Verify harus diinstal di perangkat.
Admin dapat mengelola fitur ini menggunakan kebijakan ExtensibleEnterpriseSSOBlocklist. Untuk mencegah Chrome menggunakan integrasi SSO Okta bawaan, tambahkan
oktake daftar string kebijakan. Guna menonaktifkan integrasi bawaan ini untuk semua penyedia identitas yang didukung, tambahkan nilaiall.Update ini bertujuan untuk mengurangi gangguan terhadap pengguna dan menyederhanakan akses ke resource yang dilindungi Okta.
- Chrome 146 di macOS - Fitur diluncurkan secara bertahap
Perubahan Chrome Enterprise Premium
Baca lebih lanjut perbedaan antara Chrome Enterprise Core and Chrome Enterprise Premium.
- Enkripsi cache Enterprise
Chrome Enterprise Premium menawarkan enkripsi cache Enterprise, sebuah fitur yang dirancang untuk mengurangi risiko pemindahan data yang tidak sah dengan mengenkripsi data browser yang disimpan dalam penyimpanan, khususnya cache HTTP. Dengan menggunakan API tingkat OS untuk penyimpanan kunci melalui enkripsi Terikat Aplikasi, fungsi ini membuat data yang disimpan secara lokal tidak dapat diakses oleh malware jika perangkat disusupi.
Fitur ini beroperasi secara transparan di latar belakang, meskipun mungkin memengaruhi performa karena sifat enkripsinya yang real-time. Administrator dapat mengelola fitur ini melalui kebijakan CacheEncryptionEnabled. Perhatikan bahwa mengaktifkan atau menonaktifkan kebijakan ini akan otomatis menghapus cache yang ada untuk memastikan konsistensi data.
- Chrome 146 di Linux, macOS, Windows: Enkripsi cache akan tersedia di platform desktop.
- Hardening terhadap modifikasi kebijakan lokal
Sinyal deteksi konflik kebijakan untuk Akses Kontekstual (CAA) menutup celah keamanan penting dengan memungkinkan deteksi kebijakan perusahaan yang diganti oleh setelan lokal yang bertentangan di perangkat BYOD.
Hal ini dicapai dengan mengintegrasikan sinyal konflik kebijakan baru dari profil Chrome terkelola ke dalam pipeline pelaporan keamanan yang ada, yang dikontrol dengan kebijakan UserSecuritySignalsReporting.
Visibilitas ini memungkinkan Admin menetapkan aturan CAA di alat Perlindungan Data dan Ancaman atau Gateway Keamanan Chrome Enterprise Premium (CEP) untuk otomatis memblokir akses ke aplikasi perusahaan jika kebijakan penting, seperti kontrol DLP, Safe Browsing, atau daftar Ekstensi yang tidak diizinkan, terbukti tidak mematuhi kebijakan.
- Chrome 144 di Linux, macOS, Windows: Deteksi dan pelaporan metadata konflik kebijakan dimulai.
- Chrome 145 di Linux, macOS, Windows: Mengaktifkan alur evaluasi Akses Kontekstual (CAA) untuk memungkinkan Admin menulis aturan penerapan berdasarkan adanya konflik.
- Chrome 146 di Linux, macOS, Windows: UI konsol Admin diperbarui untuk menampilkan sinyal konflik dan nilai kebijakan mulai dilaporkan.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, ditunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser Chrome mendatang
- Update CSS: pemisahan properti Lebar dan Gaya
Chrome akan segera menyelaraskan diri dengan spesifikasi CSS yang diperbarui terkait perilaku properti
border-width,outline-width, dancolumn-rule-width. Sebelumnya, jikaborder-style,outline-style, ataucolumn-rule-styleyang terkait disetel ke none atau hidden, lebar yang dihitung untuk properti ini akan diotomatiskan ke0 px, terlepas dari nilai yang ditentukan.Dengan perubahan ini, nilai
border-width,outline-width, dancolumn-rule-widthyang dihitung akan selalu mencerminkan nilai yang ditentukan penulis situs, terlepas dari properti *-style. Selain itu, nilai yang di-resolve (seperti yang ditampilkan olehgetComputedStyle()) untukoutline-widthdancolumn-rule-widthjuga akan mencerminkan nilai yang ditentukan.Perubahan ini menyelaraskan Chrome dengan Firefox dan WebKit, yang telah menerapkan perilaku ini.
- Chrome 147 di Windows, macOS, Linux, Android: Tidak ada langkah peluncuran
- Kredensial Sesi Terikat Perangkat
Untuk meningkatkan keamanan pengguna dan mengatasi pencurian cookie sesi, Chrome memperkenalkan Kredensial Sesi Terikat Perangkat (DBSC). Fitur ini memungkinkan situs mengikat sesi pengguna ke perangkat tertentu, sehingga mempersulit penggunaan cookie sesi curian di komputer lain.
- Chrome 145 di Windows - Fitur diluncurkan secara bertahap
- Chrome 147 di macOS - Fitur diluncurkan secara bertahap
- Gemini di Chrome
Gemini kini terintegrasi ke Chrome di macOS, Windows, dan perangkat ChromeOS tertentu, serta dapat memahami isi halaman Anda saat ini. Pengguna kini dapat dengan mudah mendapatkan poin penting, mengklarifikasi konsep, dan menemukan jawaban tanpa perlu keluar dari tab Chrome. Integrasi ini mencakup percakapan, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui teks, dan Gemini Live, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui suara.
Di Chrome 143, Gemini di Chrome mulai diluncurkan untuk sebagian besar pengguna Google Workspace yang memiliki akses ke aplikasi Gemini di Amerika Serikat. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan GeminiSettings atau GenAiDefaultSettings (nilai 2). Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Gemini di Chrome di Pusat Bantuan atau postingan blog ini.
Di Chrome 143, kami juga mengumumkan fitur konteks multi-tab. Gemini di Chrome kini dapat melihat lebih banyak tab yang Anda buka (maks. 10) sehingga Anda dapat mengajukan pertanyaan di beberapa halaman untuk membantu Anda membandingkan dan menemukan informasi secara lebih efisien. Gemini di Chrome juga berfungsi sebagai agen produktivitas. Gemini di Chrome otomatis menggunakan informasi publik dari layanan Google berikut: Google Penelusuran, Google Maps, YouTube. Jika Anda izinkan, Gemini di Chrome dapat membantu Anda mengakses informasi pribadi dan konten Anda di layanan Google Workspace (Gmail, Drive, Keep, Kalender, dan Tasks).
Di Chrome 144, penjelajahan otomatis di Gemini di Chrome tersedia untuk beberapa pengguna (selain versi bisnis). Kebijakan Enterprise GeminiActOnWebSettings akan tersedia saat peluncuran.
- Chrome 137 di macOS, Windows: Fitur tersedia untuk sebagian pelanggan Google AI Pro dan Ultra di Amerika Serikat, serta di saluran pra-Stabil (Dev, Canary, Beta) di Amerika Serikat.
- Chrome 144 di macOS, Windows: Penjelajahan otomatis di Gemini di Chrome tersedia untuk beberapa pengguna (selain versi bisnis). Kebijakan Enterprise GeminiActOnWebSettings akan tersedia saat peluncuran. Pengguna akan dapat mengupload gambar yang dirender langsung ke Gemini di Chrome menggunakan item menu konteks Chrome. Pengguna kemudian dapat menggunakan perintah dalam Gemini di Chrome untuk membuat gambar turunan baru. Dengan izin pengguna, Gemini di Chrome juga dapat menggunakan Pengelola Sandi Google untuk login ke situs. Item menu konteks upload gambar tersedia untuk pengguna versi bisnis. Fitur akan mematuhi aturan yang ditetapkan melalui kebijakan DataControlsRules dan setelan OnBulkDataEntryEnterpriseConnector.
- Chrome 144 di ChromeOS: Gemini di Chrome diluncurkan ke perangkat ChromeOS tertentu
- Chrome 144 di macOS, Windows: Gemini di Chrome memungkinkan beberapa alat pihak ketiga yang tersedia sebagai Ekstensi Gemini untuk dipanggil
- Chrome 145 di ChromeOS, macOS, Windows: Gemini di Chrome akan diluncurkan secara bertahap kepada pengguna di Kanada, Selandia Baru, dan India dalam bahasa Afrikaans, Amharik, Bulgaria, Bengali, Katalan, Ceko, Wales, Denmark, Jerman, Yunani, Spanyol, Estonia, Basque, Finlandia, Filipina, Prancis, Galisia, Gujarati, Hindi, Kroasia, Hungaria, Indonesia, Islandia, Italia, Jepang, Kannada, Korea, Lituania, Latvia, Malayalam, Marathi, Melayu, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugis, Rumania, Rusia, Slovakia, Slovenia, Serbia, Swedia, Swahili, Tamil, Telugu, Thailand, Turkiye, Ukraina, Vietnam, China (Aksara Sederhana & Tradisional), dan Zulu. Peluncuran di Amerika Serikat juga akan mendukung bahasa yang sama.
- Chrome 147 di macOS, Windows: Penjelajahan otomatis di Gemini di Chrome tersedia untuk pengguna versi bisnis. Kebijakan Enterprise GeminiActOnWebSettings, GeminiActOnWebAllowedForURLs, dan GeminiActOnWebBlockedForURLs tersedia untuk mengontrol penjelajahan otomatis.
- Chrome 147 di ChromeOS, macOS, Windows: Gemini di Chrome akan dapat menggunakan Isi Otomatis Chrome untuk mengisi formulir kartu kredit dan alamat (dengan izin pengguna). Fitur ini akan mematuhi kebijakan perusahaan AutofillAddressEnabled dan AutofillCreditCardEnabled, serta kebijakan GeminiActOnWebSettings, GeminiActOnWebAllowedForURLs, dan GeminiActOnWebBlockedForURLs umum untuk Gemini yang bersifat agentic di Chrome.
- Chrome 148 di macOS, Windows: Mulai Chrome 148 di macOS, Windows: penjelajahan otomatis di Gemini di Chrome tersedia untuk pengguna versi bisnis.
- Report-a-Scam
Jika Safe Browsing diaktifkan, pengguna dapat melaporkan halaman web langsung ke Safe Browsing dari Chrome melalui menu Bantuan.
Admin dapat menonaktifkan fitur ini dengan menonaktifkan Safe Browsing menggunakan SafeBrowsingProtectionLevel atau dengan tidak mengizinkan masukan pengguna melalui UserFeedbackAllowed.
- Chrome 145 di Windows - Fitur diluncurkan secara bertahap
- Chrome 147 di macOS - Fitur diluncurkan secara bertahap
-
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Chrome 126 mulai secara langsung mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan perusahaan UiAutomationProviderEnabled, yang diperkenalkan di Chrome 125, untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru.
Kebijakan ini akan didukung hingga Chrome 147 dan akan dihapus di Chrome 148. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang disebabkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows:Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator perusahaan dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 148 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
- Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS
Chrome 124 secara default mengaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci TLS aman pasca-kuantum baru X25519Kyber768 di semua platform desktop, berdasarkan standar NIST (ML-KEM). Update ini melindungi traffic jaringan dari Chrome dengan server yang juga mendukung ML-KEM dari dekripsi oleh komputer kuantum pada masa mendatang. Perubahan ini harus bersifat transparan terhadap operator server. Cipher ini akan digunakan untuk koneksi TLS 1.3 dan QUIC.
Namun, beberapa middlebox TLS mungkin tidak disiapkan untuk ukuran enkapsulasi kunci Kyber (ML-KEM), atau poin kode cipher ClientHello TLS baru, sehingga koneksi menjadi terputus atau macet. Hal ini dapat diatasi dengan memperbarui middlebox, atau dengan menonaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci melalui kebijakan Enterprise sementara, PostQuantumKeyAgreementEnabled, yang akan tersedia hingga Chrome 145. Namun, cipher aman pasca-kuantum jangka panjang akan diperlukan di TLS dan kebijakan Enterprise tersebut akan dihapus mulai Chrome 146. Kriptografi pasca-kuantum diperlukan untuk CSNA 2.0. Untuk mempelajari lebih lanjut, lihat Melindungi Traffic Chrome dengan KEM Kyper Hybrid.- Chrome 131 di Linux, macOS, Windows: Chrome akan mengalihkan mekanisme enkapsulasi kunci ke versi standar akhir ML-KEM
- Chrome 147 di Linux, macOS, Windows: Kebijakan Enterprise akan dihapus.
- Isi otomatis yang ditingkatkan
Mulai Chrome 137 dan seterusnya, sebagian pengguna dapat mengaktifkan Isi Otomatis yang Ditingkatkan, fitur yang akan mempermudah pengguna mengisi formulir online. Pada formulir yang relevan, Chrome dapat memanfaatkan AI untuk memahami formulir dengan lebih baik dan menawarkan pengisian otomatis menggunakan info yang telah disimpan sebelumnya kepada pengguna. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan GenAiDefaultSettings yang ada dan kebijakan AutofillPredictionSettings baru.
- Chrome 137 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows - Fitur diluncurkan secara bertahap
- Chrome 140 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur "Isi otomatis dengan AI" yang ada saat ini akan diganti namanya menjadi "Isi otomatis yang ditingkatkan", memungkinkan pengguna menyimpan dan mengisi jenis info tambahan, serta tersedia di lebih banyak negara dan bahasa.
- Chrome 148 di Android: Isi otomatis yang ditingkatkan akan tersedia bagi pengguna Chrome di Android.
- Cookie yang terikat origin (secara default)
Di Chrome 148, cookie terikat ke origin setelannya (secara default) sehingga hanya dapat diakses oleh origin tersebut, yaitu dikirim pada permintaan atau terlihat melalui
document.cookie. Cookie dapat mempermudah pembatasan pengikatan host dan port melalui penggunaan atribut Domain, tetapi semua cookie akan terikat ke skema setelannya.Kebijakan Enterprise sementara LegacyCookieScopeEnabled dan LegacyCookieScopeEnabledForDomainList akan tersedia untuk mengembalikan perubahan ini. Kebijakan ini akan berhenti berfungsi di Chrome 150.
- Chrome 148 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan Enterprise tersedia.
- Chrome 150 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan Enterprise akan dihapus
- Pembaruan pada peringatan Tidak ada HTTPS
Peringatan yang ditampilkan saat pengguna memilih untuk mengaktifkan Selalu Gunakan Koneksi Aman di
chrome://settings/securityberubah dari interstisial menjadi dialog. Pemuatan halaman penuh tetap diblokir, dan fungsionalitasnya tetap sama. Indikator keamanan konten URL di peringatan berubah dari indikator menjadi ikon gembok rusak. Beberapa pengguna mungkin otomatis melihat peringatan ini saat mengunjungi situs HTTP. Pengguna dapat mengaktifkan peringatan ini dichrome://settings/security.- Chrome 141 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Desain peringatan baru di platform desktop.
- Chrome 148 di Android: Desain peringatan baru yang serupa di Android, menggunakan balon peringatan, bukan iklan interstisial penuh.
- Chrome untuk perangkat Linux ARM64
Dengan senang hati kami umumkan bahwa Google akan meluncurkan Chrome untuk perangkat Linux ARM64 pada Kuartal 2 tahun 2026, setelah berhasil memperluas Chrome ke perangkat macOS yang didukung Arm pada tahun 2020 dan perangkat Windows yang didukung Arm pada tahun 2024.
Peluncuran Chrome untuk perangkat Linux ARM64 memungkinkan lebih banyak pengguna menikmati integrasi yang lancar dari layanan Google yang paling bermanfaat ke dalam browser mereka. Langkah ini menjawab permintaan yang terus meningkat untuk pengalaman penjelajahan yang menggabungkan manfaat project Chromium open source dengan ekosistem aplikasi dan fitur Google.
Untuk membaca lebih lanjut, lihat postingan blog Chromium ini.
- Chrome 149 di Linux - Fitur diluncurkan secara bertahap.
- Penghentian penggunaan dan penghapusan API Privacy Sandbox
Chrome baru-baru ini mengumumkan bahwa pendekatan saat ini terhadap cookie pihak ketiga akan dipertahankan. Setelah itu, kami berencana untuk menghentikan penggunaan dan menghapus API berikut.
- Topics
- Protected Audience
- Shared Storage
- Attribution Reporting
- Private Aggregation
- Related Web Sites
- requestStorageAccessFor
Berikut adalah kebijakan Enterprise yang terkait dengan API di atas.
- PrivacySandboxSiteEnabledAdsEnabled
- PrivacySandboxAdTopicsEnabled
- PrivacySandboxAdMeasurementEnabled
- RelatedWebsiteSetsOverrides
- RelatedWebsiteSetsEnabled
Penghentian penggunaan dimulai dari Chrome 144, dan penghapusan direncanakan di Chrome 150. Setelah penggunaannya dihentikan, API di atas akan terus ada, dan sebagian besar pengguna tidak akan mengalami gangguan. Namun, beberapa pengguna yang mengandalkan integrasi sisi server (seperti server k-anonymity, atau coordinator) akan melihat gangguan pada layanan. Kami telah menghubungi pengguna API ini secara proaktif untuk menyampaikan rencana penghentian penggunaan API tersebut. Pada saat penghapusan, yakni di Chrome 150, semua kebijakan yang terkait dengan API ini juga akan dihapus.
Tidak ada API yang diaktifkan secara default untuk pengguna versi bisnis. Tim perusahaan sebaiknya meninjau status untuk profil terkelola apa pun di konsol Admin mereka.
- Chrome 144 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran penghentian penggunaan.
- Chrome 150 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penghapusan API dan Kebijakan terkait.
- Mengaktifkan "Selalu Gunakan Koneksi Aman" secara default
Chrome 150 akan mengaktifkan setelan Selalu Gunakan Koneksi Aman dalam mode "khusus situs publik" secara default. Artinya, Chrome akan meminta izin pengguna sebelum mengakses situs publik tanpa HTTPS untuk pertama kalinya. Situs publik didefinisikan sebagai situs yang memiliki nama unik secara global, dan tidak menyertakan navigasi langsung ke alamat RFC 1918 (192.168.0.1, 10.0.0.0/8, dll.), serta nama pendek seperti go/.
Sebelum mengaktifkannya secara default untuk semua pengguna, Chrome akan mengaktifkan Selalu Gunakan Koneksi Aman untuk pengguna yang telah mengaktifkan perlindungan Safe Browsing yang Disempurnakan di Chrome.
Jika Anda adalah developer situs atau profesional IT, dan Anda memiliki pengguna yang mungkin terpengaruh oleh fitur ini, sebaiknya aktifkan setelan "Selalu Gunakan Koneksi Aman" sekarang juga untuk membantu mengidentifikasi situs yang mungkin perlu Anda migrasikan. Admin dapat menggunakan kebijakan HttpAllowlist dan HttpsOnlyMode untuk mengganti perilaku ini.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat panduan adopsi dan postingan blog pengumuman kami.
- Chrome 150 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Mengaktifkan "Selalu Gunakan Koneksi Aman" untuk pengguna yang telah mengaktifkan Safe Browsing yang Disempurnakan.
- Chrome 154 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Mengaktifkan "Selalu Gunakan Koneksi Aman" secara default untuk semua pengguna.
- Aplikasi Web Terisolasi (IWA)
Aplikasi Web Terisolasi (IWA) adalah ekstensi dari pekerjaan yang ada pada penginstalan PWA dan Web Packaging yang memberikan perlindungan lebih kuat terhadap penyusupan server dan modifikasi tanpa izin lainnya, serta diperlukan bagi developer aplikasi yang membutuhkan keamanan tinggi. Aplikasi ini dikemas dalam Paket Web, ditandatangani oleh developer-nya, dan didistribusikan kepada pengguna akhir melalui satu atau beberapa metode yang memungkinkan dan dideskripsikan dalam penjelasan. Aplikasi ini tidak dihosting di server web aktif dan diambil melalui HTTPS.
Mulai Chrome 150, IWA hanya dapat diinstal melalui kebijakan admin di perangkat ChromeOS yang dikelola perusahaan.
- Chrome 150 di Windows Peluncuran ini menambahkan dukungan untuk Aplikasi Web Terisolasi (IWA) dalam konfigurasi browser yang dikelola perusahaan di Windows.
- Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5
Panggilan Chrome ke SafeBrowsing API v4 akan dimigrasikan untuk memanggil SafeBrowsing API v5. Nama metode juga akan berbeda antara v4 dan v5. Jika admin memiliki daftar hijau URL khusus v4 untuk mengizinkan permintaan jaringan ke
https://safebrowsing.googleapis.com/v4*, daftar tersebut harus diubah untuk mengizinkan permintaan jaringan ke seluruh domain:safebrowsing.googleapis.com. Jika tidak, permintaan jaringan ke API v5 yang ditolak akan menyebabkan regresi keamanan bagi pengguna. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Migrasi dari V4 - Safe Browsing.- Chrome 150 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur akan diluncurkan secara bertahap.
- Chrome akan menghapus dukungan untuk macOS 12
Chrome 150 akan menjadi rilis terakhir yang mendukung macOS 12; Chrome 151 dan seterusnya tidak akan lagi mendukung macOS 12 karena sudah berada di luar periode dukungan dari Apple. Menjalankan sistem operasi yang didukung sangat penting untuk menjaga keamanan.
Di Mac yang menjalankan macOS 12, Chrome akan terus berfungsi dan menampilkan kolom info peringatan, tetapi tidak akan mendapatkan update lagi. Jika ingin mendapatkan update Chrome, pengguna harus mengupdate komputernya ke versi macOS yang didukung.
Untuk penginstalan baru Chrome 151 dan seterusnya, diperlukan macOS 13 atau yang lebih baru.
- Chrome 151 di Windows, macOS, Linux
- Menghentikan penggunaan dan menghapus XSLT
XSLT v1.0, yang dipatuhi semua browser, distandarkan pada tahun 1999. Sementara itu, XSLT telah berkembang menjadi v2.0 dan v3.0, menambahkan fitur, dan berkembang terpisah dari versi lama yang dibekukan ke dalam browser. Kurangnya kemajuan ini, ditambah dengan munculnya library JavaScript dan framework yang menawarkan manipulasi DOM yang lebih fleksibel dan canggih, telah menyebabkan penurunan signifikan dalam penggunaan XSLT sisi klien. Perannya dalam browser web sebagian besar telah digantikan oleh teknologi berbasis JavaScript, seperti JSON+React.
Chromium menggunakan library libxslt untuk memproses transformasi ini, dan libxslt tidak dipertahankan selama ~6 bulan pada tahun 2025. Libxslt adalah codebase C yang kompleks dan sudah lama, yang terkenal rentan terhadap kerentanan keamanan memori seperti buffer overflow, yang dapat menyebabkan eksekusi kode arbitrer. Karena XSLT sisi klien kini menjadi fitur khusus yang jarang digunakan, library ini menerima pemeliharaan dan pemeriksaan keamanan yang jauh lebih sedikit daripada mesin JavaScript inti, tetapi library ini merupakan permukaan serangan langsung yang kuat untuk memproses konten web yang tidak tepercaya. Memang, XSLT adalah sumber dari beberapa eksploitasi keamanan tingkat tinggi baru-baru ini yang terus membahayakan pengguna browser. Karena alasan ini, Chromium (bersama dengan mesin browser lainnya) berencana untuk menghentikan penggunaan dan menghapus XSLT dari platform web. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat artikel tentang Chrome untuk Developer ini.
- Chrome 143 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penghentian penggunaan (tetapi bukan penghapusan) API.
- Chrome 152 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Uji Coba Origin (OT) dan Kebijakan Enterprise diluncurkan untuk pengujian. Dengan demikian, situs dan perusahaan dapat terus menggunakan fitur setelah tanggal penghapusan.
- Chrome 155 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: XSLT berhenti berfungsi pada rilis Stabil, untuk semua pengguna selain peserta Uji Coba Origin dan Kebijakan Enterprise.
- Chrome 164 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Uji Coba Origin dan Kebijakan Enterprise berhenti berfungsi. XSLT dinonaktifkan untuk semua pengguna.
- Kriptografi Pasca-Kuantum untuk DTLS di WebRTC
Fitur ini akan memungkinkan penggunaan Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC) dengan koneksi WebRTC. Alasan penggunaan PQC adalah agar traffic media WebRTC selalu menggunakan protokol kriptografi terbaru, serta mencegah skenario Harvest Now to Crack Later.
Admin akan dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan perusahaan WebRtcPostQuantumKeyAgreement, untuk memungkinkan pengguna versi bisnis menonaktifkan PQC. Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dihapus paling lambat pada Chrome 152.
- Chrome 142 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Peluncuran fitur
- Chrome 152 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan kebijakan Enterprise
- Beralih ke siklus rilis 2 minggu
Mulai September 2026 (Chrome 153), Chrome akan beralih ke siklus rilis 2 minggu, dari siklus empat minggu saat ini. Platform web terus berkembang, dan sasaran kami di Chrome adalah memastikan developer dan pengguna memiliki akses langsung ke kapabilitas, perbaikan, dan peningkatan performa terbaru. Berdasarkan histori kami dalam menyesuaikan proses rilis agar sesuai dengan tuntutan web modern, kami mengumumkan langkah signifikan ini untuk lebih meningkatkan kecepatan pengembangan kami dan Chrome Stabil beralih ke siklus rilis 2 minggu. Anda dapat menemukan detail selengkapnya di postingan blog Chrome untuk Developer.
Stabil yang Diperluas tersedia untuk pelanggan yang mungkin khawatir dengan biaya pemeliharaan. Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang Stabil yang Diperluas, lihat artikel Pusat Bantuan ini. Opsi Stabil 2 minggu tetap menjadi pilihan paling aman dan harus dimanfaatkan jika keamanan lebih penting daripada biaya pemeliharaan.
- Chrome 153 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Beralih ke siklus rilis 2 minggu
- Tidak mengizinkan spasi di host URL non-file://
Menurut spesifikasi Standar URL, host URL tidak boleh berisi karakter spasi. Namun, saat ini penguraian URL di Chromium membolehkan spasi di host. Hal ini menyebabkan Chromium gagal dalam beberapa pengujian yang disertakan dalam URL HTTPS Interop2024 untuk WebSocket dan area fokus URL. Agar Chromium memenuhi spesifikasi, kami ingin menghapus spasi dari host URL sepenuhnya, tetapi hal ini sulit karena spasi digunakan di bagian host di URL file:// Windows. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat diskusi GitHub ini.
- Chrome 157 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
Update Chrome Enterprise Core mendatang
- Tidak ada update Chrome Enterprise Core mendatang.
Update Chrome Enterprise Premium mendatang
- Chrome Enterprise Connectors API
Chrome Enterprise akan segera memperluas pengelolaan terprogram untuk Chrome Enterprise Connectors. Update ini akan memperkenalkan resource untuk menentukan dan menetapkan konfigurasi konektor, yang melengkapi kebijakan konektor yang ada sehingga memungkinkan administrator mengelola siklus proses penuh integrasi ini dalam skala besar.
Sebelumnya, pengonfigurasian Penyedia Layanan dilakukan secara manual di konsol Google Admin. Update ini memungkinkan otomatisasi, yang membantu mengurangi error akibat proses manual serta meningkatkan efisiensi pengelolaan integrasi dengan solusi keamanan pihak ketiga.
Administrator kini dapat menggunakan Chrome Management API untuk mengelola resource ConnectorConfiguration (menentukan penyedia). Pemilihan Konektor dikelola melalui Chrome Policy API, sehingga memungkinkan penetapan konfigurasi ini ke Unit Organisasi atau Grup. Hal ini selaras dengan setelan Policy API yang ada untuk analisis konten dan pelaporan peristiwa, termasuk kebijakan seperti OnSecurityEventEnterpriseConnector, OnFileAttachedEnterpriseConnector, OnFileDownloadedEnterpriseConnector, OnBulkDataEntryEnterpriseConnector, OnPrintEnterpriseConnector, dan EnterpriseRealTimeUrlCheckMode. Untuk mengetahui detail teknisnya, developer sebaiknya membaca dokumentasi Chrome Management API dan Chrome Policy API.
- Chrome 143 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran ini menambahkan dukungan untuk pengelolaan terprogram Chrome Enterprise Connectors melalui API baru
- Chrome 147 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran ini memperkenalkan resource ConnectorConfiguration dan ConnectorSelection, yang memungkinkan pembuatan instance penyedia layanan dan penetapannya ke unit organisasi.
- Dukungan penarikan untuk kontrol data
Chrome akan meningkatkan framework Kontrol Data dengan memperluas penegakan keamanan ke operasi tarik lalu lepas di Windows, Mac, Linux, ChromeOS, dan Android untuk memastikan konsistensi dengan kebijakan papan klip yang ada. Admin akan dapat mengelola perilaku ini melalui kebijakan DataControlsRules, meskipun setiap hasil PERINGATAN akan otomatis ditingkatkan menjadi BLOKIR untuk mencegah dialog peringatan mengganggu loop penarikan interaktif.
Jika tindakan dibatasi, pengguna akan melihat dialog ClipboardDragBlock baru atau modal pemblokiran Android yang menyatakan bahwa penarikan konten tidak diizinkan di situs. Update ini akan menutup celah kritis pemindahan data yang tidak sah menggunakan evaluasi lokal untuk menjaga performa dan privasi. Organisasi harus menguji aturan ini menggunakan tombol fitur DataControlsDragEnforcement dan halaman
chrome://policy/test.- Chrome 147 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows - Fitur diluncurkan secara bertahap
- Dukungan ukuran file yang ditingkatkan untuk pemindaian DLP
Chrome Enterprise Premium akan memperluas kemampuan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) dan pemindaian malware-nya untuk menyertakan file besar dan terenkripsi. Sebelumnya, file berukuran lebih dari 50 MB dan semua file terenkripsi dilewati selama pemindaian konten. Update ini akan menutup celah keamanan krusial tersebut. Untuk kebijakan yang dikonfigurasi agar menyimpan bukti, file hingga 2 GB kini dapat dikirim ke Evidence Locker. Hal ini memberi administrator visibilitas dan kontrol yang lebih besar, sehingga secara signifikan mengurangi risiko pemindahan data yang tidak sah melalui transfer file besar.
Tidak ada kebijakan baru yang diperlukan untuk mengaktifkan fitur ini. Fitur ini dikontrol secara otomatis oleh konfigurasi aturan DLP yang ada di konsol Google Admin. Jika admin memiliki aturan yang berlaku untuk upload, download, atau pencetakan file, aturan tersebut kini juga akan berlaku untuk file besar dan terenkripsi. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Apa itu kontrol data ChromeOS?
- Chrome 147 di Linux, macOS, Windows: Tahap ini memungkinkan pengumpulan file besar (>50 MB) dan terenkripsi untuk Evidence Locker, sehingga menutup celah keamanan DLP utama.
- Dukungan untuk AllowList dan BlockList untuk kebijakan DeveloperToolsAvailability
Chrome akan memperkenalkan dua kebijakan baru, DeveloperToolsAvailabilityAllowlist dan DeveloperToolsAvailabilityBlocklist, yang memberikan kontrol terperinci atas ketersediaan Alat Developer berdasarkan pola URL.
Sebelumnya, administrator hanya dapat mengizinkan atau melarang Alat Developer secara global. Dengan kebijakan baru ini, admin kini dapat menerapkan pemblokiran umum pada Alat Developer untuk mengamankan data perusahaan yang sensitif, sekaligus mengizinkan akses secara eksplisit ke URL internal tertentu untuk tujuan pengembangan atau pemecahan masalah.
Kontrol ini tersedia di Windows, Mac, Linux, dan ChromeOS. Jika kebijakan baru ini tidak dikonfigurasi, perilaku kebijakan DeveloperToolsAvailability yang ada tidak akan berubah.
- Chrome 147 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows - Fitur diluncurkan secara bertahap. Memperkenalkan kebijakan DeveloperToolsAvailabilityAllowlist dan DeveloperToolsAvailabilityBlocklist di platform Desktop.
- Dukungan bagi AllowList dan BlockList untuk kebijakan IncognitoModeAvailability
Chrome akan memperkenalkan dua kebijakan baru, IncognitoModeUrlBlocklist dan IncognitoModeUrlAllowlist, untuk memberi administrator kontrol yang lebih akurat atas penggunaan mode Samaran. Sebelumnya, administrator hanya dapat mengaktifkan atau menonaktifkan mode Samaran sepenuhnya melalui kebijakan IncognitoModeAvailability.
Kebijakan baru ini berfungsi serupa dengan kebijakan URLBlocklist dan URLAllowlist yang ada, tetapi secara khusus ditetapkan untuk sesi Samaran. Hal ini memungkinkan organisasi membatasi akses ke URL tertentu dalam mode Samaran untuk melindungi informasi sensitif sekaligus mengizinkan penggunaan yang sah di situs lain.
- Chrome 147 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows - Fitur diluncurkan secara bertahap. Memperkenalkan kebijakan IncognitoModeUrlBlocklist dan IncognitoModeUrlAllowlist.
- Telemetri aktivitas DOM ekstensi Enterprise
Fitur khusus Enterprise ini menyediakan audit keamanan untuk Ekstensi Chrome dengan membuat pipeline fidelitas tinggi yang memantau perilaku berisiko. Secara khusus, API ini berfokus pada identifikasi Injeksi Kode (risiko eksekusi) dan Akses Data (risiko pencurian) yang terjadi antara halaman web dan ekstensi. Sinyal terverifikasi difilter untuk memastikan performa browser tidak terpengaruh, dan pada akhirnya dikirimkan menggunakan pipeline pelaporan real-time Chrome untuk analisis sistem Informasi Keamanan dan Manajemen Peristiwa (SIEM). Fitur ini dapat diaktifkan oleh admin menggunakan kebijakan ExtensionDOMActivityLoggingEnabled.
- Chrome 148 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows - Pratinjau awal tersedia untuk Penguji Tepercaya Chrome Enterprise
Ringkasan rilis ChromeOS 146
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Kebijakan folder Kamera Lokal | ✓ | ✓ | |
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Migrasi Penyediaan Sertifikat | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update ChromeOS saat ini
-
Mulai ChromeOS 146, kebijakan folder Kamera lokal baru memungkinkan Admin menentukan lokasi untuk menyimpan file Kamera saat penyimpanan lokal dinonaktifkan di perangkat pengguna.
Jika Jangan izinkan pengguna menyimpan dan membaca data lokal diaktifkan, kebijakan LocalUserFilesAllowed, penyimpanan lokal akan dinonaktifkan di perangkat pengguna. Kebijakan baru ini, CameraSaveLocation, memungkinkan Admin memperluas setelan tersebut agar berlaku untuk file Kamera, menggunakan opsi Simpan ke folder Kamera lokal.
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Pada akhir tahun 2026, Admin harus bermigrasi dari solusi pendaftaran sertifikat lama ke Certificate Provisioning API baru, yang diluncurkan di ChromeOS 142. Untuk mengetahui petunjuknya, lihat Mengonfigurasi Penyediaan Sertifikat untuk ChromeOS melalui SCEP - Bantuan Chrome Enterprise dan Education.
Chrome 145
Ringkasan rilis Chrome 145
| Perubahan browser Chrome | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Peningkatan kualitas Mode AI dan Lens | ✓ | ||
| Gemini di Chrome | ✓ | ||
| Nonaktifkan ekstensi yang diinstal otomatis dengan pelanggaran non-malware | ✓ | ||
| Perubahan jadwal rilis di Chrome 145 (khusus versi Stabil Awal) | ✓ | ||
| Tombol WebGPU Chrome di AAPM | ✓ | ||
| Chrome menghapus dukungan untuk kamera virtual yang sudah usang di macOS | ✓ | ✓ | ✓ |
| Credential Exchange di iOS | ✓ | ||
| Kredensial Sesi Terikat Perangkat | ✓ | ||
| Memperkenalkan Origin API | ✓ | ||
| Pembatasan akses jaringan lokal | ✓ | ||
| String Agen Pengguna yang dikurangi secara default | ✓ | ||
| Penghapusan kebijakan Google Cloud Print | ✓ | ||
| Menyimpan PDF ke Google Drive dari Penampil PDF Chrome | ✓ | ||
| Penggunaan CssPixels di LayoutShift API | ✓ | ||
| WebRequest.SecurityInfo di Bingkai Terkontrol | ✓ | ||
| Penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk akun Admin | ✓ | ||
| Impor data dari Safari ke Chrome untuk iOS menjadi lebih mudah | ✓ | ||
| Deteksi scam di perangkat Android | ✓ | ||
| Kebijakan baru di browser Chrome | ✓ | ||
| Kebijakan yang dihapus di browser Chrome | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Memperkenalkan ringkasan Catatan Rilis yang dibuat AI di konsol Google Admin | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Hardening terhadap modifikasi kebijakan lokal | ✓ | ✓ | |
| Perubahan browser Chrome mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Setelan keamanan gabungan | ✓ | ||
| Update CSS: pemisahan properti Lebar dan Gaya | ✓ | ||
| Menghapus kebijakan partisi penyimpanan pihak ketiga | ✓ | ||
| Pembaruan pada peringatan Tidak ada HTTPS | ✓ | ||
| Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS | ✓ | ||
| Pelarangan spasi di host URL non-file:// | ✓ | ||
| Cookie yang Terikat Origin (secara default) | ✓ | ||
| Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5 | ✓ | ||
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| Penghentian penggunaan dan penghapusan Privacy Sandbox API | ✓ | ✓ | |
| Mengaktifkan "Selalu Gunakan Koneksi Aman" secara default | ✓ | ||
| Aplikasi Web Terisolasi (IWA) | ✓ | ||
| Chrome akan menghapus dukungan untuk macOS 12 | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan dan menghapus XSLT | ✓ | ✓ | ✓ |
| Kriptografi Pasca-Kuantum untuk DTLS di WebRTC | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Kebijakan kepatuhan kriptografi eksperimental | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Chrome Enterprise Connectors API | ✓ | ✓ | |
| Enkripsi cache Enterprise | ✓ | ||
| Dukungan untuk AllowList dan BlockList untuk kebijakan DeveloperToolsAvailability | ✓ | ✓ | |
| Dukungan untuk AllowList dan BlockList untuk kebijakan IncognitoModeAvailability | ✓ | ✓ | |
| Dukungan ukuran file yang ditingkatkan untuk pemindaian DLP | ✓ | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Perubahan browser Chrome
- Peningkatan kualitas Mode AI dan Lens
Mulai Chrome 143 di macOS dan Windows, kemampuan Mode AI baru diintegrasikan ke dalam browser Chrome. Pengguna dapat mengakses Mode AI langsung dari halaman Tab baru dan kolom URL, sehingga pengguna dapat mengajukan pertanyaan kompleks langsung dari tempat mereka mulai menjelajah. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan AIModeSettings atau GenAiDefaultSettings (nilai 2). Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat artikel ini di Pusat Bantuan Chrome Enterprise dan Education, Chrome—Kebijakan dan fitur AI generatif.
Di Chrome 144, kami meluncurkan fitur konteks multi-tab di Mode AI dan Lens. Pengguna dapat memilih untuk membagikan konten dari satu atau beberapa tab yang terbuka, sehingga memudahkan mereka dalam mengajukan pertanyaan, membandingkan, meringkas, dan menemukan informasi secara lebih efisien. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan SearchContentSharingSettings atau GenAiDefaultSettings (nilai 2).
Mulai Chrome 145 di Android dan iOS, kemampuan Mode AI baru diintegrasikan ke dalam browser Chrome.- Chrome 143 di macOS, Windows: Kemampuan Mode AI baru akan diintegrasikan ke dalam Chrome dan dapat dikontrol menggunakan kebijakan AIModeSettings atau kebijakan GenAiDefaultSettings
- Chrome 144 di macOS, Windows: Fitur konteks multi-tab akan tersedia dan dapat dikontrol menggunakan kebijakan SearchContentSharingSettings atau kebijakan GenAiDefaultSettings
- Chrome 145 di Android, iOS: Kemampuan Mode AI baru akan tersedia secara bertahap di Android dan iOS.
- Chrome 146 di macOS, Windows: File Google Drive akan tersedia sebagai konteks. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan SearchContentSharingSettings.
- Chrome 147 di macOS, Windows: Kebijakan LensOverlaySettings, LensDesktopNTPSearchEnabled, dan LensRegionSearchEnabled tidak akan digunakan lagi. Admin dapat menggunakan SearchContentSharingSettings untuk mengontrol fitur ini.
- Gemini di Chrome
Gemini kini terintegrasi ke dalam Chrome di macOS dan Windows, serta dapat memahami isi halaman Anda saat ini. Pengguna kini dapat dengan mudah mendapatkan poin penting, mengklarifikasi konsep, dan menemukan jawaban tanpa perlu keluar dari tab Chrome. Integrasi ini mencakup percakapan, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui teks, dan Gemini Live, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui suara.
Di Chrome 143, Gemini di Chrome mulai diluncurkan untuk sebagian besar pengguna Google Workspace yang memiliki akses ke aplikasi Gemini di Amerika Serikat. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan GeminiSettings atau GenAiDefaultSettings (nilai 2). Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Gemini di Chrome di Pusat Bantuan atau postingan blog ini.
Di Chrome 143, kami juga mengumumkan fitur konteks multi-tab. Gemini di Chrome kini dapat melihat lebih banyak tab yang Anda buka (maks. 10) sehingga Anda dapat mengajukan pertanyaan di beberapa halaman untuk membantu Anda membandingkan dan menemukan informasi secara lebih efisien. Gemini di Chrome juga berfungsi sebagai agen produktivitas dengan mengaktifkan alat YouTube, Maps, Gmail, Drive, Keep, Kalender, dan Tasks.
Di Chrome 144, kemampuan agentic pada Gemini di Chrome tersedia untuk beberapa pengguna (selain versi bisnis). Kebijakan Enterprise GeminiActOnWebSettings akan tersedia saat peluncuran.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat langkah-langkah peluncuran di bawah.
- Chrome 137 di macOS, Windows: Fitur tersedia untuk sebagian pelanggan Google AI Pro dan Ultra di Amerika Serikat, serta di saluran pra-Stabil (Dev, Canary, Beta) di Amerika Serikat.
- Chrome 144 di macOS, Windows: Kemampuan agentic pada Gemini di Chrome tersedia untuk beberapa pengguna (selain versi bisnis). Kebijakan Enterprise GeminiActOnWebSettings akan tersedia saat peluncuran.
- Pengguna akan dapat mengupload gambar yang dirender langsung ke Gemini di Chrome menggunakan item menu konteks Chrome. Pengguna kemudian dapat menggunakan perintah dalam Gemini di Chrome untuk membuat gambar turunan baru. Dengan izin pengguna, Gemini di Chrome juga dapat menggunakan Pengelola Sandi Google untuk login ke situs.
- Item menu konteks upload gambar tersedia untuk pengguna versi bisnis. Fitur ini akan mematuhi aturan yang ditetapkan melalui kebijakan DataControlsRules dan setelan OnBulkDataEntryEnterpriseConnector.
- Chrome 144 di macOS, Windows: Item menu konteks upload gambar tersedia untuk pengguna versi bisnis. Fitur ini akan mematuhi aturan yang ditetapkan melalui kebijakan DataControlsRules dan setelan OnBulkDataEntryEnterpriseConnector.
- Chrome 144 di ChromeOS: Chrome akan diluncurkan secara bertahap ke perangkat ChromeOS tertentu
- Chrome 144 di macOS, Windows: Gemini di Chrome akan mengizinkan beberapa alat pihak ketiga yang tersedia sebagai Ekstensi Gemini untuk dipanggil
- Chrome 145 di ChromeOS, macOS, Windows: Gemini di Chrome akan diluncurkan secara bertahap kepada pengguna di Kanada, Selandia Baru, dan India dalam bahasa Inggris
- Chrome 147 di macOS, Windows: Kemampuan agentic pada Gemini di Chrome tersedia untuk pengguna versi bisnis.
- Chrome 148 di macOS, Windows: Mulai Chrome 148 di macOS, Windows: Kemampuan agentic pada Gemini di Chrome tersedia untuk pengguna versi bisnis.
- Menonaktifkan ekstensi yang diinstal otomatis dengan pelanggaran non-malware
Fitur ini secara diam-diam menonaktifkan ekstensi yang diinstal otomatis yang menunjukkan pelanggaran kebijakan Chrome Web Store di lingkungan browser yang tidak terkelola. Pelanggaran tersebut mencakup pelanggaran program umum, software yang tidak diinginkan, dan potensi kerentanan keamanan yang tidak diklasifikasikan sebagai malware. Pengguna tetap dapat mengaktifkan atau menonaktifkan ekstensi ini, tetapi tidak dapat menghapusnya.
Kebijakan Enterprise baru, ExtensionForceInstallWithNonMalwareViolationEnabled, ditambahkan di versi 142 untuk mempertahankan perilaku yang ada untuk lingkungan browser yang tidak terkelola, tetapi kebijakan tersebut akan dihapus di versi 145.
Perubahan ini tidak memengaruhi instance Chrome terkelola yang dihubungkan ke domain Microsoft Active Directory, dihubungkan ke Microsoft Azure Active Directory, atau terdaftar di Chrome Enterprise Core. Di macOS, perubahan ini tidak memengaruhi instance Chrome yang dikelola melalui MDM, dihubungkan ke domain, atau didaftarkan di Chrome Enterprise Core.
- Chrome 142 di macOS, Windows: Di Chrome 142 untuk Windows dan macOS, ekstensi yang diinstal otomatis dengan pelanggaran kebijakan ringan akan dinonaktifkan diam-diam di lingkungan dengan tingkat kepercayaan rendah.
- Chrome 145 di macOS, Windows - Fitur diluncurkan secara bertahap: Kebijakan ExtensionForceInstallWithNonMalwareViolationEnabled akan dihapus.
- Perubahan jadwal rilis di Chrome 145 (khusus versi Stabil Awal)
Mulai Chrome 145, Chrome akan diluncurkan ke saluran Stabil Awal satu minggu lebih awal dari yang dikomunikasikan sebelumnya. Misalnya, rilis Stabil Awal Chrome 145 beralih dari 4 Februari 2026 ke 28 Januari 2026. Tidak ada perubahan pada rilis saluran Stabil. Sebagai referensi, Anda dapat memeriksa Jadwal Rilis yang telah diperbarui.
- Chrome 145 di Android, iOS, macOS, Windows: Chrome akan diluncurkan ke saluran Stabil Awal satu minggu lebih awal.
- Tombol WebGPU Chrome di AAPM
Update ini menonaktifkan WebGPU JavaScript API di browser Chrome untuk pengguna yang terdaftar dalam Mode Perlindungan Lanjutan Android (AAPM).
Situs yang menggunakan WebGPU untuk rendering 3D (misalnya Google Maps) akan menggunakan alternatif yang lebih lambat seperti WebGL. Antisipasi penurunan performa untuk rendering berat (tolok ukur menunjukkan penurunan latensi sekitar 5,78%). Pengguna diberi tahu di setelan AAPM.
Untuk developer, objek
navigator.gputidak akan ditentukan, sehingga Anda harus menerapkan opsi fallback.Admin tetap memegang kontrol dan dapat menonaktifkan fitur ini jika dampak fungsionalnya terlalu besar. Fitur ini diaktifkan/dinonaktifkan melalui hook callback AAPM, yang memerlukan akses sistem/root.
- Chrome 145 di Android
- Chrome menghapus dukungan untuk kamera virtual yang sudah usang di macOS
Mulai Chrome 145, Chrome akan menghapus dukungan untuk kamera virtual yang sudah usang untuk semua rilis macOS yang didukungnya.
Di macOS, kamera virtual modern dibuat menggunakan framework Core Media IO, yang telah tersedia sejak macOS 12.3. Apple telah melakukan sosialisasi, dan semua software kamera virtual modern telah dimigrasikan untuk menggunakan framework Core Media IO ini.
Kamera virtual yang sudah usang, yang dibuat sebagai plugin DAL, telah diblokir oleh macOS itu sendiri mulai dari macOS 14.1 (2023), dan tidak didukung di Safari sejak tahun 2018, atau mungkin lebih awal.
Chrome akan menghapus dukungan untuk kamera virtual yang sudah usang untuk semua rilis macOS yang didukungnya. Hal ini memungkinkan Chrome meningkatkan keamanan dengan melarang sepenuhnya pemuatan library pihak ketiga ke dalam proses Chrome.
- Chrome 145 di Windows, macOS, Linux
- Credential Exchange di iOS
Credential Exchange di iOS memungkinkan pengguna mengekspor sandi dan kunci sandi dengan aman dari Pengelola Sandi Google di Chrome pada iOS ke aplikasi pengelola kredensial lain di perangkat yang mendukung Protokol Alliance Credential Exchange FIDO, yang diterapkan dan difasilitasi oleh OS.
Demikian pula, pengguna kini dapat mengimpor sandi dan kunci sandi dari aplikasi pengelola kredensial yang berpartisipasi di iOS.
Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan Enterprise yang ada, yaitu PasswordManagerEnabled dan PasswordManagerPasskeysEnabled.
- Chrome 145 di iOS: Credential Exchange di iOS tersedia.
- Kredensial Sesi Terikat Perangkat
Untuk meningkatkan keamanan pengguna dan memberantas pencurian sesi, Chrome memperkenalkan Kredensial Sesi Terikat Perangkat (DBSC). Fitur ini memungkinkan situs mengikat sesi pengguna ke perangkat tertentu, sehingga mempersulit penggunaan cookie sesi curian di komputer lain.
- Chrome 145 di Windows, macOS, Linux
- Memperkenalkan Origin API
Origin adalah komponen mendasar dari implementasi web, yang penting untuk batas keamanan dan privasi yang dipertahankan oleh agen pengguna. Konsep ini sangat jelas di antara HTML dan URL, beserta konsep yang berdekatan dan banyak digunakan seperti situs.
Namun, origin tidak diekspos langsung ke developer web. Meskipun ada berbagai pengambil origin di berbagai objek, setiap pengambil menampilkan serialisasi ASCII suatu origin, bukan origin itu sendiri. Hal ini memiliki beberapa implikasi negatif. Secara praktis, developer yang mencoba melakukan perbandingan origin yang sama atau situs yang sama saat menangani origin yang diserialisasi sering melakukan kesalahan yang menyebabkan kerentanan. Secara filosofis, sepertinya ada primitif keamanan yang hilang yang membuat developer kesulitan melakukan polyfill secara akurat.
Mulai Chrome 145, kami berencana mengatasi kesenjangan ini di platform dengan memperkenalkan objek Origin yang mengenkapsulasi konsep origin, dan menyediakan metode berguna untuk perbandingan, serialisasi, penguraian, dan sebagainya.
- Chrome 145 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pembatasan akses jaringan lokal
Chrome 142 membatasi kemampuan untuk membuat permintaan ke jaringan lokal pengguna, yang kini perlu melewati dialog izin. Permintaan jaringan lokal adalah permintaan apa pun dari situs publik ke alamat IP lokal atau loopback, atau dari situs lokal (misalnya intranet) ke loopback.
Dengan menerapkan dialog izin untuk membatasi kemampuan situs dalam melakukan permintaan ini, risiko serangan pemalsuan permintaan lintas situs terhadap perangkat jaringan lokal seperti router bisa dimitigasi. Selain itu, pembatasan ini mengurangi kemampuan situs untuk menggunakan permintaan tersebut sebagai metode pelacakan sidik jari terhadap jaringan lokal pengguna.
Izin ini dibatasi untuk konteks yang aman. Jika diizinkan, pemblokiran konten campuran untuk permintaan ke jaringan lokal juga akan dilonggarkan (mengingat banyak perangkat lokal tidak dapat memperoleh sertifikat TLS yang dipercaya secara publik karena berbagai alasan).
Fungsi ini menggantikan upaya sebelumnya yang disebut Akses Jaringan Pribadi, yang menggunakan permintaan preflight agar perangkat lokal memberikan izin. Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang fitur ini, lihat Menyesuaikan situs Anda untuk pembatasan Akses Jaringan Lokal baru di Chrome.
Chrome 145 memperkenalkan izin yang lebih terperinci untuk situs yang meminta akses ke jaringan lokal pengguna. Izin akses jaringan lokal tunggal sebelumnya dibagi menjadi dua izin yang berbeda:
- jaringan lokal: Memberikan akses ke alamat IP di ruang jaringan lokal (misalnya intranet, perangkat internal).
- jaringan loopback: Memberikan akses ke alamat IP loopback (misalnya localhost, 127.0.0.1).
Izin jaringan lokal lama akan tetap sebagai alias, sehingga konfigurasi dan Kebijakan Izin yang ada akan terus berfungsi seperti yang diharapkan. Perubahan ini memberi pengguna dan Admin kontrol yang lebih akurat atas cara situs berinteraksi dengan resource jaringan internal. Kebijakan Enterprise saat ini yang mengelola akses jaringan lokal tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini.
- Chrome 145 di Android, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Pembagian izin diluncurkan.
- Chrome 147 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Pembatasan Akses Jaringan Lokal diperluas untuk mencakup koneksi WebSocket dan WebTransport
- Chrome 152 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan LocalNetworkAccessRestrictionsTemporaryOptOut akan dihapus.
- String Agen Pengguna yang dikurangi secara default
Mulai Chrome 145, kami akan menghapus kebijakan UserAgentReduction. Kebijakan ini sebelumnya tersedia untuk mengontrol apakah Chrome mengirimkan string Agen Pengguna yang dikurangi atau lengkap.
Untuk meningkatkan privasi pengguna dan mengurangi kemampuan pelacakan pasif, Chrome mulai mengurangi informasi yang terdapat di header Agen Pengguna secara default di Chrome versi 110. Kebijakan UserAgentReduction disediakan sebagai tindakan sementara bagi perusahaan untuk mengelola transisi ini.
Mekanisme yang direkomendasikan bagi situs untuk mengakses informasi browser dan perangkat kini adalah Petunjuk Klien Agen Pengguna (UA-CH). UA-CH mewajibkan situs untuk aktif meminta informasi tertentu, yang merupakan pendekatan yang lebih menjaga privasi daripada string Agen Pengguna lama. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat artikel ini di web.dev, Bermigrasi ke Petunjuk Klien Agen Pengguna.
Mulai Chrome 145 dan seterusnya, kebijakan UserAgentReduction tidak akan berpengaruh. Chrome akan mengirimkan string Agen Pengguna yang dikurangi secara default. Sistem atau aplikasi yang mengandalkan kebijakan ini untuk menerima string Agen Pengguna lengkap (lama) mungkin tidak lagi menerima informasi mendetail yang diharapkan.
- Chrome 145 di Windows, macOS, Linux, Android
- Penghapusan kebijakan Google Cloud Print
Menyusul penghentian Google Cloud Print, Chrome 145 menghapus kebijakan CloudPrintProxyEnabled. Kebijakan ini sebelumnya memungkinkan administrator mengaktifkan atau menonaktifkan proxy Google Cloud Print di Chrome. Karena layanan Google Cloud Print tidak lagi tersedia, kebijakan dan setelan terkaitnya tidak lagi diperlukan di Chrome.
- Chrome 145 di Linux, macOS, Windows: Penghapusan kebijakan CloudPrintProxyEnabled.
- Menyimpan PDF ke Google Drive dari Penampil PDF Chrome
Fitur ini memungkinkan pengguna Chrome Desktop menyimpan PDF langsung ke Google Drive tanpa meninggalkan halaman, dan dengan mudah mengaksesnya kembali nanti di folder Disimpan dari Chrome. Buka Pusat Bantuan untuk mempelajari lebih lanjut cara Mengelola PDF di Chrome.
Anda dapat mengontrol fitur ini dengan menyetel RestrictPdfSaveToGoogleDriveAccountsToPattern.
- Chrome 145 di Windows, macOS, Linux
- Penggunaan CssPixels di LayoutShift API
Fitur ini mengubah data atribusi (
prevRectdancurrentRect) di LayoutShift API yang akan dilaporkan dalam piksel CSS, bukan piksel fisik. Perilaku saat ini tidak konsisten dengan API terkait tata letak lainnya, yang semuanya menggunakan piksel CSS. Perubahan ini meningkatkan konsistensi, menyederhanakan penggunaan bagi developer, dan selaras dengan unit yang diharapkan dalam proses debug dan alat.- Chrome 145 di Windows, macOS, Linux, Android
- WebRequest.SecurityInfo di Bingkai Terkontrol
Fitur ini memperkenalkan WebRequest.SecurityInfo API untuk ControlledFrame. API ini memungkinkan aplikasi web mencegat permintaan HTTPS, WSS, atau WebTransport ke server, mengambil sidik jari sertifikat server (seperti yang diverifikasi oleh browser), lalu menggunakan sidik jari tersebut untuk memverifikasi sertifikat koneksi TCP/UDP mentah terpisah ke server yang sama secara manual. Hal ini memberikan cara sederhana bagi aplikasi untuk mengonfirmasi bahwa aplikasi tersebut sedang berkomunikasi dengan server yang benar.
- Chrome 145 di Windows, macOS, Linux
- Penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk akun Admin
Untuk melindungi informasi organisasi Anda dengan lebih baik, Google kini mewajibkan semua akun yang memiliki akses ke admin.google.com mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah (2SV). Sebagai administrator Google Workspace, Anda harus mengonfirmasi identitas dengan Verifikasi 2 Langkah, yang memerlukan sandi Anda plus sesuatu, misalnya ponsel atau kunci keamanan. Di Chrome 145, Anda harus mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah untuk akun admin di organisasi Anda sebelum Google memberlakukan kewajiban ini. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Tentang penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin ini.
- Chrome 137 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penerapan Verifikasi 2 Langkah dimulai
- Chrome 145 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Verifikasi 2 Langkah diwajibkan
- Impor data dari Safari ke Chrome untuk iOS menjadi lebih mudah
Pengguna Chrome untuk iOS kini dapat mengimpor data (bookmark, histori, sandi, kartu pembayaran, dan entri daftar bacaan) yang sebelumnya telah mereka ekspor dari Safari. Hal ini membantu pengguna yang beralih browser untuk menyiapkan browser baru dengan lebih cepat dan membawa serta data yang sudah ada.
Chrome tidak dapat mengakses data ini secara langsung; pengguna harus memberikan file zip yang berisi datanya, yang dapat diekspor melalui setelan iOS. Chrome memberikan petunjuk tentang cara melakukannya.
- Chrome 145 di iOS - Fitur diluncurkan secara bertahap
- Deteksi scam di perangkat Android
Saat scam di perangkat terdeteksi menggunakan fitur visual halaman, Chrome 145 kini mengirimkan permintaan ke Safe Browsing untuk mendapatkan keputusan akhir. Berdasarkan keputusan ini, Chrome akan memutuskan apakah akan menampilkan peringatan kepada pengguna.
Fitur ini hanya diaktifkan untuk pengguna dalam mode Perlindungan yang Ditingkatkan. Fitur ini dinonaktifkan untuk pengguna mode Perlindungan Standar atau pengguna yang menonaktifkan Safe Browsing. Admin dapat mengontrol setelan Safe Browsing ini dengan kebijakan Chrome Enterprise SafeBrowsingProtectionLevel.
- Chrome 145 di Android
- Kebijakan baru di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi Mengaktifkan Penginstalan Aplikasi Web Pengguna dari Browser.
Mengontrol pengguna terkelola mana yang dapat menetapkan kebijakan ProxyOverrideRules.
RestrictPdfSaveToGoogleDriveAccountsToPattern
Mencegah Akun Google yang memenuhi syarat menyimpan file PDF ke Google Drive dari Penampil PDF Google Chrome.
- Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi UserAgentReduction Mengontrol apakah Chrome mengirimkan string Agen Pengguna yang dikurangi atau lengkap.
CloudPrintProxyEnabled Mengaktifkan proxy cloud print. Mengaktifkan Ekstensi yang Diinstal Otomatis dengan pelanggaran Non-Malware. LocalNetworkAccessRestrictionsEnabled Menentukan apakah akan menerapkan batasan untuk permintaan ke endpoint jaringan lokal.
Perubahan Chrome Enterprise Core
- Memperkenalkan ringkasan Catatan Rilis yang dibuat AI di konsol Google Admin
Chrome 145 memperkenalkan Ringkasan Catatan Rilis Buatan AI di konsol Google Admin. Fitur yang didukung Gemini ini memberi Admin cara untuk memahami dengan cepat pembaruan penting dari Catatan Rilis Chrome Enterprise. Dirancang untuk menyederhanakan pengelolaan Chrome, kartu baru ini menyediakan item sorotan dan saran tindakan yang dihasilkan AI, yang menyoroti informasi paling relevan untuk domain Anda, termasuk fitur baru, penghentian penggunaan dan modifikasi kebijakan, serta fungsionalitas Chrome Enterprise Core. Tindakan ini akan membantu Admin menghemat waktu dan lebih mudah mengidentifikasi perubahan yang berdampak dan tindakan yang disarankan.
Fitur ini direncanakan untuk pratinjau awal dengan Penguji Tepercaya Chrome Enterprise mulai Chrome 145. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Penguji Tepercaya Chrome Enterprise.
- Chrome 145 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows - Pratinjau awal tersedia untuk Penguji Tepercaya Chrome Enterprise.
Perubahan Chrome Enterprise Premium
Baca lebih lanjut perbedaan antara Chrome Enterprise Core and Chrome Enterprise Premium.
- Hardening terhadap modifikasi kebijakan lokal
Setelan lokal di perangkat bawa sendiri (BYOD) terkadang dapat berkonflik dengan setelan kebijakan perusahaan. Untuk mengatasi potensi celah keamanan ini, sinyal konflik kebijakan di Chrome kini mendeteksi dan melaporkan setiap kali kebijakan perusahaan diganti oleh kebijakan lokal. Chrome 145 mengintegrasikan sinyal konflik kebijakan baru dari profil Chrome terkelola ini ke dalam laporan keamanan yang ada, yang dikontrol dengan kebijakan UserSecuritySignalsReporting.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang pelaporan di perangkat, lihat Melihat daftar dan detail perangkat ChromeOS - Bantuan Chrome Enterprise dan Education.
- Chrome 144 di Linux, macOS, Windows: Deteksi dan pelaporan metadata konflik kebijakan dimulai.
- Chrome 145 di Linux, macOS, Windows: Visibilitas ke sinyal hardening kebijakan Chrome melalui Devices API akan tersedia.
- Chrome 146 di Linux, macOS, Windows: UI konsol Admin diperbarui untuk menampilkan sinyal konflik dan nilai kebijakan mulai dilaporkan.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, ditunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser Chrome mendatang
- Setelan keamanan gabungan
Fitur ini menyediakan opsi keamanan gabungan bagi pengguna untuk mengonfigurasi setelan keamanan berdasarkan tingkat perlindungan yang diinginkan saat menggunakan Chrome. Pengguna dapat memilih antara opsi Enhanced untuk tingkat keamanan tertinggi dan Standard untuk perlindungan seimbang default. Pengguna masih dapat menetapkan nilai kustom untuk setelan, seperti yang dapat mereka lakukan saat ini. Hal ini menyederhanakan pengalaman pengguna dan mempermudah pengguna mendapatkan tingkat perlindungan yang mereka inginkan tanpa perlu memahami opsi konfigurasi lanjutan. Kebijakan perusahaan yang ada lebih diprioritaskan daripada pilihan paket pengguna akhir. Jika kebijakan yang ada dikonfigurasi untuk setelan keamanan, nilai tidak akan diganti oleh pilihan paket keamanan pengguna.
- Chrome 146 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Update CSS: pemisahan properti Lebar dan Gaya
Chrome akan segera menyelaraskan diri dengan spesifikasi CSS yang diperbarui terkait perilaku properti
border-width,outline-width, dancolumn-rule-width. Sebelumnya, jikaborder-style,outline-style, ataucolumn-rule-styleyang terkait disetel ke none atau hidden, lebar yang dihitung untuk properti ini akan diotomatiskan ke 0 px, terlepas dari nilai yang ditentukan.Dengan perubahan ini, nilai
border-width,outline-width, dancolumn-rule-widthyang dihitung akan selalu mencerminkan nilai yang ditentukan penulis, terlepas dari properti *-style. Selain itu, nilai yang di-resolve (seperti yang ditampilkan olehgetComputedStyle()) untukoutline-widthdancolumn-rule-widthjuga akan mencerminkan nilai yang ditentukan.Perubahan ini menyelaraskan Chrome dengan Firefox dan WebKit, yang telah menerapkan perilaku ini.
- Chrome 146 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghapus kebijakan partisi penyimpanan pihak ketiga
Partisi penyimpanan pihak ketiga menjadi default di Chrome 115. Tanda
chrome:// flagyang memungkinkan pengguna menonaktifkan fitur ini telah dihapus di Chrome 128, dan uji coba penghentian penggunaannya berakhir dengan rilisnya Chrome 139. Di Chrome 146, kebijakan Enterprise DefaultThirdPartyStoragePartitioningSetting dan ThirdPartyStoragePartitioningBlockedForOrigins akan dihapus. Pengguna disarankan untuk beralih ke solusi penyimpanan alternatif, baik menyesuaikan diri dengan partisi penyimpanan pihak ketiga maupun dengan menggunakandocument.requestStorageAccess({...}), jika diperlukan.Jika ada masukan, Anda dapat menambahkannya di sini dalam bug Chromium.
- Chrome 146 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan kebijakan DefaultThirdPartyStoragePartitioningSetting dan ThirdPartyStoragePartitioningBlockedForOrigins
- Pembaruan untuk peringatan Tidak ada HTTPS
Peringatan yang ditampilkan saat pengguna memilih untuk mengaktifkan Selalu Gunakan Koneksi Aman di
chrome://settings/securityberubah dari interstisial menjadi dialog. Pemuatan halaman penuh tetap diblokir, dan fungsionalitasnya tetap sama. Indikator keamanan konten URL di peringatan berubah dari indikator menjadi ikon gembok rusak. Beberapa pengguna mungkin otomatis melihat peringatan ini saat mengunjungi situs HTTP. Pengguna dapat mengaktifkan peringatan ini dichrome://settings/security.- Chrome 141 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Desain peringatan baru di platform desktop.
- Chrome 146 di Android: Desain peringatan baru yang mirip di Android, menggunakan balon peringatan, bukan iklan interstisial penuh.
- Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS
Chrome 124 secara default mengaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci TLS aman pasca-kuantum baru X25519Kyber768 di semua platform desktop, berdasarkan standar NIST (ML-KEM). Update ini melindungi traffic jaringan dari Chrome dengan server yang juga mendukung ML-KEM dari dekripsi oleh komputer kuantum pada masa mendatang. Perubahan ini harus bersifat transparan terhadap operator server. Cipher ini akan digunakan untuk koneksi TLS 1.3 dan QUIC.
Namun, beberapa middlebox TLS mungkin tidak disiapkan untuk ukuran enkapsulasi kunci Kyber (ML-KEM), atau poin kode cipher ClientHello TLS baru, sehingga koneksi menjadi terputus atau macet. Hal ini dapat diatasi dengan memperbarui middlebox, atau dengan menonaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci melalui kebijakan Enterprise sementara, PostQuantumKeyAgreementEnabled, yang akan tersedia hingga Chrome 145. Namun, cipher aman pasca-kuantum jangka panjang akan diperlukan di TLS dan kebijakan Enterprise tersebut akan dihapus mulai Chrome 146. Kriptografi pasca-kuantum diperlukan untuk CSNA 2.0. Untuk mempelajari lebih lanjut, lihat Melindungi Traffic Chrome dengan KEM Kyper Hybrid.- Chrome 131 di Linux, MacOS, Windows: Chrome akan mengalihkan mekanisme enkapsulasi kunci ke versi standar akhir ML-KEM
- Chrome 146 di Linux, MacOS, Windows: Kebijakan Enterprise akan dihapus.
- Tidak mengizinkan spasi di host URL non-file://
Menurut spesifikasi Standar URL, host URL tidak boleh berisi karakter spasi. Namun, saat ini penguraian URL di Chromium membolehkan spasi di host. Hal ini menyebabkan Chromium gagal dalam beberapa pengujian yang disertakan dalam URL HTTPS Interop2024 untuk WebSocket dan area fokus URL. Agar Chromium memenuhi spesifikasi, kami ingin menghapus spasi dari host URL sepenuhnya, tetapi hal ini sulit karena spasi digunakan di bagian host di URL file:// Windows. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat diskusi GitHub ini.
- Chrome 147 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows, Fuchsia
- Cookie yang terikat origin (secara default)
Di Chrome 148, cookie terikat ke origin setelannya (secara default) sehingga hanya dapat diakses oleh origin tersebut, artinya dikirim pada permintaan atau terlihat melalui document.cookie. Cookie dapat mempermudah pembatasan pengikatan host dan port melalui penggunaan atribut Domain, tetapi semua cookie akan terikat ke skema setelannya.
Kebijakan Enterprise sementara LegacyCookieScopeEnabled dan LegacyCookieScopeEnabledForDomainList akan tersedia untuk mengembalikan perubahan ini. Kebijakan ini akan berhenti berfungsi di Chrome 150.
- Chrome 148 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan Enterprise tersedia.
- Chrome 150 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan Enterprise akan dihapus
- Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5
Panggilan Chrome ke SafeBrowsing API v4 akan dimigrasikan untuk memanggil SafeBrowsing API v5. Nama metode juga akan berbeda antara v4 dan v5. Jika admin memiliki daftar hijau URL khusus v4 untuk mengizinkan permintaan jaringan ke
https://safebrowsing.googleapis.com/v4*, daftar tersebut harus diubah untuk mengizinkan permintaan jaringan ke seluruh domain:safebrowsing.googleapis.com. Jika tidak, permintaan jaringan ke API v5 yang ditolak akan menyebabkan regresi keamanan bagi pengguna. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Migrasi dari V4 - Safe Browsing.- Chrome 148 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur akan diluncurkan secara bertahap.
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Chrome 126 langsung mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan perusahaan UiAutomationProviderEnabled, yang diperkenalkan di Chrome 125, untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru.
Kebijakan ini akan didukung hingga Chrome 147 dan akan dihapus di Chrome 148. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang disebabkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows:Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator perusahaan dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 148 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
- Penghentian penggunaan dan penghapusan Privacy Sandbox API
Chrome belum lama ini mengumumkan bahwa pendekatannya saat ini terhadap cookie pihak ketiga akan dipertahankan dan, sebagai akibatnya, kami berencana untuk menghentikan penggunaan dan menghapus API berikut.
- Topics
- Protected Audience
- Shared Storage
- Attribution Reporting
- Private Aggregation
- Related Web Sites
- requestStorageAccessFor
Berikut adalah kebijakan Enterprise yang terkait dengan API di atas.
- PrivacySandboxSiteEnabledAdsEnabled
- PrivacySandboxAdTopicsEnabled
- PrivacySandboxAdMeasurementEnabled
- RelatedWebsiteSetsOverrides
- RelatedWebsiteSetsEnabled
Penghentian penggunaan dimulai dari Chrome 144, dan penghapusan direncanakan di Chrome 150. Setelah penggunaannya dihentikan, API di atas akan terus ada, dan sebagian besar pengguna tidak akan mengalami gangguan. Namun, beberapa pengguna yang mengandalkan integrasi sisi server (seperti server k-anonymity, atau coordinator) akan melihat gangguan pada layanan. Kami telah menghubungi pengguna API ini secara proaktif untuk menyampaikan rencana penghentian penggunaan API tersebut. Pada saat penghapusan, yakni di Chrome 150, semua kebijakan yang terkait dengan API ini juga akan dihapus.
Tidak ada API yang diaktifkan secara default untuk pengguna versi bisnis. Tim perusahaan sebaiknya meninjau status untuk profil terkelola apa pun di konsol Admin mereka.
- Chrome 144 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran penghentian penggunaan.
- Chrome 150 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penghapusan API dan Kebijakan terkait.
- Mengaktifkan "Selalu Gunakan Koneksi Aman" secara default
Chrome 150 akan mengaktifkan setelan Selalu Gunakan Koneksi Aman dalam mode "khusus situs publik" secara default. Artinya, Chrome akan meminta izin pengguna sebelum mengakses situs publik tanpa HTTPS untuk pertama kalinya. Situs publik didefinisikan sebagai situs yang memiliki nama yang unik secara global, dan tidak menyertakan navigasi langsung ke alamat RFC 1918 (192.168.0.1, 10.0.0.0/8, dll.), serta nama pendek seperti go/.
Sebelum mengaktifkannya secara default untuk semua pengguna, Chrome akan mengaktifkan opsi Selalu Gunakan Koneksi Aman untuk pengguna yang memilih perlindungan Safe Browsing yang Disempurnakan di Chrome.
Jika Anda adalah developer situs atau profesional IT, dan Anda memiliki pengguna yang mungkin terpengaruh oleh fitur ini, sebaiknya aktifkan setelan "Selalu Gunakan Koneksi Aman" sekarang juga untuk membantu mengidentifikasi situs yang mungkin perlu Anda migrasikan. Admin dapat menggunakan kebijakan HttpAllowlist dan HttpsOnlyMode untuk mengganti perilaku ini.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat panduan adopsi dan postingan blog pengumuman kami.
- Chrome 150 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Mengaktifkan "Selalu Gunakan Koneksi Aman" untuk pengguna yang memilih Safe Browsing yang Disempurnakan.
- Chrome 154 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Mengaktifkan "Selalu Gunakan Koneksi Aman" secara default untuk semua pengguna.
- Aplikasi Web Terisolasi (IWA)
Aplikasi Web Terisolasi (IWA) adalah ekstensi dari pekerjaan yang ada pada penginstalan PWA dan Web Packaging yang memberikan perlindungan lebih kuat terhadap penyusupan server dan modifikasi tanpa izin lainnya, serta diperlukan bagi developer aplikasi yang membutuhkan keamanan tinggi. Aplikasi ini dikemas ke dalam Paket Web, ditandatangani oleh developer-nya, dan didistribusikan kepada pengguna akhir melalui satu atau beberapa metode potensial yang diterangkan dalam penjelasan. Aplikasi ini tidak dihosting di server web aktif dan diambil melalui HTTPS.
Mulai Chrome 150, IWA hanya dapat diinstal melalui kebijakan admin di perangkat ChromeOS yang dikelola perusahaan.
- Chrome 150 di Windows Peluncuran ini menambahkan dukungan untuk Aplikasi Web Terisolasi (IWA) dalam konfigurasi browser yang dikelola perusahaan di Windows.
- Chrome akan menghapus dukungan untuk macOS 12
Chrome 150 akan menjadi rilis terakhir yang mendukung macOS 12; Chrome 151 dan seterusnya tidak akan lagi mendukung macOS 12 karena sudah berada di luar periode dukungan dari Apple. Menjalankan sistem operasi yang didukung sangat penting untuk menjaga keamanan.
Di Mac yang menjalankan macOS 12, Chrome akan terus berfungsi dan menampilkan kolom info peringatan, tetapi tidak akan mendapatkan update lagi. Jika ingin mendapatkan update Chrome, pengguna harus memperbarui komputernya ke versi macOS yang didukung.
Untuk penginstalan baru Chrome 151 dan seterusnya, diperlukan macOS 13 atau yang lebih baru.
- Chrome 151 di Windows, MacOS, Linux
- Menghentikan penggunaan dan menghapus XSLT
XSLT v1.0, yang dipatuhi semua browser, distandarkan pada tahun 1999. Sementara itu, XSLT telah berkembang menjadi v2.0 dan v3.0, menambahkan fitur, dan berkembang terpisah dari versi lama yang dibekukan ke dalam browser. Kurangnya kemajuan ini, ditambah dengan munculnya library JavaScript dan framework yang menawarkan manipulasi DOM yang lebih fleksibel dan canggih, telah menyebabkan penurunan signifikan dalam penggunaan XSLT sisi klien. Perannya dalam browser web sebagian besar telah digantikan oleh teknologi berbasis JavaScript, seperti JSON+React.
Chromium menggunakan library libxslt untuk memproses transformasi ini, dan libxslt tidak dipertahankan selama ~6 bulan pada tahun 2025. Libxslt adalah codebase C yang kompleks dan sudah lama, yang terkenal rentan terhadap kerentanan keamanan memori seperti buffer overflow, yang dapat menyebabkan eksekusi kode arbitrer. Karena XSLT sisi klien kini menjadi fitur khusus yang jarang digunakan, library ini menerima pemeliharaan dan pemeriksaan keamanan yang jauh lebih sedikit daripada mesin JavaScript inti, tetapi library ini merupakan permukaan serangan langsung yang kuat untuk memproses konten web yang tidak tepercaya. Memang, XSLT adalah sumber dari beberapa eksploitasi keamanan tingkat tinggi baru-baru ini yang terus membahayakan pengguna browser. Karena alasan ini, Chromium (bersama dengan mesin browser lainnya) berencana untuk menghentikan penggunaan dan menghapus XSLT dari platform web. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat artikel tentang Chrome untuk Developer ini.
- Chrome 143 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Penghentian penggunaan (tetapi tidak penghapusan) API
- Chrome 152 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Uji Coba Origin (OT) dan Kebijakan Enterprise diluncurkan untuk pengujian. Dengan demikian, situs dan perusahaan dapat terus menggunakan fitur setelah tanggal penghapusan.
- Chrome 155 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: XSLT berhenti berfungsi pada rilis Stabil, untuk semua pengguna selain peserta Uji Coba Origin dan Kebijakan Enterprise.
- Chrome 164 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Uji Coba Origin dan Kebijakan Enterprise berhenti berfungsi. XSLT dinonaktifkan untuk semua pengguna.
- Kriptografi Pasca-Kuantum untuk DTLS di WebRTC
Fitur ini akan memungkinkan penggunaan Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC) dengan koneksi WebRTC. Alasan penggunaan PQC adalah agar traffic media WebRTC selalu menggunakan protokol kriptografi terbaru, serta mencegah skenario Harvest Now to Crack Later.
Admin akan dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan perusahaan WebRtcPostQuantumKeyAgreement, untuk memungkinkan pengguna versi bisnis menonaktifkan PQC. Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dihapus paling lambat pada Chrome 152.
- Chrome 142 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Peluncuran fitur
- Chrome 152 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan kebijakan Enterprise
Update Chrome Enterprise Core mendatang
- Kebijakan kepatuhan kriptografi eksperimental
PreferSlowKEXAlgorithms dan PreferSlowCiphers adalah dua kebijakan Enterprise eksperimental baru yang mengonfigurasi Chrome untuk mengurutkan algoritma perjanjian kunci pilihannya (grup yang didukung) dan algoritma cipher enkripsi, di TLS 1.3, agar sesuai dengan algoritma yang telah disetujui oleh skema kepatuhan tertentu. Saat ini, satu-satunya skema kepatuhan adalah CNSA2. Tindakan ini tidak menjamin bahwa algoritma tertentu akan dinegosiasi. Kebijakan ini memungkinkan operator server yang ingin mendukung klien dengan dan tanpa persyaratan kepatuhan untuk membedakan klien, dan hanya menggunakan algoritma non-default tertentu dengan peningkatan kekuatan kriptografis bagi klien yang secara eksplisit dikonfigurasi untuk memilih algoritma. Setelan kebijakan ini tidak diperlukan untuk keamanan. Kriptografi default yang digunakan oleh Chrome sudah cukup kuat untuk menahan serangan brute force bahkan dengan daya sebesar Matahari. Jika kebijakan ini disetel, Chrome akan menjadi lebih lambat saat mengakses situs. Kebijakan ini hanya memengaruhi TLS 1.3 dan QUIC, serta tidak memengaruhi TLS versi sebelumnya.
Kebijakan ini tersedia untuk sementara sebagai satu tanda gabungan,
chrome://#cryptography-compliance-cnsa.- Chrome 143 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Kebijakan tersedia, tetapi ditandai sebagai eksperimental untuk browser Chrome
- Chrome 144 di ChromeOS: Kebijakan tambahan yang berlaku untuk layar login perangkat ChromeOS tersedia, tetapi ditandai sebagai eksperimental.
- Chrome 146 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Kurang lebih di Chrome 146, server TLS untuk properti Google akan diupdate untuk menegosiasikan ML-KEM-1024 saat tanda ini disetel. Pada saat itu, kebijakan tidak akan lagi ditandai sebagai eksperimental.
Update Chrome Enterprise Premium mendatang
- Chrome Enterprise Connectors API
Chrome Enterprise akan segera memperluas ketersediaan pengelolaan terprogram untuk Chrome Enterprise Connectors. Update ini akan memperkenalkan resource untuk menentukan dan menetapkan konfigurasi konektor, yang melengkapi kebijakan konektor yang ada sehingga memungkinkan administrator mengelola siklus proses penuh integrasi ini dalam skala besar.
Sebelumnya, pengonfigurasian Penyedia Layanan dilakukan secara manual di konsol Google Admin. Update ini memungkinkan otomatisasi, yang membantu mengurangi error akibat proses manual serta meningkatkan efisiensi pengelolaan integrasi dengan solusi keamanan pihak ketiga.
Administrator kini dapat menggunakan Chrome Management API untuk mengelola resource ConnectorConfiguration (menentukan penyedia). Connector Selection dikelola melalui Chrome Policy API, sehingga memungkinkan penetapan konfigurasi ini ke Unit Organisasi atau Grup. Hal ini selaras dengan setelan Policy API yang ada untuk analisis konten dan pelaporan peristiwa, termasuk kebijakan seperti OnSecurityEventEnterpriseConnector, OnFileAttachedEnterpriseConnector, OnFileDownloadedEnterpriseConnector, OnBulkDataEntryEnterpriseConnector, OnPrintEnterpriseConnector, dan EnterpriseRealTimeUrlCheckMode. Untuk mengetahui detail teknisnya, developer sebaiknya membaca dokumentasi Chrome Management API dan Chrome Policy API.
- Chrome 143 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran ini menambahkan dukungan untuk pengelolaan terprogram Chrome Enterprise Connectors melalui API baru
- Chrome 146 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran ini memperkenalkan resource ConnectorConfiguration dan ConnectorSelection, yang memungkinkan pembuatan instance penyedia layanan dan penetapannya ke unit organisasi.
- Enkripsi cache Enterprise
Chrome Enterprise Premium akan menawarkan enkripsi cache Enterprise, sebuah fitur yang dirancang untuk mengurangi risiko pemindahan data yang tidak sah dengan mengenkripsi data browser yang disimpan dalam penyimpanan, khususnya cache HTTP. Dengan menggunakan API tingkat OS untuk penyimpanan kunci melalui Enkripsi Terikat Aplikasi, fungsionalitas ini merender secara lokal data yang disimpan yang tidak dapat diakses oleh malware jika perangkat disusupi.
Fitur ini beroperasi secara transparan di latar belakang, meskipun mungkin memengaruhi performa karena sifat enkripsinya yang real-time. Administrator dapat mengelola fitur ini melalui kebijakan CacheEncryptionEnabled. Perhatikan bahwa mengaktifkan atau menonaktifkan kebijakan ini akan otomatis menghapus cache yang ada untuk memastikan konsistensi data.
- Chrome 146 di Linux, macOS, Windows: Enkripsi cache akan tersedia di platform desktop.
- Dukungan untuk AllowList dan BlockList untuk kebijakan DeveloperToolsAvailability
Chrome akan memperkenalkan dua kebijakan baru, DeveloperToolsAvailabilityAllowlist dan DeveloperToolsAvailabilityBlocklist, yang memberikan kontrol terperinci atas ketersediaan Developer Tools berdasarkan pola URL.
Sebelumnya, administrator hanya dapat mengizinkan atau melarang Developer Tools secara global. Dengan kebijakan baru ini, admin kini dapat menerapkan pemblokiran umum pada Developer Tools untuk mengamankan data perusahaan yang sensitif, sekaligus mengizinkan secara eksplisit akses ke URL internal tertentu untuk tujuan pengembangan atau pemecahan masalah.
Kontrol ini tersedia di Windows, Mac, Linux, dan ChromeOS. Jika kebijakan baru ini tidak dikonfigurasi, perilaku kebijakan DeveloperToolsAvailability yang ada tidak akan berubah.
- Chrome 146 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows - Fitur diluncurkan secara bertahap. Memperkenalkan kebijakan DeveloperToolsAvailabilityAllowlist dan DeveloperToolsAvailabilityBlocklist di platform Desktop.
- Dukungan bagi AllowList dan BlockList untuk kebijakan IncognitoModeAvailability
Chrome akan memperkenalkan dua kebijakan baru, IncognitoModeUrlBlocklist dan IncognitoModeUrlAllowlist, untuk memberi administrator kontrol yang lebih akurat atas penggunaan mode Samaran. Sebelumnya, administrator hanya dapat mengaktifkan atau menonaktifkan mode Samaran sepenuhnya melalui kebijakan IncognitoModeAvailability.
Kebijakan baru ini berfungsi serupa dengan kebijakan URLBlocklist dan URLAllowlist yang ada, tetapi secara khusus ditetapkan untuk sesi Samaran. Hal ini memungkinkan organisasi membatasi akses ke URL tertentu dalam mode Samaran untuk melindungi informasi sensitif sekaligus mengizinkan penggunaan yang sah di situs lain.
- Chrome 146 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows - Fitur diluncurkan secara bertahap. Memperkenalkan kebijakan IncognitoModeUrlBlocklist dan IncognitoModeUrlAllowlist.
- Dukungan ukuran file yang ditingkatkan untuk pemindaian DLP
Chrome Enterprise Premium akan memperluas kemampuan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) dan pemindaian malware-nya untuk menyertakan file besar dan terenkripsi. Sebelumnya, file berukuran lebih dari 50 MB dan semua file terenkripsi dilewati selama pemindaian konten. Update ini akan menutup celah keamanan krusial tersebut. Untuk kebijakan yang dikonfigurasi agar menyimpan bukti, file hingga 2 GB kini dapat dikirim ke Evidence Locker. Hal ini memberi administrator visibilitas dan kontrol yang lebih besar, sehingga secara signifikan mengurangi risiko pemindahan data yang tidak sah melalui transfer file besar.
Tidak ada kebijakan baru yang diperlukan untuk mengaktifkan fitur ini. Fitur ini dikontrol secara otomatis oleh konfigurasi aturan DLP yang ada di konsol Google Admin. Jika admin memiliki aturan yang berlaku untuk upload, download, atau pencetakan file, aturan tersebut kini juga akan berlaku untuk file besar dan terenkripsi. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Apa itu kontrol data ChromeOS?
- Chrome 147 di Linux, macOS, Windows: Tahap ini memungkinkan pengumpulan file besar (>50 MB) dan terenkripsi untuk Evidence Locker, sehingga menutup celah keamanan DLP utama.
Ringkasan rilis ChromeOS 145
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Versi perlindungan rollback perangkat di konsol Admin | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Kebijakan direktori SkyVault Camera | ✓ | ✓ | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update ChromeOS saat ini
-
Versi perlindungan rollback perangkat di konsol Admin
Mulai ChromeOS 145, Anda akan dapat melihat versi perlindungan rollback yang diinstal di perangkat terkelola Anda. Di Perangkat > Chrome > Perangkat di Konsol Admin, pilih perangkat ChromeOS, pilih tab OS, dan Anda akan menemukan Versi perlindungan rollback di tabel Info sistem operasi.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya, bacaMelihat daftar dan detail perangkat ChromeOS di Pusat Bantuan.
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Kebijakan direktori SkyVault Camera
Mulai ChromeOS 146, kebijakan SkyVault baru akan memungkinkan Admin menentukan lokasi untuk menyimpan file Kamera saat penyimpanan lokal dinonaktifkan di perangkat pengguna.
Jika Jangan izinkan pengguna menyimpan dan membaca data lokal (LocalUserFilesAllowed) diaktifkan, penyimpanan lokal akan dinonaktifkan di perangkat pengguna. Kebijakan SkyVault baru ini akan memungkinkan Admin memperluas setelan tersebut agar berlaku untuk file Kamera, menggunakan opsi Simpan ke folder Kamera lokal.
Chrome 144
Ringkasan rilis Chrome 144
| Perubahan browser Chrome | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Peningkatan kualitas Mode AI dan Lens | ✓ | ||
| Perlindungan preferensi dari modifikasi tidak sah untuk pengguna versi bisnis di Windows | ✓ | ||
| Elemen pseudo CSS untuk penyorotan hasil pencarian di halaman | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan savedTabGroups sebagai nilai tersendiri di SyncTypesListDisabled | ✓ | ||
| Happy Eyeballs V3 | ✓ | ✓ | |
| Dukungan multicast untuk Direct Sockets API | ✓ | ||
| Mode browser ServiceWorkerAutoPreload | ✓ | ||
| Halaman Tab baru yang disederhanakan | ✓ | ||
| Penghentian penggunaan dan penghapusan API Privacy Sandbox | ✓ | ✓ | |
| Gemini di Chrome | ✓ | ||
| Server proses debug jarak jauh dapat dimulai menggunakan chrome://inspect | ✓ | ||
| Kebijakan baru di browser Chrome | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Rekomendasi dinamis di konsol Admin | ✓ | ||
| Kebijakan kepatuhan kriptografi eksperimental | ✓ | ||
| Mode penginstalan ekstensi baru | ✓ | ✓ | ✓ |
| Perubahan Chrome Enterprise Premium | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Perlindungan aturan Salin dan Tempel | ✓ | ✓ | |
| Hardening terhadap modifikasi kebijakan lokal | ✓ | ✓ | |
| Download paksa ke Cloud | ✓ | ✓ | |
| Aturan penggantian proxy | ✓ | ✓ | |
| Perubahan browser Chrome mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk akun Admin | ✓ | ||
| Perubahan jadwal rilis di Chrome 145 (khusus versi Stabil Awal) | ✓ | ||
| Chrome menghapus dukungan untuk kamera virtual yang sudah usang di macOS | ✓ | ||
| Nonaktifkan ekstensi yang diinstal otomatis dengan pelanggaran non-malware | ✓ | ||
| Mengimpor data dari Safari ke Chrome untuk iOS menjadi lebih mudah | ✓ | ||
| Deteksi scam di perangkat Android | ✓ | ||
| Memperkenalkan Origin API | ✓ | ||
| String Agen Pengguna yang dikurangi secara default | ✓ | ||
| Penghapusan kebijakan Google Cloud Print | ✓ | ||
| Penggunaan CssPixels di LayoutShift API | ✓ | ||
| Setelan keamanan gabungan | ✓ | ||
| Pembatasan akses jaringan lokal | ✓ | ||
| Menghapus kebijakan partisi penyimpanan pihak ketiga | ✓ | ||
| Pembaruan untuk peringatan "Tidak ada HTTPS" | ✓ | ||
| Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS | ✓ | ||
| Pelarangan spasi di host URL non-file:// | ✓ | ||
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| WebRequest.SecurityInfo di Bingkai Terkontrol | ✓ | ||
| Cookie yang Terikat Origin (secara default) | ✓ | ||
| Migrasi SafeBrowsing API v4 → v5 | ✓ | ||
| Aplikasi Web Terisolasi (IWA) | ✓ | ||
| Chrome akan menghapus dukungan untuk macOS 12 | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan dan menghapus XSLT | ✓ | ✓ | ✓ |
| Kriptografi Pasca-Kuantum untuk DTLS di WebRTC | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Tidak ada pengumuman fitur mendatang | |||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Dukungan ukuran file yang ditingkatkan untuk pemindaian DLP | ✓ | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Perubahan browser Chrome
- Peningkatan kualitas Mode AI dan Lens
Mulai Chrome 143 di macOS dan Windows, kemampuan Mode AI baru diintegrasikan ke dalam browser Chrome. Pengguna dapat mengakses Mode AI langsung dari halaman Tab baru dan kolom URL, sehingga pengguna dapat mengajukan pertanyaan kompleks langsung dari tempat mereka mulai menjelajah. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan AIModeSettings atau GenAiDefaultSettings (nilai 2). Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat artikel ini di Pusat Bantuan Chrome Enterprise dan Education.
Di Chrome 144, kami mulai meluncurkan fitur konteks multi-tab di Mode AI dan Lens. Pengguna dapat memilih untuk membagikan konten dari satu atau beberapa tab yang terbuka, sehingga memudahkan mereka dalam mengajukan pertanyaan, membandingkan, meringkas, dan menemukan informasi secara lebih efisien. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan SearchContentSharingSettings atau GenAiDefaultSettings (nilai 2).
- Chrome 147 di MacOS, Windows: Kebijakan LensOverlaySettings, LensDesktopNTPSearchEnabled, dan LensRegionSearchEnabled tidak akan digunakan lagi. Admin dapat menggunakan SearchContentSharingSettings untuk mengontrol fitur ini.
- Chrome 143 di MacOS, Windows: Kemampuan Mode AI baru akan diintegrasikan ke dalam Chrome dan dapat dikontrol menggunakan kebijakan AIModeSettings atau kebijakan GenAiDefaultSettings.
- Chrome 144 di macOS, Windows: Fitur konteks multi-tab akan tersedia dan dapat dikontrol menggunakan kebijakan SearchContentSharingSettings atau GenAiDefaultSettings.
- Perlindungan preferensi dari modifikasi tidak sah untuk pengguna versi bisnis di Windows
Untuk memberikan perlindungan yang lebih kuat dan konsisten terhadap software berbahaya, Chrome menyediakan perlindungan preferensi terenkripsi dari modifikasi tidak sah untuk browser yang dikelola perusahaan di Windows.
Sebelumnya, perlindungan ini, yang otomatis mereset setelan yang diubah tidak sah (seperti mesin telusur yang dibajak) ke nilai defaultnya, tidak tersedia untuk pengguna versi bisnis di Windows. Pengecualian ini diperlukan karena metode validasi lama tidak kompatibel dengan profil roaming, yang sering menyebabkan reset yang salah.
Chrome 144 menerapkan sistem baru yang lebih aman menggunakan enkriptor. Metode enkripsi baru ini sepenuhnya kompatibel dengan pengguna versi bisnis. Karena sistem baru ini menyelesaikan penyebab utama masalah awal, kita tidak lagi memerlukan pengecualian versi bisnis Windows lama.
Dengan perubahan ini, jika mendeteksi bahwa preferensi sensitif telah diubah oleh software yang tidak sah, Chrome kini akan otomatis mereset preferensi tersebut ke nilai defaultnya. Perilaku ini sebelumnya dinonaktifkan dan kini diaktifkan. Perubahan ini memperluas perlindungan keamanan penting bagi pengguna versi bisnis, melindungi mereka dari pembajakan penelusuran dan modifikasi setelan berbahaya lainnya.
- Chrome 144 di Windows - Fitur diluncurkan secara bertahap
- Elemen pseudo CSS untuk penyorotan hasil pencarian di halaman
Fitur ini memungkinkan penulis situs mengatur gaya penyorotan hasil penelusuran dari fitur cari di halaman menggunakan elemen pseudo untuk sorotan, seperti pada pemilihan teks dan kesalahan ejaan. Dengan demikian, penulis situs dapat mengubah warna latar depan dan latar belakang atau menambahkan dekorasi teks. Hal ini sangat berguna jika tampilan default browser kurang kontras atau tidak cocok dengan warna halaman.
- Chrome 144 di Windows, MacOS, Linux, Android
- Menghentikan penggunaan savedTabGroups sebagai nilai tersendiri di SyncTypesListDisabled
Untuk menyelaraskan perilaku desktop dan ChromeOS dengan perangkat seluler serta menyederhanakan pengelolaan sinkronisasi, jenis data
savedTabGroupsindividual kini dihentikan dan tidak lagi menjadi nilai yang dapat disesuaikan sendiri-sendiri dalam kebijakan SyncTypesListDisabled. Sebelumnya, kebijakan Enterprise SyncTypesListDisabled memungkinkan administrator menonaktifkan sinkronisasi jenis datasavedTabGroupsdi platform desktop dan ChromeOS. Namun, di platform seluler, sinkronisasi grup tab sudah dikelola oleh jenis data tab.Mulai Chrome 144, jika kebijakan SyncTypesListDisabled Anda menonaktifkan tab atau
savedTabGroups, kedua jenis data tersebut kini dianggap nonaktif. Artinya, menonaktifkan tab juga akan menonaktifkan grup tab tersimpan, dan sebaliknya. NilaisavedTabGroupssepenuhnya dihapus dari daftar jenis data yang didukung untuk kebijakan ini. Untuk admin yang telah menonaktifkan grup tab tersimpan dan ingin mempertahankan perilaku ini, pastikan untuk menonaktifkan jenis data tab secara eksplisit. Hal ini memastikan perilaku yang diinginkan sebelum nilaisavedTabGroupsdihapus sepenuhnya.- Chrome 144 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows
- Happy Eyeballs V3
Happy Eyeballs V3 adalah algoritma yang digunakan untuk mengurangi jeda koneksi jaringan yang dialami pengguna. Fitur ini melakukan resolusi DNS secara asinkron dan mengatur upaya koneksi dengan protokol (H3/H2/H1) dan versi alamat IP (IPv6/IPv4) yang lebih sesuai. Chrome 144 menerapkan Happy Eyeballs V3 untuk mencapai konkurensi koneksi jaringan yang lebih baik. Anda dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan sementara, yaitu HappyEyeballsV3Enabled.
- Chrome 144 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows
- Dukungan multicast untuk Direct Sockets API
Fitur ini memungkinkan Aplikasi Web Terisolasi (IWA) berlangganan grup multicast dan menerima paket User Datagram Protocol (UDP) dari sana. IWA kini juga dapat menentukan parameter tambahan saat mengirim paket UDP ke alamat multicast.
- Chrome 144 di Windows, macOS, Linux
- Mode browser ServiceWorkerAutoPreload browser mode
ServiceWorkerAutoPreloadadalah mode saat browser mengeluarkan permintaan jaringan secara paralel dengan bootstrap service worker. Jika handler pengambilan menampilkan respons denganrespondWith(), browser akan menggunakan hasil permintaan jaringan di dalam handler pengambilan. Jika hasil handler pengambilan adalah penggantian, hasil tersebut akan meneruskan respons jaringan langsung ke browser.ServiceWorkerAutoPreloadadalah pengoptimalan browser opsional yang mengubah perilaku service worker yang ada. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan Enterprise yang disebut ServiceWorkerAutoPreloadEnabled.- Chrome 144 di Android, Windows: Kebijakan ServiceWorkerAutoPreloadEnabled akan dihapus
- Chrome 140 di Android, Windows: Kebijakan ServiceWorkerAutoPreloadEnabled akan tersedia
- Halaman Tab baru yang disederhanakan
Fitur ini merapikan visual dan meningkatkan kontrol pengguna atas tampilan halaman Tab baru (NTP). Penyederhanaan halaman Tab baru ini menghapus tombol Tutup modul. Modul yang tidak dikelola oleh kebijakan juga dapat dihapus otomatis setelah tidak aktif dalam jangka waktu yang lama.
- Chrome 144 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows - Fitur diluncurkan secara bertahap
- Penghentian penggunaan dan penghapusan API Privacy Sandbox
Chrome belum lama ini mengumumkan bahwa pendekatannya saat ini terhadap cookie pihak ketiga akan dipertahankan dan, sebagai akibatnya, kami berencana untuk menghentikan penggunaan dan menghapus API berikut.
- Topics
- Protected Audience
- Shared Storage
- Pelaporan Atribusi Attribution Reporting
- Private Aggregation
- Related Web Sites
- requestStorageAccessFor
Berikut adalah kebijakan Enterprise yang terkait dengan API di atas.
- PrivacySandboxSiteEnabledAdsEnabled
- PrivacySandboxAdTopicsEnabled
- PrivacySandboxAdMeasurementEnabled
- RelatedWebsiteSetsOverrides
- RelatedWebsiteSetsEnabled
Penghentian penggunaan akan dimulai dari Chrome 144, dan penghapusan direncanakan di Chrome 150. Setelah penggunaannya dihentikan, API di atas akan terus ada, dan sebagian besar pengguna tidak akan mengalami gangguan. Namun, beberapa pengguna yang mengandalkan integrasi sisi server (seperti server k-anonymity, atau coordinator) akan melihat gangguan pada layanan. Kami telah menghubungi pengguna API ini secara proaktif untuk menyampaikan rencana penghentian penggunaan API tersebut. Pada saat penghapusan di Chrome 150, semua kebijakan yang terkait dengan API ini juga akan dihapus.
Tidak ada API yang diaktifkan secara default untuk pengguna versi bisnis. Tim perusahaan sebaiknya meninjau status untuk profil terkelola apa pun di konsol Admin mereka.
- Chrome 144 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Peluncuran penghentian penggunaan
- Chrome 150 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Penghapusan API dan Kebijakan terkait
- Gemini di Chrome
Gemini kini terintegrasi ke dalam Chrome di macOS dan Windows, serta dapat memahami isi halaman Anda saat ini. Pengguna kini dapat dengan mudah mendapatkan poin penting, mengklarifikasi konsep, dan menemukan jawaban tanpa perlu keluar dari tab Chrome. Integrasi ini mencakup percakapan, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui teks, dan Gemini Live, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui suara.
Di Chrome 143, Gemini di Chrome akan mulai diluncurkan untuk sebagian besar pengguna Google Workspace yang memiliki akses ke aplikasi Gemini di Amerika Serikat. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan GeminiSettings atau GenAiDefaultSettings (nilai 2). Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Gemini di Chrome di Pusat Bantuan atau postingan blog ini.
Fitur konteks multi-tab juga akan hadir di Chrome 143. Gemini di Chrome kini dapat melihat lebih banyak tab yang Anda buka (maks. 10) sehingga Anda dapat mengajukan pertanyaan di beberapa halaman untuk membantu Anda membandingkan dan menemukan informasi secara lebih efisien. Gemini di Chrome juga berfungsi sebagai agen produktivitas dengan mengaktifkan alat YouTube, Maps, Gmail, Drive, Keep, Kalender, dan Tasks.
Mulai Chrome 144, kemampuan agentic pada Gemini di Chrome akan tersedia untuk beberapa pengguna (selain versi bisnis). Kebijakan Enterprise GeminiActOnWebSettings akan tersedia saat peluncuran. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat langkah-langkah peluncuran di bawah.
- Chrome 137 di MacOS, Windows: Fitur tersedia untuk sebagian pelanggan Google AI Pro dan Ultra di Amerika Serikat, serta di saluran pra-Stabil (Dev, Canary, Beta) di Amerika Serikat.
- Chrome 143 di MacOS, Windows: Fitur diluncurkan secara bertahap di Kanada, Selandia Baru, Australia dalam bahasa Inggris
- Chrome 144 di MacOS, Windows: Kemampuan agentic pada Gemini di Chrome tersedia untuk beberapa pengguna (selain versi bisnis). Kebijakan Enterprise GeminiActOnWebSettings akan tersedia saat peluncuran.
-
Pengguna akan dapat mengupload gambar yang dirender langsung ke Gemini di Chrome menggunakan item menu konteks Chrome. Pengguna kemudian dapat menggunakan perintah dalam Gemini di Chrome untuk membuat gambar turunan baru. Dengan izin pengguna, Gemini di Chrome juga dapat menggunakan Pengelola Sandi Google untuk login ke situs.
-
Item menu konteks upload gambar tersedia untuk pengguna versi bisnis. Fitur ini akan mematuhi aturan yang ditetapkan melalui kebijakan DataControlsRules dan setelan OnBulkDataEntryEnterpriseConnector.
-
- Chrome 144 di MacOS, Windows: Item menu konteks upload gambar tersedia untuk pengguna versi bisnis. Fitur ini akan mematuhi aturan yang ditetapkan melalui kebijakan DataControlsRulesdan setelan OnBulkDataEntryEnterpriseConnector.
- Chrome 144 di ChromeOS: Mulai 144, Gemini di Chrome akan diluncurkan secara bertahap ke perangkat ChromeOS tertentu
- Chrome 144 di MacOS, Windows: Gemini di Chrome akan mengizinkan beberapa alat pihak ketiga yang tersedia sebagai Ekstensi Gemini untuk dipanggil
- Chrome 147 di MacOS, Windows: Kemampuan agentic pada Gemini di Chrome tersedia untuk pengguna versi bisnis.
- Chrome 148 di MacOS, Windows: Mulai Chrome 148 di macOS, Windows: Kemampuan agentic pada Gemini di Chrome tersedia untuk pengguna versi bisnis.
- Server proses debug jarak jauh dapat dimulai menggunakan chrome://inspect
Fitur ini memungkinkan pengguna memulai server proses debug jarak jauh dari halaman
chrome://inspecttanpa memulai ulang Chrome (sebelumnya hanya dapat dilakukan melalui argumen CLI). Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan RemoteDebuggingAllowed yang ada dan fitur itu tidak akan tersedia jika kebijakan disetel ke salah (false).- Chrome 144 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Server proses debug jarak jauh dapat dimulai melalui chrome://inspect.
- Kebijakan baru di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi DataControlsRules Kebijakan ini digunakan untuk menyetel aturan Kontrol Data. ShowHomeButton Mengonfigurasi tombol Beranda di toolbar. SilentPrintingEnabled Mengaktifkan pencetakan senyap. ProxyOverrideRules Mengonfigurasi aturan penggantian proxy. SearchContentSharingSettings Mengontrol apakah pengguna dapat membagikan konten halaman kepada penyedia penelusuran (misalnya Google). Hal ini mencakup berbagi teks, gambar, dan konten lain di halaman. Kebijakan ini juga mengontrol perilaku fitur seperti Mode AI, Lens, dan fitur lainnya yang melibatkan berbagi konten halaman dengan penyedia penelusuran. GeolocationBlockedForUrls Memblokir akses geolokasi untuk situs tertentu. BookmarkBarEnabled Mengaktifkan kolom bookmark. UserSecurityAuthenticatedReporting Mengontrol apakah peristiwa keamanan pengguna di perangkat tidak terkelola harus dilaporkan dengan nama pengguna perangkat atau tidak. PreciseGeolocationAllowedForUrls Mengizinkan akses geolokasi presisi untuk situs tertentu. HomepageIsNewTabPage Menggunakan Halaman Tab Baru sebagai halaman beranda. StaticStorageQuotaEnabled Mengaktifkan kuota penyimpanan statis untuk situs. UserSecuritySignalsReporting Mengontrol apakah sinyal keamanan pengguna di perangkat tidak terkelola harus dilaporkan atau tidak.
Perubahan Chrome Enterprise Core
- Rekomendasi Dinamis di konsol Admin
Chrome Enterprise meluncurkan daftar rekomendasi dinamis baru di halaman Ringkasan di konsol Google Admin.
Daftar rekomendasi ini membantu admin IT memahami tindakan selanjutnya, mendapatkan pemberitahuan tentang perubahan penting, menemukan fitur baru di Catatan Rilis, mengonfigurasi setelan populer, dan lain sebagainya. Daftar ini berubah secara dinamis berdasarkan konfigurasi Admin untuk setiap unit organisasi.
Admin dapat mencoba fitur ini langsung di konsol Admin dengan membuka browser Chrome > Ringkasan.
- Chrome 144 di Android, iOS, Linux, MacOS, Windows: Fitur diluncurkan secara bertahap
- Chrome 143 di Android, iOS, Linux, MacOS, Windows: Tersedia untuk Penguji Tepercaya Chrome Enterprise.
- Kebijakan kepatuhan kriptografi eksperimental
PreferSlowKEXAlgorithms dan PreferSlowCiphers adalah dua kebijakan Enterprise eksperimental baru yang mengonfigurasi Chrome untuk mengurutkan algoritma perjanjian kunci pilihannya (grup yang didukung) dan algoritma cipher enkripsi, di TLS 1.3, agar sesuai dengan algoritma yang telah disetujui oleh skema kepatuhan tertentu. Saat ini, satu-satunya skema kepatuhan adalah CNSA2. Tindakan ini tidak menjamin bahwa algoritma tertentu akan dinegosiasi. Kebijakan ini memungkinkan operator server yang ingin mendukung klien dengan dan tanpa persyaratan kepatuhan untuk membedakan klien, dan hanya menggunakan algoritma non-default tertentu dengan peningkatan kekuatan kriptografis bagi klien yang secara eksplisit dikonfigurasi untuk memilih algoritma. Setelan kebijakan ini tidak diperlukan untuk keamanan. Kriptografi default yang digunakan oleh Chrome sudah cukup kuat untuk menahan serangan brute force bahkan dengan daya sebesar Matahari. Jika kebijakan ini disetel, Chrome akan menjadi lebih lambat saat mengakses situs. Kebijakan ini hanya memengaruhi TLS 1.3 dan QUIC, serta tidak memengaruhi TLS versi sebelumnya.
Kebijakan ini tersedia untuk sementara sebagai satu tanda gabungan,
chrome://#cryptography-compliance-cnsa.- Chrome 143 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows, Fuchsia: Kebijakan tersedia, tetapi ditandai sebagai eksperimental untuk browser Chrome
- Chrome 144 di ChromeOS: Kebijakan tambahan yang berlaku untuk layar login perangkat ChromeOS tersedia, tetapi ditandai sebagai eksperimental.
- Chrome 146 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Kurang lebih di Chrome 146, server TLS untuk properti Google akan diupdate untuk menegosiasikan ML-KEM-1024 saat tanda ini disetel. Pada saat itu, kebijakan tidak akan lagi ditandai sebagai eksperimental.
- Mode penginstalan ekstensi baru
Chrome Enterprise akan mendukung mode penginstalan ekstensi baru di konsol Admin. Administrator kini dapat:
- memblokir dan meng-uninstal ekstensi dari Chrome
- menginstal otomatis ekstensi
- atau mengizinkan pengguna menonaktifkan ekstensi
Mode penginstalan baru ini tersedia di halaman setelan Aplikasi & ekstensi, di tab Pengguna & browser, tempat Admin dapat memilih mode kebijakan penginstalan baru.
- Chrome 144 di Linux, MacOS, Windows - Fitur diluncurkan secara bertahap
Perubahan Chrome Enterprise Premium
Baca lebih lanjut perbedaan antara Chrome Enterprise Core and Chrome Enterprise Premium.
- Perlindungan aturan Salin dan Tempel
Untuk membantu organisasi mencegah pemindahan data yang tidak sah di perangkat seluler dengan lebih baik, Chrome memperluas kontrol data papan klip desktop yang ada. Administrator kini dapat menggunakan kebijakan DataControlsRules untuk menetapkan aturan yang memblokir atau memperingatkan pengguna saat mereka mencoba menyalin atau menempelkan konten yang melanggar kebijakan organisasi.
Dengan fitur ini, admin dapat menentukan batasan data dan mencegah informasi sensitif ditempelkan dari lingkungan kerja ke aplikasi atau situs pribadi di perangkat seluler yang mereka kelola. Fitur ini mengatasi celah keamanan besar, dan merupakan fitur yang sering diminta oleh pelanggan tingkat perusahaan yang mengkhawatirkan kurangnya kontrol data di perangkat seluler.
Untuk menggunakan fitur ini, administrator dapat mengonfigurasi batasan papan klip dalam kebijakan DataControlsRules, sehingga memberikan pengalaman pengelolaan yang konsisten di desktop dan perangkat seluler untuk memperkuat postur keamanan organisasi secara menyeluruh. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat artikel pusat bantuan ini, yang memberikan konteks lebih lanjut tentang bagaimana administrator dapat mengonfigurasi dan mengelola konektor pelaporan Chrome Enterprise untuk meneruskan peristiwa keamanan browser dan perlindungan data ke layanan pihak ketiga untuk dianalisis.
- Chrome 144 di iOS: Perlindungan aturan Salin dan Tempel tersedia di iOS.
- Chrome 140 di Android: Perlindungan aturan Salin dan Tempel tersedia di Android.
- Hardening terhadap modifikasi kebijakan lokal
Sinyal deteksi konflik kebijakan untuk Akses Kontekstual (CAA) menutup celah keamanan penting dengan memungkinkan deteksi kebijakan perusahaan yang diganti oleh setelan lokal yang bertentangan di perangkat BYOD.
Hal ini dicapai dengan mengintegrasikan sinyal konflik kebijakan baru dari profil Chrome terkelola ke dalam pipeline pelaporan keamanan yang ada, yang dikontrol dengan kebijakan UserSecuritySignalsReporting.
Visibilitas ini memungkinkan Admin menetapkan aturan CAA di alat Perlindungan Data dan Ancaman atau Gateway Keamanan Chrome Enterprise Premium (CEP) untuk otomatis memblokir akses ke aplikasi perusahaan jika kebijakan penting, seperti kontrol DLP, Safe Browsing, atau daftar Ekstensi yang tidak diizinkan, terbukti tidak mematuhi kebijakan.
- Chrome 144 di Linux, MacOS, Windows: Deteksi dan pelaporan metadata konflik kebijakan dimulai.
- Chrome 145 di Linux, MacOS, Windows: Mengaktifkan alur evaluasi Akses Kontekstual (CAA) untuk memungkinkan Admin menulis aturan penerapan berdasarkan keberadaan konflik.
- Chrome 146 di Linux, MacOS, Windows: UI konsol Admin diperbarui untuk menampilkan sinyal konflik dan nilai kebijakan mulai dilaporkan.
- Download paksa ke Cloud
Admin kini dapat mengonfigurasi aturan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) yang otomatis mengalihkan download file sensitif dari perangkat lokal pengguna ke Google Drive perusahaan miliknya. Tindakan Simpan paksa ke penyimpanan cloud ini mencegah penyimpanan data sensitif ke disk lokal yang tidak dikelola (misalnya C:\Downloads), sehingga memastikan dokumentasi kronologis yang aman. Saat pengguna mencoba mendownload file yang ditandai oleh kebijakan DLP, ekstensi Secure Enterprise Browser akan mencegat download tersebut dan menguploadnya langsung ke Drive perusahaan pengguna.
Chrome 144 di Linux, MacOS, Windows - Fitur diluncurkan secara bertahap: Tindakan perbaikan Download paksa ke Cloud tersedia di pembuat aturan Pencegahan Kebocoran Data (DLP).
- Aturan penggantian proxy
Untuk menyederhanakan pengelolaan proxy di lingkungan perusahaan yang kompleks, Chrome 144 memperkenalkan dua kebijakan baru: ProxyOverrideRules dan EnableProxyOverrideRulesForAllUsers. Sebelumnya, organisasi yang menggunakan beberapa solusi proxy (misalnya proxy umum dan proxy khusus untuk Gateway Aman Google) atau memiliki tim admin yang berbeda (misalnya untuk GPO dan konsol Google Admin) harus menggabungkan file PAC yang kompleks secara manual. Proses ini rentan terhadap error dan menimbulkan gesekan administratif yang signifikan.
Dengan kebijakan ProxyOverrideRules baru ini, administrator dapat mengonfigurasi daftar aturan pemilihan rute yang dievaluasi sebelum konfigurasi proxy yang ada, termasuk file PAC yang ditetapkan oleh kebijakan ProxySettings. Dengan demikian, admin dapat dengan mudah menambahkan atau mengganti rute tertentu (misalnya untuk mengirim traffic aplikasi web pribadi ke gateway aman) tanpa mengubah skrip PAC utama tingkat perusahaan.
Pengguna akan melihat notifikasi di halaman setelan chrome:// untuk memberi tahu mereka saat aturan proxy administratif ini aktif.
Chrome 144 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: ProxyOverrideRules tersedia.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, ditunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser Chrome mendatang
- Penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk akun Admin
Untuk melindungi informasi organisasi Anda dengan lebih baik, Google akan segera mewajibkan semua akun yang memiliki akses ke admin.google.com mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah (2SV). Sebagai administrator Google Workspace, Anda harus mengonfirmasi identitas dengan Verifikasi 2 Langkah, yang memerlukan sandi Anda plus sesuatu, misalnya ponsel atau kunci keamanan. Penerapan ini akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang. Anda harus mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah untuk akun admin di organisasi Anda sebelum Google memberlakukan kewajiban ini. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Tentang penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin ini.
- Chrome 145 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Verifikasi 2 Langkah diwajibkan
- Chrome 137 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Penerapan Verifikasi 2 Langkah dimulai
- Perubahan jadwal rilis di Chrome 145 (khusus versi Stabil Awal)
Mulai Chrome 145, Chrome akan diluncurkan ke saluran Stabil Awal satu minggu lebih awal dari yang telah dikomunikasikan sebelumnya. Misalnya, rilis Stabil Awal Chrome 145 beralih dari 4 Februari 2026 ke 28 Januari 2026. Tidak ada perubahan pada rilis saluran Stabil. Sebagai referensi, Anda dapat memeriksa Jadwal Rilis yang telah diperbarui.
Chrome 145 di Android, iOS, MacOS, Windows: Chrome akan diluncurkan ke saluran Stabil Awal satu minggu lebih awal.
- Chrome menghapus dukungan untuk kamera virtual yang sudah usang di macOS
Mulai Chrome 145, Chrome akan menghapus dukungan untuk kamera virtual yang sudah usang untuk semua rilis macOS yang didukungnya.
Di macOS, kamera virtual modern dibuat menggunakan framework Core Media IO, yang telah tersedia sejak macOS 12.3. Apple telah melakukan penjangkauan, dan semua software kamera virtual modern telah dimigrasikan untuk menggunakan framework Core Media IO ini.
Kamera virtual yang sudah usang, yang dibuat sebagai plugin DAL, telah diblokir oleh macOS itu sendiri mulai dari macOS 14.1 (2023), dan tidak didukung di Safari sejak tahun 2018, atau mungkin lebih awal.
Chrome akan menghapus dukungan untuk kamera virtual yang sudah usang untuk semua rilis macOS yang didukungnya. Hal ini memungkinkan Chrome meningkatkan keamanan dengan melarang sepenuhnya pemuatan library pihak ketiga ke dalam proses Chrome.
- Chrome 145 di Windows, MacOS, Linux
- Menonaktifkan ekstensi yang diinstal otomatis dengan pelanggaran non-malware
Fitur ini secara diam-diam menonaktifkan ekstensi yang diinstal otomatis yang menunjukkan pelanggaran kebijakan Chrome Web Store di lingkungan browser yang tidak terkelola. Pelanggaran tersebut mencakup pelanggaran program umum, software yang tidak diinginkan, dan potensi kerentanan keamanan yang tidak diklasifikasikan sebagai malware. Pengguna tetap dapat mengaktifkan atau menonaktifkan ekstensi ini, tetapi tidak dapat menghapusnya.
Kebijakan Enterprise baru, ExtensionForceInstallWithNonMalwareViolationEnabled, ditambahkan di versi 142 untuk mempertahankan perilaku yang ada untuk lingkungan browser yang tidak dikelola, tetapi akan dihapus di versi 145.
Perubahan ini tidak memengaruhi instance Chrome terkelola yang dihubungkan ke domain Microsoft Active Directory, dihubungkan ke Microsoft Azure Active Directory, atau terdaftar di Chrome Enterprise Core. Di macOS, perubahan ini tidak memengaruhi instance Chrome yang dikelola melalui MDM, dihubungkan ke domain, atau didaftarkan di Chrome Enterprise Core.
- Chrome 145 di MacOS, Windows - Fitur diluncurkan secara bertahap: Kebijakan ExtensionForceInstallWithNonMalwareViolationEnabled akan dihapus.
- Chrome 142 di MacOS, Windows: Di Chrome 142 untuk Windows dan macOS, ekstensi yang diinstal otomatis dengan pelanggaran kebijakan ringan akan dinonaktifkan secara diam-diam di lingkungan dengan tingkat kepercayaan rendah.
- Impor data dari Safari ke Chrome untuk iOS menjadi lebih mudah
Pengguna Chrome untuk iOS akan dapat mengimpor data (bookmark, histori, sandi, kartu pembayaran, dan entri daftar bacaan) yang sebelumnya telah mereka ekspor dari Safari. Hal ini membantu pengguna yang beralih browser untuk menyiapkan browser baru dengan lebih cepat dan membawa serta data yang sudah ada.
Chrome tidak dapat mengakses data ini secara langsung; pengguna harus memberikan file zip yang berisi datanya, yang dapat diekspor melalui setelan iOS. Chrome memberikan petunjuk tentang cara melakukannya.
- Chrome 145 di iOS - Fitur diluncurkan secara bertahap
- Memperkenalkan Origin API
Origin adalah komponen mendasar dari implementasi web, yang penting untuk batas keamanan dan privasi yang dipertahankan oleh agen pengguna. Konsep ini sangat jelas di antara HTML dan URL, beserta konsep yang berdekatan dan banyak digunakan seperti situs.
Namun, origin tidak diekspos langsung ke developer web. Meskipun ada berbagai pengambil origin di berbagai objek, setiap pengambil menampilkan serialisasi ASCII suatu origin, bukan origin itu sendiri. Hal ini memiliki beberapa implikasi negatif. Secara praktis, developer yang mencoba melakukan perbandingan origin yang sama atau situs yang sama saat menangani origin yang diserialisasi sering melakukan kesalahan yang menyebabkan kerentanan. Secara filosofis, sepertinya ada primitif keamanan yang hilang yang membuat developer kesulitan melakukan polyfill secara akurat.
Mulai Chrome 145, kami berencana mengatasi kesenjangan ini di platform dengan memperkenalkan objek Origin yang mengenkapsulasi konsep origin, dan menyediakan metode berguna untuk perbandingan, serialisasi, penguraian, dan sebagainya.
- Chrome 145 di Windows, MacOS, Linux, Android
- Deteksi scam di perangkat Android
Chrome 145 akan mengirimkan permintaan ke Safe Browsing untuk mendapatkan keputusan akhir saat scam di perangkat terdeteksi menggunakan fitur visual halaman. Berdasarkan keputusan ini, Chrome akan memutuskan apakah akan menampilkan peringatan kepada pengguna.
Fitur ini hanya akan diaktifkan untuk pengguna dalam mode Perlindungan yang Ditingkatkan. Fitur ini akan dinonaktifkan untuk pengguna mode Perlindungan Standar atau pengguna yang menonaktifkan Safe Browsing. Admin perusahaan dapat mengontrol setelan Safe Browsing ini dengan kebijakan Chrome Enterprise SafeBrowsingProtectionLevel.
- Chrome 145 di Android
- String Agen Pengguna yang dikurangi secara default
Mulai Chrome 145, kebijakan UserAgentReduction akan dihapus sepenuhnya. Kebijakan ini sebelumnya tersedia untuk mengontrol apakah Chrome mengirimkan string Agen Pengguna yang dikurangi atau lengkap.
Untuk meningkatkan privasi pengguna dan mengurangi kemampuan pelacakan pasif, Chrome mulai mengurangi informasi yang terdapat di header Agen Pengguna secara default di Chrome versi 110. Kebijakan UserAgentReduction disediakan sebagai tindakan sementara bagi perusahaan untuk mengelola transisi ini.
Mekanisme yang direkomendasikan bagi situs untuk mengakses informasi browser dan perangkat kini adalah Petunjuk Klien Agen Pengguna (UA-CH). UA-CH mewajibkan situs untuk aktif meminta informasi tertentu, yang merupakan pendekatan yang lebih menjaga privasi daripada string Agen Pengguna lama. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat artikel ini di web.dev, Bermigrasi ke Petunjuk Klien Agen Pengguna.
Mulai Chrome 145 dan seterusnya, kebijakan UserAgentReduction tidak akan berpengaruh. Chrome akan mengirimkan string Agen Pengguna yang dikurangi secara default. Sistem atau aplikasi yang mengandalkan kebijakan ini untuk menerima string Agen Pengguna lengkap (lama) mungkin tidak lagi menerima informasi mendetail yang diharapkan.
- Chrome 145 di Windows, MacOS, Linux, Android
- Penghapusan kebijakan Google Cloud Print
Menyusul penghentian Google Cloud Print, kami menghapus kebijakan CloudPrintProxyEnabled. Kebijakan ini memungkinkan administrator mengaktifkan atau menonaktifkan proxy Google Cloud Print di Chrome. Karena layanan Google Cloud Print tidak lagi tersedia, kebijakan tersebut dan setelan terkaitnya akan dihapus dari Chrome.
- Chrome 145 di Linux, MacOS, Windows: Penghapusan kebijakan CloudPrintProxyEnabled
- Penggunaan CssPixels di LayoutShift API
Fitur ini mengubah data atribusi (prevRect dan currentRect) di LayoutShift API yang akan dilaporkan dalam piksel CSS, bukan piksel fisik. Perilaku saat ini tidak konsisten dengan API terkait tata letak lainnya, yang semuanya menggunakan piksel CSS. Perubahan ini meningkatkan konsistensi, menyederhanakan penggunaan bagi developer, dan selaras dengan unit yang diharapkan dalam proses debug dan alat. Fitur ini dikontrol dengan tanda untuk eksperimen dan evaluasi. Fitur ini dapat diaktifkan untuk pengujian menggunakan tanda command line:
--enable-blink-features=ReportLayoutShiftRectsInCssPixels.- Chrome 145 di Windows, MacOS, Linux, Android
- Setelan keamanan gabungan
Fitur ini menyediakan opsi keamanan gabungan bagi pengguna untuk mengonfigurasi setelan keamanan berdasarkan tingkat perlindungan yang diinginkan saat menggunakan Chrome. Pengguna dapat memilih antara opsi Enhanced untuk tingkat keamanan tertinggi dan Standard untuk perlindungan seimbang default. Pengguna masih dapat menetapkan nilai kustom untuk setelan, seperti yang dapat mereka lakukan saat ini. Hal ini menyederhanakan pengalaman pengguna dan mempermudah pengguna mendapatkan tingkat perlindungan yang mereka inginkan tanpa perlu memahami opsi konfigurasi lanjutan. Kebijakan perusahaan yang ada lebih diprioritaskan daripada pilihan paket pengguna akhir. Jika kebijakan yang ada dikonfigurasi untuk setelan keamanan, nilai tidak akan diganti oleh pilihan paket keamanan pengguna.
- Chrome 146 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows
- Pembatasan akses jaringan lokal
Chrome 142 membatasi kemampuan untuk membuat permintaan ke jaringan lokal pengguna, yang kini perlu melewati dialog izin.
Permintaan jaringan lokal adalah permintaan apa pun dari situs publik ke alamat IP lokal atau loopback, atau dari situs lokal (misalnya intranet) ke loopback. Dengan menerapkan dialog izin untuk membatasi kemampuan situs dalam melakukan permintaan ini, risiko serangan pemalsuan permintaan lintas situs terhadap perangkat jaringan lokal seperti router bisa dimitigasi. Selain itu, pembatasan ini mengurangi kemampuan situs untuk menggunakan permintaan tersebut sebagai metode pelacakan sidik jari terhadap jaringan lokal pengguna.
Izin ini dibatasi untuk konteks yang aman. Jika diizinkan, pemblokiran konten campuran untuk permintaan ke jaringan lokal juga akan dilonggarkan (mengingat banyak perangkat lokal tidak dapat memperoleh sertifikat TLS yang dipercaya secara publik karena berbagai alasan).
Fungsi ini menggantikan upaya sebelumnya yang disebut Akses Jaringan Pribadi, yang menggunakan permintaan preflight agar perangkat lokal memberikan izin.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang fitur ini, lihat Menyesuaikan situs Anda untuk pembatasan Akses Jaringan Lokal baru di Chrome.
- Chrome 152 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: LocalNetworkAccessRestrictionsTemporaryOptOut akan dihapus.
- Chrome 146 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Pembatasan Akses Jaringan Lokal diperluas untuk mencakup koneksi WebSocket dan WebTransport.
- Menghapus kebijakan partisi penyimpanan pihak ketiga
Partisi penyimpanan pihak ketiga menjadi default di Chrome 115. Tanda
chrome://yang memungkinkan pengguna menonaktifkan fitur ini telah dihapus di Chrome 128, dan uji coba penghentian penggunaannya berakhir dengan rilisnya Chrome 139. Di Chrome 146, kebijakan Enterprise DefaultThirdPartyStoragePartitioningSetting dan ThirdPartyStoragePartitioningBlockedForOrigins akan dihapus. Pengguna disarankan untuk beralih ke solusi penyimpanan alternatif, baik menyesuaikan diri dengan partisi penyimpanan pihak ketiga maupun dengan menggunakandocument.requestStorageAccess({...}), jika diperlukan.Jika ada masukan, Anda dapat menambahkannya di sini dalam bug Chromium.
- Chrome 146 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan Kebijakan DefaultThirdPartyStoragePartitioningSetting dan ThirdPartyStoragePartitioningBlockedForOrigins
- Pembaruan untuk peringatan Tidak ada HTTPS
Peringatan yang ditampilkan saat pengguna memilih untuk mengaktifkan Selalu Gunakan Koneksi Aman di
chrome://settings/securityberubah dari interstisial menjadi dialog. Pemuatan halaman penuh tetap diblokir, dan fungsionalitasnya tetap sama. Indikator keamanan konten URL di peringatan berubah dari indikator menjadi ikon gembok rusak. Beberapa pengguna mungkin otomatis melihat peringatan ini saat mengunjungi situs HTTP. Pengguna dapat mengaktifkan peringatan ini dichrome://settings/security.- Chrome 141 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Desain peringatan baru di platform desktop.
- Chrome 146 di Android: Desain peringatan baru yang mirip di Android, menggunakan balon peringatan, bukan iklan interstisial penuh.
- Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS
Chrome 124 secara default mengaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci TLS aman pasca-kuantum baru X25519Kyber768 di semua platform desktop, berdasarkan standar NIST (ML-KEM). Update ini melindungi traffic jaringan dari Chrome dengan server yang juga mendukung ML-KEM dari dekripsi oleh komputer kuantum pada masa mendatang. Perubahan ini harus bersifat transparan terhadap operator server. Cipher ini akan digunakan untuk koneksi TLS 1.3 dan QUIC.
Namun, beberapa middlebox TLS mungkin tidak disiapkan untuk ukuran enkapsulasi kunci Kyber (ML-KEM), atau poin kode cipher ClientHello TLS baru, yang menyebabkan koneksi terputus atau macet. Hal ini dapat diatasi dengan memperbarui middlebox Anda, atau menonaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci melalui kebijakan sementara Enterprise PostQuantumKeyAgreementEnabled, yang akan tersedia hingga akhir tahun 2024. Namun, cipher aman pasca-kuantum jangka panjang akan diperlukan di TLS dan kebijakan Enterprise tersebut akan dihapus. Kriptografi pasca-kuantum diperlukan untuk CSNA 2.0. Untuk mempelajari lebih lanjut, lihat Melindungi Traffic Chrome dengan KEM Kyper Hybrid.
- Chrome 131 di Linux, MacOS, Windows: Chrome akan mengalihkan mekanisme enkapsulasi kunci ke versi standar akhir ML-KEM
- Chrome 146 di Linux, MacOS, Windows: Kebijakan Enterprise akan dihapus
- Tidak mengizinkan spasi di host URL non-file://
Menurut spesifikasi Standar URL, host URL tidak boleh berisi karakter spasi. Namun, saat ini penguraian URL di Chromium membolehkan spasi di host. Hal ini menyebabkan Chromium gagal dalam beberapa pengujian yang disertakan dalam URL HTTPS Interop2024 untuk WebSocket dan area fokus URL. Agar Chromium memenuhi spesifikasi, kami ingin menghapus spasi dari host URL sepenuhnya, tetapi hal ini sulit karena spasi digunakan di bagian host di URL file:// Windows. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat diskusi GitHub ini.
- Chrome 147 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows, Fuchsia
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome akan langsung mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan Enterprise UiAutomationProviderEnabled mulai Chrome 125 untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung hingga Chrome 147, dan akan dihapus di Chrome 147. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang disebabkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator perusahaan dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 147 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
- WebRequest.SecurityInfo di Bingkai Terkontrol
Fitur ini memperkenalkan WebRequest.SecurityInfo API untuk ControlledFrame. API ini memungkinkan aplikasi web mencegat permintaan HTTPS, WSS, atau WebTransport ke server, mengambil sidik jari sertifikat server (seperti yang diverifikasi oleh browser), lalu menggunakan sidik jari tersebut untuk memverifikasi sertifikat koneksi TCP/UDP mentah terpisah ke server yang sama secara manual. Hal ini memberikan cara sederhana bagi aplikasi untuk mengonfirmasi bahwa aplikasi tersebut sedang berkomunikasi dengan server yang benar.
- Chrome 146 di Windows, MacOS, Linux
- Cookie yang terikat origin (secara default)
Di Chrome 148, cookie akan terikat ke origin setelannya (secara default) sehingga hanya dapat diakses oleh origin tersebut, artinya dikirim pada permintaan atau terlihat melalui
document.cookie. Cookie dapat mempermudah pembatasan pengikatan host dan port melalui penggunaan atribut Domain, tetapi semua cookie akan terikat ke skema setelannya.Kebijakan perusahaan sementara LegacyCookieScopeEnabled dan LegacyCookieScopeEnabledForDomainList akan tersedia untuk mengembalikan perubahan ini. Kebijakan ini akan berhenti berfungsi di Chrome 150.
- Chrome 148 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan Enterprise akan tersedia
- Chrome 150 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan Enterprise akan dihapus
- Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5
Panggilan Chrome ke SafeBrowsing API v4 akan dimigrasikan untuk memanggil SafeBrowsing API v5. Nama metode juga akan berbeda antara v4 dan v5. Jika admin memiliki daftar hijau URL khusus v4 untuk mengizinkan permintaan jaringan ke
https://safebrowsing.googleapis.com/v4*, daftar tersebut harus diubah untuk mengizinkan permintaan jaringan ke seluruh domain:safebrowsing.googleapis.com. Jika tidak, permintaan jaringan ke API v5 yang ditolak akan menyebabkan regresi keamanan bagi pengguna. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Migrasi dari V4 - Safe Browsing.- Chrome 148 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur akan diluncurkan secara bertahap.
- Aplikasi Web Terisolasi (IWA)
Aplikasi Web Terisolasi (IWA) adalah ekstensi dari pekerjaan yang ada pada penginstalan PWA dan Web Packaging yang memberikan perlindungan lebih kuat terhadap penyusupan server dan modifikasi tanpa izin lainnya, serta diperlukan bagi developer aplikasi yang membutuhkan keamanan tinggi. Aplikasi ini dikemas ke dalam Paket Web, ditandatangani oleh developer-nya, dan didistribusikan kepada pengguna akhir melalui satu atau beberapa potensi metode yang dideskripsikan dalam penjelasan. Aplikasi ini tidak dihosting di server web aktif dan diambil melalui HTTPS.
Mulai Chrome 150, IWA hanya dapat diinstal melalui kebijakan admin di perangkat ChromeOS yang dikelola perusahaan.
- Chrome 150 di Windows Peluncuran ini menambahkan dukungan untuk Aplikasi Web Terisolasi (IWA) dalam konfigurasi browser yang dikelola perusahaan di Windows.
- Chrome akan menghapus dukungan untuk macOS 12
Chrome 150 akan menjadi rilis terakhir yang mendukung macOS 12; Chrome 151 dan seterusnya tidak akan lagi mendukung macOS 12 karena sudah berada di luar periode dukungan dari Apple. Menjalankan sistem operasi yang didukung sangat penting untuk menjaga keamanan.
Di Mac yang menjalankan macOS 12, Chrome akan terus berfungsi dan menampilkan kolom info peringatan, tetapi tidak akan mendapatkan update lagi. Jika ingin mendapatkan update Chrome, pengguna harus memperbarui komputernya ke versi macOS yang didukung.
Untuk penginstalan baru Chrome 151 dan seterusnya, diperlukan macOS 13 atau yang lebih baru.
- Chrome 151 di Windows, MacOS, Linux
- Menghentikan penggunaan dan menghapus XSLT
XSLT v1.0, yang dipatuhi semua browser, distandarkan pada tahun 1999. Sementara itu, XSLT telah berkembang menjadi v2.0 dan v3.0, menambahkan fitur, dan berkembang terpisah dari versi lama yang dibekukan ke dalam browser. Kurangnya kemajuan ini, ditambah dengan munculnya library JavaScript dan framework yang menawarkan manipulasi DOM yang lebih fleksibel dan canggih, telah menyebabkan penurunan signifikan dalam penggunaan XSLT sisi klien. Perannya dalam browser web sebagian besar telah digantikan oleh teknologi berbasis JavaScript, seperti JSON+React.
Chromium menggunakan library libxslt untuk memproses transformasi ini, dan libxslt tidak dipertahankan selama ~6 bulan pada tahun 2025. Libxslt adalah codebase C yang kompleks dan sudah lama, yang terkenal rentan terhadap kerentanan keamanan memori seperti buffer overflow, yang dapat menyebabkan eksekusi kode arbitrer. Karena XSLT sisi klien kini menjadi fitur khusus yang jarang digunakan, library ini menerima pemeliharaan dan pemeriksaan keamanan yang jauh lebih sedikit daripada mesin JavaScript inti, tetapi library ini merupakan permukaan serangan langsung yang kuat untuk memproses konten web yang tidak tepercaya. Memang, XSLT adalah sumber dari beberapa eksploitasi keamanan tingkat tinggi baru-baru ini yang terus membahayakan pengguna browser. Karena alasan ini, Chromium (bersama dengan mesin browser lainnya) berencana untuk menghentikan penggunaan dan menghapus XSLT dari platform web. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat artikel tentang Chrome untuk Developer ini.
- Chrome 143 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Penghentian penggunaan (tetapi tidak penghapusan) API
- Chrome 152 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Uji Coba Origin (OT) dan Kebijakan Enterprise diluncurkan untuk pengujian. Dengan demikian, situs dan perusahaan dapat terus menggunakan fitur setelah tanggal penghapusan.
- Chrome 155 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: XSLT berhenti berfungsi pada rilis Stabil, untuk semua pengguna selain peserta Uji Coba Origin dan Kebijakan Enterprise.
- Chrome 164 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Uji Coba Origin dan Kebijakan Enterprise berhenti berfungsi. XSLT dinonaktifkan untuk semua pengguna.
- Kriptografi Pasca-Kuantum untuk DTLS di WebRTC
Fitur ini akan memungkinkan penggunaan Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC) dengan koneksi WebRTC. Alasan penggunaan PQC adalah agar traffic media WebRTC selalu menggunakan protokol kriptografi terbaru, serta mencegah skenario Harvest Now to Crack Later.
Admin akan dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan perusahaan WebRtcPostQuantumKeyAgreement, untuk memungkinkan pengguna versi bisnis menonaktifkan PQC. Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dihapus paling lambat pada Chrome 152.
- Chrome 142 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Peluncuran fitur
- Chrome 152 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan Kebijakan Enterprise
Update Chrome Enterprise Core mendatang
Tidak ada update Chrome Enterprise Core mendatang.
Update Chrome Enterprise Premium mendatang
- Dukungan ukuran file yang ditingkatkan untuk pemindaian DLP
Chrome Enterprise Premium akan memperluas kemampuan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) dan pemindaian malware-nya untuk menyertakan file besar dan terenkripsi. Sebelumnya, file berukuran lebih dari 50 MB dan semua file terenkripsi dilewati selama pemindaian konten. Update ini akan menutup celah keamanan krusial tersebut. Untuk kebijakan yang dikonfigurasi agar menyimpan bukti, file hingga 2 GB kini dapat dikirim ke Evidence Locker. Hal ini memberi administrator visibilitas dan kontrol yang lebih besar, sehingga secara signifikan mengurangi risiko pemindahan data yang tidak sah melalui transfer file besar.
Tidak ada kebijakan baru yang diperlukan untuk mengaktifkan fitur ini. Fitur ini dikontrol secara otomatis oleh konfigurasi aturan DLP yang ada di konsol Google Admin. Jika admin memiliki aturan yang berlaku untuk upload, download, atau pencetakan file, aturan tersebut kini juga akan berlaku untuk file besar dan terenkripsi. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Apa itu kontrol data ChromeOS?
- Chrome 147 di Linux, macOS, Windows: Tahap ini memungkinkan pengumpulan file besar (>50 MB) dan terenkripsi untuk Evidence Locker, sehingga menutup celah keamanan DLP utama.
Ringkasan rilis ChromeOS 144
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Berbagi Layar nirkabel dan Anotasi Layar Alat Kelas untuk pengajar | ✓ | ✓ | |
| Dukungan multi-aplikasi untuk pengendali protokol | ✓ | ||
| Peluncuran Gemini di Chrome untuk perangkat Chromebook Plus | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Versi perlindungan rollback perangkat di konsol Admin | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update ChromeOS saat ini
-
Berbagi layar nirkabel dan anotasi Alat Kelas untuk pengajar
Kami meluncurkan dua fitur baru yang canggih untuk pengajar di Alat Kelas: Berbagi Layar Nirkabel dan Anotasi.
Pengajar kini dapat memproyeksikan layar mereka atau layar siswa ke layar kelas secara nirkabel. Untuk terhubung, pengajar perlu memasukkan kode unik ke aplikasi pengajar Alat Kelas, yang akan tersambung dengan perangkat penerima khusus berbasis ChromeOS (seperti Chromebook, Chromebox, atau perangkat ChromeOS Flex) yang disiapkan oleh admin. Dengan begitu, pengajar dapat memandu jalannya pelajaran dan menampilkan tugas siswa untuk dilihat bersama-sama di kelas.
Fitur Anotasi baru ini memungkinkan pengajar menggambar atau menulis di perangkat mereka menggunakan stilus, jari, trackpad, atau mouse, sehingga pelajaran menjadi lebih dinamis. Catatan dan sorotan mereka muncul secara real time di layar yang dicerminkan, sehingga cocok untuk menekankan poin-poin penting dan mengajak siswa berinteraksi langsung dengan materi pelajaran. Jumlah maksimum siswa dalam satu sesi Alat Kelas akan kami tingkatkan menjadi 100 siswa.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Menggunakan Alat Kelas di Pusat Bantuan.
- Dukungan Multi-Aplikasi untuk pengendali protokol
Fitur di ChromeOS 144 ini memungkinkan Progressive Web App (PWA) mendeklarasikan protokol yang ditangani dalam manifes, serta memungkinkan pengguna memilih handler default saat beberapa PWA mendeklarasikan protokol yang sama. Perubahan ini memungkinkan pendaftaran handler protokol URL untuk PWA seperti yang dijelaskan dalam dokumen Chrome untuk Developer khusus Platform Web.
- Peluncuran Gemini di Chrome untuk perangkat Chromebook Plus
Di ChromeOS 144, Gemini akan diintegrasikan ke dalam Chrome di perangkat Chromebook Plus, dan diluncurkan secara bertahap sebagai bagian dari rilis ini. Fitur ini dapat memahami konten halaman yang sedang Anda buka, sehingga pengguna kini dapat dengan mudah menangkap poin-poin penting, mengklarifikasi konsep, dan menemukan jawaban tanpa perlu keluar dari tab Chrome. Integrasi ini mencakup chat, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui teks, dan Gemini Live, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui suara.
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Versi perlindungan rollback perangkat di konsol Admin
Mulai ChromeOS 145, Anda akan dapat melihat versi perlindungan rollback yang diinstal di perangkat terkelola Anda. Di menu Perangkat > Chrome > Perangkat di Admin Console, pilih salah satu perangkat ChromeOS, lalu buka tab OS, dan Anda akan menemukan Versi perlindungan rollback dalam tabel Info sistem operasi.
Chrome 143
Ringkasan rilis Chrome 143
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Perubahan browser Chrome
- Menghentikan penggunaan dan menghapus XSLT
XSLT v1.0, yang dipatuhi semua browser, distandarkan pada tahun 1999. Sementara itu, XSLT telah berkembang menjadi v2.0 dan v3.0, menambahkan fitur, dan berkembang terpisah dari versi lama yang dibekukan ke dalam browser. Kurangnya kemajuan ini, ditambah dengan munculnya library dan framework JavaScript yang menawarkan manipulasi DOM yang lebih fleksibel dan canggih, telah menyebabkan penurunan signifikan dalam penggunaan XSLT sisi klien. Perannya dalam browser web sebagian besar telah digantikan oleh teknologi berbasis JavaScript, seperti JSON+React.
Chromium menggunakan library libxslt untuk memproses transformasi ini, tetapi libxslt tidak dipertahankan selama sekitar 6 bulan pada tahun 2025. Libxslt adalah codebase C yang sudah lama, kompleks, dan rentan terhadap kerentanan keamanan memori seperti luapan buffer, yang dapat menyebabkan eksekusi kode arbitrer. Karena XSLT sisi klien kini menjadi fitur khusus yang jarang digunakan, library ini menerima pemeliharaan dan pemeriksaan keamanan yang jauh lebih sedikit daripada mesin JavaScript inti, tetapi library ini merupakan permukaan serangan langsung yang kuat untuk memproses konten web yang tidak tepercaya. Memang, XSLT adalah sumber dari beberapa eksploitasi keamanan tingkat tinggi baru-baru ini yang terus membahayakan pengguna browser.
Karena alasan ini, Chromium (bersama dengan mesin browser lainnya) berencana untuk menghentikan penggunaan dan menghapus XSLT dari platform web. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat artikel Chrome untuk Developer ini.
- Chrome 143 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penghentian penggunaan (tetapi bukan penghapusan) API
- Chrome 152 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Uji Coba Origin (OT) dan Kebijakan Perusahaan diluncurkan untuk pengujian. Dengan demikian, situs dan perusahaan dapat terus menggunakan fitur setelah tanggal penghapusan.
- Chrome 155 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: XSLT berhenti berfungsi pada rilis Stabil, untuk semua pengguna selain peserta Uji Coba Origin dan Kebijakan Perusahaan.
- Chrome 164 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Uji Coba Origin dan Kebijakan Perusahaan berhenti berfungsi. XSLT dinonaktifkan untuk semua pengguna.
- Peningkatan Mode AI
Chrome 143 mengintegrasikan kemampuan Mode AI baru ke Chrome di macOS dan Windows. Pengguna akan dapat mengakses Mode AI langsung dari halaman Tab baru dan omnibox, sehingga pengguna dapat mengajukan pertanyaan kompleks langsung dari tempat mereka mulai menjelajah. Fitur ini akan mulai diluncurkan di Chrome 143 di macOS dan Windows. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan AIModeSettings atau GenAiDefaultSettings (nilai 2). Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat bagian yang relevan di Pusat Bantuan.
Fitur konteks multi-tab juga akan hadir di Chrome 144. Pengguna dapat memilih untuk membagikan konten satu atau beberapa tab yang terbuka ke Mode AI, sehingga pengguna dapat mengajukan pertanyaan, membandingkan, meringkas, dan menemukan informasi dengan lebih efisien. Admin akan dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan SearchContentSharingSettings (tersedia di Chrome 144) atau menggunakan GenAiDefaultSettings (nilai 2).
- Chrome 143 di macOS, Windows: Kemampuan Model AI baru yang terintegrasi ke dalam Chrome dan dapat dikontrol menggunakan kebijakan AIModeSettings atau kebijakan GenAiDefaultSettings
- Chrome 144 di MacOS, Windows: Fitur konteks multi-tab akan tersedia dan dapat dikontrol menggunakan kebijakan SearchContentSharingSettings atau kebijakan GenAiDefaultSettings
- ICU versi 77.1 (mendukung Unicode 16)
Support library Unicode, International Components for Unicode (ICU), diupgrade dari versi 74.2 ke versi 77.1, sehingga menambahkan dukungan untuk Unicode 16 dan memperbarui data lokalitas.
Dua perubahan dapat menimbulkan risiko bagi aplikasi web yang mengasumsikan format tertentu dari Intl JS API:
- Format angka Italia default diubah guna menghilangkan pemisah ribuan untuk angka 4 digit. Misalnya,
Intl.NumberFormat("it").format(1234)yang baru akan menampilkan 1234, bukan 1.234. Perilaku lama dapat dicapai dengan parameteruseGroupinguntuk konstruktorIntl.NumberFormat. - Dalam beberapa lokalitas Bahasa Inggris (en-AU, en-GB, dan en-IN), koma ditambahkan setelah nama hari lengkap, misalnya, mengubah Saturday 30 April 2011 menjadi Saturday, 30 April 2011. Aplikasi web harus menghindari penggunaan pemformatan tanggal yang tepat dan pemformatan tersebut dapat berubah lagi pada masa mendatang.
- Chrome 143 di Windows, macOS, Linux, Android
- Format angka Italia default diubah guna menghilangkan pemisah ribuan untuk angka 4 digit. Misalnya,
- Kebijakan baru di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi Menonaktifkan pengambilan screenshot
(kini tersedia di Android)Mengizinkan integrasi aplikasi Gemini untuk langsung bertindak di halaman web Memilih sertifikat klien untuk situs ini secara otomatis
(kini tersedia di Android)Mengaktifkan pelaporan profil ke konsol admin
(kini tersedia di iOS)Mengaktifkan penyediaan sertifikat klien untuk profil atau pengguna terkelola
(kini tersedia di Android)Mengaktifkan penyediaan sertifikat klien untuk browser terkelola
(kini tersedia di Android)
Perubahan Chrome Enterprise Core
- Rekomendasi Dinamis di konsol Admin
Chrome Enterprise meluncurkan daftar rekomendasi dinamis baru di Halaman ringkasan Chrome Enterprise di konsol Google Admin.
Daftar rekomendasi ini membantu admin IT memahami tindakan selanjutnya, mendapatkan pemberitahuan tentang perubahan penting, menemukan fitur baru melalui catatan rilis, mengonfigurasi setelan populer, dan lain sebagainya. Daftar ini berubah secara dinamis berdasarkan konfigurasi admin untuk setiap unit organisasi.
Admin dapat mencoba fitur ini langsung di Halaman ringkasan Chrome konsol Admin dengan membuka browser Chrome > Ringkasan.
- Chrome 143 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Tersedia untuk Penguji Tepercaya Chrome Enterprise.
- Chrome 144 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Fitur diluncurkan secara bertahap
- Pintasan yang dikelola perusahaan di halaman Tab baru
Pintasan di halaman Tab baru dapat memberikan akses cepat ke aplikasi dan resource internal. Admin dapat menyiapkan hingga 10 pintasan di halaman Tab baru pengguna menggunakan kebijakan NTPShortcuts. Mulai Chrome 141, fitur ini akan tersedia untuk Penguji Tepercaya Chrome Enterprise Core.
- Chrome 141 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Pratinjau awal kebijakan tersedia untuk Penguji Tepercaya. Admin dapat menyiapkan hingga 10 pintasan dan pengguna dapat beralih ke Pintasan organisasi saya dengan membuka Sesuaikan Chrome.
- Chrome 143 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan akan tersedia secara umum. Pintasan yang ditetapkan oleh admin akan ditampilkan selain pintasan yang ditetapkan pengguna (Pintasan saya atau Situs yang paling sering dikunjungi). Pengguna dapat mengontrol visibilitas pintasan dengan membuka panel Sesuaikan Chrome.
- Pelaporan profil untuk Chrome di iOS
Chrome Enterprise Core meluncurkan pelaporan profil cloud untuk Chrome di iOS. Untuk mengaktifkan pelaporan profil di iOS, admin IT harus mengaktifkan kebijakan Pelaporan profil terkelola di bagian Browser Chrome > Setelan di konsol Google Admin. Jika telah mengaktifkan Pelaporan profil terkelola, Anda akan otomatis menerima pelaporan profil di Chrome di iOS. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan CloudProfileReportingEnabled.
Data pelaporan profil dapat ditemukan di konsol Google Admin > Browser Chrome > Profil terkelola. Informasi pelaporan mencakup informasi profil, informasi browser (versi browser, OS, saluran, dan sebagainya), kebijakan yang diterapkan, dan lainnya.
- Chrome 143 di iOS: Fitur akan diluncurkan secara bertahap
- Kebijakan kepatuhan kriptografi eksperimental
PreferSlowKEXAlgorithms dan PreferSlowCiphers adalah dua kebijakan perusahaan eksperimental baru yang mengonfigurasi Chrome untuk mengurutkan algoritma perjanjian kunci pilihannya (grup yang didukung) dan algoritma cipher enkripsi, di TLS 1.3, agar sesuai dengan algoritma yang telah disetujui oleh skema kepatuhan tertentu. Hingga saat ini, satu-satunya skema kepatuhan adalah CNSA2. Tindakan ini tidak menjamin bahwa algoritma tertentu akan dinegosiasi. Kebijakan ini memungkinkan operator server yang ingin mendukung klien dengan dan tanpa persyaratan kepatuhan untuk membedakan klien, dan hanya menggunakan algoritma non-default tertentu dengan peningkatan kekuatan kriptografis bagi klien yang secara eksplisit dikonfigurasi untuk memilih algoritma. Setelan kebijakan ini tidak diperlukan untuk keamanan. Kriptografi default yang digunakan oleh Chrome sudah cukup kuat untuk menahan serangan brute force bahkan dengan daya sebesar Matahari. Jika kebijakan ini disetel, Chrome akan menjadi lebih lambat saat mengakses situs. Kebijakan ini hanya memengaruhi TLS 1.3 dan QUIC dan tidak memengaruhi TLS versi sebelumnya.
Kebijakan ini tersedia untuk sementara sebagai satu tanda gabungan,
chrome://#cryptography-compliance-cnsa.- Chrome 143 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Kebijakan tersedia, tetapi ditandai sebagai eksperimental untuk browser Chrome
- Chrome 144 di ChromeOS: Kebijakan tambahan yang berlaku untuk layar login perangkat ChromeOS tersedia, tetapi ditandai sebagai eksperimental
- Chrome 146 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Sekitar Chrome 146, server TLS untuk properti Google akan diupdate agar melakukan negosiasi ML-KEM-1024 saat tanda ini disetel. Pada saat itu, kebijakan tidak akan lagi ditandai sebagai eksperimental.
Perubahan Chrome Enterprise Premium
Baca lebih lanjut perbedaan antara Chrome Enterprise Core and Chrome Enterprise Premium.
- Dukungan sertifikat klien di Chrome untuk Android
Penyediaan sertifikat klien perusahaan kini tersedia di Chrome di Android, yang memperluas dukungan yang sudah tersedia di platform desktop. Administrator yang menggunakan Chrome Enterprise Core kini dapat men-deploy sertifikat klien ke browser terkelola dan profil terkelola di perangkat Android, sehingga memungkinkan autentikasi yang lancar ke fasilitas perusahaan. Integrasi ini meningkatkan keamanan dengan memanfaatkan penyimpanan kunci yang didukung hardware, seperti Android Keystore dan StrongBox, yang membuat kunci pribadi tidak dapat diekspor dan sangat tahan terhadap penyusupan.
- Chrome 143 di Android
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, ditunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser Chrome mendatang
- Gemini di Chrome
Gemini kini terintegrasi ke dalam Chrome di macOS dan Windows, serta dapat memahami isi halaman Anda saat ini. Pengguna kini dapat dengan mudah mendapatkan poin penting, mengklarifikasi konsep, dan menemukan jawaban tanpa perlu keluar dari tab Chrome. Integrasi ini mencakup chat, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui teks, dan Gemini Live, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui suara.
Di Chrome 143, Gemini di Chrome mulai diluncurkan untuk sebagian besar pengguna Google Workspace yang memiliki akses ke aplikasi Gemini di Amerika Serikat. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan GeminiSettings atau GenAiDefaultSettings (nilai 2). Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Gemini di Chrome di Pusat Bantuan atau postingan blog ini.
Fitur konteks multi-tab juga akan hadir di Chrome 143. Gemini di Chrome kini dapat melihat lebih banyak tab yang Anda buka (maks. 10) sehingga Anda dapat mengajukan pertanyaan di beberapa halaman untuk membantu Anda membandingkan atau menemukan informasi dengan lebih efisien. Gemini di Chrome juga berfungsi sebagai agen produktivitas dengan mengaktifkan alat YouTube, Maps, Gmail, Drive, Keep, Kalender, dan Tasks.
- Chrome 137 di macOS, Windows: Fitur tersedia untuk sebagian pelanggan Google AI Pro dan Ultra di Amerika Serikat, serta di saluran pra-Stabil (Dev, Canary, Beta) di Amerika Serikat.
- Mulai Chrome 144 di macOS, Windows:
- Kemampuan agentic di Gemini di Chrome tersedia untuk beberapa pengguna (selain versi bisnis). Kebijakan perusahaan, GeminiActOnWebSettings, akan tersedia saat peluncuran dan dapat ditetapkan menggunakan konfigurasi kustom. Pengguna selain versi bisnis juga dapat mengupload gambar yang dirender langsung ke Gemini di Chrome menggunakan item menu konteks Chrome. Pengguna kemudian dapat menggunakan perintah dalam Gemini di Chrome untuk membuat gambar turunan baru.
- Item menu konteks upload gambar tersedia untuk pengguna versi bisnis. Fitur ini akan mematuhi aturan yang ditetapkan melalui kebijakan DataControlsRules dan setelan OnBulkDataEntryEnterpriseConnector.
- Mulai Chrome 148 di macOS, Windows: Kemampuan agentic di Gemini di Chrome tersedia untuk pengguna versi bisnis.
- Paket setelan keamanan
Fitur ini menyediakan opsi keamanan gabungan bagi pengguna untuk mengonfigurasi setelan keamanan berdasarkan tingkat perlindungan yang diinginkan saat menggunakan Chrome. Pengguna dapat memilih antara opsi Enhanced untuk tingkat keamanan tertinggi dan Standard untuk perlindungan seimbang default. Pengguna masih dapat menetapkan nilai kustom untuk setelan, seperti yang dapat mereka lakukan saat ini. Hal ini menyederhanakan pengalaman pengguna dan mempermudah pengguna mendapatkan tingkat perlindungan yang mereka inginkan tanpa perlu memahami opsi konfigurasi lanjutan.
Kebijakan perusahaan yang ada lebih diprioritaskan daripada pilihan paket pengguna akhir. Jika kebijakan yang ada dikonfigurasi untuk setelan keamanan, nilai tidak akan diganti oleh pilihan paket keamanan pengguna.
- Chrome 144 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Menghentikan penggunaan savedTabGroups sebagai nilai tersendiri di SyncTypesListDisabled
Saat ini, kebijakan perusahaan SyncTypesListDisabled memungkinkan administrator menonaktifkan sinkronisasi jenis data
savedTabGroupsdi platform desktop. Namun, di platform seluler, sinkronisasi Grup Tab sudah dikelola oleh jenis data tab. Untuk menyelaraskan perilaku desktop dengan perangkat seluler dan menyederhanakan pengelolaan sinkronisasi, jenis datasavedTabGroupsindividual akan dihentikan dan tidak lagi menjadi nilai yang dapat disesuaikan sendiri-sendiri dalam kebijakan SyncTypesListDisabled.Tindakan yang diperlukan oleh administrator:
Mulai Chrome 144, jika kebijakan SyncTypesListDisabled Anda menonaktifkan tab atau
savedTabGroups, kedua jenis data tersebut kini akan dianggap nonaktif. Artinya, menonaktifkan tab juga akan menonaktifkan grup tab tersimpan, dan sebaliknya. NilaisavedTabGroupsakan sepenuhnya dihapus dari daftar jenis data yang didukung untuk kebijakan ini. Administrator yang telah menonaktifkan grup tab tersimpan dan ingin mempertahankan perilaku ini harus menonaktifkan jenis data tab secara eksplisit. Hal ini akan memastikan perilaku yang diinginkan sebelum nilaisavedTabGroupsdihapus sepenuhnya.- Chrome 144 di Windows, macOS, Linux
- Happy Eyeballs V3
Peluncuran ini merupakan pengoptimalan internal di Chrome yang menerapkan Happy Eyeballs V3 untuk mencapai konkurensi koneksi jaringan yang lebih baik. Happy Eyeballs V3 melakukan resolusi DNS secara asinkron dan mengatur upaya koneksi dengan protokol (H3/H2/H1) dan versi alamat IP (IPv6 atau IPv4) yang lebih sesuai untuk mengurangi jeda koneksi jaringan yang dialami pengguna. Fitur ini dibatasi oleh kebijakan sementara, yaitu HappyEyeballsV3Enabled.
- Chrome 144 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Dukungan multicast untuk Direct Sockets API
Fitur ini memungkinkan Aplikasi Web Terisolasi (IWA) berlangganan grup multicast dan menerima paket User Datagram Protocol (UDP) dari sana, serta menentukan parameter tambahan saat mengirim paket UDP ke alamat multicast.
- Chrome 144 di Windows, macOS, Linux
- Deteksi scam di perangkat Android
Chrome akan mengirimkan permintaan ke Safe Browsing untuk mendapatkan keputusan akhir saat penipuan di perangkat terdeteksi menggunakan fitur visual halaman. Berdasarkan keputusan ini, Chrome akan memutuskan apakah akan menampilkan peringatan kepada pengguna.
Fitur ini hanya diaktifkan untuk pengguna dalam mode Perlindungan yang Ditingkatkan. Fitur ini dinonaktifkan untuk pengguna mode Perlindungan Standar atau pengguna yang menonaktifkan Safe Browsing. Admin perusahaan dapat mengontrol setelan ini dengan kebijakan Chrome Enterprise SafeBrowsingProtectionLevel.
- Chrome 144 di Android
- Mode ServiceWorkerAutoPreload
ServiceWorkerAutoPreload adalah mode saat browser mengeluarkan permintaan jaringan secara paralel dengan bootstrap service worker, dan menggunakan hasil permintaan jaringan di dalam handler pengambilan jika handler pengambilan tersebut menampilkan respons dengan respondWith(). Jika hasil handler pengambilan adalah penggantian, hasil tersebut akan meneruskan respons jaringan langsung ke browser. ServiceWorkerAutoPreload didefinisikan sebagai pengoptimalan browser opsional, yang akan mengubah perilaku service worker yang ada. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan perusahaan yang bernama ServiceWorkerAutoPreloadEnabled.
- Chrome 140 di Android, Windows: Kebijakan ServiceWorkerAutoPreloadEnabled
- Chrome 144 di Android, Windows: Kebijakan ServiceWorkerAutoPreloadEnabled akan dihapus
- Pembaruan untuk peringatan Tidak ada HTTPS
Chrome 141 memperbarui peringatan yang ditampilkan saat pengguna memilih untuk mengaktifkan Selalu gunakan koneksi aman di
chrome://settings/securitydari interstisial ke dialog. Indikator keamanan konten URL di peringatan berubah dari tanda bintang menjadi ikon gembok rusak, sementara pemuatan halaman penuh tetap diblokir dan fungsinya tetap tidak berubah. Beberapa pengguna mungkin melihat peringatan ini secara otomatis saat mengunjungi situs HTTP. Pengguna dapat mengaktifkan peringatan ini dichrome://settings/security.- Chrome 141 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Desain peringatan baru di platform desktop
- Chrome 143 di Android: Desain peringatan baru di Android
- Penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin
Untuk melindungi informasi organisasi Anda dengan lebih baik, Google akan segera mewajibkan semua akun yang memiliki akses ke admin.google.com mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah (2SV). Sebagai administrator Google Workspace, Anda harus mengonfirmasi identitas dengan Verifikasi 2 Langkah, yang memerlukan sandi Anda plus sesuatu, misalnya ponsel atau kunci keamanan.
Penerapan ini akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang. Anda harus mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah untuk akun admin di organisasi Anda sebelum Google memberlakukan kewajiban ini. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Tentang penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin ini.
- Chrome 137 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penerapan Verifikasi 2 Langkah dimulai
- Chrome 145 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Verifikasi 2 Langkah diwajibkan
- Elemen pseudo CSS untuk penyorotan hasil pencarian di halaman
Fitur ini akan memungkinkan penulis situs mengatur gaya penyorotan hasil penelusuran dari fitur cari di halaman menggunakan elemen pseudo untuk sorotan, seperti pada pemilihan teks dan kesalahan ejaan. Dengan demikian, penulis situs dapat mengubah warna latar depan dan latar belakang atau menambahkan dekorasi teks. Hal ini sangat berguna jika tampilan default browser kurang kontras atau tidak cocok dengan warna halaman.
- Chrome 145 di Windows, macOS, Linux, Android
- Perubahan pada jadwal peluncuran mulai Chrome Stabil Awal 145
Mulai Chrome 145, Chrome akan diluncurkan ke saluran Stabil Awal satu minggu lebih awal dari yang telah dikomunikasikan sebelumnya. Misalnya, rilis Stabil Awal Chrome 145 beralih dari 4 Februari 2026 ke 28 Januari 2026. Tidak ada perubahan pada rilis saluran Stabil. Sebagai referensi, Anda dapat memeriksa Jadwal Rilis yang telah diperbarui.
- Chrome 145 di Android, iOS, MacOS, Windows: Chrome akan diluncurkan ke saluran Stabil Awal satu minggu lebih awal.
- Menonaktifkan ekstensi yang diinstal otomatis dengan pelanggaran non-malware
Fitur ini akan menonaktifkan ekstensi yang diinstal otomatis yang menunjukkan pelanggaran kebijakan Chrome Web Store (CWS) secara diam-diam di lingkungan browser yang tidak dikelola. Pelanggaran tersebut mencakup pelanggaran program umum, software yang tidak diinginkan, dan potensi kerentanan keamanan yang tidak diklasifikasikan sebagai malware. Pengguna tetap dapat mengaktifkan atau menonaktifkan ekstensi ini, tetapi tidak akan dapat menghapusnya.
Kebijakan perusahaan baru, ExtensionForceInstallWithNonMalwareViolationEnabled, akan ditambahkan di versi 142 untuk mempertahankan perilaku yang ada untuk lingkungan browser yang tidak dikelola, tetapi akan dihapus di versi 145.
Perubahan ini tidak memengaruhi instance Chrome terkelola yang dihubungkan ke domain Microsoft Active Directory, dihubungkan ke Microsoft Azure Active Directory, atau terdaftar di Chrome Enterprise Core. Di macOS, perubahan ini tidak memengaruhi instance Chrome yang dikelola melalui MDM, dihubungkan ke domain, atau terdaftar di Chrome Enterprise Core.
- Chrome 142 di MacOS, Windows: Di Chrome 142 untuk Windows dan macOS, ekstensi yang diinstal otomatis dengan pelanggaran kebijakan ringan akan dinonaktifkan secara diam-diam di lingkungan dengan tingkat kepercayaan rendah.
- Chrome 145 di MacOS, Windows: Kebijakan ExtensionForceInstallWithMinorPolicyViolationEnabled akan dihapus.
- Cookie yang terikat origin (secara default)
Di Chrome 145, cookie akan terikat ke origin setelannya (secara default) sehingga hanya dapat diakses oleh origin tersebut, yaitu dikirim pada permintaan atau terlihat melalui
document.cookie. Cookie dapat mempermudah pembatasan pengikatan host dan port melalui penggunaan atribut Domain, tetapi semua cookie akan terikat ke skema setelannya.Kebijakan perusahaan sementara LegacyCookieScopeEnabled dan LegacyCookieScopeEnabledForDomainList akan tersedia untuk mengembalikan perubahan ini. Kebijakan ini akan berhenti berfungsi di Chrome 150.
- Chrome 145 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan perusahaan akan tersedia
- Chrome 150 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan perusahaan akan dihapus
- Menghapus kebijakan partisi penyimpanan pihak ketiga
Partisi penyimpanan pihak ketiga menjadi default di Chrome 115. Tanda
chrome://yang memungkinkan pengguna menonaktifkan fitur ini telah dihapus di Chrome 128, dan uji coba penghentian penggunaannya berakhir dengan dirilisnya Chrome 139.Di Chrome 145, kebijakan perusahaan DefaultThirdPartyStoragePartitioningSetting dan ThirdPartyStoragePartitioningBlockedForOrigins akan dihapus. Pengguna disarankan untuk beralih ke solusi penyimpanan alternatif, baik menyesuaikan diri dengan partisi penyimpanan pihak ketiga maupun dengan menggunakan
document.requestStorageAccess({...})jika diperlukan.Jika ada masukan, Anda dapat menambahkannya di bug Chromium.
- Chrome 145 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan DefaultThirdPartyStoragePartitioningSetting dan ThirdPartyStoragePartitioningBlockedForOrigins
- Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS
Chrome 124 secara default mengaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci TLS aman pasca-kuantum baru X25519Kyber768 di semua platform desktop, berdasarkan standar NIST (ML-KEM). Update ini melindungi traffic jaringan dari Chrome dengan server yang juga mendukung ML-KEM dari dekripsi oleh komputer kuantum pada masa mendatang. Perubahan ini harus bersifat transparan terhadap operator server. Cipher ini akan digunakan untuk koneksi TLS 1.3 maupun QUIC.
Namun, beberapa middlebox TLS mungkin tidak disiapkan untuk ukuran enkapsulasi kunci Kyber (ML-KEM), atau poin kode cipher ClientHello TLS baru, yang menyebabkan koneksi terputus atau macet. Hal ini dapat diatasi dengan memperbarui middlebox Anda, atau menonaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci melalui kebijakan sementara Enterprise PostQuantumKeyAgreementEnabled, yang akan tersedia hingga akhir tahun 2024. Namun, cipher aman pasca-kuantum jangka panjang akan diperlukan di TLS dan kebijakan Enterprise tersebut akan dihapus. Kriptografi pasca-kuantum diperlukan untuk CSNA 2.0. Untuk mempelajari lebih lanjut, lihat Melindungi Traffic Chrome dengan KEM Kyber Hybrid.
- Chrome 131 di Linux, macOS, Windows: Chrome akan mengalihkan mekanisme enkapsulasi kunci ke versi standar akhir ML-KEM
- Chrome 146 di Linux, macOS, Windows: Kebijakan perusahaan PostQuantumKeyAgreementEnabled akan dihapus
- Tidak mengizinkan spasi di host URL non-file://
Menurut spesifikasi Standar URL, host URL tidak boleh berisi karakter spasi. Namun, saat ini penguraian URL di Chromium membolehkan spasi di host. Hal ini menyebabkan Chromium gagal dalam beberapa pengujian yang disertakan dalam URL HTTPS Interop2024 untuk WebSocket dan area fokus URL. Agar Chromium memenuhi kepatuhan spesifikasi, kami ingin menghapus spasi dari host URL sepenuhnya, tetapi hal ini sulit karena spasi digunakan di bagian host dalam URL
file://Windows (GitHub).- Chrome 147 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows, Fuchsia
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome akan langsung mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan perusahaan UiAutomationProviderEnabled, yang diperkenalkan di Chrome 125, untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung hingga Chrome 146, dan akan dihapus di Chrome 147. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang ditimbulkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator perusahaan dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 147 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
- Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5
Panggilan Chrome ke SafeBrowsing API v4 akan dimigrasikan untuk memanggil SafeBrowsing API v5. Nama metode juga akan berbeda antara v4 dan v5. Jika admin memiliki daftar hijau URL khusus v4 untuk mengizinkan permintaan jaringan ke
https://safebrowsing.googleapis.com/v4*, daftar tersebut harus diubah untuk mengizinkan permintaan jaringan ke seluruh domain:safebrowsing.googleapis.com. Jika tidak, permintaan jaringan ke API v5 yang ditolak akan menyebabkan regresi keamanan bagi pengguna. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Migrasi dari V4 - Safe Browsing.- Chrome 148 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur akan diluncurkan secara bertahap.
- Aplikasi Web Terisolasi (IWA)
Aplikasi Web Terisolasi (IWA) adalah ekstensi dari pekerjaan yang ada pada penginstalan PWA dan Web Packaging yang memberikan perlindungan lebih kuat terhadap penyusupan server dan modifikasi tanpa izin lainnya, serta diperlukan bagi developer aplikasi yang membutuhkan keamanan tinggi. Aplikasi ini dikemas ke dalam Paket Web, ditandatangani oleh developer-nya, dan didistribusikan kepada pengguna akhir melalui satu atau beberapa potensi metode yang dideskripsikan dalam penjelasan. Aplikasi ini tidak dihosting di server web aktif dan diambil melalui HTTPS.
Dalam rilis awal, IWA hanya dapat diinstal melalui kebijakan admin di perangkat ChromeOS yang dikelola perusahaan.
- Chrome 150 di Windows Peluncuran ini menambahkan dukungan untuk Aplikasi Web Terisolasi (IWA) dalam konfigurasi browser yang dikelola perusahaan di Windows.
- Kriptografi Pasca-Kuantum untuk DTLS di WebRTC
Fitur ini akan memungkinkan penggunaan Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC) dengan koneksi WebRTC. Alasan penggunaan PQC adalah agar traffic media WebRTC selalu menggunakan protokol kriptografi terbaru, serta mencegah skenario Harvest Now to Crack Later.
Admin akan dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan perusahaan WebRtcPostQuantumKeyAgreement, untuk memungkinkan pengguna versi bisnis menonaktifkan PQC. Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dihapus paling lambat pada Chrome 152.
- Chrome 142 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Peluncuran fitur
- Chrome 152 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan Kebijakan Perusahaan
- Pembatasan akses jaringan lokal
Chrome 142 membatasi kemampuan untuk membuat permintaan ke jaringan lokal pengguna, yang kini perlu melewati dialog izin.
Permintaan jaringan lokal adalah permintaan apa pun dari situs publik ke alamat IP lokal atau loopback address, atau dari situs lokal (misalnya, intranet) ke loopback. Dengan menerapkan dialog izin untuk membatasi kemampuan situs dalam melakukan permintaan ini, risiko serangan pemalsuan permintaan lintas situs terhadap perangkat jaringan lokal seperti router bisa diatasi. Pembatasan ini juga mengurangi kemampuan situs untuk menggunakan permintaan tersebut sebagai metode pelacakan sidik jari terhadap jaringan lokal pengguna.
Izin ini dibatasi untuk konteks yang aman. Jika diizinkan, pemblokiran konten campuran untuk permintaan ke jaringan lokal juga akan dilonggarkan (mengingat banyak perangkat lokal tidak dapat memperoleh sertifikat TLS yang dipercaya secara publik karena berbagai alasan).
Fungsi ini menggantikan upaya sebelumnya yang disebut Akses Jaringan Pribadi, yang menggunakan permintaan preflight agar perangkat lokal memberikan izin.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang fitur ini, lihat panduan tentang Menyesuaikan situs Anda untuk pembatasan Akses Jaringan Lokal baru di Chrome.
- Chrome 152 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: LocalNetworkAccessRestrictionsTemporaryOptOut akan dihapus
Update Chrome Enterprise Core mendatang
Tidak ada update Chrome Enterprise Core mendatang.
Update Chrome Enterprise Premium mendatang
- Perlindungan aturan Salin dan Tempel
Untuk membantu organisasi mencegah pemindahan data yang tidak sah di perangkat seluler dengan lebih baik, Chrome memperluas kontrol data papan klip desktop yang ada. Administrator kini dapat menggunakan kebijakan DataControlsRules untuk menetapkan aturan yang memblokir atau memperingatkan pengguna saat mereka mencoba menyalin atau menempelkan konten yang melanggar kebijakan organisasi. Dengan fitur ini, admin dapat menentukan batasan data dan mencegah informasi sensitif ditempelkan dari lingkungan kerja ke aplikasi atau situs pribadi di perangkat seluler yang mereka kelola. Fitur ini mengatasi celah keamanan besar, dan merupakan fitur yang sering diminta oleh pelanggan tingkat perusahaan yang mengkhawatirkan kurangnya kontrol data di perangkat seluler.
Untuk menggunakan fitur ini, administrator dapat mengonfigurasi batasan papan klip dalam kebijakan DataControlsRules, sehingga memberikan pengalaman pengelolaan yang konsisten di desktop dan perangkat seluler untuk memperkuat postur keamanan organisasi secara menyeluruh. Artikel Pusat Bantuan ini memberikan konteks lebih lanjut tentang cara administrator dapat mengonfigurasi dan mengelola konektor pelaporan Chrome Enterprise untuk meneruskan peristiwa keamanan browser dan perlindungan data ke layanan pihak ketiga untuk dianalisis.
- Chrome 140 di Android: Perlindungan Aturan Salin/Tempel tersedia di Android
- Chrome 144 di iOS: Perlindungan Aturan Salin/Tempel tersedia di Android
- Aturan Penggantian Proxy
Untuk menyederhanakan pengelolaan proxy di lingkungan perusahaan yang kompleks, Chrome 144 akan memperkenalkan dua kebijakan baru: ProxyOverrideRules dan EnableProxyOverrideRulesForAllUsers. Saat ini, organisasi yang menggunakan beberapa solusi proxy (misalnya, proxy umum dan proxy khusus untuk Gateway Aman Google) atau meminta berbagai tim admin (misalnya, untuk GPO dan konsol Google Admin) harus menggabungkan file PAC yang kompleks secara manual. Proses ini rentan terhadap error dan menimbulkan gesekan administratif yang signifikan.
Dengan kebijakan ProxyOverrideRules yang baru, administrator dapat mengonfigurasi daftar aturan pemilihan rute yang dievaluasi sebelum konfigurasi proxy yang ada, termasuk file PAC yang ditetapkan oleh kebijakan ProxySettings. Dengan demikian, admin dapat dengan mudah menambahkan rute tertentu (misalnya, untuk mengirim traffic aplikasi web pribadi ke gateway aman) tanpa mengubah skrip PAC utama di seluruh perusahaan. Kebijakan EnableProxyOverrideRulesForAllUsers memberikan kontrol tambahan atas cara penerapan aturan penggantian ini pada pengguna yang tidak terafiliasi di perangkat. Pengguna akhir akan melihat notifikasi di halaman setelan
chrome://untuk memberi tahu mereka saat aturan proxy administratif ini aktif.- Chrome 144 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Aturan Penggantian Proxy tersedia di Windows, macOS, ChromeOS, dan Linux
- Chrome 144 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Dukungan ukuran file yang ditingkatkan untuk pemindaian DLP
Chrome Enterprise Premium akan memperluas kemampuan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) dan pemindaian malware-nya untuk menyertakan file besar dan terenkripsi. Sebelumnya, file berukuran lebih dari 50 MB dan semua file terenkripsi dilewati selama pemindaian konten. Update ini akan menutup celah keamanan krusial tersebut. Untuk kebijakan yang dikonfigurasi agar menyimpan bukti, file hingga 2 GB kini dapat dikirim ke Evidence Locker. Hal ini memberi administrator visibilitas dan kontrol yang lebih besar, sehingga secara signifikan mengurangi risiko pemindahan data yang tidak sah melalui transfer file besar.
Tidak ada kebijakan baru yang diperlukan untuk mengaktifkan fitur ini. Fitur ini dikontrol secara otomatis oleh konfigurasi aturan DLP yang ada di konsol Google Admin. Jika admin memiliki aturan yang berlaku untuk upload, download, atau pencetakan file, aturan tersebut kini juga akan berlaku untuk file besar dan terenkripsi. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Apa itu kontrol data ChromeOS?
- Chrome 145 di Linux, macOS, Windows: Tahap ini memungkinkan pengumpulan file besar (>50 MB) dan terenkripsi untuk Evidence Locker, sehingga menutup celah keamanan DLP utama.
Ringkasan rilis ChromeOS 143
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Mengelola printer yang terhubung melalui port USB | ✓ | ||
| Setelan cetak yang telah dikonfigurasi sebelumnya | ✓ | ||
| Memuat Google Vids di ChromeOS untuk pengguna terkelola | ✓ | ||
| Tombol Kana-Romaji di keyboard virtual ChromeOS | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Peningkatan autentikasi badge | ✓ | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update ChromeOS saat ini
-
Mengelola printer USB di ChromeOS
Sebelumnya, admin hanya dapat mengelola printer yang terhubung ke ChromeOS melalui koneksi jaringan. Fitur baru ini menyediakan cara untuk mengelola printer yang terhubung dengan perangkat ChromeOS melalui port USB. Administrator ChromeOS kini dapat menentukan ID Vendor dan ID Produk printer USB untuk mengelolanya bagi organisasi mereka.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Mengelola printer lokal dan jaringan.
- Setelan cetak yang telah dikonfigurasi sebelumnya
Mulai dari ChromeOS 143, admin dapat mengonfigurasi terlebih dahulu atau membatasi opsi cetak per printer. Fungsi ini berlaku untuk setelan ukuran kertas, jenis kertas, dupleks, warna, DPI, kualitas cetak, dan cetak sebagai Gambar. Mengonfigurasi setelan pencetakan sebelumnya akan membantu mengoptimalkan alur kerja di domain seperti layanan kesehatan, retail, atau logistik. Contoh umum adalah printer label dengan ukuran label tertentu - dengan menyetel ukuran kertas terlebih dahulu, admin dapat menghemat waktu pengguna karena tidak perlu melakukan konfigurasi manual.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Mengelola printer lokal dan jaringan.
- Memuat Google Vids terlebih dahulu di ChromeOS untuk pengguna terkelola
Google Vids, aplikasi pembuatan video yang didukung AI untuk keperluan kerja, kini telah diinstal lebih dulu untuk pengguna terkelola. Anda dapat menggunakan Google Vids untuk membuat, menulis, memproduksi, mengedit, berkolaborasi, dan membagikan video Anda.
Pengguna terkelola dapat menemukan Google Vids di Peluncur ChromeOS. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Google Vids membantu menyampaikan pesan Anda secara luas melalui cerita dalam video.
- Tombol beralih Kana-Romaji di keyboard virtual ChromeOS
ChromeOS 143 menambahkan tombol peralihan antara mode input Kana dan Romaji ke UI keyboard virtual, saat bahasa input Jepang dipilih. Peningkatan ini memungkinkan pengguna mengganti tata letak dalam mode kios, saat setelan keyboard virtual tidak dapat dibuka.
Perubahan ChromeOS mendatang
-
ChromeOS telah menambahkan fungsi autentikasi badge ke sesi pengguna ChromeOS. Pengguna cukup memulai sesi dengan mengetuk badge, dan keluar dari sesi dengan mengetuk badge lagi. Solusi ini difokuskan pada pekerja garis depan di berbagai industri, termasuk retail, pelayanan, dan manufaktur. Mulai ChromeOS 145, kami akan meningkatkan fungsi ini melalui dukungan bagi ketuk untuk membuka kunci layar dan ketuk pada kasus penggunaan, serta dukungan bagi pembaca berbasis WebHID+SDK.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Menyiapkan autentikasi berbasis badge.
Chrome 142
Ringkasan rilis Chrome 142
| Perubahan browser Chrome | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis di Chrome Desktop | ✓ | ✓ | |
| Nonaktifkan ekstensi yang diinstal otomatis dengan pelanggaran non-malware | ✓ | ||
| Dukungan multi-profil di ekstensi Bagikan di Chrome untuk iOS | ✓ | ||
| Bantuan LLM klien dalam memitigasi scam | ✓ | ||
| Pembatasan akses jaringan lokal | ✓ | ||
| Isolasi proses sesuai origin | ✓ | ||
| Kriptografi Pasca-Kuantum untuk DTLS di WebRTC | ✓ | ||
| Aktivasi pengguna tetap di seluruh navigasi yang dimulai perender dengan origin yang sama | ✓ | ||
| Integrasi Chrome DevTools dengan Google Developer Program | ✓ | ||
| Penyesuaian latar belakang halaman Tab baru Chrome untuk iOS | ✓ | ||
| Google Chat disajikan dari tujuan baru | |||
| Kebijakan baru di browser Chrome | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|
Tidak ada update dalam rilis ini. |
|||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Pemfaktoran ulang UX aturan browser Chrome | ✓ | ✓ | |
| Integrasi Chrome Enterprise yang disederhanakan dengan Google SecOps | ✓ | ||
| Perubahan browser Chrome mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Menghentikan penggunaan dan menghapus XSLT | ✓ | ✓ | ✓ |
| Gemini di Chrome | ✓ | ||
| ICU 77 (mendukung Unicode 16) | ✓ | ||
| Cookie yang Terikat Origin (secara default) | ✓ | ||
| Pembaruan pada desain peringatan Tidak ada HTTPS | ✓ | ||
| Setelan keamanan gabungan | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan savedTabGroups sebagai nilai individual di SyncTypesListDisabled | ✓ | ||
| Pencegahan pelacakan HSTS | ✓ | ||
| Happy Eyeballs V3 | ✓ | ✓ | |
| Dukungan multicast untuk Direct Sockets API | ✓ | ||
| ServiceWorkerAutoPreload | ✓ | ||
| Penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin | ✓ | ||
| Elemen pseudo CSS untuk penyorotan hasil pencarian di halaman | ✓ | ||
| Perubahan pada jadwal peluncuran mulai Chrome Stabil Awal 145 | ✓ | ||
| Menghapus nama jendela untuk navigasi lintas situs yang mengganti grup konteks penjelajahan | ✓ | ||
| Pelarangan spasi di host URL non-file:// | ✓ | ||
| Menghapus kebijakan partisi penyimpanan pihak ketiga | ✓ | ||
| Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS | ✓ | ||
| Aplikasi Web Terisolasi (IWA) | ✓ | ||
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| Migrasi SafeBrowsing API v4 → v5 | ✓ | ||
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Pintasan yang dikelola Enterprise di halaman Tab baru | ✓ | ✓ | |
| Pelaporan profil untuk Chrome di iOS | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Dukungan ukuran file yang ditingkatkan untuk pemindaian DLP | ✓ | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Perubahan browser Chrome
- Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis di Chrome Desktop
Chrome akan meluncurkan versi login dan sinkronisasi yang lebih praktis serta terkonsolidasi di Chrome untuk Windows, Mac, dan Linux. Sinkronisasi Chrome tidak akan lagi ditampilkan sebagai fitur terpisah di setelan atau di tempat lain. Sebagai gantinya, pengguna dapat login ke Chrome untuk menggunakan dan menyimpan data seperti sandi, bookmark, dan lainnya di Akun Google mereka, yang tunduk pada kebijakan perusahaan yang relevan. Selain itu, pengguna yang login ke Chrome juga dapat memilih untuk menyinkronkan tab dan histori penjelajahan di Akun Google mereka, yang sekali lagi tunduk pada kebijakan perusahaan yang relevan.
Seperti sebelumnya, fungsionalitas ini, yang semula menjadi bagian dari sinkronisasi Chrome yang menyimpan dan mengakses data Chrome di Akun Google, dapat dinonaktifkan melalui SyncDisabled dan SyncTypesListDisabled. Login ke Chrome dapat dinonaktifkan melalui BrowserSignin seperti sebelumnya.
Perubahan ini tidak memengaruhi kemampuan pengguna untuk login ke properti Google di web (misalnya, Gmail) tanpa login ke Chrome, kemampuan mereka untuk tetap logout dari Chrome, atau kemampuan mereka untuk mengontrol informasi apa saja yang disinkronkan dengan Akun Google mereka.
Perubahan ini cukup mirip dengan pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis yang diluncurkan di iOS versi 117 dan di Android versi 127.
- Chrome 142 di Linux, macOS, Windows: Peluncuran bertahap
- Nonaktifkan ekstensi yang diinstal otomatis dengan pelanggaran non-malware.
Fitur ini secara diam-diam menonaktifkan ekstensi yang diinstal paksa yang menunjukkan pelanggaran kebijakan Chrome Web Store (CWS) di lingkungan browser yang tidak dikelola. Pelanggaran tersebut mencakup pelanggaran program umum, software yang tidak diinginkan, dan potensi kerentanan keamanan yang tidak diklasifikasikan sebagai malware. Pengguna tetap dapat mengaktifkan atau menonaktifkan ekstensi ini, tetapi tidak dapat menghapusnya.
Kebijakan perusahaan yang baru, ExtensionForceInstallWithNonMalwareViolationEnabled, akan ditambahkan di versi 142 untuk mempertahankan perilaku yang ada untuk lingkungan browser yang tidak dikelola, tetapi akan dihapus di versi 145.
Perubahan ini tidak memengaruhi instance Chrome terkelola yang digabungkan ke domain Microsoft Active Directory, digabungkan ke Microsoft Azure Active Directory, atau terdaftar di Chrome Enterprise Core. Di macOS, perubahan ini tidak memengaruhi instance Chrome yang dikelola melalui MDM, dihubungkan ke domain, atau didaftarkan di Chrome Enterprise Core.
- Chrome 142 di macOS, Windows: Di Chrome 142 untuk Windows dan macOS, ekstensi yang diinstal paksa dengan pelanggaran kebijakan ringan akan dinonaktifkan secara diam-diam di lingkungan dengan tingkat kepercayaan rendah.
- Chrome 145 di macOS, Windows: Kebijakan ExtensionForceInstallWithNonMalwareViolationsEnabled akan dihapus.
- Dukungan multi-profil dalam ekstensi Bagikan di Chrome untuk iOS
Mulai Chrome 142 di iOS, ekstensi Berbagi Chrome memungkinkan pengguna melihat profil yang sedang digunakan dan mengubahnya sebelum membuka URL di Chrome atau menelusuri teks atau gambar. Untuk pengguna yang mengaktifkan beberapa profil, saat mereka ingin membagikan URL atau memilih teks atau gambar, lalu memilih Chrome, mereka akan dapat melihat ekstensi Berbagi Chrome dengan avatar akun. Jika pengguna tidak melakukan apa pun, intent berbagi akan terbuka di profil yang dipilih.
Untuk mengubah profil dari ekstensi Berbagi Chrome, pengguna dapat mengkliknya dan memilih profil yang diinginkan. Kemudian, Chrome akan mengganti profil yang sesuai. Jika profil kerja diizinkan oleh kebijakan perusahaan, pengguna dapat menyetel profil widget. Jika hanya profil pribadi atau hanya profil perusahaan yang diizinkan, dukungan multi-profil tidak diaktifkan, widget akan terus berfungsi seperti sebelumnya.
- Chrome 142 di iOS
- Bantuan LLM klien dalam memitigasi scam
Pengguna di web menghadapi scam dalam jumlah yang signifikan setiap harinya. Untuk memerangi scam ini, Chrome akan memanfaatkan Model Bahasa Besar (LLM) di perangkat untuk mengidentifikasi situs scam bagi pengguna Safe Browsing yang Disempurnakan. Chrome akan mengirimkan konten halaman ke LLM di perangkat untuk menyimpulkan sinyal terkait keamanan halaman itu, lalu mengirimkan sinyal tersebut ke sisi server Safe Browsing untuk mendapatkan keputusan akhir. Jika diaktifkan, Chrome dapat menggunakan lebih banyak bandwidth untuk mendownload LLM.
- Chrome 134 di Linux, macOS, Windows: Mengumpulkan nama merek dan ringkasan intent halaman yang memicu kunci keyboard untuk mengidentifikasi situs scam.
- Chrome 135 di Linux, macOS, Windows: Menampilkan peringatan kepada pengguna berdasarkan keputusan server yang menggunakan nama merek dan ringkasan intent halaman yang memicu kunci keyboard.
- Chrome 137 di Linux, macOS, Windows: Mengumpulkan ringkasan merek dan intent halaman berdasarkan sistem penskoran reputasi server.
- Chrome 138 di Linux, macOS, Windows: Menampilkan peringatan kepada pengguna berdasarkan keputusan server yang menggunakan merek dan intent halaman yang diberi skor oleh sistem reputasi server.
- Chrome 142 di Android
- Pembatasan akses jaringan lokal
Chrome 142 membatasi kemampuan untuk membuat permintaan ke jaringan lokal pengguna, yang kini perlu melewati dialog izin.
Permintaan jaringan lokal adalah permintaan apa pun dari situs publik ke alamat IP lokal atau loopback, atau dari situs lokal (misalnya, Intranet) ke loopback. Dengan menerapkan dialog izin untuk membatasi kemampuan situs dalam melakukan permintaan ini, risiko serangan pemalsuan permintaan lintas situs terhadap perangkat jaringan lokal seperti router bisa dimitigasi. Selain itu, pembatasan ini mengurangi kemampuan situs untuk menggunakan permintaan tersebut sebagai metode pelacakan sidik jari terhadap jaringan lokal pengguna.
Izin ini dibatasi untuk konteks yang aman. Jika diizinkan, pemblokiran konten campuran untuk permintaan ke jaringan lokal juga akan dilonggarkan (mengingat banyak perangkat lokal tidak dapat memperoleh sertifikat TLS yang dipercaya secara publik karena berbagai alasan).
Fungsi ini menggantikan upaya sebelumnya yang disebut Akses Jaringan Pribadi, yang menggunakan permintaan preflight agar perangkat lokal memberikan izin.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang fitur ini, lihat panduan tentang Menyesuaikan situs Anda untuk pembatasan Akses Jaringan Lokal baru di Chrome.
- Chrome 142 di Windows, macOS, Linux, Android
- Isolasi proses sesuai origin
Chrome 142 memperkenalkan perubahan dalam kebijakan isolasi proses dari mengunci proses ke situs seperti
https://example.commenjadi menguncinya ke origin tertentu, sepertihttps://foo.example.com.Untuk lebih meningkatkan keamanan, Chrome beralih ke model isolasi proses yang lebih terperinci yang disebut Isolasi Origin. Sebelumnya, Chrome menggunakan Isolasi Situs, yang mengelompokkan berbagai origin dari situs yang sama (misalnya,
https://a.example.comdanhttps://b.example.com) ke dalam satu proses perender.Dengan Isolasi Origin, setiap origin individual (misalnya,
https://foo.example.com) akan diisolasi dalam proses perender sendiri. Perubahan ini memperkuat arsitektur keamanan Chrome dengan menyelaraskan batas proses secara lebih baik dengan model keamanan berbasis origin, web yang mendasar, sehingga menawarkan perlindungan yang lebih besar terhadap potensi kerentanan dalam situs.Pertimbangan performa yang mungkin terjadi: Meskipun setiap proses akan lebih kecil, peningkatan perincian proses ini dapat menyebabkan penggunaan memori dan CPU secara keseluruhan yang lebih tinggi. Untuk menyeimbangkan keamanan dan performa, Isolasi Origin akan diaktifkan secara default hanya di perangkat dengan RAM minimal 4 GB.
Kontrol Perusahaan: Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan OriginKeyedProcessesEnabled.
- Chrome 142 di ChromeOS, Linux, Windows
- Kriptografi Pasca-Kuantum untuk DTLS di WebRTC
Fitur ini akan memungkinkan penggunaan Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC) dengan koneksi WebRTC. Alasan penggunaan PQC adalah agar traffic media WebRTC selalu menggunakan protokol kriptografi terbaru, serta mencegah skenario Harvest Now to Crack Later.
Admin akan dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan perusahaan WebRtcPostQuantumKeyAgreementEnabled, untuk memungkinkan pengguna versi bisnis menonaktifkan PQC. Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dihapus paling lambat pada Chrome 152.
- Chrome 142 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Chrome 152 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan Kebijakan Perusahaan
- Aktivasi pengguna tetap di seluruh navigasi origin yang sama
Fitur ini mempertahankan status aktivasi pengguna tetap setelah halaman beralih ke halaman dengan origin yang sama. Kurangnya aktivasi pengguna di halaman pasca-navigasi mencegah beberapa kasus penggunaan seperti menampilkan keyboard virtual pada fokus otomatis, dan hal ini telah menjadi penghalang bagi developer yang ingin membangun Aplikasi Multihalaman (MPA) melalui Aplikasi Web Satu Halaman (SPA).
- Chrome 142 di Windows, macOS, Linux, Android
- Integrasi Chrome DevTools dengan Google Developer Program
Fitur ini akan mengintegrasikan Google Developer Program (GDP) dengan Chrome DevTools (CDT) untuk mengaktifkan dan meningkatkan interaksi developer. Integrasi ini akan memperkenalkan sistem badge untuk memberi penghargaan kepada pengguna yang berinteraksi dengan DevTools dan memberikan pengalaman dalam alat yang lancar untuk mendaftar ke GDP, yang pada akhirnya akan mendorong ekosistem yang lebih terhubung dan mudah ditemukan bagi developer.
Kebijakan DevToolsGoogleDeveloperProgramProfileAvailability akan memungkinkan admin mengintegrasikan Google Developer Program dengan Chrome DevTools. Profil Google Developer Program pengguna ditampilkan di Chrome DevTools, dan pengguna menerima badge karena melakukan tindakan tertentu dalam .
- Chrome 142 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Chrome DevTools menawarkan kemampuan kepada developer web untuk terhubung dan terintegrasi dengan Google Developer Program.
- Chrome untuk iOS Tab baru penyesuaian latar belakang halaman
Chrome untuk iOS kini akan mengizinkan pengguna menyesuaikan latar belakang halaman Tab baru (NTP). Admin akan dapat menyetel NTPCustomBackgroundEnabled ke True atau False, yang akan menentukan apakah pengguna dapat menyesuaikan latar belakang NTP mereka. Admin dapat menyetel BrowserThemeColor, yang mendukung kode hex untuk menentukan warna. Jika nilai hex ditentukan, pengguna tidak akan dapat menggantinya.
Admin juga dapat menentukan nilai hex yang direkomendasikan, yang dapat diganti oleh pengguna. Jika diaktifkan sepenuhnya, pengguna juga dapat memilih dari galeri yang telah dipilih sebelumnya di Chrome, atau dari rol kamera ponsel mereka.
- Chrome 142 di iOS: fitur akan diluncurkan secara bertahap
- Google Chat yang ditayangkan dari tujuan baru
Tim Google Chat meluncurkan pengalaman Google Chat yang lebih cepat dan andal untuk pengguna web. Kini, chat akan ditayangkan dari
chat.google.com, bukan darimail.google.com/chat. Namun, pengguna dapat terus menggunakan link dan bookmarkmail.google.com/chatyang ada. Perubahan ini akan mengurangi waktu pemuatan saat membuka aplikasi dan tidak mengubah antarmuka pengguna Chat.- Admin dan developer: Jika Anda telah membuat ekstensi yang berfungsi dengan Chat, Anda harus memastikan ekstensi tersebut kompatibel dengan alamat web
chat.google.comyang baru. Perbarui ekstensi Anda untuk memastikan ekstensi dapat menemukan dan berinteraksi dengan Chat di lokasi barunya. - Pengguna akhir: Jika Anda menggunakan ekstensi Chrome untuk meningkatkan kualitas Chat, ekstensi tersebut mungkin perlu diupdate oleh kreatornya agar berfungsi dengan benar setelah beralih ke
chat.google.com. Jika Anda melihat ekstensi tidak berfungsi seperti yang diharapkan, periksa apakah ada update yang tersedia di Chrome Web Store. - Admin: Jika Anda telah memblokir akses Chat untuk pengguna organisasi Anda menggunakan daftar yang diizinkan atau memblokir URL di admin Chrome, Anda juga harus menambahkan domain
chat.google.com.
Tim Google Chat kami berencana meluncurkan perubahan ini secara perlahan mulai 14 November 2025 dan kami berharap perubahan ini akan diluncurkan kepada semua pengguna sebelum 31 Januari 2026.
- Admin dan developer: Jika Anda telah membuat ekstensi yang berfungsi dengan Chat, Anda harus memastikan ekstensi tersebut kompatibel dengan alamat web
- Kebijakan baru di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi ScreenCaptureAllowedByOrigins Mengizinkan tangkapan Desktop, Jendela, dan Tab berdasarkan asal berikut TabCaptureAllowedByOrigins Mengizinkan tangkapan Tab berdasarkan asal berikut GenAILocalFoundationalModelSettings Setelan untuk model dasar lokal AI Generatif WindowCaptureAllowedByOrigins Mengizinkan tangkapan Jendela dan Tab berdasarkan asal berikut SameOriginTabCaptureAllowedByOrigins Mengizinkan tangkapan Tab Asal yang Sama berdasarkan asal berikut LocalNetworkAccessRestrictionsTemporaryOptOut Menentukan apakah akan (sementara) menonaktifkan pembatasan Akses Jaringan Lokal DevToolsGoogleDeveloperProgramProfileAvailability Mengaktifkan Profil Google Developer Program di Chrome DevTools ExtensionForceInstallWithNonMalwareViolationsEnabled Aktifkan Ekstensi yang Diinstal Otomatis dengan Pelanggaran Non-Malware ExtensionInstallCloudPolicyChecksEnabled Mengaktifkan pemeriksaan kebijakan cloud tambahan untuk mengizinkan atau memblokir penginstalan ekstensi
Perubahan Chrome Enterprise Core
Tidak ada update Chrome Enterprise Core dalam rilis ini.
Perubahan Chrome Enterprise Premium
Baca lebih lanjut perbedaan antara Chrome Enterprise Core dan Chrome Enterprise Premium.
- Pemfaktoran ulang UX aturan browser Chrome
Untuk meningkatkan pengalaman pembuatan aturan Pencegahan Kebocoran Data (DLP), konsol Google Admin akan diperbarui guna menyederhanakan cara administrator menentukan kebijakan untuk berbagai aplikasi seperti Chrome dan Workspace. Perubahan ini memperkenalkan grup aplikasi yang saling eksklusif. Artinya, satu aturan DLP kini hanya dapat menarget satu grup aplikasi dalam satu waktu, entah itu aplikasi Workspace (misalnya Drive atau Gmail), pemicu browser Chrome (misalnya mengupload file atau mengunjungi URL), atau pemicu ChromeOS. Perubahan ini menyederhanakan konfigurasi aturan, menghilangkan potensi konflik dari pemilihan aplikasi yang tumpang tindih, dan menjadi dasar bagi alur kerja yang lebih khusus juga mudah digunakan sesuai dengan kebutuhan setiap platform.
Administrator akan melihat antarmuka pemilihan Aplikasi yang diperbarui, yang menggunakan tombol pilihan untuk menerapkan pemilihan satu grup ini pada aturan baru. Aturan yang sudah ada dan sebelumnya menggabungkan aplikasi dari beberapa grup akan dimigrasikan secara otomatis oleh sistem menjadi aturan terpisah yang sesuai standar dan khusus untuk satu platform, guna memastikan perlindungan berkelanjutan serta transisi yang lancar. Banner di konsol Admin akan memberikan informasi terkait perubahan ini dan proses migrasi tersebut. Tidak ada kebijakan perusahaan baru yang diperkenalkan bersama pembaruan ini. Perubahan yang dilakukan adalah pada antarmuka konfigurasi aturan. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Apa itu kontrol data ChromeOS? - Bantuan Chrome Enterprise dan Education.
- Chrome 142 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Memungkinkan pemilihan aplikasi yang saling eksklusif untuk konfigurasi aturan DLP di konsol Admin
- Integrasi Chrome Enterprise yang disederhanakan dengan Google SecOps
Integrasi Chrome Enterprise Premium (CEP) dan Google Security Operations (SecOps) yang baru menyediakan koneksi langsung dan native antara kedua sistem. Fitur ini mengubah browser menjadi sensor keamanan utama, sehingga organisasi dapat mencegah, mendeteksi, menyelidiki, dan merespons ancaman berbasis web (phishing, malware, dan pemindahan data yang tidak sah) dengan mengirimkan kumpulan peristiwa keamanan yang lebih lengkap dan telemetri browser mendetail dari Chrome langsung ke SecOps.
Untuk administrator, integrasi ini memperkenalkan jenis peristiwa keamanan yang ditingkatkan seperti navigasi URL dan kunjungan URL yang mencurigakan, yang secara otomatis diperkaya dengan skor risiko Safe Browsing dan informasi ancaman. Penyiapan sekali klik baru yang disederhanakan di Konsol Admin menggantikan alur kerja manual sebelumnya.
CATATAN: Pengumpulan peristiwa bervolume tinggi (misalnya, navigasi URL) bersifat pengaktifan. Fitur ini tidak memerlukan perubahan kebijakan yang ditampilkan kepada pengguna akhir.
- Chrome 142 di iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, ditunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser Chrome mendatang
- Menghentikan penggunaan dan menghapus XSLT
XSLT v1.0, yang dipatuhi semua browser, distandardisasi pada tahun 1999. Sementara itu, XSLT telah berkembang menjadi v2.0 dan v3.0, menambahkan fitur, dan berkembang terpisah dari versi lama yang dibekukan ke dalam browser. Kurangnya kemajuan ini, ditambah dengan munculnya library JavaScript dan framework yang menawarkan manipulasi DOM yang lebih fleksibel dan canggih, telah menyebabkan penurunan signifikan dalam penggunaan XSLT sisi klien. Perannya dalam browser web sebagian besar telah digantikan oleh teknologi berbasis JavaScript, seperti JSON+React.
Chromium menggunakan library libxslt untuk memproses transformasi ini, dan libxslt tidak dipertahankan selama ~6 bulan pada tahun 2025. Libxslt adalah codebase C yang kompleks dan sudah lama, yang terkenal rentan terhadap kerentanan keamanan memori seperti buffer overflow, yang dapat menyebabkan eksekusi kode arbitrer. Karena XSLT sisi klien kini menjadi fitur khusus yang jarang digunakan, library ini menerima pemeliharaan dan pemeriksaan keamanan yang jauh lebih sedikit daripada mesin JavaScript inti, tetapi library ini merupakan permukaan serangan langsung yang kuat untuk memproses konten web yang tidak tepercaya. Memang, XSLT adalah sumber dari beberapa eksploitasi keamanan tingkat tinggi baru-baru ini yang terus membahayakan pengguna browser.
Karena alasan ini, Chromium (bersama dengan mesin browser lainnya) berencana untuk menghentikan penggunaan dan menghapus XSLT dari platform web.
- Chrome 143 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penghentian penggunaan (tetapi tidak penghapusan) API
- Gemini di Chrome
Gemini kini terintegrasi ke dalam Chrome di macOS dan Windows, serta dapat memahami isi halaman Anda saat ini. Pengguna kini dapat dengan mudah mendapatkan poin penting, mengklarifikasi konsep, dan menemukan jawaban tanpa perlu keluar dari tab Chrome. Integrasi ini mencakup chat, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui teks, dan “Gemini Live”, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui suara.
Di Chrome 143, Gemini di Chrome akan mulai diluncurkan untuk sebagian besar pengguna Google Workspace yang memiliki akses ke aplikasi Gemini di Amerika Serikat. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan GeminiSettings atau GenAiDefaultSettings (nilai 2). Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Gemini di Chrome di Pusat Bantuan atau postingan blog ini.
Fitur konteks multi-tab juga akan hadir di Chrome 143 . Gemini di Chrome kini dapat melihat lebih banyak tab yang Anda buka (maks. 10) sehingga Anda dapat mengajukan pertanyaan di beberapa halaman untuk membantu Anda membandingkan dan menemukan informasi secara lebih efisien. Gemini di Chrome juga berfungsi sebagai agen produktivitas dengan mengaktifkan alat YouTube, Maps, Gmail, Drive, Keep, Kalender, dan Tasks.
- Chrome 137 di macOS, Windows: Fitur tersedia untuk sebagian pelanggan Google AI Pro dan Ultra di Amerika Serikat, serta di saluran pra-Stabil (Dev, Canary, Beta) di Amerika Serikat.
- Chrome 143 paling awal di macOS, Windows: Kemampuan agentic di Gemini di Chrome tersedia untuk beberapa pengguna (non-versi bisnis). Kebijakan perusahaan GeminiActOnWebSettings akan tersedia saat peluncuran.
- Chrome 147 paling awal di macOS, Windows: Kemampuan agentic di Gemini di Chrome tersedia untuk pengguna versi bisnis.
- ICU 77 (mendukung Unicode 16)
Library dukungan Unicode ICU (International Components for Unicode) diupgrade dari versi 74.2 ke 77.1, menambahkan dukungan untuk Unicode 16 dan memperbarui data lokal. Dua perubahan dapat menimbulkan risiko bagi aplikasi web yang mengasumsikan format tertentu dari Intl JS API:
- Format angka Italia default diubah untuk menghilangkan pemisah ribuan untuk angka 4 digit. Misalnya,
new Intl.NumberFormat("it").format(1234)akan menampilkan 1234, bukan 1.234. Perilaku lama dapat dicapai dengan parameter useGrouping untuk konstruktorIntl.NumberFormat. - Di beberapa lokalitas berbahasa Inggris (en-AU, en-GB, dan en-IN), koma ditambahkan setelah nama hari lengkap, misalnya, mengubah Saturday 30 April 2011 menjadi Saturday, 30 April 2011. Aplikasi web harus menghindari penggunaan pemformatan tanggal yang tepat dan pemformatan tersebut dapat berubah lagi pada masa mendatang.
- Chrome 143 di Windows, macOS, Linux, Android
- Format angka Italia default diubah untuk menghilangkan pemisah ribuan untuk angka 4 digit. Misalnya,
- Cookie yang terikat origin (secara default)
Di Chrome 143, cookie terikat ke origin setelannya (secara default) sehingga hanya dapat diakses oleh origin tersebut, yaitu dikirim pada permintaan atau terlihat melalui document.cookie. Cookie dapat mempermudah pembatasan pengikatan host dan port melalui penggunaan atribut Domain, tetapi semua cookie akan terikat ke skema setelannya.
Kebijakan perusahaan sementara LegacyCookieScopeEnabled dan LegacyCookieScopeEnabledForDomainList tersedia untuk mengembalikan perubahan ini. Kebijakan ini akan berhenti berfungsi di Chrome 150.
- Chrome 143 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan Enterprise akan tersedia
- Chrome 150 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan Enterprise akan dihapus
- Pembaruan untuk peringatan Tidak ada HTTPS
Chrome 141 memperbarui peringatan yang ditampilkan saat pengguna memilih untuk mengaktifkan Selalu gunakan koneksi aman di
chrome://settings/securitydari interstisial ke dialog. Indikator keamanan konten URL di peringatan berubah dari tanda bintang menjadi ikon gembok rusak, sementara pemuatan halaman penuh tetap diblokir dan fungsinya tetap tidak berubah. Beberapa pengguna mungkin melihat peringatan ini secara otomatis saat mengunjungi situs HTTP. Pengguna dapat mengaktifkan peringatan ini dichrome://settings/security.- Chrome 141 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Desain peringatan baru di platform desktop
- Chrome 143 di Android: Desain peringatan baru di Android
- Setelan keamanan gabungan
Fitur ini menyediakan opsi keamanan gabungan bagi pengguna untuk mengonfigurasi setelan keamanan berdasarkan tingkat perlindungan yang diinginkan saat menggunakan Chrome. Pengguna dapat memilih antara opsi Enhanced untuk tingkat keamanan tertinggi dan Standard untuk perlindungan seimbang default. Pengguna masih dapat menetapkan nilai kustom untuk setelan, seperti yang dapat mereka lakukan saat ini. Hal ini menyederhanakan pengalaman pengguna dan mempermudah pengguna mendapatkan tingkat perlindungan yang mereka inginkan tanpa perlu memahami opsi konfigurasi lanjutan.
Kebijakan perusahaan yang ada lebih diprioritaskan daripada pilihan paket pengguna akhir. Jika kebijakan yang ada dikonfigurasi untuk setelan keamanan, nilai tidak akan diganti oleh pilihan paket keamanan pengguna.
- Chrome 144 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Menghentikan penggunaan savedTabGroups sebagai nilai tersendiri di SyncTypesListDisabled
Saat ini, kebijakan perusahaan SyncTypesListDisabled memungkinkan administrator menonaktifkan sinkronisasi jenis data savedTabGroups di platform desktop. Namun, di platform seluler, sinkronisasi Grup Tab sudah dikelola oleh jenis data tab. Untuk menyelaraskan perilaku desktop dengan perangkat seluler dan menyederhanakan pengelolaan sinkronisasi, jenis data savedTabGroups individual akan dihentikan dan tidak lagi menjadi nilai yang dapat disesuaikan secara individual dalam kebijakan SyncTypesListDisabled
Tindakan yang diperlukan oleh administrator:
Mulai Chrome 144, jika kebijakan SyncTypesListDisabled Anda menonaktifkan tab atau savedTabGroups, kedua jenis data tersebut kini akan dianggap dinonaktifkan. Artinya, menonaktifkan tab juga akan menonaktifkan grup tab tersimpan, dan sebaliknya. Nilai savedTabGroups akan sepenuhnya dihapus dari daftar jenis data yang didukung untuk kebijakan ini. Administrator yang telah menonaktifkan grup tab tersimpan dan ingin mempertahankan perilaku ini harus menonaktifkan jenis data tab secara eksplisit. Hal ini akan memastikan perilaku yang diinginkan sebelum nilai savedTabGroups dihapus sepenuhnya.
- Chrome 144 di Windows, macOS, Linux
- Pencegahan pelacakan HSTS
Update ini akan memitigasi pelacakan pengguna oleh pihak ketiga melalui cache HTTP Strict Transport Security (HSTS). Fitur ini hanya mengizinkan upgrade HSTS untuk navigasi tingkat teratas dan memblokir upgrade HSTS untuk permintaan sub-resource. Dengan begitu, situs pihak ketiga tidak akan dapat menggunakan cache HSTS untuk melacak pengguna di seluruh web.
- Chrome 144 di Windows, macOS, Linux, Android
- Happy Eyeballs V3
Peluncuran ini merupakan pengoptimalan internal di Chrome yang menerapkan Happy Eyeballs V3 untuk mencapai konkurensi koneksi jaringan yang lebih baik. Happy Eyeballs V3 melakukan resolusi DNS secara asinkron dan mengatur upaya koneksi dengan protokol (H3/H2/H1) dan versi alamat IP (IPv6 atau IPv4) yang lebih sesuai untuk mengurangi jeda koneksi jaringan yang dialami pengguna. Fitur ini dibatasi oleh kebijakan sementara, yaitu HappyEyeballsV3Enabled.
- Chrome 144 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Dukungan multicast untuk Direct Sockets API
Mengizinkan Aplikasi Web Terisolasi untuk berlangganan grup multicast dan menerima paket UDP dari sana, serta menentukan parameter tambahan saat mengirim paket UDP ke alamat multicast.
- Chrome 144 di Windows, macOS, Linux
- Mode ServiceWorkerAutoPreload
ServiceWorkerAutoPreload adalah mode saat browser mengeluarkan permintaan jaringan secara paralel dengan bootstrap service worker, dan menggunakan hasil permintaan jaringan di dalam handler pengambilan jika handler pengambilan tersebut menampilkan respons dengan
respondWith(). Jika hasil handler pengambilan adalah penggantian, hasil tersebut akan meneruskan respons jaringan langsung ke browser. ServiceWorkerAutoPreload didefinisikan sebagai pengoptimalan browser opsional, yang akan mengubah perilaku service worker yang ada. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan perusahaan yang disebut ServiceWorkerAutoPreloadEnabled.- Chrome 140 di Android, Windows: Kebijakan ServiceWorkerAutoPreloadEnabled
- Chrome 144 di Android, Windows: Kebijakan ServiceWorkerAutoPreloadEnabled akan dihapus
- Penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin
Untuk melindungi informasi organisasi Anda dengan lebih baik, Google akan segera mewajibkan semua akun yang memiliki akses ke admin.google.com mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah (2SV). Sebagai administrator Google Workspace, Anda harus mengonfirmasi identitas dengan Verifikasi 2 Langkah, yang memerlukan sandi Anda plus sesuatu, misalnya ponsel atau kunci keamanan.
Penerapan ini akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang. Anda harus mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah untuk akun admin di organisasi Anda sebelum Google memberlakukan kewajiban ini. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Tentang penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin ini.
- Chrome 137 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penerapan Verifikasi 2 Langkah dimulai
- Chrome 145 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Verifikasi 2 Langkah diwajibkan
- Elemen pseudo CSS untuk penyorotan hasil pencarian di halaman
Fitur ini akan memungkinkan penulis situs mengatur gaya penyorotan hasil penelusuran dari fitur cari di halaman menggunakan elemen pseudo untuk sorotan, seperti pada pemilihan teks dan kesalahan ejaan. Dengan demikian, penulis situs dapat mengubah warna latar depan dan latar belakang atau menambahkan dekorasi teks. Hal ini sangat berguna jika tampilan default browser kurang kontras atau tidak cocok dengan warna halaman.
- Chrome 145 di Windows, macOS, Linux, Android
- Perubahan pada jadwal peluncuran mulai Chrome Stabil Awal 145
Mulai Chrome 145, Chrome akan diluncurkan ke saluran Stabil Awal satu minggu lebih awal dari yang telah dikomunikasikan sebelumnya. Misalnya, rilis Stabil Awal Chrome 145 beralih dari 4 Februari 2026 ke 28 Januari 2026. Tidak ada perubahan pada rilis saluran Stabil. Sebagai referensi, Anda dapat memeriksa Jadwal Rilis yang telah diperbarui.
- Chrome 145 di Android, iOS, macOS, Windows: Chrome akan diluncurkan ke saluran Stabil Awal satu minggu lebih awal.
- Menghapus nama jendela untuk navigasi lintas situs yang mengganti grup konteks penjelajahan
Saat ini, nilai properti
window.namedipertahankan selama tab aktif, bahkan saat navigasi mengalihkan grup konteks penjelajahan, sehingga dapat membocorkan informasi dan berpotensi digunakan sebagai vektor pelacakan. Mulai Chrome 142, propertiwindow.nametidak akan lagi dipertahankan dalam kasus ini, yang akan memitigasi masalah ini.Pembaruan ini akan memperkenalkan kebijakan perusahaan sementara yang baru, ClearWindowNameCrossSiteBrowsing, yang akan berhenti berfungsi di Chrome 146.
- Chrome 145 di Windows, macOS, Linux, Android, iOS: Kebijakan Enterprise akan tersedia
- Chrome 148 di Windows, macOS, Linux, Android, iOS: Kebijakan Enterprise akan dihapus
- Tidak mengizinkan spasi di host URL non-file://
Menurut spesifikasi Standar URL, host URL tidak boleh berisi karakter spasi. Namun, saat ini penguraian URL di Chromium membolehkan spasi di host. Hal ini menyebabkan Chromium gagal dalam beberapa pengujian yang disertakan dalam URL HTTPS Interop2024 untuk WebSocket dan area fokus URL. Agar Chromium memenuhi kepatuhan spesifikasi, kami ingin menghapus spasi dari host URL sepenuhnya, tetapi ini sulit karena spasi digunakan di bagian host di URL
file://Windows (lihat GitHub).- Chrome 145 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Menghapus kebijakan partisi penyimpanan pihak ketiga
Partisi penyimpanan pihak ketiga menjadi default di Chrome 115. Tanda
chrome://yang memungkinkan pengguna menonaktifkan fitur ini telah dihapus di Chrome 128, dan uji coba penghentian penggunaannya berakhir dengan rilisnya Chrome 139.Di Chrome 145, kebijakan perusahaan DefaultThirdPartyStoragePartitioningSetting dan ThirdPartyStoragePartitioningBlockedForOrigins akan dihapus. Pengguna disarankan untuk beralih ke solusi penyimpanan alternatif, baik menyesuaikan diri dengan partisi penyimpanan pihak ketiga maupun dengan menggunakan
document.requestStorageAccess({...})jika diperlukan.Jika ada masukan, Anda dapat menambahkannya di sini dalam bug Chromium.
- Chrome 145 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan DefaultThirdPartyStoragePartitioningSetting dan ThirdPartyStoragePartitioningBlockedForOrigins.
- Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS
Chrome 124 secara default mengaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci TLS aman pasca-kuantum baru X25519Kyber768 di semua platform desktop, berdasarkan standar NIST (ML-KEM). Update ini melindungi traffic jaringan dari Chrome dengan server yang juga mendukung ML-KEM dari dekripsi oleh komputer kuantum pada masa mendatang. Perubahan ini harus bersifat transparan terhadap operator server. Cipher ini akan digunakan untuk koneksi TLS 1.3 maupun QUIC.
Namun, beberapa middlebox TLS mungkin tidak disiapkan untuk ukuran enkapsulasi kunci Kyber (ML-KEM), atau poin kode cipher ClientHello TLS baru, yang menyebabkan koneksi terputus atau macet. Hal ini dapat diatasi dengan memperbarui middlebox Anda, atau menonaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci melalui kebijakan sementara Enterprise PostQuantumKeyAgreementEnabled, yang akan tersedia hingga akhir tahun 2024. Namun, cipher aman pasca-kuantum jangka panjang akan diperlukan di TLS dan kebijakan Enterprise tersebut akan dihapus. Kriptografi pasca-kuantum diperlukan untuk CSNA 2.0. Untuk mempelajari lebih lanjut, lihat Melindungi Traffic Chrome dengan KEM Kyber Hybrid.
- Chrome 131 di Linux, macOS, Windows: Chrome akan mengalihkan mekanisme enkapsulasi kunci ke versi standar akhir ML-KEM
- Chrome 145 di Linux, macOS, Windows: Kebijakan perusahaan akan dihapus
- Aplikasi Web Terisolasi (IWA)
Aplikasi Web Terisolasi (IWA) adalah ekstensi dari pekerjaan yang ada pada penginstalan PWA dan Web Packaging yang memberikan perlindungan lebih kuat terhadap penyusupan server dan modifikasi tanpa izin lainnya, serta diperlukan bagi developer aplikasi yang membutuhkan keamanan tinggi. Aplikasi ini dihosting di server web aktif dan diambil melalui HTTPS. Aplikasi ini juga dikemas ke dalam Paket Web, ditandatangani oleh developer-nya, dan didistribusikan kepada pengguna akhir melalui satu atau beberapa potensi metode yang dideskripsikan dalam penjelasan.
Dalam rilis awal, IWA hanya dapat diinstal melalui kebijakan admin di perangkat ChromeOS yang dikelola perusahaan.
- Chrome 150 di Windows Peluncuran ini menambahkan dukungan untuk Aplikasi Web Terisolasi (IWA) dalam konfigurasi browser yang dikelola perusahaan di Windows.
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome akan langsung mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan perusahaan UiAutomationProviderEnabled mulai Chrome 125 untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung hingga Chrome 146, dan akan dihapus di Chrome 147. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang ditimbulkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator perusahaan dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 147 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
- Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5
Panggilan Chrome ke SafeBrowsing API v4 akan dimigrasikan untuk memanggil SafeBrowsing API v5. Nama metode juga akan berbeda antara v4 dan v5. Jika admin memiliki daftar hijau URL khusus v4 untuk mengizinkan permintaan jaringan ke
https://safebrowsing.googleapis.com/v4*, daftar tersebut harus diubah untuk mengizinkan permintaan jaringan ke seluruh domain:safebrowsing.googleapis.com. Jika tidak, permintaan jaringan ke API v5 yang ditolak akan menyebabkan regresi keamanan bagi pengguna. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Migrasi dari V4 - Safe Browsing.- Chrome 145 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur akan diluncurkan secara bertahap.
Update Chrome Enterprise Core mendatang
- Pintasan yang dikelola Enterprise di halaman Tab baru
Pintasan di halaman Tab baru dapat memberikan akses cepat ke aplikasi dan resource internal. Admin dapat menyiapkan hingga 10 pintasan di halaman Tab baru pengguna menggunakan kebijakan NTPShortcuts. Mulai Chrome 141, fitur ini akan tersedia untuk Penguji Tepercaya Chrome Enterprise Core.
- Chrome 141 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Pratinjau awal kebijakan tersedia untuk Penguji Tepercaya. Admin dapat menyiapkan hingga 10 pintasan, lalu pengguna dapat beralih ke Pintasan organisasi saya dengan membuka Sesuaikan Chrome.
- Chrome 143 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan akan tersedia secara umum. Pintasan yang ditetapkan oleh admin akan ditampilkan selain pintasan yang ditetapkan pengguna (Pintasan saya atau Situs yang paling sering dikunjungi). Pengguna dapat mengontrol visibilitas pintasan dengan membuka panel Sesuaikan Chrome.
- Pelaporan profil untuk Chrome di iOS
Chrome Enterprise Core meluncurkan pelaporan profil cloud untuk Chrome di iOS. Untuk mengaktifkan pelaporan profil di iOS, admin IT harus mengaktifkan kebijakan Pelaporan profil terkelola di bagian Browser Chrome > Setelan di konsol Google Admin. Jika telah mengaktifkan Pelaporan profil terkelola, Anda akan otomatis menerima pelaporan profil di Chrome di iOS. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan CloudProfileReportingEnabled.
Data pelaporan profil dapat ditemukan di konsol Google Admin > Browser Chrome > Profil terkelola. Informasi pelaporan mencakup informasi profil, informasi browser (versi browser, OS, saluran, dan sebagainya), kebijakan yang diterapkan, dan lainnya.
- Chrome 143 di iOS: Fitur akan diluncurkan secara bertahap
Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang
- Dukungan ukuran file yang ditingkatkan untuk pemindaian DLP
Kini, Chrome Enterprise Premium memperluas kemampuan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) dan pemindaian malware-nya untuk menyertakan file besar dan terenkripsi. Sebelumnya, file berukuran lebih dari 50 MB dan semua file terenkripsi dilewati selama pemindaian konten. Update ini menutup celah keamanan krusial tersebut. Untuk kebijakan yang dikonfigurasi agar menyimpan bukti, file hingga 2 GB kini dapat dikirim ke Evidence Locker. Hal ini memberi administrator visibilitas dan kontrol yang lebih besar, sehingga secara signifikan mengurangi risiko pemindahan data yang tidak sah melalui transfer file besar.
Tidak ada kebijakan baru yang diperlukan untuk mengaktifkan fitur ini. Fitur ini dikontrol secara otomatis oleh konfigurasi aturan DLP yang ada di konsol Google Admin. Jika admin memiliki aturan yang berlaku untuk upload, download, atau pencetakan file, aturan tersebut kini juga akan berlaku untuk file besar dan terenkripsi. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Apa itu kontrol data ChromeOS? - Bantuan Chrome Enterprise dan Education.
- Chrome 145 di Linux, macOS, Windows: Tahap ini memungkinkan pengumpulan file besar (>50 MB) dan terenkripsi untuk Ruang Penyimpanan Bukti, sehingga menutup celah keamanan DLP utama.
Ringkasan rilis ChromeOS 142
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Penyediaan sertifikat | ✓ | ||
| Kebijakan logout otomatis di seluruh perangkat | ✓ | ||
| Google Chat disajikan dari tujuan baru | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Printer USB terkelola di ChromeOS | ✓ | ||
| Peningkatan transparansi untuk pemulihan data di ChromeOS | ✓ | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update ChromeOS saat ini
- Penyediaan sertifikat
Penyediaan sertifikat telah mengalami perubahan besar untuk Chromebook. Sekarang kami mendukung kunci SCEP Dinamis dan ECC.
- Dukungan SCEP dinamis - untuk meningkatkan keamanan.
- Dukungan kunci ECC - lebih cepat daripada kunci RSA
Untuk mengetahui detail selengkapnya tentang petunjuk penyiapan, lihat Mengonfigurasi Pendaftaran Sertifikat untuk ChromeOS melalui SCEP - Bantuan Chrome Enterprise dan Education.
Catatan: Versi minimum yang didukung untuk perubahan ini adalah ChromeOS 138.
- Kebijakan logout otomatis di seluruh perangkat
Mulai Chrome versi 142, admin perangkat ChromeOS terkelola dapat memblokir sesi perangkat serentak untuk pengguna yang sama. Fungsi ini membantu mengurangi berbagi akun yang disengaja dan tidak disengaja di lingkungan yang terkontrol seperti sekolah.
Saat pengguna login di perangkat baru dengan akun mereka, mereka akan logout dari perangkat ChromeOS lain yang mereka gunakan sebelumnya dengan akun yang sama.
Anda dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan Logout otomatis.
- Google Chat yang ditayangkan dari tujuan baru
Tim Google Chat meluncurkan pengalaman Google Chat yang lebih cepat dan andal untuk pengguna web. Chat kini akan ditayangkan dari
chat.google.com, bukan darimail.google.com/chat. Namun, pengguna dapat terus menggunakan link dan bookmarkmail.google.com/chatyang ada. Perubahan ini akan mengurangi waktu pemuatan saat membuka aplikasi dan tidak mengubah antarmuka pengguna Chat.- Admin dan developer: Jika Anda telah membuat ekstensi yang berfungsi dengan Chat, Anda harus memastikan ekstensi tersebut kompatibel dengan alamat web
chat.google.comyang baru. Perbarui ekstensi Anda untuk memastikan ekstensi dapat menemukan dan berinteraksi dengan Chat di lokasi barunya. - Pengguna akhir: Jika Anda menggunakan ekstensi Chrome untuk meningkatkan kualitas Chat, ekstensi tersebut mungkin perlu diupdate oleh kreatornya agar berfungsi dengan benar setelah beralih ke
chat.google.com. Jika Anda melihat ekstensi tidak berfungsi seperti yang diharapkan, periksa apakah ada update yang tersedia di Chrome Web Store. - Admin: Jika Anda telah memblokir akses Chat untuk pengguna organisasi Anda menggunakan daftar yang diizinkan atau memblokir URL di admin Chrome, Anda juga harus menambahkan domain
chat.google.com.
Tim Google Chat kami berencana meluncurkan perubahan ini secara perlahan mulai 14 November 2025 dan kami berharap perubahan ini akan diluncurkan kepada semua pengguna sebelum 31 Januari 2026.
- Admin dan developer: Jika Anda telah membuat ekstensi yang berfungsi dengan Chat, Anda harus memastikan ekstensi tersebut kompatibel dengan alamat web
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Printer USB terkelola di ChromeOS
Di ChromeOS 143, fitur baru ini akan menyediakan cara untuk mengelola printer yang terhubung ke perangkat ChromeOS melalui port USB. Saat ini, admin hanya dapat menyiapkan pengelolaan printer yang terhubung ke ChromeOS melalui koneksi jaringan. Administrator perusahaan ChromeOS akan segera dapat menentukan ID Vendor dan ID Produk printer USB untuk mengelolanya bagi organisasi mereka.
-
Peningkatan transparansi untuk pemulihan data di ChromeOS
Berdasarkan komitmen kami terhadap keamanan, mulai ChromeOS 144, kami akan memberikan transparansi yang lebih baik terkait histori pemulihan data perangkat Anda. Setiap upaya pemulihan dicatat ke dalam buku besar yang aman dari gangguan dan menjaga privasi, dan kini kami memungkinkan log tersebut ditinjau.
Dengan demikian, Anda dapat memverifikasi bahwa semua upaya untuk memulihkan data lokal di perangkat Anda dilakukan oleh Anda, sehingga upaya akses yang tidak sah dapat dengan mudah dideteksi dan Anda dapat merasa tenang sepenuhnya.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Menyiapkan pemulihan data lokal di perangkat ChromeOS - Bantuan Chrome Enterprise dan Education.
Chrome 141
Ringkasan rilis Chrome 141
| Perubahan browser Chrome | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Sinyal heuristik pembajakan penelusuran baru di telemetri ekstensi | ✓ | ||
| Gemini di Chrome | ✓ | ||
| Footer halaman tab baru | ✓ | ✓ | ✓ |
| Perintah jarak jauh untuk profil yang diautentikasi pihak ketiga | ✓ | ||
| Isolasi Proses sesuai origin | ✓ | ||
| Kebijakan Origin yang Sama yang ketat untuk Storage Access API | ✓ | ||
| Kebijakan baru di browser Chrome | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Dukungan browser terdaftar untuk penyesuaian Chrome Web Store Enterprise | ✓ | ✓ | |
| Pintasan yang dikelola Enterprise di halaman Tab baru | ✓ | ✓ | |
| Penghapusan profil tidak aktif di Chrome Enterprise Core | ✓ | ✓ | |
| Perubahan Chrome Enterprise Premium | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Penyesuaian penambahan watermark | ✓ | ✓ | |
| Perubahan browser Chrome mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Pembatasan akses jaringan lokal | ✓ | ||
| Dukungan multi-profil Chrome di iOS dalam ekstensi Bagikan | ✓ | ||
| Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis di Chrome Desktop | ✓ | ✓ | |
| Setelan keamanan gabungan | ✓ | ||
| Menghapus nama jendela untuk navigasi lintas situs yang mengganti grup konteks penjelajahan | ✓ | ||
| Bantuan LLM klien dalam memitigasi scam | ✓ | ||
| Pencegahan pelacakan HSTS | ✓ | ||
| Peristiwa pointerrawupdate yang dapat dioperasikan hanya diekspos dalam konteks aman | ✓ | ||
| Cookie yang terikat origin (secara default) | ✓ | ||
| Kriptografi Pasca-Kuantum untuk DTLS di WebRTC | ✓ | ||
| Aktivasi pengguna tetap di seluruh navigasi origin yang sama | ✓ | ||
| Pembaruan pada desain peringatan Tidak ada HTTPS | ✓ | ||
| Manifes Aplikasi Web: algoritma kelayakan update | ✓ | ||
| Elemen pseudo CSS untuk penyorotan hasil pencarian di halaman | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan savedTabGroups sebagai nilai tersendiri di SyncTypesListDisabled | ✓ | ||
| Happy Eyeballs V3 | ✓ | ✓ | |
| ServiceWorkerAutoPreload | ✓ | ||
| Perubahan pada jadwal peluncuran Stabil Awal | |||
| Penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin | ✓ | ||
| Pelarangan spasi di host URL non-file:// | ✓ | ||
| Menghapus kebijakan partisi penyimpanan pihak ketiga | ✓ | ||
| Migrasi SafeBrowsing API v4 → v5 | ✓ | ||
| Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS | ✓ | ||
| Aplikasi Web Terisolasi (IWA) | ✓ | ||
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Pelaporan profil untuk Chrome di iOS | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Pemfaktoran ulang UX aturan browser Chrome | ✓ | ✓ | |
| Dukungan ukuran file yang ditingkatkan untuk pemindaian DLP | ✓ | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Perubahan browser Chrome
- Sinyal heuristik pembajakan penelusuran baru di telemetri ekstensi
Ekstensi Chrome berbahaya mencegat dan mengalihkan kueri penelusuran Omnibox dan Realbox (kotak penelusuran di halaman Tab baru) dari Halaman Hasil Mesin Telusur (SERP) ke URL yang dikontrol oleh penyerang. Fitur ini menambahkan heuristik sisi klien untuk mendeteksi pembajakan penelusuran semacam itu. Ide utamanya adalah membandingkan penelusuran yang dimulai pengguna dengan landing SERP yang berhasil; perbedaan yang signifikan dari waktu ke waktu menunjukkan adanya aktivitas pembajakan. Heuristik ini menghasilkan sinyal baru, yang diupload ke server telemetri CRX Safe Browsing melalui layanan Telemetri Ekstensi yang ada di Chrome. Analisis sisi server terhadap data sinyal dari beberapa browser Chrome kemudian dapat mengidentifikasi potensi pembajakan penelusuran.
- Chrome 141 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Gemini di Chrome
Gemini kini terintegrasi ke dalam Chrome di macOS dan Windows, serta dapat memahami isi halaman Anda saat ini. Pengguna kini dapat dengan mudah mendapatkan poin penting, mengklarifikasi konsep, dan menemukan jawaban tanpa perlu keluar dari tab Chrome. Integrasi ini mencakup chat, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui teks, dan Gemini Live, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui suara.
Di Chrome 141, Gemini di Chrome mulai diluncurkan untuk sebagian besar pengguna Google Workspace yang memiliki akses ke aplikasi Gemini di Amerika Serikat. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan GeminiSettings atau GenAiDefaultSettings (nilai 2). Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Gemini di Chrome di Pusat Bantuan atau postingan blog ini.
- Chrome 137 di macOS, Windows: Fitur tersedia untuk sebagian pelanggan Google AI Pro dan Ultra di Amerika Serikat, serta di saluran pra-Stabil (Dev, Canary, Beta) di Amerika Serikat.
- Chrome 141 di iOS, macOS, Windows: Fitur diluncurkan secara bertahap di versi Stabil untuk pengguna bagi hampir semua pengguna Google Workspace dengan akses ke aplikasi Gemini di Amerika Serikat.
- Chrome 143 di macOS, Windows: Memperkenalkan kemampuan agentic ke Gemini di Chrome. Kebijakan perusahaan akan tersedia saat peluncuran.
- Footer halaman Tab baru
Pembaruan pada halaman Tab baru mencakup footer baru yang dirancang untuk memberikan transparansi dan kontrol yang lebih baik kepada pengguna atas pengalaman Chrome mereka.
- Chrome 138 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Atribusi Ekstensi akan mulai ditampilkan di NTP. Kini, jika halaman Tab baru default Anda berubah karena ekstensi, akan muncul pesan di footer yang menunjukkan ekstensi mana yang menyebabkan perubahan tersebut. Pesan ini sering kali menyertakan link langsung ke ekstensi yang bersangkutan di Chrome Web Store, sehingga mempermudah identifikasi dan pengelolaan ekstensi yang tidak diinginkan. Jika Anda adalah administrator, Anda dapat menonaktifkan atribusi ini menggunakan kebijakan NTPFooterExtensionAttributionEnabled.
- Chrome 139 di Linux, macOS, Windows: Pengungkapan pengelolaan browser akan ditampilkan jika salah satu kebijakan untuk menyesuaikan footer ditetapkan oleh admin perusahaan. Untuk pengguna yang browser Chrome-nya dikelola oleh sumber tepercaya, footer halaman Tab baru kini akan menampilkan pemberitahuan pengungkapan pengelolaan. Pemberitahuan ini membantu Anda memahami cara browser Anda dikelola. Administrator dapat menonaktifkan pemberitahuan ini dengan kebijakan NTPFooterManagementNoticeEnabled. Selain itu, organisasi dapat menyesuaikan tampilan footer menggunakan kebijakan EnterpriseLogoUrlForBrowser dan EnterpriseCustomLabelForBrowser untuk menampilkan logo serta label kustom.
- Chrome 141 di Linux, macOS, Windows: Pemberitahuan default (Dikelola oleh <nama domain>) akan ditampilkan di footer halaman Tab baru untuk semua browser terkelola. Visibilitas dapat diubah dengan kebijakan NTPFooterManagementNoticeEnabled.
- Perintah jarak jauh untuk profil yang diautentikasi pihak ketiga
Fitur ini memperkenalkan perintah administratif jarak jauh, seperti menghapus cache dan cookie, untuk profil Chrome yang diautentikasi melalui penyedia identitas pihak ketiga. Peningkatan ini memperluas kemampuan pengelolaan ke profil yang baru didukung ini, sehingga memungkinkan administrator mengelola berbagai akun pengguna dari jarak jauh.
- Chrome 141 di Linux, macOS, Windows: Kami kini mendukung perintah jarak jauh untuk profil yang diautentikasi pihak ketiga
- Isolasi proses sesuai origin
Untuk lebih meningkatkan keamanan, Chrome beralih ke model isolasi proses yang lebih terperinci yang disebut Isolasi Origin. Sebelumnya, Chrome menggunakan Isolasi Situs, yang mengelompokkan berbagai origin dari situs yang sama (misalnya,
a.example.comdanb.example.com) ke dalam satu proses perender.Dengan Isolasi Origin, setiap origin individual (misalnya,
https://foo.example.com) akan diisolasi dalam proses perender sendiri. Perubahan ini memperkuat arsitektur keamanan Chrome dengan menyelaraskan batas proses secara lebih baik dengan model keamanan berbasis origin, web yang mendasar, sehingga menawarkan perlindungan yang lebih besar terhadap potensi kerentanan dalam situs. Meskipun setiap proses akan lebih kecil, peningkatan perincian proses ini dapat menyebabkan penggunaan memori dan CPU secara keseluruhan yang lebih tinggi. Untuk menyeimbangkan keamanan dan performa, Isolasi Origin akan diaktifkan secara default hanya di perangkat dengan RAM minimal 4 GB.Administrator dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan OriginKeyedProcessesEnabled.
- Chrome 141 di Windows, macOS, Linux: Fitur akan diluncurkan secara bertahap
- Kebijakan Origin yang Sama yang Ketat untuk Storage Access API
Di Chrome 141, semantik Storage Access API kini mengikuti kebijakan Origin yang Sama secara ketat guna meningkatkan keamanan. Secara default, penggunaan
document.requestStorageAccess()dalam frame hanya akan melampirkan cookie pada permintaan yang ditujukan ke origin iframe (bukan situs). Kebijakan CookiesAllowedForUrls atau Header Storage Access masih dapat digunakan untuk berhenti memblokir cookie lintas situs.- Chrome 141 di Windows, macOS, Linux, Android
- Kebijakan baru di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi NTPShortcuts Mengonfigurasi daftar pintasan di halaman Tab baru GloballyScopeHTTPAuthCacheEnabled Mengonfigurasi apakah cache autentikasi HTTP dicakup ke situs tingkat teratas atau tab browser
Perubahan Chrome Enterprise Core
- Dukungan browser terdaftar untuk penyesuaian Chrome Web Store Enterprise
Chrome Web Store yang Disesuaikan kini mendukung browser terkelola yang terdaftar di Chrome Enterprise Core (Setelan mesin cloud). Hal ini memungkinkan admin menyesuaikan Chrome Web Store tanpa perlu pengguna login. Penyesuaian ini meliputi:
- Menambahkan logo perusahaan
- Menambahkan banner hero dan pengumuman kustom
- Menyeleksi koleksi ekstensi
- Menyembunyikan kategori ekstensi
Setelan Penyesuaian Chrome Web Store sebelumnya diluncurkan di Chrome 132, tetapi hanya mendukung kebijakan tingkat pengguna (untuk pengguna yang login). Mulai Chrome 140, fitur ini akan tersedia untuk Penguji Tepercaya Chrome Enterprise Core.
- Chrome 141 di Linux, macOS, Windows: Mulai Chrome 141, fitur ini akan diluncurkan ke Ketersediaan Umum (GA).
- Pintasan yang dikelola Enterprise di halaman Tab baru
Pintasan di halaman Tab baru dapat memberikan akses cepat ke aplikasi dan resource internal. Admin dapat menyiapkan hingga 10 pintasan di halaman Tab baru pengguna menggunakan kebijakan NTPShortcuts. Mulai Chrome 141, fitur ini akan tersedia untuk Penguji Tepercaya Chrome Enterprise Core.
- Chrome 141 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Pratinjau awal kebijakan tersedia untuk Penguji Tepercaya. Admin dapat menyiapkan hingga 10 pintasan dan pengguna dapat beralih ke Pintasan organisasi saya dengan membuka Sesuaikan Chrome.
- Chrome 143 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan akan tersedia secara umum. Pintasan yang ditetapkan oleh admin akan ditampilkan selain pintasan yang ditetapkan pengguna (Pintasan saya atau Situs yang paling sering dikunjungi). Pengguna dapat mengontrol visibilitas pintasan dengan membuka panel Sesuaikan Chrome.
- Penghapusan profil tidak aktif di Chrome Enterprise Core
Pada Juni 2025, setelan periode tidak aktif untuk penghapusan profil mulai diluncurkan. Pada September 2025, setelan ini mulai otomatis menghapus profil terkelola di konsol Admin yang tidak aktif selama lebih dari periode tidak aktif yang ditentukan. Saat setelan tersebut dirilis, periode waktu tidak aktif memiliki nilai default 90 hari. Artinya, semua profil terkelola yang tidak aktif selama lebih dari 90 hari akan dihapus dari akun Anda secara default.
Administrator dapat mengubah nilai periode tidak aktif menggunakan setelan ini:
- Nilai maksimum adalah 730 hari
- Nilai minimum adalah 28 hari
Jika nilai yang ditetapkan diturunkan, tindakan tersebut mungkin akan berdampak secara global pada semua profil yang saat ini dikelola. Semua profil yang terpengaruh akan dianggap tidak aktif dan, oleh karena itu, akan dihapus. Tindakan ini tidak akan menghapus akun pengguna. Jika profil yang tidak aktif diaktifkan kembali di perangkat, profil tersebut akan muncul kembali di konsol.
- Chrome 141 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan diluncurkan pada bulan Juni. Penghapusan akan dimulai pada bulan September dan gelombang awal penghapusan akan selesai pada akhir bulan Oktober. Setelah peluncuran kebijakan penghapusan ini, profil yang tidak aktif akan terus dihapus setelah mencapai periode tidak aktifnya.
Perubahan Chrome Enterprise Premium
Baca lebih lanjut perbedaan antara Chrome Enterprise Core and Chrome Enterprise Premium.
- Penyesuaian penambahan watermark
Chrome Enterprise Premium kini memungkinkan administrator menyesuaikan tampilan watermark. Peningkatan ini bertujuan untuk membuat pengalaman pengguna menjadi lebih baik, dengan mengatasi masalah penyebab lelah mata dan menurunnya keterbacaan di halaman yang menampilkan watermark lama.
Untuk mengontrol tampilan watermark, administrator dapat menggunakan kebijakan WatermarkStyle yang baru. Dalam kebijakan ini, admin dapat mengonfigurasi hal berikut:
- font_size: Menetapkan ukuran font teks dalam piksel.
- fill_opacity: Menetapkan opasitas isian teks, dari 0 (transparan) hingga 100 (buram).
- outline_opacity: Menetapkan opasitas garis tepi teks, dari 0 (transparan) hingga 100 (buram).
Hal ini memberikan fleksibilitas lebih tinggi bagi administrator untuk menyelaraskan persyaratan keamanan dengan kebutuhan produktivitas pengguna.
- Chrome 141 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran ini memungkinkan administrator menyesuaikan ukuran font dan tingkat opasitas watermark menggunakan kebijakan WatermarkStyle yang baru di konsol Google Admin.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, ditunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser Chrome mendatang
- Pembatasan akses jaringan lokal
Chrome 142 akan membatasi kemampuan untuk membuat permintaan ke jaringan lokal pengguna, yang kini perlu melewati dialog izin. Permintaan jaringan lokal adalah permintaan apa pun dari situs publik ke alamat IP lokal atau loopback, atau dari situs lokal (misalnya, Intranet) ke loopback. Dengan menerapkan dialog izin untuk membatasi kemampuan situs dalam melakukan permintaan ini, risiko serangan pemalsuan permintaan lintas situs terhadap perangkat jaringan lokal seperti router bisa dimitigasi. Selain itu, pembatasan ini mengurangi kemampuan situs untuk menggunakan permintaan tersebut sebagai metode pelacakan sidik jari terhadap jaringan lokal pengguna.
Izin ini dibatasi untuk konteks yang aman. Jika diizinkan, pemblokiran konten campuran untuk permintaan ke jaringan lokal juga akan dilonggarkan (mengingat banyak perangkat lokal tidak dapat memperoleh sertifikat TLS yang dipercaya secara publik karena berbagai alasan).
Fungsi ini menggantikan upaya sebelumnya yang disebut Akses Jaringan Pribadi, yang menggunakan permintaan preflight agar perangkat lokal memberikan izin. Perusahaan yang perlu menonaktifkan atau memberikan izin secara otomatis dapat melakukannya menggunakan kebijakan LocalNetworkAccessAllowedForUrls dan LocalNetworkAccessBlockedForUrls. Nilai '*' dapat digunakan untuk mengizinkan akses ke jaringan lokal di semua URL, sehingga perilakunya akan sama seperti sebelum pembatasan ini diterapkan.
- Chrome 142 di Windows, macOS, Linux, Android
- Dukungan multi-profil Chrome di iOS dalam ekstensi Bagikan
Mulai Chrome 142 di iOS, ekstensi Berbagi Chrome kini memungkinkan pengguna melihat profil yang sedang digunakan dan mengubahnya sebelum membuka URL di Chrome atau menelusuri teks atau gambar. Untuk pengguna yang mengaktifkan beberapa profil, saat mereka ingin membagikan URL atau memilih teks atau gambar, lalu memilih Chrome, mereka akan dapat melihat ekstensi Berbagi Chrome dengan avatar akun. Jika pengguna tidak melakukan apa pun, intent berbagi akan terbuka di profil yang dipilih.
Untuk mengubah profil dari ekstensi Berbagi Chrome, pengguna dapat mengkliknya dan memilih profil yang diinginkan. Kemudian, Chrome akan mengganti profil yang sesuai. Jika profil kerja diizinkan oleh kebijakan perusahaan, pengguna dapat menyetel profil widget. Jika hanya profil pribadi atau hanya profil perusahaan yang diizinkan, dukungan multi-profil tidak diaktifkan, widget akan terus berfungsi seperti sebelumnya.
- Chrome 142 di iOS
- Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis di Chrome Desktop
Chrome akan meluncurkan versi login dan sinkronisasi yang lebih praktis serta terkonsolidasi di Chrome untuk Windows, Mac, dan Linux. Sinkronisasi Chrome tidak akan lagi ditampilkan sebagai fitur terpisah di setelan atau di tempat lain. Sebagai gantinya, pengguna dapat login ke Chrome untuk menggunakan dan menyimpan data seperti sandi, bookmark, dan lainnya di Akun Google mereka, yang tunduk pada kebijakan perusahaan yang relevan. Selain itu, pengguna yang login ke Chrome juga dapat memilih untuk menyinkronkan tab dan histori penjelajahan di Akun Google mereka, yang sekali lagi tunduk pada kebijakan perusahaan yang relevan.
Seperti sebelumnya, fungsionalitas ini, yang semula menjadi bagian dari sinkronisasi Chrome yang menyimpan dan mengakses data Chrome di Akun Google, dapat dinonaktifkan melalui SyncDisabled dan SyncTypesListDisabled. Login ke Chrome dapat dinonaktifkan melalui BrowserSignin seperti sebelumnya.
Perubahan ini tidak memengaruhi kemampuan pengguna untuk login ke properti Google di web (misalnya, Gmail) tanpa login ke Chrome, kemampuan mereka untuk tetap logout dari Chrome, atau kemampuan mereka untuk mengontrol informasi apa saja yang disinkronkan dengan Akun Google mereka.
Perubahan ini cukup mirip dengan pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis yang diluncurkan di iOS pada versi 117 dan di Android pada versi 127.
- Chrome 142 di Linux, macOS, Windows: Peluncuran bertahap
- Setelan keamanan gabungan
Fitur ini menyediakan opsi keamanan gabungan bagi pengguna untuk mengonfigurasi setelan keamanan berdasarkan tingkat perlindungan yang diinginkan saat menggunakan Chrome. Pengguna dapat memilih antara opsi Enhanced untuk tingkat keamanan tertinggi dan Standard untuk perlindungan seimbang default. Pengguna masih dapat menetapkan nilai kustom untuk setelan, seperti yang dapat mereka lakukan saat ini. Hal ini menyederhanakan pengalaman pengguna dan mempermudah pengguna mendapatkan tingkat perlindungan yang mereka inginkan tanpa perlu memahami opsi konfigurasi lanjutan.
Kebijakan perusahaan yang ada lebih diprioritaskan daripada pilihan paket pengguna akhir. Jika kebijakan yang ada dikonfigurasi untuk setelan keamanan, nilai tidak akan diganti oleh pilihan paket keamanan pengguna.
- Chrome 142 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Menghapus nama jendela untuk navigasi lintas situs yang mengganti grup konteks penjelajahan
Saat ini, nilai properti
window.namedipertahankan selama tab aktif, bahkan saat navigasi mengalihkan grup konteks penjelajahan, sehingga dapat membocorkan informasi dan berpotensi digunakan sebagai vektor pelacakan. Mulai Chrome 142, properti window.name tidak akan lagi dipertahankan dalam kasus ini, yang akan memitigasi masalah ini.Pembaruan ini akan memperkenalkan kebijakan perusahaan sementara yang baru, ClearWindowNameCrossSiteBrowsing, yang akan berhenti berfungsi di Chrome 146.
- Chrome 142 di Windows, macOS, Linux, Android, iOS: Kebijakan Enterprise akan tersedia
- Chrome 146 di Windows, macOS, Linux, Android, iOS: Kebijakan Enterprise akan dihapus
- Bantuan LLM klien dalam memitigasi scam
Pengguna di web menghadapi scam dalam jumlah yang signifikan setiap harinya. Untuk memerangi scam ini, Chrome akan memanfaatkan LLM di perangkat untuk mengidentifikasi situs scam bagi pengguna Safe Browsing yang Disempurnakan (ESB). Chrome akan mengirimkan konten halaman ke LLM di perangkat untuk menyimpulkan sinyal terkait keamanan halaman dan mengirimkan sinyal ini ke sisi server Safe Browsing untuk mendapatkan keputusan akhir. Jika diaktifkan, Chrome dapat menggunakan lebih banyak bandwidth untuk mendownload LLM.
- Chrome 134 di Linux, macOS, Windows: Mengumpulkan nama merek dan ringkasan intent halaman yang memicu kunci keyboard untuk mengidentifikasi situs scam.
- Chrome 135 di Linux, macOS, Windows: Menampilkan peringatan kepada pengguna berdasarkan keputusan server yang menggunakan nama merek dan ringkasan intent halaman yang memicu kunci keyboard.
- Chrome 137 di Linux, macOS, Windows: Mengumpulkan ringkasan merek dan intent halaman berdasarkan sistem penskoran reputasi server.
- Chrome 138 di Linux, macOS, Windows: Menampilkan peringatan kepada pengguna berdasarkan keputusan server yang menggunakan merek dan intent halaman yang diberi skor oleh sistem reputasi server.
- Chrome 142 di Android
- Pencegahan pelacakan HSTS
Update ini akan memitigasi pelacakan pengguna oleh pihak ketiga melalui cache HTTP Strict Transport Security (HSTS). Fitur ini hanya mengizinkan upgrade HSTS untuk navigasi tingkat teratas dan memblokir upgrade HSTS untuk permintaan sub-resource. Dengan begitu, situs pihak ketiga tidak akan dapat menggunakan cache HSTS untuk melacak pengguna di seluruh web.
- Chrome 142 di Windows, macOS, Linux, Android
- Peristiwa pointerrawupdate yang dapat dioperasikan hanya diekspos dalam konteks aman
Spesifikasi PointerEvents membatasi pointerrawupdate ke konteks aman pada tahun 2020, menyembunyikan pemicuan peristiwa dan pemroses peristiwa global dari konteks yang tidak aman. Melalui fitur ini, Chrome akan mencocokkan spesifikasi yang diperbarui dan dapat beroperasi dengan browser utama lainnya.
- Chrome 142 di Windows, macOS, Linux, Android
- Cookie yang Terikat Origin (secara default)
Di Chrome 142, cookie terikat ke origin setelannya (secara default) sehingga hanya dapat diakses oleh origin tersebut, yaitu dikirim pada permintaan atau terlihat melalui
document.cookie. Cookie dapat mempermudah pembatasan pengikatan host dan port melalui penggunaan atribut Domain, tetapi semua cookie akan terikat ke skema setelannya.Kebijakan perusahaan sementara LegacyCookieScopeEnabled dan LegacyCookieScopeEnabledForDomainList tersedia untuk mengembalikan perubahan ini. Kebijakan ini akan berhenti berfungsi di Chrome 150.
- Chrome 142 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan Enterprise akan tersedia
- Chrome 150 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan Enterprise akan dihapus
- Kriptografi Pasca-Kuantum untuk DTLS di WebRTC
Fitur ini akan memungkinkan penggunaan Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC) dengan koneksi WebRTC. Alasan penggunaan PQC adalah agar traffic media WebRTC selalu menggunakan protokol kriptografi terbaru, serta mencegah skenario Harvest Now to Crack Later.
Admin akan dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan enterprise WebRtcPostQuantumKeyAgreementEnabled, untuk memungkinkan pengguna versi bisnis menonaktifkan PQC. Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dihapus paling lambat pada Chrome 152.
- Chrome 142 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Chrome 152 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan Kebijakan Perusahaan
- Aktivasi pengguna tetap di seluruh navigasi origin yang sama
Fitur ini mempertahankan status aktivasi pengguna tetap setelah halaman beralih ke halaman dengan origin yang sama. Kurangnya aktivasi pengguna di halaman pasca-navigasi mencegah beberapa kasus penggunaan seperti menampilkan keyboard virtual pada fokus otomatis, dan hal ini telah menjadi penghalang bagi developer yang ingin membangun Aplikasi Multihalaman (MPA) melalui Aplikasi Web Satu Halaman (SPA).
- Chrome 142 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pembaruan untuk peringatan Tidak ada HTTPS
Chrome 140 memperbarui peringatan yang ditampilkan saat pengguna memilih untuk mengaktifkan Selalu gunakan koneksi aman di
chrome://settings/securitydari interstisial ke dialog. Indikator keamanan konten URL di peringatan berubah dari tanda bintang menjadi ikon gembok rusak, sementara pemuatan halaman penuh tetap diblokir dan fungsinya tetap tidak berubah. Beberapa pengguna mungkin melihat peringatan ini secara otomatis saat mengunjungi situs HTTP. Pengguna dapat mengaktifkan peringatan ini dichrome://settings/security.- Chrome 140 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Desain peringatan baru di platform desktop
- Chrome 142 di Android: Desain peringatan baru di Android
- Manifes Aplikasi Web: algoritma kelayakan update
Mulai Chrome 142, manifes Aplikasi Web akan menentukan algoritma kelayakan update. Hal ini membuat proses update menjadi lebih deterministik dan dapat diprediksi, sehingga memberi developer lebih banyak kontrol atas apakah (dan kapan) update harus diterapkan ke penginstalan yang ada, serta memungkinkan penghapusan throttle pemeriksaan update yang saat ini perlu diterapkan oleh agen pengguna untuk menghindari pemborosan resource jaringan.
- Chrome 142 di Windows, macOS, Linux
- Chrome 143 di Android
- Elemen pseudo CSS untuk penyorotan hasil pencarian di halaman
Fitur ini akan memungkinkan penulis situs mengatur gaya penyorotan hasil penelusuran dari fitur cari di halaman menggunakan elemen pseudo untuk sorotan, seperti pada pemilihan teks dan kesalahan ejaan. Dengan demikian, penulis situs dapat mengubah warna latar depan dan latar belakang atau menambahkan dekorasi teks. Hal ini sangat berguna jika tampilan default browser kurang kontras atau tidak cocok dengan warna halaman.
- Chrome 143 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghentikan penggunaan savedTabGroups sebagai nilai individual di SyncTypesListDisabled
Saat ini, kebijakan perusahaan SyncTypesListDisabled memungkinkan administrator menonaktifkan sinkronisasi jenis data
savedTabGroupsdi platform desktop. Namun, di platform seluler, sinkronisasi Grup Tab sudah dikelola oleh jenis data tab. Untuk menyelaraskan perilaku desktop dengan perangkat seluler dan menyederhanakan pengelolaan sinkronisasi, jenis datasavedTabGroupsindividual akan dihentikan dan tidak lagi menjadi nilai yang dapat disesuaikan secara individual dalam kebijakan SyncTypesListDisabledTindakan yang diperlukan oleh administrator:
Mulai Chrome 143, jika kebijakan SyncTypesListDisabled Anda menonaktifkan tab atau
savedTabGroups, kedua jenis data tersebut kini akan dianggap dinonaktifkan. Artinya, menonaktifkan tab juga akan menonaktifkan grup tab tersimpan, dan sebaliknya. NilaisavedTabGroupsakan sepenuhnya dihapus dari daftar jenis data yang didukung untuk kebijakan ini. Administrator yang telah menonaktifkan grup tab tersimpan dan ingin mempertahankan perilaku ini harus menonaktifkan jenis data tab secara eksplisit. Hal ini akan memastikan perilaku yang diinginkan sebelum nilaisavedTabGroupsdihapus sepenuhnya.- Chrome 143 di Windows, macOS, Linux
- Happy Eyeballs V3
Peluncuran ini merupakan pengoptimalan internal di Chrome yang menerapkan Happy Eyeballs V3 untuk mencapai konkurensi koneksi jaringan yang lebih baik. Happy Eyeballs V3 melakukan resolusi DNS secara asinkron dan mengatur upaya koneksi dengan protokol (H3/H2/H1) dan versi alamat IP (IPv6 atau IPv4) yang lebih sesuai untuk mengurangi jeda koneksi jaringan yang dialami pengguna. Fitur ini dibatasi oleh kebijakan sementara, yaitu HappyEyeballsV3Enabled.
- Chrome 144 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Mode ServiceWorkerAutoPreload
ServiceWorkerAutoPreload adalah mode saat browser mengeluarkan permintaan jaringan secara paralel dengan bootstrap service worker, dan menggunakan hasil permintaan jaringan di dalam handler pengambilan jika handler pengambilan tersebut menampilkan respons dengan
respondWith(). Jika hasil handler pengambilan adalah penggantian, hasil tersebut akan meneruskan respons jaringan langsung ke browser. ServiceWorkerAutoPreload didefinisikan sebagai pengoptimalan browser opsional, yang akan mengubah perilaku service worker yang ada. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan perusahaan yang disebut ServiceWorkerAutoPreloadEnabled.- Chrome 140 di Android, Windows: Kebijakan ServiceWorkerAutoPreloadEnabled
- Chrome 144 di Android, Windows: Kebijakan ServiceWorkerAutoPreloadEnabled akan dihapus
- Perubahan pada jadwal peluncuran Stabil Awal
Mulai Chrome 145, Chrome akan diluncurkan ke saluran Stabil Awal satu minggu lebih awal dari yang telah dikomunikasikan sebelumnya. Misalnya, rilis Stabil Awal Chrome 145 beralih dari 4 Februari 2026 ke 28 Januari 2026. Tidak ada perubahan pada rilis saluran Stabil. Untuk melihat tanggal Stabil Awal yang baru, Anda dapat memeriksa jadwal rilis yang telah diperbarui.
-
Chrome 145 di Android, iOS, macOS, Windows: Chrome akan diluncurkan ke saluran Stabil Awal satu minggu lebih awal.
-
- Penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin
Untuk melindungi informasi organisasi Anda dengan lebih baik, Google akan segera mewajibkan semua akun yang memiliki akses ke
admin.google.commengaktifkan Verifikasi 2 Langkah (2SV). Sebagai administrator Google Workspace, Anda harus mengonfirmasi identitas dengan Verifikasi 2 Langkah, yang memerlukan sandi Anda plus sesuatu, misalnya ponsel atau kunci keamanan.Penerapan ini akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang. Anda harus mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah untuk akun admin di organisasi Anda sebelum Google memberlakukan kewajiban ini. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Tentang penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin ini.
- Chrome 137 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penerapan Verifikasi 2 Langkah dimulai
- Chrome 145 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Verifikasi 2 Langkah diwajibkan
- Pelarangan spasi di host URL non-file://
Menurut spesifikasi Standar URL, host URL tidak boleh berisi karakter spasi. Namun, saat ini penguraian URL di Chromium membolehkan spasi di host. Hal ini menyebabkan Chromium gagal dalam beberapa pengujian yang disertakan dalam URL HTTPS Interop2024 untuk WebSocket dan area fokus URL. Agar Chromium memenuhi kepatuhan spesifikasi, kami ingin menghapus spasi dari host URL sepenuhnya, tetapi hal ini sulit karena spasi digunakan di bagian host dalam URL file:// Windows (GitHub).
- Chrome 145 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Menghapus kebijakan Partisi penyimpanan pihak ketiga
Partisi penyimpanan pihak ketiga menjadi default di Chrome 115. Tanda
chrome://yang memungkinkan pengguna menonaktifkan fitur ini telah dihapus di Chrome 128, dan uji coba penghentian penggunaannya berakhir dengan rilisnya Chrome 139. Di Chrome 145, kebijakan perusahaan DefaultThirdPartyStoragePartitioningSetting dan ThirdPartyStoragePartitioningBlockedForOrigins akan dihapus. Pengguna disarankan untuk beralih ke solusi penyimpanan alternatif, baik menyesuaikan diri dengan partisi penyimpanan pihak ketiga maupun dengan menggunakandocument.requestStorageAccess({...})jika diperlukan.Jika ada masukan, Anda dapat menambahkannya di sini dalam bug Chromium.
- Chrome 145 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan DefaultThirdPartyStoragePartitioningSetting dan ThirdPartyStoragePartitioningBlockedForOrigins
- Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5
Panggilan Chrome ke SafeBrowsing API v4 akan dimigrasikan untuk memanggil SafeBrowsing API v5. Nama metode juga akan berbeda antara v4 dan v5. Jika admin memiliki daftar hijau URL khusus v4 untuk mengizinkan permintaan jaringan ke https://safebrowsing.googleapis.com/v4*, daftar tersebut harus diubah untuk mengizinkan permintaan jaringan ke seluruh domain: safebrowsing.googleapis.com. Jika tidak, permintaan jaringan ke API v5 yang ditolak akan menyebabkan regresi keamanan bagi pengguna. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Migrasi dari V4 - Safe Browsing.
- Chrome 145 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur akan diluncurkan secara bertahap
- Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS
Chrome 124 secara default mengaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci TLS aman pasca-kuantum baru X25519Kyber768 di semua platform desktop, berdasarkan standar NIST (ML-KEM). Update ini melindungi traffic jaringan dari Chrome dengan server yang juga mendukung ML-KEM dari dekripsi oleh komputer kuantum pada masa mendatang. Perubahan ini harus bersifat transparan terhadap operator server. Cipher ini akan digunakan untuk koneksi TLS 1.3 maupun QUIC.
Namun, beberapa middlebox TLS mungkin tidak disiapkan untuk ukuran enkapsulasi kunci Kyber (ML-KEM), atau poin kode cipher ClientHello TLS baru, yang menyebabkan koneksi terputus atau macet. Hal ini dapat diatasi dengan memperbarui middlebox Anda, atau menonaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci melalui kebijakan sementara Enterprise PostQuantumKeyAgreementEnabled, yang akan tersedia hingga akhir tahun 2024. Namun, cipher aman pasca-kuantum jangka panjang akan diperlukan di TLS dan kebijakan Enterprise tersebut akan dihapus. Kriptografi pasca-kuantum diperlukan untuk CSNA 2.0. Untuk mempelajari lebih lanjut, lihat Melindungi Traffic Chrome dengan KEM Kyber Hybrid.
- Chrome 131 di Linux, macOS, Windows: Chrome akan mengalihkan mekanisme enkapsulasi kunci ke versi standar akhir ML-KEM
- Chrome 145 di Linux, macOS, Windows: Kebijakan perusahaan akan dihapus
- Aplikasi Web Terisolasi (IWA)
Aplikasi Web Terisolasi (IWA) adalah ekstensi dari pekerjaan yang ada pada penginstalan PWA dan Web Packaging yang memberikan perlindungan lebih kuat terhadap penyusupan server dan modifikasi tanpa izin lainnya, serta diperlukan bagi developer aplikasi yang membutuhkan keamanan tinggi. Aplikasi ini dikemas ke dalam Paket Web, ditandatangani oleh developer-nya, dan didistribusikan kepada pengguna akhir melalui satu atau beberapa potensi metode yang dideskripsikan dalam penjelasan ini. Aplikasi ini tidak dihosting di server web aktif dan diambil melalui HTTPS.
Dalam rilis awal, IWA hanya dapat diinstal melalui kebijakan admin di perangkat ChromeOS yang dikelola perusahaan.
- Chrome 146 di Windows Peluncuran ini menambahkan dukungan untuk Aplikasi Web Terisolasi (IWA) dalam konfigurasi browser yang dikelola perusahaan di Windows.
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome akan langsung mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan perusahaan UiAutomationProviderEnabled mulai Chrome 125 untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung hingga Chrome 146, dan akan dihapus di Chrome 147. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang ditimbulkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator perusahaan dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 147 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
Update Chrome Enterprise Core mendatang
-
Pelaporan profil untuk Chrome di iOS
Chrome Enterprise Core meluncurkan pelaporan profil cloud untuk Chrome di iOS. Untuk mengaktifkan pelaporan profil di iOS, admin IT harus mengaktifkan kebijakan Pelaporan profil terkelola di bagian Browser Chrome > Setelan di konsol Google Admin. Jika telah mengaktifkan Pelaporan profil terkelola, Anda akan otomatis menerima pelaporan profil di Chrome di iOS. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan CloudProfileReportingEnabled.
Data pelaporan profil dapat ditemukan di konsol Google Admin > Browser Chrome > Profil terkelola. Informasi pelaporan mencakup informasi profil, informasi browser (versi browser, OS, saluran, dan sebagainya), kebijakan yang diterapkan, dan lainnya.
- Chrome 142 di iOS: Fitur akan diluncurkan secara bertahap
Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang
- Pemfaktoran ulang UX aturan browser Chrome
Untuk meningkatkan pengalaman pembuatan aturan Pencegahan Kebocoran Data (DLP), konsol Google Admin akan diperbarui guna menyederhanakan cara administrator menentukan kebijakan untuk berbagai aplikasi seperti Chrome dan Workspace. Perubahan ini pertama kali memperkenalkan grup aplikasi yang saling eksklusif. Artinya, satu aturan DLP kini hanya dapat menarget satu grup aplikasi dalam satu waktu, entah itu aplikasi Workspace (misalnya Drive atau Gmail), pemicu browser Chrome (misalnya mengupload file atau mengunjungi URL), atau pemicu ChromeOS. Perubahan ini menyederhanakan konfigurasi aturan, menghilangkan potensi konflik dari pemilihan aplikasi yang tumpang tindih, dan menjadi dasar bagi alur kerja yang lebih khusus dan mudah digunakan sesuai dengan kebutuhan setiap platform.
Administrator akan melihat antarmuka pemilihan Aplikasi yang diperbarui, yang menggunakan tombol pilihan untuk menerapkan pemilihan satu grup ini pada aturan baru. Aturan yang sudah ada dan sebelumnya menggabungkan aplikasi dari beberapa grup akan dimigrasikan secara otomatis oleh sistem menjadi aturan terpisah yang sesuai standar dan khusus untuk satu platform, guna memastikan perlindungan berkelanjutan serta transisi yang lancar. Banner di konsol Admin akan memberikan informasi terkait perubahan ini dan proses migrasi tersebut. Tidak ada kebijakan perusahaan baru yang diperkenalkan bersama pembaruan ini. Perubahan yang dilakukan adalah pada antarmuka konfigurasi aturan. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Apa itu kontrol data ChromeOS? - Bantuan Chrome Enterprise dan Education.
- Chrome 141 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Memungkinkan pemilihan aplikasi yang saling eksklusif untuk konfigurasi aturan DLP di Konsol Admin
- Dukungan ukuran file yang ditingkatkan untuk pemindaian DLP
Kini, Chrome Enterprise Premium memperluas kemampuan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) dan pemindaian malware-nya untuk menyertakan file besar dan terenkripsi. Sebelumnya, file berukuran lebih dari 50 MB dan semua file terenkripsi dilewati selama pemindaian konten. Update ini menutup celah keamanan krusial tersebut. Untuk kebijakan yang dikonfigurasi agar menyimpan bukti, file hingga 2 GB kini dapat dikirim ke Evidence Locker. Hal ini memberi administrator visibilitas dan kontrol yang lebih besar, sehingga secara signifikan mengurangi risiko pemindahan data yang tidak sah melalui transfer file besar.
Tidak ada kebijakan baru yang diperlukan untuk mengaktifkan fitur ini. Fitur ini dikontrol secara otomatis oleh konfigurasi aturan DLP yang ada di konsol Google Admin. Jika admin memiliki aturan yang berlaku untuk upload, download, atau pencetakan file, aturan tersebut kini juga akan berlaku untuk file besar dan terenkripsi. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Apa itu kontrol data ChromeOS? - Bantuan Chrome Enterprise dan Education.
- Chrome 145 di Linux, macOS, Windows: Tahap ini memungkinkan pengumpulan file besar (>50 MB) dan terenkripsi untuk Ruang Penyimpanan Bukti, sehingga menutup celah keamanan DLP utama.
Ringkasan rilis ChromeOS 141
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Peningkatan transparansi untuk Pemulihan Data di ChromeOS | ✓ | ✓ | |
| Kebijakan izin baru untuk Device Attributes API | ✓ | ✓ | |
| Setelan Batas Pengisian Daya Baterai di UI | ✓ | ✓ | |
| File PPD Terkelola Untuk Printer | ✓ | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update ChromeOS saat ini
- Peningkatan transparansi untuk Pemulihan Data di ChromeOS
Berdasarkan komitmen kami terhadap keamanan, ChromeOS kini memberikan transparansi yang lebih baik terkait histori pemulihan data perangkat Anda. Setiap upaya pemulihan dicatat ke dalam buku besar yang aman dari gangguan dan menjaga privasi, dan kini kami memungkinkan log tersebut ditinjau.
Dengan demikian, Anda dapat memverifikasi bahwa semua upaya untuk memulihkan data lokal di perangkat Anda dilakukan oleh Anda, sehingga upaya akses yang tidak sah dapat dengan mudah dideteksi dan Anda dapat merasa tenang sepenuhnya.
- Kebijakan izin baru untuk Device Attributes API
Admin kini dapat menggunakan dua kebijakan izin baru untuk membatasi akses ke Device Attributes API. Device Attributes API hanya tersedia untuk aplikasi web kios yang diinstal oleh kebijakan dan Aplikasi Web Terisolasi (IWA) yang diinstal oleh kebijakan, hanya di perangkat ChromeOS terkelola. Selain itu, fitur ini dikontrol oleh setelan konten.
Dua kebijakan baru diperkenalkan, DeviceAttributesBlockedForOrigins dan DefaultDeviceAttributesSetting, untuk melengkapi kebijakan DeviceAttributesAllowedForOrigins yang diperkenalkan sebelumnya. Fitur ini diaktifkan secara default untuk skenario yang didukung seperti yang dijelaskan di atas.
- Setelan Batas Pengisian Daya Baterai di UI
Anda kini dapat mengontrol langsung kesehatan baterai Chromebook untuk memperpanjang masa pakainya dengan setelan pengoptimalan pengisian daya baru. Fitur ini membantu menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang dengan menyesuaikan cara pengisian daya perangkat Anda.
Untuk mengonfigurasi opsi yang dapat diakses pengguna ini, buka Setelan > Perangkat > Daya, lalu pilih Ubah di samping Pengisian Daya Optimal. Anda dapat memilih antara:
- Batas Pengisian Daya: Memaksimalkan masa pakai baterai dengan membatasi pengisian daya maksimum hingga 80%.
- Pengisian Daya Adaptif: Menunda pengisian daya hingga 100% secara cerdas sampai diperlukan, berdasarkan pola penggunaan harian Anda.
Update ini adalah bagian yang ditampilkan kepada pengguna dari kebijakan DevicePowerBatteryChargingOptimization yang tersedia di konsol Admin Google. Administrator dapat menetapkan kebijakan ini ke salah satu dari tiga opsi:
- Adaptif: Perangkat menunda pengisian daya hingga 100% sampai diperlukan.
- Terbatas: Baterai hanya diisi daya hingga sekitar 80%.
- Standar: Baterai diisi dayanya secara normal hingga 100%, yang menonaktifkan semua pengoptimalan pengisian daya di perangkat.
Kebijakan yang ditetapkan oleh administrator akan menggantikan setelan apa pun yang dipilih oleh pengguna. Pengguna hanya dapat memperoleh manfaat dari penyesuaian opsi pengoptimalan pengisian daya di perangkat mereka jika tidak ada kebijakan pengganti yang diterapkan. Secara default, jika tidak ada kebijakan yang diterapkan, Pengisian Daya Optimal akan diaktifkan di perangkat dengan opsi Pengisian Daya Adaptif dipilih. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Cara menggunakan Pengisian daya adaptif - Bantuan Chromebook.
- File PPD terkelola untuk printer
Saat ini, ada 2 cara untuk menyiapkan konfigurasi tanpa driver, atau produsen dan model printer.
Fitur baru ini menyediakan cara ketiga untuk mengidentifikasi printer, yaitu dengan menggunakan file PPD kustom. Administrator ChromeOS Enterprise kini dapat menentukan file PPD kustom saat menyiapkan printer terkelola untuk organisasi mereka.
Chrome 140
Ringkasan rilis Chrome 140
| Perubahan browser Chrome | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Perubahan sandi otomatis | ✓ | ||
| Saran Penelusuran Kontekstual di kolom URL Chrome | ✓ | ||
| Pra-penyiapan DSE | ✓ | ||
| Isi otomatis yang ditingkatkan | ✓ | ||
| Meluncurkan Chrome dengan Profil baru menggunakan command line | ✓ | ✓ | |
| Pengguna yang login: Isi otomatis dan setelan dari Akun Google | ✓ | ||
| Mode ServiceWorkerAutoPreload | ✓ | ||
| Grup tab bersama | ✓ | ||
| Pembaruan pada peringatan Tidak ada HTTPS | ✓ | ||
| Menghentikan pengiriman header Purpose: prefetch dari pengambilan data dan pra-render | ✓ | ✓ | |
| Menghentikan aturan ukuran font khusus untuk H1 dalam beberapa elemen | ✓ | ||
| SharedWorker mewarisi pengontrol untuk URL blob | ✓ | ||
| Kebijakan baru di browser Chrome | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Filter baru di halaman Ringkasan Chrome Enterprise | ✓ | ||
| Menerapkan regionalisasi data Chrome Enterprise yang tercakup | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Perlindungan aturan Salin/Tempel | ✓ | ✓ | |
| Dukungan DLP untuk iFrame | ✓ | ✓ | |
| Perubahan browser Chrome mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Menambahkan sinyal heuristik pembajakan penelusuran ke telemetri ekstensi | ✓ | ||
| Footer halaman Tab baru | ✓ | ✓ | ✓ |
| Gemini di Chrome | ✓ | ||
| Kriptografi Pasca-Kuantum untuk DTLS di WebRTC | ✓ | ||
| Elemen pseudo CSS untuk penyorotan hasil pencarian di halaman | ✓ | ✓ | |
| Pembatasan akses jaringan lokal | ✓ | ✓ | |
| Cookie yang terikat origin (secara default) | ✓ | ||
| Kebijakan izin untuk Device Attributes API | ✓ | ✓ | |
| Kebijakan Origin yang Sama yang ketat untuk Storage Access API | ✓ | ||
| Properti window.name tidak lagi dipertahankan untuk navigasi lintas situs | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan savedTabGroups sebagai nilai tersendiri di SyncTypesListDisabled | ✓ | ||
| Tidak mengizinkan pra-rendering HTTP teks biasa yang tidak tepercaya | ✓ | ||
| Pencegahan pelacakan HSTS | ✓ | ||
| Manifes Aplikasi Web: algoritma kelayakan update |
✓ |
||
| Happy Eyeballs V3 | ✓ | ✓ | |
| Penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin | ✓ | ||
| Pelarangan spasi di host URL non-file:// | ✓ | ||
| Menghapus kebijakan partisi penyimpanan pihak ketiga | ✓ | ||
| Migrasi SafeBrowsing API v4 → v5 | ✓ | ||
| Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS | ✓ | ||
| Aplikasi Web Terisolasi (IWA) | ✓ | ||
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Dukungan browser terdaftar untuk penyesuaian Chrome Web Store Enterprise | ✓ | ||
| Penghapusan profil tidak aktif di Chrome Enterprise Core | ✓ | ✓ | |
| Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Pemfaktoran ulang UX aturan browser Chrome | ✓ | ✓ | |
| Dukungan ukuran file yang ditingkatkan untuk pemindaian DLP | ✓ | ✓ | |
| Penyesuaian penambahan watermark | ✓ | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Perubahan browser Chrome
- Perubahan sandi otomatis
Jika Chrome mendeteksi bahwa pengguna telah login ke situs dengan sandi yang diketahui telah dibobol, Chrome kini menawarkan untuk mengubah sandi tersebut secara otomatis. Fitur ini tersedia di sejumlah situs yang memenuhi syarat. Fitur ini menggunakan AI, dan admin dapat mengontrolnya menggunakan kebijakan Enterprise AutomatedPasswordChangeSettings.
- Chrome 140 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Saran penelusuran kontekstual di kolom URL Chrome
Dengan fitur ini, Anda dapat bertanya apa saja tentang halaman yang sedang Anda buka, langsung berdasarkan konteks halaman tersebut. Memanfaatkan kebiasaan Penelusuran yang sudah sering dilakukan di kolom URL, pengguna dapat mengajukan pertanyaan menggunakan Google Lens dengan memilih objek yang ada di layar atau mengetikkan kata-kata. Tindakan Google Lens di kolom URL dan saran kontekstual akan mengarahkan pengguna ke fitur ini pada saat yang paling dibutuhkan. Admin dapat mengontrol fitur ini dengan kebijakan LensOverlaySettings yang ada.
- Chrome 138 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur dimulai
- Chrome 140 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Jika kebijakan LensOverlaySettings tidak ditetapkan, fitur ini akan mematuhi kebijakan GenAiDefaultSettings jika ada.
- Pra-penyiapan DSE
Pra-penyiapan DSE mengoptimalkan integrasi penyedia penelusuran default di Omnibox. Saat Omnibox mendapatkan fokus, Chrome akan mulai melakukan pra-rendering halaman pra-penyiapan yang memuat aset yang diperlukan untuk halaman hasil penelusuran, dan menggunakan kembali aset tersebut untuk mempercepat navigasi ke halaman hasil penelusuran di kueri berikutnya. Admin dapat mengontrol fitur ini dengan kebijakan perusahaan NetworkPredictionOptions.
- Chrome 140 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran bertahap
- Isi otomatis yang ditingkatkan
Mulai Chrome 137, sebagian pengguna dapat mengaktifkan Isi otomatis dengan AI, fitur baru yang akan mempermudah pengguna mengisi formulir online. Pada formulir yang relevan, Chrome dapat memanfaatkan AI untuk memahami formulir dengan lebih baik dan menawarkan pengisian otomatis menggunakan info yang telah disimpan sebelumnya kepada pengguna. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan GenAiDefaultSettings yang ada dan kebijakan AutofillPredictionSettings baru.
- Chrome 137 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Chrome 140 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur Isi otomatis dengan AI yang ada saat ini akan diganti namanya menjadi Isi otomatis yang ditingkatkan, memungkinkan pengguna menyimpan dan mengisi jenis info tambahan, serta tersedia di lebih banyak negara dan bahasa
- Meluncurkan Chrome dengan profil baru melalui command line
Fitur ini dirancang untuk partner dan admin perusahaan yang perlu meluncurkan aplikasi web dari katalog aplikasi native mereka langsung ke profil Chrome terkelola tertentu menggunakan Chrome-Cli. Saat ini, jika profil yang ditentukan tidak ada, Chrome secara default akan menuju ke profil yang terakhir digunakan, sehingga menimbulkan pengalaman pengguna yang kurang lancar. Dengan fitur baru ini, jika profil yang ditentukan tidak ditemukan, Chrome memulai alur pembuatan profil yang ada, dengan mengisi otomatis alamat email pengguna untuk menyederhanakan proses penyiapan. Fitur ini merupakan faktor teknis penting yang memungkinkan admin mempermudah proses onboarding bagi pengguna versi bisnis ke Chrome Enterprise melalui profil terkelola.
- Chrome 140 di Linux, macOS, Windows
- Pengguna yang login: Isi otomatis dan setelan dari Akun Google
Sebagai bagian dari upaya kami untuk menyederhanakan model identitas Chrome di Desktop, akun terkelola yang awalnya login ke Chrome secara implisit dengan login ke properti web Google, dan yang berada di profil terkelola dengan kebijakan pengguna, kini dapat menyimpan dan menggunakan Isi Otomatis, setelan, dan tema dari Akun Google mereka saat login. Kebijakan pengguna yang ada akan terus berfungsi seperti sebelumnya, termasuk SyncDisabled, SyncTypesListDisabled, BrowserSignin, AutofillAddressEnabled, AutofillCreditCardEnabled, dan PasswordManagerEnabled.
- Chrome 140 di Linux, macOS, Windows
- Mode ServiceWorkerAutoPreload
ServiceWorkerAutoPreload adalah mode saat browser mengeluarkan permintaan jaringan secara paralel dengan bootstrap service worker, dan menggunakan hasil permintaan jaringan di dalam handler pengambilan jika handler pengambilan tersebut menampilkan respons dengan respondWith(). Jika hasil handler pengambilan adalah penggantian, hasil tersebut akan meneruskan respons jaringan langsung ke browser. ServiceWorkerAutoPreload didefinisikan sebagai pengoptimalan browser opsional, yang akan mengubah perilaku service worker yang ada. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan perusahaan yang disebut ServiceWorkerAutoPreloadEnabled.
- Chrome 140 di Android, Windows: Kebijakan ServiceWorkerAutoPreloadEnabled
- Chrome 144 di Android, Windows: Kebijakan ServiceWorkerAutoPreloadEnabled akan dihapus
- Grup tab bersama
Pengguna kini dapat berkolaborasi di tab menggunakan fitur grup tab bersama. Dengan fitur ini, pengguna dapat membuat dan menggunakan serangkaian tab di desktop atau perangkat seluler mereka, dan partner kolaboratif dapat menjelajahi tab yang sama di perangkat mereka. Jika seseorang mengubah tab di grup, perubahan itu akan terlihat di semua browser pengguna dalam grup tersebut. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan perusahaan, TabGroupSharingSettings, di Chrome 140.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran kemampuan untuk bergabung dan menggunakan grup tab bersama. Pengguna Chrome versi Stabil tidak akan dapat membuat grup tab bersama (titik entrinya tidak akan tersedia). Bagian fitur ini hanya akan tersedia di Chrome versi Beta/Dev/Canary untuk tahap peluncuran ini.
- Chrome 139 di iOS: Mulai Chrome 139, dukungan untuk iOS akan diluncurkan
- Chrome 140 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan perusahaan TabGroupSharingSettings akan tersedia bagi pemilik perusahaan di konsol admin. 100% pengguna di versi Stabil akan dapat bergabung dan menggunakan grup tab bersama. Namun, kemampuan untuk membuat grup tab bersama akan tetap eksklusif untuk pengguna di versi Beta/Dev/Canary, yang berarti hanya pengguna di saluran tersebut yang dapat memulai grup (teman dan rekan kerja mereka di versi Stabil kemudian dapat bergabung).
- Pembaruan untuk peringatan Tidak ada HTTPS
Chrome 140 memperbarui peringatan yang ditampilkan saat pengguna memilih untuk mengaktifkan Selalu gunakan koneksi aman di
chrome://settings/securitydari interstisial ke dialog. Indikator keamanan konten URL di peringatan berubah dari tanda bintang menjadi ikon gembok rusak, sementara pemuatan halaman penuh tetap diblokir dan fungsinya tetap tidak berubah. Beberapa pengguna mungkin melihat peringatan ini secara otomatis saat mengunjungi situs HTTP. Pengguna dapat mengaktifkan peringatan ini dichrome://settings/security.- Chrome 140 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Desain peringatan baru di platform desktop
- Chrome 141 di Android: Desain peringatan baru di Android
- Menghentikan pengiriman header Purpose: prefetch dari pengambilan data dan pra-rendering
Sekarang, karena pengambilan data dan pra-rendering menggunakan header
Sec-Purposeuntuk proses pengambilan data dan pra-rendering, perubahan ini menghapus headerPurpose: prefetchlama yang masih diteruskan saat ini. Update ini berada di balik tombol fitur atau tombol nonaktif untuk mencegah masalah kompatibilitas.Cakupannya meliputi pengambilan data aturan spekulasi, pra-rendering aturan spekulasi,
<link rel=prefetch>, dan<link rel=prerender>non-standar Chromium.- Chrome 140 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghentikan aturan ukuran font khusus untuk H1 dalam beberapa elemen
Spesifikasi HTML berisi daftar aturan khusus untuk tag <h1> yang disusun bertingkat dalam tag <article>, <aside>, <nav>, atau <section>. Chrome 140 menghentikan penggunaan aturan khusus ini karena dapat menyebabkan masalah aksesibilitas. Misalnya, secara visual aturan ini dapat mengurangi ukuran font pada tag <h1> bertingkat sehingga terlihat seperti tag <h2>, tetapi penurunan tingkat ini tidak tecermin di hierarki aksesibilitas.
- Chrome 140 di Windows, macOS, Linux, Android
- SharedWorker mewarisi pengontrol untuk URL blob
Menurut Worker client case (github), worker harus mewarisi pengontrol untuk URL blob. Namun, kode yang ada hanya mengizinkan dedicated worker mewarisi pengontrol, dan shared worker tidak mewarisi pengontrol. Ini adalah perbaikan agar perilaku Chromium menyesuaikan dengan spesifikasi. Kebijakan perusahaan SharedWorkerBlobURLFixEnabled tersedia untuk mengontrol fitur ini.
- Chrome 140 di Windows, macOS, Linux, Android
- Kebijakan baru di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi DataControlsRules Menetapkan daftar aturan Kontrol Data. LiveCaptionEnabled Mengaktifkan Teks Otomatis ProtectedContentIdentifiersAllowed Mengizinkan halaman web menggunakan ID untuk tujuan pemutaran konten yang dilindungi TabGroupSharingSettings Setelan berbagi grup tab RestrictCoreSharingOnRenderer Membatasi berbagi core CPU untuk proses perender OriginKeyedProcessesEnabled Mengaktifkan isolasi proses sesuai origin secara default. AutomatedPasswordChangeSettings Mengaktifkan perubahan otomatis sandi ServiceWorkerAutoPreloadEnabled Mengizinkan ServiceWorker mengirim permintaan navigasi tanpa menunggu ServiceWorker dimulai Memilih apakah fitur Perlindungan Pelacakan Sidik Jari Privacy Sandbox akan diaktifkan dalam mode Samaran. WebRtcPostQuantumKeyAgreement Mengaktifkan perjanjian kunci pasca-kuantum untuk WebRTC SerialAskForUrls Mengizinkan Serial API di situs ini
SerialBlockedForUrls Memblokir Serial API di situs ini DefaultSerialGuardSetting Mengontrol penggunaan Serial API SerialAllowAllPortsForUrls Otomatis memberikan izin ke situs untuk menghubungkan semua port serial. LocalNetworkAccessAllowedForUrls Mengizinkan situs membuat permintaan ke endpoint jaringan lokal. LocalNetworkAccessBlockedForUrls Memblokir situs agar tidak membuat permintaan ke endpoint jaringan lokal.
Perubahan Chrome Enterprise Core
- Filter baru di halaman Ringkasan Chrome Enterprise
Halaman Ringkasan Chrome kini menyertakan filter baru yang memungkinkan admin menyaring data menurut tanggal aktivitas terakhir dan unit organisasi. Halaman Ringkasan ini awalnya diperkenalkan di Chrome 137 sebagai bagian dari bagian Enterprise browser Chrome dalam konsol Google Admin.
- Chrome 140 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Mulai Chrome 140, filter baru akan tersedia di halaman Ringkasan.
- Menerapkan regionalisasi data Chrome Enterprise yang tercakup
Dengan Chrome 139, administrator mendapatkan kemampuan untuk menetapkan lokasi geografis tertentu untuk menyimpan data Chrome Enterprise tercakup milik pengguna. Opsi mencakup Amerika Serikat, Uni Eropa (ditampilkan sebagai Eropa di konsol Google Admin), atau Tidak ada preferensi. Migrasi penuh diperkirakan akan selesai pada akhir Chrome 140. Setelan ini dapat dikonfigurasi di konsol Google Admin di bagian Data > Kepatuhan > Region data > Region > Data dalam penyimpanan. Untuk mengetahui detail tentang jenis data yang dicakup, lihat Persyaratan Spesifik Per Layanan Chrome Enterprise.
- Chrome 139 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran akan dimulai. Admin mungkin dapat menetapkan region, tetapi data mungkin tidak sepenuhnya diregionalisasi hingga akhir Chrome 140.
- Chrome 140 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Migrasi awal akan sepenuhnya diregionalisasi.
Perubahan Chrome Enterprise Premium
Baca lebih lanjut perbedaan antara Chrome Enterprise Core and Chrome Enterprise Premium.
- Perlindungan aturan Salin/Tempel
Untuk membantu organisasi mencegah pemindahan data yang tidak sah di perangkat seluler dengan lebih baik, Chrome memperluas kontrol data papan klip desktop yang ada. Administrator kini dapat menggunakan kebijakan DataControlsRules untuk menetapkan aturan yang memblokir atau memperingatkan pengguna saat mereka mencoba menyalin atau menempelkan konten yang melanggar kebijakan organisasi. Dengan fitur ini, admin dapat menentukan batasan data dan mencegah informasi sensitif ditempelkan dari lingkungan kerja ke aplikasi atau situs pribadi di perangkat seluler yang mereka kelola. Fitur ini mengatasi celah keamanan besar, dan merupakan fitur yang sering diminta oleh pelanggan tingkat perusahaan yang mengkhawatirkan kurangnya kontrol data di perangkat seluler.
Untuk menggunakan fitur ini, administrator dapat mengonfigurasi batasan papan klip dalam kebijakan DataControlsRules, sehingga memberikan pengalaman pengelolaan yang konsisten di desktop dan perangkat seluler untuk memperkuat postur keamanan organisasi secara menyeluruh. Artikel pusat bantuan ini memberikan konteks lebih lanjut tentang cara administrator dapat mengonfigurasi dan mengelola konektor pelaporan Chrome Enterprise untuk meneruskan peristiwa keamanan browser dan perlindungan data ke layanan pihak ketiga untuk dianalisis.
- Chrome 140 di Android: Perlindungan Aturan Salin/Tempel tersedia di Android
- Dukungan DLP untuk iFrame
Guna meningkatkan keamanan dan mencegah pemindahan data yang tidak sah, Chrome 140 memperluas kemampuan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) untuk mencakup konten di dalam iFrame. Dengan perubahan ini, saat pengguna melakukan tindakan yang memicu DLP (seperti mengupload file) dari situs yang dimuat dalam iFrame, Chrome kini mengirimkan seluruh hierarki URL—dari iFrame sumber hingga halaman tingkat teratas—untuk dievaluasi terhadap semua aturan DLP yang berlaku.
Tidak ada kebijakan perusahaan baru yang diperlukan untuk mengaktifkan fungsi ini. Fungsi ini berjalan dengan aturan DLP yang ada dan telah dikonfigurasi melalui kebijakan Konektor. Administrator harus mengetahui bahwa aturan yang ada kini berlaku untuk konteks iFrame, sehingga tindakan pengguna yang sebelumnya diizinkan mungkin diblokir.
- Chrome 139 di Linux, macOS, Windows: Peluncuran awal dukungan Pencegahan Kebocoran Data untuk iFrame. Fase ini menambahkan penerapan untuk peristiwa upload file yang berasal dari dalam konteks iFrame, dan akan berfungsi dengan aturan DLP yang ada dan telah dikonfigurasi melalui kebijakan OnFileAttachedEnterpriseConnector
- Chrome 140 di Linux, macOS, Windows: Fase yang diperluas ini menggabungkan dua peluncuran fitur, yang memperluas dukungan iFrame DLP untuk mencakup penerapan tindakan download dan pencetakan file.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, ditunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser Chrome mendatang
- Menambahkan sinyal heuristik pembajakan penelusuran ke telemetri ekstensi
Ekstensi Chrome berbahaya mencegat dan mengalihkan kueri penelusuran Omnibox dan Realbox (kotak penelusuran di halaman Tab baru) dari Halaman Hasil Mesin Telusur (SERP) ke URL yang dikontrol oleh penyerang. Fitur ini menambahkan heuristik sisi klien untuk mendeteksi pembajakan penelusuran semacam itu. Ide utamanya adalah membandingkan penelusuran yang dimulai pengguna dengan landing SERP yang berhasil; perbedaan yang signifikan dari waktu ke waktu menunjukkan adanya aktivitas pembajakan. Heuristik ini menghasilkan sinyal baru, yang diupload ke server telemetri CRX Safe Browsing melalui layanan Telemetri Ekstensi yang ada di Chrome. Analisis sisi server terhadap data sinyal dari beberapa browser Chrome kemudian dapat mengidentifikasi potensi pembajakan penelusuran.
- Chrome 141 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Footer halaman tab baru
Pembaruan pada halaman Tab baru mencakup footer baru yang dirancang untuk memberikan transparansi dan kontrol yang lebih baik kepada pengguna atas pengalaman Chrome mereka.
- Chrome 138 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Atribusi Ekstensi akan mulai ditampilkan di NTP. Kini, jika halaman Tab baru default Anda berubah karena ekstensi, akan muncul pesan di footer yang menunjukkan ekstensi mana yang menyebabkan perubahan tersebut. Pesan ini sering kali menyertakan link langsung ke ekstensi yang bersangkutan di Chrome Web Store, sehingga mempermudah identifikasi dan pengelolaan ekstensi yang tidak diinginkan. Jika Anda adalah administrator, Anda dapat menonaktifkan atribusi ini menggunakan kebijakan NTPFooterExtensionAttributionEnabled.
- Chrome 139 di Linux, macOS, Windows: Pengungkapan pengelolaan browser akan ditampilkan jika salah satu kebijakan untuk menyesuaikan footer ditetapkan oleh admin perusahaan. Untuk pengguna yang browser Chrome-nya dikelola oleh sumber tepercaya, footer halaman Tab baru kini akan menampilkan pemberitahuan pengungkapan pengelolaan. Pemberitahuan ini membantu Anda memahami cara browser Anda dikelola. Administrator dapat menonaktifkan pemberitahuan ini dengan kebijakan NTPFooterManagementNoticeEnabled. Selain itu, organisasi dapat menyesuaikan tampilan footer menggunakan kebijakan EnterpriseLogoUrlForBrowser dan EnterpriseCustomLabelForBrowser untuk menampilkan logo serta label kustom.
- Chrome 141 di Linux, macOS, Windows: Pemberitahuan default (Dikelola oleh <domain name>) akan mulai ditampilkan di footer halaman Tab baru untuk semua browser terkelola. Visibilitas dapat diubah dengan kebijakan NTPFooterManagementNoticeEnabled.
- Gemini di Chrome
Gemini kini terintegrasi ke dalam Chrome di macOS dan Windows, serta dapat memahami isi halaman Anda saat ini. Pengguna kini dapat dengan mudah mendapatkan poin penting, mengklarifikasi konsep, dan menemukan jawaban tanpa perlu keluar dari tab Chrome. Integrasi ini mencakup chat, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui teks, dan Gemini Live, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui suara.
Di Chrome 141, Gemini di Chrome akan tersedia bagi pengguna yang login ke Chrome di Amerika Serikat. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan GeminiSettings atau GenAiDefaultSettings (nilai 2). Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Gemini di Chrome di Pusat Bantuan.
- Chrome 137 di macOS, Windows: Fitur tersedia untuk sebagian pelanggan Google AI Pro dan Ultra di Amerika Serikat, serta di saluran pra-Stabil (Dev, Canary, Beta) di Amerika Serikat.
- Chrome 141 di macOS, Windows: Fitur diluncurkan secara bertahap di versi Stabil untuk pengguna yang login ke Chrome di Amerika Serikat.
- Kriptografi Pasca-Kuantum untuk DTLS di WebRTC
Fitur ini akan memungkinkan penggunaan Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC) dengan koneksi WebRTC. Alasan penggunaan PQC adalah agar traffic media WebRTC selalu menggunakan protokol kriptografi terbaru, serta mencegah skenario Harvest Now to Crack Later.
Fitur ini akan dapat dikontrol oleh kebijakan perusahaan WebRtcPostQuantumKeyAgreementEnabled, untuk memungkinkan pengguna versi bisnis menonaktifkan PQC. Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dihapus paling lambat pada Chrome 151.
- Chrome 141 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Chrome 151 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan Kebijakan Perusahaan
- Elemen pseudo CSS untuk penyorotan hasil pencarian di halaman
Fitur ini akan memungkinkan penulis situs mengatur gaya penyorotan hasil penelusuran dari fitur cari di halaman menggunakan elemen pseudo untuk sorotan, seperti pada pemilihan teks dan kesalahan ejaan. Dengan demikian, penulis situs dapat mengubah warna latar depan dan latar belakang atau menambahkan dekorasi teks. Hal ini sangat berguna jika tampilan default browser kurang kontras atau tidak cocok dengan warna halaman.
- Chrome 141 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pembatasan akses jaringan lokal
Chrome 140 membatasi kemampuan untuk membuat permintaan ke jaringan lokal pengguna, yang kini perlu melewati dialog izin. Permintaan jaringan lokal adalah permintaan apa pun dari situs publik ke alamat IP lokal atau loopback, atau dari situs lokal (misalnya, Intranet) ke loopback. Dengan menerapkan dialog izin untuk membatasi kemampuan situs dalam melakukan permintaan ini, risiko serangan pemalsuan permintaan lintas situs terhadap perangkat jaringan lokal seperti router bisa dimitigasi. Selain itu, pembatasan ini mengurangi kemampuan situs untuk menggunakan permintaan tersebut sebagai metode pelacakan sidik jari terhadap jaringan lokal pengguna.
Izin ini dibatasi untuk konteks yang aman. Jika diizinkan, pemblokiran konten campuran untuk permintaan ke jaringan lokal juga akan dilonggarkan (mengingat banyak perangkat lokal tidak dapat memperoleh sertifikat TLS yang dipercaya secara publik karena berbagai alasan).
Fungsi ini menggantikan upaya sebelumnya yang disebut Akses Jaringan Pribadi, yang menggunakan permintaan preflight agar perangkat lokal memberikan izin. Perusahaan yang perlu menonaktifkan atau memberikan izin secara otomatis dapat melakukannya menggunakan kebijakan LocalNetworkAccessAllowedForUrls dan LocalNetworkAccessBlockedForUrls. Nilai '*' dapat digunakan untuk mengizinkan akses ke jaringan lokal di semua URL, sehingga perilakunya akan sama seperti sebelum pembatasan ini diterapkan.
- Chrome 141 di Windows, macOS, Linux, Android
- Cookie yang terikat origin (secara default)
Di Chrome 141, cookie terikat ke origin setelannya (secara default) sehingga hanya dapat diakses oleh origin tersebut, yaitu dikirim pada permintaan atau terlihat melalui document.cookie. Cookie dapat mempermudah pembatasan pengikatan host dan port melalui penggunaan atribut Domain, tetapi semua cookie akan terikat ke skema setelannya.
Kebijakan perusahaan sementara LegacyCookieScopeEnabled dan LegacyCookieScopeEnabledForDomainList tersedia untuk mengembalikan perubahan ini. Kebijakan ini akan berhenti berfungsi di Chrome 150.
- Chrome 141 di Windows, macOS, Linux, Android, iOS: kebijakan akan mulai tersedia
- Chrome 150 di Windows, macOS, Linux, Android, iOS: kebijakan akan dihapus
- Kebijakan izin untuk Device Attributes API
Kebijakan Izin baru memungkinkan pembatasan akses ke Device Attributes API, yang hanya tersedia untuk aplikasi web kios yang diinstal oleh kebijakan dan Aplikasi Web Terisolasi (IWA) yang diinstal oleh kebijakan, keduanya hanya di perangkat ChromeOS terkelola.
Selain itu, fitur ini dikontrol oleh setelan konten. 2 kebijakan baru diperkenalkan: DeviceAttributesBlockedForOrigins dan DefaultDeviceAttributesSetting, untuk melengkapi kebijakan DeviceAttributesAllowedForOrigins yang diperkenalkan sebelumnya. Fitur ini diaktifkan secara default untuk skenario yang didukung seperti yang dijelaskan di atas.
- Chrome 141 di Windows, macOS, Linux
- Kebijakan Origin yang Sama yang ketat untuk Storage Access API
Kami berencana untuk menyesuaikan semantik Storage Access API agar mengikuti secara ketat Kebijakan Origin yang Sama guna meningkatkan keamanan. Secara default, penggunaan
document.requestStorageAccess()dalam frame hanya akan melampirkan cookie pada permintaan yang ditujukan ke origin iframe (bukan situs). Kebijakan CookiesAllowedForUrls atau Header Storage Access masih dapat digunakan untuk berhenti memblokir cookie lintas situs.- Chrome 141 di Windows, macOS, Linux, Android
- Properti window.name tidak lagi dipertahankan untuk navigasi lintas situs
Saat ini, nilai properti window.name dipertahankan selama tab aktif, bahkan saat navigasi mengalihkan grup konteks penjelajahan, sehingga dapat membocorkan informasi dan berpotensi digunakan sebagai vektor pelacakan. Mulai Chrome 142, properti window.name tidak akan lagi dipertahankan dalam kasus ini, yang akan memitigasi masalah ini.
Pembaruan ini akan memperkenalkan kebijakan perusahaan sementara yang baru, ClearWindowNameCrossSiteBrowsing, yang akan berhenti berfungsi di Chrome 146.
- Chrome 142 di Windows, macOS, Linux, Android, iOS
- Menghentikan penggunaan savedTabGroups sebagai nilai individual di SyncTypesListDisabled
Saat ini, kebijakan perusahaan SyncTypesListDisabled memungkinkan administrator menonaktifkan sinkronisasi jenis data savedTabGroups di platform desktop. Namun, di platform seluler, sinkronisasi Grup Tab sudah dikelola oleh jenis data tab. Untuk menyelaraskan perilaku desktop dengan perangkat seluler dan menyederhanakan pengelolaan sinkronisasi, jenis data savedTabGroups individual akan dihentikan dan tidak lagi menjadi nilai yang dapat disesuaikan secara individual dalam kebijakan SyncTypesListDisabled
Tindakan yang diperlukan oleh administrator:
Mulai Chrome 142, jika kebijakan SyncTypesListDisabled Anda menonaktifkan tab atau savedTabGroups, kedua jenis data tersebut kini akan dianggap dinonaktifkan. Artinya, menonaktifkan tab juga akan menonaktifkan grup tab tersimpan, dan sebaliknya. Nilai
savedTabGroupsakan sepenuhnya dihapus dari daftar jenis data yang didukung untuk kebijakan ini. Administrator yang telah menonaktifkan grup tab tersimpan dan ingin mempertahankan perilaku ini harus menonaktifkan jenis data tab secara eksplisit. Hal ini akan memastikan perilaku yang diinginkan sebelum nilaisavedTabGroupsdihapus sepenuhnya.- Chrome 142 di Windows, macOS, Linux
- Tidak mengizinkan pra-rendering HTTP teks biasa yang tidak tepercaya
Peluncuran ini akan memberikan kemampuan untuk tidak mengizinkan pra-rendering HTTP teks biasa yang tidak tepercaya.
- Chrome 142 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pencegahan pelacakan HSTS
Update ini akan memitigasi pelacakan pengguna oleh pihak ketiga melalui cache HTTP Strict Transport Security (HSTS). Fitur ini hanya mengizinkan upgrade HSTS untuk navigasi tingkat teratas dan memblokir upgrade HSTS untuk permintaan sub-resource. Dengan begitu, situs pihak ketiga tidak akan dapat menggunakan cache HSTS untuk melacak pengguna di seluruh web.
- Chrome 142 di Windows, macOS, Linux, Android
- Manifes Aplikasi Web: algoritma kelayakan update
Mulai Chrome 139, manifes Aplikasi Web akan menentukan algoritma kelayakan update. Hal ini membuat proses update menjadi lebih deterministik dan dapat diprediksi, sehingga memberi developer lebih banyak kontrol atas apakah (dan kapan) update harus diterapkan ke penginstalan yang ada, serta memungkinkan penghapusan throttle pemeriksaan update yang saat ini perlu diterapkan oleh agen pengguna untuk menghindari pemborosan resource jaringan.
- Chrome 142 di Windows, macOS, Linux
- Chrome 143 di Android
- Happy Eyeballs V3
Peluncuran ini merupakan pengoptimalan internal di Chrome yang menerapkan Happy Eyeballs V3 untuk mencapai konkurensi koneksi jaringan yang lebih baik. Happy Eyeballs V3 melakukan resolusi DNS secara asinkron dan mengatur upaya koneksi dengan protokol (H3/H2/H1) dan versi alamat IP (IPv6 atau IPv4) yang lebih sesuai untuk mengurangi jeda koneksi jaringan yang dialami pengguna. Fitur ini dibatasi oleh kebijakan sementara, yaitu HappyEyeballsV3Enabled.
- Chrome 144 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin
Untuk melindungi informasi organisasi Anda dengan lebih baik, Google akan segera mewajibkan semua akun yang memiliki akses ke admin.google.com mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah (2SV). Sebagai administrator Google Workspace, Anda harus mengonfirmasi identitas dengan Verifikasi 2 Langkah, yang memerlukan sandi Anda plus sesuatu, misalnya ponsel atau kunci keamanan.
Penerapan ini akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang. Anda harus mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah untuk akun admin di organisasi Anda sebelum Google memberlakukan kewajiban ini. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Tentang penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin ini.
- Chrome 137 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penerapan Verifikasi 2 Langkah dimulai
- Chrome 145 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Verifikasi 2 Langkah diwajibkan
- Pelarangan spasi di host URL non-file://
Menurut spesifikasi Standar URL, host URL tidak boleh berisi karakter spasi. Namun, saat ini penguraian URL di Chromium membolehkan spasi di host. Hal ini menyebabkan Chromium gagal dalam beberapa pengujian yang disertakan dalam URL HTTPS Interop2024 untuk WebSocket dan area fokus URL. Agar Chromium memenuhi kepatuhan spesifikasi, kami ingin menghapus spasi dari host URL sepenuhnya, tetapi hal ini sulit karena spasi digunakan di bagian host dalam URL file:// Windows (GitHub).
- Chrome 145 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Menghapus kebijakan Partisi penyimpanan pihak ketiga
Partisi penyimpanan pihak ketiga menjadi default di Chrome 115. Tanda
chrome://flagsyang mem\ungkinkan pengguna menonaktifkan fitur ini telah dihapus di Chrome 128, dan uji coba penghentian penggunaannya berakhir dengan rilisnya Chrome 139. Di Chrome 145, kebijakan perusahaan DefaultThirdPartyStoragePartitioningSetting dan ThirdPartyStoragePartitioningBlockedForOrigins akan dihapus. Pengguna disarankan untuk beralih ke solusi penyimpanan alternatif, baik menyesuaikan diri dengan partisi penyimpanan pihak ketiga maupun dengan menggunakandocument.requestStorageAccess({...})jika diperlukan.Jika ada masukan, Anda dapat menambahkannya di sini dalam bug Chromium.
- Chrome 145 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan DefaultThirdPartyStoragePartitioningSetting dan ThirdPartyStoragePartitioningBlockedForOrigins
- Migrasi SafeBrowsing API v4 → v5
Panggilan Chrome ke SafeBrowsing API v4 akan dimigrasikan untuk memanggil SafeBrowsing API v5. Nama metode juga akan berbeda antara v4 dan v5. Jika admin memiliki pemberian akses URL khusus v4 untuk mengizinkan permintaan jaringan ke
https://safebrowsing.googleapis.com/v4*, pemberian akses tersebut harus diubah untuk mengizinkan permintaan jaringan ke seluruh domain:safebrowsing.googleapis.com. Jika tidak, permintaan jaringan ke API v5 yang ditolak akan menyebabkan regresi keamanan bagi pengguna. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Migrasi dari V4 - Safe Browsing.- Chrome 145 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur akan diluncurkan secara bertahap
- Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS
Mulai Chrome 124, Chrome mengaktifkan secara default mekanisme enkapsulasi kunci TLS aman pasca-kuantum baru X25519Kyber768 di semua platform desktop, berdasarkan standar NIST (ML-KEM). Update ini melindungi traffic jaringan dari Chrome dengan server yang juga mendukung ML-KEM dari dekripsi oleh komputer kuantum pada masa mendatang. Perubahan ini harus bersifat transparan terhadap operator server. Cipher ini akan digunakan untuk koneksi TLS 1.3 maupun QUIC.
Namun, beberapa middlebox TLS mungkin tidak disiapkan untuk ukuran enkapsulasi kunci Kyber (ML-KEM), atau poin kode cipher ClientHello TLS baru, yang menyebabkan koneksi terputus atau macet. Hal ini dapat diatasi dengan memperbarui middlebox Anda, atau menonaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci melalui kebijakan sementara Enterprise PostQuantumKeyAgreementEnabled, yang akan tersedia hingga akhir tahun 2024. Namun, cipher aman pasca-kuantum jangka panjang akan diperlukan di TLS dan kebijakan Enterprise tersebut akan dihapus. Kriptografi pasca-kuantum diperlukan untuk CSNA 2.0. Untuk mempelajari lebih lanjut, lihat Melindungi Traffic Chrome dengan KEM Kyber Hybrid.
- Chrome 131 di Linux, macOS, Windows: Chrome akan mengalihkan mekanisme enkapsulasi kunci ke versi standar akhir ML-KEM
- Chrome 145 di Linux, macOS, Windows: Kebijakan perusahaan akan dihapus
- Aplikasi Web Terisolasi (IWA)
Aplikasi Web Terisolasi (IWA) adalah ekstensi dari pekerjaan yang ada pada penginstalan PWA dan Web Packaging yang memberikan perlindungan lebih kuat terhadap penyusupan server dan modifikasi tanpa izin lainnya, serta diperlukan bagi developer aplikasi yang membutuhkan keamanan tinggi. Aplikasi ini dikemas ke dalam Paket Web, ditandatangani oleh developer-nya, dan didistribusikan kepada pengguna akhir melalui satu atau beberapa potensi metode yang dideskripsikan dalam penjelasan. Aplikasi ini tidak dihosting di server web aktif dan diambil melalui HTTPS.
Dalam rilis awal ini, IWA hanya dapat diinstal melalui kebijakan admin di perangkat ChromeOS yang dikelola perusahaan.
- Chrome 146 di Windows Peluncuran ini menambahkan dukungan untuk Aplikasi Web Terisolasi (IWA) dalam konfigurasi browser yang dikelola perusahaan di Windows.
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome akan langsung mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan perusahaan UiAutomationProviderEnabled mulai Chrome 125 untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung hingga Chrome 146, dan akan dihapus di Chrome 147. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang ditimbulkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator perusahaan dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 147 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
Update Chrome Enterprise Core mendatang
-
Dukungan browser terdaftar untuk penyesuaian Chrome Web Store Enterprise
Chrome Web Store yang Disesuaikan akan mendukung browser terkelola yang terdaftar di Chrome Enterprise Core (Setelan mesin cloud). Hal ini akan memungkinkan admin menyesuaikan Chrome Web Store tanpa perlu pengguna login. Penyesuaian ini meliputi:
- Menambahkan logo perusahaan
- Menambahkan banner hero dan pengumuman kustom
- Menyeleksi koleksi ekstensi
- Menyembunyikan kategori ekstensi
Setelan Penyesuaian Chrome Web Store sebelumnya diluncurkan di Chrome 132, tetapi hanya mendukung kebijakan tingkat pengguna (untuk pengguna yang login). Mulai Chrome 140, fitur ini akan tersedia untuk Penguji Tepercaya Chrome Enterprise Core.
- Chrome 141 di Linux, macOS, Windows: Mulai Chrome 141, fitur ini akan diluncurkan ke Ketersediaan Umum (GA).
-
Halaman Ringkasan Chrome Enterprise
Chrome 137 memperkenalkan halaman Ringkasan baru di bagian browser Chrome di konsol Google Admin. Halaman Ringkasan ini memungkinkan admin IT menemukan informasi penting tentang deployment mereka dengan cepat:
- Profil aktif & tidak aktif serta browser terdaftar
- Mengidentifikasi browser yang sudah usang dan yang menunggu diupdate
- Mengidentifikasi ekstensi berisiko tinggi (menurut Spin.AI) dan mendapatkan pratinjau ekstensi yang paling banyak diminta
- Insight Keamanan (misalnya, upload atau download file sensitif)
Halaman Ringkasan juga memungkinkan admin mengakses tindakan penting dengan cepat, seperti mengelola ekstensi, mengakses daftar browser atau profil, menetapkan kebijakan update, dan berbagai tindakan lainnya.
- Chrome 137 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Tersedia secara Publik untuk administrator IT
- Chrome 141 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Fungsi pemfilteran baru di halaman Ringkasan tersedia untuk Unit Organisasi dan Tanggal Aktivitas
-
Penghapusan profil tidak aktif di Chrome Enterprise Core
Pada Juni 2025, setelan periode tidak aktif untuk penghapusan profil mulai diluncurkan. Pada September 2025, setelan ini akan mulai otomatis menghapus profil terkelola di konsol Admin yang tidak aktif selama lebih dari periode tidak aktif yang ditentukan. Saat setelan tersebut dirilis, periode waktu tidak aktif memiliki nilai default 90 hari. Artinya, semua profil terkelola yang tidak aktif selama lebih dari 90 hari akan dihapus dari akun Anda secara default. Administrator dapat mengubah nilai periode tidak aktif menggunakan setelan ini. Nilai maksimum untuk menentukan periode tidak aktif profil adalah 730 hari dan nilai minimumnya adalah 28 hari.
Jika nilai yang ditetapkan diturunkan, tindakan tersebut mungkin akan berdampak secara global pada semua profil yang saat ini dikelola. Semua profil yang terpengaruh akan dianggap tidak aktif dan, oleh karena itu, akan dihapus. Tindakan ini tidak akan menghapus akun pengguna. Jika profil yang tidak aktif diaktifkan kembali di perangkat, profil tersebut akan muncul kembali di konsol.
- Chrome 141 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan diluncurkan pada bulan Juni. Penghapusan akan dimulai pada bulan September dan gelombang awal penghapusan akan selesai pada akhir bulan September. Setelah peluncuran kebijakan penghapusan ini, profil yang tidak aktif akan terus dihapus setelah mencapai periode tidak aktifnya.
Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang
- Pemfaktoran ulang UX aturan browser Chrome
Untuk meningkatkan pengalaman pembuatan aturan Pencegahan Kebocoran Data (DLP), konsol Google Admin akan diperbarui guna menyederhanakan cara administrator menentukan kebijakan untuk berbagai aplikasi seperti Chrome dan Workspace. Perubahan ini pertama kali memperkenalkan grup aplikasi yang saling eksklusif. Artinya, satu aturan DLP kini hanya dapat menarget satu grup aplikasi dalam satu waktu, entah itu aplikasi Workspace (misalnya Drive atau Gmail), pemicu browser Chrome (misalnya mengupload file atau mengunjungi URL), atau pemicu ChromeOS. Perubahan ini menyederhanakan konfigurasi aturan, menghilangkan potensi konflik dari pemilihan aplikasi yang tumpang tindih, dan menjadi dasar bagi alur kerja yang lebih khusus dan mudah digunakan sesuai dengan kebutuhan setiap platform.
Administrator akan melihat antarmuka pemilihan Aplikasi yang diperbarui, yang menggunakan tombol pilihan untuk menerapkan pemilihan satu grup ini pada aturan baru. Aturan yang sudah ada dan sebelumnya menggabungkan aplikasi dari beberapa grup akan dimigrasikan secara otomatis oleh sistem menjadi aturan terpisah yang sesuai standar dan khusus untuk satu platform, guna memastikan perlindungan berkelanjutan serta transisi yang lancar. Banner di konsol Admin akan memberikan informasi terkait perubahan ini dan proses migrasi tersebut. Tidak ada kebijakan perusahaan baru yang diperkenalkan bersama pembaruan ini. Perubahan yang dilakukan adalah pada antarmuka konfigurasi aturan.
- Chrome 141 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Memungkinkan pemilihan aplikasi yang saling eksklusif untuk konfigurasi aturan DLP di Konsol Admin
- Dukungan ukuran file yang ditingkatkan untuk pemindaian DLP
Kini, Chrome Enterprise Premium memperluas kemampuan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) dan pemindaian malware-nya untuk menyertakan file besar dan terenkripsi. Sebelumnya, file berukuran lebih dari 50 MB dan semua file terenkripsi dilewati selama pemindaian konten. Update ini menutup celah keamanan krusial tersebut. Untuk kebijakan yang dikonfigurasi agar menyimpan bukti, file hingga 2 GB kini dapat dikirim ke Evidence Locker. Hal ini memberi administrator visibilitas dan kontrol yang lebih besar, sehingga secara signifikan mengurangi risiko pemindahan data yang tidak sah melalui transfer file besar.
Tidak ada kebijakan baru yang diperlukan untuk mengaktifkan fitur ini. Fitur ini dikontrol secara otomatis oleh konfigurasi aturan DLP yang ada di konsol Google Admin. Jika admin memiliki aturan yang berlaku untuk upload, download, atau pencetakan file, aturan tersebut kini juga akan berlaku untuk file besar dan terenkripsi.
- Chrome 140 di Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur
- Penyesuaian penambahan watermark
Chrome Enterprise Premium kini memungkinkan administrator menyesuaikan tampilan watermark. Peningkatan ini bertujuan untuk membuat pengalaman pengguna menjadi lebih baik, dengan mengatasi masalah penyebab lelah mata dan menurunnya keterbacaan di halaman yang menampilkan watermark lama.
Untuk mengontrol tampilan watermark, administrator dapat menggunakan kebijakan WatermarkStyle yang baru. Dalam kebijakan ini, admin dapat mengonfigurasi hal berikut:
- 'font_size': Menetapkan ukuran font teks dalam piksel.
- 'fill_opacity': Menetapkan opasitas isian teks, dari 0 (transparan) hingga 100 (buram).
- 'outline_opacity': Menetapkan opasitas garis tepi teks, dari 0 (transparan) hingga 100 (buram).
Hal ini memberikan fleksibilitas lebih tinggi bagi administrator untuk menyelaraskan persyaratan keamanan dengan kebutuhan produktivitas pengguna.
- Chrome 141 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran ini memungkinkan administrator menyesuaikan ukuran font dan tingkat opasitas watermark menggunakan kebijakan WatermarkStyle yang baru di Konsol Google Admin.
Ringkasan rilis ChromeOS 140
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Notifikasi perekaman layar | ✓ | ||
| Device Attributes API di IWA | ✓ | ||
| Kebijakan GoogleLocationServicesEnabled | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Setelan batas pengisian daya baterai di UI | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update ChromeOS saat ini
- Notifikasi perekaman layar
Fitur ini memperkenalkan daftar yang diberi akses untuk melewati notifikasi untuk getAllScreensMedia API bagi aplikasi tepercaya.
- Device Attributes API di IWA
Peluncuran ini menghadirkan Permissions-Policy baru untuk Device Attributes API di perangkat terkelola dan mengubah cara izin ke API tersebut diperoleh untuk Aplikasi Web Terisolasi (IWA).
- Kebijakan GoogleLocationServicesEnabled
Pada awal tahun 2025, ChromeOS mengirimkan kontrol geolokasi baru di seluruh sistem dalam setelan Privasi dan keamanan yang dapat disetel ke Izinkan, Hanya diizinkan untuk layanan sistem (misalnya, zona waktu otomatis dan cuaca lokal), atau Nonaktif. Admin dapat memilih untuk menetapkan nilai default yang dapat diganti oleh pengguna, atau menerapkan salah satu setelan. Untuk mengubah setelan perangkat mereka, pengguna dapat memilih Setelan > Privasi dan keamanan > Kontrol privasi > Akses lokasi > Ubah akses.
Jika ekstensi atau aplikasi mengandalkan akses ke lokasi perangkat sebagai bagian dari strategi pengelolaan Anda, Anda perlu menyetel kebijakan GoogleLocationServicesEnabled untuk menerapkan izinkan. Jika tidak, perangkat mungkin hanya dapat mengirim lokasi ke aplikasi atau ekstensi ini dengan data alamat IP yang akurat.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, ditunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Setelan Batas Pengisian Daya Baterai di UI
Mulai ChromeOS 143, pengguna akan dapat mengontrol langsung kesehatan baterai Chromebook mereka untuk memperpanjang masa pakainya dengan setelan pengoptimalan pengisian daya baru. Fitur ini membantu menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang dengan menyesuaikan cara pengisian daya perangkat Anda.
Untuk mengonfigurasi opsi ini, pengguna dapat membuka Setelan > Preferensi sistem > Daya, lalu mengklik Ubah di samping Pengisian daya optimal. Anda dapat memilih antara:
- Pengisian daya adaptif: Menunda pengisian daya hingga 100% secara cerdas sampai diperlukan, berdasarkan pola penggunaan harian Anda.
- Batas pengisian daya: Memaksimalkan masa pakai baterai dengan membatasi pengisian daya maksimum hingga 80%.
Fitur ini adalah bagian yang ditampilkan kepada pengguna dari kebijakan DevicePowerBatteryChargingOptimization yang tersedia di konsol Google Admin. Admin dapat menetapkan kebijakan ini ke salah satu dari tiga opsi:
- Adaptif: Perangkat menunda pengisian daya hingga 100% sampai diperlukan.
- Terbatas: Baterai hanya diisi daya hingga sekitar 80%.
- Standar: Jika tidak ada setelan optimal di atas yang dipilih, baterai akan diisi dayanya secara normal hingga 100%
Perlu diperhatikan bahwa kebijakan yang ditetapkan oleh administrator akan menggantikan setelan apa pun yang dipilih oleh pengguna. Pengguna hanya dapat memperoleh manfaat dari penyesuaian opsi pengoptimalan pengisian daya di perangkat mereka jika tidak ada kebijakan pengganti yang diterapkan. Secara default, jika tidak ada kebijakan yang diterapkan, Pengisian Daya Optimal akan diaktifkan di perangkat dengan opsi Pengisian Daya Adaptif dipilih.
Chrome 139
Ringkasan rilis Chrome 139
| Perubahan browser Chrome | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Mode AI untuk rekomendasi penelusuran di Chrome | ✓ | ||
| Penelusuran situs yang dapat dikonfigurasi admin | ✓ | ✓ | |
| Chrome di Android tidak lagi mendukung Android Oreo atau Android Pie | ✓ | ||
| Pemeriksaan download APK berbahaya | ✓ | ||
| Memigrasikan ekstensi ke Manifes V3 sebelum Juni 2025 | ✓ | ✓ | ✓ |
| Footer halaman tab baru | ✓ | ✓ | ✓ |
| Mencegah penghapusan sandi secara tidak sengaja di Chrome | ✓ | ||
| Notifikasi promosi | ✓ | ||
| Menghapus tanda ekstensi yang berisiko di Chrome | ✓ | ||
| Menghapus penggantian SwiftShader | ✓ | ||
| Grup tab bersama | ✓ | ||
| Mendukung akun dalam status tertunda di Chrome iOS | ✓ | ||
| Perubahan mendatang untuk sertifikat CA yang disertakan dalam Chrome Root Store | ✓ | ||
| Menghentikan pengiriman header Purpose: prefetch dari pengambilan data dan pra-rendering | ✓ | ✓ | |
| Chrome menghapus dukungan untuk macOS 11 | ✓ | ||
| Mengaktifkan peristiwa error, bukan menampilkan pengecualian untuk worker yang diblokir CSP | ✓ | ||
| Mengacak alokasi port TCP di Windows | ✓ | ||
| Kebijakan baru di browser Chrome | ✓ | ||
| Kebijakan yang dihapus di browser Chrome | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Kebijakan berbasis grup untuk pemilihan konfigurasi konektor | ✓ | ||
| Perintah jarak jauh dan ekspor CSV baru untuk Daftar Profil Terkelola | ✓ | ||
| Kartu halaman Tab baru untuk Microsoft 365 | ✓ | ✓ | |
| Menerapkan regionalisasi data Chrome Enterprise yang tercakup | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Deteksi akun aktif | ✓ | ✓ | |
| Chrome Enterprise Connectors API | ✓ | ✓ | |
| Perlindungan aturan salin dan tempel | ✓ | ✓ | |
| Dukungan Pencegahan Kebocoran Data untuk iFrame | ✓ | ✓ | |
| Memungkinkan penambahan watermark pada Aplikasi Web Satu Halaman | ✓ | ✓ | |
| Perubahan browser Chrome mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin | ✓ | ||
| Perubahan sandi otomatis | ✓ | ||
| Saran penelusuran kontekstual di kolom URL Chrome | ✓ | ||
| Isi otomatis yang ditingkatkan | ✓ | ||
| Gemini di Chrome | ✓ | ||
| Happy Eyeballs V3 | ✓ | ✓ | |
| Meluncurkan Chrome dengan profil baru dari command line | ✓ | ✓ | |
| Kriptografi Pasca-Kuantum untuk DTLS di WebRTC | ✓ | ||
| ServiceWorkerAutoPreload | ✓ | ||
| Elemen pseudo CSS untuk penyorotan hasil pencarian di halaman | ✓ | ✓ | |
| Menghentikan aturan ukuran font khusus untuk H1 dalam beberapa elemen | ✓ | ||
| Perlindungan IP | ✓ | ✓ | |
| Pembatasan akses jaringan lokal | ✓ | ✓ | |
| Token pengungkapan probabilistik | ✓ | ✓ | |
| Menerapkan perilaku overscroll Area Tampilan dari Root | ✓ | ✓ | |
| Pemblokiran skrip dalam mode Samaran | ✓ | ✓ | |
| Skrip SharedWorker mewarisi pengontrol untuk URL skrip blob | ✓ | ||
| Kebijakan Origin yang Sama yang Ketat untuk Storage Access API | ✓ | ||
| Manifes Aplikasi Web: menentukan kelayakan update, URL ikon menggunakan Cache-Control: immutable | ✓ | ||
| Menghapus nama jendela untuk navigasi lintas situs yang mengganti grup konteks penjelajahan | ✓ | ||
| Tidak mengizinkan pra-rendering HTTP teks biasa yang tidak tepercaya | ✓ | ||
| Pencegahan pelacakan HSTS | ✓ | ||
| Pelarangan spasi di host URL non-file:// | ✓ | ||
| Menghapus kebijakan partisi penyimpanan pihak ketiga | ✓ | ||
| Migrasi SafeBrowsing API v4 → v5 | ✓ | ||
| Aplikasi Web Terisolasi (IWA) | ✓ | ||
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Penghapusan profil tidak aktif di Chrome Enterprise Core | ✓ | ✓ | |
| Halaman Ringkasan Chrome Enterprise | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Dukungan ukuran file yang ditingkatkan untuk pemindaian Pencegahan Kebocoran Data | ✓ | ✓ | |
| Penyesuaian penambahan watermark | ✓ | ✓ | |
| Pemfaktoran ulang UX aturan browser Chrome | ✓ | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Perubahan browser Chrome
- Mode AI untuk rekomendasi penelusuran di Chrome
Mode AI adalah fitur yang membantu pengguna mempelajari topik yang mereka minati lebih dalam dengan menampilkan Mode AI untuk rekomendasi penelusuran di Chrome. Kebijakan baru, AIModeSettings, tersedia untuk mengontrol rekomendasi penelusuran di kolom URL dan kotak penelusuran halaman Tab baru. Kebijakan ini juga mengontrol rekomendasi Mode AI di kolom URL dan omnibox halaman tab baru.
- Chrome 138 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Rekomendasi Mode AI mulai diluncurkan di kolom URL dan kotak penelusuran halaman tab baru. Titik entri Mode AI juga diluncurkan di kotak penelusuran halaman tab baru.
- Chrome 139
- di Windows, macOS, Linux, dan ChromeOS: Tombol titik entri Mode AI di kolom URL mulai diluncurkan. Kotak penulisan sebaris Mode AI di omnibox halaman tab baru mulai diluncurkan.
- di Android, iOS: Titik entri Mode AI di kotak omnibox halaman tab baru mulai diluncurkan. Untuk iOS, rekomendasi Mode AI juga mulai diluncurkan di kolom URL.
- Penelusuran situs yang dapat dikonfigurasi oleh admin
Pintasan penelusuran situs adalah cara untuk menggunakan kolom URL (omnibox) sebagai kotak penelusuran untuk situs tertentu tanpa harus membuka langsung URL situs, mirip dengan cara Anda menggunakan omnibox untuk melakukan penelusuran Google yang luas di web. Administrator kini dapat membuat pintasan situs bagi pengguna untuk membuka langsung situs perusahaan yang paling penting. Pengguna dapat memulai penelusuran dengan mengetik pintasan atau @pintasan (misalnya @kerja), diikuti dengan Spasi atau Tab, di kolom URL.
Admin mengontrol setelan pintasan ini menggunakan kebijakan SiteSearchSettings.
- Chrome 128 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran bertahap
- Chrome 139 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Menambahkan parameter kebijakan tambahan yang memungkinkan admin menentukan opsi Izinkan penggantian oleh pengguna, sehingga pengguna dapat mengedit, menonaktifkan, atau menghapus pintasan yang ditetapkan oleh admin
- Chrome di Android tidak lagi mendukung Android Oreo atau Android Pie
Versi terakhir Chrome yang mendukung Android Oreo atau Android Pie adalah Chrome 138. Versi ini menyertakan pesan bagi pengguna yang terpengaruh bahwa mereka perlu mengupgrade sistem operasi mereka. Chrome 139 dan versi yang lebih baru tidak akan didukung, didistribusikan, atau tersedia bagi pengguna yang menjalankan Android Oreo atau Android Pie.
- Chrome 139 di Android: Chrome di Android tidak lagi mendukung Android Oreo atau Android Pie.
- Pemeriksaan download APK berbahaya
Chrome di Android kini menghubungi server Google untuk memeriksa file Android Package Kit (APK) yang didownload di Chrome, guna mendapatkan penilaian terkait keamanannya. Jika file APK yang didownload dinilai berbahaya, Chrome akan menampilkan peringatan dan memblokir download untuk melindungi pengguna dari malware perangkat seluler. Peringatan download tersebut dapat diabaikan oleh pengguna melalui UI Chrome. Pemeriksaan download APK berbahaya ini dijalankan bagi pengguna yang terdaftar dalam Perlindungan Standar atau Perlindungan yang Ditingkatkan dari Google Safe Browsing. Fitur ini dapat dinonaktifkan dengan menyetel mode Safe Browsing ke Tidak Ada Perlindungan menggunakan kebijakan SafeBrowsingProtectionLevel.
- Chrome 139 di Android
- Memigrasikan ekstensi ke Manifes V3 sebelum Juni 2025
Ekstensi harus diupdate agar dapat menggunakan Manifest V3. Ekstensi Chrome akan ditransisikan ke versi manifes baru, Manifes V3. Manifes baru ini meningkatkan privasi pengguna, misalnya dengan beralih ke model yang memungkinkan ekstensi mengubah permintaan secara deklaratif, tanpa dapat melihat permintaan satu per satu. Manifes baru ini juga meningkatkan keamanan ekstensi, karena kode yang dihosting dari jarak jauh tidak diizinkan di Manifes V3.
Mulai Juni 2024, Chrome secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 yang berjalan di browser. Kebijakan perusahaan, ExtensionManifestV2Availability, dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Selain itu, komputer yang mengaktifkan kebijakan tersebut tidak akan mengalami penonaktifan ekstensi Manifes V2 hingga Juni 2025, dan pada saat itu kebijakan tersebut akan dihapus.
Anda dapat melihat versi Manifes mana yang sedang digunakan oleh semua ekstensi Chrome yang berjalan di perangkat Anda menggunakan halaman Penggunaan aplikasi & ekstensi di Chrome Enterprise Core.
- Chrome 127 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, macOS, Windows: Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 di perangkat pengguna. Hanya pengguna yang mengaktifkan kebijakan perusahaan ExtensionManifestV2Availability yang akan dapat terus menggunakan ekstensi Manifes V2 di organisasi mereka.
- Chrome 139 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Menghapus kebijakan ExtensionManifestV2Availability.
- Footer halaman Tab baru
Pembaruan pada halaman Tab baru mencakup footer baru yang dirancang untuk memberikan transparansi dan kontrol yang lebih baik kepada pengguna atas pengalaman Chrome mereka.
- Chrome 138 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Atribusi Ekstensi akan mulai ditampilkan di NTP. Kini, jika halaman Tab baru default Anda berubah karena ekstensi, akan muncul pesan di footer yang menunjukkan ekstensi mana yang menyebabkan perubahan tersebut. Pesan ini sering kali menyertakan link langsung ke ekstensi yang bersangkutan di Chrome Web Store, sehingga mempermudah identifikasi dan pengelolaan ekstensi yang tidak diinginkan. Jika Anda adalah administrator, Anda dapat menonaktifkan atribusi ini menggunakan kebijakan NTPFooterExtensionAttributionEnabled.
- Chrome 139 di Linux, macOS, Windows: Pengungkapan pengelolaan browser akan ditampilkan jika salah satu kebijakan untuk menyesuaikan footer ditetapkan oleh admin perusahaan. Untuk pengguna yang browser Chrome-nya dikelola oleh sumber tepercaya, footer halaman Tab baru kini akan menampilkan pemberitahuan pengungkapan pengelolaan. Pemberitahuan ini membantu Anda memahami cara browser Anda dikelola. Administrator dapat menonaktifkan pemberitahuan ini dengan kebijakan NTPFooterManagementNoticeEnabled. Selain itu, organisasi dapat menyesuaikan tampilan footer menggunakan kebijakan EnterpriseLogoUrlForBrowser dan EnterpriseCustomLabelForBrowser untuk menampilkan logo dan label kustom.
- Chrome 140 di Linux, macOS, Windows: Pemberitahuan default (Dikelola oleh <nama domain>) akan mulai ditampilkan di footer halaman Tab baru untuk semua browser terkelola. Visibilitas dapat diubah dengan kebijakan NTPFooterManagementNoticeEnabled.
- Mencegah penghapusan sandi secara tidak sengaja di Chrome
Untuk mengurangi risiko penghapusan sandi secara tidak sengaja melalui menu Hapus data penjelajahan, Chrome 139 kini mengarahkan pengguna ke setelan Pengelola Sandi Google, yang memungkinkan mereka mengelola dan menghapus sandi serta kunci sandi dengan lebih baik. Fitur ini menghapus pilihan Sandi dan data login lainnya di
Hapus data penjelajahan dan mengarahkan pengguna ke Pengelola Sandi Google, yang memungkinkan mereka menghapus data satu per satu atau sekaligus.
Fitur ini tidak memengaruhi kebijakan perusahaan yang ada, yaitu ClearBrowsingDataOnExitList dan BrowsingDataLifetime.
- Chrome 139 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur akan diluncurkan secara bertahap.
- Notifikasi promosi
Di Chrome 128, notifikasi promosi baru tingkat OS mulai ditampilkan kepada pengguna. Notifikasi ini diatur oleh kebijakan perusahaan PromotionsEnabled.
- Chrome 128 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Chrome 139 di Windows: Di Chrome 138, notifikasi promosi hanya diaktifkan di klien Chrome saat mengupgrade dari Windows 10 ke Windows 11. Mulai Chrome 139, fitur ini diperluas ke semua penginstalan Chrome Windows. Notifikasi tetap hanya ditampilkan kepada sebagian pengguna yang tingkat interaksinya rendah, dan notifikasi ini dapat dinonaktifkan melalui kebijakan perusahaan PromotionsEnabled.
- Menghapus tanda ekstensi yang berisiko di Google Chrome
Mulai Chrome 139, untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas browser Chrome bagi pengguna kami, build resmi bermerek Chrome akan menghapus tanda command line
--extensions-on-chrome-urlsdan--disable-extensions-except. Perubahan ini dimaksudkan untuk mengurangi risiko yang terkait dengan ekstensi berbahaya dan tidak diinginkan.Developer masih dapat menggunakan kedua tanda tersebut dalam build tanpa merek seperti Chromium dan Chrome for Testing.
- Chrome 139 di Linux, macOS, Windows
- Menghapus penggantian SwiftShader
Izin penggantian otomatis ke WebGL yang didukung oleh SwiftShader tidak digunakan lagi dan pembuatan konteks WebGL akan gagal, bukan dikembalikan ke SwiftShader. Hal ini dilakukan karena dua alasan utama:
- SwiftShader merupakan risiko keamanan yang tinggi karena kode JIT yang berjalan dalam proses GPU Chromium.
- Pengguna memiliki pengalaman buruk saat beralih dari WebGL yang didukung GPU berperforma tinggi ke penerapan yang didukung CPU. Pengguna tidak memiliki kontrol atas perilaku ini dan sulit menjelaskannya dalam laporan bug.
SwiftShader adalah alat yang berguna bagi developer web untuk menguji situs mereka di sistem headless atau sistem yang tidak memiliki GPU yang didukung. Kasus penggunaan ini akan tetap didukung jika diaktifkan, tetapi tidak ditujukan untuk menjalankan konten yang tidak tepercaya. Guna mengizinkan SwiftShader untuk WebGL dan memilih jaminan keamanan yang lebih rendah, jalankan file Chrome yang dapat dieksekusi dengan tombol command line
--enable-unsafe-swiftshader.Selama periode penghentian penggunaan, peringatan akan muncul di konsol JavaScript saat konteks WebGL dibuat dan didukung dengan SwiftShader. Meneruskan
--enable-unsafe-swiftshaderakan menghapus pesan peringatan ini.Chromium dan browser lainnya tidak menjamin ketersediaan WebGL. Anda harus menguji dan menangani kegagalan pembuatan konteks WebGL dan kembali menggunakan API web lain seperti Canvas2D atau pesan yang sesuai kepada pengguna.
- Chrome 139
- di Linux, macOS: Swiftshader akan dinonaktifkan di macOS dan Linux. Pengguna di komputer tanpa GPU tidak akan dapat menggunakan WebGL.
- Di Windows: Penggantian ke Swiftshader akan dinonaktifkan di Windows setelah tiga kali terjadi error kehabisan memori (OOM). Penggunaan SwiftShader akan dibatasi untuk perangkat tanpa GPU, atau perangkat dengan GPU yang ada dalam daftar yang tidak diizinkan.
- Grup tab bersama
Pengguna kini dapat berkolaborasi di tab menggunakan fitur grup tab bersama. Dengan fitur ini, pengguna dapat membuat dan menggunakan serangkaian tab di desktop atau perangkat seluler mereka, dan partner kolaboratif dapat menjelajahi tab yang sama di perangkat mereka. Jika seseorang mengubah tab di grup, perubahan itu akan terlihat di semua browser pengguna dalam grup tersebut. Kebijakan perusahaan TabGroupSharingSettings akan tersedia di Chrome 140 untuk mengontrol fitur ini.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran kemampuan untuk bergabung dan menggunakan grup tab bersama. Pengguna Chrome versi Stabil tidak akan dapat membuat grup tab bersama (titik entrinya tidak akan tersedia). Bagian fitur ini hanya akan tersedia di Chrome versi Beta/Dev/Canary untuk tahap peluncuran ini.
- Chrome 139 di iOS: Mulai Chrome 139, dukungan untuk iOS akan diluncurkan
- Chrome 140 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan perusahaan TabGroupSharingSettings akan tersedia bagi pemilik perusahaan di konsol Google Admin.
- Mendukung akun dalam status tertunda di Chrome iOS
Akun yang kredensialnya menjadi tidak valid karena alasan tertentu tidak akan lagi otomatis di-logout dan dihapus dari Chrome di iOS. Sebagai gantinya, akun tersebut akan tetap login ke browser dalam status baru yang disebut status tertunda, disertai dengan indikasi error yang terus muncul di UI untuk mendorong pengguna mengambil tindakan. Hal ini juga berarti bahwa data lokal yang terkait dengan akun tersebut tidak akan lagi otomatis dihapus, tetapi disimpan di disk. Kebijakan yang sudah ada untuk mengontrol login (misalnya, BrowserSignin) akan terus berfungsi seperti sebelumnya.
- Chrome 139 di iOS: Fitur akan diluncurkan secara bertahap
- Perubahan mendatang untuk sertifikat CA yang disertakan dalam Chrome Root Store
Mulai Chrome 139, sebagai respons terhadap kegagalan kepatuhan yang berkelanjutan, cara Chrome secara default memercayai autentikasi server TLS yang dipercaya luas—yaitu situs atau sertifikat yang diterbitkan oleh Chunghwa Telecom dan Netlock—akan berubah. Hal ini berlaku untuk Chrome 139 dan yang lebih baru di Windows, macOS, ChromeOS, Android, dan Linux; kebijakan iOS tidak mengizinkan penggunaan Chrome Root Store di Chrome untuk iOS.
Secara khusus, sertifikat TLS yang memvalidasi sertifikat root CA Chunghwa Telecom atau Netlock yang disertakan dalam Chrome Root Store dan diterbitkan:
- setelah 31 Juli 2025, tidak akan lagi dipercaya secara default.
- pada atau sebelum 31 Juli 2025, tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini.
Jika pengguna atau perusahaan yang menggunakan Chrome secara eksplisit memercayai salah satu sertifikat Chunghwa Telecom atau Netlock yang terpengaruh di platform dan versi Chrome yang mengandalkan Chrome Root Store, misalnya saat kepercayaan eksplisit disampaikan melalui Group Policy Object Windows, batasan Stempel Waktu Sertifikat Bertanda Tangan (SCT) yang dijelaskan di atas akan diganti dan sertifikat akan berfungsi seperti saat ini.
Untuk mendapatkan informasi dan referensi pengujian tambahan, lihat Mempertahankan Keamanan Sertifikat Digital - Perubahan Mendatang pada Chrome Root Store.
Untuk mempelajari lebih lanjut Chrome Root Store, lihat FAQ ini.
- Chrome 139 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Semua versi Chrome 139 dan yang lebih baru yang mengandalkan Chrome Root Store akan memberlakukan tindakan pemblokiran. Namun, tindakan pemblokiran hanya akan dimulai untuk sertifikat yang diterbitkan setelah 31 Juli 2025.
- Menghentikan pengiriman header Purpose: prefetch dari pengambilan data dan pra-rendering.
Sekarang, karena pengambilan data dan pra-rendering menggunakan header Sec-Purpose untuk proses pengambilan data dan pra-rendering, perubahan ini menghapus header
Purpose: prefetchlama yang masih diteruskan saat ini. Update ini berada di balik tombol fitur atau tombol nonaktif untuk mencegah masalah kompatibilitas.Cakupannya meliputi pengambilan data aturan spekulasi, pra-rendering aturan spekulasi,
<link rel=prefetch>, dan<link rel=prerender>non-standar Chromium.- Chrome 139 di Windows, macOS, Linux, Android
- Chrome akan menghapus dukungan untuk macOS 11
Chrome 138 adalah rilis terakhir yang mendukung macOS 11. Chrome 139 dan seterusnya tidak akan lagi mendukung macOS 11 karena sudah berada di luar periode dukungan dari Apple. Menjalankan sistem operasi yang didukung sangat penting untuk menjaga keamanan.
Di Mac yang menjalankan macOS 11, Chrome akan terus berfungsi dan menampilkan kolom info peringatan, tetapi tidak akan mendapatkan pembaruan lagi. Jika ingin mendapatkan pembaruan Chrome, pengguna harus memperbarui komputer ke versi macOS yang didukung. Untuk penginstalan baru Chrome 139 dan seterusnya, diperlukan macOS 12 atau yang lebih baru.
- Chrome 139 di Windows, macOS, Linux
- Mengaktifkan peristiwa error, bukan menampilkan pengecualian untuk worker yang diblokir CSP
Saat diblokir oleh Kebijakan Keamanan Konten (CSP), Chromium saat ini menampilkan SecurityError dari konstruktor Worker dan SharedWorker. Agar mematuhi spesifikasi, CSP perlu diperiksa sebagai bagian dari pengambilan, lalu memicu peristiwa error secara asinkron, bukan menampilkan pengecualian saat skrip menjalankan new Worker(url) atau new SharedWorker(url).
Pembaruan ini bertujuan agar Chromium memenuhi kepatuhan spesifikasi, yaitu tidak lagi menampilkan pengecualian setelah panggilan konstruktor, dan bukan memicu peristiwa error secara asinkron.
- Chrome 139 di Windows, macOS, Linux, Android
- Mengacak alokasi port TCP di Windows
Fitur ini memungkinkan pengacakan port TCP di Windows versi 2020 H1 dan yang lebih baru. Kami tidak mengantisipasi adanya masalah terkait penggunaan ulang port sebelumnya yang terlalu cepat (yang dapat menyebabkan penolakan karena batas waktu tunggu penggunaan ulang port) pada versi ini. Masalah terkait penggunaan ulang port yang terlalu cepat berasal dari Paradoks Ulang Tahun, di mana probabilitas untuk secara acak memilih ulang port yang sudah digunakan akan dengan cepat mendekati 100% setiap kali port baru dipilih, tidak seperti model penggunaan ulang port berurutan.
- Chrome 139 di Windows, macOS, Linux
- Kebijakan baru di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi Setelan untuk integrasi Gemini
Konfigurasi Setelan Watermark Kustom
Mengizinkan penggantian WebGL berbasis software menggunakan SwiftShader
Mengontrol visibilitas notifikasi pengelolaan di Halaman Tab Baru untuk browser terkelola
URL Logo Perusahaan untuk browser terkelola
Menetapkan label perusahaan kustom untuk browser terkelola
Menentukan apakah akan menerapkan batasan untuk permintaan ke endpoint jaringan lokal
Mengizinkan situs membuat permintaan ke endpoint jaringan lokal.
Memblokir situs agar tidak membuat permintaan ke endpoint jaringan lokal.
- Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi Mengontrol ketersediaan ekstensi Manifes v2
Mengontrol apakah perilaku parser HTML baru untuk elemen <select> akan diaktifkan
Mengaktifkan scroller keyboard yang dapat difokuskan
Perubahan Chrome Enterprise Core
- Kebijakan berbasis grup untuk pemilihan konfigurasi konektor
Konfigurasi konektor pelaporan yang menerima peristiwa dari browser terkelola kini dapat dikonfigurasi menurut grup, tidak hanya menurut unit organisasi.
- Chrome 139 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Perintah jarak jauh dan ekspor CSV baru untuk daftar Profil terkelola
Konsol Admin akan mendukung perintah jarak jauh "Hapus cache" dan "Hapus cookie" tingkat profil, serta ekspor CSV untuk daftar Profil Terkelola. Anda dapat memilih satu atau beberapa profil dan menjalankan perintah jarak jauh.
- Chrome 137 di Android, Linux, macOS, Windows: Menambahkan ekspor CSV untuk Profil terkelola.
- Chrome 139 di Linux, macOS, Windows: Dukungan tingkat profil untuk perintah jarak jauh.
- Kartu halaman Tab baru untuk Microsoft 365
Pengguna versi bisnis dengan Outlook atau SharePoint kini dapat mengakses rapat mendatang atau file yang disarankan langsung dari halaman Tab baru. Dengan pengalaman yang disederhanakan ini, tidak perlu lagi beralih tab atau menghabiskan waktu menelusuri rapat berikutnya, sehingga Anda dapat berfokus pada hal terpenting. Admin dapat mengaktifkan kartu ini dengan NTPSharepointCardVisible dan NTPOutlookCardVisible. Untuk tenant Microsoft yang tidak mengizinkan otorisasi mandiri, admin juga harus menyetujui izin aplikasi saat autentikasi pertama atau menyetujui aplikasi untuk digunakan di Microsoft Entra.
- Chrome 134 di Linux, macOS, Windows: Tersedia untuk Penguji Tepercaya
- Chrome 137 di Linux, macOS, Windows: Peluncuran bertahap untuk semua pelanggan
- Chrome 139 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Pengguna tidak perlu login ke Chrome untuk menggunakan fitur ini
- Menerapkan regionalisasi data Chrome Enterprise yang tercakup
Mulai Chrome 139, Admin dapat menggunakan region data untuk menyimpan data Chrome Enterprise tercakup milik pengguna di lokasi geografis tertentu. Opsi lokasinya adalah Amerika Serikat, Uni Eropa (diberi label Eropa di konsol Google Admin), atau Tidak ada preferensi. Migrasi awal tidak akan selesai hingga akhir Chrome 140. Fungsi ini dapat disetel di konsol Google Admin melalui Data > Kepatuhan > Region data > Region > Data dalam penyimpanan. Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang jenis data yang dicakup, lihat Persyaratan Spesifik Per Layanan Chrome Enterprise.
- Chrome 139 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran akan dimulai. Admin mungkin dapat menetapkan region, tetapi data mungkin tidak sepenuhnya diregionalisasi hingga akhir Chrome 140.
- Chrome 140 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Migrasi awal akan sepenuhnya diregionalisasi.
Perubahan Chrome Enterprise Premium
Baca lebih lanjut perbedaan antara Chrome Enterprise Core and Chrome Enterprise Premium.
- Deteksi akun aktif
Chrome Enterprise kini dapat mendeteksi apakah karyawan menggunakan Akun Google pribadi atau perusahaan saat mengakses halaman Google Workspace seperti Google Drive, Dokumen, atau Gmail. Hal ini memungkinkan administrator membuat aturan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) yang lebih terperinci untuk mencegah data sensitif dipindahkan ke akun pribadi. Dengan demikian, risiko krusial terkait pemindahan data yang tidak sah dapat dihindari. Misalnya, administrator kini dapat mengonfigurasi kebijakan di konsol Google Admin untuk memblokir upload file ke akun Google Drive pribadi, tetapi tetap mengizinkan upload ke akun perusahaan. Untuk menggunakan fitur ini, administrator harus membuat atau memperbarui aturan DLP mereka untuk menyertakan kondisi baru, yaitu Akun yang login di aplikasi Web Google Workspace. Tidak ada kebijakan perusahaan tunggal untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini; kontrol dikelola melalui pembuatan aturan DLP spesifik tersebut.
- Chrome 139 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Browser Chrome dapat mendeteksi akun pengguna aktif di halaman Google Workspace dan mengirimkan informasi ini sebagai sinyal baru dalam permintaan pemindaian Pencegahan Kebocoran Data (DLP).
- Chrome Enterprise Connectors API
Chrome Enterprise memperkenalkan pengelolaan terprogram untuk Chrome Enterprise Connectors. Update ini menyediakan akses ke setelan konektor sebagai kebijakan baru dan yang diperbarui dalam Chrome Policy API yang ada, sehingga memungkinkan administrator IT dan partner teknologi mengelola konfigurasi ini dalam skala besar. Sebelumnya, proses ini dilakukan secara manual di konsol Google Admin. Update ini memungkinkan otomatisasi, yang membantu mengurangi error akibat proses manual serta meningkatkan efisiensi pengelolaan integrasi dengan solusi keamanan pihak ketiga.
Administrator dapat menggunakan Chrome Policy API untuk mengontrol setelan secara terprogram terkait pelaporan peristiwa, analisis konten, dan pemeriksaan URL secara real-time. Peluncuran ini mencakup update pada kebijakan OnSecurityEventEnterpriseConnector, serta menambahkan kebijakan baru seperti OnFileAttachedEnterpriseConnector, OnFileDownloadedEnterpriseConnector, OnFileTransferEnterpriseConnector, OnBulkDataEntryEnterpriseConnector, OnPrintEnterpriseConnector, dan EnterpriseRealTimeUrlCheckMode.
Untuk mengetahui detail teknisnya, developer sebaiknya membaca dokumentasi utama Chrome Policy API
- Chrome 139 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran ini menambahkan dukungan untuk pengelolaan terprogram Chrome Enterprise Connectors melalui API baru
- Perlindungan aturan salin dan tempel
Untuk membantu organisasi mencegah pemindahan data yang tidak sah di perangkat seluler dengan lebih baik, Chrome memperluas kontrol data papan klip desktop yang ada. Administrator kini dapat menggunakan kebijakan DataControlsRules untuk menetapkan aturan yang memblokir atau memperingatkan pengguna saat mereka mencoba menyalin atau menempelkan konten yang melanggar kebijakan organisasi. Dengan fitur ini, admin dapat menentukan batasan data dan mencegah informasi sensitif ditempelkan dari lingkungan kerja ke aplikasi atau situs pribadi di perangkat seluler yang mereka kelola. Fitur ini mengatasi celah keamanan besar, dan merupakan fitur yang sering diminta oleh pelanggan tingkat perusahaan yang mengkhawatirkan kurangnya kontrol data di perangkat seluler. Untuk menggunakan fitur ini, administrator dapat mengonfigurasi batasan papan klip dalam kebijakan DataControlsRules, sehingga memberikan pengalaman pengelolaan yang konsisten di desktop dan perangkat seluler untuk memperkuat postur keamanan organisasi secara menyeluruh.
- Chrome 139 di Android: Perlindungan aturan Salin dan Tempel tersedia di Android
- Dukungan Pencegahan Kebocoran Data untuk iFrame
Guna meningkatkan keamanan dan mencegah pemindahan data yang tidak sah, kemampuan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) Chrome diperluas untuk mencakup konten di dalam iFrame. Saat ini, aturan DLP yang dikonfigurasi oleh administrator tidak berlaku untuk konten di dalam iFrame, sehingga menimbulkan potensi celah keamanan yang memungkinkan pengguna mengakali batasan. Fitur ini menutup celah tersebut. Dengan perubahan ini, saat pengguna melakukan tindakan yang memicu DLP (seperti mengupload file) dari situs yang dimuat dalam iFrame, Chrome akan mengirimkan seluruh hierarki URL—dari iFrame sumber hingga halaman tingkat teratas—untuk dievaluasi terhadap semua aturan DLP yang berlaku.
Tujuan perubahan ini adalah untuk memberikan postur keamanan yang lebih andal, dan menutup celah yang diketahui dapat digunakan untuk mengakali kebijakan perlindungan data. Tidak ada kebijakan perusahaan baru yang diperlukan untuk mengaktifkan fungsi ini. Fungsi ini akan berjalan dengan aturan DLP yang ada dan telah dikonfigurasi melalui kebijakan Konektor. Administrator harus mengetahui bahwa aturan yang ada kini akan berlaku untuk konteks iFrame, sehingga tindakan pengguna yang sebelumnya diizinkan mungkin akan diblokir.
- Chrome 139 di Linux, macOS, Windows: Peluncuran awal dukungan Pencegahan Kebocoran Data untuk iFrame. Fase ini menambahkan penerapan untuk peristiwa upload file yang berasal dari dalam konteks iFrame, dan akan berfungsi dengan aturan DLP yang ada dan telah dikonfigurasi melalui kebijakan OnFileAttachedEnterpriseConnector
- Chrome 140 di Linux, macOS, Windows: Fase yang diperluas ini menggabungkan dua peluncuran fitur, yang memperluas dukungan iFrame DLP untuk mencakup penerapan tindakan download dan pencetakan file.
- Memungkinkan penambahan watermark pada Aplikasi Web Satu Halaman
Untuk meningkatkan keamanan data, fitur penambahan watermark Chrome Enterprise Premium kini mendukung Aplikasi Web Satu Halaman (SPA). Hal ini memenuhi permintaan pelanggan yang signifikan, karena sebelumnya watermark hanya dapat diterapkan pada situs tradisional. Kemampuan ini dikontrol oleh kebijakan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) yang ada di Konsol Google Admin, dan tidak ada konfigurasi kebijakan baru yang diperlukan untuk peningkatan ini.
Administrator IT harus mengetahui keterbatasan teknis utama. SPA menggunakan navigasi dalam dokumen yang sama, yang tidak dapat dijeda untuk pemindaian keamanan seperti pemuatan halaman standar. Akibatnya, watermark mungkin sedikit terlambat munculnya setelah melakukan navigasi dalam SPA. Selain itu, aturan DLP yang ditetapkan ke Peringatkan atau Blokir tidak akan menampilkan halaman interstisial untuk navigasi SPA ini; tindakan hanya akan dipicu saat halaman dimuat ulang sepenuhnya.
- Chrome 139 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran ini menambahkan dukungan untuk penambahan watermark pada Aplikasi Web Satu Halaman (SPA)
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, ditunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser Chrome mendatang
- Penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin
Untuk melindungi informasi organisasi Anda dengan lebih baik, Google akan segera mewajibkan semua akun yang memiliki akses ke admin.google.com mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah (2SV). Sebagai administrator Google Workspace, Anda harus mengonfirmasi identitas dengan Verifikasi 2 Langkah, yang memerlukan sandi Anda plus sesuatu, misalnya ponsel atau kunci keamanan.
Penerapan ini akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang. Anda harus mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah untuk akun admin di organisasi Anda sebelum Google memberlakukan kewajiban ini. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Tentang penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin ini.
- Chrome 137 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penerapan Verifikasi 2 Langkah dimulai
- Chrome 140 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Verifikasi 2 Langkah diwajibkan
- Perubahan sandi otomatis
Jika Chrome mendeteksi bahwa pengguna telah login ke situs dengan sandi yang diketahui telah dibobol, Chrome akan menawarkan kepada pengguna untuk mengubah sandi tersebut secara otomatis. Fitur ini akan tersedia di sejumlah situs yang memenuhi syarat. Fitur ini menggunakan AI, dan dapat dikontrol melalui kebijakan perusahaan AutomatedPasswordChangeSettings.
- Chrome 140 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Saran penelusuran kontekstual di Kolom URL Chrome
Dengan fitur ini, Anda dapat bertanya apa saja tentang halaman yang sedang Anda buka, langsung berdasarkan konteks halaman tersebut. Memanfaatkan kebiasaan Penelusuran yang sudah sering dilakukan di kolom URL, pengguna dapat mengajukan pertanyaan menggunakan Google Lens dengan memilih objek yang ada di layar atau mengetikkan kata-kata. Tindakan Google Lens di kolom URL dan saran kontekstual akan mengarahkan pengguna ke fitur ini pada saat yang paling dibutuhkan. Fitur ini dibatasi oleh kebijakan yang sudah ada, yaitu LensOverlaySettings.
- Chrome 138 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur dimulai
- Chrome 140 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Jika kebijakan LensOverlaySettings tidak ditetapkan, fitur ini akan mematuhi kebijakan GenAiDefaultSettings jika ada.

- Isi otomatis yang ditingkatkan
Mulai Chrome 137, sebagian pengguna dapat mengaktifkan Isi Otomatis dengan AI, fitur baru yang akan mempermudah pengguna mengisi formulir online. Pada formulir yang relevan, Chrome dapat memanfaatkan AI untuk memahami formulir dengan lebih baik dan menawarkan pengisian otomatis menggunakan info yang telah disimpan sebelumnya kepada pengguna. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan GenAiDefaultSettings yang ada dan kebijakan AutofillPredictionSettings baru.
- Chrome 137 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Chrome 140 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur "Isi otomatis dengan AI" yang ada saat ini akan diganti namanya menjadi "Isi otomatis yang ditingkatkan", memungkinkan pengguna menyimpan dan mengisi jenis info tambahan, serta tersedia di lebih banyak negara dan bahasa.
- Gemini di Chrome
Gemini kini terintegrasi ke dalam Chrome di macOS dan Windows, serta dapat memahami isi halaman Anda saat ini. Pengguna kini dapat dengan mudah mendapatkan poin penting, mengklarifikasi konsep, dan menemukan jawaban tanpa perlu keluar dari tab Chrome. Integrasi ini mencakup chat, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui teks, dan Gemini Live, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui suara.
Di Chrome 140, Gemini di Chrome akan tersedia bagi pengguna yang login ke Chrome di Amerika Serikat. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan GeminiSettings atau GenAiDefaultSettings (nilai 2). Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Gemini di Chrome di Pusat Bantuan.
- Chrome 137 di macOS, Windows: Fitur tersedia untuk sebagian pelanggan Google AI Pro dan Ultra di Amerika Serikat, serta di saluran pra-Stabil (Dev, Canary, Beta) di Amerika Serikat.
- Chrome 140 di macOS, Windows: Fitur diluncurkan secara bertahap di versi Stabil untuk pengguna yang login ke Chrome di Amerika Serikat.
- Happy Eyeballs V3
Peluncuran ini merupakan pengoptimalan internal di Chrome yang menerapkan Happy Eyeballs V3 untuk mencapai konkurensi koneksi jaringan yang lebih baik. Happy Eyeballs V3 melakukan resolusi DNS secara asinkron dan mengatur upaya koneksi dengan protokol (H3/H2/H1) dan versi alamat IP (IPv6 atau IPv4) yang lebih sesuai untuk mengurangi jeda koneksi jaringan yang dialami pengguna. Fitur ini dibatasi oleh kebijakan sementara, yaitu HappyEyeballsV3Enabled.
- Chrome 140 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Meluncurkan Chrome dengan profil baru melalui command line
Peningkatan ini mengatasi celah krusial bagi partner dan admin perusahaan yang perlu meluncurkan aplikasi web dari katalog aplikasi native mereka langsung ke profil Chrome terkelola tertentu menggunakan CLI (antarmuka command line) Chrome. Saat ini, jika profil yang ditentukan tidak ada, Chrome secara default akan menuju ke profil yang terakhir digunakan, sehingga menimbulkan pengalaman pengguna yang kurang lancar dan tidak aman. Dengan fitur baru ini, jika profil yang ditentukan tidak ditemukan, Chrome akan memulai alur pembuatan profil yang ada, dengan mengisi otomatis alamat email pengguna untuk menyederhanakan proses penyiapan. Fitur ini merupakan faktor teknis penting yang memungkinkan admin mempermudah proses onboarding bagi pengguna versi bisnis ke Chrome Enterprise melalui Profil Terkelola.
- Chrome 140 di Linux, macOS, Windows
- Kriptografi Pasca-Kuantum untuk DTLS di WebRTC
Fitur ini memungkinkan penggunaan Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC) dengan koneksi WebRTC. Alasan penggunaan PQC adalah agar traffic media WebRTC selalu menggunakan protokol kriptografi terbaru, serta mencegah skenario Harvest Now to Crack Later.
Fitur ini akan dapat dikontrol oleh kebijakan perusahaan WebRtcPostQuantumKeyAgreementEnabled, untuk memungkinkan pengguna versi bisnis menonaktifkan PQC. Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dihapus paling lambat pada Chrome 150.
- Chrome 140 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Chrome 150 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan Kebijakan Perusahaan
- Mode ServiceWorkerAutoPreload
ServiceWorkerAutoPreload adalah mode saat browser mengeluarkan permintaan jaringan secara paralel dengan bootstrap service worker, dan menggunakan hasil permintaan jaringan di dalam handler pengambilan jika handler pengambilan tersebut menampilkan respons dengan respondWith(). Jika hasil handler pengambilan adalah penggantian, hasil tersebut akan meneruskan respons jaringan langsung ke browser. ServiceWorkerAutoPreload didefinisikan sebagai pengoptimalan browser opsional, yang akan mengubah perilaku service worker yang ada.
Kebijakan perusahaan sementara, yaitu ServiceWorkerAutoPreloadEnabled, akan ditambahkan untuk mengontrol fitur ini.
- Chrome 140 di Android, Windows: kebijakan akan mulai tersedia
- Chrome 144 di Android, Windows: kebijakan akan dihapus
- Elemen pseudo CSS untuk penyorotan hasil pencarian di halaman
Memungkinkan penulis situs mengatur gaya penyorotan hasil penelusuran dari fitur cari di halaman menggunakan elemen pseudo untuk sorotan, seperti pada pemilihan teks dan kesalahan ejaan. Dengan demikian, penulis situs dapat mengubah warna latar depan dan latar belakang atau menambahkan dekorasi teks. Hal ini sangat berguna jika tampilan default UA kurang kontras atau tidak cocok dengan warna halaman.
- Chrome 140 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghentikan aturan ukuran font khusus untuk H1 dalam beberapa elemen
Spesifikasi HTML berisi daftar aturan khusus untuk tag <h1> yang disusun bertingkat dalam tag <article>, <aside>, <nav>, atau <section>. Aturan khusus ini tidak digunakan lagi karena menyebabkan masalah aksesibilitas. Secara visual, aturan ini mengurangi ukuran font pada <h1> bertingkat sehingga "terlihat" seperti <h2>, tetapi penurunan tingkat ini tidak tecermin di hierarki aksesibilitas.
- Chrome 140 di Windows, macOS, Linux, Android
- Perlindungan IP
Fitur ini membatasi ketersediaan alamat IP asli pengguna dalam konteks pihak ketiga di mode Samaran, sehingga meningkatkan perlindungan mode Samaran terhadap pelacakan lintas situs saat pengguna memilih untuk menjelajah dalam mode ini. Alamat IP memfasilitasi berbagai kasus penggunaan, termasuk memilih rute traffic dan mencegah penipuan serta spam. Namun, Alamat IP juga dapat digunakan untuk pelacakan. Bagi pengguna Chrome yang memilih untuk menjelajah dalam mode Samaran, kami ingin memberikan kontrol tambahan atas alamat IP mereka, tanpa mengganggu fungsi web yang penting. Untuk mencapai keseimbangan antara perlindungan dan kegunaan, proposal ini berfokus pada pembatasan penggunaan alamat IP dalam konteks pihak ketiga di mode Samaran. Untuk itu, proposal ini menggunakan pendekatan berbasis daftar, dengan hanya domain di Daftar Domain Tersamar (MDL) dalam konteks pihak ketiga yang akan terpengaruh. Untuk perusahaan, fitur ini dapat dikontrol melalui kebijakan perusahaan PrivacySandboxIpProtectionEnabled.
- Chrome 140 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pembatasan akses jaringan lokal
Chrome 140 membatasi kemampuan untuk membuat permintaan ke jaringan lokal pengguna, yang kini perlu melewati dialog izin. Permintaan jaringan lokal adalah permintaan apa pun dari situs publik ke alamat IP lokal atau loopback, atau dari situs lokal (misalnya, intranet) ke loopback. Dengan menerapkan dialog izin untuk membatasi kemampuan situs dalam melakukan permintaan ini, risiko serangan pemalsuan permintaan lintas situs terhadap perangkat jaringan lokal seperti router bisa dimitigasi. Selain itu, pembatasan ini mengurangi kemampuan situs untuk menggunakan permintaan tersebut sebagai metode pelacakan sidik jari terhadap jaringan lokal pengguna.
Izin ini dibatasi untuk konteks yang aman. Jika diizinkan, pemblokiran konten campuran untuk permintaan ke jaringan lokal juga akan dilonggarkan (mengingat banyak perangkat lokal tidak dapat memperoleh sertifikat TLS yang dipercaya secara publik karena berbagai alasan).
Fungsi ini menggantikan upaya sebelumnya yang disebut Akses Jaringan Pribadi, yang menggunakan permintaan preflight agar perangkat lokal memberikan izin. Perusahaan yang perlu menonaktifkan atau memberikan izin secara otomatis dapat melakukannya menggunakan kebijakan LocalNetworkAccessAllowedForUrls dan LocalNetworkAccessBlockedForUrls. Nilai '*' dapat digunakan untuk mengizinkan akses ke jaringan lokal di semua URL, sehingga perilakunya akan sama seperti sebelum pembatasan ini diterapkan.
- Chrome 140 di Windows, macOS, Linux, Android
- Token Pengungkapan Probabilistik
Tujuan kami adalah memastikan bahwa semua bisnis tetap dapat memperkirakan jumlah penipuan di sistem mereka, melatih model untuk mendeteksi dan mencegah penipuan, serta menganalisis perilaku penipuan yang baru muncul—sambil tetap meminimalkan kemungkinan pelacakan pengguna dalam skala besar melalui alamat IP. Karena itu, kami mengusulkan penerapan mekanisme pengambilan sampel IP secara tertunda yang disebut Token Pengungkapan Probabilistik (PRT), yang digunakan bersama fitur Perlindungan IP untuk traffic yang dilindungi.
PRT akan disertakan dalam permintaan yang di-proxy di header HTTP baru yang ditambahkan oleh browser untuk domain yang telah menyatakan ingin menerimanya melalui proses pendaftaran. Setiap PRT akan berisi ciphertext yang dihasilkan oleh Penerbit dan diacak ulang oleh browser sebelum permintaan dikirim untuk menghilangkan ketertautan. Penerima dapat mendekripsi ciphertext tersebut setelah jeda waktu tertentu. Google akan menjadi penerbit untuk penerapan ECH di Chrome. Sebagian kecil PRT yang didekripsi berisi alamat IP pra-proxy klien (yang tidak disamarkan, dan seperti yang terlihat oleh penerbit token), sementara PRT lainnya tidak memberikan informasi tentang alamat IP asli klien. Dengan demikian, hanya sebagian kecil PRT yang berisi dan mengungkapkan IP pengguna. Karena PRT hanya akan dilampirkan jika Perlindungan IP diaktifkan, admin dapat menggunakan kebijakan PrivacySandboxIpProtectionEnabled untuk mengontrol Perlindungan IP dan PRT.
- Chrome 140 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menerapkan overscroll-behavior Area Tampilan dari Root
Fitur ini akan menerapkan overscroll-behavior dari root, bukan bagian utama. Grup kerja CSS memutuskan untuk tidak menerapkan properti dari bagian utama ke area tampilan. Sebaliknya, properti area tampilan akan diterapkan dari elemen root, misalnya scroll-behavior, scroll-snap-type, scroll-padding. Dengan demikian, overscroll-behavior harus diterapkan dari elemen root. Namun, Chrome telah lama mengalami masalah dalam menerapkan overscroll-behavior dari bagian utama, bukan root, yang berbeda dengan perilaku Safari(WebKit) dan Firefox(Gecko). Fitur ini bertujuan untuk memperbaiki masalah ini dengan menerapkan overscroll-behavior dari root, bukan bagian utama.
- Chrome 140 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pemblokiran skrip dalam mode Samaran
Memitigasi Penyalahgunaan API untuk Mengidentifikasi Ulang Browser, atau dikenal sebagai Pemblokiran Skrip, adalah fitur yang akan memblokir skrip yang menggunakan teknik umum dan dikenal luas untuk mengidentifikasi ulang browser dalam konteks pihak ketiga. Teknik ini biasanya melibatkan penyalahgunaan API browser yang ada untuk mengekstrak informasi tambahan tentang karakteristik browser atau perangkat pengguna.
Fitur ini menggunakan pendekatan berbasis daftar, dengan hanya domain yang ditandai sebagai “Terpengaruh oleh Pemblokiran Skrip” di Daftar Domain Tersamar (MDL) dalam konteks pihak ketiga yang akan terpengaruh. Jika fitur ini diaktifkan, Chrome akan memeriksa permintaan jaringan terhadap daftar yang tidak diizinkan. Komponen subresource_filter Chromium akan digunakan kembali, yang bertanggung jawab untuk memberi tag serta memfilter permintaan subresource berdasarkan sinyal aktivasi tingkat halaman, dan serangkaian aturan digunakan untuk mencocokkan URL untuk pemfilteran. Nama kebijakan perusahaannya adalah PrivacySandboxFingerprintingProtectionEnabled.
- Chrome 140 di Windows, macOS, Linux, Android
- Skrip SharedWorker mewarisi pengontrol untuk URL skrip blob
Menurut Worker client case (github), worker harus mewarisi pengontrol untuk URL blob. Namun, kode yang ada hanya mengizinkan dedicated worker mewarisi pengontrol, dan shared worker tidak mewarisi pengontrol. Ini adalah perbaikan agar perilaku Chromium menyesuaikan dengan spesifikasi. Kebijakan perusahaan SharedWorkerBlobURLFixEnabled tersedia untuk mengontrol fitur ini.
- Chrome 140 di Windows, macOS, Linux, Android
- Kebijakan Origin yang Sama yang Ketat untuk Storage Access API
Kami berencana untuk menyesuaikan semantik Storage Access API agar mengikuti secara ketat Kebijakan Origin yang Sama guna meningkatkan keamanan. Secara default, penggunaan document.requestStorageAccess() dalam frame hanya akan melampirkan cookie pada permintaan yang ditujukan ke origin iframe (bukan situs). Kebijakan CookiesAllowedForUrls atau Header Storage Access masih dapat digunakan untuk berhenti memblokir cookie lintas situs.
- Chrome 140 di Windows, macOS, Linux, Android
- Manifes Aplikasi Web: menentukan kelayakan update, URL ikon menggunakan Cache-Control: immutable
Mulai Chrome 139, manifes Aplikasi Web akan menentukan algoritma kelayakan update. Hal ini membuat proses update menjadi lebih deterministik dan dapat diprediksi, sehingga memberi developer lebih banyak kontrol atas apakah (dan kapan) update harus diterapkan ke penginstalan yang ada, serta memungkinkan penghapusan 'throttle pemeriksaan update' yang saat ini perlu diterapkan oleh agen pengguna untuk menghindari pemborosan resource jaringan.
- Chrome 141 di Windows, macOS, Linux
- Chrome 142 di Android
- Menghapus nama jendela untuk navigasi lintas situs yang mengganti grup konteks penjelajahan
Saat ini, nilai properti window.name dipertahankan selama tab aktif, bahkan saat navigasi mengalihkan grup konteks penjelajahan, sehingga dapat membocorkan informasi dan berpotensi digunakan sebagai vektor pelacakan. Menghapus properti window.name dalam kasus ini akan mengatasi masalah tersebut.
Pembaruan ini akan memperkenalkan kebijakan perusahaan sementara yang baru, ClearWindowNameCrossSiteBrowsing, yang akan berhenti berfungsi di Chrome 146.
- Chrome 142 di Windows, macOS, Linux, Android, iOS
- Tidak mengizinkan pra-rendering HTTP teks biasa yang tidak tepercaya
Peluncuran ini akan memberikan kemampuan untuk tidak mengizinkan pra-rendering HTTP teks biasa yang tidak tepercaya.
- Chrome 142 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pencegahan pelacakan HSTS
Update ini akan memitigasi pelacakan pengguna oleh pihak ketiga melalui cache HTTP Strict Transport Security (HSTS). Fitur ini hanya mengizinkan upgrade HSTS untuk navigasi tingkat teratas dan memblokir upgrade HSTS untuk permintaan sub-resource. Dengan begitu, situs pihak ketiga tidak akan dapat menggunakan cache HSTS untuk melacak pengguna di seluruh web.
- Chrome 142 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pelarangan spasi di host URL non-file://
Menurut spesifikasi Standar URL, host URL tidak boleh berisi karakter spasi. Namun, saat ini penguraian URL di Chromium membolehkan spasi di host. Hal ini menyebabkan Chromium gagal dalam beberapa pengujian yang disertakan dalam URL HTTPS Interop2024 untuk WebSocket dan area fokus URL. Agar Chromium memenuhi kepatuhan spesifikasi, kami ingin menghapus spasi dari host URL sepenuhnya, tetapi hal ini sulit karena spasi digunakan di bagian host dalam URL file:// Windows (GitHub).
- Chrome 145 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Menghapus kebijakan Partisi penyimpanan pihak ketiga
Partisi penyimpanan pihak ketiga menjadi default di Chrome 115. Tanda chrome:// yang memungkinkan pengguna menonaktifkan fitur ini telah dihapus di Chrome 128, dan uji coba penghentian penggunaannya berakhir dengan rilisnya Chrome 139. Di Chrome 145, kebijakan perusahaan DefaultThirdPartyStoragePartitioningSetting dan ThirdPartyStoragePartitioningBlockedForOrigins akan dihapus. Pengguna disarankan untuk beralih ke solusi penyimpanan alternatif, baik menyesuaikan diri dengan partisi penyimpanan pihak ketiga maupun dengan menggunakan
document.requestStorageAccess({...})jika diperlukan.Jika ada masukan, Anda dapat menambahkannya di sini dalam bug Chromium.
- Chrome 145 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan DefaultThirdPartyStoragePartitioningSetting dan ThirdPartyStoragePartitioningBlockedForOrigins
- Migrasi SafeBrowsing API v4 → v5
Panggilan Chrome ke SafeBrowsing API v4 akan dimigrasikan untuk memanggil SafeBrowsing API v5. Nama metode juga akan berbeda antara v4 dan v5. Jika admin memiliki daftar hijau URL khusus v4 untuk mengizinkan permintaan jaringan ke https://safebrowsing.googleapis.com/v4*, daftar tersebut harus diubah untuk mengizinkan permintaan jaringan ke seluruh domain: safebrowsing.googleapis.com. Jika tidak, permintaan jaringan ke API v5 yang ditolak akan menyebabkan regresi keamanan bagi pengguna. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Migrasi dari V4 - Safe Browsing.
- Chrome 145 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur akan diluncurkan secara bertahap
- Aplikasi Web Terisolasi (IWA)
Aplikasi Web Terisolasi (IWA) adalah ekstensi dari pekerjaan yang ada pada penginstalan PWA dan Web Packaging yang memberikan perlindungan lebih kuat terhadap penyusupan server dan modifikasi tanpa izin lainnya, serta diperlukan bagi developer aplikasi yang membutuhkan keamanan tinggi.
Aplikasi ini dikemas ke dalam Paket Web, ditandatangani oleh developer-nya, dan didistribusikan kepada pengguna akhir melalui satu atau beberapa potensi metode yang dideskripsikan dalam penjelasan. Aplikasi ini tidak dihosting di server web aktif dan diambil melalui HTTPS.
Dalam rilis awal ini, IWA hanya dapat diinstal melalui kebijakan admin di perangkat ChromeOS yang dikelola perusahaan.
- Chrome 146 di Windows Peluncuran ini menambahkan dukungan untuk Aplikasi Web Terisolasi (IWA) dalam konfigurasi browser yang dikelola perusahaan di Windows.
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome akan langsung mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan perusahaan UiAutomationProviderEnabled mulai Chrome 125 untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung hingga Chrome 146, dan akan dihapus di Chrome 147. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang ditimbulkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator perusahaan dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 146.
- Chrome 147 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
Update Chrome Enterprise Core mendatang
-
Penghapusan profil tidak aktif di Chrome Enterprise Core
Pada Juni 2025, setelan periode tidak aktif untuk penghapusan profil mulai diluncurkan. Pada Agustus 2025, setelan ini akan mulai otomatis menghapus profil terkelola di konsol Admin yang tidak aktif selama lebih dari periode tidak aktif yang ditentukan. Saat setelan tersebut dirilis, periode waktu tidak aktif memiliki nilai default 90 hari. Artinya, semua profil terkelola yang tidak aktif selama lebih dari 90 hari akan dihapus dari akun Anda secara default. Administrator dapat mengubah nilai periode tidak aktif menggunakan setelan ini. Nilai maksimum untuk menentukan periode tidak aktif profil adalah 730 hari dan nilai minimumnya adalah 28 hari.
Jika nilai yang ditetapkan diturunkan, tindakan tersebut mungkin akan berdampak secara global pada semua profil yang saat ini dikelola. Semua profil yang terpengaruh akan dianggap tidak aktif dan, oleh karena itu, akan dihapus. Tindakan ini tidak akan menghapus akun pengguna. Jika profil yang tidak aktif diaktifkan kembali di perangkat, profil tersebut akan muncul kembali di konsol.
- Chrome 140 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan diluncurkan pada bulan Juni. Penghapusan akan dimulai pada bulan Agustus, dan gelombang awal penghapusan akan selesai pada awal bulan September. Setelah peluncuran kebijakan penghapusan ini, profil yang tidak aktif akan terus dihapus setelah mencapai periode tidak aktifnya.
-
Halaman Ringkasan Chrome Enterprise
Fitur ini memperkenalkan halaman Ringkasan baru di bagian browser Chrome di konsol Google Admin. Halaman Ringkasan ini memungkinkan admin IT menemukan informasi penting tentang deployment mereka dengan cepat:
- Profil aktif & tidak aktif serta browser terdaftar
- Mengidentifikasi browser yang sudah usang dan yang menunggu diupdate
- Mengidentifikasi ekstensi berisiko tinggi (menurut Spin.AI) dan mendapatkan pratinjau ekstensi yang paling banyak diminta
- Insight Keamanan (misalnya, upload atau download file sensitif)
Halaman Ringkasan juga memungkinkan admin mengakses tindakan penting dengan cepat, seperti mengelola ekstensi, mengakses daftar browser atau profil, menetapkan kebijakan Update, dan berbagai tindakan lainnya.
- Chrome 137 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows
- Chrome 141 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Fungsi pemfilteran baru di halaman Ringkasan tersedia untuk Unit Organisasi dan Tanggal Aktivitas
Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang
- Dukungan ukuran file yang ditingkatkan untuk pemindaian Pencegahan Kebocoran Data
Kini, Chrome Enterprise Premium memperluas kemampuan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) dan pemindaian malware-nya untuk menyertakan file besar dan terenkripsi. Sebelumnya, file berukuran lebih dari 50 MB dan semua file terenkripsi dilewati selama pemindaian konten. Update ini menutup celah keamanan krusial tersebut. Untuk kebijakan yang dikonfigurasi agar menyimpan bukti, file hingga 2 GB kini dapat dikirim ke Evidence Locker. Hal ini memberi administrator visibilitas dan kontrol yang lebih besar, sehingga secara signifikan mengurangi risiko pemindahan data yang tidak sah melalui transfer file besar.
Tidak ada kebijakan baru yang diperlukan untuk mengaktifkan fitur ini. Fitur ini dikontrol secara otomatis oleh konfigurasi aturan DLP yang ada di Konsol Google Admin. Jika admin memiliki aturan yang berlaku untuk upload, download, atau pencetakan file, aturan tersebut kini juga akan berlaku untuk file besar dan terenkripsi.
- Chrome 140 di Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur
- Penyesuaian penambahan watermark
Chrome Enterprise Premium kini memungkinkan administrator menyesuaikan tampilan watermark. Peningkatan ini bertujuan untuk membuat pengalaman pengguna menjadi lebih baik, dengan mengatasi masalah penyebab lelah mata dan menurunnya keterbacaan di halaman yang menampilkan watermark lama.
Untuk mengontrol tampilan watermark, administrator harus menggunakan kebijakan WatermarkStyle yang baru. Dalam kebijakan ini, admin dapat mengonfigurasi hal berikut:
- 'font_size': Menetapkan ukuran font teks dalam piksel.
- 'fill_opacity': Menetapkan opasitas isian teks, dari 0 (transparan) hingga 100 (buram).
- 'outline_opacity': Menetapkan opasitas garis tepi teks, dari 0 (transparan) hingga 100 (buram).
Hal ini memberikan fleksibilitas lebih tinggi bagi administrator untuk menyelaraskan persyaratan keamanan dengan kebutuhan produktivitas pengguna akhir.
- Chrome 140 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran ini memungkinkan administrator menyesuaikan ukuran font dan tingkat opasitas watermark menggunakan kebijakan WatermarkStyle yang baru di Konsol Google Admin.
- Chrome 141 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Sebagai peningkatan, kami memperkenalkan halaman baru di chrome:// untuk perusahaan, yang memungkinkan administrator melihat pratinjau gaya watermark yang dikonfigurasi sebelum deployment.
- Pemfaktoran ulang UX aturan browser Chrome
Untuk meningkatkan pengalaman pembuatan aturan Pencegahan Kebocoran Data (DLP), konsol Google Admin akan diperbarui guna menyederhanakan cara administrator menentukan kebijakan untuk berbagai aplikasi seperti Chrome dan Workspace. Perubahan ini pertama kali memperkenalkan grup aplikasi yang saling eksklusif. Artinya, satu aturan DLP kini hanya dapat menarget satu grup aplikasi dalam satu waktu, entah itu aplikasi Workspace (misalnya Drive atau Gmail), pemicu browser Chrome (misalnya mengupload file atau mengunjungi URL), atau pemicu ChromeOS. Perubahan ini menyederhanakan konfigurasi aturan, menghilangkan potensi konflik dari pemilihan aplikasi yang tumpang tindih, dan menjadi dasar bagi alur kerja yang lebih khusus dan mudah digunakan sesuai dengan kebutuhan setiap platform.
Administrator akan melihat antarmuka pemilihan "Aplikasi" yang diperbarui, yang menggunakan tombol pilihan untuk menerapkan pemilihan satu grup ini pada aturan baru. Aturan yang sudah ada dan sebelumnya menggabungkan aplikasi dari beberapa grup akan dimigrasikan secara otomatis oleh sistem menjadi aturan terpisah yang sesuai standar dan khusus untuk satu platform, guna memastikan perlindungan berkelanjutan serta transisi yang lancar. Banner di konsol Admin akan memberikan informasi terkait perubahan ini dan proses migrasi tersebut. Tidak ada kebijakan perusahaan baru yang diperkenalkan bersama pembaruan ini. Perubahan yang dilakukan adalah pada antarmuka konfigurasi aturan.
- Chrome 141 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Memungkinkan pemilihan aplikasi yang saling eksklusif untuk konfigurasi aturan DLP di Konsol Admin
Ringkasan rilis ChromeOS 139
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Sinkronisasi desktop virtual ChromeOS | ✓ | ||
| Perubahan aplikasi Chrome | ✓ | ✓ | |
| Penghentian Native Client (NaCl) | ✓ | ✓ | |
| Alat kalibrasi layar sentuh | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Penghentian Chrome Sign Builder Deprecation | ✓ | ✓ | |
| Validasi sertifikat server EAP/TLS | ✓ | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update ChromeOS
- Sinkronisasi desktop virtual ChromeOS
Mulai ChromeOS 139, sinkronisasi desktop virtual ChromeOS membantu pengguna melanjutkan pekerjaan dengan cepat saat beralih ke perangkat lain. Sinkronisasi desktop virtual memulihkan semua jendela, tab, dan bahkan cookie dari sesi sebelumnya untuk memungkinkan transisi yang lancar. Admin dapat mengaktifkan fitur ini untuk pengguna terkelola. Sinkronisasi desktop virtual sangat berguna untuk perangkat bersama dan pekerja garis depan di lingkungan layanan kesehatan, horeka, dan manufaktur. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat postingan blog kami atau pusat bantuan kami.
- Perubahan aplikasi Chrome
Mulai ChromeOS 139, yang versi stabilnya direncanakan akan rilis pada 19 Agustus, aplikasi Chrome yang diinstal pengguna di ChromeOS akan berhenti berfungsi. Aplikasi yang diinstal otomatis melalui konsol admin untuk Sesi Tamu Terkelola (MGS) dan sesi pengguna akan terus didukung. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Akhir dukungan untuk aplikasi Chrome.
Kebijakan baru, KioskChromeAppsForceAllowed, tersedia bagi administrator untuk mengaktifkan kembali aplikasi Chrome dalam sesi kios. Jika kebijakan ini diaktifkan, aplikasi Chrome dalam sesi kios akan didukung hingga ChromeOS 150.
- Penghentian Native Client (NaCl)
ChromeOS 139 dan yang lebih baru tidak lagi mendukung Native Client (NaCl) di lingkungan terkelola yang mengaktifkan kebijakan izin NaCl. Untuk perangkat di saluran Dukungan Jangka Panjang (LTS) yang mengaktifkan kebijakan ini, dukungan NaCl akan tetap diberikan hingga Refresh Terakhir LTS ChromeOS 138 pada April 2026.
- Alat kalibrasi layar sentuh
Dengan ChromeOS 139, Anda kini dapat mengalibrasi batas tampilan layar sentuh eksternal. Pengguna Chromebook kini dapat mengalibrasi batas layar sentuh eksternal yang terhubung ke Chromebook. Setelan ini membantu menyelaraskan batas tampilan eksternal, sehingga input sentuhnya sesuai dengan konten yang ditampilkan. Untuk mengalibrasi layar sentuh eksternal, buka Setelan > Perangkat > Tampilan, buka layar sentuh eksternal yang sesuai, lalu akses Kalibrasi layar sentuh. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Menghubungkan Chromebook Anda ke monitor.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, ditunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Penghentian Chrome Sign Builder
Aplikasi Chrome yang bernama Chrome Sign Builder dijadwalkan mencapai akhir siklus proses (EOL) pada Juli 2026, dan ChromeOS M150 akan menjadi rilis terakhir yang mendukung aplikasi ini dalam mode kios. Perangkat di saluran Dukungan Jangka Panjang (LTS) akan terus menerima dukungan hingga April 2027. Penghentian ini berarti bahwa setelah melewati jadwal yang ditentukan, Chrome Sign Builder tidak lagi tersedia untuk diinstal atau dikonfigurasi, dan hal ini dapat berpotensi menimbulkan gangguan layanan bagi organisasi yang masih menggunakannya untuk reklame digital.
Untuk menghindari gangguan, organisasi harus bermigrasi ke solusi alternatif sebelum Juli 2026. Dua opsi yang direkomendasikan adalah
-
Bermigrasi ke Comeen: Partner Chrome Enterprise Recommended yang menawarkan pengganti aplikasi web (comeen.com)
-
Men-deploy aplikasi web alternatif: Gunakan konsol Google Admin untuk men-deploy aplikasi web lain ke perangkat kios ChromeOS.
-
-
Validasi sertifikat server EAP/TLS
Catatan: Perubahan ini hanya memengaruhi pelanggan yang menggunakan penyiapan jaringan EAP/TLS, dan hanya berdampak pada jaringan yang disiapkan sebelum Januari 2022.
Mulai 1 Oktober 2025, kami akan meluncurkan perbaikan ini ke saluran stabil ChromeOS. Sejumlah kecil pelanggan yang menggunakan konfigurasi EAP/TLS mungkin mengalami masalah konektivitas jika sertifikat server mereka ditandatangani oleh Certificate Authority (CA) yang saat ini disertakan di ChromeOS sebagai CA Sistem.
Untuk meminimalkan gangguan, admin dapat melakukan salah satu tindakan berikut:
Opsi 1 (memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi):
- Buat sertifikat baru untuk Server Autentikasi Anda, dan pastikan bahwa sertifikat tersebut ditandatangani oleh Certificate Authority (CA) yang sama dengan yang digunakan sebelumnya.
- Ganti sertifikat yang ada di Server Autentikasi Anda dengan sertifikat yang baru dibuat.
Opsi 2 (jika memerlukan lebih banyak waktu sebelum menerapkan Opsi 1):
- Login ke konsol Google Admin.
-
Dari 15 Agustus hingga 1 Oktober, untuk memeriksa perangkat yang terpengaruh, admin dapat mengikuti petunjuk berikut di saluran Beta:
- Akses chrome://histograms di browser Chrome.
- Lakukan beberapa siklus pemutusan dan penghubungan kembali koneksi untuk jaringan Ethernet atau Wi-Fi Anda.
- Tunggu sekitar 10 detik untuk agregasi data.
- Di halaman chrome://histograms, telusuri histogram yang diidentifikasi sebagai
Network.Shill.Eap.EventCaCertExperiment1:- Jika histogram tersebut tidak ada, konfigurasi Anda tidak terpengaruh.
- Konfigurasi Anda kemungkinan terpengaruh jika terdapat nilai positif pada Peristiwa 8 (
FirstCertVerificationFailure) dan Peristiwa 9 (CertVerificationRetryAttempt).
- Buka setelan konfigurasi untuk jaringan EAP/TLS yang terpengaruh.
- Ubah setelan Certificate Authority Server menjadi Certificate authority default sistem.
Chrome 138
Ringkasan rilis Chrome 138
| Perubahan browser Chrome | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Mode AI untuk rekomendasi penelusuran di Chrome | ✓ | ||
| Peningkatan bookmark dan daftar bacaan di Chrome Desktop | ✓ | ✓ | |
| Bantuan LLM klien dalam memitigasi scam | ✓ | ||
| Saran penelusuran kontekstual di Kolom URL Chrome | ✓ | ||
| Safe Browsing yang Disempurnakan adalah setelan yang disinkronkan | ✓ | ||
| Menghasilkan insight untuk peringatan dan error konsol Chrome DevTools | ✓ | ||
| Mengaktifkan sinkronisasi histori melalui pill profil | ✓ | ||
| Footer halaman tab baru | ✓ | ✓ | ✓ |
| Tombol skrip pengguna per ekstensi | ✓ | ||
| Penghapusan kebijakan perusahaan Akses Jaringan Pribadi | ✓ | ||
| Penelusuran layar dengan Google Lens di iPad | ✓ | ||
| Grup tab bersama | ✓ | ||
| Pengambilan data aturan spekulasi untuk ServiceWorker | ✓ | ||
| TLS 1.3 Early Data | ✓ | ||
| Menghentikan penghapusan rentang asinkron untuk ekstensi Sumber Media | ✓ | ||
| Language Detector API | ✓ | ||
| Summarizer API | ✓ | ||
| Translator API | ✓ | ||
| Serial web melalui Bluetooth di Android | ✓ | ||
| Kebijakan baru di browser Chrome | ✓ | ||
| Kebijakan yang dihapus di browser Chrome | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Rekomendasi Agentspace di kotak penelusuran Chrome | ✓ | ✓ | |
| Penghentian halaman browser Chrome di laporan Insight Chrome | ✓ | ||
| Penghapusan profil tidak aktif di Chrome Enterprise Core | ✓ | ✓ | |
| Penilaian risiko LayerX baru di konsol Admin | ✓ | ||
| Dukungan beberapa identitas di iOS | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Integrasi SecOps | ✓ | ✓ | |
| Kemampuan pemfilteran URL di iOS | ✓ | ✓ | |
| Dukungan download DLP untuk File System Access (FSA) API | ✓ | ✓ | |
| Perubahan browser Chrome mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Chrome di Android tidak lagi mendukung Android Oreo atau Android Pie | ✓ | ||
| Gemini di Chrome | ✓ | ||
| Pemeriksaan download APK berbahaya | ✓ | ||
| Perubahan mendatang untuk sertifikat CA yang disertakan dalam Chrome Root Store | ✓ | ||
| Memigrasikan ekstensi ke Manifes V3 sebelum Juni 2025 | ✓ | ✓ | ✓ |
| Notifikasi promosi | ✓ | ||
| Menghapus tanda ekstensi yang berisiko di Google Chrome | ✓ | ||
| Menghapus penggantian SwiftShader | ✓ | ||
| Mendukung akun dalam status tertunda di Chrome iOS | ✓ | ||
| Chrome akan menghapus dukungan untuk macOS 11 | ✓ | ||
| Menghapus nama jendela untuk navigasi lintas situs yang mengganti grup konteks penjelajahan | ✓ | ||
| Mengaktifkan peristiwa error, bukan menampilkannya untuk worker yang diblokir CSP | ✓ | ||
| Manifes Aplikasi Web: menentukan kelayakan update, URL ikon menggunakan Cache-Control: immutable | ✓ | ||
| Penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin | ✓ | ||
| Happy Eyeballs V3 | ✓ | ||
| Aplikasi Web Terisolasi (IWA) | ✓ | ||
| Tidak mengizinkan pra-rendering HTTP teks biasa yang tidak tepercaya | ✓ | ||
| Pencegahan pelacakan HSTS | ✓ | ||
| Perlindungan IP | ✓ | ||
| Kebijakan Origin yang Sama yang Ketat untuk Storage Access API | ✓ | ✓ | |
| Pelarangan spasi di host URL non-file:// | ✓ | ||
| Migrasi SafeBrowsing API v4 → v5 | ✓ | ||
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Perintah jarak jauh dan ekspor CSV baru untuk daftar Profil Terkelola | ✓ | ||
| Kartu halaman Tab baru untuk Microsoft 365 | ✓ | ✓ | |
| Halaman Ringkasan Chrome Enterprise | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Pemfaktoran ulang UX aturan browser Chrome | ✓ | ✓ | |
| Perlindungan aturan salin dan tempel | ✓ | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Perubahan browser Chrome
- Mode AI untuk rekomendasi penelusuran di Chrome
Mode AI adalah fitur yang membantu pengguna mempelajari topik yang mereka minati lebih dalam dengan menampilkan Mode AI untuk rekomendasi penelusuran di Chrome. Kebijakan baru, AIModeSettings, tersedia untuk mengontrol rekomendasi penelusuran di kolom URL dan kotak penelusuran halaman Tab baru.
- Chrome 138 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur mulai diluncurkan di kolom URL.
- Chrome 139 di Android, iOS: Fitur mulai diluncurkan di kolom URL.
- Peningkatan bookmark dan daftar bacaan di Chrome Desktop
Untuk Chrome 138 di Desktop, beberapa pengguna yang login ke Chrome setelah menyimpan bookmark baru kini dapat menggunakan dan menyimpan bookmark serta item daftar bacaan di Akun Google mereka. Kebijakan perusahaan yang relevan untuk mengontrol bookmark, serta BrowserSignin, SyncDisabled, atau SyncTypesListDisabled, terus berfungsi seperti sebelumnya, sehingga admin dapat mengonfigurasi apakah pengguna dapat menggunakan dan menyimpan item di Akun Google mereka atau tidak. Menyetel EditBookmarksEnabled ke salah (false) juga akan mencegah pengguna mengupload bookmark yang tersimpan di perangkat ke Akun Google mereka.
- Chrome 138 di Linux, macOS, Windows
- Bantuan LLM klien dalam memitigasi scam
Pengguna di web menghadapi berbagai scam dalam jumlah yang signifikan setiap harinya. Untuk memerangi scam ini, Chrome kini menggunakan LLM di perangkat untuk mengidentifikasi situs scam bagi pengguna Safe Browsing yang Disempurnakan. Chrome akan mengirimkan konten halaman ke LLM di perangkat untuk menyimpulkan sinyal terkait keamanan halaman itu, lalu mengirimkan sinyal tersebut ke server Safe Browsing untuk mendapatkan keputusan akhir. Jika fitur ini diaktifkan, Chrome dapat menggunakan lebih banyak bandwidth untuk mendownload LLM.
Safe Browsing yang Disempurnakan adalah fitur yang sudah ada dan dikontrol oleh kebijakan SafeBrowsingProtectionLevel.
- Chrome 134 di Linux, macOS, Windows: Mengumpulkan nama merek dan ringkasan intent halaman yang memicu kunci keyboard untuk mengidentifikasi situs scam.
- Chrome 135 di Linux, macOS, Windows: Menampilkan peringatan kepada pengguna berdasarkan keputusan server yang menggunakan ringkasan merek dan intent halaman yang memicu kunci keyboard.
- Chrome 137 di Linux, macOS, Windows: Mengumpulkan ringkasan merek dan intent halaman berdasarkan sistem penskoran reputasi server.
- Chrome 138 di Linux, macOS, Windows: Menampilkan peringatan kepada pengguna berdasarkan keputusan server yang menggunakan merek dan intent halaman yang diberi skor oleh sistem reputasi server.
- Saran penelusuran kontekstual di Kolom URL Chrome
Dengan fitur ini, Anda dapat bertanya apa saja tentang halaman yang sedang Anda buka, langsung berdasarkan konteks halaman tersebut. Memanfaatkan kebiasaan Penelusuran yang sudah sering dilakukan di kolom URL, pengguna dapat mengajukan pertanyaan menggunakan Google Lens dengan memilih objek yang ada di layar atau mengetikkan kata-kata. Tindakan Google Lens di kolom URL dan saran kontekstual akan mengarahkan pengguna ke fitur ini pada saat yang paling dibutuhkan. Fitur ini dibatasi oleh kebijakan yang sudah ada, yaitu LensOverlaySettings.
- Chrome 138 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur dimulai
- Chrome 140 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Jika kebijakan LensOverlaySettings tidak ditetapkan, fitur ini akan mematuhi kebijakan GenAiDefaultSettings jika ada.
- Safe Browsing yang Disempurnakan adalah setelan yang disinkronkan
Di Chrome 138, Safe Browsing yang Disempurnakan adalah setelan yang disinkronkan. Artinya, jika pengguna memilih opsi untuk menggunakan Safe Browsing yang Disempurnakan di satu perangkat, tingkat perlindungan ini otomatis diterapkan di semua perangkat lain yang menggunakan akun yang sama untuk login ke Chrome. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan perlindungan keamanan yang lebih kuat dan konsisten serta pengalaman pengguna yang standar.
Pengguna yang mengaktifkan Safe Browsing yang Disempurnakan secara konsisten memperoleh manfaat dari perlindungannya, misalnya perlindungan proaktif terhadap phishing serta deteksi malware dan ekstensi berbahaya yang lebih baik, di semua instance Chrome yang disinkronkan di Desktop (Windows, macOS, Linux, ChromeOS), Android, dan iOS mereka. Pengguna akan menerima notifikasi di layar saat setelan Safe Browsing yang Disempurnakan mereka disinkronkan.
Tingkat perlindungan Safe Browsing adalah fitur yang sudah ada dan dikontrol oleh kebijakan SafeBrowsingProtectionLevel.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Menghasilkan insight untuk peringatan dan error konsol Chrome DevTools
Fitur AI Generatif (GenAI) baru kini tersedia untuk pengguna yang tidak dikelola: Menghasilkan insight untuk peringatan dan error konsol Chrome DevTools. Insight ini memberikan deskripsi yang dipersonalisasi dan saran perbaikan untuk error dan peringatan yang dipilih. Awalnya, fitur ini hanya tersedia untuk pengguna (18 tahun ke atas) dalam bahasa Inggris. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan DevToolsGenAiSettings.
- Chrome 131 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Di Chrome 131, fitur AI Generatif (GenAI) baru tersedia untuk pengguna terkelola: panel Bantuan AI khusus di Chrome DevTools yang membantu operator manusia menyelidiki dan memperbaiki masalah gaya serta membantu proses debug CSS.
- Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Panel Bantuan AI kini dapat menjelaskan resource di panel Performa, Sumber, dan Jaringan, selain dukungan sebelumnya untuk proses debug gaya.
- Chrome 138 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Panel Bantuan AI mengekspos API internal yang menyederhanakan penggunaan fitur-fitur panel Bantuan AI oleh alat eksternal seperti server Model Context Protocol (MCP).
- Mengaktifkan sinkronisasi histori menggunakan pill profil
Di Chrome 138, beberapa pengguna yang login akan melihat opsi baru untuk mengaktifkan sinkronisasi tab dan histori. Perubahan ini dirancang untuk menghadirkan manfaat sinkronisasi histori yang nondisruptif dengan menggunakan pill profil untuk menampilkan pesan singkat secara langsung. Pengguna yang mengklik pill profil akan diarahkan ke menu profil tempat mereka dapat memilih untuk mengaktifkan sinkronisasi. Tujuannya adalah memberi pengguna titik entri yang intuitif dan relevan secara kontekstual untuk menyinkronkan data seperti histori penjelajahan yang terpisah dari alur login. Untuk pengguna Enterprise, pill profil yang diperluas hanya muncul setelah browser tidak aktif selama 4 jam.
Kebijakan perusahaan yang relevan untuk mengontrol sinkronisasi Tab atau Histori (SyncDisabled, SyncTypesListDisabled, dan SavingBrowserHistoryDisabled) akan terus berfungsi seperti sebelumnya.
- Chrome 138 di Linux, macOS, Windows: Fitur mulai diluncurkan secara bertahap.
- Footer halaman Tab baru
Pembaruan pada halaman Tab baru mencakup footer baru yang dirancang untuk memberikan transparansi dan kontrol yang lebih baik kepada pengguna atas pengalaman Chrome mereka.
- Chrome 138 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Atribusi Ekstensi akan mulai ditampilkan di NTP. Kini, jika halaman Tab baru default Anda berubah karena ekstensi, akan muncul pesan di footer yang menunjukkan ekstensi mana yang menyebabkan perubahan tersebut. Pesan ini sering kali menyertakan link langsung ke ekstensi yang bersangkutan di Chrome Web Store, sehingga mempermudah identifikasi dan pengelolaan ekstensi yang tidak diinginkan. Jika Anda adalah administrator, Anda dapat menonaktifkan atribusi ini menggunakan kebijakan NTPFooterExtensionAttributionEnabled.
- Chrome 139 di Linux, macOS, Windows: Pengungkapan pengelolaan browser akan ditampilkan jika salah satu kebijakan untuk menyesuaikan footer ditetapkan oleh admin perusahaan. Untuk pengguna yang browser Chrome-nya dikelola oleh sumber tepercaya, footer halaman Tab baru kini akan menampilkan pemberitahuan pengungkapan pengelolaan. Pemberitahuan ini membantu Anda memahami cara browser Anda dikelola. Administrator dapat menonaktifkan pemberitahuan ini dengan kebijakan NTPFooterManagementNoticeEnabled. Selain itu, organisasi dapat menyesuaikan tampilan footer menggunakan kebijakan EnterpriseLogoUrlForBrowser dan EnterpriseCustomLabelForBrowser untuk menampilkan logo dan label kustom.
- Chrome 140 di Linux, macOS, Windows: Pemberitahuan default (Dikelola oleh <nama domain>) akan mulai ditampilkan di footer halaman Tab baru untuk semua browser terkelola. Visibilitas dapat diubah dengan kebijakan NTPFooterManagementNoticeEnabled.
- Tombol skrip pengguna per ekstensi
Di Chrome 138, cara pengguna dan administrator mengontrol kemampuan ekstensi untuk menjalankan skrip buatan pengguna dan menggunakan userScripts API akan berubah. Perubahan ini meningkatkan keamanan. Pengguna tidak akan memberikan izin skrip pengguna secara tak sengaja ke setiap ekstensi saat mengaktifkan Mode developer karena sekarang mereka harus memutuskan secara eksplisit ekstensi mana yang dapat menjalankan skrip yang berpotensi berdampak besar ini. Untuk mengetahui detail selengkapnya tentang alasan perubahan ini, lihat blog Chrome untuk developer ini.
Pengguna akhir kini harus mengaktifkan/menonaktifkan opsi ini per ekstensi di halaman
chrome://extensionsmelalui tombol Izinkan Skrip Pengguna, yang menggantikan tombol Mode developer global untuk memberikan kontrol yang lebih terperinci. Tombol ini akan otomatis diaktifkan untuk ekstensi yang sudah ada jika Mode developer aktif dan ekstensi tersebut telah diberi izin Skrip Pengguna.Administrator yang saat ini mengelola skrip pengguna dengan menonaktifkan mode developer kini harus menggunakan kolom blocked_permissions dari kebijakan ExtensionSettings atau konsol Google Admin untuk mengontrol izin Skrip Pengguna dan Mode developer ekstensi secara independen.
Developer ekstensi sebaiknya memperbarui dokumentasi mereka agar mencerminkan perubahan baru ini. Lihat milis Chromium Extensions Google Grup untuk mengetahui informasi selengkapnya dan perubahan lain pada penggunaan API tersebut.
- Chrome 138 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur
- Penghapusan kebijakan perusahaan Akses Jaringan Pribadi
Akses Jaringan Pribadi (PNA 1.0) adalah fitur keamanan yang tidak dikirimkan dan dirancang untuk membatasi akses situs ke jaringan lokal. Masalah pada kemampuan deployment menyebabkan PNA 1.0 tidak berhasil dikirimkan secara default, karena tidak kompatibel dengan terlalu banyak perangkat yang ada.
PNA 1.0 mengharuskan perubahan pada perangkat di jaringan lokal. Sebagai gantinya, Chrome menerapkan proposal yang diperbarui, yakni Akses Jaringan Pribadi 2.0 (PNA 2.0) (GitHub). PNA 2.0 hanya mengharuskan perubahan pada situs yang perlu mengakses jaringan lokal, bukan perubahan pada perangkat di jaringan lokal. Situs jauh lebih mudah diperbarui daripada perangkat, sehingga pendekatan ini akan jauh lebih mudah diluncurkan.
PNA 1.0 hanya dapat diterapkan melalui kebijakan Enterprise. Untuk menghindari regresi keamanan bagi pelanggan perusahaan yang mengaktifkan PNA 1.0 sebelum mengirimkan PNA 2.0, kami akan mempertahankan kebijakan PrivateNetworkAccessRestrictionsEnabled, yang menyebabkan Chrome mengirim pesan preflight khusus, sampai kebijakan tersebut tidak kompatibel dengan PNA 2.0.
Kebijakan InsecurePrivateNetworkRequestsAllowedForUrls dan InsecurePrivateNetworkRequestsAllowed yang melonggarkan pembatasan PNA 1.0 akan segera dihapus. Kedua kebijakan tersebut saat ini tidak berpengaruh karena PNA 1.0 tidak disertakan, dan tidak akan berarti setelah PNA 1.0 dihapus.
- Chrome 135 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghentian kebijakan InsecurePrivateNetworkRequestsAllowedForUrls, InsecurePrivateNetworkRequestsAllowed, dan PrivateNetworkAccessRestrictionsEnabled.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan kebijakan PrivateNetworkAccessRestrictionsEnabled, InsecurePrivateNetworkRequestsAllowedForUrls, dan InsecurePrivateNetworkRequestsAllowed. Kebijakan pengganti PNA2 akan tersedia di Chrome 138.
- Penelusuran layar dengan Google Lens di iPad
Memperluas dukungan Penelusuran layar dengan Google Lens di iOS agar tersedia di perangkat iPad. iPad adalah faktor bentuk yang biasanya dikaitkan dengan tugas yang lebih kompleks, misalnya berbelanja. Dengan memperluas dukungan fungsionalitas Lens ke iPad, pengguna dapat melakukan tugas tersebut dengan lebih mudah. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan LensOverlaySettings.
- Chrome 138 di iOS: Fitur diluncurkan secara bertahap.
- Grup tab bersama
Pengguna kini dapat berkolaborasi di tab menggunakan fitur grup tab bersama. Dengan fitur ini, pengguna dapat membuat dan menggunakan serangkaian tab di desktop atau perangkat seluler mereka, dan partner kolaboratif dapat menjelajahi tab yang sama di perangkat mereka. Jika seseorang mengubah tab di grup, perubahan itu akan terlihat di semua browser pengguna dalam grup tersebut. Kebijakan perusahaan TabGroupSharingSettings tersedia untuk mengontrol fitur ini.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran kemampuan untuk bergabung dan menggunakan grup tab bersama. Pengguna Chrome versi Stabil tidak akan dapat membuat grup tab bersama (titik entrinya tidak akan tersedia). Bagian fitur ini hanya akan tersedia di Chrome versi Beta/Dev/Canary untuk tahap peluncuran ini.
- Chrome 139 di iOS: Mulai Chrome 139, dukungan untuk iOS akan diluncurkan.
- Pengambilan data aturan spekulasi untuk ServiceWorker
Fitur ini memungkinkan pengambilan data yang dikontrol Service Worker, yaitu pengambilan data aturan spekulasi ke URL yang dikontrol Service Worker. Sebelumnya, pengambilan data dibatalkan setelah terdeteksi adanya Service Worker yang mengontrol, sehingga navigasi berikutnya ke target pengambilan data disajikan melalui jalur tanpa pengambilan data. Fitur ini memungkinkan permintaan pengambilan data melalui handler pengambilan Service Worker, dan respons yang diintersepsi Service Worker akan di-cache dalam cache pengambilan data, sehingga navigasi berikutnya dapat disajikan langsung oleh cache pengambilan data. Gunakan kebijakan perusahaan PrefetchWithServiceWorkerEnabled untuk mengontrol fitur ini. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat penjelasan ini.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- TLS 1.3 Early Data
TLS 1.3 Early Data memungkinkan permintaan GET dikirim selama handshake saat melanjutkan koneksi ke server TLS 1.3 yang kompatibel. Fitur ini diharapkan dapat meningkatkan performa dan akan tersedia di Chrome 138 dengan kebijakan (TLS13EarlyDataEnabled) untuk mengontrol perubahan ini.
TLS 1.3 Early Data adalah protokol yang sudah ada. Server TLS, middlebox, dan software keamanan yang ada diharapkan dapat menangani atau menolak TLS 1.3 Early Data tanpa memutuskan koneksi. Namun, perangkat yang tidak menerapkan standar TLS (RFC8446) dengan benar mungkin berhenti berfungsi dan terputus koneksinya saat TLS 1.3 Early Data sedang digunakan. Jika hal ini terjadi, administrator harus menghubungi vendor untuk memperbaikinya.
Kebijakan TLS13EarlyDataEnabled merupakan tindakan sementara untuk mengontrol fitur tersebut dan akan dihapus di versi mendatang. Anda dapat mengaktifkan fitur ini menggunakan kebijakan tersebut untuk memungkinkan Anda menguji masalah dan menonaktifkannya kembali setelah masalah diselesaikan.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Penghentian penghapusan rentang asinkron untuk ekstensi Sumber Media
Standar Sumber Media sebelumnya telah diubah untuk melarang perilaku yang ditentukan secara ambigu yang melibatkan penghapusan rentang asinkron:
SourceBuffer.abort()tidak lagi membatalkan operasiSourceBuffer.remove()- Setelan
MediaSource.durationtidak lagi dapat memangkas media yang saat ini di-buffer
Pengecualian kini ditampilkan dalam kedua kasus ini. Safari dan Firefox telah lama menerapkan perilaku ini, sementara Chromium menjadi satu-satunya browser yang masih menggunakan perilaku lama. Penghitung penggunaan menunjukkan bahwa sekitar 0,001%-0,005% pemuatan halaman mengalami perilaku yang dihentikan ini. Jika situs mengalami masalah ini, pemutaran mungkin akan terganggu. Penggunaan abort() untuk pembatalan penghapusan makin meningkat, sehingga sebaiknya proses penghentian ini diselesaikan sebelum muncul lebih banyak penggunaan yang tidak kompatibel.
- Chrome 138 di Windows, macOS, Linux, Android
- Language Detector API
Language Detector API adalah API JavaScript untuk mendeteksi bahasa teks, dengan beberapa tingkat keyakinan. Suplemen penting dari penerjemahan adalah deteksi bahasa. Hal ini dapat dikombinasikan dengan penerjemahan, misalnya, mengambil input pengguna dalam bahasa yang tidak dikenal dan menerjemahkannya ke dalam bahasa target tertentu. Kebanyakan browser saat ini sudah memiliki kemampuan deteksi bahasa, dan kami ingin menawarkan kemampuan tersebut kepada developer web melalui API JavaScript sebagai pelengkap API penerjemahan. Kebijakan perusahaan GenAILocalFoundationalModelSettings tersedia untuk menonaktifkan download model dasar yang akan membuat API ini tidak tersedia.
- Chrome 138 di Windows, macOS, Linux
- Summarizer API
Summarizer API adalah API JavaScript untuk menghasilkan ringkasan teks input, yang didukung oleh model bahasa AI. Browser dan sistem operasi makin diharapkan mendapatkan akses ke model bahasa. Dengan mengekspos model bawaan ini, setiap situs tidak perlu lagi mendownload model bahasa multi-gigabyte mereka sendiri, atau mengirim teks input ke API pihak ketiga. Summarizer API secara khusus mengekspos API tingkat tinggi untuk berinteraksi dengan model bahasa guna meringkas input untuk berbagai kasus penggunaan (GitHub), tanpa bergantung pada model bahasa tertentu.
Kebijakan perusahaan (GenAILocalFoundationalModelSettings) tersedia untuk menonaktifkan download model dasar yang akan membuat API ini tidak tersedia.
- Chrome 138 di Windows, macOS, Linux
- Translator API
Translator API adalah API JavaScript untuk menyediakan kemampuan penerjemahan bahasa ke halaman web. Browser makin sering menawarkan penerjemahan bahasa kepada penggunanya. Kemampuan penerjemahan tersebut juga dapat berguna bagi developer web. Hal ini berlaku terutama ketika kemampuan penerjemahan bawaan browser tidak dapat membantu. Kebijakan perusahaan GenAILocalFoundationalModelSettings tersedia untuk menonaktifkan download model dasar yang akan membuat API ini tidak tersedia.
- Chrome 138 di Windows, macOS, Linux
- Serial web melalui Bluetooth di Android
Fitur ini memungkinkan halaman web dan aplikasi web terhubung ke port serial melalui Bluetooth di perangkat Android. Chrome di Android kini mendukung Web Serial API melalui RFCOMM Bluetooth. Kebijakan Enterprise yang ada (DefaultSerialGuardSetting, SerialAllowAllPortsForUrls, SerialAllowUsbDevicesForUrls, SerialAskForUrls, dan SerialBlockedForUrls) di platform lain diaktifkan dalam status future_on untuk Android. Semua kebijakan kecuali SerialAllowUsbDevicesForUrls akan diaktifkan setelah fitur ini diaktifkan. SerialAllowUsbDevicesForUrls akan diaktifkan pada peluncuran mendatang setelah Android menyediakan dukungan tingkat sistem untuk port serial berkabel.
- Chrome 138 di Android
- Kebijakan baru di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi Setelan untuk integrasi Mode AI Google di kolom URL dan kotak penelusuran halaman Tab Baru.
Mengaktifkan Anotasi PDF.
Mengaktifkan TLS 1.3 Early Data.
Mengontrol visibilitas atribusi ekstensi di halaman Tab Baru
Mengizinkan pengambilan data SpeculationRules ke URL yang dikontrol ServiceWorker
Memeriksa status Safe Browsing pada URL secara real-time
Menerapkan batasan untuk permintaan ke endpoint jaringan lokal
Memilih apakah fitur Perlindungan IP harus diaktifkan.
Mengonfigurasi daftar domain yang akan menonaktifkan Pengelola Sandi.
- Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi Menerapkan batasan untuk permintaan ke endpoint jaringan yang lebih pribadi
Mengizinkan situs membuat permintaan ke endpoint jaringan yang lebih pribadi dengan cara yang tidak aman.
Mengizinkan situs yang terdaftar untuk membuat permintaan ke endpoint jaringan yang lebih pribadi dengan cara yang tidak aman.
Perubahan Chrome Enterprise Core
- Rekomendasi Agentspace di kotak penelusuran Chrome
Untuk membantu pengguna versi bisnis memenuhi kebutuhan informasi internal mereka, Anda kini dapat menambahkan hasil penelusuran perusahaan, seperti saran tentang orang, file, atau kueri, dari Agentspace ke kolom URL Chrome dan kotak penelusuran (kotak penelusuran di halaman Tab baru). Hasilnya dapat ditampilkan secara default atau hanya saat dipicu oleh kata kunci khusus.
Dengan mode kata kunci di kolom URL, pengguna dapat memicu tindakan melalui Agentspace, seperti, "bantu tulis email yang meringkas status project saat ini".
Penyedia penelusuran perusahaan ditampilkan saat pengguna mengetik @ di kolom URL. Organisasi dapat menyesuaikan kata kunci atau pintasan dan ikon yang ditampilkan.
Hal ini dapat dikonfigurasi melalui kebijakan EnterpriseSearchAggregatorSettings.
- Chrome 135 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penguji Tepercaya
- Chrome 138 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Ketersediaan Umum
- Penghentian halaman browser Chrome di laporan Insight Chrome
Mulai 1 Juli, halaman browser Chrome di laporan Insight Chrome akan dihentikan. Halaman ini diganti dengan halaman Ringkasan Chrome yang diluncurkan di Chrome 137. Informasi yang ditampilkan di halaman browser Chrome pada laporan Insight Chrome kini dapat ditemukan di halaman Ringkasan.
- Chrome 138 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows
- Penghapusan profil tidak aktif di Chrome Enterprise Core
Pada Juni 2025, setelan periode tidak aktif untuk penghapusan profil mulai diluncurkan. Pada Juli 2025, setelan ini akan mulai otomatis menghapus profil terkelola di konsol Admin yang tidak aktif selama lebih dari periode tidak aktif yang ditentukan. Nilai default untuk periode tidak aktif adalah 90 hari. Semua profil terkelola yang tidak aktif selama lebih dari 90 hari akan dihapus dari akun Anda secara default. Administrator dapat mengubah nilai periode tidak aktif menggunakan setelan ini. Nilai maksimum untuk menentukan periode tidak aktif profil adalah 730 hari dan nilai minimumnya adalah 28 hari.
Penurunan nilai yang sudah ditetapkan mungkin akan berdampak global pada semua profil yang saat ini dikelola. Semua profil yang terpengaruh akan dianggap tidak aktif dan, oleh karena itu, akan dihapus. Tindakan ini tidak akan menghapus akun pengguna. Jika profil yang tidak aktif diaktifkan kembali di perangkat, profil tersebut akan muncul kembali di konsol.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan akan diluncurkan pada bulan Juni. Penghapusan akan dimulai pada bulan Juli dan gelombang awal penghapusan akan selesai pada akhir bulan Agustus. Setelah peluncuran kebijakan penghapusan ini, profil yang tidak aktif akan terus dihapus setelah mencapai periode tidak aktifnya.
- Penilaian risiko LayerX baru di konsol Admin
Kami menambahkan penyedia penilaian risiko ekstensi baru: LayerX Security ke konsol Admin. Skor ini tersedia untuk Admin di laporan Penggunaan Aplikasi dan Ekstensi.
- Chrome 138 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Skor akan tersedia untuk admin mulai Chrome 138.
- Dukungan Beberapa Identitas di iOS
Chrome di iOS kini mendukung beberapa akun, terutama untuk akun terkelola (kantor atau sekolah). Update ini memperkenalkan profil browser terpisah untuk setiap akun terkelola, sehingga memastikan pemisahan data yang ketat antara penjelajahan untuk keperluan kerja dan pribadi. Akun reguler tetap berbagi satu profil.
Perubahan ini dimaksudkan untuk meningkatkan penawaran Chrome bagi perusahaan dan memberikan pengalaman penjelajahan yang lebih aman dan teratur, terutama bagi pengguna akhir yang memiliki akun kantor dan pribadi di perangkat mereka. Pengguna menjalani alur orientasi satu kali saat menambahkan akun terkelola ke perangkat. Mereka dapat beralih antar-akun dengan mengetuk disk partikel akun di halaman Tab baru.
Admin yang telah mengaktifkan kebijakan Chrome di iOS (lihat petunjuk) dapat terus menggunakan kebijakan yang ada.
- Chrome 138 di iOS
Perubahan Chrome Enterprise Premium
Baca lebih lanjut perbedaan antara Chrome Enterprise Core and Chrome Enterprise Premium.
- Integrasi SecOps
Fitur ini memberikan integrasi native antara Chrome Enterprise Premium (CEP) dan Google Security Operations (SecOps), sehingga organisasi dapat mengirim kumpulan peristiwa keamanan yang lebih lengkap dan telemetri browser mendetail dari Chrome langsung ke instance SecOps mereka. Tujuan perubahan ini adalah untuk menggunakan browser sebagai sensor keamanan utama terhadap ancaman berbasis web seperti phishing, malware, dan pemindahan data yang tidak sah. Hal ini dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan organisasi untuk:
- mencegah
- mendeteksi
- menyelidiki
- dan merespons ancaman berbasis web.
Untuk administrator, integrasi ini memperkenalkan jenis peristiwa keamanan baru yang ditingkatkan, termasuk telemetri navigasi URL dan kunjungan URL yang mencurigakan. Peristiwa ini secara otomatis diperkaya dengan skor risiko Safe Browsing dan informasi ancaman lainnya sebelum dikirim ke SecOps. Peluncuran ini juga mencakup proses penyiapan "sekali klik" yang baru dan disederhanakan di konsol Admin untuk menggantikan alur kerja manual sebelumnya, sehingga memudahkan koneksi ke SecOps.
Untuk menggunakan fitur ini, administrator harus memiliki langganan Chrome Enterprise Premium dan perlu mengaktifkan integrasi melalui alur kerja baru di konsol Admin. Pengumpulan jenis peristiwa bervolume tinggi tertentu, seperti peristiwa navigasi URL, merupakan setelan pengaktifan dalam konfigurasi konektor. Fitur ini tidak menambahkan atau mengubah kebijakan perusahaan apa pun.
- Chrome 137 di Linux, macOS, Windows: Menambahkan data perujuk ke
URLFilteringInterstitialEventdanSafeBrowseInterstitialEvent - Chrome 138 di Linux, macOS, Windows: Memperluas pengisian data perujuk ke
SafeBrowseDangerousDownloadEventdanDlpSensitiveDataEvent
- Kemampuan Pemfilteran URL di iOS
Kemampuan Pemfilteran URL WebProtect yang saat ini ada di desktop diperluas ke perangkat seluler supaya organisasi dapat mengaudit, memperingatkan tentang, atau memblokir pemuatan URL atau kategori URL tertentu di browser Chrome terkelola atau profil pengguna terkelola di perangkat seluler. Fitur ini merupakan bagian dari Chrome Enterprise Premium dan dimaksudkan untuk memberikan akses internet yang aman dan terlindungi bagi pengguna versi bisnis di semua perangkat. Admin dapat membuat aturan pemfilteran URL untuk memastikan bahwa karyawan hanya dapat mengakses URL yang aman dan sah di perangkat iOS. Chrome melaporkan peristiwa pemfilteran URL dan peristiwa situs tidak aman melalui Konektor Pelaporan di perangkat seluler. Fitur ini memungkinkan administrator mengelola URL yang dapat diakses di browser atau profil Chrome terkelola di perangkat iOS milik perusahaan atau BYOD.
Perubahan penting meliputi:
- Admin dapat memblokir, memperingatkan, atau mengaudit pengguna saat mengakses situs atau kategori tertentu.
- Pengguna melihat halaman interstisial saat mencoba mengunjungi URL yang diblokir atau diberi peringatan.
- Chrome melaporkan peristiwa pemfilteran URL.
- Perubahan pada halaman
chrome://managementmencerminkan fungsi baru.- Chrome 138 di iOS: Fitur Pemfilteran URL tersedia di iOS.
- Dukungan Download DLP untuk File System Access (FSA) API
Perlindungan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) kini mencakup file dan direktori yang didownload menggunakan File System Access (FSA) API. Peningkatan ini memastikan bahwa download dari aplikasi web modern, seperti editor berbasis browser, dipindai sesuai dengan aturan DLP organisasi Anda. Pengguna dan situs menerima notifikasi terkait hasil pemindaian, yang memperkuat keamanan dan kepatuhan data. Download yang melanggar kebijakan DLP akan diblokir. Akibatnya, file akan kosong dan situs mungkin menampilkan error "Diblokir oleh Safe Browsing". Umumnya, perubahan ini meningkatkan keamanan dengan mencegah pemindahan data yang tidak sah melalui vektor ini. Administrator sebaiknya menguji kapabilitas ini dengan aplikasi web yang menggunakan FSA API untuk mengamati perilaku dengan konfigurasi DLP mereka saat ini.
- Chrome 138 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Memungkinkan analisis konten DLP untuk download yang dimulai melalui File System Access API di platform tertentu, yang diatur oleh kebijakan perusahaan yang ada.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, ditunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser Chrome mendatang
- Chrome di Android tidak lagi mendukung Android Oreo atau Android Pie
Versi terakhir Chrome yang mendukung Android Oreo atau Android Pie adalah Chrome 138. Versi ini menyertakan pesan bagi pengguna yang terpengaruh bahwa mereka perlu mengupgrade sistem operasi mereka. Chrome 139 dan versi yang lebih baru tidak akan didukung, dikirim, atau tersedia bagi pengguna yang menjalankan Android Oreo atau Android Pie.
- Chrome 139 di Android: Chrome di Android tidak lagi mendukung Android Oreo atau Android Pie.
- Gemini di Chrome
Gemini kini terintegrasi ke dalam Chrome di macOS dan Windows, serta dapat memahami isi halaman Anda saat ini. Pengguna kini dapat dengan mudah mendapatkan poin penting, mengklarifikasi konsep, dan menemukan jawaban tanpa perlu keluar dari tab Chrome. Integrasi ini mencakup chat, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui teks, dan “Gemini Live”, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui suara.
Di Chrome 137, Gemini di Chrome tersedia di Amerika Serikat untuk pelanggan Google AI Pro dan Ultra. Peluncuran yang lebih luas akan dilakukan pada versi mendatang. Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan GeminiSettings atau GenAiDefaultSettings (nilai 2). Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Gemini di Chrome di Pusat Bantuan.
- Chrome 137 di macOS, Windows: Fitur tersedia untuk sebagian pelanggan Google AI Pro dan Ultra di Amerika Serikat, serta di saluran pra-Stabil (Dev, Canary, Beta) di Amerika Serikat.
- Chrome 139 di macOS, Windows: Fitur diluncurkan secara bertahap di versi Stabil untuk pengguna yang login ke Chrome di Amerika Serikat.
- Pemeriksaan download APK berbahaya
Chrome di Android kini akan menghubungi server Google terkait file APK yang didownload di Chrome, untuk mendapatkan penilaian tentang keamanannya. Jika file APK yang didownload dinilai berbahaya, Chrome akan menampilkan peringatan dan memblokir download untuk melindungi pengguna dari malware perangkat seluler. Peringatan download tersebut dapat diabaikan oleh pengguna melalui UI Chrome. Pemeriksaan download APK berbahaya ini akan dijalankan bagi pengguna yang terdaftar dalam Perlindungan Standar atau Perlindungan yang Ditingkatkan dari Google Safe Browsing. Fitur ini dapat dinonaktifkan dengan menyetel mode Safe Browsing ke "Tidak Ada Perlindungan" melalui kebijakan SafeBrowsingProtectionLevel.
- Chrome 139 di Android
- Perubahan mendatang untuk sertifikat CA yang disertakan dalam Chrome Root Store
Mulai Chrome 139, sebagai respons terhadap kegagalan kepatuhan yang berkelanjutan, cara Chrome secara default memercayai autentikasi server TLS yang dipercaya luas—yaitu situs atau sertifikat yang diterbitkan oleh Chunghwa Telecom dan Netlock—akan berubah. Hal ini berlaku untuk Chrome 139 dan yang lebih baru di Windows, macOS, ChromeOS, Android, dan Linux; kebijakan iOS tidak mengizinkan penggunaan Chrome Root Store di Chrome untuk iOS.
Secara khusus, sertifikat TLS yang memvalidasi sertifikat root CA Chunghwa Telecom atau Netlock yang disertakan dalam Chrome Root Store dan diterbitkan:
- setelah 31 Juli 2025, tidak akan lagi dipercaya secara default.
- pada atau sebelum 31 Juli 2025, tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini.
Jika pengguna atau perusahaan yang menggunakan Chrome secara eksplisit memercayai salah satu sertifikat Chunghwa Telecom atau Netlock yang terpengaruh di platform dan versi Chrome yang mengandalkan Chrome Root Store, misalnya saat kepercayaan eksplisit disampaikan melalui Group Policy Object Windows, batasan Stempel Waktu Sertifikat Bertanda Tangan (SCT) yang dijelaskan di atas akan diganti dan sertifikat akan berfungsi seperti saat ini.
Untuk mendapatkan informasi dan referensi pengujian tambahan, lihat Mempertahankan Keamanan Sertifikat Digital - Perubahan Mendatang pada Chrome Root Store.
Untuk mempelajari lebih lanjut Chrome Root Store, lihat FAQ ini.
- Chrome 139 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Semua versi Chrome 139 dan yang lebih baru yang mengandalkan Chrome Root Store akan memberlakukan tindakan pemblokiran. Namun, tindakan pemblokiran hanya akan dimulai untuk sertifikat yang diterbitkan setelah 31 Juli 2025.
- Memigrasikan ekstensi ke Manifes V3 sebelum Juni 2025
Ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3. Ekstensi Chrome akan ditransisikan ke versi manifes baru, Manifes V3. Manifes baru ini akan meningkatkan privasi pengguna, misalnya dengan beralih ke model tempat ekstensi mengubah permintaan secara deklaratif, tanpa dapat melihat permintaan satu per satu. Manifes baru ini juga meningkatkan keamanan ekstensi, karena kode yang dihosting dari jarak jauh tidak akan diizinkan di Manifes V3.
Pada Juni 2024, Chrome mulai secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 yang berjalan di browser. Kebijakan perusahaan, ExtensionManifestV2Availability, dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Selain itu, komputer yang mengaktifkan kebijakan tersebut tidak akan mengalami penonaktifan ekstensi Manifes V2 hingga tahun berikutnya, yaitu Juni 2025, dan pada saat itu kebijakan tersebut akan dihapus.
Anda dapat melihat versi Manifes mana yang sedang digunakan oleh semua ekstensi Chrome yang berjalan di perangkat Anda melalui halaman Penggunaan aplikasi & ekstensi di Chrome Enterprise Core.
- Chrome 127 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, macOS, Windows: Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 di perangkat pengguna. Hanya pengguna yang mengaktifkan kebijakan Enterprise ExtensionManifestV2Availability yang akan dapat terus menggunakan ekstensi Manifes V2 di organisasi mereka.
- Chrome 139 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Menghapus kebijakan ExtensionManifestV2Availability.
- Notifikasi promosi
Mulai Chrome 128, notifikasi promosi tingkat OS ditampilkan kepada pengguna. Notifikasi ini diatur oleh kebijakan perusahaan PromotionsEnabled.
- Chrome 128 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Chrome 139 di Windows: Di Chrome 138, notifikasi promo hanya diaktifkan di klien Chrome saat mengupgrade dari Windows 10 ke Windows 11. Mulai Chrome 139, fitur ini diperluas ke semua penginstalan Chrome Windows. Notifikasi tetap hanya ditampilkan kepada sebagian pengguna yang tingkat interaksinya rendah, dan notifikasi ini dapat dinonaktifkan melalui kebijakan perusahaan PromotionsEnabled.
- Menghapus tanda ekstensi yang berisiko di Google Chrome
Mulai Chrome 139, untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas browser Chrome bagi pengguna kami, build resmi bermerek Chrome akan menghapus tanda command line
--extensions-on-chrome-urlsdan--disable-extensions-except. Perubahan ini dimaksudkan untuk mengurangi risiko yang terkait dengan ekstensi berbahaya dan tidak diinginkan.Developer masih dapat menggunakan kedua tanda tersebut dalam build tanpa merek seperti Chromium dan Chrome for Testing.
- Chrome 139 di Linux, macOS, Windows: Peluncuran bertahap
- Menghapus penggantian SwiftShader
Izin penggantian otomatis ke WebGL yang didukung oleh SwiftShader tidak digunakan lagi dan pembuatan konteks WebGL akan gagal, bukan dikembalikan ke SwiftShader. Hal ini dilakukan karena dua alasan utama:
- SwiftShader merupakan risiko keamanan yang tinggi karena kode JIT yang berjalan dalam proses GPU Chromium.
- Pengguna memiliki pengalaman buruk saat beralih dari WebGL yang didukung GPU berperforma tinggi ke penerapan yang didukung CPU. Pengguna tidak memiliki kontrol atas perilaku ini dan sulit menjelaskannya dalam laporan bug.
SwiftShader adalah alat yang berguna bagi developer web untuk menguji situs mereka di sistem headless atau sistem yang tidak memiliki GPU yang didukung. Kasus penggunaan ini akan tetap didukung jika diaktifkan, tetapi tidak ditujukan untuk menjalankan konten yang tidak tepercaya. Guna mengizinkan SwiftShader untuk WebGL dan memilih jaminan keamanan yang lebih rendah, jalankan file Chrome yang dapat dieksekusi dengan tombol command line
--enable-unsafe-swiftshader.Selama periode penghentian penggunaan, peringatan akan muncul di konsol JavaScript saat konteks WebGL dibuat dan didukung dengan SwiftShader. Meneruskan
--enable-unsafe-swiftshaderakan menghapus pesan peringatan ini.Chromium dan browser lainnya tidak menjamin ketersediaan WebGL. Anda harus menguji dan menangani kegagalan pembuatan konteks WebGL dan kembali menggunakan API web lain seperti Canvas2D atau pesan yang sesuai kepada pengguna. Kebijakan Enterprise sementara akan tersedia di Chrome 138 untuk mengembalikan perubahan ini.
- Chrome 137 di Windows: SwiftShader akan dinonaktifkan dan diganti dengan penggantian WebGL software lainnya, WARP. Pengujian yang bergantung pada nilai piksel tepat yang dihasilkan oleh SwiftShader mungkin akan mulai gagal.
- Chrome 139 di Linux, macOS: Swiftshader akan dinonaktifkan di macOS dan Linux mulai Chrome 138. Pengguna di komputer tanpa GPU tidak akan dapat menggunakan WebGL.
- Mendukung akun dalam status tertunda di Chrome iOS
Akun yang kredensialnya menjadi tidak valid karena alasan tertentu tidak akan lagi otomatis logout dan dihapus dari Chrome di iOS. Sebagai gantinya, akun tersebut akan tetap login ke browser dalam status baru yang disebut "status tertunda", disertai dengan indikasi error yang terus muncul di UI untuk mendorong pengguna mengambil tindakan. Hal ini juga berarti bahwa data lokal yang terkait dengan akun tersebut tidak akan lagi otomatis dihapus, tetapi disimpan di disk. Kebijakan yang sudah ada untuk mengontrol login (misalnya, BrowserSignin) akan terus berfungsi seperti sebelumnya.
- Chrome 139 di iOS: Fitur akan diluncurkan secara bertahap
- Chrome akan menghapus dukungan untuk macOS 11
Chrome 138 akan menjadi rilis terakhir yang mendukung macOS 11; Chrome 139 dan seterusnya tidak akan lagi mendukung macOS 11 karena sudah berada di luar periode dukungan dari Apple. Menjalankan sistem operasi yang didukung sangat penting untuk menjaga keamanan.
Di Mac yang menjalankan macOS 11, Chrome akan terus berfungsi dan menampilkan kolom info peringatan, tetapi tidak akan mendapatkan pembaruan lagi. Jika ingin mendapatkan pembaruan Chrome, pengguna harus memperbarui komputer ke versi macOS yang didukung. Untuk penginstalan baru Chrome 139 dan seterusnya, diperlukan macOS 12 atau yang lebih baru.
- Chrome 139 di Windows, macOS, Linux
- Menghapus nama jendela untuk navigasi lintas situs yang mengganti grup konteks penjelajahan
Saat ini, nilai properti
window.namedipertahankan selama tab aktif, bahkan saat navigasi mengalihkan grup konteks penjelajahan, sehingga dapat membocorkan informasi dan berpotensi digunakan sebagai vektor pelacakan. Menghapus propertiwindow.namedalam kasus ini akan mengatasi masalah tersebut.Pembaruan ini akan memperkenalkan kebijakan perusahaan sementara yang baru, ClearWindowNameCrossSiteBrowsing, yang akan berhenti berfungsi di Chrome 142.
- Chrome 139 di Windows, macOS, Linux, Android, iOS
- Mengaktifkan peristiwa error, bukan menampilkan pengecualian untuk worker yang diblokir CSP
Saat diblokir oleh Kebijakan Keamanan Konten (CSP), Chromium saat ini menampilkan SecurityError dari konstruktor Worker dan SharedWorker. Agar mematuhi spesifikasi, CSP perlu diperiksa sebagai bagian dari pengambilan, lalu memicu peristiwa error secara asinkron, bukan menampilkan pengecualian saat skrip menjalankan "
new Worker(url)" atau "new SharedWorker(url)".Pembaruan ini bertujuan agar Chromium memenuhi kepatuhan spesifikasi, yaitu tidak lagi menampilkan pengecualian setelah panggilan konstruktor, dan bukan memicu peristiwa error secara asinkron.
- Chrome 139 di Windows, macOS, Linux, Android
- Manifes Aplikasi Web: menentukan kelayakan update, URL ikon menggunakan Cache-Control: immutable
Mulai Chrome 139, manifes Aplikasi Web akan menentukan algoritma kelayakan update. Hal ini membuat proses update menjadi lebih deterministik dan dapat diprediksi, sehingga memberi developer lebih banyak kontrol atas apakah (dan kapan) update harus diterapkan ke penginstalan yang ada, serta memungkinkan penghapusan 'throttle pemeriksaan update' yang saat ini perlu diterapkan oleh agen pengguna untuk menghindari pemborosan resource jaringan.
- Chrome 139 di Windows, macOS, Linux
- Chrome 140 di Android
- Penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin
Untuk melindungi informasi organisasi Anda dengan lebih baik, Google akan segera mewajibkan semua akun yang memiliki akses ke admin.google.com mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah (2SV). Sebagai administrator Google Workspace, Anda harus mengonfirmasi identitas dengan Verifikasi 2 Langkah, yang memerlukan sandi Anda plus sesuatu, misalnya ponsel atau kunci keamanan.
Penerapan ini akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang. Anda harus mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah untuk akun admin di organisasi Anda sebelum Google memberlakukan kewajiban ini. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat artikel Pusat Bantuan ini.
- Chrome 137 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penerapan Verifikasi 2 Langkah dimulai
- Chrome 140 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Verifikasi 2 Langkah diwajibkan
- Happy Eyeballs V3
Peluncuran ini merupakan pengoptimalan internal di Chrome yang menerapkan Happy Eyeballs V3 untuk mencapai konkurensi koneksi jaringan yang lebih baik. Happy Eyeballs V3 melakukan resolusi DNS secara asinkron dan mengatur upaya koneksi dengan protokol (H3/H2/H1) dan versi alamat IP (IPv6 atau IPv4) yang lebih sesuai untuk mengurangi jeda koneksi jaringan yang dialami pengguna. Fitur ini dibatasi oleh kebijakan sementara, yaitu HappyEyeballsV3Enabled.
- Chrome 140 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Aplikasi Web Terisolasi (IWA)
Aplikasi Web Terisolasi (IWA) adalah ekstensi dari pekerjaan yang ada pada penginstalan PWA dan Web Packaging yang memberikan perlindungan lebih kuat terhadap penyusupan server dan modifikasi tanpa izin lainnya, serta diperlukan bagi developer aplikasi yang membutuhkan keamanan tinggi.
Aplikasi ini dikemas ke dalam Paket Web, ditandatangani oleh developer-nya, dan didistribusikan kepada pengguna akhir melalui satu atau beberapa potensi metode yang dideskripsikan dalam penjelasan. Aplikasi ini tidak dihosting di server web aktif dan diambil melalui HTTPS.
Dalam rilis awal ini, IWA hanya dapat diinstal melalui kebijakan admin di perangkat ChromeOS yang dikelola perusahaan.
- Chrome 140 di Windows Peluncuran ini menambahkan dukungan untuk Aplikasi Web Terisolasi (IWA) dalam konfigurasi browser yang dikelola perusahaan di Windows.
- Tidak mengizinkan pra-rendering HTTP teks biasa yang tidak tepercaya
Peluncuran ini akan memberikan kemampuan untuk tidak mengizinkan pra-rendering HTTP teks biasa yang tidak tepercaya.
- Chrome 140 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pencegahan pelacakan HSTS
Update ini akan memitigasi pelacakan pengguna oleh pihak ketiga melalui cache HTTP Strict Transport Security (HSTS). Fitur ini hanya mengizinkan upgrade HSTS untuk navigasi tingkat teratas dan memblokir upgrade HSTS untuk permintaan sub-resource. Dengan begitu, situs pihak ketiga tidak akan dapat menggunakan cache HSTS untuk melacak pengguna di seluruh web.
- Chrome 140 di Windows, macOS, Linux, Android
- Perlindungan IP
Fitur ini membatasi ketersediaan alamat IP asli pengguna dalam konteks pihak ketiga di mode Samaran, sehingga meningkatkan perlindungan mode Samaran terhadap pelacakan lintas situs saat pengguna memilih untuk menjelajah dalam mode ini. Alamat IP memfasilitasi berbagai kasus penggunaan, termasuk memilih rute traffic dan mencegah penipuan serta spam. Namun, Alamat IP juga dapat digunakan untuk pelacakan. Bagi pengguna Chrome yang memilih untuk menjelajah dalam mode Samaran, kami ingin memberikan kontrol tambahan atas alamat IP mereka, tanpa mengganggu fungsi web yang penting. Untuk mencapai keseimbangan antara perlindungan dan kegunaan, proposal ini berfokus pada pembatasan penggunaan alamat IP dalam konteks pihak ketiga di mode Samaran. Untuk itu, proposal ini menggunakan pendekatan berbasis daftar, dengan hanya domain di Daftar Domain Tersamar (MDL) dalam konteks pihak ketiga yang akan terpengaruh. Untuk perusahaan, fitur ini dapat dikontrol melalui kebijakan perusahaan PrivacySandboxIpProtectionEnabled.
- Chrome 140 di Windows, macOS, Linux, Android
- Kebijakan Origin yang Sama yang Ketat untuk Storage Access API
Kami berencana menyesuaikan semantik Storage Access API agar mengikuti secara ketat Kebijakan Origin yang Sama guna meningkatkan keamanan. Secara default, penggunaan
document.requestStorageAccess()dalam frame hanya akan melampirkan cookie pada permintaan yang ditujukan ke origin iframe (bukan situs). Kebijakan CookiesAllowedForUrls atau Header Storage Access masih dapat digunakan untuk berhenti memblokir cookie lintas situs.- Chrome 140 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pelarangan spasi di host URL non-file://
Menurut spesifikasi Standar URL, host URL tidak boleh berisi karakter spasi. Namun, saat ini penguraian URL di Chromium membolehkan spasi di host. Hal ini menyebabkan Chromium gagal dalam beberapa pengujian yang disertakan dalam URL HTTPS Interop2024 untuk WebSocket dan area fokus URL. Agar Chromium memenuhi kepatuhan spesifikasi, kami ingin menghapus spasi dari host URL sepenuhnya, tetapi hal ini sulit karena spasi digunakan di bagian host dalam URL
file://Windows (GitHub).- Chrome 141 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Migrasi SafeBrowsing API v4 → v5
Panggilan Chrome ke SafeBrowsing API v4 akan dimigrasikan untuk memanggil SafeBrowsing API v5. Nama metode juga akan berbeda antara v4 dan v5. Jika admin memiliki daftar hijau URL khusus v4 untuk mengizinkan permintaan jaringan ke
https://safebrowsing.googleapis.com/v4*, daftar tersebut harus diubah untuk mengizinkan permintaan jaringan ke seluruh domain:safebrowsing.googleapis.com. Jika tidak, permintaan jaringan ke API v5 yang ditolak akan menyebabkan regresi keamanan bagi pengguna. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Migrasi dari V4 - Safe Browsing.- Chrome 145 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur akan diluncurkan secara bertahap
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome akan langsung mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan perusahaan UiAutomationProviderEnabled mulai Chrome 125 untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung hingga Chrome 146, dan akan dihapus di Chrome 147. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang ditimbulkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator perusahaan dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 146.
- Chrome 147 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang
-
Perintah jarak jauh dan ekspor CSV baru untuk daftar Profil terkelola
Konsol Admin akan mendukung perintah jarak jauh "Hapus cache" dan "Hapus cookie" tingkat profil, serta ekspor CSV untuk daftar Profil Terkelola. Anda dapat memilih satu atau beberapa profil dan menjalankan perintah jarak jauh.
- Chrome 137 di Android, Linux, macOS, Windows: Menambahkan ekspor CSV untuk Profil terkelola.
- Chrome 139 di Linux, macOS, Windows: Dukungan tingkat profil untuk perintah jarak jauh.
-
Kartu halaman Tab baru untuk Microsoft 365
Pengguna versi bisnis dengan Outlook atau SharePoint akan dapat mengakses rapat mendatang atau file yang disarankan langsung dari halaman Tab baru. Dengan pengalaman yang disederhanakan ini, tidak perlu lagi beralih tab atau menghabiskan waktu menelusuri rapat berikutnya, sehingga Anda dapat berfokus pada hal terpenting. Admin dapat mengaktifkan kartu ini dengan NTPSharepointCardVisible dan NTPOutlookCardVisible. Untuk tenant Microsoft yang tidak mengizinkan otorisasi mandiri, admin juga harus menyetujui izin aplikasi saat autentikasi pertama atau menyetujui aplikasi untuk digunakan di Microsoft Entra.
- Chrome 134 di Linux, macOS, Windows: Tersedia untuk Penguji Tepercaya
- Chrome 137 di Linux, macOS, Windows: Peluncuran bertahap untuk semua pelanggan
- Chrome 139 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Pengguna tidak perlu login ke Chrome untuk menggunakan fitur ini
-
Halaman Ringkasan Chrome Enterprise
Peluncuran ini memperkenalkan halaman Ringkasan baru di bagian browser Chrome di konsol Google Admin. Halaman Ringkasan ini memungkinkan admin IT menemukan informasi penting tentang deployment mereka dengan cepat:
- Profil aktif & tidak aktif serta browser terdaftar
- Mengidentifikasi browser yang sudah usang dan yang menunggu diupdate
- Mengidentifikasi ekstensi berisiko tinggi (menurut Spin.AI) dan mendapatkan pratinjau ekstensi yang paling banyak diminta
- Insight Keamanan (misalnya, upload atau download file sensitif)
Halaman Ringkasan juga memungkinkan admin mengakses tindakan penting dengan cepat, seperti mengelola ekstensi, mengakses daftar browser atau profil, menetapkan kebijakan Update, dan berbagai tindakan lainnya.
- Chrome 137 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows
- Chrome 140 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Fungsi pemfilteran baru di halaman Ringkasan tersedia untuk Unit Organisasi dan Tanggal Aktivitas
Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang
- Pemfaktoran ulang UX aturan browser Chrome
Untuk meningkatkan pengalaman pembuatan aturan Pencegahan Kebocoran Data (DLP), konsol Google Admin akan diperbarui guna menyederhanakan cara administrator menentukan kebijakan untuk berbagai aplikasi seperti Chrome dan Workspace. Perubahan ini pertama kali memperkenalkan grup aplikasi yang saling eksklusif. Artinya, satu aturan DLP kini hanya dapat menarget satu grup aplikasi dalam satu waktu, entah itu aplikasi Workspace (misalnya Drive atau Gmail), pemicu browser Chrome (misalnya mengupload file atau mengunjungi URL), atau pemicu ChromeOS. Perubahan ini menyederhanakan konfigurasi aturan, menghilangkan potensi konflik dari pemilihan aplikasi yang tumpang tindih, dan menjadi dasar bagi alur kerja yang lebih khusus dan mudah digunakan sesuai dengan kebutuhan setiap platform.
Administrator akan melihat antarmuka pemilihan "Aplikasi" yang diperbarui, yang menggunakan tombol pilihan untuk menerapkan pemilihan satu grup ini pada aturan baru. Aturan yang sudah ada dan sebelumnya menggabungkan aplikasi dari beberapa grup akan dimigrasikan secara otomatis oleh sistem menjadi aturan terpisah yang sesuai standar dan khusus untuk satu platform, guna memastikan perlindungan berkelanjutan serta transisi yang lancar. Banner di konsol Admin akan memberikan informasi terkait perubahan ini dan proses migrasi tersebut. Tidak ada kebijakan perusahaan baru yang diperkenalkan bersama pembaruan ini. Perubahan yang dilakukan adalah pada antarmuka konfigurasi aturan.
- Chrome 139 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Memungkinkan pemilihan aplikasi yang saling eksklusif untuk konfigurasi aturan DLP di konsol Admin
- Perlindungan aturan Salin dan Tempel
Untuk membantu organisasi mencegah pemindahan data yang tidak sah di perangkat seluler dengan lebih baik, Chrome memperluas kontrol data papan klip desktop yang ada. Administrator kini dapat menggunakan kebijakan DataControlsRules untuk menetapkan aturan yang memblokir atau memperingatkan pengguna saat mereka mencoba menyalin atau menempelkan konten yang melanggar kebijakan organisasi. Dengan fitur ini, admin dapat menentukan batasan data dan mencegah informasi sensitif ditempelkan dari lingkungan kerja ke aplikasi atau situs pribadi di perangkat seluler yang mereka kelola. Fitur ini mengatasi celah keamanan besar, dan merupakan fitur yang sering diminta oleh pelanggan tingkat perusahaan yang mengkhawatirkan kurangnya kontrol data di perangkat seluler. Untuk menggunakan fitur ini, administrator dapat mengonfigurasi batasan papan klip dalam kebijakan DataControlsRules, sehingga memberikan pengalaman pengelolaan yang konsisten di desktop dan perangkat seluler untuk memperkuat postur keamanan organisasi secara menyeluruh.
- Chrome 139 di Android: Perlindungan aturan Salin dan Tempel tersedia di Android
Ringkasan rilis ChromeOS 138
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Alat Kelas | ✓ | ✓ | |
| Wallpaper bentuk bebas di ChromeOS | ✓ | ||
| Bantu baca di ChromeOS | ✓ | ||
| Pembaruan aksesibilitas | ✓ | ||
| Perluasan kebijakan Fitur Sistem yang Dinonaktifkan | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Perubahan aplikasi Chrome | ✓ | ||
| Penghentian Native Client (NaCl) | ✓ | ||
| Validasi sertifikat server EAP/TLS | ✓ | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
ChromeOS updates
-
Class Tools are premium teaching and learning tools built for Chromebooks. They aim to provide teachers with real-time classroom management tools and enhance learning for students. Class Tools help teachers to:
- send and lock website content on student Chromebooks.
- offer students on-screen captions and real-time translations.
- view and share students' screens.
To learn more, see Overview of Class Tools in the Help Center. To use Class Tools, your organization needs to have a Google Workspace for Education Plus or a Teaching and Learning add-on license. For more details, see Education Plus edition.
-
As early as ChromeOS 138, freeform wallpapers offer an unrestricted input field that empowers users to express their individuality, creativity, and passions by turning their background into a personal canvas. Users can generate wallpapers by inputting different prompts in the text field, or use the Inspire me feature, which will generate random prompts and wallpapers until you find one you like. This feature is available on Chromebook Plus devices only. For more information, see Wallpaper settings.
Admins can control this feature using the GenAIWallpaperSettings policy.
- For 18+ consumers, the default is Allow with data collection.
- For 18+ managed users, the default is Allow without data collection.
- Users under 18 cannot access the feature.
-
As early as ChromeOS 138, Help me read on ChromeOS provides an AI-powered solution to help you quickly understand text information written in verbose and convoluted language or with jargon. Select a piece of text and right-click on it to reveal the simplify button that can give you a straightforward version of the source, which can be digested at a glance.
Admins can control access to this feature using the HelpMeReadSettings policy, but users need to explicitly opt in to use Help me read on ChromeOS. This feature is available on Chromebook Plus devices only. For more details, see Chrome—Generative AI features and policies.
-
Expansion of the Disabled system features policy
We're releasing a significant expansion of the Disabled system features policy. You now have granular control over a wider range of applications, to allow for more tailored device management.
ChromeOS 138 supports disabling the following additional applications:This update provides administrators with enhanced flexibility to configure available apps according to specific organizational needs and security requirements.
- Web Store
- Canvas
- Explore
- Gallery
- Terminal
- Print Jobs
- Key Shortcuts
- YouTube
- Google Maps
- Gmail
- Google Docs
- Google Slides
- Google Sheets
- Google Drive
- Google Keep
- Google Calendar
- Google Chat
-
In ChromeOS 138, we've focused on refining the accessibility experience by addressing several key issues to improve usability and conformance.
Resolved issues:
- Incorrect Heading Levels: The Wallpaper and style page now uses correct heading levels, improving navigation for screen reader users.
- Gallery App - Date Announcement: ChromeVox now accurately announces date information when browsing the Google Photos image list within the Gallery App.
- Gallery App - px Unit Announcement: To provide clearer context, the px unit is now announced by ChromeVox when navigating Width and Height fields for image rescaling in the Gallery App.
- Out-of-Box Experience (OOBE) - Redundant Announcements: We've streamlined ChromeVox announcements during OOBE updates. The progress indicator is now hidden from screen readers to prevent redundant announcements like Progress indicator, min 0 max 100 and incorrect image announcements.
- Out-of-Box Experience (OOBE) - Focus Disruption: We’ve addressed an issue in OOBE where switching between personal and corporate account enrollment buttons with ChromeVox incorrectly shifted focus to the calendar. Focus now correctly remains on the updated screen or dialog.
Coming soon
Note: The items listed below are experimental or planned updates. They might change, be delayed, or canceled before launching to the Stable channel.
Upcoming ChromeOS changes
-
Starting with ChromeOS 138, admin-installed Chrome apps in kiosk sessions will be disabled by default. A new policy, KioskChromeAppsForceAllowed, will be available prior to the release of ChromeOS 138 for administrators to re-enable Chrome apps in kiosk sessions. With this policy turned on, Chrome apps in kiosk sessions will be supported through ChromeOS 150.
Starting with ChromeOS 139, planned for stable release on August 19th, user-installed Chrome apps on ChromeOS will stop working. Apps that are force-installed through the admin console for Managed Guest sessions (MGS) and user sessions will continue to be supported. For more details, see End of support for Chrome apps.
-
Native Client (NaCl) deprecation
ChromeOS 138 will be the final release to support Native Client (NaCl) in managed environments with the NaCl allow policy enabled. For devices on the Long-term Support (LTS) channel with this policy active, NaCl support will continue until the LTS Last Refresh in April 2026.
-
EAP/TLS server certificate validation
Note: This change only affects customers utilizing EAP/TLS network setups and only affects networks set up before January of 2022.
Starting October 1, 2025, we will roll out this fix to the ChromeOS stable channel. A very small number of customers using EAP/TLS configurations might experience connectivity issues if their server certificates are signed by a Certificate Authority (CA) that is currently included in ChromeOS as a System CA.
To minimize disruption, admins can perform one of the following actions:
Option 1 (providing a higher level of security):
- Generate a new certificate for your Authentication Server, and ensure it is signed by the same Certificate Authority (CA) as used previously.
- Replace the existing certificates on your Authentication Server with the newly-generated certificates.
Option 2 ( if more time is needed before implementing Option 1):
- Sign in to Google Admin console.
-
From August 15 to October 1, to check for affected devices, admins can follow these instructions on the Beta channel:
- Access chrome://histograms in Chrome browser.
- Perform several disconnect and reconnect cycles for your Ethernet or Wi-Fi network.
- Allow approximately 10 seconds for data aggregation.
- Within the chrome://histograms page, search the histogram identified as
Network.Shill.Eap.EventCaCertExperiment1:- If the histogram is not present, your configuration is not impacted.
- Your configuration is likely to be impacted if a positive value is observed for both Event 8 (
FirstCertVerificationFailure) and Event 9 (CertVerificationRetryAttempt).
- Navigate to the configuration settings for the affected EAP/TLS network.
- Modify the Server Certificate Authority setting to System default certificate authorities.
Chrome 137
Ringkasan rilis Chrome 137
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Perubahan browser Chrome
- Gemini di Chrome
Gemini kini terintegrasi ke dalam Chrome di macOS dan Windows, serta dapat memahami isi halaman Anda saat ini. Pengguna kini dapat dengan mudah mendapatkan poin penting, mengklarifikasi konsep, dan menemukan jawaban tanpa perlu keluar dari tab Chrome. Integrasi ini mencakup chat, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui teks, dan Gemini Live
, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini melalui suara.
Di Chrome 137, Gemini di Chrome tersedia di Amerika Serikat untuk pelanggan Google AI Pro dan Ultra. Peluncuran yang lebih luas akan dilakukan pada versi mendatang. Anda dapat memeriksa publikasi mendatang Catatan Rilis Enterprise ini untuk mengetahui info terbaru ketersediaan fitur tersebut.
Admin dapat menonaktifkan fitur ini (nilai 1) menggunakan kebijakan GeminiSettings atau GenAiDefaultSettings (nilai 2). Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Gemini di Chrome di Pusat Bantuan.
- Chrome 137: Fitur tersedia untuk sebagian pelanggan Google AI Pro dan Ultra di Amerika Serikat dan di saluran Pra-Stabil (Dev, Canary, Beta) di Amerika Serikat.
- Peluncuran yang lebih luas akan dilakukan pada versi mendatang. Anda dapat memeriksa publikasi mendatang Catatan Rilis Enterprise ini untuk mengetahui info terbaru ketersediaan fitur tersebut.
- Partisi URL Blob: Pengambilan/Navigasi
Untuk melanjutkan Partisi Penyimpanan, Chrome 137 kini akan menerapkan partisi akses URL Blob menurut Kunci Penyimpanan (situs tingkat teratas, origin frame, dan boolean has-cross-site-ancestor), kecuali navigasi tingkat teratas yang akan tetap dipartisi hanya menurut origin frame. Perilaku ini mirip dengan perilaku yang diterapkan oleh Firefox dan Safari saat ini, serta menyelaraskan penggunaan URL Blob dengan skema partisi yang digunakan API penyimpanan lain sebagai bagian dari Partisi Penyimpanan. Selain itu, Chrome 137 kini menerapkan noopener pada navigasi tingkat teratas yang dimulai perender ke URL Blob yang situs tujuannya bersilangan dengan situs tingkat teratas yang melakukan navigasi. Hal ini menyelaraskan Chrome dengan perilaku serupa di Safari, dan spesifikasi yang relevan telah diperbarui untuk mencerminkan perubahan ini.
Perubahan ini dapat dikembalikan untuk sementara dengan menetapkan kebijakan PartitionedBlobURLUsage. Kebijakan ini tidak akan lagi digunakan saat kebijakan Enterprise terkait partisi penyimpanan lain tidak digunakan lagi.
- Chrome 137 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Bantuan LLM klien dalam memitigasi scam
Pengguna di web menghadapi berbagai scam dalam jumlah yang signifikan setiap harinya. Untuk memerangi scam ini, Chrome kini memanfaatkan LLM di perangkat untuk mengidentifikasi situs scam bagi pengguna Safe Browsing yang Disempurnakan. Chrome akan mengirimkan konten halaman ke LLM di perangkat untuk menyimpulkan sinyal terkait keamanan halaman itu, lalu mengirimkan sinyal tersebut ke sisi server Safe Browsing untuk mendapatkan keputusan akhir. Jika diaktifkan, Chrome mungkin menggunakan lebih banyak bandwidth untuk mendownload LLM.
Safe Browsing yang Disempurnakan adalah fitur yang sudah ada dan dikontrol oleh kebijakan SafeBrowsingProtectionLevel.
- Chrome 134 di Linux, macOS, Windows: Mengumpulkan nama merek dan ringkasan intent halaman yang memicu kunci keyboard untuk mengidentifikasi situs scam.
- Chrome 135 di Linux, macOS, Windows: Menampilkan peringatan kepada pengguna berdasarkan keputusan server yang menggunakan nama merek dan ringkasan intent halaman yang memicu kunci keyboard.
- Chrome 137 di Linux, macOS, Windows: Mengumpulkan ringkasan merek dan intent halaman berdasarkan sistem penskoran reputasi server.
- Chrome 138 di Linux, macOS, Windows: Menampilkan peringatan kepada pengguna berdasarkan keputusan server yang menggunakan merek dan intent halaman yang diberi skor oleh sistem reputasi server.
- DTLS 1.3
Chrome 137 menambahkan dukungan untuk Datagram Transport Layer Security (DTLS) 1.3 untuk koneksi Web Realtime Communication (WebRTC). Sebelumnya, DTLS 1.2 digunakan untuk semua koneksi WebRTC. Hal ini diperlukan untuk menambahkan kriptografi yang tahan kuantum ke WebRTC.
- Chrome 137 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Menghapus tombol command line --load-extension di Google Chrome
Mulai Chrome 137, untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas browser Chrome bagi pengguna kami, kemampuan pemuatan ekstensi melalui tanda command line
--load-extensionakan dihentikan penggunaannya dalam build resmi bermerek Chrome. Perubahan ini dimaksudkan untuk mengurangi risiko yang terkait dengan ekstensi berbahaya dan tidak diinginkan.Ekstensi mode developer dapat dimuat melalui tombol Muat Ekstensi Mode Developer di halaman pengelolaan ekstensi (
chrome://extensions/) dengan mengaktifkan mode developer. Developer masih dapat menggunakan--tombol load-extensiondalam build tanpa merek seperti Chromium dan Chrome for Testing.- Chrome 137 di Linux, macOS, Windows
- Menghapus penggantian SwiftShader
Izin penggantian otomatis ke WebGL yang didukung oleh SwiftShader tidak digunakan lagi dan pembuatan konteks WebGL akan gagal, bukan dikembalikan ke SwiftShader.
Hal ini dilakukan karena dua alasan utama:
- SwiftShader merupakan risiko keamanan yang tinggi karena kode JIT yang berjalan dalam proses GPU Chromium.
- Pengguna memiliki pengalaman buruk saat beralih dari WebGL yang didukung GPU berperforma tinggi ke penerapan yang didukung CPU. Pengguna tidak memiliki kontrol atas perilaku ini dan sulit menjelaskannya dalam laporan bug.
SwiftShader adalah alat yang berguna bagi developer web untuk menguji situs mereka di sistem headless atau sistem yang tidak memiliki GPU yang didukung. Kasus penggunaan ini akan tetap didukung jika diaktifkan, tetapi tidak ditujukan untuk menjalankan konten yang tidak tepercaya. Untuk mengizinkan SwiftShader untuk WebGL dan memilih jaminan keamanan yang lebih rendah, jalankan file Chrome yang dapat dieksekusi dengan tombol command line
--enable-unsafe-swiftshader.Selama periode penghentian penggunaan, peringatan akan muncul di konsol JavaScript saat konteks WebGL dibuat dan didukung dengan SwiftShader. Meneruskan
--enable-unsafe-swiftshaderakan menghapus pesan peringatan ini.Chromium dan browser lainnya tidak menjamin ketersediaan WebGL. Anda harus menguji dan menangani kegagalan pembuatan konteks WebGL dan kembali menggunakan API web lain seperti Canvas2D atau pesan yang sesuai kepada pengguna. Kebijakan Enterprise sementara akan tersedia di Chrome 138 untuk mengembalikan perubahan ini.
- Chrome 137 di Windows: SwiftShader akan dinonaktifkan dan diganti dengan penggantian WebGL software lainnya, WARP. Pengujian yang bergantung pada nilai piksel yang tepat yang dihasilkan oleh SwiftShader mungkin akan mulai gagal.
- Chrome 138 di Linux, macOS: Swiftshader akan dinonaktifkan di macOS dan Linux mulai Chrome 138. Pengguna di komputer tanpa GPU tidak akan dapat menggunakan WebGL.
- Menyesuaikan profil terkelola dengan logo dan label kustom
Chrome 137 menghadirkan penyesuaian menu profil dan toolbar baru untuk memudahkan pengguna mengidentifikasi apakah profil Chrome mereka dikelola, baik di perangkat kerja maupun pribadi. Hal ini sangat berguna dalam skenario BYOD saat karyawan menggunakan perangkat mereka sendiri dengan akun terkelola.
Untuk membantu menyesuaikan pengalaman ini, kami menambahkan tiga kebijakan baru:
- EnterpriseCustomLabel: Menyesuaikan teks yang ditampilkan di elemen toolbar agar sesuai dengan branding organisasi Anda.
- EnterpriseLogoUrl: Menambahkan logo perusahaan Anda ke menu profil.
- EnterpriseProfileBadgeToolbarSettings: Kebijakan ini dapat menonaktifkan label default untuk profil terkelola di toolbar Chrome.
Di Chrome 134, kebijakan ini tersedia untuk menyesuaikan logo dan label yang ditampilkan di profil terkelola. Mulai Chrome 137, akan ada pembaruan pada perilaku default label dan ikon profil yang ditempatkan di atas avatar akun. Di Chrome 138, profil terkelola akan menampilkan label kantor atau sekolah selain disk profil. Di menu profil, akan ada ikon bangunan di atas avatar akun. Disk profil yang diperluas dapat dinonaktifkan melalui EnterpriseProfileBadgeToolbarSettings.
- Chrome 134 di LaCrOS, macOS, Windows: Kebijakan untuk menyesuaikan label dan ikon toolbar (di menu profil).
- Chrome 137 di Linux, macOS, Windows: Peluncuran Dikelola oleh organisasi Anda di menu profil. Logo ini dapat disesuaikan melalui kebijakan EnterpriseLogoUrl.
- Chrome 138 di Linux, macOS, Windows: Peluncuran label kantor dan sekolah default di toolbar Chrome. Label ini dapat dinonaktifkan melalui EnterpriseProfileBadgeToolbarSettings.
- Menyesuaikan jenis error yang ditampilkan untuk pembuatan kredensial WebAuthn payment: SecurityError => NotAllowedError
Perubahan ini akan memperbaiki jenis error yang ditampilkan selama pembuatan kredensial WebAuthn untuk kredensial payment. Karena ketidakcocokan spesifikasi historis, pembuatan kredensial payment di iframe lintas origin tanpa aktivasi pengguna akan menampilkan
SecurityError, bukanNotAllowedErrorsebagaimana yang ditampilkan untuk kredensial non-payment.Kode yang sebelumnya mendeteksi jenis error yang ditampilkan, misalnya `
e instanceof SecurityError`, akan terpengaruh. Kode yang secara umum hanya menangani error selama pembuatan kredensial, misalnya `catch (e)`, akan terus berfungsi dengan benar.- Chrome 137 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pencegahan pelacakan HSTS
Pencegahan pelacakan HTTP Strict Transport Security (HSTS) memitigasi pelacakan pengguna oleh pihak ketiga melalui cache HSTS. Fitur ini hanya mengizinkan upgrade HSTS untuk navigasi tingkat teratas dan memblokir upgrade HSTS untuk permintaan sub-resource. Dengan begitu, situs pihak ketiga tidak akan dapat menggunakan cache HSTS untuk melacak pengguna di seluruh web.
- Chrome 137 di Windows, macOS, Linux, Android
- Penerapan Verifikasi 2 Langkah untuk admin
Untuk melindungi informasi organisasi Anda dengan lebih baik, Google akan segera mewajibkan semua akun yang memiliki akses ke admin.google.com mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah (2SV). Sebagai administrator Google Workspace, Anda harus mengonfirmasi identitas dengan Verifikasi 2 Langkah, yang memerlukan sandi Anda plus sesuatu, misalnya ponsel atau kunci keamanan.
Penerapan ini akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang. Anda harus mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah untuk akun admin di organisasi Anda sebelum Google memberlakukan kewajiban ini. Untuk informasi lebih lanjut, lihat artikel Pusat Bantuan ini.
- Isi otomatis dengan AI
Mulai Chrome 137, sebagian pengguna dapat mengaktifkan Isi Otomatis dengan AI, fitur baru yang akan mempermudah pengguna mengisi formulir online. Pada formulir yang relevan, Chrome dapat menggunakan AI untuk lebih memahami formulir itu dan menawarkan pengisian otomatis info yang disimpan sebelumnya kepada pengguna. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan GenAiDefaultSettings yang ada dan kebijakan AutofillPredictionSettings baru.
- Chrome 137 di Linux, macOS, Windows, ChromeOS
- Kebijakan baru di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi GeminiSettings Setelan untuk integrasi Gemini AutofillPredictionSettings Setelan untuk Isi Otomatis dengan AI ProvisionalNotificationsAllowed Mengizinkan aplikasi menggunakan otorisasi notifikasi sementara di iOS Meluncurkan kembali dengan cepat jika sudah usang UserSecurityAuthenticatedReporting Mengaktifkan pelaporan cloud terkait sinyal keamanan di profil terkelola BuiltInAIAPIsEnabled Mengizinkan halaman menggunakan API AI bawaan Kebijakan konfigurasi untuk Chrome Enterprise Connector OnSecurityEvent (kini tersedia di iOS). UserSecuritySignalsReporting Mengaktifkan pelaporan cloud terkait sinyal keamanan di profil terkelola
- Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi MutationEventsEnabled Mengaktifkan kembali Peristiwa Mutasi yang tidak digunakan lagi/dihapus TabOrganizerSettings Setelan untuk Pengelola Tab ZstdContentEncodingEnabled Mengaktifkan dukungan encoding konten zstd
Perubahan Chrome Enterprise Core
- Logging & Pelaporan Alamat IP
Chrome Enterprise akan meningkatkan kapabilitas pemantauan keamanan serta respons insiden dengan mengumpulkan dan melaporkan alamat IP lokal serta jarak jauh, lalu mengirimkan alamat IP tersebut ke log Alat Investigasi Keamanan (SIT). Chrome Enterprise juga akan memungkinkan admin mengirim alamat IP ini ke penyedia manajemen informasi dan peristiwa keamanan (SIEM) pihak pertama dan pihak ketiga melalui konektor pelaporan Chrome Enterprise. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Mengelola konektor pelaporan Chrome Enterprise. Fitur ini akan tersedia untuk pelanggan Chrome Enterprise Core dan Chrome Enterprise Premium.
- Chrome 137 di Windows, macOS, Linux
- Halaman Ringkasan Chrome Enterprise
Browser Chrome Enterprise memperkenalkan halaman Ringkasan baru di bagian browser Chrome di konsol Google Admin. Halaman Ringkasan ini memungkinkan administrator IT menemukan informasi penting tentang deployment mereka dengan cepat:
- Profil aktif dan tidak aktif serta browser terdaftar
- Mengidentifikasi browser yang sudah usang dan yang menunggu diupdate
- Mengidentifikasi ekstensi berisiko tinggi (menurut Spin.AI) dan mendapatkan pratinjau ekstensi yang paling banyak diminta
Halaman Ringkasan juga memungkinkan Anda mengakses tindakan utama dengan cepat, seperti mengelola ekstensi (blokir dan izinkan) serta mengakses daftar browser dan profil.
- Chrome 137 di Android, iOS, Linux, macOS, Windows
- Perintah jarak jauh dan ekspor CSV baru untuk daftar Profil terkelola
Konsol Admin akan mendukung perintah jarak jauh "Hapus cache" dan "Hapus cookie" tingkat profil, serta ekspor CSV untuk daftar Profil Terkelola. Anda dapat memilih satu atau beberapa profil dan menjalankan perintah jarak jauh.
- Chrome 137 di Android, Linux, macOS, Windows: Menambahkan ekspor CSV untuk Profil terkelola. Anda dapat mengekspor data Profil terkelola di luar konsol Admin.
- Chrome 138 di Linux, macOS, Windows: Dukungan tingkat profil untuk perintah jarak jauh Hapus cache dan Hapus cookie. Dalam daftar Profil terkelola, Anda akan dapat memilih satu atau beberapa profil dan menjalankan perintah jarak jauh.
- Kartu halaman tab baru untuk M365
Pengguna Enterprise dengan Outlook atau Sharepoint kini dapat mengakses rapat mendatang atau file yang disarankan langsung dari halaman Tab baru. Dengan pengalaman yang disederhanakan ini, Anda tidak perlu lagi beralih tab atau memboroskan waktu untuk menelusuri rapat berikutnya, yang berarti Anda dapat berfokus pada hal terpenting.
Admin dapat mengaktifkan kartu ini dengan NTPSharepointCardVisible dan NTPOutlookCardVisible. Untuk tenant Microsoft yang tidak mengizinkan otorisasi mandiri, admin juga harus menyetujui izin aplikasi selama autentikasi pertama atau menyetujui aplikasi untuk digunakan di Microsoft Entra.
- Chrome 134 di Linux, macOS, Windows: Penguji Tepercaya
- Chrome 132 di Linux, macOS, Windows: Peluncuran dimulai
Perubahan Chrome Enterprise Premium
Baca lebih lanjut perbedaan antara Chrome Enterprise Core dan Chrome Enterprise Premium.
- Dukungan download DLP untuk File System Access API (FSA)
Analisis konten Pencegahan Kebocoran Data (DLP) dan pemindaian mendalam Safe Browse di Chrome Enterprise Premium kini diperluas ke download folder dan direktori yang dimulai melalui File System Access (FSA) API, misalnya di IDE berbasis web. Hal ini mengatasi kesenjangan, sehingga meningkatkan keamanan data dengan menerapkan aturan DLP yang ada (yang dikonfigurasi melalui kebijakan DataLeakPreventionRulesList dan SafeBrowsingDeepScanningEnabled) ke operasi ini.
Jika melanggar kebijakan DLP, download akan diblokir. Akibatnya, file akan kosong dan situs mungkin menampilkan error Diblokir oleh Safe Browse. Umumnya, perubahan ini meningkatkan keamanan dengan mencegah pemindahan data yang tidak sah melalui vektor ini. Administrator sebaiknya menguji kapabilitas ini dengan aplikasi web yang menggunakan FSA API untuk mengamati perilaku dengan konfigurasi DLP mereka saat ini.
- Chrome 137 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Memungkinkan analisis konten DLP untuk download yang dimulai melalui File System Access API di platform tertentu, yang diatur oleh kebijakan Enterprise yang ada.
- Konektor Pelaporan di Perangkat Seluler
Konektor Pelaporan Chrome Enterprise sedang diupdate untuk menyertakan pelaporan peristiwa keamanan dari Chrome di perangkat seluler (Android dan iOS). Dengan konektor ini, admin IT dapat melihat peristiwa seperti kunjungan situs yang tidak aman, transfer data sensitif (sesuai aturan Perlindungan Data), dan kecocokan Pemfilteran URL yang terjadi di perangkat seluler, sehingga tercapai paritas fitur dengan pelaporan desktop yang ada. Peningkatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan postur keamanan organisasi secara keseluruhan dengan memperluas kapabilitas deteksi ancaman dan perlindungan data ke platform seluler.
Untuk pelanggan yang menggunakan Alat Investigasi Keamanan (SIT), peristiwa browser seluler baru ini akan tersedia untuk investigasi; integrasi SIT ini merupakan fitur Chrome Enterprise Premium. Admin IT harus memahami bahwa jenis peristiwa tambahan dari perangkat seluler ini akan mulai muncul melalui Konektor Pelaporan yang mereka konfigurasi.
Tidak ada kebijakan Enterprise baru dan spesifik yang diperkenalkan untuk mengontrol ekstensi pelaporan seluler ini. Konfigurasi yang sudah ada untuk Konektor Pelaporan, aturan Perlindungan Data, dan kebijakan Pemfilteran URL akan menentukan peristiwa yang dihasilkan dan dilaporkan.
- Chrome 137 di Android, iOS: Mengaktifkan pelaporan peristiwa keamanan, misalnya situs tidak aman, transfer data sensitif, pemfilteran URL, melalui Konektor Pelaporan untuk Chrome di Perangkat Seluler
- Melaporkan peristiwa Safe Browsing di iOS
Fitur ini akan mengaktifkan pelaporan peristiwa Safe Browsing di iOS untuk membantu meningkatkan keamanan lingkungan perusahaan. Fitur ini telah diterapkan di Desktop dan Android, dan sekarang kami memperluasnya ke iOS. Untuk mengetahui detail tentang cara mengaktifkan fitur ini, lihat artikel Pusat Bantuan ini.
- Chrome 137 di iOS: Pelaporan peristiwa Safe Browsing tersedia di iOS
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, ditunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser Chrome mendatang
- Peningkatan bookmark dan daftar bacaan di Chrome Desktop
Di Chrome 138 untuk Desktop, beberapa pengguna yang login ke Chrome setelah menyimpan bookmark baru kini dapat menggunakan dan menyimpan bookmark serta item daftar bacaan di Akun Google mereka. Bookmark pengontrol kebijakan Enterprise yang relevan, serta BrowserSignin, SyncDisabled, atau SyncTypesListDisabled, akan terus berfungsi seperti sebelumnya, sehingga admin dapat mengonfigurasi apakah pengguna dapat menggunakan dan menyimpan item di Akun Google mereka atau tidak. Menyetel EditBookmarksEnabled ke salah (false) juga akan mencegah pengguna mengupload bookmark yang tersimpan di perangkat ke Akun Google mereka.
- Chrome 138 di Linux, macOS, Windows
- Tombol skrip pengguna per ekstensi
Di Chrome 138, cara pengguna dan administrator mengontrol kemampuan ekstensi untuk menjalankan skrip buatan pengguna dan menggunakan userScripts API akan berubah. Perubahan ini meningkatkan keamanan. Pengguna akhir tidak akan memberikan izin skrip pengguna secara tak sengaja ke setiap ekstensi saat mengaktifkan Mode developer karena sekarang mereka harus memutuskan secara eksplisit ekstensi mana yang dapat menjalankan skrip yang berpotensi berdampak besar ini. Untuk mengetahui detail selengkapnya tentang alasan perubahan ini, lihat blog Chrome untuk developer ini.
Pengguna akhir kini harus mengaktifkan/menonaktifkan opsi ini per ekstensi di halaman chrome://extensions melalui tombol Izinkan Skrip Pengguna, yang menggantikan tombol Mode developer global untuk memberikan kontrol yang lebih terperinci. Tombol ini akan otomatis diaktifkan untuk ekstensi yang sudah ada jika Mode developer aktif dan ekstensi tersebut telah diberi izin Skrip Pengguna.
Administrator yang saat ini mengelola skrip pengguna dengan menonaktifkan mode developer kini harus menggunakan kebijakan `blocked_permissions` atau konsol Google Admin untuk mengontrol izin Skrip Pengguna dan Mode developer ekstensi secara independen.
Developer ekstensi sebaiknya memperbarui dokumentasi mereka agar mencerminkan perubahan baru ini. Lihat milis Chromium Extensions Google Grup untuk mengetahui informasi selengkapnya dan perubahan lain pada penggunaan API tersebut.
- Chrome 138 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur
- Safe Browsing yang Disempurnakan sebagai setelan yang disinkronkan
Safe Browsing yang Disempurnakan di Chrome menjadi fitur yang disinkronkan. Artinya, jika pengguna memilih opsi untuk menggunakan Safe Browsing yang Disempurnakan di satu perangkat, tingkat perlindungan ini akan otomatis diterapkan di semua perangkat lain yang menggunakan akun sama untuk login ke Chrome. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan perlindungan keamanan yang lebih kuat dan konsisten serta pengalaman pengguna yang standar.
Pengguna yang mengaktifkan Safe Browsing yang Disempurnakan akan secara konsisten memperoleh manfaat dari perlindungannya (misalnya perlindungan proaktif terhadap phishing, deteksi malware dan ekstensi berbahaya yang lebih baik) di semua instance Chrome yang disinkronkan di Desktop (Windows, macOS, Linux, ChromeOS), Android, dan iOS mereka. Pengguna akan diberi tahu mengenai perubahan ini melalui elemen UI saat setelan Safe Browsing yang Disempurnakan mereka disinkronkan.
Tingkat perlindungan Safe Browsing adalah fitur yang sudah ada dan dikontrol oleh kebijakan SafeBrowsingProtectionLevel.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Grup tab bersama
Pengguna akan dapat mengakses tab secara kolaboratif melalui fitur grup tab bersama. Dengan fitur ini, pengguna dapat membuat dan menggunakan serangkaian tab di desktop atau perangkat seluler mereka, dan partner kolaboratif dapat menjelajahi tab yang sama di perangkat mereka. Jika seseorang mengubah tab di grup, perubahan itu akan terlihat di semua browser pengguna dalam grup tersebut. Kebijakan Enterprise TabGroupSharingSettings akan tersedia untuk mengontrol fitur ini.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran kemampuan untuk bergabung dan menggunakan grup tab bersama. Pengguna Chrome versi Stabil tidak akan dapat membuat grup tab bersama (titik entrinya tidak akan tersedia). Bagian fitur ini hanya akan tersedia di Chrome versi Beta/Dev/Canary untuk tahap peluncuran ini.
- Menghasilkan insight untuk peringatan dan error konsol Chrome DevTools
Fitur AI Generatif (GenAI) baru kini tersedia untuk pengguna yang tidak dikelola: Menghasilkan insight untuk peringatan dan error Konsol Chrome DevTools. Insight ini memberikan deskripsi yang dipersonalisasi dan saran perbaikan untuk error dan peringatan yang dipilih. Awalnya, fitur ini hanya tersedia untuk pengguna (18 tahun ke atas) dalam bahasa Inggris. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan DevToolsGenAiSettings.
- Chrome 125 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur tersedia untuk pengguna yang tidak dikelola di seluruh dunia, kecuali Eropa, Rusia, dan China.
- Chrome 127 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur tersedia untuk pengguna terkelola Chrome Enterprise dan Chrome Education di wilayah yang didukung.
- Chrome 131 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Di Chrome 131, fitur AI Generatif (GenAI) baru tersedia untuk pengguna terkelola: panel Bantuan AI khusus di Chrome DevTools yang membantu operator manusia menyelidiki dan memperbaiki masalah gaya serta membantu proses debug CSS.
- Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Panel Bantuan AI kini dapat menjelaskan resource di panel Performa, Sumber, dan Jaringan, selain dukungan sebelumnya untuk proses debug gaya.
- Chrome 138 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Panel Bantuan AI mengekspos API internal yang menyederhanakan penggunaan fitur-fitur panel Bantuan AI oleh alat eksternal seperti server Model Context Protocol (MCP).
- Penghapusan kebijakan Enterprise Akses Jaringan Pribadi
Akses Jaringan Pribadi (PNA 1.0) adalah fitur keamanan yang tidak dikirimkan dan dirancang untuk membatasi akses situs ke jaringan lokal. Masalah pada kemampuan deployment menyebabkan PNA 1.0 tidak berhasil dikirimkan secara default, karena tidak kompatibel dengan terlalu banyak perangkat yang ada.
PNA 1.0 mengharuskan perubahan pada perangkat di jaringan lokal. Sebagai gantinya, Chrome menerapkan proposal yang diperbarui, yakni Akses Jaringan Pribadi 2.0 (PNA 2.0) (GitHub). PNA 2.0 hanya mengharuskan perubahan pada situs yang perlu mengakses jaringan lokal, bukan perubahan pada perangkat di jaringan lokal. Situs jauh lebih mudah diperbarui daripada perangkat, sehingga pendekatan ini akan jauh lebih mudah diluncurkan.
PNA 1.0 hanya dapat diterapkan melalui kebijakan Enterprise. Untuk menghindari regresi keamanan bagi pelanggan perusahaan yang mengaktifkan PNA 1.0 sebelum mengirimkan PNA 2.0, kami akan mempertahankan kebijakan PrivateNetworkAccessRestrictionsEnabled, yang menyebabkan Chrome mengirim pesan preflight khusus, sampai kebijakan tersebut tidak kompatibel dengan PNA 2.0.
Kebijakan InsecurePrivateNetworkRequestsAllowedForUrls dan InsecurePrivateNetworkRequestsAllowed yang melonggarkan pembatasan PNA 1.0 akan segera dihapus. Kedua kebijakan tersebut saat ini tidak berpengaruh karena PNA 1.0 tidak disertakan, dan tidak akan berarti setelah PNA 1.0 dihapus.
- Chrome 135 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghentian kebijakan InsecurePrivateNetworkRequestsAllowedForUrls, InsecurePrivateNetworkRequestsAllowed, dan PrivateNetworkAccessRestrictionsEnabled.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia: Penghapusan kebijakan PrivateNetworkAccessRestrictionsEnabled, InsecurePrivateNetworkRequestsAllowedForUrls, dan InsecurePrivateNetworkRequestsAllowed. Kebijakan pengganti PNA2 akan tersedia di Chrome 138.
- TLS 1.3 Early Data
TLS 1.3 Early Data memungkinkan permintaan GET dikirim selama handshake saat melanjutkan koneksi ke server TLS 1.3 yang kompatibel. Fitur ini diharapkan dapat meningkatkan performa dan akan tersedia di Chrome 138 dengan kebijakan (TLS13EarlyDataEnabled) untuk mengontrol perubahan ini.
TLS 1.3 Early Data adalah protokol yang sudah ada. Server TLS, middlebox, dan software keamanan yang ada diharapkan dapat menangani atau menolak TLS 1.3 Early Data tanpa memutuskan koneksi. Namun, perangkat yang tidak menerapkan standar TLS (RFC8446) dengan benar mungkin berhenti berfungsi dan terputus koneksinya saat TLS 1.3 Early Data sedang digunakan. Jika hal ini terjadi, administrator harus menghubungi vendor untuk memperbaikinya.
Kebijakan ini merupakan tindakan sementara untuk mengontrol fitur tersebut dan akan dihapus di versi mendatang. Kebijakan ini mungkin akan diaktifkan supaya Anda dapat melakukan pengujian untuk mendeteksi masalah, dan akan dinonaktifkan saat masalah sedang diselesaikan.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Kuota penyimpanan terprediksi yang dilaporkan
Chrome 138 akan memperkenalkan kuota penyimpanan terprediksi dari API perkiraan StorageManager untuk situs yang tidak memiliki izin penyimpanan tak terbatas.
Mode penjelajahan pengguna dapat dideteksi melalui kuota penyimpanan yang dilaporkan karena ruang penyimpanan yang tersedia dalam mode Samaran jauh lebih kecil daripada dalam mode standar. Upaya ini merupakan mitigasi untuk mencegah pendeteksian mode penjelajahan pengguna melalui API penyimpanan dengan melaporkan kuota buatan, yang setara dengan penggunaan + min(10 GiB, disk dibulatkan ke 1 GiB terdekat), dalam semua mode penjelajahan untuk situs dengan izin penyimpanan terbatas. Situs dengan izin penyimpanan tak terbatas tidak akan terpengaruh. Kuota yang diterapkan juga tidak akan terpengaruh.
- Chrome 138 di Windows, macOS, Linux, Android
- Kebijakan Origin yang Sama yang Ketat untuk Storage Access API
Kami berencana menyesuaikan semantik Storage Access API agar mengikuti secara ketat Kebijakan Origin yang Sama guna meningkatkan keamanan. Penggunaan
document.requestStorageAccess()dalam frame hanya akan melampirkan cookie ke permintaan ke origin iframe (bukan situs) secara default. Kebijakan CookiesAllowedForUrls atau Header Storage Access masih dapat digunakan untuk berhenti memblokir cookie lintas situs.- Chrome 138 di Windows, macOS, Linux, Android
- Summarizer API
Summarizer API adalah API JavaScript untuk menghasilkan ringkasan teks input, yang didukung oleh model bahasa AI. Browser dan sistem operasi makin diharapkan mendapatkan akses ke model bahasa. Dengan mengekspos model bawaan ini, setiap situs tidak perlu lagi mendownload model bahasa multi-gigabyte mereka sendiri, atau mengirim teks input ke API pihak ketiga. Summarizer API secara khusus mengekspos API tingkat tinggi untuk berinteraksi dengan model bahasa guna meringkas input untuk berbagai kasus penggunaan (GitHub), tanpa bergantung pada model bahasa tertentu.
Kebijakan Enterprise GenAILocalFoundationalModelSettings tersedia untuk menonaktifkan download model dasar yang akan membuat API ini menjadi tidak tersedia.
- Chrome 138 di Windows, macOS, Linux
- Language Detector API
Language Detector API adalah API JavaScript untuk mendeteksi bahasa teks, dengan beberapa tingkat keyakinan. Suplemen penting dari penerjemahan adalah deteksi bahasa. Hal ini dapat dikombinasikan dengan penerjemahan, misalnya, mengambil input pengguna dalam bahasa yang tidak dikenal dan menerjemahkannya ke dalam bahasa target tertentu. Kebanyakan browser saat ini sudah memiliki kemampuan deteksi bahasa, dan kami ingin menawarkan kemampuan tersebut kepada developer web melalui API JavaScript sebagai pelengkap API penerjemahan. Kebijakan Enterprise GenAILocalFoundationalModelSettings tersedia untuk menonaktifkan download model dasar yang akan membuat API ini menjadi tidak tersedia.
- Chrome 138 di Windows, macOS, Linux
- Translator API
Translator API adalah API JavaScript untuk menyediakan kemampuan penerjemahan bahasa ke halaman web. Browser makin sering menawarkan penerjemahan bahasa kepada penggunanya. Kemampuan penerjemahan tersebut juga dapat berguna bagi developer web. Hal ini berlaku terutama ketika kemampuan penerjemahan bawaan browser tidak dapat membantu. Kebijakan Enterprise GenAILocalFoundationalModelSettings tersedia untuk menonaktifkan download model dasar yang akan membuat API ini menjadi tidak tersedia.
- Chrome 138 di Windows, macOS, Linux
- Serial web melalui Bluetooth di Android
Fitur ini memungkinkan halaman web dan aplikasi web terhubung ke port serial melalui Bluetooth di perangkat Android. Chrome di Android kini mendukung Web Serial API melalui RFCOMM Bluetooth. Kebijakan Enterprise yang ada (DefaultSerialGuardSetting, SerialAllowAllPortsForUrls, SerialAllowUsbDevicesForUrls, SerialAskForUrls, dan SerialBlockedForUrls) di platform lain diaktifkan dalam status future_on untuk Android. Semua kebijakan kecuali SerialAllowUsbDevicesForUrls akan diaktifkan setelah fitur ini diaktifkan. SerialAllowUsbDevicesForUrls akan diaktifkan pada peluncuran mendatang setelah Android menyediakan dukungan tingkat sistem untuk port serial berkabel.
- Chrome 138 di Android
- Chrome di Android tidak lagi mendukung Android Oreo atau Android Pie
Versi terakhir Chrome yang mendukung Android Oreo atau Android Pie adalah Chrome 138. Versi ini menyertakan pesan bagi pengguna yang terpengaruh bahwa mereka perlu mengupgrade sistem operasi mereka. Chrome 139 dan versi yang lebih baru tidak akan didukung, dikirim, atau tersedia bagi pengguna yang menjalankan Android Oreo atau Android Pie.
- Chrome 139 di Android: Chrome di Android tidak lagi mendukung Android Oreo atau Android Pie.
- Memigrasikan ekstensi ke Manifes V3 sebelum Juni 2025
Ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3. Ekstensi Chrome akan ditransisikan ke versi manifes baru, Manifes V3. Manifes baru ini akan meningkatkan privasi pengguna, misalnya dengan beralih ke model tempat ekstensi mengubah permintaan secara deklaratif, tanpa dapat melihat permintaan satu per satu. Manifes baru ini juga meningkatkan keamanan ekstensi, karena kode yang dihosting dari jarak jauh tidak akan diizinkan di Manifes V3.
Mulai Juni 2024, Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 yang berjalan di browser. Kebijakan Enterprise, ExtensionManifestV2Availability, dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Selain itu, komputer yang mengaktifkan kebijakan tersebut tidak akan mengalami penonaktifan ekstensi Manifes V2 hingga tahun berikutnya, yaitu Juni 2025, dan pada saat itu kebijakan tersebut akan dihapus.
Anda dapat melihat versi Manifes mana yang sedang digunakan oleh semua ekstensi Chrome yang berjalan di perangkat Anda melalui halaman Penggunaan aplikasi & ekstensi di Chrome Enterprise Core.
- Chrome 127 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, macOS, Windows: Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 di perangkat pengguna. Hanya pengguna yang mengaktifkan kebijakan Enterprise ExtensionManifestV2Availability yang akan dapat terus menggunakan ekstensi Manifes V2 di organisasi mereka.
- Chrome 139 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Menghapus kebijakan ExtensionManifestV2Availability.
- Chrome akan menghapus dukungan untuk macOS 11
Chrome 138 akan menjadi rilis terakhir yang mendukung macOS 11. Chrome 139 dan seterusnya tidak akan lagi mendukung macOS 11 karena sudah berada di luar periode dukungan dari Apple. Menjalankan sistem operasi yang didukung sangat penting untuk menjaga keamanan.
Di Mac yang menjalankan macOS 11, Chrome akan terus berfungsi dan menampilkan kolom info peringatan, tetapi tidak akan mendapatkan pembaruan lagi. Jika ingin mendapatkan update Chrome, pengguna harus mengupdate software komputernya ke versi macOS yang didukung. Untuk penginstalan baru Chrome versi 139 dan yang lebih baru, diperlukan macOS 12 atau yang lebih baru.
- Chrome 139 di Windows, macOS, Linux
- Happy Eyeballs V3
Peluncuran ini merupakan pengoptimalan internal di Chrome yang menerapkan Happy Eyeballs V3 untuk mencapai konkurensi koneksi jaringan yang lebih baik. Happy Eyeballs V3 melakukan resolusi DNS secara asinkron dan mengatur upaya koneksi dengan protokol (H3/H2/H1) dan versi alamat IP (IPv6/IPv4) yang lebih disukai untuk mengurangi penundaan koneksi jaringan yang dialami pengguna. Fitur ini dibatasi oleh kebijakan sementara HappyEyeballsV3Enabled.
- Chrome 140 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Aplikasi Web Terisolasi (IWA)
Aplikasi Web Terisolasi (IWA) adalah ekstensi dari pekerjaan yang ada pada penginstalan PWA dan Web Packaging yang memberikan perlindungan lebih kuat terhadap penyusupan server dan modifikasi tanpa izin lainnya, serta diperlukan bagi developer aplikasi yang membutuhkan keamanan tinggi.
Aplikasi ini dikemas ke dalam Paket Web, ditandatangani oleh developer-nya, dan didistribusikan kepada pengguna akhir melalui satu atau beberapa potensi metode yang dideskripsikan dalam penjelasan. Aplikasi ini tidak dihosting di server web aktif dan diambil melalui HTTPS.
Dalam rilis awal ini, IWA hanya dapat diinstal melalui kebijakan admin di perangkat ChromeOS yang dikelola perusahaan.
- Chrome 140 di Windows Peluncuran ini menambahkan dukungan untuk Aplikasi Web Terisolasi (IWA) dalam konfigurasi browser yang dikelola perusahaan di Windows.
- Pelarangan spasi di host URL non-file://
Menurut spesifikasi Standar URL, host URL tidak boleh berisi karakter spasi. Namun, saat ini penguraian URL di Chromium membolehkan spasi di host. Hal ini menyebabkan Chromium gagal dalam beberapa pengujian yang disertakan dalam URL HTTPS Interop2024 untuk WebSocket dan area fokus URL. Agar Chromium mematuhi spesifikasi, kami ingin menghapus spasi dari host URL sepenuhnya, tetapi hal ini sulit karena spasi digunakan di bagian host dalam URL file:// Windows (GitHub).
- Chrome 141 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Migrasi Safe Browsing API v4 → v5
Panggilan Chrome ke Safe Browsing v4 API akan dimigrasikan untuk memanggil Safe Browsing v5 API. Nama metode juga akan berbeda antara v4 dan v5. Jika admin memiliki daftar hijau URL khusus v4 untuk mengizinkan permintaan jaringan ke
https://safebrowsing.googleapis.com/v4*, daftar tersebut harus diubah untuk mengizinkan permintaan jaringan ke seluruh domain:safebrowsing.googleapis.com. Jika tidak, permintaan jaringan ke API v5 yang ditolak akan menyebabkan regresi keamanan bagi pengguna. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Migrasi dari V4 - Safe Browsing.- Chrome 145 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome akan langsung mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Mulai Chrome 125, administrator dapat menggunakan kebijakan Enterprise UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru) atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung hingga Chrome 146, dan akan dihapus di Chrome 147. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang ditimbulkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator Enterprise dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru ini lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 146.
- Chrome 147 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser
Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang
-
Rekomendasi Agentspace di omnibox Chrome
Peluncuran ini membantu pengguna Enterprise memenuhi kebutuhan informasi internal mereka dengan menambahkan hasil Penelusuran Enterprise, seperti saran orang, file, atau kueri, dari Agentspace ke kolom URL Chrome. Hasilnya dapat ditampilkan secara default di rekomendasi kolom URL Chrome atau hanya saat dipicu oleh kata kunci khusus.
Pengguna juga dapat memanfaatkan mode kata kunci untuk memicu tindakan melalui Agentspace, seperti "bantu tulis email yang meringkas status project saat ini".
Penyedia penelusuran Enterprise akan ditampilkan saat pengguna mengetik "@" di kolom URL. Organisasi akan dapat menyesuaikan kata kunci atau pintasan dan ikon yang ditampilkan.
Hal ini dapat dikonfigurasi melalui kebijakan EnterpriseSearchAggregatorSettings.
- Chrome 135 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penguji Tepercaya
- Chrome 138 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Ketersediaan Umum
-
Penghapusan profil tidak aktif di Chrome Enterprise Core
Pada Juni 2025, setelan periode tidak aktif untuk penghapusan profil mulai diluncurkan. Pada Juli 2025, setelan ini akan mulai otomatis menghapus profil terkelola di konsol Admin yang tidak aktif selama lebih dari periode tidak aktif yang ditentukan. Saat setelan tersebut dirilis, periode waktu tidak aktif memiliki nilai default 90 hari. Artinya, semua profil terkelola yang tidak aktif selama lebih dari 90 hari akan dihapus dari akun Anda secara default. Administrator dapat mengubah nilai periode tidak aktif menggunakan setelan ini. Nilai maksimum untuk menentukan periode tidak aktif profil adalah 730 hari dan nilai minimumnya adalah 28 hari.
Penurunan nilai yang sudah ditetapkan mungkin akan berdampak global pada semua profil yang saat ini dikelola. Semua profil yang terpengaruh akan dianggap tidak aktif dan, oleh karena itu, akan dihapus. Tindakan ini tidak akan menghapus akun pengguna. Jika profil yang tidak aktif diaktifkan kembali di perangkat, profil tersebut akan muncul kembali di konsol.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Kebijakan akan diluncurkan pada bulan Juni. Penghapusan akan dimulai pada bulan Juli dan gelombang awal penghapusan akan selesai pada akhir bulan Agustus. Setelah peluncuran kebijakan penghapusan ini, profil yang tidak aktif akan terus dihapus setelah mencapai periode tidak aktifnya.
-
Dukungan Beberapa Identitas di iOS
Chrome di iOS memperkenalkan dukungan untuk beberapa akun, terutama untuk akun terkelola (kantor atau sekolah). Update ini memperkenalkan profil browser terpisah untuk setiap akun terkelola guna memastikan pemisahan data yang ketat antara penjelajahan kerja dan penjelajahan pribadi. Akun reguler akan terus berbagi satu profil.
Perubahan ini dimaksudkan untuk meningkatkan penawaran Chrome bagi perusahaan dan memberikan pengalaman penjelajahan yang lebih aman dan teratur, terutama bagi pengguna akhir yang memiliki akun kantor dan pribadi di perangkat mereka. Pengguna akan menjalani alur orientasi satu kali saat menambahkan akun terkelola ke perangkat. Mereka akan dapat beralih antar-akun dengan mengetuk disk partikel akun di halaman Tab baru.
Admin yang telah mengaktifkan kebijakan Chrome di iOS (petunjuknya di sini) dapat terus memanfaatkan kebijakan yang ada.
- Chrome 138 di iOS
Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang
- Kemampuan pemfilteran URL di iOS
Kemampuan Pemfilteran URL WebProtect yang saat ini ada di desktop diperluas ke perangkat seluler supaya organisasi dapat mengaudit, memperingatkan tentang, atau memblokir pemuatan URL atau kategori URL tertentu di browser Chrome terkelola atau profil pengguna terkelola di perangkat seluler. Fitur ini merupakan bagian dari Chrome Enterprise Premium dan dimaksudkan untuk memberikan akses internet yang aman dan terlindungi bagi pengguna versi bisnis di semua perangkat. Admin akan dapat membuat aturan pemfilteran URL untuk memastikan bahwa karyawan hanya dapat mengakses URL yang aman dan sah di perangkat iOS. Chrome akan melaporkan peristiwa pemfilteran URL dan peristiwa situs tidak aman melalui Konektor Pelaporan di perangkat seluler.
- Chrome 138 di iOS: Fitur Pemfilteran URL tersedia di iOS.
- Dukungan Download DLP untuk File System Access (FSA) API
Perlindungan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) akan diperluas untuk mencakup file dan direktori yang didownload menggunakan File System Access (FSA) API. Peningkatan ini akan memastikan bahwa download dari aplikasi web modern, seperti editor berbasis browser, dipindai sesuai dengan aturan DLP organisasi Anda. Pengguna dan situs akan menerima notifikasi terkait hasil pemindaian, yang memperkuat keamanan dan kepatuhan data.
- Chrome 138 di Windows, macOS, Android, ChromeOS, Linux
Ringkasan rilis ChromeOS 137
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Kebijakan kontrol dengan wajah di ChromeOS | ✓ | ||
| Pembatalan crosstalk | ✓ | ||
| Pintasan keyboard ChromeVox untuk memberi teks pada audio dengan perangkat braille | ✓ | ||
| Pengumpulan log berbasis peristiwa | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Perubahan aplikasi Chrome | ✓ | ||
| Penghentian Native Client (NaCl) mendatang | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update ChromeOS
-
Kebijakan Kontrol dengan Wajah di ChromeOS
Dengan ChromeOS 137, kami memperkenalkan kebijakan baru, FaceGazeEnabled, yang memberikan Admin kontrol lebih besar terkait akses ke Kontrol dengan Wajah di tingkat organisasi.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Menggunakan gestur wajah & gerakan kepala untuk mengontrol Chromebook melalui Kontrol dengan wajah.
-
Pembatalan crosstalk memberikan pengalaman audio yang imersif saat menggunakan speaker internal Pengguna dapat merasakan seolah-olah audio bersumber dari berbagai penjuru di sekitar mereka, bukan hanya dari posisi geometris speaker internal. Semua konten audio yang dapat diputar akan dilengkapi fitur ini, terutama saat bermain game atau menonton video dengan audio spasial. Pengguna akan merasakan audio suara surround yang imersif, mirip dengan mengenakan headset.
-
Pintasan keyboard ChromeVox untuk memberi teks pada audio dengan perangkat braille
ChromeVox kini mengaktifkan perintah yang menampilkan teks lisan sebagai teks braille di penampil braille yang terhubung (USB atau Bluetooth).
Perintah ChromeVox adalah Penelusuran + O + C dan merupakan singkatan dari Penelusuran Teks Terbuka.
Perintah braille adalah spasi + titik 1-4-7. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Menggunakan perangkat braille dengan Chromebook - Bantuan Google Aksesibilitas.
-
Pengumpulan log berbasis peristiwa
Untuk pengumpulan log berbasis peristiwa, saat peristiwa terjadi—misalnya, error OS atau kegagalan update—Anda akan melihat notifikasi di halaman detail perangkat. Anda juga dapat melihat peristiwa perangkat di halaman detail perangkat untuk mengetahui waktu terjadinya peristiwa tersebut dan memperoleh informasi terperinci. Google akan mengupload log yang relevan dengan jenis peristiwa tertentu, sehingga pemecahan masalah menjadi lebih efisien.
Untuk mengaktifkan fitur ini:
- Aktifkan setelan Upload log sistem perangkat.
- Aktifkan pelaporan status update OS. Untuk setelan Laporkan informasi OS perangkat, pilih Status update OS.
- Aktifkan pelaporan telemetri perangkat untuk informasi error. Untuk setelan Laporkan telemetri perangkat, pilihInformasi error.
Upload ini hanya dapat diproses maksimal dua kali per hari di satu perangkat.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, ditunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Mulai ChromeOS 138, yang versi stabilnya direncanakan akan rilis pada 22 Juli, aplikasi Chrome yang diinstal admin dalam sesi kios akan dinonaktifkan secara default. Kebijakan baru, KioskChromeAppsForceAllowed, akan tersedia sebelum rilis ChromeOS 138 bagi administrator untuk mengaktifkan kembali aplikasi Chrome dalam sesi kios. Jika kebijakan ini diaktifkan, aplikasi Chrome dalam sesi kios akan didukung hingga ChromeOS 150.
Selain itu, sebagai pengingat, mulai ChromeOS 139, yang versi stabilnya direncanakan akan rilis pada 19 Agustus, aplikasi Chrome yang diinstal pengguna akan berhenti berfungsi.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Akhir dukungan untuk aplikasi Chrome.
-
Penghentian Native Client (NaCl) mendatang
ChromeOS 138 akan menjadi rilis terakhir yang mendukung Native Client (NaCl) di lingkungan terkelola yang mengaktifkan kebijakan izin NaCl. Untuk perangkat di saluran Dukungan Jangka Panjang (LTS) yang mengaktifkan kebijakan ini, dukungan NaCl akan berlanjut hingga Refresh Terakhir LTS pada April 2026.
Chrome 136
Ringkasan rilis Chrome 136
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Perubahan browser Chrome
- Pembaruan presentasi hasil Google Lens
Hasil penelusuran untuk kueri Google Lens yang berasal dari kamera perangkat dan dari penelusuran gambar di halaman web ditampilkan di panel UI native yang bergeser dari bagian bawah layar. Sebelumnya, jawaban ini ditampilkan di halaman web terpisah di tab baru. Admin dapat mengontrol fitur ini dengan kebijakan yang ada, yaitu LensCameraAssistedSearchEnabled.
- Chrome 136 di iOS
- Pemeriksaan download APK berbahaya (khusus telemetri)
Chrome di Android kini perlu menghubungi tim Google untuk memastikan file Android Package Kit (APK) yang didownload di Chrome aman. Status eksperimental khusus telemetri ini adalah bagian dari fitur yang pada akhirnya akan menampilkan peringatan dan memblokir download file APK berbahaya, demi melindungi pengguna dari malware perangkat seluler. Saat ini, pemeriksaan download APK berbahaya hanya untuk telemetri: tidak ada peringatan yang akan ditampilkan dan download tidak akan diblokir. Dalam mode khusus telemetri, pemeriksaan download APK berbahaya hanya akan dilakukan untuk pengguna yang terdaftar dalam Perlindungan yang Ditingkatkan dari Google Safe Browsing.
Fitur ini dapat dinonaktifkan dengan menyetel mode Safe Browsing ke NoProtection (nilai 0) melalui kebijakan SafeBrowsingProtectionLevel.
- Chrome 136 di Android
- Notifikasi proaktif untuk Tips Chrome di iOS
Pengguna kini dapat menerima Tips Chrome sebagai notifikasi sementara. Sebelumnya, hanya pengguna yang secara eksplisit memilih untuk menerima notifikasi Tips Chrome yang akan menerima notifikasi bermanfaat ini.
Dalam rilis ini, Chrome mengirimkannya secara proaktif sebagai notifikasi kepada pengguna yang telah menginstal Chrome di iOS, tetapi tidak aktif selama beberapa hari. Dengan begitu, pengguna bahkan tidak perlu membuka aplikasi untuk mempelajari fitur-fitur berguna seperti Google Lens atau Safe Browsing yang Disempurnakan. Admin dapat menonaktifkannya menggunakan kebijakan ProvisionalNotificationsAllowed (kebijakan ini akan tersedia di Chrome 137).
- Chrome 136 di iOS
- Direktori data kustom yang diperlukan untuk proses debug jarak jauh
Proses debug jarak jauh melalui port TCP atau pipe tidak dapat dilakukan lagi di Google Chrome dengan direktori data default di Windows, Linux, dan macOS. Direktori data kustom harus ditentukan untuk men-debug Google Chrome dari jarak jauh menggunakan tombol
--user-data-dirsaat menggunakan tombol--remote-debugging-pipeatau--remote-debugging-port.Kami melakukan perubahan ini karena tombol proses debug jarak jauh tersebut disalahgunakan oleh infostealer dan malware untuk mengekstrak data dari Google Chrome. Direktori data pengguna kustom menggunakan kunci enkripsi yang berbeda sehingga mencegah malware mencuri data terenkripsi seperti cookie.
Perubahan ini tidak memengaruhi Chrome for Testing dan Chromium.
- Chrome 136 di Linux, macOS, Windows
- Membuat partisi :visited histori link
Untuk menghilangkan kebocoran histori penjelajahan pengguna, elemen anchor diberi gaya sebagai
:visitedhanya jika telah diklik sebelumnya dari situs tingkat teratas dan origin frame. Di sisi browser, hal ini berarti hashtable VisitedLinks kini dipartisi dengan tiga lapis kunci, yaitu dengan menyimpan <link URL, top-level site, frame origin> untuk setiap link yang dikunjungi. Dengan hanya menata gaya link yang telah diklik sebelumnya di situs dan frame ini, banyak serangan side-channel yang telah dikembangkan untuk mendapatkan informasi gaya link:visitedkini tidak berlaku lagi, karena tidak lagi memberikan informasi baru tentang pengguna kepada situs.Ada pengecualian untuk self-link, yaitu link ke halaman situs sendiri dapat diberi gaya
:visitedmeskipun belum pernah diklik sebelumnya di situs tingkat teratas dan origin frame yang sama. Pengecualian ini hanya diaktifkan di frame atau subframe tingkat teratas dan memiliki origin yang sama dengan frame tingkat teratas. Manfaat privasi di atas masih dapat dicapai karena situs sudah mengetahui subhalaman mana yang telah dikunjungi pengguna, sehingga tidak ada informasi baru yang terekspos. Pengecualian yang diminta komunitas ini juga meningkatkan pengalaman pengguna.- Chrome 136 di Windows, macOS, Linux, Android
- Mengganti nama kata kunci string jenis attr() menjadi raw-string
Argumen jenis
attr()menentukan cara nilai atribut diuraikan menjadi nilai CSS. Berdasarkan keputusan terbaru Grup Kerja CSS W3C, nama kata kuncistringjenisattr()akan diganti menjadiraw-stringyang lebih eksplisit. Jika nilai atribut diberikan sebagai kata kunciraw-string, atau dihilangkan sepenuhnya, hal ini akan menyebabkan nilai literal atribut diperlakukan sebagai nilai string CSS, tanpa dilakukan penguraian CSS sama sekali (termasuk escape CSS, penghapusan spasi kosong, komentar, dll.). Tidak ada nilai yang memicu penggantian; penggantian hanya terpicu saat atribut tidak ada sepenuhnya.Untuk mengetahui detail selengkapnya tentang notasi attr(), lihat Modul Nilai dan Unit CSS Level 5.
- Chrome 136 di Windows, macOS, Linux, Android
- Memperbarui ProgressEvent agar menggunakan jenis ganda untuk loaded dan total
ProgressEventmemiliki atributloadeddantotalyang menunjukkan progres, dan jenisnya sekarang adalahunsigned long long.Dengan fitur ini, jenis untuk kedua atribut tersebut diubah menjadi ganda, yang memberikan kontrol lebih besar atas nilai kepada developer. Misalnya, developer kini dapat membuat
ProgressEventdengantotal1 danloadedyang meningkat dari 0 menjadi 1 secara bertahap. Hal ini selaras dengan perilaku default elemen HTML<progress>jika atribut max dihilangkan. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat diskusi Web Hypertext Application Technology Working Group (WHATWG) ini di GitHub.- Chrome 136 di Windows, macOS, Linux
- Kebijakan baru di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi OnSecurityEventEnterpriseConnector Kebijakan konfigurasi untuk Chrome Enterprise Connector OnSecurityEvent (kini tersedia di Android). WebAuthenticationRemoteDesktopAllowedOrigins Mengizinkan Origin untuk Permintaan WebAuthn yang Di-proxy dari Aplikasi Desktop Jarak Jauh. ReduceAcceptLanguageEnabled Mengontrol Reduksi Accept-Language. HappyEyeballsV3Enabled Menggunakan algoritma Happy Eyeballs V3 EnterpriseRealTimeUrlCheckMode Memeriksa status Safe Browsing pada URL secara real-time (kini tersedia di Android). ProvisionManagedClientCertificateForBrowser Mengaktifkan penyediaan sertifikat klien untuk browser terkelola.
- Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi ThirdPartyBlockingEnabled Mengaktifkan pemblokiran injeksi software pihak ketiga. ProfilePickerOnStartupAvailability Ketersediaan pemilih profil saat sistem dimulai.
Perubahan Chrome Enterprise Core
- Dukungan WebAuthn untuk Klien Desktop Jarak Jauh di perangkat terkelola
Perubahan ini memungkinkan pengguna di perangkat terkelola mengakses situs di host jarak jauh secara aman menggunakan kunci keamanan atau kunci sandi lokal mereka. Dengan kebijakan perusahaan WebAuthenticationRemoteDesktopAllowedOrigins yang baru, administrator akan dapat menentukan aplikasi klien desktop jarak jauh yang dapat membuat permintaan WebAuthn atas nama origin lain.
Hal ini mengatasi tantangan penggunaan pengautentikasi lokal dengan desktop jarak jauh, sehingga meningkatkan keamanan dan pengalaman pengguna. Administrator mengonfigurasi kebijakan ini dengan memberikan comma separated list dari origin aplikasi klien desktop jarak jauh yang diizinkan.
- Chrome 136 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Perubahan Chrome Enterprise Premium
Baca lebih lanjut perbedaan antara Chrome Enterprise Core and Chrome Enterprise Premium.
- Konektor pelaporan baru: CrowdStrike Falcon Next-Gen SIEM
Chrome 136 memperkenalkan konektor pelaporan Chrome Enterprise baru untuk CrowdStrike Falcon Next-Gen SIEM. Admin dapat mengonfigurasi konektor ini di konsol Admin untuk meneruskan data peristiwa Chrome yang dipilih ke Crowdstrike guna mendapatkan analisis dan pemantauan keamanan yang ditingkatkan. Hal ini memberikan fleksibilitas lebih besar dalam pilihan SIEM dan membantu meningkatkan deteksi ancaman.
- Chrome 136 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Kemampuan pemfilteran URL di Android
Pemfilteran URL WebProtect kini diperluas ke Android untuk pelanggan Chrome Enterprise Premium. Hal ini memungkinkan admin menerapkan aturan pemblokiran, peringatan, atau audit URL di perangkat Android terkelola melalui kebijakan EnterpriseRealTimeUrlCheckMode, yang memberikan kontrol konten web yang konsisten di seluruh platform. Peristiwa filter dilaporkan melalui Konektor Pelaporan, dan konfigurasi dilakukan di konsol Admin.
- Chrome 136 di Android
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, ditunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser Chrome mendatang
- Persyaratan direktori data kustom port proses debug jarak jauh
Proses debug jarak jauh melalui port TCP atau pipe tidak akan dapat dilakukan lagi di Google Chrome dengan direktori data default di Windows, Linux, dan macOS.
Direktori data kustom harus ditentukan untuk men-debug Google Chrome dari jarak jauh menggunakan tombol
--user-data-dirsaat menggunakan tombol--remote-debugging-pipeatau--remote-debugging-port.Alasan perubahan ini adalah karena tombol proses debug jarak jauh tersebut disalahgunakan oleh infostealer dan malware untuk mengekstrak data dari Google Chrome. Direktori data pengguna kustom menggunakan kunci enkripsi yang berbeda sehingga malware tidak dapat lagi mencuri data terenkripsi seperti cookie.
Perubahan ini tidak memengaruhi Chrome for Testing dan Chromium.
- Chrome 136 di Linux, macOS, Windows
- Partisi URL Blob: Pengambilan/Navigasi
Untuk melanjutkan Partisi Penyimpanan, Chromium akan menerapkan partisi akses URL Blob menurut Kunci Penyimpanan (situs tingkat teratas, origin frame, dan boolean has-cross-site-ancestor), kecuali navigasi tingkat teratas yang akan tetap dipartisi hanya menurut origin frame. Perilaku ini mirip dengan perilaku yang diterapkan oleh Firefox dan Safari saat ini, serta menyelaraskan penggunaan URL Blob dengan skema partisi yang digunakan API penyimpanan lain sebagai bagian dari Partisi Penyimpanan. Selain itu, Chromium akan menerapkan noopener pada navigasi tingkat teratas yang dimulai perender ke URL Blob yang situs tujuannya bersilangan dengan situs tingkat teratas yang melakukan navigasi. Hal ini menyelaraskan Chromium dengan perilaku serupa di Safari, dan spesifikasi yang relevan telah diperbarui untuk mencerminkan perubahan ini.
Perubahan ini dapat dikembalikan untuk sementara dengan menetapkan kebijakan PartitionedBlobURLUsage. Kebijakan ini tidak akan lagi digunakan saat kebijakan perusahaan terkait partisi penyimpanan lain tidak digunakan lagi.
- Chrome 136 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghentikan penggunaan pengambil Intl Locale Info API
Intl Locale Info API adalah proposal TC39 ECMAScript Tahap 3 untuk meningkatkan objek Intl.Locale dengan mengekspos informasi lokalitas, seperti data minggu (hari pertama dalam seminggu, hari pertama akhir pekan, hari terakhir akhir pekan, hari minimum dalam minggu pertama), dan siklus jam arah teks yang digunakan di lokalitas.
Kami menyertakan penerapan di Chrome 99, tetapi kemudian di proposal, kami melakukan beberapa perubahan di Tahap 3 dan memindahkan beberapa pengambil ke fungsi. Kami berencana menghapus pengambil yang tidak digunakan lagi dan meluncurkan kembali fungsi tersebut dengan nama baru.
- Chrome 136 di Windows, macOS, Linux, Android
- Update FedCM
Mulai Chrome 136, Federated Credential Management API (FedCM) akan dapat menampilkan beberapa penyedia identitas dalam dialog yang sama. Hal ini akan memberi developer cara mudah untuk menampilkan semua penyedia identitas yang didukung kepada pengguna. Kami berencana menangani kasus yang sederhana terlebih dahulu yakni menempatkan semua penyedia dalam panggilan get() yang sama.
Kami berencana menghapus dukungan untuk penambahan akun lain dalam mode pasif FedCM. Fitur ini memungkinkan tombol Gunakan akun lain ditampilkan bersama akun IdP lain di pemilih. Fitur ini saat ini tidak digunakan, dan percakapan UX menunjukkan bahwa jika hal ini didukung, alur akan menjadi lebih rumit tanpa memberi banyak manfaat. Fitur ini akan tetap berfungsi dalam mode aktif FedCM.
- Chrome 136 di Windows, macOS, Linux, Android
- Partisi histori link :visited
Untuk menghilangkan kebocoran histori penjelajahan pengguna, elemen anchor diberi gaya sebagai
:visitedhanya jika telah diklik sebelumnya dari situs tingkat teratas dan origin frame. Di sisi browser, hal ini berarti hashtable VisitedLinks kini dipartisi dengan tiga lapis kunci, atau dengan menyimpan <link URL, top-level site, frame origin> untuk setiap link yang dikunjungi. Dengan hanya menata gaya link yang telah diklik sebelumnya di situs dan frame ini, banyak serangan side-channel yang telah dikembangkan untuk mendapatkan informasi gaya link:visitedkini tidak berlaku lagi, karena tidak lagi memberikan informasi baru tentang pengguna kepada situs.Ada pengecualian untuk self-link, yaitu link ke halaman situs sendiri dapat diberi gaya
:visitedmeskipun belum pernah diklik sebelumnya di situs tingkat teratas dan origin frame yang sama. Pengecualian ini hanya diaktifkan di frame atau subframe tingkat teratas, dan memiliki origin yang sama dengan frame tingkat teratas. Manfaat privasi di atas masih dapat dicapai karena situs sudah mengetahui subhalaman mana yang telah dikunjungi pengguna, sehingga tidak ada informasi baru yang terekspos. Pengecualian yang diminta komunitas ini juga meningkatkan pengalaman pengguna.- Chrome 136 di Windows, macOS, Linux, Android
- Kebijakan Origin yang Sama yang Ketat untuk Storage Access API
Chrome 136 akan menyesuaikan semantik Storage Access API agar mengikuti secara ketat kebijakan Origin yang Sama guna meningkatkan keamanan. Artinya, penggunaan
document.requestStorageAccess()dalam frame hanya akan melampirkan cookie ke permintaan ke origin iframe (bukan situs) secara default.Catatan: kebijakan CookiesAllowedForUrls atau header Storage Access masih dapat digunakan untuk berhenti memblokir cookie lintas situs.
- Chrome 136 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghapus penggantian SwiftShader
Mulai Chrome 137, kami berencana menghentikan penggantian otomatis ke WebGL yang didukung oleh SwiftShader. Pembuatan konteks WebGL akan gagal, bukan diganti ke SwiftShader. Kami berencana menghapus penggantian SwiftShader karena dua alasan utama:
- SwiftShader merupakan risiko keamanan yang tinggi karena kode JIT yang berjalan dalam proses GPU Chromium.
- Pengguna memiliki pengalaman buruk saat beralih dari WebGL yang didukung GPU berperforma tinggi ke penerapan yang didukung CPU. Pengguna tidak memiliki kontrol atas perilaku ini dan sulit menjelaskannya dalam laporan bug.
SwiftShader adalah alat yang berguna bagi developer web untuk menguji situs mereka di sistem headless atau sistem yang tidak memiliki GPU yang didukung. Kasus penggunaan ini akan tetap didukung jika diaktifkan, tetapi tidak ditujukan untuk menjalankan konten yang tidak tepercaya.
Untuk mengizinkan SwiftShader untuk WebGL dan memilih jaminan keamanan yang lebih rendah, jalankan file Chrome yang dapat dieksekusi dengan tombol command line
--enable-unsafe-swiftshader.Selama periode penghentian penggunaan, peringatan akan muncul di konsol JavaScript saat konteks WebGL dibuat dan didukung dengan SwiftShader. Meneruskan
--enable-unsafe-swiftshaderakan menghapus pesan peringatan ini.Chromium dan browser lainnya tidak menjamin ketersediaan WebGL. Anda dapat menguji dan menangani kegagalan pembuatan konteks WebGL dan kembali menggunakan API web lain seperti Canvas2D atau pesan yang sesuai kepada pengguna.
- Chrome 137 di Windows, macOS, Linux, Android
- Tidak mengizinkan spasi di host URL non-file://
Sebagaimana dijelaskan dalam spesifikasi WhatWG.org, host URL tidak boleh berisi karakter spasi, tetapi saat ini penguraian URL di Chromium mengizinkan spasi di host.
Hal ini menyebabkan Chromium gagal dalam beberapa pengujian yang ada dalam Interop2024 'URL HTTPS untuk WebSocket' dan fokus area URL.
Agar Chromium memenuhi spesifikasi, kami ingin menghapus spasi dari host URL sepenuhnya, tetapi ini sulit karena spasi digunakan di bagian host di URL
file://Windows. Untuk mengetahui detail lebih lanjut, lihat diskusi di GitHub.Fitur ini akan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan agar Chromium semakin memenuhi spesifikasi dengan melarang spasi hanya di URL non-file.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Chrome akan menghapus dukungan untuk macOS 11
Chrome 138 akan menjadi rilis terakhir yang mendukung macOS 11; Chrome 139 dan seterusnya tidak akan lagi mendukung macOS 11 karena sudah berada di luar periode dukungan dari Apple. Menjalankan sistem operasi yang didukung sangat penting untuk menjaga keamanan.
Di Mac yang menjalankan macOS 11, Chrome akan terus berfungsi dan menampilkan kolom info peringatan, tetapi tidak akan mendapatkan pembaruan lagi. Jika ingin mendapatkan pembaruan Chrome, pengguna harus memperbarui komputer ke versi macOS yang didukung.
Untuk penginstalan baru Chrome 139 dan seterusnya, diperlukan macOS 12 atau yang lebih baru.
- Chrome 139 di Windows, macOS
- Aplikasi Web Terisolasi (IWA)
Aplikasi Web Terisolasi (IWA) adalah ekstensi dari pekerjaan yang ada pada penginstalan PWA dan Web Packaging yang memberikan perlindungan lebih kuat terhadap penyusupan server dan gangguan lainnya, serta diperlukan bagi developer aplikasi yang membutuhkan keamanan tinggi.
Aplikasi ini tidak dihosting di server web yang aktif dan diambil melalui HTTPS, melainkan dikemas ke dalam Paket Web, yang ditandatangani oleh developer-nya, dan didistribusikan kepada pengguna akhir melalui satu atau beberapa potensi metode yang dijelaskan dalam Memulai Aplikasi Web Terisolasi (IWA).
Dalam rilis awal, IWA hanya dapat diinstal melalui kebijakan di perangkat ChromeOS yang dikelola perusahaan.
- Chrome 140 di Windows
Peluncuran ini menambahkan dukungan untuk Aplikasi Web Terisolasi (IWA) dalam konfigurasi browser yang dikelola perusahaan di Windows.
- Chrome 140 di Windows
- Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5
Panggilan Chrome ke SafeBrowsing API v4 API akan dimigrasikan untuk memanggil SafeBrowsing API v5. Nama metode juga akan berbeda antara v4 dan v5.
Jika admin memiliki daftar hijau URL khusus v4 untuk mengizinkan permintaan jaringan ke
https://safebrowsing.googleapis.com/v4*, daftar tersebut harus diubah untuk mengizinkan permintaan jaringan ke seluruh domain:safebrowsing.googleapis.com. Jika tidak, permintaan jaringan ke API v5 yang ditolak akan menyebabkan regresi keamanan bagi pengguna.- Chrome 145 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Peluncuran ini akan dilakukan secara bertahap.
- Chrome 145 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome mulai mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows secara langsung. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan perusahaan UiAutomationProviderEnabled, yang tersedia sejak Chrome 125, untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung di Chrome 136, dan akan dihapus di Chrome 137. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang disebabkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk seluruh populasi, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator Enterprise dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 147 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang
-
Peningkatan performa dan skalabilitas pelaporan konsol Admin untuk pelanggan besar
Chrome Enterprise Core akan meluncurkan perubahan infrastruktur software yang bertujuan meningkatkan performa, akurasi, dan skalabilitas banyak halaman dan laporan di konsol Admin. Halaman dan laporan yang terpengaruh di konsol Admin meliputi (tetapi tidak terbatas pada):
- Laporan versi
- Laporan Penggunaan Aplikasi & Ekstensi
- Halaman Detail Ekstensi
- Halaman Insight Chrome untuk browser
Perubahan ini rencananya diluncurkan bertahap antara April dan Juli 2025.
- Mulai April 2025, hingga Juli 2025
-
Perintah jarak jauh dan ekspor CSV baru untuk Daftar Profil Terkelola
Kami berencana menambahkan tindakan Ekspor CSV serta perintah jarak jauh Hapus cache dan Hapus cookie di daftar Profil terkelola. Anda akan dapat memilih satu atau beberapa profil dan menjalankan perintah jarak jauh.
- Ekspor CSV: Mulai Chrome 135 di Android, Linux, macOS, Windows
- Perintah Jarak Jauh: Mulai Chrome 136 di Linux, macOS, Windows
-
Halaman landing Ringkasan baru untuk Chrome Enterprise Core
Halaman ringkasan baru ini akan berada di bagian browser Chrome di konsol Admin dan akan menampilkan informasi berguna tentang deployment Anda, seperti ringkasan deployment browser dan profil, ringkasan versi Chrome yang dilaporkan, dan ekstensi yang diinstal. Misalnya, insight tersebut akan memungkinkan Anda mengidentifikasi dengan cepat browser yang tidak aktif dan browser yang menunggu diupdate. Anda juga dapat melihat antrean permintaan ekstensi dengan cepat dan meninjau ekstensi yang telah dikonfigurasi.
- Mulai Chrome 135 untuk akses awal Penguji Tepercaya
-
Logging dan pelaporan Alamat IP
Chrome Enterprise meningkatkan kemampuan pemantauan keamanan dan respons insidennya dengan mengumpulkan dan melaporkan alamat IP lokal dan jarak jauh serta mengirim alamat IP tersebut ke Log Investigasi Keamanan (SIT). Chrome Enterprise juga memungkinkan admin mengirim alamat IP ini ke penyedia Manajemen Informasi dan Peristiwa Keamanan (SIEM) internal dan pihak ketiga melalui konektor Pelaporan Chrome Enterprise.
Fitur ini akan tersedia untuk pelanggan Chrome Enterprise Core.
- Chrome 136 di Windows, macOS, Linux
-
Penghapusan profil tidak aktif di Chrome Enterprise Core
Pada April 2025 (Chrome 136), kebijakan periode tidak aktif untuk penghapusan profil akan mulai diluncurkan. Pada Juni 2025 (Chrome 138), kebijakan ini akan mulai otomatis menghapus profil terkelola di konsol Admin yang tidak aktif selama lebih dari periode tidak aktif yang ditentukan. Saat kebijakan tersebut dirilis, periode waktu tidak aktif memiliki nilai default 90 hari. Artinya, semua profil terkelola yang tidak aktif selama lebih dari 90 hari akan dihapus dari akun Anda secara default. Administrator dapat mengubah nilai periode tidak aktif menggunakan kebijakan ini. Nilai maksimum untuk menentukan periode tidak aktif profil adalah 730 hari dan nilai minimumnya adalah 28 hari.
Penurunan nilai kebijakan dari nilai yang sudah ditetapkan mungkin akan berdampak global pada semua profil yang saat ini dikelola. Semua profil yang terpengaruh akan dianggap tidak aktif dan, oleh karena itu, akan dihapus. Tindakan ini tidak akan menghapus akun pengguna. Jika profil yang tidak aktif diaktifkan kembali di perangkat, profil tersebut akan muncul kembali di konsol.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Kebijakan akan diluncurkan pada bulan April (Chrome 136). Penghapusan akan dimulai pada bulan Juni (Chrome 138) dan gelombang awal penghapusan akan selesai pada akhir bulan Juli (Chrome 139). Setelah peluncuran kebijakan penghapusan ini, profil yang tidak aktif akan terus dihapus setelah mencapai periode tidak aktifnya.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang
- Pemfilteran URL di iOS dan Android
Kami akan memperluas kemampuan pemfilteran URL yang ada dari platform desktop ke seluler, sehingga organisasi dapat mengaudit, memperingatkan, atau memblokir URL atau kategori URL tertentu agar tidak dimuat di browser Chrome terkelola atau profil pengguna terkelola di perangkat seluler. Hal ini termasuk memastikan fungsinya bekerja secara lancar dengan Akses Kontekstual (CAA) yang memungkinkan admin menetapkan kebijakan akses berdasarkan konteks pengguna (misalnya peran pengguna, lokasi) dan status perangkat (misalnya perangkat terkelola, kepatuhan keamanan).
- Chrome 136 di Android
- Chrome 137 di Android, iOS
- Memfaktorkan ulang pengalaman pengguna aturan DLP
Kami ingin membuat antarmuka yang lebih mudah digunakan dan efisien untuk aturan DLP khusus Chrome. Hal ini melibatkan desain ulang alur kerja pembuatan aturan di konsol Admin untuk mengakomodasi fitur keamanan yang ada dan yang akan datang dengan lebih baik bagi pelanggan Chrome Enterprise Premium.
- Chrome 137 di Windows, macOS, Linux, ChromeOS
- Konektor pelaporan untuk perangkat seluler
Kami berupaya menyetarakan fitur agar organisasi dapat memantau dan merespons peristiwa keamanan di perangkat seluler, seperti kunjungan situs yang tidak aman dan potensi upaya pemindahan data yang tidak sah, seperti yang dapat dilakukan di versi desktop. Hal ini membantu memastikan keamanan dan penegakan kebijakan yang konsisten di berbagai platform.
- Chrome 137 di Android, iOS
- Connectors API
Kami berencana menyederhanakan proses penyiapan konektor keamanan pihak ketiga dan memungkinkan penyedia mengelola konfigurasi langsung dari UI mereka sendiri. Hal ini bertujuan memudahkan organisasi mengintegrasikan alat dan layanan keamanan pilihan mereka dengan Chrome, sehingga meningkatkan keamanan dan pengelolaan di berbagai platform.
- Chrome 137 di Windows, macOS, Linux, ChromeOS
Ringkasan rilis ChromeOS 136
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Peningkatan fitur Quick Share | ✓ | ||
| Sesi Chrome Desktop Jarak Jauh (CRD) yang dimulai admin | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Pengumpulan log perangkat berbasis peristiwa untuk pemecahan masalah (konsol Admin) | ✓ | ||
| Kebijakan kontrol dengan wajah di ChromeOS | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update ChromeOS
-
Mulai ChromeOS 136, Quick Share memperpanjang durasi mode Dapat dilihat oleh semua orang dari maksimum 5 menit menjadi 10 menit. Fitur ini memungkinkan perangkat Anda berbagi file dengan, serta menerima file dari, perangkat Android dan Chromebook lainnya. Pengguna dapat menyetel visibilitas perangkat, masuk ke mode Dapat dilihat oleh semua orang, mengaktifkan Quick Share, dan mengakses halaman setelan Quick Share, langsung dari Setelan Cepat. Setelan ini dapat dikelola dengan kebijakan NearbyShareAllowed.
-
Admin memulai sesi Chrome Desktop Jarak Jauh (CRD)
Mulai ChromeOS 136, koneksi Chrome Desktop Jarak Jauh (CRD) yang disetujui secara otomatis memungkinkan tim IT mendukung pengguna ChromeOS mereka dengan lebih baik.
Pada rilis sebelumnya, pengguna harus menyetujui koneksi CRD jarak jauh secara manual melalui notifikasi untuk mengizinkan koneksi jarak jauh. Fitur baru ini otomatis menerima koneksi jarak jauh setelah 30 detik (jika pengguna tidak menolak) sekaligus memastikan privasi pengguna melalui kombinasi tindakan, misalnya, persyaratan koneksi ke jaringan terkelola dan aktivitas pengguna akhir dalam 5 menit terakhir. Koneksi CRD yang disetujui secara otomatis diharapkan dapat menyederhanakan alur kerja dukungan secara signifikan sehingga intervensi pengguna akhir tambahan tidak lagi diperlukan.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, ditunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Pengumpulan log perangkat berbasis peristiwa untuk pemecahan masalah (konsol Admin)
Untuk membantu memecahkan masalah perangkat (seperti error atau update OS yang gagal), ChromeOS akan otomatis mengumpulkan dan mengupload log perangkat. Tindakan ini dilakukan jika setelan berikut diaktifkan:
- Aktifkan upload log sistem perangkat: mengaktifkan pengumpulan log secara keseluruhan
- Laporkan informasi OS perangkat -> Status update OS: mengumpulkan data tentang update OS
- Laporkan telemetri perangkat -> Informasi error: mengumpulkan informasi error fatal
Mulai ChromeOS 137, jika muncul masalah, admin IT akan menerima notifikasi yang berisi link langsung ke log yang diupload di halaman detail perangkat ChromeOS di konsol Admin. Anda juga dapat melihat histori peristiwa perangkat. Proses upload log dilakukan maksimal dua kali sehari, dan setiap file biasanya berukuran 400 KB hingga 1 MB.
Untuk mengetahui detailnya, lihat artikel berikut di Pusat Bantuan Chrome Enterprise dan Chrome Education:
-
Kebijakan Kontrol dengan Wajah di ChromeOS
Dengan ChromeOS 137, kami akan memperkenalkan kebijakan baru yang memungkinkan admin memiliki kontrol lebih besar atas akses ke Kontrol dengan Wajah di tingkat organisasi.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Menggunakan gestur wajah & gerakan kepala untuk mengontrol Chromebook melalui Kontrol dengan wajah.
Chrome 135
Ringkasan rilis Chrome 135
| Perubahan browser Chrome | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Pendaftaran profil pihak ketiga dimigrasikan ke alur kode auth OIDC | ✓ | ||
| Penghapusan otomatis hasil download untuk Chrome di iOS | ✓ | ||
| Deteksi formulir sandi yang lebih baik dengan ML | ✓ | ||
| Bantuan LLM klien dalam memitigasi scam | ✓ | ||
| Penghentian penggunaan peristiwa mutasi | ✓ | ||
| Peringatan berbasis ekstensi jenis file download - koreksi dokumentasi | ✓ | ||
| Peningkatan ekstensi di Desktop Chrome | ✓ | ✓ | |
| Konektor Kepercayaan Perangkat Generik | ✓ | ||
| Penghapusan kebijakan perusahaan Akses Jaringan Pribadi | ✓ | ||
| Penghapusan kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled | ✓ | ||
| Peningkatan setelan, pintasan situs, dan tema di Chrome Desktop | ✓ | ||
| Penghentian Pengelola Sandi lama di Chrome di Android | ✓ | ||
| Cookie pihak ketiga selalu diblokir dalam mode Samaran | ✓ | ||
| Pembuatan klien service worker dan pewarisan pengontrol service worker untuk iframe srcdoc | ✓ | ||
| Pencegahan pelacakan HSTS | ✓ | ||
| Penghapusan metode navigator.xr.supportsSession yang tidak digunakan lagi | ✓ | ||
| Penghapusan tombol Command Line --load-extension di Google Chrome | ✓ | ||
| Kebijakan baru di browser Chrome | ✓ | ||
| Kebijakan yang dihapus di browser Chrome | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Dukungan SSO yang dapat diperluas dari Apple untuk Chrome di macOS | ✓ | ✓ | |
| Konten baru di halaman Temukan di Chrome Web Store untuk pengguna terkelola | ✓ | ✓ | |
| Perubahan Chrome Enterprise Premium | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Tidak ada update di Chrome 135. | |||
| Perubahan browser Chrome mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Persyaratan direktori data kustom port proses debug jarak jauh | ✓ | ||
| Partisi URL Blob: Pengambilan/Navigasi | ✓ | ||
| Penghentian penggunaan pengambil Intl Locale Info API | ✓ | ||
| Update FedCM | ✓ | ||
| Partisi histori link :visited | ✓ | ||
| Kebijakan Origin yang Sama yang Ketat untuk Storage Access API | ✓ | ||
| Penghapusan penggantian SwiftShader | ✓ | ||
| Tidak mengizinkan spasi di host URL non-file:// | ✓ | ||
| Chrome akan menghapus dukungan untuk macOS 11 | ✓ | ||
| Aplikasi Web Terisolasi (IWA) | ✓ | ||
| Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5 | ✓ | ||
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Peningkatan performa dan skalabilitas pelaporan konsol Admin | ✓ | ||
| Perintah jarak jauh dan ekspor CSV baru untuk Daftar Profil Terkelola | ✓ | ||
| Halaman landing Ringkasan baru untuk Chrome Enterprise Core | ✓ | ||
| Logging dan pelaporan Alamat IP | ✓ | ||
| Penghapusan profil tidak aktif di Chrome Enterprise Core | ✓ | ✓ | |
| Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Pemfilteran URL di iOS dan Android | ✓ | ||
| Pemfaktoran ulang pengalaman pengguna aturan DLP | ✓ | ||
| Konektor pelaporan untuk perangkat seluler | ✓ | ||
| Connectors API | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Perubahan browser Chrome
- Pendaftaran profil pihak ketiga dimigrasikan ke alur kode auth OIDC
Chrome 135 memigrasikan halaman landing untuk pendaftaran profil dari situs pemasaran ke situs dinamis. Update ini juga memigrasikan alur implisit OpenID Connect (OIDC) ke alur kode auth. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan keamanan dan pengalaman pengguna untuk profil terkelola pihak ketiga (3P).
- Chrome 135 di Windows
- Penghapusan otomatis hasil download untuk Chrome di iOS
Pengguna browser Chrome di iOS kini dapat memilih opsi untuk otomatis menghapus hasil download browser mereka secara terjadwal.
Fitur ini mungkin akan meningkatkan performa perangkat terkait kapasitas penyimpanan, dan meningkatkan privasi dengan mengotomatiskan penghapusan file yang mungkin terlupakan oleh pengguna.
- Chrome 135 di iOS
Eksperimen awal 1% khusus di Chrome 135 untuk iOS. Tidak ada peluncuran yang direncanakan untuk platform lain.
- Chrome 135 di iOS
- Deteksi formulir sandi yang lebih baik dengan ML
Chrome 135 memperkenalkan model Machine Learning (ML) sisi klien baru untuk mengurai formulir sandi di web dengan lebih baik guna meningkatkan akurasi deteksi dan pengisian. Anda dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan PasswordManagerEnabled.
- Chrome 135 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Bantuan LLM klien dalam memitigasi scam
Pengguna di web menghadapi jumlah dan jenis scam yang signifikan setiap harinya. Untuk memerangi scam ini, Chrome 135 menggunakan Model Bahasa Besar (LLM) di perangkat untuk mengidentifikasi situs scam bagi pengguna Perlindungan yang ditingkatkan. Chrome mengirimkan konten halaman ke LLM di perangkat untuk menyimpulkan sinyal terkait keamanan halaman tersebut. Selanjutnya, Chrome mengirim sinyal ini ke sisi server Safe Browsing untuk mendapatkan keputusan akhir. Jika metode ini diaktifkan, Chrome mungkin menggunakan lebih banyak bandwidth untuk mendownload LLM.
- Chrome 134 di Linux, macOS, Windows
Mengumpulkan nama merek dan ringkasan intent halaman yang meminta API kunci keyboard untuk mengidentifikasi situs scam. - Chrome 135 di Linux, macOS, Windows
Menampilkan peringatan kepada pengguna yang didasarkan pada keputusan server yang menggunakan nama merek dan ringkasan intent halaman yang meminta API kunci keyboard.
- Chrome 134 di Linux, macOS, Windows
- Menghentikan penggunaan peristiwa mutasi
Peristiwa mutasi sinkron, termasuk
DOMSubtreeModified,DOMNodeInserted,DOMNodeRemoved,DOMNodeRemovedFromDocument,DOMNodeInsertedIntoDocument, danDOMCharacterDataModified, berdampak negatif terhadap performa halaman, serta meningkatkan kompleksitas penambahan fitur baru ke Web secara signifikan. API ini tidak digunakan lagi dari spesifikasinya pada tahun 2011, dan diganti (pada tahun 2012) dengan Mutation Observer API yang jauh lebih baik. Penggunaan peristiwa mutasi yang sudah tidak berlaku harus dihapus atau dimigrasikan ke Mutation Observer.Mulai Chrome 124, kebijakan perusahaan sementara, MutationEventsEnabled, tersedia untuk mengaktifkan kembali peristiwa mutasi yang tidak digunakan lagi atau yang dihapus. Untuk membaca lebih lanjut, lihat postingan blog Chrome untuk Developer. Jika mengalami masalah, Anda dapat melaporkan bug Chromium.
Dukungan peristiwa mutasi dinonaktifkan secara default, sejak Chrome 127, atau sekitar 30 Juli 2024. Kode harus sudah dimigrasikan sebelum tanggal tersebut untuk menghindari kerusakan situs. Jika diperlukan lebih banyak waktu, ada beberapa opsi:
- Uji Coba Penghentian Penggunaan Peristiwa Mutasi dapat digunakan untuk mengaktifkan kembali fitur selama waktu yang terbatas di situs tertentu. Opsi ini dapat digunakan hingga Chrome 135 yang berakhir pada 25 Maret 2025.
- Kebijakan perusahaan MutationEventsEnabled juga dapat digunakan untuk tujuan yang sama, hingga Chrome 135.
- Chrome 135 di Android, Linux, macOS, Windows: Kebijakan Enterprise MutationEventsEnabled tidak akan lagi digunakan.
- Peringatan berbasis ekstensi jenis file download - koreksi dokumentasi
Kami telah memperbarui dokumentasi kebijakan untuk ExemptDomainFileTypePairsFromFileTypeDownloadWarnings agar mencerminkan interaksinya dengan kebijakan DownloadRestrictions dengan benar. Perilaku di Chrome tidak berubah.
Perilakunya adalah: ExemptDomainFileTypePairsFromFileTypeDownloadWarnings dapat menentukan pengecualian yang mengabaikan setelan DownloadRestrictions untuk memblokir jenis file berbahaya. Jenis tindakan keamanan lain yang ditentukan oleh DownloadRestrictions, seperti memblokir download berbahaya, tidak dapat diabaikan oleh ExemptDomainFileTypePairsFromFileTypeDownloadWarnings.
- Chrome 135 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Tidak ada perubahan pada Chrome - hanya perubahan dokumentasi.
- Chrome 135 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Peningkatan ekstensi di Desktop Chrome
Di Chrome 135 untuk Desktop, beberapa pengguna yang login ke Chrome saat menginstal ekstensi baru kini dapat menggunakan dan menyimpan ekstensi di Akun Google mereka.
Ekstensi pengontrol kebijakan perusahaan yang relevan, serta BrowserSignin, SyncDisabled, atau SyncTypesListDisabled, terus berfungsi seperti sebelumnya, sehingga admin dapat mengonfigurasi apakah pengguna dapat menggunakan dan menyimpan item di Akun Google mereka atau tidak.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang cara menggunakan ekstensi di komputer mana pun, lihat Menginstal dan mengelola ekstensi di Pusat Bantuan Chrome Web Store.
Catatan: Perubahan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran model identitas baru di Chrome Desktop. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Login dan sinkronisasi di Chrome.
- Chrome 135 di Linux, macOS, Windows
- Konektor Kepercayaan Perangkat Generik
Integrasi yang dibuat melalui Konektor Kepercayaan Perangkat memungkinkan pelanggan menerapkan kontrol terperinci untuk autentikasi ke resource perusahaan, misalnya aplikasi SaaS atau intranet perusahaan, berdasarkan properti perangkat pengguna akhir dan instance browser yang dikirim oleh Chrome. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Mengelola konektor kepercayaan perangkat Chrome Enterprise.
- Chrome 135 di Windows
- Menghapus kebijakan perusahaan Akses Jaringan Pribadi
Akses Jaringan Pribadi (PNA 1.0) adalah fitur keamanan yang tidak dikirimkan dan dirancang untuk membatasi akses situs ke jaringan lokal. Masalah pada kemampuan deployment menyebabkan PNA 1.0 tidak berhasil dikirimkan secara default, karena tidak kompatibel dengan terlalu banyak perangkat yang ada.
PNA 1.0 mengharuskan perubahan pada perangkat di jaringan lokal. Sebagai gantinya, Chrome menerapkan proposal yang diperbarui, Akses Jaringan Pribadi 2.0 (PNA 2.0). PNA 2.0 hanya mengharuskan perubahan pada situs yang perlu mengakses jaringan lokal, bukan perubahan pada perangkat di jaringan lokal. Situs jauh lebih mudah diperbarui daripada perangkat, sehingga pendekatan ini akan jauh lebih mudah diluncurkan.
PNA 1.0 hanya dapat diterapkan melalui kebijakan perusahaan. Untuk menghindari regresi keamanan bagi pelanggan perusahaan yang mengaktifkan PNA 1.0 sebelum mengirimkan PNA 2.0, kami akan mempertahankan kebijakan PrivateNetworkAccessRestrictionsEnabled, yang menyebabkan Chrome mengirim pesan preflight khusus, sampai kebijakan tersebut tidak kompatibel dengan PNA 2.0.
Chrome 135 menghapus kebijakan InsecurePrivateNetworkRequestsAllowedForUrls dan InsecurePrivateNetworkRequestsAllowed, yang melonggarkan pembatasan PNA 1.0. Kedua kebijakan tersebut saat ini tidak berpengaruh, karena PNA 1.0 tidak disertakan, dan keduanya tidak akan berarti setelah PNA 1.0 dihapus.
PNA 2.0 dijelaskan dalam penjelasan ini di GitHub.
- Chrome 135 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
Penghapusan kebijakan InsecurePrivateNetworkRequestsAllowedForUrls dan InsecurePrivateNetworkRequestsAllowed.
- Chrome 137 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
Penghapusan PrivateNetworkAccessRestrictionsEnabled.
- Chrome 135 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Menghapus kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled
Karena adanya masalah yang tidak terduga, kami berencana menghapus kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled di Chrome 135. Jika ada masukan tentang penghapusan ini, Anda dapat melaporkan bug Chromium.
- Chrome 132 di Windows
Penghentian penggunaan kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled
- Chrome 135 di Windows
Penghapusan kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled
- Chrome 132 di Windows
- Peningkatan setelan, pintasan situs, dan tema di Chrome Desktop
Di Chrome 135 di Desktop, untuk pengguna yang baru login ke Chrome atau yang mengaktifkan Sinkronisasi, setelan, pintasan situs, dan tema yang disinkronkan ke Akun Google mereka kini akan dipisah dari setelan lokal, yaitu setelan saat mereka logout atau saat Sinkronisasi dinonaktifkan.
Tindakan ini memungkinkan berbagi data yang jauh lebih sedikit dibandingkan sebelumnya: setelan lokal tidak akan otomatis diupload saat pengguna login atau mengaktifkan Sinkronisasi, dan tidak ada setelan dari akun yang tertinggal di perangkat saat Sinkronisasi dinonaktifkan.
Kebijakan perusahaan yang ada, SyncDisabled dan SyncTypesListDisabled, akan terus berlaku sehingga admin dapat membatasi atau menonaktifkan fitur Sinkronisasi jika mereka menginginkannya. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Mengelola pengguna yang dapat menyinkronkan setelan browser.
Catatan: Perubahan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran model identitas baru di Chrome Desktop.
- Chrome 135 di Linux, macOS, Windows
- Penghentian Pengelola Sandi lama di Chrome di Android
Pengguna dengan Layanan Google Play versi lama akan kehilangan fungsi Pengelola Sandi di Chrome. Langkah ini diambil untuk menghentikan Pengelola Sandi lama di Chrome di Android. Pengguna tersebut dapat mendownload file CSV yang berisi sandi mereka dari Setelan Chrome dan mengimpornya ke Pengelola Sandi pilihan mereka. Pengelola Sandi Google yang baru tersedia di perangkat dengan Layanan Google Play versi terbaru.
- Chrome 135 di Android
- Cookie pihak ketiga selalu diblokir dalam mode Samaran
Mulai Chrome 135, cookie pihak ketiga akan diblokir untuk pengguna mode Samaran, dan tidak ada cara untuk mengaktifkannya kembali secara global. Kontrol tingkat situs untuk mengizinkan cookie pihak ketiga tidak akan diubah.
Dengan peluncuran ini, kebijakan BlockThirdPartyCookies hanya berlaku untuk mode reguler jika ditetapkan ke salah, bukan mode Samaran. Tidak ada perubahan yang terjadi jika kebijakan ini ditetapkan ke benar atau tidak ditetapkan. Kebijakan CookieAllowedForUrls juga tidak akan berubah, dan akan terus berlaku dalam mode reguler dan Samaran, karena kebijakan ini berlaku di tingkat situs, bukan secara global.
- Chrome 135 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Membuat klien service worker dan mewarisi pengontrol service worker untuk iframe srcdoc
Dokumen konteks srcdoc sebelumnya bukan merupakan klien service worker dan tidak tercakup oleh service worker halaman induknya. Hal ini menimbulkan beberapa perbedaan (misalnya Resource Timing melaporkan URL yang dimuat dokumen ini, tetapi service worker tidak mencegatnya).
Untuk mengoreksi perbedaan ini, Chrome 135 membuat klien service worker untuk iframe srcdoc dan membuatnya mewarisi pengontrol service worker halaman induknya.
- Chrome 135 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pencegahan pelacakan HSTS
HTTP Strict Transport Security (HSTS) memungkinkan situs mendeklarasikan bahwa situs tersebut hanya dapat diakses melalui koneksi aman.
Di Chrome 135, pencegahan pelacakan HSTS memitigasi pelacakan pengguna oleh pihak ketiga yang menggunakan cache HSTS. Kebijakan ini hanya mengizinkan upgrade HSTS untuk navigasi tingkat teratas dan memblokir upgrade HSTS untuk permintaan sub-resource. Tindakan ini mencegah situs pihak ketiga menggunakan cache HSTS untuk melacak pengguna di seluruh web. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, baca penjelasan tentang Pencegahan Pelacakan HSTS ini di GitHub.
- Chrome 135 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghapus metode navigator.xr.supportsSession yang tidak digunakan lagi
Chrome 135 menghapus metode
navigator.xr.supportsSession, yang diganti dalam spesifikasi WebXR dengan metodenavigator.xr.isSessionSupportedpada September 2019 setelah menerima masukan tentang bentuk API dari TAG. Sejak itu, API ini telah ditandai sebagai tidak digunakan lagi di Chromium, sehingga menghasilkan peringatan konsol yang mengalihkan developer ke API yang diupdate.Penggunaan panggilan sangat rendah, seperti yang ditunjukkan oleh metrik penggunaan Status Chrome. Selain itu, semua framework utama yang digunakan untuk membangun konten WebXR telah dikonfirmasi telah diupdate untuk menggunakan panggilan yang lebih baru.
- Chrome 135 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghapus tombol command line --load-extension di Google Chrome
Mulai Chrome 137, untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas browser Chrome bagi pengguna kami, kemampuan pemuatan ekstensi melalui tanda command line
--load-extensionakan dihentikan penggunaannya dalam build resmi bermerek Chrome. Perubahan ini bertujuan untuk mengurangi risiko yang terkait dengan ekstensi berbahaya dan tidak diinginkan.Dengan mengaktifkan mode developer, Anda dapat memuat ekstensi mode developer menggunakan tombol Muat ekstensi mode developer di halaman pengelolaan ekstensi (
chrome://extensions/). Developer masih dapat menggunakan --tombol load-extension dalam build tanpa merek seperti Chromium dan Chrome for Testing.- Chrome 135 di Windows, macOS, Linux, ChromeOS
- Kebijakan baru di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi DownloadRestrictions Memblokir download dan jenis file yang berbahaya PartitionedBlobUrlUsage Memilih apakah URL Blob akan dipartisi selama pengambilan dan navigasi ExtensibleEnterpriseSSOBlocklist Daftar yang tidak diizinkan berisi penyedia identitas yang tidak dapat menggunakan SSO Perusahaan yang Dapat Diperluas untuk browser EnterpriseSearchAggregatorSettings Setelan agregator penelusuran perusahaan (Beta) ProfilePickerOnStartupAvailability Ketersediaan pemilih profil saat sistem dimulai
- Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi ThirdPartyBlockingEnabled Mengaktifkan pemblokiran injeksi software pihak ketiga KeyboardFocusableScrollersEnabled Mengaktifkan scroller keyboard yang dapat difokuskan
Perubahan Chrome Enterprise Core
- Dukungan SSO yang dapat diperluas dari Apple untuk Chrome di macOS
Chrome 135 di macOS mendukung autentikasi yang lancar bagi penyedia identitas yang diaktifkan melalui ekstensi Single Sign On (SSO) Perusahaan yang dikonfigurasi OS. Untuk rilis awal ini, Chrome memungkinkan pengguna akhir di browser terkelola login ke resource yang diautentikasi Microsoft Entra tanpa perlu memasukkan kredensial apa pun. SSO yang dapat diperluas harus dikonfigurasi sebelumnya di lingkungan Anda dan di-deploy dengan solusi pengelolaan perangkat perusahaan terkaitnya. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Menggunakan dukungan Single Sign-on yang Dapat Diperluas dari Apple di Chrome.
- Mulai Chrome 135 di macOS
- Konten baru di halaman Temukan di Chrome Web Store untuk pengguna terkelola
Chrome Web Store kini menampilkan koleksi hasil seleksi baru yang terkait dengan produktivitas, pengelolaan project, dan kolaborasi di halaman Temukan untuk pengguna terkelola. Tujuannya adalah membantu pengguna akhir menemukan ekstensi terkait pekerjaan yang berguna dan lebih relevan dengan lebih cepat.
Sebagai Administrator, Anda dapat mengontrol tampilan Chrome Web Store untuk pengguna terkelola menggunakan setelan Chrome Web Store (sebelumnya diumumkan di Chrome 132).
- Chrome 135: Rilis bertahap mulai 1 April 2025.
Perubahan Chrome Enterprise Premium
Tidak ada update untuk Chrome Enterprise Premium di Chrome 135.
Baca lebih lanjut perbedaan antara Chrome Enterprise Core and Chrome Enterprise Premium.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser Chrome mendatang
- Persyaratan direktori data kustom port proses debug jarak jauh
Proses debug jarak jauh melalui port TCP atau pipe tidak akan dapat dilakukan lagi di Google Chrome dengan direktori data default di Windows, Linux, dan macOS.
Direktori data kustom harus ditentukan untuk men-debug Google Chrome dari jarak jauh menggunakan tombol
--user-data-dirsaat menggunakan tombol--remote-debugging-pipeatau--remote-debugging-port.Alasan perubahan ini adalah karena tombol proses debug jarak jauh tersebut disalahgunakan oleh infostealer dan malware untuk mengekstrak data dari Google Chrome. Direktori data pengguna kustom menggunakan kunci enkripsi yang berbeda sehingga malware tidak dapat lagi mencuri data terenkripsi seperti cookie.
Perubahan ini tidak memengaruhi Chrome for Testing dan Chromium.
- Chrome 136 di Linux, macOS, Windows
- Partisi URL Blob: Pengambilan/Navigasi
Untuk melanjutkan Partisi Penyimpanan, Chromium akan menerapkan partisi akses URL Blob menurut Kunci Penyimpanan (situs tingkat teratas, origin frame, dan boolean has-cross-site-ancestor), kecuali navigasi tingkat teratas yang akan tetap dipartisi hanya menurut origin frame. Perilaku ini mirip dengan perilaku yang diterapkan oleh Firefox dan Safari saat ini, serta menyelaraskan penggunaan URL Blob dengan skema partisi yang digunakan API penyimpanan lain sebagai bagian dari Partisi Penyimpanan. Selain itu, Chromium akan menerapkan noopener pada navigasi tingkat teratas yang dimulai perender ke URL Blob yang situs tujuannya bersilangan dengan situs tingkat teratas yang melakukan navigasi. Hal ini menyelaraskan Chromium dengan perilaku serupa di Safari, dan spesifikasi yang relevan telah diperbarui untuk mencerminkan perubahan ini.
Perubahan ini dapat dikembalikan untuk sementara dengan menetapkan kebijakan PartitionedBlobURLUsage. Kebijakan ini tidak akan lagi digunakan saat kebijakan perusahaan terkait partisi penyimpanan lain tidak digunakan lagi.
- Chrome 136 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghentikan penggunaan pengambil Intl Locale Info API
Intl Locale Info API adalah proposal TC39 ECMAScript Tahap 3 untuk meningkatkan objek Intl.Locale dengan mengekspos informasi lokalitas, seperti data minggu (hari pertama dalam seminggu, hari pertama akhir pekan, hari terakhir akhir pekan, hari minimum dalam minggu pertama), dan siklus jam arah teks yang digunakan di lokalitas.
Kami menyertakan penerapan di Chrome 99, tetapi kemudian di proposal, kami melakukan beberapa perubahan di Tahap 3 dan memindahkan beberapa pengambil ke fungsi. Kami berencana menghapus pengambil yang tidak digunakan lagi dan meluncurkan kembali fungsi tersebut dengan nama baru.
- Chrome 136 di Windows, macOS, Linux, Android
- Update FedCM
Mulai Chrome 136, Federated Credential Management API (FedCM) akan dapat menampilkan beberapa penyedia identitas dalam dialog yang sama. Hal ini akan memberi developer cara mudah untuk menampilkan semua penyedia identitas yang didukung kepada pengguna. Kami berencana menangani kasus yang sederhana terlebih dahulu yakni menempatkan semua penyedia dalam panggilan get() yang sama.
Kami berencana menghapus dukungan untuk penambahan akun lain dalam mode pasif FedCM. Fitur ini memungkinkan tombol Gunakan akun lain ditampilkan bersama akun IdP lain di pemilih. Fitur ini saat ini tidak digunakan, dan percakapan UX menunjukkan bahwa jika hal ini didukung, alur akan menjadi lebih rumit tanpa memberi banyak manfaat. Fitur ini akan tetap berfungsi dalam mode aktif FedCM.
- Chrome 136 di Windows, macOS, Linux, Android
- Partisi histori link :visited
Untuk menghilangkan kebocoran histori penjelajahan pengguna, elemen anchor diberi gaya sebagai
:visitedhanya jika telah diklik sebelumnya dari situs tingkat teratas dan origin frame. Di sisi browser, hal ini berarti hashtable VisitedLinks kini dipartisi dengan tiga lapis kunci, atau dengan menyimpan <link URL, top-level site, frame origin> untuk setiap link yang dikunjungi. Dengan hanya menata gaya link yang telah diklik sebelumnya di situs dan frame ini, banyak serangan side-channel yang telah dikembangkan untuk mendapatkan informasi gaya link:visitedkini tidak berlaku lagi, karena tidak lagi memberikan informasi baru tentang pengguna kepada situs.Ada pengecualian untuk self-link, yaitu link ke halaman situs sendiri dapat diberi gaya
:visitedmeskipun belum pernah diklik sebelumnya di situs tingkat teratas dan origin frame yang sama. Pengecualian ini hanya diaktifkan di frame atau subframe tingkat teratas, dan memiliki origin yang sama dengan frame tingkat teratas. Manfaat privasi di atas masih dapat dicapai karena situs sudah mengetahui subhalaman mana yang telah dikunjungi pengguna, sehingga tidak ada informasi baru yang terekspos. Pengecualian yang diminta komunitas ini juga meningkatkan pengalaman pengguna.- Chrome 136 di Windows, macOS, Linux, Android
- Kebijakan Origin yang Sama yang Ketat untuk Storage Access API
Chrome 136 akan menyesuaikan semantik Storage Access API agar mengikuti secara ketat kebijakan Origin yang Sama guna meningkatkan keamanan. Artinya, penggunaan
document.requestStorageAccess()dalam frame hanya akan melampirkan cookie ke permintaan ke origin iframe (bukan situs) secara default.Catatan: kebijakan CookiesAllowedForUrls atau header Storage Access masih dapat digunakan untuk berhenti memblokir cookie lintas situs.
- Chrome 136 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghapus penggantian SwiftShader
Mulai Chrome 137, kami berencana menghentikan penggantian otomatis ke WebGL yang didukung oleh SwiftShader. Pembuatan konteks WebGL akan gagal, bukan diganti ke SwiftShader. Kami berencana menghapus penggantian SwiftShader karena dua alasan utama:
- SwiftShader merupakan risiko keamanan yang tinggi karena kode JIT yang berjalan dalam proses GPU Chromium.
- Pengguna memiliki pengalaman buruk saat beralih dari WebGL yang didukung GPU berperforma tinggi ke penerapan yang didukung CPU. Pengguna tidak memiliki kontrol atas perilaku ini dan sulit menjelaskannya dalam laporan bug.
SwiftShader adalah alat yang berguna bagi developer web untuk menguji situs mereka di sistem headless atau sistem yang tidak memiliki GPU yang didukung. Kasus penggunaan ini akan tetap didukung jika diaktifkan, tetapi tidak ditujukan untuk menjalankan konten yang tidak tepercaya.
Untuk mengizinkan SwiftShader untuk WebGL dan memilih jaminan keamanan yang lebih rendah, jalankan file Chrome yang dapat dieksekusi dengan tombol command line
--enable-unsafe-swiftshader.Selama periode penghentian penggunaan, peringatan akan muncul di konsol JavaScript saat konteks WebGL dibuat dan didukung dengan SwiftShader. Meneruskan
--enable-unsafe-swiftshaderakan menghapus pesan peringatan ini.Chromium dan browser lainnya tidak menjamin ketersediaan WebGL. Anda dapat menguji dan menangani kegagalan pembuatan konteks WebGL dan kembali menggunakan API web lain seperti Canvas2D atau pesan yang sesuai kepada pengguna.
- Chrome 137 di Windows, macOS, Linux, Android
- Tidak mengizinkan spasi di host URL non-file://
Sebagaimana dijelaskan dalam spesifikasi WhatWG.org, host URL tidak boleh berisi karakter spasi, tetapi saat ini penguraian URL di Chromium mengizinkan spasi di host.
Hal ini menyebabkan Chromium gagal dalam beberapa pengujian yang ada dalam Interop2024 'URL HTTPS untuk WebSocket' dan fokus area URL.
Agar Chromium memenuhi spesifikasi, kami ingin menghapus spasi dari host URL sepenuhnya, tetapi ini sulit karena spasi digunakan di bagian host di URL
file://Windows. Untuk mengetahui detail lebih lanjut, lihat diskusi di GitHub.Fitur ini akan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan agar Chromium semakin memenuhi spesifikasi dengan melarang spasi hanya di URL non-file.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Chrome akan menghapus dukungan untuk macOS 11
Chrome 138 akan menjadi rilis terakhir yang mendukung macOS 11; Chrome 139 dan seterusnya tidak akan lagi mendukung macOS 11 karena sudah berada di luar periode dukungan dari Apple. Menjalankan sistem operasi yang didukung sangat penting untuk menjaga keamanan.
Di Mac yang menjalankan macOS 11, Chrome akan terus berfungsi dan menampilkan kolom info peringatan, tetapi tidak akan mendapatkan pembaruan lagi. Jika ingin mendapatkan pembaruan Chrome, pengguna harus memperbarui komputer ke versi macOS yang didukung.
Untuk penginstalan baru Chrome 139 dan seterusnya, diperlukan macOS 12 atau yang lebih baru.
- Chrome 139 di Windows, macOS
- Aplikasi Web Terisolasi (IWA)
Aplikasi Web Terisolasi (IWA) adalah ekstensi dari pekerjaan yang ada pada penginstalan PWA dan Web Packaging yang memberikan perlindungan lebih kuat terhadap penyusupan server dan gangguan lainnya, serta diperlukan bagi developer aplikasi yang membutuhkan keamanan tinggi.
Aplikasi ini tidak dihosting di server web yang aktif dan diambil melalui HTTPS, melainkan dikemas ke dalam Paket Web, yang ditandatangani oleh developer-nya, dan didistribusikan kepada pengguna akhir melalui satu atau beberapa potensi metode yang dijelaskan dalam Memulai Aplikasi Web Terisolasi (IWA).
Dalam rilis awal, IWA hanya dapat diinstal melalui kebijakan di perangkat ChromeOS yang dikelola perusahaan.
- Chrome 140 di Windows
Peluncuran ini menambahkan dukungan untuk Aplikasi Web Terisolasi (IWA) dalam konfigurasi browser yang dikelola perusahaan di Windows.
- Chrome 140 di Windows
- Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5
Panggilan Chrome ke SafeBrowsing API v4 API akan dimigrasikan untuk memanggil SafeBrowsing API v5. Nama metode juga akan berbeda antara v4 dan v5.
Jika admin memiliki daftar hijau URL khusus v4 untuk mengizinkan permintaan jaringan ke
https://safebrowsing.googleapis.com/v4*, daftar tersebut harus diubah untuk mengizinkan permintaan jaringan ke seluruh domain:safebrowsing.googleapis.com. Jika tidak, permintaan jaringan ke API v5 yang ditolak akan menyebabkan regresi keamanan bagi pengguna.- Chrome 145 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Peluncuran ini akan dilakukan secara bertahap.
- Chrome 145 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome mulai mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows secara langsung. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan perusahaan UiAutomationProviderEnabled, yang tersedia sejak Chrome 125, untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung di Chrome 136, dan akan dihapus di Chrome 137. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang disebabkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk seluruh populasi, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator Enterprise dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 147 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang
-
Peningkatan performa dan skalabilitas pelaporan konsol Admin untuk pelanggan besar
Chrome Enterprise Core akan meluncurkan perubahan infrastruktur software yang bertujuan meningkatkan performa, akurasi, dan skalabilitas banyak halaman dan laporan di konsol Admin. Halaman dan laporan yang terpengaruh di konsol Admin meliputi (tetapi tidak terbatas pada):
- Laporan versi
- Laporan Penggunaan Aplikasi & Ekstensi
- Halaman Detail Ekstensi
- Halaman Insight Chrome untuk browser
Perubahan ini rencananya diluncurkan bertahap antara April dan Juli 2025.
- Mulai April 2025, hingga Juli 2025
-
Perintah jarak jauh dan ekspor CSV baru untuk Daftar Profil Terkelola
Kami berencana menambahkan tindakan Ekspor CSV serta perintah jarak jauh Hapus cache dan Hapus cookie di daftar Profil terkelola. Anda akan dapat memilih satu atau beberapa profil dan menjalankan perintah jarak jauh.
- Ekspor CSV: Mulai Chrome 135 di Android, Linux, macOS, Windows
- Perintah Jarak Jauh: Mulai Chrome 136 di Linux, macOS, Windows
-
Halaman landing Ringkasan baru untuk Chrome Enterprise Core
Halaman ringkasan baru ini akan berada di bagian browser Chrome di konsol Admin dan akan menampilkan informasi berguna tentang deployment Anda, seperti ringkasan deployment browser dan profil, ringkasan versi Chrome yang dilaporkan, dan ekstensi yang diinstal. Misalnya, insight tersebut akan memungkinkan Anda mengidentifikasi dengan cepat browser yang tidak aktif dan browser yang menunggu diupdate. Anda juga dapat melihat antrean permintaan ekstensi dengan cepat dan meninjau ekstensi yang telah dikonfigurasi.
- Mulai Chrome 135 untuk akses awal Penguji Tepercaya
-
Logging dan pelaporan Alamat IP
Chrome Enterprise meningkatkan kemampuan pemantauan keamanan dan respons insidennya dengan mengumpulkan dan melaporkan alamat IP lokal dan jarak jauh serta mengirim alamat IP tersebut ke Log Investigasi Keamanan (SIT). Chrome Enterprise juga memungkinkan admin mengirim alamat IP ini ke penyedia Manajemen Informasi dan Peristiwa Keamanan (SIEM) internal dan pihak ketiga melalui konektor Pelaporan Chrome Enterprise.
Fitur ini akan tersedia untuk pelanggan Chrome Enterprise Core.
- Chrome 136 di Windows, macOS, Linux
-
Penghapusan profil tidak aktif di Chrome Enterprise Core
Pada April 2025 (Chrome 136), kebijakan periode tidak aktif untuk penghapusan profil akan mulai diluncurkan. Pada Juni 2025 (Chrome 138), kebijakan ini akan mulai otomatis menghapus profil terkelola di konsol Admin yang tidak aktif selama lebih dari periode tidak aktif yang ditentukan. Saat kebijakan tersebut dirilis, periode waktu tidak aktif memiliki nilai default 90 hari. Artinya, semua profil terkelola yang tidak aktif selama lebih dari 90 hari akan dihapus dari akun Anda secara default. Administrator dapat mengubah nilai periode tidak aktif menggunakan kebijakan ini. Nilai maksimum untuk menentukan periode tidak aktif profil adalah 730 hari dan nilai minimumnya adalah 28 hari.
Penurunan nilai kebijakan dari nilai yang sudah ditetapkan mungkin akan berdampak global pada semua profil yang saat ini dikelola. Semua profil yang terpengaruh akan dianggap tidak aktif dan, oleh karena itu, akan dihapus. Tindakan ini tidak akan menghapus akun pengguna. Jika profil yang tidak aktif diaktifkan kembali di perangkat, profil tersebut akan muncul kembali di konsol.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Kebijakan akan diluncurkan pada bulan April (Chrome 136). Penghapusan akan dimulai pada bulan Juni (Chrome 138) dan gelombang awal penghapusan akan selesai pada akhir bulan Juli (Chrome 139). Setelah peluncuran kebijakan penghapusan ini, profil yang tidak aktif akan terus dihapus setelah mencapai periode tidak aktifnya.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang
- Pemfilteran URL di iOS dan Android
Kami akan memperluas kemampuan pemfilteran URL yang ada dari platform desktop ke seluler, sehingga organisasi dapat mengaudit, memperingatkan, atau memblokir URL atau kategori URL tertentu agar tidak dimuat di browser Chrome terkelola atau profil pengguna terkelola di perangkat seluler. Hal ini termasuk memastikan fungsinya bekerja secara lancar dengan Akses Kontekstual (CAA) yang memungkinkan admin menetapkan kebijakan akses berdasarkan konteks pengguna (misalnya peran pengguna, lokasi) dan status perangkat (misalnya perangkat terkelola, kepatuhan keamanan).
- Chrome 136 di Android
- Chrome 137 di Android, iOS
- Memfaktorkan ulang pengalaman pengguna aturan DLP
Kami ingin membuat antarmuka yang lebih mudah digunakan dan efisien untuk aturan DLP khusus Chrome. Hal ini melibatkan desain ulang alur kerja pembuatan aturan di konsol Admin untuk mengakomodasi fitur keamanan yang ada dan yang akan datang dengan lebih baik bagi pelanggan Chrome Enterprise Premium.
- Chrome 137 di Windows, macOS, Linux, ChromeOS
- Konektor pelaporan untuk perangkat seluler
Kami berupaya menyetarakan fitur agar organisasi dapat memantau dan merespons peristiwa keamanan di perangkat seluler, seperti kunjungan situs yang tidak aman dan potensi upaya pemindahan data yang tidak sah, seperti yang dapat dilakukan di versi desktop. Hal ini membantu memastikan keamanan dan penegakan kebijakan yang konsisten di berbagai platform.
- Chrome 137 di Android, iOS
- Connectors API
Kami berencana menyederhanakan proses penyiapan konektor keamanan pihak ketiga dan memungkinkan penyedia mengelola konfigurasi langsung dari UI mereka sendiri. Hal ini bertujuan memudahkan organisasi mengintegrasikan alat dan layanan keamanan pilihan mereka dengan Chrome, sehingga meningkatkan keamanan dan pengelolaan di berbagai platform.
- Chrome 137 di Windows, macOS, Linux, ChromeOS
Ringkasan rilis ChromeOS 135
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Kebijakan ChromeOS untuk masa pakai baterai | ✓ | ||
| Stack Bluetooth Android, Fluoride, di ChromeOS Flex | ✓ | ||
| Kebijakan daftar yang diberi akses ke penyimpanan eksternal | ✓ | ||
| Penelusuran konten gambar | ✓ | ||
| Sambungan Cepat untuk perangkat input yang kompatibel | ✓ | ||
| Tombol Mouse di ChromeOS | ✓ | ||
| Peningkatan fitur kontrol dengan wajah | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Penghentian mendatang untuk Aplikasi Chrome yang diinstal pengguna | ✓ | ✓ | |
| Wallpaper bentuk bebas di ChromeOS | ✓ | ||
| Peningkatan fitur Quick Share | ✓ | ||
| Pengumpulan log perangkat berbasis peristiwa untuk pemecahan masalah | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update ChromeOS
-
Kebijakan ChromeOS untuk masa pakai baterai
ChromeOS 135 memperkenalkan kebijakan batas pengisian daya baterai baru, yaitu DevicePowerBatteryChargingOptimization, yang memberikan lebih banyak opsi pengoptimalan. Pengoptimalan pengisian daya baterai membantu memperpanjang masa pakai Chromebook.
Administrator dapat menetapkan batas pengisian daya maksimum, dengan 100% sebagai default, untuk meminimalkan penurunan kualitas baterai dan meningkatkan keandalan jangka panjang.
Kebijakan baru ini bermanfaat bagi administrator yang mengelola perangkat, seperti di lingkungan pendidikan, serta pengguna perorangan yang ingin memaksimalkan masa pakai Chromebook mereka. Meski kebijakan ini tidak memerlukan interaksi pengguna, sebaiknya administrator memberi tahu pengguna akhir tentang perubahan pada batas pengisian daya.
-
Stack Bluetooth Android, Fluoride, di ChromeOS Flex
Di ChromeOS 122, kami mulai meluncurkan Fluoride di perangkat ChromeOS dan kini Fluoride hadir di ChromeOS Flex. Transisi akan berlangsung lancar saat login, mempertahankan perangkat yang sudah disambungkan, dan seharusnya sekarang berfungsi dengan perangkat Bluetooth tanpa gangguan. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat artikel Android’s Bluetooth stack, Fluoride, comes to ChromeOS.
Jika Anda mengalami masalah, kirimkan masukan dan, jika perlu, nonaktifkan stack baru tersebut melalui
chrome://flags/#bluetooth-use-floss.
-
Kebijakan daftar yang diberi akses ke penyimpanan eksternal
Kebijakan ChromeOS untuk menentukan perangkat yang akan dikecualikan dari pembatasan penyimpanan eksternal. Kebijakan baru, ExternalStorageAllowlist, memungkinkan administrator menentukan perangkat tertentu yang ingin dikecualikan dari batasan penyimpanan eksternal yang ditetapkan sebelumnya. Dengan menetapkan kebijakan ini, administrator kini dapat membatasi akses ke semua penyimpanan eksternal, tetapi tetap mengizinkan perangkat tepercaya memiliki akses baca/tulis.
-
Kini pengguna dapat menelusuri gambar di Peluncur berdasarkan kontennya, tidak hanya berdasarkan nama file.
-
Sambungan Cepat untuk mouse di ChromeOS
Sambungan Cepat kini tersedia untuk mouse di ChromeOS. Anda kini dapat mendekatkan mouse yang kompatibel dengan Sambungan Cepat ke perangkat ChromeOS, dan menyambungkannya via dialog dengan sekali klik. Untuk mengetahui detailnya, lihat Menghubungkan Chromebook ke perangkat Bluetooth.
-
Tombol Mouse adalah fitur aksesibilitas yang memungkinkan pelanggan mengontrol kursor mouse menggunakan keyboard. Fitur ini berguna bagi orang yang mengalami kesulitan atau rasa sakit saat menggunakan mouse konvensional.
-
Peningkatan fitur kontrol dengan wajah
Kami telah memperjelas indikasi saat fitur Kontrol dengan wajah aktif dan menyederhanakan proses penonaktifannya. Kini Anda akan melihat pesan Kontrol dengan wajah aktif yang jelas, dengan tombol tutup yang praktis langsung di UI. Selain itu, Anda akan menerima notifikasi saat Kontrol dengan wajah diaktifkan.
Untuk mengurangi transisi sesi yang tidak diinginkan, kami telah menghapus setelan aksesibilitas Kontrol dengan wajah di layar login untuk perangkat terkelola.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, ditunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Penghentian mendatang untuk aplikasi Chrome yang diinstal pengguna
Mulai ChromeOS 139 (saat ini direncanakan untuk rilis versi stabil pada 19 Agustus), aplikasi Chrome yang diinstal pengguna akan berhenti berfungsi. Mulai ChromeOS M135, notifikasi yang mengingatkan pengguna tentang penghentian mendatang akan ditampilkan. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Akhir dukungan untuk aplikasi Chrome.
-
Wallpaper bentuk bebas di ChromeOS
Mulai ChromeOS 136, wallpaper bentuk bebas akan menyediakan kolom input tanpa batasan yang memungkinkan pengguna mengekspresikan jati diri, kreativitas, dan minat mereka dengan menjadikan latar belakang sebagai kanvas pribadi. Pengguna dapat membuat wallpaper dengan memasukkan berbagai perintah di kolom teks, atau menggunakan fitur Beri saya inspirasi untuk membuat perintah dan wallpaper acak hingga mendapatkan wallpaper yang mereka sukai. Fitur ini hanya akan tersedia di perangkat Chromebook Plus. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Setelan wallpaper .
Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan GenAIWallpaperSettings.
- Untuk konsumen berusia 18 tahun ke atas, setelan defaultnya adalah Izinkan dengan pengumpulan data. Pengguna berusia di bawah 13 tahun tidak dapat mengakses fitur ini.
- Untuk pengguna terkelola berusia 18 tahun ke atas, setelan defaultnya adalah Izinkan tanpa pengumpulan data.
- Pengguna berusia di bawah 18 tahun tidak dapat mengakses fitur ini.
-
Mulai ChromeOS 136, Quick Share memperpanjang durasi mode Dapat dilihat oleh semua orang dari maksimum 5 menit menjadi 10 menit. Fitur ini memungkinkan perangkat Anda berbagi file dengan, serta menerima file dari, perangkat Android dan Chromebook lainnya. Pengguna dapat menyetel visibilitas perangkat, masuk ke mode Dapat dilihat oleh semua orang, mengaktifkan Quick Share, dan mengakses setelan Quick Share langsung dari Setelan Cepat.
-
Pengumpulan log perangkat berbasis peristiwa untuk pemecahan masalah (konsol Admin)
Untuk membantu memecahkan masalah perangkat (seperti error atau update OS yang gagal), ChromeOS akan otomatis mengumpulkan dan mengupload log perangkat. Tindakan ini dilakukan jika setelan berikut diaktifkan:
- Aktifkan upload log sistem perangkat: mengaktifkan pengumpulan log secara keseluruhan
- Laporkan informasi OS perangkat -> Status update OS: mengumpulkan data tentang update OS
- Laporkan telemetri perangkat -> Informasi error: mengumpulkan informasi error fatal
Mulai ChromeOS 136, jika muncul masalah, admin IT akan menerima notifikasi yang berisi link langsung ke log yang diupload di halaman detail perangkat ChromeOS di konsol Admin. Anda juga dapat melihat histori peristiwa perangkat. Proses upload log dilakukan maksimal dua kali sehari, dan setiap file biasanya berukuran 400 KB hingga 1 MB.
Untuk mengetahui detailnya, lihat artikel berikut di Pusat Bantuan Chrome Enterprise dan Chrome Education:
Chrome 134
Ringkasan rilis Chrome 134
| Perubahan browser Chrome | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Penelusuran layar dengan Google Lens di Desktop dan iOS | ✓ | ||
| Panel Keamanan & Privasi di Chrome DevTools | ✓ | ✓ | |
| Deteksi formulir sandi yang lebih baik dengan ML | ✓ | ||
| Bantuan LLM klien dalam memitigasi scam | ✓ | ||
| Deteksi notifikasi menyesatkan di perangkat yang didukung LLM di Android | ✓ | ||
| Penyesuaian profil terkelola dengan logo dan label kustom | ✓ | ✓ | |
| Prototipe google.com Kredensial Sesi Terikat Perangkat | ✓ | ||
| Perubahan sandi | ✓ | ||
| Baca lisan dalam Mode baca di Chrome 134 | ✓ | ||
| Pembatasan ekstensi mode developer hanya untuk mode developer | ✓ | ||
| Pemunculan setelan untuk fitur AI di tingkat kebijakan 2 di setelan | ✓ | ||
| Elemen <select> yang dapat disesuaikan | ✓ | ||
| Pelonggaran parser HTML untuk <select> | ✓ | ||
| Penghapusan batasan audio getUserMedia nonstandar | ✓ | ||
| Pembaruan pada alur login Chrome untuk pengguna terkelola | ✓ | ||
| Kartu halaman tab baru untuk Microsoft Outlook dan Sharepoint | ✓ | ||
| Kebijakan baru di browser Chrome | ✓ | ||
| Kebijakan yang dihapus di browser Chrome | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Pendamping Chrome Enterprise | ✓ | ||
| Dukungan kebijakan DownloadRestrictions di iOS | ✓ | ||
| Kebijakan yang direkomendasikan (Penggantian pengguna) | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Evidence Locker | ✓ | ||
| Pencegahan screenshot | ✓ | ||
| Perubahan browser Chrome mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Penghentian penggunaan peristiwa mutasi | ✓ | ||
| Peningkatan ekstensi di Desktop Chrome | ✓ | ✓ | |
| Penghapusan kebijakan perusahaan Akses Jaringan Pribadi | ✓ | ||
| Penghapusan kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled | ✓ | ||
| Peningkatan setelan, pintasan situs, dan tema di Chrome Desktop | ✓ | ||
| Penghentian Pengelola Sandi lama di Chrome di Android | ✓ | ||
| Cookie pihak ketiga selalu diblokir dalam mode Samaran | ✓ | ||
| Partisi URL Blob: Pengambilan/Navigasi | ✓ | ||
| Pembuatan klien service worker dan pewarisan pengontrol service worker untuk iframe srcdoc | ✓ | ||
| Penghentian penggunaan pengambil Intl Locale Info | ✓ | ||
| Partisi histori link :visited | ✓ | ||
| Pencegahan pelacakan HSTS | ✓ | ||
| Penghapusan metode navigator.xr.supportsSession yang tidak digunakan lagi | ✓ | ||
| Kebijakan ketat origin yang sama untuk Storage Access API | ✓ | ||
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| Penghapusan penggantian SwiftShader | ✓ | ||
| Pelarangan spasi di host URL non-file:// | ✓ | ||
| Migrasi SafeBrowsing API v4 → v5 | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Dukungan SSO yang dapat diperluas untuk Chrome di macOS | ✓ | ✓ | |
| Aplikasi Web Terisolasi (IWA) | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Pemfaktoran ulang pengalaman pengguna aturan DLP | ✓ | ||
| Pemfilteran URL di iOS dan Android | ✓ | ||
| Konektor pelaporan untuk perangkat seluler | ✓ | ||
| Connectors API | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Perubahan browser Chrome
- Menelusuri layar Anda dengan Google Lens di Desktop dan iOS
Admin dapat mengontrol semua elemen fitur ini melalui kebijakan LensOverlaySettings. Untuk melakukan penelusuran, screenshot akan dikirim ke server Google tanpa dikaitkan dengan ID atau akun, screenshot tersebut tidak dapat dilihat oleh siapa pun, dan data mengenai kontennya tidak dicatat. Untuk memberikan konteks penelusuran pada dokumen atau situs yang dilihat pengguna, byte PDF atau HTML situs dikirim ke server Google tanpa dikaitkan dengan ID atau akun apa pun, tidak dapat dilihat oleh siapa pun, dan data atau data yang dihasilkan terkait kontennya tidak dicatat.
Desktop
Mulai Chrome 126, pengguna dapat menelusuri gambar atau teks yang ada di layar Desktop dengan Google Lens. Untuk menggunakan fitur ini, buka sebuah situs dan klik chip Google Lens di omnibox yang menjadi fokus, atau klik kanan gambar dan pilih Telusuri dengan Google Lens. Pengguna dapat memilih bagian mana pun di layar untuk menelusuri kontennya, dan menyaring hasil penelusuran dengan menambahkan pertanyaan ke kotak penelusuran. Mulai Chrome 132, pengguna juga dapat bertanya mengenai seluruh halaman web atau dokumen PDF dan jawaban akan merujuk dokumen saat ini dan web. Untuk menggunakan fitur ini, panggil Telusuri dengan Google Lens seperti yang dijelaskan di atas dan masukkan kueri ke kotak penelusuran di sudut kanan atas jendela Chrome. Panel samping akan terbuka di sisi kanan jendela browser dengan hasil penelusuran.
iOS
Mulai Chrome 131, pengguna dapat menelusuri gambar atau teks yang ada di layar Chrome iOS dengan Google Lens. Untuk menggunakan fitur ini, buka sebuah situs dan klik menu 3 titik > Telusuri dengan Google Lens. Mulai Chrome 134, pengguna juga dapat mengakses fitur ini dengan mengklik ikon Google Lens di sisi kiri omnibox. Pengguna dapat mengklik, menyorot, atau mengotaki bagian tertentu pada layar untuk menelusuri kontennya, dan menyaring hasil penelusuran dengan menambahkan kata kunci atau pertanyaan ke kotak penelusuran.
Detail peluncuran:
- Chrome 126 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur ke 1% dari versi Stabil
- Chrome 127 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran ke 100% dari versi Stabil
- Chrome 131 di iOS: Peluncuran fitur ke 1% dari versi Stabil
- Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur yang diperluas ke 1% dari versi Stabil
- Chrome 133 di iOS: Peluncuran ke 100% dari versi Stabil
- Chrome 134 di iOS: Peluncuran fitur yang diperluas ke 100% dari versi Stabil
- Panel Keamanan & Privasi di Chrome DevTools
Mulai Chrome 134, developer dapat menggunakan panel Keamanan & Privasi baru di Chrome DevTools untuk menguji perilaku situs mereka saat cookie pihak ketiga dibatasi. Developer dapat membatasi cookie pihak ketiga untuk sementara, mengamati perilaku situs mereka, dan meninjau status cookie pihak ketiga di situs mereka.
Fitur ini tidak mengubah kebijakan perusahaan yang ada secara permanen, tetapi mengizinkan pengabaian kebijakan perusahaan terkait cookie pihak ketiga (yaitu, BlockThirdPartyCookies dan CookiesAllowedForUrls) untuk sementara, untuk menguji pembatasan yang ditingkatkan. Jika kebijakan perusahaan Anda sudah memblokir cookie pihak ketiga yang menggunakan BlockThirdPartyCookies, fitur ini akan dinonaktifkan.
Panel Keamanan & Privasi yang baru akan menggantikan panel Keamanan yang ada. Informasi sertifikat dan koneksi TLS tetap dapat diakses di menu Keamanan di sebelah kiri, di panel Keamanan & Privasi.
- Chrome 134 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Deteksi formulir sandi yang lebih baik dengan ML
Chrome 134 memperkenalkan model Machine Learning (ML) sisi klien baru untuk mengurai formulir sandi di web dengan lebih baik guna meningkatkan akurasi deteksi dan pengisian. Anda dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan PasswordManagerEnabled.
- Chrome 134 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Bantuan LLM klien dalam memitigasi scam
Pengguna di web menghadapi banyak sekali jenis scam setiap hari. Untuk memerangi scam ini, Chrome akan memanfaatkan Model Bahasa Besar (LLM) di perangkat untuk mengidentifikasi situs scam bagi pengguna Safe Browsing yang Disempurnakan (ESB). Chrome akan mengirimkan konten halaman ke LLM di perangkat untuk menyimpulkan sinyal terkait keamanan halaman dan mengirimkan sinyal ini ke sisi server Safe Browsing untuk mendapatkan keputusan akhir. Jika diaktifkan, Chrome dapat menggunakan lebih banyak bandwidth untuk mendownload LLM.
Kebijakan perusahaan SafeBrowsingProtectionLevel tersedia untuk mengontrol Safe Browsing dan mode operasinya.
- Chrome 134 di Linux, macOS, Windows
Kumpulkan nama merek dan ringkasan intent halaman yang meminta API kunci keyboard untuk mengidentifikasi situs scam.
- Chrome 134 di Linux, macOS, Windows
- Deteksi notifikasi menyesatkan di perangkat yang didukung LLM di Android
Peluncuran ini bertujuan menyembunyikan konten notifikasi yang dicurigai sebagai pelanggaran. Kemudian, pengguna memiliki opsi untuk menutup, menampilkan notifikasi, atau berhenti berlangganan dari penyedia asalnya. Deteksi ini harus dilakukan oleh model di perangkat.
- Chrome 134 di Android
- Menyesuaikan profil terkelola dengan logo dan label kustom
Penyesuaian menu profil dan toolbar baru yang membantu pengguna mengidentifikasi dengan mudah apakah profil Chrome mereka dikelola, baik di perangkat kerja maupun pribadi. Hal ini sangat berguna untuk skenario saat karyawan menggunakan perangkat mereka sendiri dengan akun terkelola.
Untuk membantu menyesuaikan pengalaman ini, kami menambahkan tiga kebijakan baru:
- EnterpriseCustomLabel: Menyesuaikan teks yang ditampilkan di elemen toolbar agar sesuai dengan branding organisasi Anda.
- EnterpriseLogoUrl: Menambahkan logo perusahaan Anda ke menu profil.
- EnterpriseProfileBadgeToolbarSettings: Kebijakan ini dapat menonaktifkan label default untuk profil terkelola di toolbar Chrome.
Di Chrome 134, kebijakan ini akan tersedia untuk menyesuaikan logo dan label yang ditampilkan di profil terkelola. Kebijakan ini akan berlaku di profil terkelola pengguna.
Mulai Chrome 135, akan ada pembaruan pada perilaku default label dan ikon profil yang ditempatkan di atas avatar akun. Profil terkelola akan menampilkan label kantor atau sekolah selain disk profil. Di menu profil, akan ada ikon bangunan di atas avatar akun. Disk profil yang diperluas dapat dinonaktifkan melalui EnterpriseProfileBadgeToolbarSettings.
- Chrome 134 di macOS, Windows, Linux
Kebijakan untuk menyesuaikan label dan ikon toolbar (di menu profil) tersedia di konsol Admin. Jika kebijakan telah ditetapkan, pengguna akan melihat logo dan label yang disesuaikan.
- Chrome 135: Memulai peluncuran setelan default, termasuk:
- 1) Label kantor atau sekolah yang ditampilkan di toolbar, di samping avatar pengguna
- 2) Ikon bangunan di atas foto akun pengguna di menu profil. Label dapat dinonaktifkan melalui EnterpriseProfileBadgeToolbarSettings. Dimulai dengan 1% dan peluncuran lambat secara bertahap setelahnya.
- Prototipe google.com Kredensial Sesi Terikat Perangkat
Project Kredensial Sesi Terikat Perangkat (DBSC) dimaksudkan untuk mengalihkan web dari kredensial pemilik jangka panjang seperti cookie, yang dapat dicuri dan digunakan kembali, ke kredensial yang berumur pendek atau terikat secara kriptografis ke perangkat.
Fitur ini bertujuan melindungi pengguna dari pencurian kredensial yang biasanya dilakukan oleh malware yang berjalan di perangkat pengguna.
Peluncuran saat ini adalah bukti konsep yang menargetkan situs google.com. Di masa mendatang, kami berencana menstandardisasi pendekatan ini untuk situs dan browser web lainnya.
Admin Enterprise dapat mengontrol status fitur menggunakan kebijakan boolean BoundSessionCredentialsEnabled.
- Chrome 124 di Windows
Merencanakan peluncuran 1% di Chrome Stabil untuk binding cookie google.com bagi populasi umum.
- Chrome 134 di Windows
Menambahkan dukungan binding untuk token refresh OAuth2.0 yang digunakan untuk login Chrome.
- Chrome 124 di Windows
- Perubahan sandi
Fitur ini memberi pengguna opsi untuk segera mengubah kredensial yang bocor. Fitur ini hanya dapat dipicu dari dialog Periksa Sandi Anda. Saat melihat peringatan untuk situs yang memenuhi syarat, pengguna dapat langsung mengubah sandi.
- Chrome 134 di Linux, macOS, Windows
- Baca lisan dalam Mode baca di Chrome 134
Mode baca adalah fitur panel samping yang memberikan tampilan sederhana untuk halaman web yang penuh dengan teks. Mode baca kini menyertakan fitur Baca lisan yang memungkinkan pengguna mendengar pengucapan secara lisan dari teks yang sedang dibaca. Anda dapat memilih berbagai suara alami dan kecepatan baca, serta melihat sorotan visual saat teks diucapkan.
- Chrome 134 di Linux, macOS, Windows
- Membatasi ekstensi mode developer ke mode developer
Mulai Chrome 134, ekstensi mode developer yang dimuat dari halaman
chrome://extensionshanya akan diaktifkan jika tombol mode developer diaktifkan. Perubahan ini ditujukan untuk meningkatkan keamanan dengan mengurangi risiko yang terkait dengan ekstensi mode developer berbahaya dan eksploitasi modifikasi mode developer. Kebijakan perusahaan, ExtensionDeveloperModeSettings, tersedia untuk mengontrol tombol mode developer yang ada.- Chrome 134 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Fitur ini akan diluncurkan ke 100% pengguna di Chrome 134.
- Chrome 134 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Menampilkan setelan perusahaan untuk fitur AI
Sebelumnya, fitur AI disembunyikan dari setelan jika dinonaktifkan oleh kebijakan perusahaan. Sekarang, kami akan terus menampilkan fitur tersebut dan menampilkan pemberitahuan Dinonaktifkan oleh organisasi Anda, yang mirip dengan setelan lain saat dinonaktifkan oleh kebijakan.
- Chrome 134 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Elemen <select> yang dapat disesuaikan
<select>yang dapat disesuaikan memungkinkan developer mengambil kontrol penuh atas rendering elemen<select>dengan menambahkan properti CSSappearance:base-select.Fitur ini bergantung pada tanda
SelectParserRelaxation, yang mengubah parser HTML untuk mengizinkan lebih banyak tag dalam tag<select>. Situs yang menyertakan tag tambahan di dalam<select>, yang sebelumnya telah dihapus, seperti tag<span>, atau situs yang menyertakan tag<option>dalam jumlah sangat besar di<select>, mungkin akan terpengaruh olehSelectParserRelaxation. Fitur ini danSelectParserRelaxationdapat dikontrol dengan kebijakan perusahaan SelectParserRelaxation. Beberapa masalah yang muncul dalam peluncuranSelectParserRelaxationsebelumnya mencakup elemen<select>yang memerlukan waktu yang sangat lama untuk dibuka atau tag<option>yang tidak muncul lagi.- Chrome 134 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pelonggaran parser HTML untuk <select>
Di Chrome 134, parser HTML mengizinkan lebih banyak tag di
<select>selain<option>,<optgroup>, dan<hr>.Perubahan ini mendukung fitur
<select>yang dapat disesuaikan, tetapi diluncurkan terlebih dahulu karena dapat dilakukan secara terpisah dan memiliki beberapa risiko kompatibilitas.Fitur ini dibatasi oleh kebijakan sementara SelectParserRelaxationEnabled. Periode transisi ini bersifat sementara, dan kebijakan ini akan berhenti berfungsi di Chrome 141.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Elemen Pilihan yang Dapat Disesuaikan (Penjelasan).
- Chrome 134 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghapus batasan audio getUserMedia nonstandar
Chrome 134 menghapus sejumlah batasan berawalan goog nonstandar untuk getUserMedia, yang ada sebelum batasan audio distandarkan dengan benar.
Penggunaan telah menurun secara signifikan ~0,000001% hingga 0,0009% (tergantung pada batasan) dan beberapa di antaranya bahkan tidak berpengaruh karena perubahan pada stack perekaman audio Chromium. Dalam waktu dekat, tidak akan ada yang berpengaruh karena perubahan lain yang akan datang.
Kami tidak memperkirakan adanya regresi besar karena perubahan ini. Aplikasi yang menggunakan batasan ini akan tetap berfungsi, tetapi akan mendapatkan audio dengan setelan default (seolah-olah tidak ada batasan yang diteruskan). Aplikasi dapat dengan mudah bermigrasi ke batasan standar.
- Chrome 134 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pembaruan pada alur login Chrome untuk pengguna terkelola
Pengguna Enterprise yang login ke web atau Chrome kini akan melihat alur login dan pengungkapan pengelolaan yang diperbarui. Selain itu, pengguna mungkin akan diminta untuk membuat profil baru atau melanjutkan pekerjaan di profil yang ada. Admin dapat terus menggunakan BrowserSignIn atau ProfileSeparationSettings untuk menerapkan profil terkelola.
- Peluncuran Chrome 134 di Linux, macOS, Windowsdilanjutkan
- Peluncuran Chrome 134 di Linux, macOS, Windowsdilanjutkan
- Kartu halaman tab baru untuk Microsoft Outlook dan Sharepoint
Pengguna Enterprise dengan Outlook atau Sharepoint kini dapat mengakses rapat mendatang atau file yang disarankan langsung dari halaman Tab baru. Pengalaman yang disederhanakan ini menghilangkan keharusan beralih tab atau menghabiskan waktu menelusuri rapat berikutnya, sehingga Anda dapat berfokus pada hal terpenting. Admin yang tertarik untuk menguji fitur ini dapat Mendaftar untuk menjadi Penguji Tepercaya.
- Tersedia untuk Penguji Tepercaya Chrome 134 di Windows, macOS, Linux
- Kebijakan baru di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi ProfileSeparationDataMigrationSettings Setelan migrasi data pemisahan profil NTPSharepointCardVisible Menampilkan Kartu SharePoint dan OneDrive File di Halaman Tab Baru NTPOutlookCardVisible Menampilkan kartu Kalender Outlook di Halaman Tab Baru Mengizinkan ServiceWorker mengontrol iframe srcdoc Mengaktifkan penyimpanan kunci sandi ke pengelola sandi
- Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi Tidak ada kebijakan yang dihapus di Chrome 134
Perubahan Chrome Enterprise Core
- Pendamping Chrome Enterprise
Pendamping Chrome Enterprise adalah program biner administratif baru yang akan otomatis diinstal dengan browser Chrome yang terdaftar ke Chrome Enterprise Core atau Chrome Enterprise Premium. Program ini dimaksudkan untuk mendukung kasus penggunaan, kebijakan, dan pelaporan Enterprise.
- Chrome 134 di Windows, macOS
- Dukungan kebijakan DownloadRestrictions di iOS
DownloadRestrictions adalah kebijakan universal yang tersedia untuk pengguna Chrome Enterprise Core di platform Desktop dan di Android. Kebijakan DownloadRestrictions kini didukung di iOS. Tindakan ini memungkinkan admin memblokir semua download di Chrome seluler di iOS.
- Chrome 135 di iOS
- Kebijakan yang direkomendasikan (Penggantian pengguna)
Chrome memperkenalkan konfigurasi Penggantian pengguna di konsol Google Admin untuk kebijakan yang dapat ditetapkan sesuai rekomendasi. Artinya, admin IT dapat menerapkan nilai kebijakan dan mengizinkan pengguna mengganti nilai kebijakan.
- Di Chrome 134: kebijakan berikut didukung: BookmarkBarEnabled, PasswordManagerEnabled, PinUnlockAutosubmitEnabled, SchedulerConfiguration, PrintHeaderFooter, TranslateEnabled, SpellCheckServiceEnabled, ShowFullUrlsInAddressBar
Perubahan Chrome Enterprise Premium
- Evidence Locker
Evidence Locker memungkinkan administrator Chrome Enterprise Premium menyimpan dan memeriksa file yang ditandai sebagai malware atau yang melanggar aturan Perlindungan Data. Salinan file tersebut disimpan ke bucket Google Cloud Storage yang dimiliki dan ditentukan oleh organisasi. Administrator keamanan dapat menyelidiki insiden menggunakan alat investigasi keamanan dan mendownload file yang memicu insiden untuk dianalisis lebih lanjut. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Menyelidiki dan mengambil tindakan terhadap file yang mencurigakan.
- Chrome 134 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Pencegahan Screenshot
Chrome 134 meningkatkan fitur pencegahan screenshot yang ada dengan memperluas pemblokiran berbagi layar ke aplikasi rapat seperti Google Meet, Zoom, Teams, dan Slack. Dengan update ini, kami meneruskan keberhasilan rilis kontrol perlindungan data dengan menambahkan fitur utama serta menangani kekurangan dan masukan pengguna.
- Chrome 134 di Windows, macOS
Baca lebih lanjut perbedaan antara Chrome Enterprise Core and Chrome Enterprise Premium.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser Chrome mendatang
- Menghentikan penggunaan peristiwa mutasi
Peristiwa mutasi sinkron, termasuk
DOMSubtreeModified,DOMNodeInserted,DOMNodeRemoved,DOMNodeRemovedFromDocument,DOMNodeInsertedIntoDocument, danDOMCharacterDataModified, berdampak negatif terhadap performa halaman, serta meningkatkan kompleksitas penambahan fitur baru ke Web secara signifikan. API ini tidak digunakan lagi dari spesifikasinya pada tahun 2011, dan diganti (pada tahun 2012) dengan Mutation Observer API yang jauh lebih baik. Penggunaan peristiwa mutasi yang sudah tidak berlaku harus dihapus atau dimigrasikan ke Mutation Observer.Mulai Chrome 124, kebijakan perusahaan sementara, MutationEventsEnabled, tersedia untuk mengaktifkan kembali peristiwa mutasi yang tidak digunakan lagi atau yang dihapus. Untuk membaca lebih lanjut, lihat postingan blog Chrome untuk Developer. Jika mengalami masalah, Anda dapat melaporkan bug Chromium.
Dukungan peristiwa mutasi dinonaktifkan secara default, sejak Chrome 127, atau sekitar 30 Juli 2024. Kode harus sudah dimigrasikan sebelum tanggal tersebut untuk menghindari kerusakan situs. Jika diperlukan lebih banyak waktu, ada beberapa opsi:
- Uji Coba Penghentian Penggunaan Peristiwa Mutasi dapat digunakan untuk mengaktifkan kembali fitur selama waktu yang terbatas di situs tertentu. Opsi ini dapat digunakan hingga Chrome 134 yang berakhir pada 25 Maret 2025.
- Kebijakan perusahaan MutationEventsEnabled juga dapat digunakan untuk tujuan yang sama, hingga Chrome 134.
- Chrome 135 di Android, Linux, macOS, Windows: Kebijakan Enterprise MutationEventsEnabled tidak akan lagi digunakan.
- Peningkatan ekstensi di Chrome Desktop
Di Chrome 135 untuk Desktop, beberapa pengguna yang login ke Chrome saat menginstal ekstensi baru kini dapat menggunakan dan menyimpan ekstensi di Akun Google mereka.
Ekstensi pengontrol kebijakan perusahaan yang relevan, serta BrowserSignin, SyncDisabled, atau SyncTypesListDisabled, akan terus berfungsi seperti sebelumnya, sehingga admin dapat mengonfigurasi apakah pengguna dapat menggunakan dan menyimpan item di Akun Google mereka atau tidak.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang cara menggunakan ekstensi di komputer mana pun, lihat Menginstal dan mengelola ekstensi di pusat bantuan Chrome Web Store.
Catatan: perubahan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran model identitas baru di Chrome Desktop.
- Chrome 135 di Linux, macOS, Windows
- Penghapusan kebijakan perusahaan Akses Jaringan Pribadi
Akses Jaringan Pribadi (PNA 1.0) adalah fitur keamanan yang tidak dikirimkan dan dirancang untuk membatasi akses situs ke jaringan lokal. Masalah pada kemampuan deployment menyebabkan PNA 1.0 tidak berhasil dikirimkan secara default, karena tidak kompatibel dengan terlalu banyak perangkat yang ada.
PNA 1.0 mengharuskan perubahan pada perangkat di jaringan lokal. Sebagai gantinya, Chrome menerapkan proposal yang diperbarui, Akses Jaringan Pribadi 2.0 (PNA 2.0). PNA 2.0 hanya mengharuskan perubahan pada situs yang perlu mengakses jaringan lokal, bukan perubahan pada perangkat di jaringan lokal. Situs jauh lebih mudah diperbarui daripada perangkat, sehingga pendekatan ini akan jauh lebih mudah diluncurkan.
PNA 1.0 hanya dapat diterapkan melalui kebijakan perusahaan. Untuk menghindari regresi keamanan bagi pelanggan perusahaan yang mengaktifkan PNA 1.0 sebelum mengirimkan PNA 2.0, kami akan mempertahankan kebijakan PrivateNetworkAccessRestrictionsEnabled, yang menyebabkan Chrome mengirim pesan preflight khusus, sampai kebijakan tersebut tidak kompatibel dengan PNA 2.0.
Kebijakan InsecurePrivateNetworkRequestsAllowedForUrls dan InsecurePrivateNetworkRequestsAllowed, yang melonggarkan pembatasan PNA 1.0, akan dihapus di Chrome 135. Kedua kebijakan tersebut saat ini tidak berpengaruh, karena PNA 1.0 tidak disertakan, dan keduanya tidak akan berarti setelah PNA 1.0 dihapus.
PNA 2.0 dijelaskan dalam penjelasan ini di GitHub.
- Chrome 135 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
Penghapusan kebijakan InsecurePrivateNetworkRequestsAllowedForUrls dan InsecurePrivateNetworkRequestsAllowed.
- Chrome 137 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
Penghapusan PrivateNetworkAccessRestrictionsEnabled.
- Chrome 135 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Menghapus kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled
ThirdPartyBlockingEnabled akan dihapus di Chrome 135 karena masalah yang tidak terduga. Jika ada masukan tentang penghapusan ini, Anda dapat melaporkan bug Chromium.
- Chrome 132 di Windows
Penghentian penggunaan kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled - Chrome 135 di Windows
Penghapusan kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled
- Chrome 132 di Windows
- Peningkatan setelan, pintasan situs, dan tema di Chrome Desktop
Di Chrome 135 di Desktop, untuk pengguna yang baru login ke Chrome atau yang mengaktifkan Sinkronisasi, setelan, pintasan situs, dan tema yang disinkronkan ke Akun Google mereka kini akan dipisah dari setelan lokal, yaitu setelan saat mereka logout atau saat Sinkronisasi dinonaktifkan.
Tindakan ini memungkinkan berbagi data yang jauh lebih sedikit dibandingkan sebelumnya: setelan lokal tidak akan otomatis diupload saat pengguna login atau mengaktifkan Sinkronisasi, dan tidak ada setelan dari akun yang tertinggal di perangkat saat Sinkronisasi dinonaktifkan.
Kebijakan perusahaan yang ada, SyncDisabled dan SyncTypesListDisabled, akan terus berlaku sehingga admin dapat membatasi atau menonaktifkan fitur Sinkronisasi jika mereka menginginkannya.
Catatan: Perubahan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran model identitas baru di Chrome Desktop. Untuk detail selengkapnya, lihat Status Platform Chrome.
- Chrome 135 di Linux, macOS, Windows
- Penghentian Pengelola Sandi lama di Chrome di Android
Pengguna dengan Layanan Google Play versi lama akan kehilangan fungsi Pengelola Sandi di Chrome. Langkah ini diambil untuk menghentikan Pengelola Sandi lama di Chrome di Android. Pengguna tersebut dapat mendownload file CSV yang berisi sandi mereka dari Setelan Chrome dan mengimpornya ke Pengelola Sandi pilihan mereka. Pengelola Sandi Google yang baru tersedia di perangkat dengan Layanan Google Play versi terbaru.
- Chrome 135 di Android
- Cookie pihak ketiga selalu diblokir dalam mode Samaran
Mulai Chrome 135, cookie pihak ketiga akan diblokir untuk pengguna mode Samaran, dan tak ada cara untuk mengaktifkannya kembali secara global. Kontrol tingkat situs untuk mengizinkan cookie pihak ketiga tidak akan diubah.
Dengan peluncuran ini, kebijakan BlockThirdPartyCookies hanya akan berlaku untuk mode reguler jika ditetapkan ke salah, bukan mode Samaran. Tidak akan ada perubahan yang terjadi jika kebijakan ditetapkan ke benar atau tidak disetel. Kebijakan CookieAllowedForUrls juga tidak akan berubah, dan akan terus berlaku dalam mode reguler dan Samaran, karena kebijakan ini berlaku di tingkat situs, bukan secara global.
- Chrome 135 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Partisi URL Blob: Pengambilan/Navigasi
Untuk melanjutkan Partisi Penyimpanan, Chromium akan menerapkan partisi akses URL Blob menurut Kunci Penyimpanan (situs tingkat teratas, origin frame, dan boolean has-cross-site-ancestor), kecuali navigasi tingkat teratas yang akan tetap dipartisi hanya menurut origin frame. Perilaku ini mirip dengan perilaku yang diterapkan oleh Firefox dan Safari saat ini, serta menyelaraskan penggunaan URL Blob dengan skema partisi yang digunakan API penyimpanan lain sebagai bagian dari Partisi Penyimpanan. Selain itu, Chromium akan menerapkan noopener pada navigasi tingkat teratas yang dimulai perender ke URL Blob yang situs tujuannya bersilangan dengan situs tingkat teratas yang melakukan navigasi. Hal ini menyelaraskan Chromium dengan perilaku serupa di Safari, dan spesifikasi yang relevan telah diperbarui untuk mencerminkan perubahan ini.
Perubahan ini dapat dikembalikan untuk sementara dengan menetapkan kebijakan PartitionedBlobURLUsage. Kebijakan ini tidak akan lagi digunakan saat kebijakan perusahaan terkait partisi penyimpanan lain tidak digunakan lagi.
- Chrome 135 di Windows, macOS, Linux
- Membuat klien service worker dan mewarisi pengontrol service worker untuk iframe srcdoc
Dokumen konteks srcdoc saat ini bukan klien service worker dan tidak tercakup oleh service worker halaman induknya. Hal ini menyebabkan beberapa perbedaan (misalnya, Resource Timing melaporkan URL yang dimuat dokumen ini, tetapi service worker tidak mencegatnya). Kami hendak memperbaiki perbedaan tersebut dengan membuat klien service worker untuk iframe
srcdocdan membuatnya mewarisi pengontrol service worker halaman induk.- Chrome 135 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghentikan penggunaan pengambil Intl Locale Info API
Intl Locale Info API adalah proposal TC39 ECMAScript Tahap 3 untuk meningkatkan objek
Intl.Localedengan mengekspos informasi lokalitas, seperti data minggu (hari pertama dalam seminggu, hari pertama akhir pekan, hari terakhir akhir pekan, hari minimum dalam minggu pertama), dan siklus jam arah teks yang digunakan di lokalitas.Kami menyertakan penerapan di Chrome 99, tetapi kemudian di proposal, kami melakukan beberapa perubahan di Tahap 3 dan memindahkan beberapa pengambil ke fungsi. Kami perlu menghapus pengambil yang tidak digunakan lagi dan meluncurkan kembali fungsi tersebut dengan nama baru.
- Chrome 135 di Windows, macOS, Linux, Android
- Partisi histori link :visited
Untuk menghilangkan kebocoran histori penjelajahan pengguna, elemen anchor diberi gaya sebagai
:visitedhanya jika telah diklik sebelumnya dari situs tingkat teratas dan origin frame. Di sisi browser, hal ini berarti hashtable VisitedLinks kini dipartisi dengan tiga lapis kunci, atau dengan menyimpan hal berikut untuk setiap link yang dikunjungi:<link URL, top-level site, frame origin>. Dengan hanya menata gaya link yang telah diklik sebelumnya di situs dan frame ini, banyak serangan side-channel yang telah dikembangkan untuk mendapatkan informasi gaya link:visitedkini tidak berlaku lagi, karena tidak lagi memberikan informasi baru tentang pengguna kepada situs.Ada pengecualian untuk self-link, yaitu link ke halaman situs sendiri dapat diberi gaya sebagai :visited meskipun belum pernah diklik sebelumnya di situs tingkat teratas dan origin frame yang sama. Pengecualian ini hanya diaktifkan di frame atau subframe tingkat teratas, dan memiliki origin yang sama dengan frame tingkat teratas. Manfaat privasi di atas masih dapat dicapai karena situs sudah mengetahui subhalaman mana yang telah dikunjungi pengguna, sehingga tidak ada informasi baru yang terekspos. Pengecualian yang diminta komunitas ini juga meningkatkan pengalaman pengguna.
- Chrome 135 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pencegahan pelacakan HSTS
HTTP Strict Transport Security (HSTS) memungkinkan situs mendeklarasikan bahwa situs tersebut hanya dapat diakses melalui koneksi aman. Mulai Chrome 135, pencegahan pelacakan HSTS akan memitigasi pelacakan pengguna oleh pihak ketiga yang menggunakan cache HSTS. Kebijakan ini hanya mengizinkan upgrade HSTS untuk navigasi tingkat teratas dan memblokir upgrade HSTS untuk permintaan sub-resource. Tindakan ini akan mencegah situs pihak ketiga menggunakan cache HSTS untuk melacak pengguna di seluruh web. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat pencegahan pelacakan HSTS di GitHub.
- Chrome 135 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghapus metode navigator.xr.supportsSession yang tidak digunakan lagi
navigator.xr.supportsSessiondiganti dalam spesifikasi WebXR dengan metodenavigator.xr.isSessionSupportedpada September 2019 setelah menerima masukan tentang bentuk API dari TAG. Sejak itu, API ini telah ditandai sebagai tidak digunakan lagi di Chromium, sehingga menghasilkan peringatan konsol yang mengalihkan developer ke API yang diupdate.Penggunaan panggilan sangat rendah, seperti yang ditunjukkan oleh metrik penggunaan Status Chrome. Selain itu, semua framework utama yang digunakan untuk membangun konten WebXR telah dikonfirmasi telah diupdate untuk menggunakan panggilan yang lebih baru.
- Chrome 135 di Windows, macOS, Linux, Android
- Kebijakan Asal yang Sama yang ketat untuk Storage Access API
Chrome 135 akan menyesuaikan semantik Storage Access API untuk mengikuti kebijakan Asal yang Sama secara ketat, guna meningkatkan keamanan. Artinya, penggunaan
document.requestStorageAccess()dalam frame hanya akan melampirkan cookie ke permintaan ke origin iframe (bukan situs) secara default.Catatan: kebijakan CookiesAllowedForUrls atau header Storage Access masih dapat digunakan untuk berhenti memblokir cookie lintas situs.
- Chrome 135 di Windows, macOS, Linux, Android
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome mulai mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows secara langsung. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan perusahaan UiAutomationProviderEnabled, yang tersedia sejak Chrome 125, untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung di Chrome 136, dan akan dihapus di Chrome 137. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang disebabkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator Enterprise dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 137 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
- Menghapus penggantian SwiftShader
Mulai Chrome 137, kami berencana menghentikan penggantian otomatis ke WebGL yang didukung oleh SwiftShader. Pembuatan konteks WebGL akan gagal, bukan dikembalikan ke SwiftShader. Kami berencana menghapus penggantian SwiftShader karena dua alasan utama:
- SwiftShader merupakan risiko keamanan yang tinggi karena kode JIT yang berjalan dalam proses GPU Chromium.
- Pengguna memiliki pengalaman buruk saat beralih dari WebGL yang didukung GPU berperforma tinggi ke penerapan yang didukung CPU. Pengguna tidak memiliki kontrol atas perilaku ini dan sulit menjelaskannya dalam laporan bug.
SwiftShader adalah alat yang berguna bagi developer web untuk menguji situs mereka di sistem headless atau sistem yang tidak memiliki GPU yang didukung. Kasus penggunaan ini akan tetap didukung jika diaktifkan, tetapi tidak ditujukan untuk menjalankan konten yang tidak tepercaya.
Guna mengizinkan SwiftShader untuk WebGL dan memilih jaminan keamanan yang lebih rendah, jalankan file Chrome yang dapat dieksekusi dengan tombol command line
--enable-unsafe-swiftshader.Selama periode penghentian penggunaan, peringatan akan muncul di konsol JavaScript saat konteks WebGL dibuat dan didukung dengan SwiftShader. Meneruskan
--enable-unsafe-swiftshaderakan menghapus pesan peringatan ini.Chromium dan browser lainnya tidak menjamin ketersediaan WebGL. Anda dapat menguji dan menangani kegagalan pembuatan konteks WebGL dan kembali menggunakan API web lain seperti Canvas2D atau pesan yang sesuai kepada pengguna.
- Chrome 137 di Windows, macOS, Linux, Android
- Tidak mengizinkan spasi di host URL non-file://
Sebagaimana dijelaskan dalam spesifikasi WhatWG.org, host URL tidak boleh berisi karakter spasi, tetapi saat ini penguraian URL di Chromium mengizinkan spasi di host.
Hal ini menyebabkan Chromium gagal dalam beberapa pengujian yang ada dalam Interop2024 URL HTTPS untuk WebSocket dan area fokus URL.
Agar Chromium memenuhi spesifikasi, kami ingin menghapus spasi dari host URL sepenuhnya, tetapi ini sulit karena spasi digunakan di bagian host di URL
file://Windows. Untuk mengetahui detail lebih lanjut, lihat diskusi di GitHub.Fitur ini akan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan agar Chromium semakin memenuhi spesifikasi dengan melarang spasi hanya di URL non-file.
- Chrome 138 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5
Panggilan Chrome ke SafeBrowsing API v4 API akan dimigrasikan untuk memanggil SafeBrowsing API v5. Nama metode juga akan berbeda antara v4 dan v5.
Jika admin memiliki daftar hijau URL khusus v4 untuk mengizinkan permintaan jaringan ke
https://safebrowsing.googleapis.com/v4*, daftar tersebut harus diubah untuk mengizinkan permintaan jaringan ke seluruh domain:safebrowsing.googleapis.com. Jika tidak, permintaan jaringan ke API v5 yang ditolak akan menyebabkan regresi keamanan bagi pengguna.- Chrome 145 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Peluncuran ini akan dilakukan secara bertahap.
- Chrome 145 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang
-
Dukungan SSO yang Dapat Diperluas dari Apple untuk Chrome di macOS
Chrome 135 di macOS akan mengaktifkan autentikasi yang lancar bagi penyedia identitas yang diaktifkan melalui ekstensi Single Sign On (SSO) Enterprise yang dikonfigurasi OS. Untuk rilis awal ini, pengguna akhir di browser terkelola akan dapat login ke resource yang diautentikasi Microsoft Entra tanpa perlu memasukkan kredensial apa pun. SSO yang dapat diperluas harus dikonfigurasi sebelumnya di lingkungan Anda dan di-deploy dengan solusi pengelolaan perangkat perusahaannya. Penyedia identitas tambahan mungkin akan didukung dalam waktu dekat.
- Mulai Chrome 135 di macOS
-
Aplikasi Web Terisolasi (IWA) adalah ekstensi dari pekerjaan yang ada pada penginstalan PWA dan Web Packaging yang memberikan perlindungan lebih kuat terhadap penyusupan server dan gangguan lainnya, serta diperlukan bagi developer aplikasi yang membutuhkan keamanan tinggi.
Aplikasi ini tidak dihosting di server web yang aktif dan diambil melalui HTTPS, melainkan dikemas ke dalam Paket Web, yang ditandatangani oleh developer-nya, dan didistribusikan kepada pengguna akhir melalui satu atau beberapa potensi metode yang dijelaskan dalam Memulai Aplikasi Web Terisolasi (IWA).
Dalam rilis awal, IWA hanya dapat diinstal melalui kebijakan di perangkat ChromeOS yang dikelola perusahaan.
- Chrome 140 di Windows
Peluncuran ini menambahkan dukungan untuk Aplikasi Web Terisolasi dalam konfigurasi browser yang dikelola perusahaan di Windows.
- Chrome 140 di Windows
Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang
- Memfaktorkan ulang pengalaman pengguna aturan DLP
Kami ingin membuat antarmuka yang lebih mudah digunakan dan efisien untuk aturan DLP khusus Chrome. Hal ini melibatkan desain ulang alur kerja pembuatan aturan di konsol Admin untuk mengakomodasi fitur keamanan yang ada dan yang akan datang dengan lebih baik bagi pelanggan Chrome Enterprise Premium.
- Chrome 135 di Windows, macOS, Linux, ChromeOS
- Pemfilteran URL di iOS dan Android
Kami akan memperluas kemampuan pemfilteran URL yang ada dari platform desktop ke seluler, sehingga organisasi dapat mengaudit, memperingatkan, atau memblokir URL atau kategori URL tertentu agar tidak dimuat di browser Chrome terkelola atau profil pengguna terkelola di perangkat seluler. Hal ini termasuk memastikan fungsinya bekerja secara lancar dengan Akses Kontekstual (CAA) yang memungkinkan admin menetapkan kebijakan akses berdasarkan konteks pengguna (misalnya peran pengguna, lokasi) dan status perangkat (misalnya perangkat terkelola, kepatuhan keamanan).
- Chrome 137 di Android, iOS
- Konektor pelaporan untuk perangkat seluler
Kami berupaya menyetarakan fitur agar organisasi dapat memantau dan merespons peristiwa keamanan di perangkat seluler, seperti kunjungan situs yang tidak aman dan potensi upaya pemindahan data yang tidak sah, seperti yang dapat dilakukan di versi desktop. Hal ini membantu memastikan keamanan dan penegakan kebijakan yang konsisten di berbagai platform.
- Chrome 136 di Android
- Chrome 137 di iOS
- Connectors API
Kami berencana menyederhanakan proses penyiapan konektor keamanan pihak ketiga dan memungkinkan penyedia mengelola konfigurasi langsung dari UI mereka sendiri. Hal ini bertujuan memudahkan organisasi mengintegrasikan alat dan layanan keamanan pilihan mereka dengan Chrome, sehingga meningkatkan keamanan dan pengelolaan di berbagai platform.
- Chrome 137 di Windows, macOS, Linux, ChromeOS
Ringkasan rilis ChromeOS 134
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Aplikasi Web Terisolasi (IWA) dalam mode kios ChromeOS | ✓ | ||
| Migrasi data untuk siswa yang lulus | ✓ | ✓ | |
| Tombol Lambat | ✓ | ✓ | |
| GIF dengan Penyisipan Cepat | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Kebijakan ChromeOS untuk masa pakai baterai | ✓ | ||
| Perubahan Heartbeat Kios | ✓ | ||
| Pengumpulan log perangkat berbasis peristiwa untuk pemecahan masalah | ✓ | ||
| Latar belakang dan wallpaper AI | ✓ | ||
| Penghentian dukungan Aplikasi Chrome di ChromeOS | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update ChromeOS
-
Aplikasi Web Terisolasi (IWA) dalam mode kios ChromeOS
Di ChromeOS 134, mode kios ChromeOS mendukung Aplikasi Web Terisolasi (IWA), sebuah solusi aplikasi yang lebih aman dan serbaguna dengan akses ke integrasi sistem yang mendalam dan kemampuan yang canggih. Administrator dapat mengonfigurasi IWA untuk deployment kios dan reklame digital di perangkat terkelola Chrome Enterprise melalui konsol Admin.
-
Memigrasikan data untuk siswa yang lulus
Mulai Maret 2025, alat transfer konten baru akan memandu siswa yang lulus atau pengguna lain yang dikelola EDU yang ingin memigrasikan data mereka melalui proses transfer data terbaru. Dengan begitu, mereka dapat memindahkan konten Dokumen, Spreadsheet, Slide, dan Gmail ke akun Gmail yang diinginkan.
Aplikasi baru ini memungkinkan administrator sekolah menyematkan ikon ke panel aplikasi, menampilkan notifikasi kepada siswa dan staf pengajar di Chromebook mereka, serta menetapkan tanggal pemicuan saran tindak lanjut untuk meminta mereka menggunakan transfer konten.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat artikel kami yang menjelaskan cara Mengizinkan transfer data di sekolah di Pusat Bantuan Chrome Enterprise dan Education.
-
Tombol Lambat adalah fitur aksesibilitas yang dirancang untuk membantu individu dengan kemampuan motorik terbatas untuk mengetik secara lebih akurat. Fitur ini sangat membantu bagi pengguna yang memiliki kondisi seperti tremor, artritis, atau mati rasa di ujung jari, yang dapat menyulitkan mereka menekan tombol dengan presisi.
Tombol Lambat berfungsi dengan menambahkan penundaan, yang mengharuskan tombol ditahan selama jangka waktu tertentu sebelum inputnya diterima. Tindakan ini akan mencegah penekanan tombol yang tidak disengaja.
-
Penyisipan Cepat akan segera mendukung penyisipan GIF langsung. Tambahkan GIF ke pesan dan dokumen dengan cepat tanpa keluar dari menu Penyisipan Cepat. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Menggunakan Penyisipan Cepat untuk menambahkan & membuat konten.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Kebijakan ChromeOS untuk masa pakai baterai
ChromeOS 135 memperkenalkan kebijakan batas pengisian daya baterai baru, DevicePowerBatteryChargingOptimization , yang akan memberikan lebih banyak opsi pengoptimalan. Pengoptimalan pengisian daya baterai membantu memperpanjang masa pakai Chromebook.
Administrator masih dapat menetapkan batas pengisian daya maksimum, dengan 100% sebagai default, untuk meminimalkan penurunan kualitas baterai dan meningkatkan keandalan jangka panjang.
Kebijakan baru ini bermanfaat bagi administrator yang mengelola perangkat, seperti di lingkungan pendidikan, serta pengguna perorangan yang ingin memaksimalkan masa pakai Chromebook mereka. Kebijakan ini diterapkan secara otomatis dan tidak memerlukan interaksi pengguna.
-
Pada pertengahan tahun lalu, kami mengirimkan MSA untuk menyampaikan informasi kepada pelanggan tentang migrasi Kiosk Heartbeat API yang memerlukan update versi ke ChromeOS 126.
Jika organisasi Anda menggunakan versi sebelum ChromeOS 126, Anda perlu mengupdate perangkat. Perubahan heartbeat kios ini memerlukan update ke ChromeOS 126 atau ChromeOS LTS 126 atau ke rilis ChromeOS yang stabil saat ini.
- Apa yang perlu Anda lakukan?
Pastikan Anda telah mengaktifkan (nilai: 0) DeviceChromeVariation untuk organisasi Anda hingga semua perangkat telah diupdate ke ChromeOS LTS 132. Setelah semua perangkat menggunakan ChromeOS LTS 132, DeviceChromeVariation tidak diperlukan lagi dan dapat diubah ke nilai apa pun.
- Apa yang terjadi jika DeviceChromeVariation dinonaktifkan?
Perangkat yang menjalankan versi LTS sebelum ChromeOS LTS 132 akan terus menggunakan infrastruktur Heartbeat Kios lama hingga 7 April 2025.
Mulai 8 April 2025, semua perangkat yang menjalankan versi LTS sebelum ChromeOS LTS 132 akan berhenti mengirimkan heartbeat perangkat. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Memantau kondisi kios.
- Apa yang perlu Anda lakukan?
-
Pengumpulan log perangkat berbasis peristiwa untuk pemecahan masalah (konsol Admin)
Mulai ChromeOS 135, sistem kami akan mengumpulkan dan mengupload log perangkat secara otomatis untuk membantu memecahkan masalah perangkat (seperti error atau update OS yang gagal). Tindakan ini akan dilakukan jika setelan berikut ini diaktifkan:
- Aktifkan upload log sistem perangkat: mengaktifkan pengumpulan log secara keseluruhan
- Laporkan informasi OS perangkat -> Status update OS: mengumpulkan data tentang update OS
- Laporkan telemetri perangkat -> Informasi error : mengumpulkan informasi error fatal
Jika muncul masalah, admin IT akan menerima notifikasi yang berisi link langsung ke log yang diupload di halaman detail perangkat ChromeOS di konsol Admin, dengan link langsung ke log yang diupload. Anda juga dapat melihat histori peristiwa perangkat. Proses upload log dilakukan maksimal dua kali sehari, dan setiap file biasanya berukuran 400 KB hingga 1 MB.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat artikel ini di Pusat Bantuan Chrome Enterprise dan Education:
-
Latar belakang dan wallpaper AI
Mulai ChromeOS 136, kami berencana memperkenalkan latar belakang panggilan video dan wallpaper AI generatif beresolusi tinggi di ChromeOS. Dengan fitur ini, Anda dapat menunjukkan kreativitas dan mengubah Chromebook Anda menjadi kanvas untuk mengekspresikan diri. Pilih salah satu template, lalu beri Chromebook Anda sentuhan karakter, mood, atau minat unik Anda hanya dengan beberapa klik.
Dua kebijakan baru akan tersedia untuk mengontrol fitur ini, yakni GenAIVcBackgroundSettings dan GenAIWallpaperSettings. Fitur ini hanya akan tersedia di perangkat Chromebook Plus.
-
Penghentian dukungan Aplikasi Chrome di ChromeOS
Pada tahun 2016, kami mengumumkan bahwa Aplikasi Chrome tidak digunakan lagi karena diganti dengan aplikasi web. Pada tahun 2021, kami mengumumkan di Blog Chromium bahwa dukungan Aplikasi Chrome untuk pelanggan serta developer ChromeOS Enterprise dan Education di ChromeOS akan diperpanjang hingga setidaknya Januari 2025. Karena sebagian besar pelanggan telah bermigrasi dari Aplikasi Chrome (termasuk Aplikasi terpaket versi lama (v1) dan Aplikasi yang dihosting), kami dapat mengonfirmasi pembaruan berikut mengenai tanggal penghentian Aplikasi Chrome.
- Juli 2025: Penghentian dukungan untuk Aplikasi Chrome yang diinstal pengguna (dijadwalkan untuk ChromeOS M139).
- Aplikasi Chrome yang diinstal otomatis melalui konsol admin akan terus didukung.
- Juli 2026: Rilis ChromeOS terakhir yang mendukung Aplikasi Chrome dalam Mode Kios (dijadwalkan untuk ChromeOS M150).
- Perangkat di saluran LTS dengan Aplikasi Chrome dalam Mode Kios akan menerima dukungan hingga April 2027.
- Februari 2028: Rilis ChromeOS terakhir yang mendukung Aplikasi Chrome (dijadwalkan untuk ChromeOS M168), dan ini menandai akhir siklus proses (EOL) semua Aplikasi Chrome.
- Perangkat di saluran LTS dapat terus menggunakan Aplikasi Chrome hingga Oktober 2028.
- Tidak ada pengecualian yang akan diberikan.
Linimasa penghentian ini juga berlaku untuk Aplikasi Chrome yang dihosting sendiri.
Meskipun tidak ada Aplikasi Chrome baru yang dapat ditambahkan ke Chrome Web Store, Aplikasi Chrome lama dapat terus diupdate hingga Oktober 2028, yaitu saat aplikasi tersebut mencapai akhir siklus proses (EOL) di ChromeOS. Setelah tanggal ini, Aplikasi Chrome akan dihapus dari Chrome Web Store.
Jika organisasi Anda telah mengembangkan Aplikasi Chrome internal dan memerlukan bantuan, lihat panduan Transisi dari Aplikasi Chrome. Anda juga dapat bergabung dengan komunitas developer ChromeOS di Discord, atau menghubungi kami melalui formulir di https://chromeos.dev/work-with-us. Lihat jadwal rilis ChromeOS untuk mengetahui tanggal rilis dan update.
Dalam beberapa minggu mendatang, informasi tambahan yang mendetail akan dikirimkan kepada semua developer Aplikasi Chrome yang masih ada dan semua Administrator ChromeOS.
- Juli 2025: Penghentian dukungan untuk Aplikasi Chrome yang diinstal pengguna (dijadwalkan untuk ChromeOS M139).
Chrome 133
Ringkasan rilis Chrome 133
| Perubahan browser Chrome | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Menelusuri dengan Google Lens di Desktop dan iOS | ✓ | ||
| Tanda tangan kode ad-hoc untuk shim PWA di macOS | ✓ | ||
| Akhir dukungan Sinkronisasi Chrome untuk versi Chrome yang dirilis lebih dari empat tahun lalu | ✓ | ||
| Opsi baru di kebijakan HttpsOnlyMode | ✓ | ✓ | |
| Pembekuan tab dalam mode Penghemat energi | ✓ | ||
| Setelan keamanan V8 di Android | ✓ | ||
| Halaman sambutan Chrome tidak lagi dipicu menggunakan initial_preferences | ✓ | ||
| Dukungan untuk URL skema non-khusus | ✓ | ||
| Kebijakan baru di browser Chrome | ✓ | ||
| Kebijakan yang dihapus di browser Chrome | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Dukungan kebijakan DownloadRestrictions di iOS | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Tidak ada update di Chrome 133. | |||
| Perubahan browser Chrome mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Panel privasi dan keamanan di Chrome DevTools | ✓ | ✓ | |
| Baca lisan dalam Mode baca di Chrome 134 | ✓ | ||
| Menandai setelan untuk fitur AI yang dinonaktifkan oleh kebijakan | ✓ | ||
| Partisi URL Blob: Pengambilan/Navigasi | ✓ | ||
| Membuat klien service worker dan mewarisi pengontrol service worker untuk iframe srcdoc | ✓ | ||
| Mengaktifkan peristiwa error, bukan menampilkan pengecualian untuk worker yang diblokir CSP | ✓ | ||
| Menghapus batasan audio getUserMedia nonstandar | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan peristiwa mutasi | ✓ | ||
| Sinkronisasi lintas perangkat setelan dan tema Chrome di Desktop saat login | ✓ | ||
| Tidak mengizinkan spasi di host URL non-file:// | ✓ | ||
| Menghapus kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan pengambil Intl Locale Info API | ✓ | ||
| Menghapus penggantian SwiftShader | ✓ | ||
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5 | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Pendamping Chrome Enterprise Baru | ✓ | ✓ | |
| Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Memfaktorkan ulang pengalaman pengguna aturan DLP | ✓ | ||
| Pencegahan Screenshot | ✓ | ||
| Pemfilteran URL di iOS/Android | ✓ | ||
| Konektor pelaporan untuk perangkat seluler | ✓ | ||
| Connectors API | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Perubahan browser Chrome
- Penelusuran dengan Google Lens di Desktop dan iOS
Admin dapat mengontrol semua elemen fitur ini melalui kebijakan LensOverlaySettings. Untuk melakukan penelusuran, screenshot akan dikirim ke server Google tanpa dikaitkan dengan ID atau akun, screenshot tersebut tidak dapat dilihat oleh siapa pun, dan data mengenai kontennya tidak dicatat. Untuk memberikan konteks penelusuran pada dokumen atau situs yang dilihat pengguna, byte PDF atau HTML situs dikirim ke server Google tanpa dikaitkan dengan ID atau akun apa pun, tidak dapat dilihat oleh siapa pun, dan data atau data yang dihasilkan terkait kontennya tidak dicatat.
Desktop
Mulai Chrome 126, pengguna dapat menelusuri gambar atau teks yang ada di layar Desktop dengan Google Lens. Untuk menggunakan fitur ini, buka sebuah situs dan klik chip Google Lens di omnibox yang menjadi fokus atau dengan mengklik kanan gambar dan memilih Telusuri dengan Google Lens. Pengguna dapat memilih bagian mana pun di layar untuk menelusuri kontennya, dan menyaring hasil penelusuran dengan menambahkan pertanyaan ke kotak penelusuran. Mulai Chrome 132, pengguna juga dapat bertanya mengenai seluruh halaman web atau dokumen PDF dan jawaban akan merujuk dokumen saat ini dan web. Untuk menggunakan fitur ini, panggil Telusuri dengan Google Lens seperti yang dijelaskan di atas dan masukkan kueri ke kotak penelusuran di sudut kanan atas jendela Chrome. Panel samping akan terbuka di sisi kanan jendela browser dengan hasil penelusuran.
iOS
Mulai Chrome 131, pengguna dapat menelusuri gambar atau teks yang ada di layar Chrome iOS dengan Google Lens. Untuk menggunakan fitur ini, buka sebuah situs dan klik menu 3 titik > Telusuri dengan Google Lens. Pengguna dapat mengklik, menyorot, atau mengotaki bagian tertentu pada layar untuk menelusuri kontennya, dan menyaring hasil penelusuran dengan menambahkan kata kunci atau pertanyaan ke kotak penelusuran.
Detail peluncuran:
- Chrome 126 di ChromeOS, Linux, mac, Windows: Peluncuran fitur ke 1% versi Stabil
- Chrome 127 di ChromeOS, Linux, mac, Windows: Peluncuran ke 100% versi Stabil
- Chrome 131 di iOS: Peluncuran fitur ke 1% versi Stabil
- Chrome 132 di ChromeOS, Linux, mac, Windows: Peluncuran fitur yang diperluas ke 1% versi Stabil
- Chrome 133 di iOS: Peluncuran ke 100% versi Stabil
- Tanda tangan kode ad-hoc untuk shim PWA di macOS
Tanda tangan kode untuk shim aplikasi yang sebelumnya dibuat saat menginstal Progressive Web App (PWA) di macOS kini menggunakan tanda tangan kode ad-hoc yang dibuat saat aplikasi diinstal. Tanda tangan kode digunakan macOS sebagai bagian dari identitas aplikasi. Tanda tangan ad-hoc ini membuat setiap shim PWA memiliki identitas unik di macOS; sebelumnya semua PWA diidentifikasi sebagai aplikasi yang sama di macOS.
Update ini akan memperbaiki masalah yang muncul saat mencoba menyertakan beberapa PWA di panel preferensi Buka saat Login di macOS, dan memungkinkan peningkatan penanganan notifikasi pengguna dalam PWA di macOS pada masa mendatang.
Administrator harus menguji kompatibilitas dengan alat keamanan endpoint atau otorisasi biner yang mereka gunakan (seperti Santa). Fitur ini dapat diaktifkan untuk pengujian ini menggunakan
chrome://flags/#use-adhoc-signing-for-web-app-shims. Kemudian, administrator dapat menginstal Progressive Web App dan memastikan aplikasi tersebut diluncurkan sesuai harapan.Jika fitur tidak kompatibel dengan kebijakan keamanan saat ini, kebijakan AdHocCodeSigningForPWAsEnabled dapat digunakan untuk menonaktifkan fitur sementara administrator men-deploy kebijakan keamanan endpoint yang diperbarui. Kebijakan perusahaan dimaksudkan untuk menonaktifkan fitur hanya hingga kebijakan keamanan endpoint telah diperbarui, dan pada saat itu kebijakan tersebut harus dibatalkan.
- Chrome 129 di macOS
Fitur dinonaktifkan di balik tanda (chrome://flags/#use-adhoc-signing-for-web-app-shims) sehingga perusahaan dapat menguji kompatibilitas dengan alat keamanan endpoint mereka, seperti Santa. Jika saat ini fitur tersebut tidak kompatibel, mereka dapat menonaktifkannya melalui kebijakan perusahaan sementara mereka memperbarui konfigurasi keamanan endpoint. Kebijakan perusahaan dimaksudkan untuk menonaktifkan fitur tersebut hanya hingga kebijakan keamanan endpoint telah diperbarui.
- Chrome 133 di macOS
Fitur akan mulai diluncurkan ke versi stabil 100%.
- Chrome 129 di macOS
- Akhir dukungan Sinkronisasi Chrome untuk versi Chrome yang dirilis lebih dari empat tahun lalu
Mulai Februari 2025, Sinkronisasi Chrome (penggunaan dan penyimpanan data di Akun Google Anda) tidak lagi mendukung versi Chrome yang dirilis lebih dari empat tahun lalu. Untuk terus menggunakan Sinkronisasi Chrome, Anda harus mengupgrade Chrome ke versi yang lebih baru. Untuk membaca detail selengkapnya, lihat diskusi ini: Sinkronisasi Chrome akan dihentikan di versi Chrome yang dirilis lebih dari empat tahun lalu.
- Chrome 133 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Perubahan ini hanya memengaruhi Chrome versi lama dan akan diluncurkan di sisi server. Chrome 133 disebutkan hanya untuk mencerminkan linimasa saat perubahan akan berlaku.
- Chrome 133 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Opsi baru di kebijakan HttpsOnlyMode
Ask Before HTTP (ABH), yang sebelumnya bernama Mode Khusus HTTPS, memungkinkan Chrome meminta izin pengguna sebelum mengirim konten HTTP yang tidak aman melalui jaringan. Kebijakan HttpsOnlyMode memungkinkan ABH diaktifkan atau dinonaktifkan secara paksa.
Di Chrome 129, kami telah menambahkan varian ABH tengah baru yang disebut "mode seimbang". Varian ini bertujuan mengurangi ketidaknyamanan pengguna dengan hampir selalu berfungsi seperti ABH (ketat), tetapi tidak bertanya saat Chrome tahu bahwa koneksi HTTPS tidak mungkin dijalankan (seperti saat terhubung ke nama host berlabel tunggal seperti internal/).
Kami menambahkan opsi kebijakan force_balanced_enabled untuk mengaktifkan paksa varian baru ini. Menetapkan force_balanced_enabled di browser sebelum Chrome 129 akan menghasilkan perilaku default, yang tidak menerapkan pembatasan perusahaan pada setelan ABH.
Untuk menghindari dampak yang tidak terduga, jika sebelumnya Anda telah menetapkan force_enabled, sebaiknya jangan tetapkan force_balanced_enabled hingga seluruh perangkat Anda diupgrade ke Chrome 129 atau yang lebih baru. Jika tidak bermigrasi dari force_enabled ke force_balanced_enabled, Anda tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini.
- Chrome 129 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Chrome 133 di Android
- Pembekuan tab dalam mode Penghemat energi
Saat Penghemat energi aktif, Chrome membekukan tab yang telah disembunyikan dan disenyapkan selama >5 menit serta menggunakan banyak kapasitas CPU, kecuali jika:
- Tab tersebut menjalankan fungsi konferensi audio- atau video- yang terdeteksi melalui mikrofon, kamera atau tangkapan layar/jendela/tab, atau RTCPeerConnection dengan RTCDataChannel terbuka atau MediaStreamTrack live.
- Tab tersebut mengontrol perangkat eksternal (yang terdeteksi melalui penggunaan Web USB, Web Bluetooth, Web HID, atau Web Serial).
Tindakan ini akan memperpanjang daya tahan baterai dan mempercepat Chrome dengan mengurangi penggunaan CPU.
Fitur ini dapat diuji menggunakan tanda, chrome://flags/#freezing-on-energy-saver. Selain itu, fitur ini dapat diuji dengan chrome://flags/#freezing-on-energy-saver-testing, yang menyimulasikan kondisi Penghemat energi saat aktif dan semua tab menggunakan banyak kapasitas CPU. Hal ini memungkinkan Anda memverifikasi apakah tab memenuhi syarat untuk dibekukan dan akan dibekukan jika menggunakan banyak kapasitas CPU.- Chrome 133 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Fitur ini akan mulai diluncurkan ke 1% dari versi stabil di Chrome 133.Ketersediaan Penghemat energi dapat dikontrol menggunakan kebijakan BatterySaverModeAvailability (perubahan ini tidak berlaku jika Penghemat energi tidak aktif).
- Setelan keamanan V8 di Android
V8 adalah mesin WebAssembly dan JavaScript Chrome yang digunakan untuk meningkatkan performa situs. Untuk mengurangi permukaan serangan Chrome, Chrome 133 di Android kini menyertakan setelan baru di
chrome://settings/securityuntuk menonaktifkan pengoptimal V8 Just-in-Time (JIT). Hal ini mempertahankan kompatibilitas dengan Web Assembly. Admin dapat terus mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan perusahaan DefaultJavaScriptJitSetting, serta kebijakan JavaScriptJitAllowedForSites dan JavaScriptJitBlockedForSites terkait.- Chrome 122 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
Setelan ini diluncurkan di Chrome 121. Kebijakan Enterprise telah tersedia sejak Chrome 93. - Chrome 133 di Android
Setelan ini tersedia di Android di Chrome 133, di bagian Setelan Situs. Kebijakan perusahaan tidak lagi ditandai sebagai eksperimental.
- Chrome 122 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Halaman sambutan Chrome tidak lagi dipicu menggunakan initial_preferences
Kami telah menghapus Halaman sambutan Chrome dari
initial_preferenceskarena halaman tersebut redundan dengan Pengalaman Pengaktifan Pertama yang dipicu di platform desktop. Menyertakanchrome://welcomedi propertifirst_run_tabsdari fileinitial_preferenceskini tidak akan berpengaruh.Untuk detail selengkapnya tentang konteks file initial_preferences, lihat Mengonfigurasi Preferensi Lain.
- Chrome 133 di Windows, macOS, Linux
- Dukungan untuk URL skema non-khusus
Mulai Chrome 130, browser Chrome mendukung URL skema non-khusus, misalnya,
git://example.com/path. Sebelumnya, parser URL Chromium tidak mendukung URL non-khusus. Parser ini mengurai URL non-khusus seolah-olah URL tersebut memiliki opaque path, yang tidak selaras dengan standar URL. Di Chrome 133, parser URL Chromium mengurai URL non-khusus dengan benar, sesuai standar URL. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat http://bit.ly/url-non-special.- Chrome 130 di Windows, macOS, Linux, Android
- Chrome 133 di Windows, macOS, Linux, Android
- Chrome 134 di Windows, macOS, Linux, Android: Tombol fitur dihapus
- Kebijakan baru di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi LiveTranslateEnabled Mengaktifkan terjemahan teks otomatis. Teks akan dikirim ke Google untuk diterjemahkan. WebRtcIPHandling Kebijakan ini memungkinkan pembatasan alamat IP dan antarmuka yang dapat digunakan oleh WebRTC saat mencoba menemukan koneksi terbaik yang tersedia. DefaultJavaScriptOptimizerSetting Memungkinkan Anda menyetel apakah browser Chrome akan menjalankan mesin JavaScript v8 dengan pengoptimalan JavaScript lanjutan yang diaktifkan. JavaScriptOptimizerBlockedForSites Memungkinkan Anda menetapkan daftar pola URL situs yang menentukan situs dengan pengoptimalan JavaScript lanjutan yang dinonaktifkan. JavaScriptOptimizerAllowedForSites Memungkinkan Anda menetapkan daftar pola URL situs yang menentukan situs dengan pengoptimalan JavaScript lanjutan yang diaktifkan. SafeBrowsingAllowlistDomains Jika kebijakan disetel ke Aktif, Safe Browsing akan memercayai domain yang Anda tentukan. FilePickerChooseFromDriveSettings Memungkinkan Anda memilih file langsung dari Google Drive.
- Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi CSSCustomStateDeprecatedSyntaxEnabled Mengontrol apakah sintaksis yang sudah tidak digunakan lagi untuk status kustom CSS akan diaktifkan atau tidak.
Perubahan Chrome Enterprise Core
- Dukungan kebijakan DownloadRestrictions di iOS
DownloadRestrictions adalah kebijakan universal yang tersedia untuk pengguna Chrome Enterprise Core di platform Desktop dan di Android. Kebijakan DownloadRestrictions kini didukung di iOS. Tindakan ini akan memungkinkan admin memblokir semua download di Chrome seluler di iOS.
- Chrome 133 di iOS
Perubahan Chrome Enterprise Premium
- Tidak ada update untuk Chrome Enterprise Premium di Chrome 133.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser Chrome mendatang
- Panel privasi dan keamanan di Chrome DevTools
Mulai Chrome 134, developer akan dapat menggunakan panel Privasi dan keamanan baru di Chrome DevTools untuk menguji perilaku situs mereka saat cookie pihak ketiga dibatasi. Developer akan dapat membatasi cookie pihak ketiga untuk sementara, mengamati perilaku situs mereka, dan meninjau status cookie pihak ketiga di situs mereka.
Fitur ini tidak akan mengubah kebijakan perusahaan yang ada secara permanen, tetapi akan mengizinkan pengabaian kebijakan perusahaan terkait cookie pihak ketiga (yaitu, BlockThirdPartyCookies dan CookiesAllowedForUrls) untuk sementara agar lebih ketat. Jika kebijakan perusahaan Anda sudah memblokir cookie pihak ketiga yang menggunakan BlockThirdPartyCookies, fitur ini akan dinonaktifkan.
Panel Privasi & keamanan baru akan menggantikan panel Keamanan yang ada. Informasi sertifikat dan koneksi TLS tetap dapat diakses di tab Keamanan di panel Privasi & keamanan.
- Chrome 134 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Baca lisan dalam Mode baca di Chrome 134
Mode baca adalah fitur panel samping yang menyederhanakan tampilan halaman web yang berisi banyak teks. Mode baca akan menyertakan fitur Baca lisan yang akan memungkinkan pengguna mendengar teks dibacakan secara lisan. Anda dapat memilih berbagai suara alami dan kecepatan baca, serta melihat sorotan visual.
- Chrome 134 di Linux, macOS, Windows
- Menandai setelan untuk fitur AI yang dinonaktifkan oleh kebijakan
Di setelan Chrome, kami akan mencantumkan fitur AI yang dinonaktifkan oleh kebijakan perusahaan. Kami juga akan menampilkan pemberitahuan Dinonaktifkan oleh organisasi Anda yang mirip dengan saat setelan lain dinonaktifkan oleh kebijakan.
- Chrome 134 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Partisi URL Blob: Pengambilan/Navigasi
Untuk melanjutkan Partisi Penyimpanan, Chromium akan menerapkan partisi Akses URL Blob menurut Kunci Penyimpanan (situs tingkat teratas, origin frame, dan boolean has-cross-site-ancestor), kecuali navigasi tingkat teratas yang akan tetap dipartisi hanya menurut origin frame. Perilaku ini mirip dengan perilaku yang diterapkan oleh Firefox dan Safari saat ini, serta menyelaraskan penggunaan URL Blob dengan skema partisi yang digunakan API penyimpanan lain sebagai bagian dari Partisi Penyimpanan. Selain itu, Chromium akan menerapkan noopener pada navigasi tingkat teratas yang dimulai perender ke URL Blob yang situs tujuannya bersilangan dengan situs tingkat teratas yang melakukan navigasi. Hal ini menyelaraskan Chromium dengan perilaku serupa di Safari, dan spesifikasi yang relevan telah diperbarui untuk mencerminkan perubahan ini.
Perubahan ini dapat dikembalikan untuk sementara dengan menetapkan kebijakan PartitionedBlobURLUsage. Kebijakan ini tidak akan lagi digunakan saat kebijakan perusahaan terkait partisi penyimpanan lain tidak digunakan lagi.
- Chrome 134 di Windows, macOS, Linux
- Membuat klien service worker dan mewarisi pengontrol service worker untuk iframe srcdoc
Dokumen konteks srcdoc saat ini bukan klien service worker dan tidak tercakup oleh service worker halaman induknya. Hal ini menyebabkan beberapa perbedaan (misalnya, Resource Timing melaporkan URL yang dimuat dokumen ini, tetapi service worker tidak mencegatnya). Kami hendak memperbaiki perbedaan tersebut dengan membuat klien service worker untuk iframe srcdoc dan membuatnya mewarisi pengontrol service worker halaman induk.
- Chrome 134 di Windows, macOS, Linux, Android
- Mengaktifkan peristiwa error, bukan menampilkan pengecualian untuk worker yang diblokir CSP
Saat diblokir oleh Kebijakan Keamanan Konten (CSP), Chromium saat ini menampilkan pengecualian SecurityError dari konstruktor "new Worker(url)" atau "new SharedWorker(url)". Menurut spesifikasi CSP, pemeriksaan CSP dilakukan sebagai bagian dari pengambilan dan peristiwa error akan diaktifkan setelah objek ditampilkan. Pembaruan ini bertujuan membuat Chromium sesuai dengan spesifikasi, dengan tidak menampilkan pengecualian dari konstruktor, tetapi memicu peristiwa error secara asinkron.
- Chrome 134 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghapus batasan audio getUserMedia nonstandar
Blink mendukung sejumlah batasan berawalan goog nonstandar untuk getUserMedia dari beberapa waktu sebelum batasan distandarkan dengan benar.
Penggunaan telah menurun secara signifikan ~0,000001% hingga 0,0009% (tergantung pada batasan) dan beberapa di antaranya bahkan tidak berpengaruh karena perubahan pada stack perekaman audio Chromium. Dalam waktu dekat, tidak akan ada yang berpengaruh karena perubahan lain yang akan datang.
Kami tidak memperkirakan adanya regresi besar karena perubahan ini. Aplikasi yang menggunakan batasan ini akan tetap berfungsi, tetapi akan mendapatkan audio dengan setelan default (seolah-olah tidak ada batasan yang diteruskan). Aplikasi dapat dengan mudah bermigrasi ke batasan standar.
- Chrome 134 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghentikan penggunaan peristiwa mutasi
Peristiwa mutasi sinkron, termasuk
DOMSubtreeModified,DOMNodeInserted,DOMNodeRemoved,DOMNodeRemovedFromDocument,DOMNodeInsertedIntoDocument, danDOMCharacterDataModified, berdampak negatif terhadap performa halaman, serta meningkatkan kompleksitas penambahan fitur baru ke Web secara signifikan. API ini tidak digunakan lagi dari spesifikasinya pada tahun 2011, dan diganti (pada tahun 2012) dengan Mutation Observer API yang jauh lebih baik. Penggunaan peristiwa mutasi yang sudah tidak berlaku harus dihapus atau dimigrasikan ke Mutation Observer.Mulai Chrome 124, kebijakan perusahaan sementara, MutationEventsEnabled, tersedia untuk mengaktifkan kembali peristiwa mutasi yang tidak digunakan lagi atau yang dihapus. Untuk membaca lebih lanjut, lihat postingan blog ini. Jika Anda mengalami masalah, laporkan bug di sini.
Dukungan peristiwa mutasi dinonaktifkan secara default, sejak Chrome 127, atau sekitar 30 Juli 2024. Kode harus sudah dimigrasikan sebelum tanggal tersebut untuk menghindari kerusakan situs. Jika diperlukan lebih banyak waktu, ada beberapa opsi:
- Uji Coba Penghentian Penggunaan Peristiwa Mutasi dapat digunakan untuk mengaktifkan kembali fitur selama waktu yang terbatas di situs tertentu. Opsi ini dapat digunakan hingga Chrome 134 yang berakhir pada 25 Maret 2025.
- Kebijakan perusahaan MutationEventsEnabled juga dapat digunakan untuk tujuan yang sama, hingga Chrome 134.
- Chrome 135 di Android, Linux, macOS, Windows: Kebijakan perusahaan MutationEventsEnabled tidak akan lagi digunakan.
- Sinkronisasi lintas perangkat setelan dan tema Chrome di Desktop saat login
Setelah peluncuran model identitas baru di Chrome Desktop, kami berencana mengaktifkan setelan akun, tema, dan pintasan situs untuk pengguna saat login (tanpa perlu disinkronkan).
Untuk melakukannya, kami akan memperkenalkan penyimpanan akun dan lokal untuk setiap jenis data ini.
Ini berarti:
- Untuk pengguna Chrome di Desktop yang login ke Chrome atau yang mengaktifkan Sinkronisasi, setelan, pintasan situs, dan tema yang disinkronkan ke Akun Google mereka akan dipisah dari setelan lokal, yaitu setelan saat mereka logout atau saat Sinkronisasi dinonaktifkan.
- Tindakan ini memungkinkan berbagi data yang jauh lebih sedikit dibandingkan sebelumnya: setelan lokal tidak otomatis diupload saat pengguna login atau mengaktifkan Sinkronisasi, dan tidak ada setelan dari penyimpanan akun mereka yang tertinggal di perangkat saat Sinkronisasi dinonaktifkan.
-
Kebijakan Chrome yang ada, SyncDisabled dan SyncTypesListDisabled, akan terus berlaku sehingga admin dapat membatasi atau menonaktifkan fitur Sinkronisasi jika mereka menginginkannya.
- Chrome 135 di Linux, macOS, Windows
- Tidak mengizinkan spasi di host URL non-file://
Sebagaimana dijelaskan dalam spesifikasi WhatWG.org, host URL tidak boleh berisi karakter spasi, tetapi saat ini penguraian URL di Chromium mengizinkan spasi di host.
Hal ini menyebabkan Chromium gagal dalam beberapa pengujian yang ada dalam Interop2024 'URL HTTPS untuk WebSocket' dan fokus area URL.
Agar Chromium memenuhi spesifikasi, kami ingin menghapus spasi dari host URL sepenuhnya, tetapi ini sulit karena spasi digunakan di bagian host di URL
file://Windows. Untuk mengetahui detail lebih lanjut, lihat diskusi di GitHub.Fitur ini akan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan agar Chromium semakin memenuhi spesifikasi dengan melarang spasi hanya di URL non-file.
- Chrome 135 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Menghapus kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled
ThirdPartyBlockingEnabled akan dihapus di Chrome 135 karena masalah yang tidak terduga. Jika ada masukan tentang penghapusan ini, silakan laporkan bug di sini.
- Chrome 132 di Windows
Penghentian penggunaan kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled
- Chrome 135 di Windows
Penghapusan kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled
- Chrome 132 di Windows
- Menghentikan penggunaan pengambil Intl Locale Info API
Intl Locale Info API adalah proposal TC39 ECMAScript Tahap 3 untuk meningkatkan objek Intl.Locale dengan mengekspos informasi lokalitas, seperti data minggu (hari pertama dalam seminggu, hari pertama akhir pekan, hari terakhir akhir pekan, hari minimum dalam minggu pertama), dan siklus jam arah teks yang digunakan di lokalitas.
Kami menyertakan penerapan di Chrome 99, tetapi di proposal kemudian kami melakukan beberapa perubahan di Tahap 3 dan memindahkan beberapa pengambil ke fungsi. Kami perlu menghapus pengambil yang tidak digunakan lagi dan meluncurkan kembali fungsi tersebut dengan nama baru.
- Chrome 135 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghapus penggantian SwiftShader
Izin penggantian otomatis ke WebGL yang didukung oleh SwiftShader tidak digunakan lagi dan pembuatan konteks WebGL akan gagal, bukan dikembalikan ke SwiftShader. Hal ini dilakukan karena dua alasan utama:
- SwiftShader merupakan risiko keamanan yang tinggi karena kode JIT yang berjalan dalam proses GPU Chromium.
- Pengguna memiliki pengalaman buruk saat beralih dari WebGL yang didukung GPU berperforma tinggi ke penerapan yang didukung CPU. Pengguna tidak memiliki kontrol atas perilaku ini dan sulit menjelaskannya dalam laporan bug.
SwiftShader adalah alat yang berguna bagi developer web untuk menguji situs mereka di sistem headless atau sistem yang tidak memiliki GPU yang didukung. Kasus penggunaan ini akan tetap didukung jika diaktifkan, tetapi tidak ditujukan untuk menjalankan konten yang tidak tepercaya.
Guna mengizinkan SwiftShader untuk WebGL dan memilih jaminan keamanan yang lebih rendah, jalankan file Chrome yang dapat dieksekusi dengan tombol command line --enable-unsafe-swiftshader.
Selama periode penghentian penggunaan, peringatan akan muncul di konsol JavaScript saat konteks WebGL dibuat dan didukung dengan SwiftShader. Meneruskan --enable-unsafe-swiftshader akan menghapus pesan peringatan ini.
Chromium dan browser lainnya tidak menjamin ketersediaan WebGL. Anda dapat menguji dan menangani kegagalan pembuatan konteks WebGL dan kembali menggunakan API web lain seperti Canvas2D atau pesan yang sesuai kepada pengguna.
- Chrome 135 di Windows, macOS, Linux, Android
- Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5
Panggilan Chrome ke SafeBrowsing API v4 API akan dimigrasikan untuk memanggil SafeBrowsing API v5. Nama metode juga akan berbeda antara v4 dan v5.
Jika admin memiliki daftar hijau URL khusus v4 untuk mengizinkan permintaan jaringan ke
https://safebrowsing.googleapis.com/v4*, daftar tersebut harus diubah untuk mengizinkan permintaan jaringan ke seluruh domain: safebrowsing.googleapis.com. Jika tidak, permintaan jaringan ke API v5 yang ditolak akan menyebabkan regresi keamanan bagi pengguna.- Chrome 135 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Peluncuran ini akan dilakukan secara bertahap.
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome mulai mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows secara langsung. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan perusahaan UiAutomationProviderEnabled, yang tersedia sejak Chrome 125, untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung di Chrome 136, dan akan dihapus di Chrome 137. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang disebabkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator Enterprise dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 137 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang
-
Aplikasi Pendamping Chrome Enterprise Baru
Aplikasi Pendamping Chrome Enterprise adalah program biner administratif baru yang akan otomatis diinstal dengan browser Chrome yang terdaftar ke Chrome Enterprise Core atau Chrome Enterprise Premium. Program ini dimaksudkan untuk mendukung kasus penggunaan, kebijakan, dan pelaporan Enterprise.
- Chrome 134 di Windows, macOS
Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang
- Memfaktorkan ulang UX aturan DLP
Kami ingin membuat antarmuka yang lebih mudah digunakan dan efisien untuk aturan DLP khusus Chrome. Hal ini melibatkan desain ulang alur kerja pembuatan aturan di Konsol admin untuk mengakomodasi fitur keamanan yang ada dan yang akan datang dengan lebih baik bagi pelanggan Chrome Enterprise Premium.
- Chrome 134 di Windows, macOS, Linux, ChromeOS
- Pencegahan Screenshot
Kami berencana meningkatkan fitur pencegahan screenshot yang ada dengan memperluas pemblokiran berbagi layar ke aplikasi rapat seperti Google Meet, Zoom, Teams, dan Slack. Kami akan meneruskan keberhasilan rilis kontrol perlindungan data dengan menambahkan fitur utama serta menangani kekurangan dan masukan pengguna.
- Chrome 134 di Windows, macOS
- Pemfilteran URL di iOS dan Android
Kami akan memperluas kemampuan pemfilteran URL yang ada dari platform desktop ke seluler, sehingga organisasi dapat mengaudit, memperingatkan, atau memblokir URL atau kategori URL tertentu agar tidak dimuat di browser Chrome terkelola atau profil pengguna terkelola di perangkat seluler. Hal ini termasuk memastikan fungsinya bekerja secara lancar dengan Akses Kontekstual (CAA) yang memungkinkan admin menetapkan kebijakan akses berdasarkan konteks pengguna (misalnya, peran pengguna, lokasi) dan status perangkat (misalnya, perangkat terkelola, kepatuhan keamanan).
- Chrome 135 di Android, iOS
- Konektor pelaporan untuk perangkat seluler
Kami berupaya menyetarakan fitur agar organisasi dapat memantau dan merespons peristiwa keamanan di perangkat seluler, seperti kunjungan situs yang tidak aman dan potensi upaya pemindahan data yang tidak sah, seperti yang dapat dilakukan di versi desktop. Hal ini membantu memastikan keamanan dan penegakan kebijakan yang konsisten di berbagai platform.
- Chrome 135 di Android, iOS
- Connectors API
Kami berencana menyederhanakan proses penyiapan konektor keamanan pihak ketiga dan memungkinkan penyedia mengelola konfigurasi langsung dari UI mereka sendiri. Hal ini bertujuan memudahkan organisasi mengintegrasikan alat dan layanan keamanan pilihan mereka dengan Chrome, sehingga meningkatkan keamanan dan pengelolaan di berbagai platform.
- Chrome 135 di Windows, macOS, Linux, ChromeOS
Ringkasan rilis ChromeOS 133
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Proses penanganan file Office yang ditingkatkan untuk pengguna terkelola | ✓ | ✓ | |
| Membuat penyimpanan cloud sebagai satu-satunya opsi penyimpanan data di perangkat ChromeOS | ✓ | ✓ | |
| Tombol Pantul di ChromeOS | ✓ | ||
| Tur Sambutan yang Ditingkatkan | ✓ | ||
| Kebijakan ChromeOS untuk bahasa keyboard | ✓ | ✓ | |
| Pembaruan bahasa Screencast | ✓ | ||
| Tombol baru untuk resolusi super mikrofon Bluetooth | ✓ | ||
| Kandidat rilis ChromeOS LTS 132 | ✓ | ||
| Pemantauan kondisi kios | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Perubahan Heartbeat Kios | ✓ | ||
| Aplikasi Web Terisolasi dalam mode kios ChromeOS | ✓ | ||
| Memigrasikan data untuk siswa yang lulus | ✓ | ||
| Kebijakan ChromeOS untuk masa pakai baterai | ✓ | ||
| Tombol Lambat | ✓ | ✓ | |
| GIF dengan Penyisipan Cepat | ✓ | ||
| Latar belakang dan wallpaper AI | ✓ | ||
| Penghentian dukungan Aplikasi Chrome di ChromeOS | ✓ | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update ChromeOS
-
Proses penanganan file Office yang ditingkatkan untuk pengguna terkelola
Mulai ChromeOS 133, pengguna terkelola kini dapat membuka dan mengedit file Microsoft Office (Word, PowerPoint, Excel) dengan lancar, terlepas dari apakah mereka menggunakan Office untuk web di Microsoft 365 atau Google Workspace.
Organisasi yang menggunakan Office untuk web mendapatkan manfaat dari integrasi OneDrive ke aplikasi File, integrasi sistem PWA Microsoft 365 agar pengalaman penggunaan terasa seperti di desktop, SSO untuk semua aplikasi yang diperlukan, dan kontrol kebijakan lanjutan untuk prakonfigurasi.
Untuk pelanggan Google Workspace, transisi file lokal ke Google Workspace dioptimalkan.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Menyiapkan proses penanganan file Office untuk pengguna terkelola di Pusat Bantuan Chrome Enterprise dan Education.
Kebijakan baru untuk proses penanganan file Microsoft Office mencakup:
-
Membuat penyimpanan cloud sebagai satu-satunya opsi penyimpanan data di perangkat ChromeOS
ChromeOS 133 memperkenalkan pengalaman cloud-first sejati, yang memungkinkan admin memastikan bahwa semua file disimpan di Google Workspace atau Microsoft OneDrive dengan memblokir penyimpanan lokal. Fitur ini mencegah kehilangan data, mengurangi risiko keamanan, mendukung persyaratan pembekuan litigasi, dan sangat bermanfaat untuk perangkat bersama.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Menggunakan penyimpanan cloud sebagai satu-satunya opsi penyimpanan di perangkat ChromeOS di Pusat Bantuan Chrome Enterprise dan Education.
Kebijakan baru untuk penyimpanan cloud mencakup:
-
Tombol Pantul adalah fitur aksesibilitas yang dirancang untuk mempermudah penggunaan komputer bagi individu dengan kemampuan motorik terbatas atau tremor. Fitur ini bekerja dengan mengabaikan penekanan tombol berulang dalam interval waktu singkat, yang dapat Anda atur sesuai kebutuhan. Tindakan ini mencegah masuknya karakter yang tidak diinginkan karena tombol ditekan secara tidak sengaja.
-
Tur Sambutan yang Ditingkatkan
Pengguna ChromeOS baru kini disambut dengan Tur Sambutan langsung setelah penyiapan perangkat selesai. Tur Sambutan memberikan cara interaktif bagi pengguna untuk mempelajari dasar-dasar dan mulai menggunakan Chromebook baru mereka dengan cepat.
-
Kebijakan ChromeOS baru untuk bahasa keyboard
Mulai ChromeOS 133, kebijakan AllowedInputMethodsForceEnabled baru memungkinkan administrator menginstal bahasa keyboard secara otomatis yang sebelumnya ditetapkan oleh AllowedInputMethods. Pengguna tidak dapat menambahkan bahasa keyboard baru atau menghapus bahasa keyboard yang dipilih saat kebijakan ditetapkan.
-
Screencast kini mendukung lebih dari 50 bahasa. Untuk menggunakan Screencast, tekan ikon Peluncur dan telusuri Screencast. Anda dapat menemukan daftar bahasa di artikel Pusat Bantuan: Menggunakan aplikasi Screencast untuk merekam dan berbagi di perangkat ChromeOS.
-
Tombol baru untuk Resolusi Super mikrofon Bluetooth
ChromeOS 133 menambahkan tombol untuk mengontrol Resolusi Super mikrofon Bluetooth. Tombol ditambahkan di halaman setelan audio dan hanya terlihat jika fitur ini didukung dan perangkat input yang dipilih adalah headset Bluetooth.
-
Kandidat rilis ChromeOS LTS 132 kini tersedia. Untuk mengetahui detailnya, lihat Catatan rilis ChromeOS Dukungan Jangka Panjang (LTS).
-
Pemantauan kondisi untuk perangkat Kios
ChromeOS 133 meningkatkan latensi pembaruan status untuk pemantauan kondisi perangkat Kios. Dalam kondisi ideal, pembaruan status untuk perangkat Kios kini dilaporkan dalam waktu sekitar satu menit. Status offline kini akan dikirim atau diperbarui dalam waktu 11 menit. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Memantau kondisi perangkat Kios di Pusat Bantuan Chrome Enterprise dan Education.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Pada pertengahan tahun lalu, kami mengirimkan MSA untuk menyampaikan informasi kepada pelanggan tentang migrasi Kiosk Heartbeat API yang memerlukan update versi ke ChromeOS 126.
Jika organisasi Anda menggunakan versi sebelum ChromeOS 126, Anda perlu mengupdate perangkat. Perubahan heartbeat kios ini memerlukan update ke ChromeOS 126 atau ChromeOS LTS 126 atau ke rilis ChromeOS yang stabil saat ini.
- Apa yang perlu Anda lakukan?
Pastikan Anda telah mengaktifkan (nilai: 0) DeviceChromeVariation untuk organisasi Anda hingga semua perangkat telah diupdate ke LTS132.
Setelah semua perangkat menggunakan LTS132, DeviceChromeVariation tidak diperlukan lagi dan dapat diubah ke nilai apa pun.
- Apa yang terjadi jika DeviceChromeVariation dinonaktifkan?
Perangkat yang menjalankan versi LTS sebelum LTS132 akan terus menggunakan infrastruktur Heartbeat Kios lama hingga 7 April 2025.
Mulai 8 April 2025, semua perangkat yang menjalankan versi LTS sebelum ChromeOS LTS 132 akan berhenti mengirimkan heartbeat perangkat.
-
Aplikasi Web Terisolasi dalam mode kios ChromeOS
Di ChromeOS 134, mode kios ChromeOS akan mendukung Aplikasi Web Terisolasi (IWA), sebuah solusi aplikasi yang lebih aman dan serbaguna dengan akses ke integrasi sistem yang mendalam dan kemampuan yang canggih. Administrator akan dapat mengonfigurasi IWA untuk deployment kios dan reklame digital di perangkat terkelola Chrome Enterprise melalui konsol Admin.
-
Memigrasikan data untuk siswa yang lulus
Mulai Maret 2025, alat transfer konten baru akan memandu siswa yang lulus atau pengguna lain yang dikelola EDU yang ingin memigrasikan data mereka melalui proses transfer Google Takeout terbaru. Dengan begitu, mereka dapat memindahkan konten Dokumen, Spreadsheet, Slide, dan Gmail ke akun Gmail yang diinginkan.
Aplikasi baru ini memungkinkan administrator sekolah menyematkan ikon ke panel aplikasi, menampilkan notifikasi kepada siswa dan staf pengajar di Chromebook mereka, serta menetapkan tanggal pemicuan saran tindak lanjut untuk meminta mereka menggunakan transfer konten.
-
Kebijakan ChromeOS baru untuk masa pakai baterai
Di ChromeOS 134, kami akan memperkenalkan kebijakan batas pengisian daya baterai baru yang akan memberikan lebih banyak opsi pengoptimalan dan membantu memperpanjang masa pakai Chromebook. Administrator masih dapat menetapkan batas pengisian daya maksimum, dengan 100% sebagai default, untuk meminimalkan penurunan kualitas baterai dan meningkatkan keandalan jangka panjang. Kebijakan baru ini akan bermanfaat bagi administrator yang mengelola perangkat, seperti di lingkungan pendidikan, serta pengguna perorangan yang ingin memaksimalkan masa pakai Chromebook mereka. Kebijakan ini akan diterapkan secara otomatis dan tidak memerlukan interaksi pengguna.
-
Tombol Lambat adalah fitur aksesibilitas yang dirancang untuk membantu individu dengan kemampuan motorik terbatas untuk mengetik secara lebih akurat. Fitur ini sangat membantu bagi pengguna yang memiliki kondisi seperti tremor, artritis, atau mati rasa di ujung jari, yang dapat menyulitkan mereka menekan tombol dengan presisi. Tombol Lambat akan berfungsi dengan menambahkan penundaan, yang mengharuskan tombol ditahan selama jangka waktu tertentu sebelum inputnya diterima. Tindakan ini akan mencegah penekanan tombol yang tidak disengaja.
-
Penyisipan Cepat akan segera mendukung penyisipan GIF langsung. Tambahkan GIF ke pesan dan dokumen dengan cepat tanpa keluar dari menu Penyisipan Cepat. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Menggunakan Penyisipan Cepat untuk menambahkan & membuat konten.
-
Latar belakang dan wallpaper AI
Mulai ChromeOS 135, kami berencana memperkenalkan latar belakang panggilan video dan wallpaper AI generatif beresolusi tinggi di ChromeOS. Dengan fitur ini, Anda dapat menunjukkan kreativitas dan mengubah Chromebook Anda menjadi kanvas untuk mengekspresikan diri. Pilih salah satu template, lalu beri Chromebook Anda sentuhan karakter, mood, atau minat unik Anda hanya dengan beberapa klik.
Dua kebijakan baru akan tersedia untuk mengontrol fitur ini, yakni GenAIVcBackgroundSettings dan GenAIWallpaperSettings. Fitur ini hanya akan tersedia di perangkat Chromebook Plus.
-
Penghentian dukungan Aplikasi Chrome di ChromeOS
Pada tahun 2016, kami mengumumkan bahwa Aplikasi Chrome tidak digunakan lagi karena diganti dengan aplikasi web. Pada tahun 2021, kami mengumumkan di Blog Chromium bahwa dukungan Aplikasi Chrome untuk pelanggan serta developer ChromeOS Enterprise dan Education di ChromeOS akan diperpanjang hingga setidaknya Januari 2025. Karena sebagian besar pelanggan telah bermigrasi dari Aplikasi Chrome (termasuk Aplikasi terpaket versi lama (v1) dan Aplikasi yang dihosting), kami dapat mengonfirmasi pembaruan berikut mengenai tanggal penghentian Aplikasi Chrome.
- Juli 2025: Penghentian dukungan untuk Aplikasi Chrome yang diinstal pengguna (dijadwalkan untuk ChromeOS M138).
- Aplikasi Chrome yang diinstal otomatis melalui konsol Admin akan terus didukung.
- Juli 2026: Rilis ChromeOS terakhir yang mendukung Aplikasi Chrome dalam Mode Kios (dijadwalkan untuk ChromeOS M150).
- Perangkat di saluran LTS dengan Aplikasi Chrome dalam Mode Kios akan menerima dukungan hingga April 2027.
- Februari 2028: Rilis ChromeOS terakhir yang mendukung Aplikasi Chrome (dijadwalkan untuk ChromeOS M168), dan ini menandai akhir siklus proses (EOL) semua Aplikasi Chrome.
- Perangkat di saluran LTS dapat terus menggunakan Aplikasi Chrome hingga Oktober 2028.
- Tidak ada pengecualian yang akan diberikan.
Linimasa penghentian ini juga berlaku untuk Aplikasi Chrome yang dihosting sendiri.
Meskipun tidak ada Aplikasi Chrome baru yang dapat ditambahkan ke Chrome Web Store, Aplikasi Chrome lama dapat terus diupdate hingga Oktober 2028, yaitu saat aplikasi tersebut mencapai akhir siklus proses (EOL) di ChromeOS. Setelah tanggal ini, Aplikasi Chrome akan dihapus dari Chrome Web Store.
Jika organisasi Anda telah mengembangkan Aplikasi Chrome internal dan memerlukan bantuan, lihat panduan Transisi dari Aplikasi Chrome. Anda juga dapat bergabung dengan komunitas developer ChromeOS di Discord, atau menghubungi kami melalui formulir di https://chromeos.dev/work-with-us. Lihat jadwal rilis ChromeOS untuk mengetahui tanggal rilis dan update.
Dalam beberapa minggu mendatang, informasi tambahan yang mendetail akan dikirimkan kepada semua developer Aplikasi Chrome yang masih ada dan semua Administrator ChromeOS.
- Juli 2025: Penghentian dukungan untuk Aplikasi Chrome yang diinstal pengguna (dijadwalkan untuk ChromeOS M138).
Chrome 132
Ringkasan rilis Chrome 132
| Perubahan browser Chrome | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Telusuri dengan Google Lens | ✓ | ||
| Layanan Jaringan di-sandbox di Windows | ✓ | ||
| Tanda tangan kode ad-hoc untuk shim Progressive Web App di macOS | ✓ | ||
| Upload banyak | ✓ | ||
| Pembaruan alur kerja Pernyataan Penyangkalan Konektor | ✓ | ||
| DownloadRestrictions lebih ketat dalam pembatasan jenis file | ✓ | ||
| Pembaruan pada model identitas desktop | ✓ | ||
| Mode Khusus HTTPS untuk Pengguna yang Umumnya Aman | ✓ | ||
| Kunci sandi di iOS | ✓ | ✓ | |
| Pemindahan Tombol Tampilkan/Sembunyikan Sandi | ✓ | ||
| Penghapusan Headless lama dari biner Chrome | ✓ | ||
| Menghapus kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled | ✓ | ||
| Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk perilaku lama situs yang sama | ✓ | ||
| Mendukung URL skema non-khusus | ✓ | ||
| Terjemahan untuk Penelusuran dengan Google Lens | ✓ | ||
| Pengambilan Link Pengguna di PWA | ✓ | ✓ | |
| Penampung scroll yang dapat difokuskan keyboard | ✓ | ||
| Menghapus API layar penuh HTMLVideoElement berawalan | ✓ | ||
| Menampilkan pengecualian untuk popover atau dialog dalam dokumen nonaktif | ✓ | ||
| Kebijakan baru di browser Chrome | ✓ | ||
| Kebijakan yang dihapus di browser Chrome | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Chrome Web Store yang Disesuaikan untuk perusahaan | ✓ | ✓ | |
| Kemampuan pengelolaan pengguna Chrome baru di konsol Admin | ✓ | ||
| Kondisi Salin Sumber di aturan Tempel DLP Chrome | ✓ | ||
| Menghasilkan insight untuk peringatan dan error Konsol Chrome DevTools | ✓ | ||
| Sertifikasi Administrator Profesional Chrome Enterprise | ✓ | ||
| Root Certificate Server untuk Chrome Enterprise | ✓ | ✓ | |
| Laporan Teknologi Lama | ✓ | ||
| Kebijakan yang direkomendasikan (pengguna dapat mengganti nilai kebijakan) | ✓ | ✓ | |
| Daftar Browser terkelola yang diperbarui: Aktivitas Google Update Terbaru | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Enkripsi Download File untuk Aturan DLP | ✓ | ||
| Perubahan browser Chrome mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Tidak mengizinkan spasi di host URL non-file:// | ✓ | ||
| Baca lisan dalam Mode baca di Chrome 133 | ✓ | ||
| Pembekuan tab dalam mode Penghemat energi | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan pengambil Intl Locale Info | ✓ | ||
| Peningkatan posisi anchor dan pemanggil popover | ✓ | ||
| Menghapus pemicu halaman Selamat Datang Chrome melalui preferensi awal tab yang pertama kali dijalankan | ✓ | ||
| Menghapus batasan audio getUserMedia nonstandar | ✓ | ||
| Menghapus penggantian SwiftShader | ✓ | ||
| Panel privasi & keamanan di Chrome DevTools | ✓ | ✓ | |
| Sinkronisasi Chrome akan berhenti mendukung versi Chrome yang dirilis lebih dari empat tahun lalu | ✓ | ||
| Setelan keamanan V8 | ✓ | ||
| Opsi baru di kebijakan HttpsOnlyMode | ✓ | ✓ | |
| Migrasi SafeBrowsing API v4 → SafeBrowsing API v5 | ✓ | ||
| Partisi URL blob: Pengambilan atau Navigasi | ✓ | ||
| Skrip SharedWorker mewarisi pengontrol untuk URL skrip blob | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan peristiwa mutasi | ✓ | ||
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| Menyesuaikan profil terkelola dengan logo dan label kustom | ✓ | ✓ | |
| Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Aplikasi Pendamping Chrome Enterprise Baru | ✓ | ✓ | |
| Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Pencegahan screenshot V2 | ✓ | ||
| Pemfilteran URL di iOS/Android | ✓ | ||
| Konektor pelaporan untuk perangkat seluler | ✓ | ||
| Memfaktorkan ulang UX aturan DLP | ✓ | ||
| Connectors API | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Perubahan browser Chrome
- Menelusuri dengan Google Lens
Di Chrome 132, kami mulai meluncurkan fitur yang ditingkatkan ini di semua platform. Admin dapat mengontrol semua elemen fitur ini melalui kebijakan LensOverlaySettings. Untuk melakukan penelusuran, screenshot akan dikirim ke server Google tanpa dikaitkan dengan ID atau akun, screenshot tersebut tidak dapat dilihat oleh siapa pun, dan data mengenai kontennya tidak dicatat. Untuk memberikan konteks penelusuran pada dokumen atau situs yang dilihat pengguna, byte PDF atau HTML situs dikirim ke server Google tanpa dikaitkan dengan ID atau akun apa pun, tidak dapat dilihat oleh siapa pun, dan data atau data yang dihasilkan terkait kontennya tidak dicatat.
Desktop
Mulai Chrome 126, pengguna dapat menelusuri gambar atau teks yang ada di layar Desktop dengan Google Lens. Untuk menggunakan fitur ini, buka sebuah situs dan klik chip Google Lens di omnibox yang menjadi fokus atau dengan mengklik kanan gambar dan memilih Telusuri dengan Google Lens. Pengguna dapat memilih bagian mana pun di layar untuk menelusuri kontennya, dan menyaring hasil penelusuran dengan menambahkan pertanyaan ke kotak penelusuran. Mulai Chrome 132, pengguna juga dapat bertanya mengenai seluruh halaman web atau dokumen PDF dan jawaban akan merujuk dokumen saat ini dan web. Untuk menggunakan fitur ini, panggil Telusuri dengan Google Lens seperti yang dijelaskan di atas dan masukkan kueri ke kotak penelusuran di sudut kanan atas jendela Chrome. Panel samping akan terbuka di sisi kanan jendela browser dengan hasil penelusuran.
iOS
Mulai Chrome 131, pengguna dapat menelusuri gambar atau teks yang ada di layar Chrome iOS dengan Google Lens. Untuk menggunakan fitur ini, buka sebuah situs dan klik menu 3 titik > Telusuri dengan Google Lens. Pengguna dapat mengklik, menyorot, atau mengotaki bagian tertentu pada layar untuk menelusuri kontennya, dan menyaring hasil penelusuran dengan menambahkan kata kunci atau pertanyaan ke kotak penelusuran.
Detail peluncuran:
- Chrome 126 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur 1% dari versi Stabil
- Chrome 127 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran ke 100% dari versi Stabil
- Chrome 131 di iOS: Peluncuran fitur pada 1% dari versi Stabil
- Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur yang diperluas pada 1% dari versi Stabil
- Layanan Jaringan di-sandbox di Windows
Untuk meningkatkan keamanan dan keandalan, layanan jaringan, yang sudah berjalan dalam prosesnya sendiri, kini di-sandbox di Windows. Sebagai bagian dari peningkatan ini, modifikasi layanan jaringan, yang saat ini dapat dilakukan oleh kode pihak ketiga, akan dapat dicegah. Pencegahan ini dapat menyebabkan masalah interoperabilitas dengan software yang memasukkan kode ke dalam ruang proses Chrome, seperti software Pencegahan Kebocoran Data. Kebijakan NetworkServiceSandboxEnabled memungkinkan Anda menonaktifkan sandbox jika inkompatibilitas ditemukan. Anda dapat menguji sandbox di lingkungan Anda dengan mengikuti petunjuk ini.
Anda juga dapat melaporkan masalah yang ditemukan.
- Chrome 132 di Windows
Layanan Jaringan akan di-sandbox di Windows.
- Chrome 132 di Windows
- Tanda tangan kode ad-hoc untuk shim Progressive Web App di macOS
Tanda tangan kode untuk shim aplikasi yang sebelumnya dibuat saat menginstal Progressive Web App di macOS kini menggunakan tanda tangan kode ad-hoc yang dibuat saat aplikasi diinstal. Tanda tangan kode digunakan macOS sebagai bagian dari identitas aplikasi. Tanda tangan ad-hoc ini membuat setiap shim aplikasi PWA memiliki identitas unik di macOS; sebelumnya semua PWA diidentifikasi sebagai aplikasi yang sama di macOS.
Update ini akan memperbaiki masalah yang muncul saat mencoba menyertakan beberapa Progressive Web App di panel preferensi Buka saat Login macOS, dan memungkinkan peningkatan penanganan notifikasi pengguna dalam PWA di macOS pada masa mendatang.
Administrator harus menguji kompatibilitas dengan alat keamanan endpoint atau otorisasi biner yang mereka gunakan (seperti Santa). Fitur ini dapat diaktifkan untuk pengujian ini menggunakan
chrome://flags/#use-adhoc-signing-for-web-app-shims. Kemudian, administrator dapat menginstal Progressive Web App dan memastikan aplikasi tersebut diluncurkan sesuai harapan.Jika fitur tidak kompatibel dengan kebijakan keamanan saat ini, kebijakan AdHocCodeSigningForPWAsEnabled dapat digunakan untuk menonaktifkan fitur sementara administrator men-deploy kebijakan keamanan endpoint yang diperbarui. Kebijakan perusahaan dimaksudkan untuk menonaktifkan fitur hanya hingga kebijakan keamanan endpoint telah diperbarui, dan pada saat itu kebijakan tersebut harus dibatalkan.
- Chrome 129 di macOS
Fitur dinonaktifkan di balik tanda (chrome://flags/#use-adhoc-signing-for-web-app-shims) sehingga perusahaan dapat menguji kompatibilitas dengan alat keamanan endpoint mereka, seperti Santa. Jika saat ini fitur tersebut tidak kompatibel, mereka dapat menonaktifkannya melalui kebijakan perusahaan sementara mereka memperbarui konfigurasi keamanan endpoint. Kebijakan perusahaan dimaksudkan untuk menonaktifkan fitur hanya hingga kebijakan keamanan endpoint telah diperbarui. - Chrome 132 di macOS
Fitur ini akan mulai diluncurkan ke versi stabil, dimulai dengan peluncuran 1%.
- Chrome 129 di macOS
- Upload banyak
Mulai Chrome 128, pengguna memiliki akses ke sandi dan alamat dari Akun Google mereka pada saat login (selain metode pembayaran, yang merupakan fitur login yang sudah ada). Jenis data ini memiliki dua penyimpanan yang berbeda: lokal dan akun. Dengan Chrome 132, kami memberi pengguna kesempatan untuk mengupload data lokal mereka ke Akun Google. Fitur ini pertama kali akan tersedia untuk sandi dan alamat, dan akan diperluas untuk menyertakan jenis data lain ke depannya.
Kebijakan SyncTypesListDisabled berlaku sama untuk sinkronisasi dan upload data. Oleh karena itu, jika sandi atau alamat dinonaktifkan, keduanya tidak akan tersedia untuk diupload di pengupload banyak.
- Chrome 132 di Linux, macOS, Windows
- Pembaruan alur kerja Pernyataan Penyangkalan Konektor
Kami telah memperbarui Persyaratan Layanan untuk Chrome Enterprise Core yang menyertakan bagian tentang berbagi data pihak ketiga. Update ini meningkatkan alur pendaftaran untuk konektor Enterprise browser Chrome.
- Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- DownloadRestrictions lebih ketat dalam pembatasan jenis file
Anda dapat mengontrol download dalam organisasi menggunakan kebijakan DownloadRestrictions, dengan opsi yang memungkinkan Anda memilih tingkat pembatasan jenis file yang sesuai:
0 = Tidak ada batasan khusus. Default.
Jika nilai opsi = 1, artinya:
1 = Blokir download dan jenis file berbahaya.
2 = Blokir download berbahaya, download tidak biasa atau tidak diinginkan, dan jenis file berbahaya.
3 = Blokir semua download.
4 = Blokir download berbahaya. Direkomendasikan.- Browser Chrome memblokir file berbahaya yang ditandai oleh server Safe Browsing DAN memblokir semua jenis file berbahaya. Hanya direkomendasikan untuk OU, browser, atau pengguna yang memiliki toleransi tinggi terhadap positif palsu (PP).
Jika nilai opsi = 2, artinya:
- Browser Chrome memblokir file berbahaya yang ditandai oleh server Safe Browsing DAN Memblokir file yang tidak biasa atau tidak diinginkan yang ditandai oleh server Safe Browsing DAN Memblokir semua jenis file berbahaya. Hanya direkomendasikan untuk OU, browser, atau pengguna yang memiliki toleransi tinggi terhadap positif palsu (PP).
Sebelumnya, pemblokiran jenis file berbahaya tidak diterapkan dengan benar oleh Chrome, dan masalah ini kini telah diperbaiki. Namun, hal ini berarti bahwa kebijakan tersebut kini jauh lebih ketat pada jenis file tertentu yang dapat berbahaya bagi pengguna, seperti file `
.exe` atau `.msi` di Windows. Jika hal ini menyebabkan terlalu banyak positif palsu (PP), Anda dapat membiarkan kebijakan tidak ditetapkan atau menetapkan nilai 4 untuk kebijakan tersebut.- Chrome 132 di Windows
- Pembaruan pada model Identitas Chrome di desktop
Alih-alih harus menyiapkan sinkronisasi Chrome di perangkat, Anda kini cukup login ke Chrome untuk mengakses dan menyimpan item ke Akun Google Anda. Model identitas baru di Desktop ini juga meliputi login eksplisit ke Chrome dari login web.
Login ke web (menggunakan Gmail) akan meminta pengguna untuk login ke Chrome. Jika menolak, mereka tidak akan login ke Chrome, hanya ke web.
- Jika pengguna menyetujuinya, pengelolaan profil (kebijakan berbasis pengguna), pembayaran (sudah tersedia saat ini), sandi, alamat, bookmark*, ekstensi*, preferensi mesin telusur*, tema*, dan PWA* akan diaktifkan.
- Jika pengguna menolak, Chrome tetap dapat menggunakan kredensial login untuk memfasilitasi login sekali klik ke Chrome.
- Untuk saat ini, sinkronisasi histori, Tab yang terbuka, dan grup tab masih memerlukan persetujuan terpisah.
- Kredensial yang tidak valid (misalnya, logout dari web atau logout jarak jauh) akan membuat Chrome dalam status 'tertunda', sebelumnya 'sinkronisasi dijeda'. Data isi otomatis tidak akan tersedia dari Akun Google pengguna. Pengguna dalam status ini akan diminta untuk “Verifikasi diri Anda” di toolbar Chrome.
*Jenis data ini akan diaktifkan setelah login (bukan keikutsertaan sinkronisasi) di pencapaian Chrome yang akan datang.
Intersepsi login web dapat dikontrol menggunakan kebijakan SigninInterceptionEnabled. Untuk detail selengkapnya, lihat Memaksa pengguna membuat profil terpisah.
- Peluncuran Chrome 132 di Linux, macOS, Windows dimulai
- Mode Khusus HTTPS untuk Pengguna yang Umumnya Aman
Mode Khusus HTTPS (HFM) memungkinkan pengalaman HTTPS default di Chrome dengan mengupgrade situs ke HTTPS secara otomatis. Jika situs tidak mendukung HTTPS, HFM akan menampilkan peringatan sebelum memuat versi HTTP. HFM meningkatkan jaminan keamanan HTTPS secara signifikan dengan mencegah pemuatan URL HTTP tanpa persetujuan eksplisit pengguna.
HFM untuk pengguna yang umumnya aman (fitur ini) adalah heuristik yang dapat secara otomatis mengaktifkan HFM untuk pengguna jika pengguna memiliki pola penjelajahan yang umumnya aman. Pola penjelajahan yang umumnya aman ditentukan dengan melacak penggantian Upgrade HTTPS (Upgrade HTTPS yang gagal, yang akan menjadi interstisial HFM jika pengguna mengaktifkan HFM secara manual) dan beberapa faktor lainnya seperti usia profil dan skor engagement situs secara keseluruhan.
Jika sinyal ini menunjukkan bahwa pengguna lebih sering mengunjungi situs yang aman, heuristik akan otomatis mengaktifkan setelan HFM. Interstisial HFM yang disebabkan oleh heuristik ini akan menampilkan pesan kustom. Pengguna dapat menonaktifkan HFM dengan menonaktifkan setelan UI dan heuristik tidak akan pernah aktif lagi.
Fitur ini dapat dikontrol menggunakan kebijakan perusahaan yang ada, yaitu HttpsOnlyMode dan HttpAllowlist.
- Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Kunci sandi di iOS
Kunci sandi adalah alternatif yang lebih aman dibandingkan sandi. Tidak seperti sandi, yang dapat di-phishing atau ditebak, kunci sandi memungkinkan pengguna mengautentikasi ke situs dan aplikasi menggunakan kriptografi kunci publik, sebagaimana ditentukan dalam standar Webauthn.
Kunci sandi Pengelola Sandi Google sudah tersedia di Chrome pada platform lain; peluncuran ini menghadirkannya ke platform iOS, melalui peningkatan pada Ekstensi Penyedia Kredensial yang ada di Chrome ("Sandi di Aplikasi Lain"). Dengan Ekstensi ini, kunci sandi Pengelola Sandi Google dapat digunakan untuk login ke halaman di Chrome dan browser lainnya, serta ke aplikasi native.
Kunci sandi disimpan ke Akun Google pengguna dan tersedia setiap kali pengguna login ke Chrome. Kebijakan Enterprise yang relevan seperti BrowserSignin, SyncTypesListDisabled, dan PasswordManagerEnabled akan terus berfungsi seperti sebelumnya dan dapat digunakan untuk mengonfigurasi apakah pengguna dapat menggunakan serta menyimpan sandi di Akun Google mereka.
- Chrome 132 di iOS
- Pemindahan tombol Kebocoran Sandi
Tombol PasswordLeakDetectionEnabled yang awalnya ditemukan di
chrome://settings/securitydipindahkan dari bagian judul perlindungan standar ke bagian bawah halaman di bagian Lanjutan.Fitur ini juga akan menghapus dependensi PasswordLeakDetectionEnabled pada status Safe Browsing pengguna. Sebelumnya, pengguna yang tidak memiliki perlindungan ataupun Safe Browsing tidak akan mendapatkan fungsi PasswordLeakDetectionEnabled. Sekarang, pengguna dibebaskan untuk memilih tombol PasswordLeakDetectionEnabled, terlepas dari tingkat perlindungan Safe Browsing mereka.
- Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Penghapusan Headless lama dari biner Chrome
Menjalankan Chrome dengan `--headless=old` tidak lagi meluncurkan mode Headless lama, dan sebagai gantinya akan menampilkan pesan log berikut:
Mode Headless lama telah dihapus dari biner Chrome. Anda dapat menggunakan mode Headless baru atau chrome-headless-shell yang merupakan penerapan mandiri mode Headless lama.
- Chrome 132 di Linux, macOS, Windows
- Menghapus kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled
ThirdPartyBlockingEnabled akan dihapus di Chrome 135 karena masalah yang tidak terduga. Jika ada masukan tentang penghapusan ini, silakan laporkan bug di sini.
- Chrome 132 di Windows:
Penghentian penggunaan kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled
- Chrome 135 di Windows
Penghapusan kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled
- Chrome 132 di Windows:
- Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk perilaku situs lama yang sama
Di Chrome 79, kami memperkenalkan kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList untuk mengembalikan perilaku cookie SameSite ke perilaku lama pada domain yang ditentukan. Masa berlaku kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList telah diperpanjang dan akan dihapus di Chrome 132.
- Chrome 132 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
- Chrome 132 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Mendukung URL skema non-khusus
Chrome 130 mendukung URL skema non-khusus, misalnya, git://example.com/path. Sebelumnya, parser URL Chromium tidak mendukung URL non-khusus. Parser ini mengurai URL non-khusus seolah-olah URL tersebut memiliki opaque path, yang tidak selaras dengan standar URL. Sekarang, parser URL Chromium mengurai URL non-khusus dengan benar, sesuai standar URL. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat http://bit.ly/url-non-special.
- Chrome 130 di Windows, macOS, Linux, Android
- Chrome 132 di Windows, macOS, Linux, Android
- Chrome 134 di Windows, macOS, Linux, Android: Tombol fitur dihapus
- Terjemahan untuk Penelusuran dengan Google Lens
Kemampuan Terjemahan berbasis augmented reality (AR) kini diterapkan pada fitur Telusuri dengan Google Lens. Kebijakan perusahaan LensOverlaySettings sudah diterapkan sehingga Anda dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur.
- Chrome 131 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Di Chrome 131, fitur terjemahan diperkenalkan. Di Chrome 132, fitur terjemahan diperluas dengan dukungan bahasa tambahan.
- Pengambilan Link pengguna di PWA
Link web akan otomatis mengarahkan pengguna ke aplikasi web yang terinstal. Agar lebih sesuai dengan ekspektasi pengguna seputar aplikasi web yang terinstal, Chrome akan mempermudah proses perpindahan antara browser dan aplikasi web yang terinstal. Saat pengguna mengklik link yang dapat ditangani oleh aplikasi web yang terinstal, Chrome akan menambahkan chip di kolom URL untuk menyarankan peralihan ke aplikasi tersebut. Jika pengguna mengklik chip tersebut, aplikasi akan langsung diluncurkan, atau petak aplikasi yang dapat mendukung link tersebut akan terbuka. Bagi beberapa pengguna, mengklik link akan otomatis membuka aplikasi.
Saat beberapa pengguna mengklik link, link tersebut akan selalu terbuka di PWA yang terinstal, sedangkan bagi beberapa pengguna, link terbuka di tab baru dengan chip di kolom URL yang jika diklik akan meluncurkan aplikasi. Tersedia tanda untuk mengontrol fitur ini:chrome://flags/#enable-user-link-capturing-pwa.- Chrome 132 di Linux, macOS, Windows
Meluncurkan fitur ini ke 100% versi Stabil, baik dengan setelan default aktif (selalu luncurkan aplikasi saat mengklik link) maupun nonaktif (selalu buka di tab, hanya luncurkan jika pengguna mengklik chip di kolom URL).
- Chrome 132 di Linux, macOS, Windows
- Penampung scroll yang dapat difokuskan keyboard
Meningkatkan aksesibilitas dengan membuat penampung scroll yang dapat difokuskan menggunakan navigasi fokus berurutan. Saat ini, tombol tab tidak memfokuskan scroller kecuali jika tabIndex ditetapkan secara eksplisit ke 0 atau lebih.
Dengan membuat scroller yang dapat difokuskan secara default, pengguna yang tidak dapat (atau tidak ingin) menggunakan mouse akan dapat memfokuskan konten yang terpotong menggunakan tombol tab dan panah pada keyboard. Perilaku ini hanya diaktifkan jika scroller tidak berisi turunan yang dapat difokuskan keyboard. Logika ini diperlukan agar tidak menyebabkan regresi untuk elemen yang dapat difokuskan yang sudah ada, yang mungkin ada dalam scroller seperti <textarea>.
Catatan: Peluncuran sebelumnya dari fitur ini (dimulai pertama kali di Chrome 127 dan lagi di Chrome 130) dihentikan karena regresi aksesibilitas, yang akan diperbaiki dalam implementasi yang disertakan di Chrome 132.
- Chrome 132 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghapus API layar penuh HTMLVideoElement berawalan
API layar penuh khusus HTMLVideoElement berawalan tidak lagi digunakan sejak Chrome 38. API tersebut diganti dengan Element.requestFullscreen() API, yang pertama kali diluncurkan tanpa awalan di Chrome 71, pada tahun 2018. Pada tahun 2024, sebagian besar browser telah mendukung API tanpa awalan selama beberapa tahun.
Fitur ini melacak penghapusan API berikut dari HTMLVideoElement:
- readonly attribute boolean webkitSupportsFullscreen;
- readonly attribute boolean webkitDisplayingFullscreen;
- void webkitEnterFullscreen();
- void webkitExitFullscreen();
// Perhatikan perbedaan kapitalisasi "S" di FullScreen.
- void webkitEnterFullScreen();
- void webkitExitFullScreen();
Metode ini kini hanya menjadi alias untuk API modern. Penggunaannya terus menurun dari tahun ke tahun.
- Chrome 132 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menampilkan pengecualian untuk popover atau dialog dalam dokumen nonaktif
Ini adalah perubahan corner case yang tidak memengaruhi developer. Sebelumnya, memanggil `showPopover()` atau `showModal()` pada popover atau dialog yang berada dalam dokumen nonaktif akan gagal di latar belakang. Artinya, tidak ada pengecualian yang akan ditampilkan, tetapi karena dokumen nonaktif, tidak ada popover atau dialog yang akan ditampilkan. Situasi ini kini akan menampilkan InvalidStateError. Untuk informasi selengkapnya, lihat permintaan pull spesifikasi yang relevan di GitHub.
- Chrome 132 di Windows, macOS, Linux, Android
- Kebijakan baru di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi CACertificates Sertifikat TLS yang boleh dipercaya untuk autentikasi server CACertificateManagementAllowed Izinkan pengguna mengelola semua sertifikat Sertifikat TLS yang tidak boleh dipercaya untuk autentikasi server CAHintCertificates Sertifikat TLS yang tidak tepercaya, tetapi dapat digunakan dalam pembuatan jalur untuk autentikasi server CACertificatesWithConstraints Sertifikat TLS yang boleh dipercaya untuk autentikasi server dengan batasan PasswordManagerPasskeysEnabled Mengaktifkan penyimpanan kunci sandi ke pengelola sandi SharedWorkerBlobURLFixEnabled Membuat perilaku URL blob SharedWorker sesuai dengan spesifikasi TranslatorAPIAllowed Mengizinkan penggunaan Translator API
- Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList Mengembalikan cookie di semua situs ke perilaku lama NativeClientForceAllowed Memaksa Native Client (NaCl) agar diizinkan berjalan PrefixedVideoFullscreenApiAvailability Mengelola ketersediaan API layar penuh video berawalan yang tidak digunakan lagi
Perubahan Chrome Enterprise Core
- Chrome Web Store yang disesuaikan untuk perusahaan
Admin dapat memanfaatkan setelan baru untuk menyesuaikan Chrome Web Store bagi pengguna terkelola, yang meliputi kemampuan untuk:
- Menambahkan logo perusahaan
- Menambahkan banner hero dan pengumuman kustom
- Menyeleksi koleksi ekstensi
- Menyembunyikan kategori ekstensi
Setelan ini dapat dikonfigurasi melalui konsol Admin (pelajari lebih lanjut) dan tersedia untuk semua pengguna terkelola yang login (pengguna yang login ke Chrome Web Store dengan Akun Google terkelola).
Selain itu, semua pengguna terkelola yang login ke Chrome Web Store akan melihat perubahan berikut:
- Tag baru untuk item yang “Diblokir oleh admin” saat menelusuri item
- Kemampuan pemfilteran lanjutan dan penelusuran item domain pribadi
- Item pribadi dan item yang direkomendasikan dipindahkan ke tab “Ekstensi”
Browser yang terdaftar (tanpa perlu login) akan didukung pada tahun 2025.
- Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Kemampuan pengelolaan pengguna Chrome baru di konsol Admin
Admin kini dapat melihat lebih banyak detail profil pengguna Chrome di organisasi mereka dengan daftar profil baru dan fitur pelaporan untuk Akun Google yang login. Tampilan terpusat di konsol Google Admin ini memberikan laporan mendetail tentang profil pengguna di organisasi Anda, termasuk informasi profil, versi browser, kebijakan yang diterapkan, dan ekstensi yang diinstal. Untuk detail selengkapnya, baca Melihat detail profil browser Chrome.
Untuk memulai, admin IT cukup mengaktifkan Kebijakan pelaporan profil terkelola baru Chrome untuk melihat informasi pelaporan terkait profil terkelola.
- Chrome 132 di Android, Linux, macOS, Windows
- Kondisi Salin Sumber di aturan tempel DLP Chrome
Dalam fitur ini, kami menambahkan kondisi salin sumber, yaitu URL Sumber, Kategori URL Sumber, dan Konteks Chrome Sumber di aturan pemicu Tempel untuk semua pelanggan. Admin kini dapat membuat aturan tempel menggunakan kebijakan OnBulkDataEntryEnterpriseConnector, dengan kondisi yang cocok dengan tempat asal salinan data atau teks yang ditempel.
Untuk mengetahui detailnya, lihat Menggunakan Chrome Enterprise Premium untuk mengintegrasikan DLP dengan Chrome.
- Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Dalam peluncuran ini, kami menambahkan kondisi salin sumber, yaitu kategori URL Sumber dan konteks Chrome Sumber di aturan pemicu Tempel untuk semua pelanggan. Admin akan dapat membuat aturan Tempel (kebijakan) dengan kondisi yang cocok dengan tempat asal salinan data/teks yang ditempel.
- Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Menghasilkan insight untuk peringatan dan error konsol Chrome DevTools
Fitur AI Generatif (GenAI) baru kini tersedia untuk pengguna yang tidak dikelola, menghasilkan insight untuk peringatan dan error Konsol Chrome DevTools.
Insight ini memberikan deskripsi yang dipersonalisasi dan saran perbaikan untuk error dan peringatan yang dipilih. Awalnya, fitur ini hanya tersedia untuk pengguna (18 tahun ke atas) dalam bahasa Inggris. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan DevToolsGenAiSettings.
- Chrome 125 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Fitur tersedia untuk pengguna yang tidak dikelola di seluruh dunia, kecuali Eropa, Rusia, dan China. - Chrome 127 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Fitur tersedia untuk pengguna terkelola Chrome Enterprise dan Chrome Education di wilayah yang didukung. - Chrome 131 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Di Chrome 131, tersedia fitur AI Generatif (GenAI) baru untuk pengguna terkelola: panel "bantuan AI" khusus di Chrome DevTools yang membantu operator manusia dalam menyelidiki dan memperbaiki masalah gaya serta membantu proses debug CSS. - Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Panel bantuan AI kini dapat menjelaskan resource di panel Performa, Sumber, dan Jaringan, serta dukungan sebelumnya untuk proses debug gaya
- Chrome 125 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Sertifikasi Administrator Profesional Chrome Enterprise
Bagi organisasi yang menggunakan Chrome Enterprise Core, kami menawarkan peluang sertifikasi baru – sertifikasi Administrator Profesional Chrome Enterprise. Sertifikasi ini dirancang untuk memvalidasi keahlian Anda dalam mengelola lingkungan browser Chrome Enterprise, dengan fokus pada penggunaan Chrome Enterprise Core untuk menerapkan kebijakan, menetapkan kontrol, dan menganalisis laporan.
Ujian sertifikasi ini dirancang untuk Administrator Chrome Enterprise yang memiliki pengalaman setidaknya satu tahun dalam pengelolaan aplikasi, kebijakan, dan endpoint, dengan durasi dua jam yang terdiri dari sekitar 70 pertanyaan pilihan ganda. Ujian ini menilai pemahaman Anda tentang solusi lokal dan berbasis cloud untuk mengelola, memelihara, memecahkan masalah, mengamankan, dan berintegrasi dengan layanan terkait Chrome.
Google membebaskan biaya ujian sebesar $125 hingga Maret 2025 dan admin kini dapat mengikuti ujian sertifikasi Administrator Profesional Chrome Enterprise secara gratis.
- Chrome 132 di Android, iOS, ChromeOS
- Root Certificate Server untuk Chrome Enterprise
Chrome 132 menambahkan kemampuan bagi pelanggan atau partner enterprise untuk men-deploy Root Certificate Server atau Trust Anchor kustom ke Root Store Chrome di browser yang terkelola sepenuhnya melalui Pengelolaan Cloud Browser Chrome atau ke profil Chrome terkelola di perangkat terkelola atau tidak terkelola.
- Chrome 132 di Linux, macOS, Windows
- Laporan Teknologi lama
Laporan Teknologi Lama memungkinkan administrator IT melihat situs (baik internal maupun eksternal) yang menggunakan teknologi yang tidak digunakan lagi atau akan berhenti digunakan (misalnya, perubahan properti CSS atau protokol keamanan lama seperti TLS 1.0 & 1.1). Peluncuran ini tersedia di konsol Google Admin untuk semua Chrome Enterprise Core. Untuk detail selengkapnya, lihat Melihat detail penggunaan teknologi lama.
Hal ini memberi administrator IT kesempatan untuk bekerja sama dengan developer guna merencanakan migrasi teknis secara proaktif sebelum penghentian penggunaan berlaku.
- Chrome 132 di Linux, macOS, Windows
- Kebijakan yang direkomendasikan (pengguna dapat mengganti nilai kebijakan)
Chrome memperkenalkan konfigurasi Penggantian pengguna di konsol Google Admin untuk kebijakan yang dapat ditetapkan sesuai rekomendasi. Artinya, admin IT dapat menerapkan nilai kebijakan dan mengizinkan pengguna mengganti nilai kebijakan.
Di Chrome 132: kebijakan berikut didukung: ShowHomeButton, HomepageIsNewTabPage, HomepageLocation, DownloadRestrictions, SafeBrowsingProtectionLevel, AlwaysOpenPdfExternally, BackgroundModeEnabled, MetricsReportingEnabled, WarnBeforeQuitting, PrintPreviewUseSystemDefaultPrinter, BatterySaverModeAvailability
Mulai Chrome 133: kebijakan berikut akan didukung: ImportAutofillFormData, ImportBookmarks, ImportHistory, ImportSavedPasswords, ImportSearchEngine
- Daftar browser terkelola terbaru: Aktivitas Google Update terbaru
Chrome Enterprise Core menambahkan kolom Aktivitas Update Google terbaru di daftar browser terkelola. Aktivitas Google Update terbaru menunjukkan waktu terakhir yang dicatat saat layanan GoogleUpdater berinteraksi dengan browser terkelola.
- Chrome 132 di Linux, macOS, Windows
- Chrome 132 di Linux, macOS, Windows
Perubahan Chrome Enterprise Premium
- Enkripsi download file untuk Aturan DLP
Saat aturan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) file yang didownload dipicu, file kini dienkripsi secara langsung untuk memastikan bahwa pengguna akhir tidak dapat mengakses file tersebut saat putusan sedang diberikan. Artinya, pengguna tidak dapat lagi mengabaikan aturan dengan memindahkan atau mengganti nama file.
Fitur ini dibatasi kebijakan OnFileDownloadedEnterpriseConnector yang ada, dan hanya tersedia bagi pengguna Chrome Enterprise Premium.
- Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser Chrome mendatang
- Tidak mengizinkan spasi di host URL non-file://
Sebagaimana dijelaskan dalam spesifikasi WhatWG.org, host URL tidak boleh berisi karakter spasi, tetapi saat ini penguraian URL di Chromium mengizinkan spasi di host.
Hal ini menyebabkan Chromium gagal dalam beberapa pengujian yang ada dalam Interop2024 'URL HTTPS untuk WebSocket' dan fokus area URL.
Agar Chromium memenuhi kepatuhan spesifikasi, kami ingin menghapus spasi dari host URL sepenuhnya, tetapi ini sulit karena spasi digunakan di bagian host di URL
file://Windows (lihat diskusi di GitHub).Fitur ini akan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan agar Chromium semakin memenuhi spesifikasi dengan melarang spasi hanya di URL non-file.
- Chrome 133 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Baca lisan dalam Mode baca di Chrome 133
Mode baca adalah fitur panel samping yang memberikan tampilan sederhana untuk halaman web yang penuh dengan teks. Mode baca akan menyertakan fitur Baca lisan yang akan memungkinkan pengguna mendengar teks dibacakan secara lisan. Pengguna akan dapat memilih berbagai suara alami dan kecepatan baca, serta melihat sorotan visual.
- Chrome 133 di Linux, macOS, Windows
- Pembekuan tab dalam mode Penghemat energi
Saat Penghemat energi aktif, Chrome akan membekukan tab yang telah disembunyikan dan disenyapkan selama >5 menit serta menggunakan banyak kapasitas CPU, kecuali jika:
- Tab tersebut menjalankan fungsi konferensi audio- atau video- yang terdeteksi melalui mikrofon, kamera atau tangkapan layar/jendela/tab, atau RTCPeerConnection dengan RTCDataChannel terbuka atau MediaStreamTrack live.
- Tab tersebut mengontrol perangkat eksternal (yang terdeteksi melalui penggunaan Web USB, Web Bluetooth, Web HID, atau Web Serial).
Tindakan ini akan memperpanjang daya tahan baterai dan mempercepat Chrome dengan mengurangi penggunaan CPU.
Fitur ini dapat diuji di Chrome 131 melalui chrome://flags/#freezing-on-energy-saver. Selain itu, fitur ini dapat diuji denganchrome://flags/#freezing-on-energy-saver-testing, yang menyimulasikan kondisi Penghemat energi saat aktif dan semua tab menggunakan banyak kapasitas CPU. Hal ini memungkinkan Anda memverifikasi apakah tab memenuhi syarat untuk dibekukan dan akan dibekukan jika menggunakan banyak kapasitas CPU.- Ketersediaan Penghemat energi dapat dikontrol menggunakan kebijakan BatterySaverModeAvailability (perubahan ini tidak berlaku jika Penghemat energi tidak aktif).
- Chrome 133 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Fitur ini akan mulai diluncurkan ke 1% dari versi Stabil di Chrome 133.
- Menghentikan penggunaan pengambil Intl Locale Info
Intl Locale Info API adalah proposal TC39 ECMAScript Tahap 3 untuk meningkatkan objek Intl.Locale dengan mengekspos informasi Lokalitas, seperti data minggu (hari pertama dalam seminggu, hari pertama akhir pekan, hari terakhir akhir pekan, hari minimum dalam minggu pertama), dan siklus jam arah teks yang digunakan di lokalitas.
Kami menyertakan penerapan di Chrome 99, tetapi di proposal kemudian kami melakukan beberapa perubahan di Tahap 3 dan memindahkan beberapa pengambil ke fungsi. Kami perlu menghapus pengambil yang tidak digunakan lagi dan meluncurkan kembali fungsi yang diganti namanya.
- Chrome 133 di Windows, macOS, Linux, Android
- Peningkatan posisi anchor dan pemanggil popover
Update ini mewakili kumpulan perubahan terkait berikut, yang telah diselesaikan dan diluncurkan
1. menambahkan cara imperatif untuk menetapkan hubungan pemanggil antara popover:
popover.showPopover({source})2. hubungan pemanggil membuat referensi elemen anchor implisit.
- Chrome 133 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Menghapus pemicu halaman Selamat Datang Chrome melalui preferensi awal tab yang pertama kali dijalankan
Menyertakan
chrome://welcomedi properti first_run_tabs dari file initial_preferences kini tidak akan berpengaruh. Halaman ini dihapus karena halaman tersebut redundan dengan Pengalaman Pengaktifan Pertama yang dipicu di platform desktop.Untuk detail selengkapnya tentang konteks file initial_preferences, lihat Mengonfigurasi Preferensi Lain.
- Chrome 133 di Windows, macOS, Linux
- Menghapus batasan audio getUserMedia nonstandar
Blink mendukung sejumlah batasan dengan awalan goog nonstandar untuk getUserMedia dari beberapa waktu sebelum batasan distandarkan dengan benar.
Penggunaan telah menurun secara signifikan ~0,000001% hingga 0,0009% (tergantung pada batasan) dan beberapa di antaranya bahkan tidak berpengaruh karena perubahan pada stack perekaman audio Chromium. Dalam waktu dekat, tidak akan ada yang berpengaruh karena perubahan lain yang akan datang.
Kami tidak memperkirakan adanya regresi besar karena perubahan ini. Aplikasi yang menggunakan batasan ini akan tetap berfungsi, tetapi akan mendapatkan audio dengan setelan default (seolah-olah tidak ada batasan yang diteruskan). Aplikasi dapat dengan mudah bermigrasi ke batasan standar.
- Chrome 133 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghapus penggantian SwiftShader
Izin penggantian otomatis ke WebGL yang didukung oleh SwiftShader tidak digunakan lagi dan pembuatan konteks WebGL akan gagal, bukan dikembalikan ke SwiftShader. Hal ini dilakukan karena dua alasan utama:
- SwiftShader merupakan risiko keamanan yang tinggi karena kode JIT yang berjalan dalam proses GPU Chromium.
- Pengguna memiliki pengalaman buruk saat beralih dari WebGL yang didukung GPU berperforma tinggi ke penerapan yang didukung CPU. Pengguna tidak memiliki kontrol atas perilaku ini dan sulit menjelaskannya dalam laporan bug.
SwiftShader adalah alat yang berguna bagi developer web untuk menguji situs mereka di sistem headless atau sistem yang tidak memiliki GPU yang didukung. Kasus penggunaan ini akan tetap didukung jika diaktifkan, tetapi tidak ditujukan untuk menjalankan konten yang tidak tepercaya.
Guna mengizinkan SwiftShader untuk WebGL dan memilih jaminan keamanan yang lebih rendah, jalankan file Chrome yang dapat dieksekusi dengan tombol command line --enable-unsafe-swiftshader.
Selama periode penghentian penggunaan, peringatan akan muncul di konsol JavaScript saat konteks WebGL dibuat dan didukung dengan SwiftShader. Meneruskan
--enable-unsafe-swiftshaderakan menghapus pesan peringatan ini.Chromium dan browser lainnya tidak menjamin ketersediaan WebGL. Anda dapat menguji dan menangani kegagalan pembuatan konteks WebGL dan kembali menggunakan API web lain seperti Canvas2D atau pesan yang sesuai kepada pengguna.
- Chrome 133 di Windows, macOS, Linux, Android
- Panel privasi & keamanan di Chrome DevTools
Mulai Chrome 133, developer akan dapat menggunakan panel Privasi & keamanan baru di Chrome DevTools untuk menguji perilaku situs mereka saat cookie pihak ketiga dibatasi. Developer akan dapat membatasi cookie pihak ketiga untuk sementara, mengamati perilaku situs mereka, dan meninjau status cookie pihak ketiga di situs mereka.
Fitur ini tidak akan mengubah kebijakan perusahaan yang ada secara permanen, tetapi akan mengizinkan pengabaian kebijakan perusahaan terkait cookie pihak ketiga (yaitu, BlockThirdPartyCookies dan CookiesAllowedForUrls) untuk sementara agar lebih ketat. Jika kebijakan perusahaan Anda sudah memblokir cookie pihak ketiga yang menggunakan BlockThirdPartyCookies, fitur ini akan dinonaktifkan.
Panel Privasi & keamanan baru akan menggantikan panel Keamanan yang ada. Informasi sertifikat dan koneksi TLS tetap dapat diakses di tab Keamanan di panel Privasi & keamanan.
- Chrome 133 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Akhir dukungan Sinkronisasi Chrome untuk versi Chrome yang dirilis lebih dari empat tahun lalu
Mulai Februari 2025, Sinkronisasi Chrome (penggunaan dan penyimpanan data di Akun Google Anda) akan berhenti mendukung versi Chrome yang dirilis lebih dari empat tahun lalu. Anda harus melakukan upgrade ke versi Chrome yang lebih baru jika ingin terus menggunakan Sinkronisasi Chrome.
- Chrome 133 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Perubahan ini hanya memengaruhi Chrome versi lama dan akan diluncurkan di sisi server. Chrome 133 disebutkan hanya untuk mencerminkan linimasa saat perubahan akan berlaku.
- Setelan Keamanan V8
Tambahkan setelan di
chrome://settings/securityuntuk menonaktifkan pengoptimal JIT V8, guna mengurangi permukaan serangan Chrome. Hal ini mempertahankan kompatibilitas dengan Web Assembly. Perilaku ini terus dikontrol oleh kebijakan Enterprise DefaultJavaScriptJitSetting, serta kebijakan JavaScriptJitAllowedForSites dan JavaScriptJitBlockedForSites yang terkait.- Chrome 122 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
Setelan ini diluncurkan di Chrome 121. Kebijakan Enterprise telah tersedia sejak Chrome 93.
- Chrome 133 di Android
Setelan ini tersedia di Android di Chrome 133, di bagian Setelan Situs. Kebijakan Enterprise tidak lagi ditandai sebagai eksperimental.
- Chrome 122 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Opsi baru di kebijakan HttpsOnlyMode
Ask Before HTTP (ABH), yang sebelumnya bernama Mode Khusus HTTPS, adalah setelan yang memberi tahu Chrome untuk meminta izin pengguna sebelum mengirim konten HTTP yang tidak aman melalui jaringan. Kebijakan HttpsOnlyMode memungkinkan ABH diaktifkan atau dinonaktifkan secara paksa.
Di Chrome 129, kami menambahkan varian ABH tengah baru yang disebut "mode seimbang". Varian ini bertujuan untuk mengurangi ketidaknyamanan pengguna dengan berfungsi seperti ABH (ketat) pada sebagian besar waktu, tetapi tidak bertanya saat Chrome mengetahui bahwa koneksi HTTPS tidak memungkinkan, (seperti saat terhubung ke nama host berlabel tunggal seperti internal/).
Kami menambahkan opsi kebijakan force_balanced_enabled untuk mengaktifkan paksa varian baru ini. Menetapkan force_balanced_enabled di browser sebelum Chrome 129 akan menghasilkan perilaku default, yang tidak menerapkan pembatasan perusahaan pada setelan ABH.
Untuk menghindari dampak yang tidak terduga, jika sebelumnya Anda telah menetapkan force_enabled, sebaiknya jangan tetapkan force_balanced_enabled hingga seluruh perangkat Anda diupgrade ke Chrome 129 atau yang lebih baru. Jika tidak bermigrasi dari force_enabled ke force_balanced_enabled, Anda tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini.
- Chrome 129 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Chrome 133 di Android
- Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5
Panggilan Chrome ke SafeBrowsing API v4 akan dimigrasikan untuk memanggil SafeBrowsing API v5. Nama metode antara v4 dan v5 juga akan berbeda.
Jika admin memiliki daftar URL khusus v4 yang diizinkan untuk mengizinkan permintaan jaringan ke
https://safebrowsing.googleapis.com/v4*, daftar tersebut harus diubah untuk mengizinkan permintaan jaringan ke seluruh domain:safebrowsing.googleapis.com. Jika tidak, permintaan jaringan ke API v5 yang ditolak akan menyebabkan regresi keamanan bagi pengguna.- Chrome 134 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Perubahan ini akan diluncurkan secara bertahap.
- Partisi URL blob: Pengambilan atau Navigasi
Untuk melanjutkan Partisi Penyimpanan, Chromium akan menerapkan partisi Akses URL blob menurut Kunci Penyimpanan (situs tingkat teratas, origin frame, dan boolean has-cross-site-ancestor), kecuali navigasi yang akan tetap dipartisi hanya menurut origin frame. Perilaku ini mirip dengan perilaku yang diterapkan oleh Firefox dan Safari saat ini, serta menyelaraskan penggunaan URL blob dengan skema partisi yang digunakan API penyimpanan lain sebagai bagian dari Partisi Penyimpanan. Selain itu, Chromium akan menerapkan noopener pada navigasi yang dimulai perender ke URL blob jika situs yang dituju lintas situs dengan situs tingkat atas yang melakukan navigasi. Hal ini menyelaraskan Chromium dengan perilaku serupa di Safari, dan kami akan mengusahakan update spesifikasi untuk mencerminkan kedua perubahan ini.
Perubahan ini dapat dikembalikan untuk sementara dengan menetapkan kebijakan PartitionedBlobURLUsage, yang akan tersedia di Chrome 134. Kebijakan ini tidak akan lagi digunakan saat kebijakan perusahaan terkait partisi penyimpanan lain tidak digunakan lagi.
- Chrome 134 di Windows, macOS, Linux
- Skrip SharedWorker mewarisi pengontrol untuk URL skrip blob
Service Worker harus mewarisi pengontrol untuk URL blob. Namun, kode yang ada hanya mengizinkan dedicated worker mewarisi pengontrol, dan shared worker tidak mewarisi pengontrol.
Ini adalah perbaikan agar perilaku Chromium menyesuaikan dengan spesifikasi.
Kebijakan perusahaan SharedWorkerBlobURLFixEnabled tersedia untuk mengontrol fitur ini.
- Chrome 134 di Windows, macOS, Linux
- Menghentikan penggunaan peristiwa mutasi
Peristiwa mutasi sinkron, termasuk DOMSubtreeModified, DOMNodeInserted, DOMNodeRemoved, DOMNodeRemovedFromDocument, DOMNodeInsertedIntoDocument, dan DOMCharacterDataModified, berdampak negatif terhadap performa halaman, serta meningkatkan kompleksitas penambahan fitur baru ke Web secara signifikan. API ini tidak digunakan lagi dari spesifikasinya pada tahun 2011, dan diganti (pada tahun 2012) dengan Mutation Observer API yang jauh lebih baik. Penggunaan peristiwa mutasi yang sudah tidak berlaku harus dihapus atau dimigrasikan ke Mutation Observer. Mulai Chrome 124, kebijakan Enterprise sementara, MutationEventsEnabled, akan tersedia untuk mengaktifkan kembali peristiwa mutasi yang tidak digunakan lagi atau dihapus. Jika Anda mengalami masalah, laporkan bug di sini.
Dukungan peristiwa mutasi akan dinonaktifkan secara default mulai Chrome 127, sekitar 30 Juli 2024. Kode harus dimigrasikan sebelum tanggal tersebut untuk menghindari kerusakan situs. Jika diperlukan lebih banyak waktu, ada beberapa opsi:
- Uji Coba Penghentian Penggunaan Peristiwa Mutasi dapat digunakan untuk mengaktifkan kembali fitur selama waktu yang terbatas di situs tertentu. Akses ini dapat digunakan hingga Chrome 134 yang berakhir pada 25 Maret 2025.
- Kebijakan Enterprise MutationEventsEnabled juga dapat digunakan untuk tujuan yang sama di Chrome 134.
Untuk membaca lebih lanjut, lihat postingan blog ini. Laporkan masalah apa pun di sini.
- Chrome 135 di Android, Linux, macOS, Windows: Kebijakan Enterprise MutationEventsEnabled tidak akan lagi digunakan.
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome mulai mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows secara langsung. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan Enterprise UiAutomationProviderEnabled, yang tersedia sejak Chrome 125, untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung di Chrome 136, dan akan dihapus di Chrome 137. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang disebabkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator Enterprise dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 137 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
- Menyesuaikan profil terkelola dengan logo dan label kustom
Penyesuaian menu profil dan toolbar baru yang membantu pengguna mengidentifikasi dengan mudah apakah profil Chrome mereka dikelola, baik di perangkat kerja maupun pribadi. Hal ini sangat berguna untuk skenario saat karyawan menggunakan perangkat mereka sendiri dengan akun terkelola.
Untuk membantu menyesuaikan pengalaman ini, kami menambahkan tiga kebijakan baru:
- EnterpriseCustomLabel: Menyesuaikan teks yang ditampilkan di elemen toolbar agar sesuai dengan branding organisasi Anda.
- EnterpriseLogoUrl: Menambahkan logo perusahaan Anda ke menu profil.
- EnterpriseProfileBadgeToolbarSettings: Kebijakan ini dapat menonaktifkan label default untuk profil terkelola di toolbar Chrome.
Di Chrome 133, kebijakan ini akan tersedia untuk menyesuaikan logo dan label yang ditampilkan di profil terkelola.
Mulai Chrome 134, akan ada pembaruan pada perilaku default label dan ikon profil yang ditempatkan di atas avatar akun. Profil terkelola akan menampilkan label kantor atau sekolah selain disk profil. Di menu profil, akan ada ikon bangunan di atas avatar akun. Disk profil yang diperluas dapat dinonaktifkan melalui EnterpriseProfileBadgeToolbarSettings.
- Chrome 133 di macOS, Windows
Kebijakan untuk menyesuaikan label dan ikon toolbar (di menu profil)
- Chrome 134: Memulai peluncuran setelan default, termasuk:
- 1) Label kantor atau sekolah yang ditampilkan di toolbar, di samping avatar pengguna
- 2) Ikon bangunan di atas foto akun pengguna di menu profil. Label dapat dinonaktifkan melalui EnterpriseProfileBadgeToolbarSettings. Dimulai dengan 1% dan peluncuran lambat secara bertahap setelahnya.
Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang
-
Aplikasi Pendamping Chrome Enterprise Baru
Aplikasi Pendamping Chrome Enterprise (CECA) adalah program biner administratif baru yang akan otomatis diinstal dengan browser Chrome yang terdaftar ke Chrome Enterprise Core atau Chrome Enterprise Premium. Program ini dimaksudkan untuk mendukung kasus penggunaan, kebijakan, dan pelaporan Enterprise.
- Chrome 133 di Windows, macOS
Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang
- Pencegahan Screenshot
Kami berencana untuk meningkatkan fitur pencegahan screenshot yang ada dengan memperluas pemblokiran berbagi layar ke aplikasi rapat seperti Google Meet, Zoom, Teams, dan Slack. Kami akan meneruskan keberhasilan rilis kontrol perlindungan data dengan menambahkan fitur utama serta mengatasi kekurangan dan masukan pengguna.
- Chrome 134 di Windows, macOS
- Pemfilteran URL di iOS dan Android
Kami akan memperluas kemampuan pemfilteran URL yang ada dari platform desktop ke seluler, sehingga organisasi dapat mengaudit, memperingatkan, atau memblokir URL atau kategori URL tertentu agar tidak dimuat di browser Chrome terkelola atau profil pengguna terkelola di perangkat seluler. Hal ini termasuk memastikan fungsinya bekerja secara lancar dengan Akses Kontekstual (CAA) yang memungkinkan admin menetapkan kebijakan akses berdasarkan konteks pengguna (misalnya, peran pengguna, lokasi) dan status perangkat (misalnya, perangkat terkelola, kepatuhan keamanan).
- Chrome 135 di Android, iOS
- Konektor pelaporan untuk perangkat seluler
Kami berupaya untuk mencapai kesetaraan fitur dengan versi desktop, sehingga organisasi dapat memantau dan merespons peristiwa keamanan di perangkat seluler, seperti kunjungan situs yang tidak aman dan potensi upaya pemindahan data yang tidak sah. Hal ini membantu memastikan keamanan dan penegakan kebijakan yang konsisten di berbagai platform.
- Chrome 135 di Android, iOS
- Memfaktorkan ulang UX aturan DLP
Kami ingin membuat antarmuka yang lebih mudah digunakan dan efisien untuk aturan DLP khusus Chrome. Hal ini melibatkan desain ulang alur kerja pembuatan aturan di Konsol Admin untuk mengakomodasi fitur keamanan yang ada dan yang akan datang dengan lebih baik bagi pelanggan Chrome Enterprise Premium.
- Chrome 134 di Windows, macOS, Linux, ChromeOS
- Connectors API
Kami berencana untuk menyederhanakan proses penyiapan konektor keamanan pihak ketiga dan memungkinkan penyedia untuk mengelola konfigurasi langsung dari UI mereka sendiri. Hal ini bertujuan untuk memudahkan organisasi mengintegrasikan alat dan layanan keamanan pilihan mereka dengan Chrome, sehingga meningkatkan keamanan dan pengelolaan di berbagai platform.
- Chrome 135 di Windows, macOS, Linux, ChromeOS
Ringkasan rilis ChromeOS 132
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Chrome Web Store yang Disesuaikan untuk perusahaan | ✓ | ||
| Berakhirnya dukungan Native Client (NaCl) di ChromeOS | ✓ | ||
| Pembaruan orientasi | ✓ | ||
| Memigrasikan data untuk siswa yang lulus | ✓ | ✓ | |
| Sudut tumpul untuk Aplikasi | ✓ | ||
| Autentikasi Tanpa Sandi ChromeOS | ✓ | ||
| Kontrol dengan wajah di ChromeOS | ✓ | ✓ | |
| Menonaktifkan touchpad | ✓ | ||
| Autentikasi biometrik Pengelola Sandi | ✓ | ||
| Penemuan aplikasi dihapus dari Jelajahi | ✓ | ||
| Pengelolaan jarak jauh untuk perangkat dalam kondisi tidak ada aktivitas | ✓ | ||
| Kebijakan Jam Waktu Tidur perangkat ChromeOS | ✓ | ||
| Pengungkapan pengelolaan yang ditingkatkan di perangkat terkunci | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Latar belakang dan wallpaper AI | ✓ | ||
| Penghentian dukungan Aplikasi Chrome di ChromeOS | ✓ | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update ChromeOS
-
Chrome Web Store yang disesuaikan untuk perusahaan
Admin kini dapat menggunakan setelan baru untuk menyesuaikan Chrome Web Store bagi pengguna terkelola, yang meliputi kemampuan untuk:
- Menambahkan logo perusahaan
- Menambahkan banner hero dan pengumuman kustom
- Menyeleksi koleksi ekstensi
- Menerapkan kontrol berbasis kategori
Setelan ini dapat dikonfigurasi menggunakan konsol Admin dan tersedia untuk semua pengguna terkelola yang login (pengguna yang login ke Chrome Web Store dengan Akun Google terkelola). Untuk informasi selengkapnya, lihat Chrome Web Store yang disesuaikan bagi perusahaan.
Selain itu, semua pengguna terkelola yang login ke Chrome Web Store akan melihat perubahan berikut:
- Tag baru untuk item yang Diblokir oleh adminnya saat menelusuri item
- Kemampuan pemfilteran lanjutan dan penelusuran item domain pribadi
- Item pribadi dan item yang direkomendasikan dipindahkan ke tab Ekstensi
Browser yang terdaftar (tanpa perlu login) akan didukung pada tahun 2025.
- Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
-
Berakhirnya dukungan Native Client (NaCl) di ChromeOS
ChromeOS 132 adalah rilis terakhir dengan dukungan NaCl untuk perangkat konsumen atau yang tidak terkelola, diikuti dengan ChromeOS 138 pada Juli 2025 untuk perangkat terkelola. Untuk detail selengkapnya, baca Tentang pengelolaan perangkat ChromeOS.
Pada tahun 2017, kami mengumumkan berakhirnya dukungan untuk Native Client (NaCl) dan menggantinya dengan WebAssembly. Karena sebagian besar developer dan pengguna telah bermigrasi dari NaCl, kami mengonfirmasi tanggal penghentian NaCl berikut:
- Januari 2025: Native Client (NaCl) akan dinonaktifkan mulai ChromeOS 132 dan seterusnya.
- Untuk pengguna konsumen dan yang tidak terkelola, ChromeOS 132 merupakan rilis ChromeOS terakhir yang mendukung NaCl.
- Untuk lingkungan terkelola (termasuk sesi Kiosk), administrator yang mengelola perangkat ChromeOS untuk bisnis atau sekolah akan memiliki opsi untuk memperluas kemampuan penggunaan NaCl dengan kebijakan izin NaCl DeviceNativeClientForceAllowed melalui rilis ChromeOS 138. Untuk mengaktifkan kebijakan perangkat, lihat Menetapkan kebijakan perangkat ChromeOS di Pusat Bantuan Chrome Enterprise dan Education.
- Juli 2025: ChromeOS 138 akan menjadi versi terakhir dengan dukungan NaCl.
- Untuk lingkungan terkelola, ChromeOS 138 adalah rilis ChromeOS Dukungan Jangka Panjang (LTS) yang tersedia bagi administrator yang mengelola perangkat ChromeOS untuk bisnis atau sekolah.
- Untuk perangkat yang telah dialihkan ke saluran LTS dan mengaktifkan kebijakan izin NaCl, NaCl akan tersedia hingga Refresh Terakhir LTS pada April 2026.
- Tidak ada pengecualian yang akan diberikan.
Untuk Aplikasi Chrome yang menggunakan NaCl, migrasikan ke WebAssembly (WASM). Untuk membantu Anda melakukan transisi, kami telah memublikasikan Panduan Migrasi WebAssembly.
Untuk informasi selengkapnya tentang perubahan ini atau jika Anda memerlukan bantuan, Anda dapat melihat salah satu dari referensi berikut:
- Panduan Migrasi WebAssembly.
- Komunitas developer ChromeOS di Discord.
- Jadwal rilis ChromeOS untuk mengetahui tanggal rilis dan update.
Untuk informasi selengkapnya, lihat Mengelola kebijakan untuk perangkat ChromeOS di Pusat Bantuan Chrome Enterprise dan Education.
- Januari 2025: Native Client (NaCl) akan dinonaktifkan mulai ChromeOS 132 dan seterusnya.
-
Ada banyak item penyiapan yang mungkin ingin diubah pengguna setelah mereka mulai menggunakan perangkat, termasuk menyiapkan printer, menghubungkan perangkat Bluetooth, mengubah arah touchpad, dan sebagainya. Fitur ini menggabungkan banyak item penyiapan umum ini ke dalam daftar tugas sederhana, dengan deep linking ke tempat pengguna dapat mengubah setelan tertentu, untuk menyederhanakan proses penyelesaian banyak langkah ini.
-
Memigrasikan data untuk siswa yang lulus
Mulai ChromeOS 132, alat Transfer konten baru akan memandu mahasiswa atau pengguna lain yang dikelola EDU yang ingin memigrasikan data mereka melalui proses Transfer Google Takeout yang diperbarui. Dengan begitu, mereka dapat memindahkan konten Dokumen, Spreadsheet, Slide, dan Gmail ke akun Gmail yang diinginkan.
Aplikasi baru ini memungkinkan administrator sekolah menyematkan ikon ke panel aplikasi, menampilkan notifikasi kepada siswa dan staf pengajar di Chromebook mereka, serta menetapkan tanggal pemicuan saran tindak lanjut untuk meminta mereka menggunakan Transfer konten.
-
Sebagai bagian dari desain UI baru, ChromeOS kini menampilkan sudut tumpul di semua jendela aplikasi di perangkat Chromebook Plus.
-
Autentikasi tanpa sandi ChromeOS
Fitur ChromeOS tanpa sandi memungkinkan pengguna mengakses perangkat mereka dengan PIN atau sandi lokal sebagai faktor autentikasi utama mereka. Artinya, Anda akan dapat login ke perangkat ChromeOS dengan sandi yang Anda tetapkan secara eksplisit untuk perangkat Anda, serta dengan PIN yang tidak lagi mengaitkan sandi Gmail dengan sandi perangkat Anda.
Anda tidak dapat mengaktifkan fitur PIN di perangkat terkelola.
-
Kontrol dengan wajah di ChromeOS
ChromeOS kini memiliki fitur kontrol dengan wajah yang didukung AI; Anda kini dapat menggunakan pelacakan wajah dan gestur untuk menavigasi Chromebook, membuka aplikasi, dan bahkan menulis email – semuanya tanpa keyboard atau mouse. Teknologi bawaan ini, yang terinspirasi oleh Project Gameface, memberikan aksesibilitas yang lebih besar bagi pengguna dengan disabilitas motorik dan menawarkan cara yang lebih efisien bagi semua orang untuk berinteraksi dengan perangkat mereka. Untuk membaca lebih lanjut tentang fitur ini, lihat postingan blog Google ini.
-
Pengguna Chromebook kini dapat menonaktifkan touchpad. Peningkatan aksesibilitas ini membantu pengguna yang mengandalkan pembaca layar atau mungkin melakukan klik yang tidak disengaja. Untuk menonaktifkannya, buka Setelan > Aksesibilitas > Kursor dan Touchpad.
-
Autentikasi biometrik Pengelola Sandi
ChromeOS 132 mengaktifkan biometrik di Pengelola Sandi dan isi otomatis di Chrome untuk perangkat ChromeOS.
-
Penemuan aplikasi dihapus dari Jelajahi
ChromeOS 132 menghapus modul Aplikasi & Game di aplikasi Jelajahi. Guna menemukan aplikasi baru untuk perangkat ChromeOS Anda, buka https://discover.apps.chrome.
.
-
Pengelolaan jarak jauh untuk perangkat dalam kondisi tidak ada aktivitas
Chrome Desktop Jarak Jauh (CRD) adalah fitur yang memungkinkan Anda mengontrol perangkat ChromeOS dari jarak jauh, terutama untuk tujuan pemecahan masalah, ketika perangkat dalam kondisi tidak ada aktivitas dan tidak sedang digunakan. Admin sekarang dapat memulai koneksi CRD ke perangkat ChromeOS yang sedang berada di layar login. Admin akan dapat login ke perangkat terkelola menggunakan kredensial khusus untuk tujuan pemecahan masalah atau pengujian.
-
Kebijakan Jam Waktu Tidur perangkat ChromeOS
Kebijakan DeviceRestrictionSchedule baru memungkinkan administrator ChromeOS melarang pengguna login ke Chromebook tertentu selama jam tertentu pada hari tertentu dalam seminggu. Selama jam tersebut, aplikasi kios juga tidak tersedia.
-
Pengungkapan pengelolaan yang ditingkatkan di perangkat terkunci
Fitur ini memperjelas pengungkapan pengelolaan di layar kunci perangkat. Untuk meningkatkan pemahaman pengguna sebelum menggunakan perangkat mereka untuk tugas pribadi atau pekerjaan, kami memberikan penjelasan yang jelas tentang apa yang dimaksud dengan perangkat terkelola. Dengan demikian, pengguna dapat mengambil keputusan yang tepat terkait penggunaan perangkat mereka. Dengan memberikan informasi yang diperlukan, pengguna akan mendapatkan pengetahuan yang diperlukan untuk mengambil pilihan yang sesuai dengan kekhawatiran dan preferensi privasi serta keamanan mereka.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Latar belakang dan wallpaper AI
Mulai ChromeOS 134, kami berencana memperkenalkan latar belakang panggilan video dan wallpaper AI generatif beresolusi tinggi di ChromeOS. Dengan fitur ini, Anda dapat menunjukkan kreativitas dan mengubah Chromebook Anda menjadi kanvas untuk mengekspresikan diri. Pilih salah satu template, lalu beri Chromebook Anda sentuhan karakter, mood, atau minat unik Anda hanya dengan beberapa klik.
Dua kebijakan baru akan tersedia untuk mengontrol fitur ini, yakni GenAIVcBackgroundSettings dan GenAIWallpaperSettings. Fitur ini hanya akan tersedia di perangkat Chromebook Plus.
-
Penghentian dukungan Aplikasi Chrome di ChromeOS
Pada tahun 2016, kami mengumumkan bahwa Aplikasi Chrome tidak digunakan lagi karena diganti dengan aplikasi web. Pada tahun 2021, kami mengumumkan di Blog Chromium bahwa dukungan Aplikasi Chrome untuk pelanggan serta developer ChromeOS Enterprise dan Education di ChromeOS akan diperpanjang hingga setidaknya Januari 2025. Karena sebagian besar pelanggan telah bermigrasi dari Aplikasi Chrome (termasuk Aplikasi terpaket versi lama (v1) dan Aplikasi yang dihosting), kami dapat mengonfirmasi pembaruan berikut mengenai tanggal penghentian Aplikasi Chrome.
- Juli 2025: Penghentian dukungan untuk Aplikasi Chrome yang diinstal pengguna (dijadwalkan untuk ChromeOS M138).
- Aplikasi Chrome yang diinstal otomatis melalui konsol admin akan terus didukung.
- Juli 2026: Rilis ChromeOS terakhir yang mendukung Aplikasi Chrome dalam Mode Kios (dijadwalkan untuk ChromeOS M150).
- Perangkat di saluran LTS dengan Aplikasi Chrome dalam Mode Kiosk akan menerima dukungan hingga April 2027.
- Februari 2028: Rilis ChromeOS terakhir yang mendukung Aplikasi Chrome (dijadwalkan untuk ChromeOS M168), dan ini menandai akhir siklus proses (EOL) semua Aplikasi Chrome.
- Perangkat di saluran LTS dapat terus menggunakan Aplikasi Chrome hingga Oktober 2028.
- Tidak ada pengecualian yang akan diberikan.
Linimasa penghentian ini juga berlaku untuk Aplikasi Chrome yang dihosting sendiri.
Meskipun tidak ada Aplikasi Chrome baru yang dapat ditambahkan ke Chrome Web Store, Aplikasi Chrome lama dapat terus diupdate hingga Oktober 2028, yaitu saat aplikasi tersebut mencapai akhir siklus proses (EOL) di ChromeOS. Setelah tanggal ini, Aplikasi Chrome akan dihapus dari Chrome Web Store.
Jika organisasi Anda telah mengembangkan Aplikasi Chrome internal dan memerlukan bantuan, lihat panduan Transisi dari Aplikasi Chrome. Anda juga dapat bergabung dengan komunitas developer ChromeOS di Discord, atau menghubungi kami melalui formulir di https://chromeos.dev/work-with-us. Lihat jadwal rilis ChromeOS untuk mengetahui tanggal rilis dan update.
Dalam beberapa minggu mendatang, informasi tambahan yang mendetail akan dikirimkan kepada semua developer Aplikasi Chrome yang masih ada dan semua Administrator ChromeOS.
- Juli 2025: Penghentian dukungan untuk Aplikasi Chrome yang diinstal pengguna (dijadwalkan untuk ChromeOS M138).
Chrome 131
Ringkasan rilis Chrome 131
| Perubahan browser Chrome | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Penelusuran dengan Google Lens di iOS | ✓ | ||
| Pemeriksaan Safe Browsing real-time asinkron | ✓ | ||
| Tanda tangan kode ad-hoc untuk shim PWA di macOS | ✓ | ||
| Memilih dari Google Drive di iOS | ✓ | ||
| OCR di Penampil PDF Chrome | ✓ | ||
| Promo Chrome di iOS di NTP Desktop | ✓ | ||
| Deteksi penggunaan ulang sandi antar-profil | ✓ | ||
| Chrome di Android kini mendukung penyedia sandi dan isi otomatis pihak ketiga | ✓ | ✓ | |
| Menghentikan penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing | ✓ | ||
| Sangsi sertifikat Entrust | ✓ | ||
| Peringatan formulir tidak aman di iOS | ✓ | ||
| PartitionAlloc dengan Pemeriksaan Lanjutan (PA/AC) | ✓ | ||
| Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis | ✓ | ||
| Pembekuan tab dalam mode Penghemat energi | ✓ | ||
| Mengupdate Layanan Google Play untuk memperbaiki masalah terkait sandi di perangkat | ✓ | ||
| Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS | ✓ | ||
| Penghentian penggunaan properti CSS Anchor Positioning inset-area | ✓ | ||
| Peningkatan struktur gaya elemen <details> dan <summary> | ✓ | ||
| Izin Penguncian Keyboard dan Pointer | ✓ | ||
| Menghapus metode GPUAdapter requestAdapterInfo() non-standar | ✓ | ||
| Pelonggaran parser <select> | ✓ | ||
| Mendukung aset SVG eksternal untuk properti clip-path, fill, stroke, dan marker-* | ✓ | ||
| Mendukung URL skema non-khusus | ✓ | ||
| Terjemahan untuk Penelusuran dengan Google Lens | ✓ | ||
| Kebijakan baru di browser Chrome | ✓ | ||
| Kebijakan yang dihapus di browser Chrome | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Kebijakan Default AI generatif | ✓ | ||
| Integrasi telemetri ekstensi Chrome dengan SecOps | ✓ | ||
| Chrome Web Store yang Disesuaikan untuk Perusahaan | ✓ | ||
| Dukungan kebijakan DownloadRestrictions di Android | ✓ | ✓ | |
| Kebijakan Enterprise untuk memaksa buffering adaptif dalam Rendering WebAudio | ✓ | ||
| Menghasilkan insight untuk peringatan dan error Konsol Chrome DevTools | ✓ | ||
| Kebijakan yang direkomendasikan di konsol Admin | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Kontrol Data Chrome Enterprise: Papan Klip | ✓ | ||
| Perlindungan screenshot | ✓ | ||
| Perubahan browser Chrome mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Baca lisan dalam Mode baca di Chrome 132 | ✓ | ||
| Penghapusan Headless lama dari biner Chrome | ✓ | ||
| Merekam semua layar | ✓ | ||
| Menghapus API layar penuh HTMLVideoElement berawalan | ✓ | ||
| Menghapus kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled | ✓ | ||
| Penampung scroll yang dapat difokuskan keyboard | ✓ | ||
| Menampilkan pengecualian untuk popover atau dialog dalam dokumen nonaktif | ✓ | ||
| Pengambilan Link Pengguna di PWA | ✓ | ✓ | |
| Layanan Jaringan di Windows akan ditangani dengan sandbox | ✓ | ||
| Menghapus penggantian SwiftShader | ✓ | ||
| Panel privasi & keamanan di Chrome DevTools | ✓ | ||
| Akhir dukungan Sinkronisasi Chrome untuk versi Chrome yang dirilis lebih dari empat tahun lalu | ✓ | ||
| Tidak mengizinkan spasi di host URL non-file:// | ✓ | ||
| Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5 | ✓ | ||
| Partisi URL blob: Pengambilan atau Navigasi | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan peristiwa mutasi | ✓ | ||
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk perilaku lama situs yang sama | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Pencegahan akses download file DLP | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Perubahan browser Chrome
- Penelusuran dengan Google Lens di iOS
Mulai Chrome 126, pengguna dapat menelusuri gambar atau teks yang ada di layar dengan Google Lens. Untuk menggunakan fitur ini, buka sebuah situs dan klik Telusuri dengan Google Lens pada chip omnibox yang menjadi fokus dan pada menu klik kanan di desktop, atau pada menu 3 titik di desktop dan perangkat seluler. Pengguna dapat mengklik, menyorot, atau mengotaki bagian tertentu pada layar untuk menelusuri kontennya, dan menyaring hasil penelusuran dengan menambahkan kata kunci atau pertanyaan ke kotak penelusuran. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan LensOverlaySettings. Untuk melakukan penelusuran, screenshot akan dikirim ke server Google tanpa dikaitkan dengan ID atau akun, screenshot tersebut tidak dapat dilihat oleh siapa pun, dan data mengenai kontennya tidak dicatat. Kami memulai peluncuran fitur ini secara bertahap di iOS di Chrome 131, dan berencana meluncurkan sepenuhnya di Chrome 132.
- Chrome 126 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur pada 1% Stabil
- Chrome 127 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran pada 100% Stabil
- Chrome 131 di iOS: Peluncuran fitur dimulai
- Chrome 132 di iOS: Peluncuran pada 100% Stabil
- Pemeriksaan Safe Browsing real-time asinkron di iOS
Saat ini, pemeriksaan Safe Browsing berada di jalur pemblokiran pemuatan halaman. Artinya, pengguna tidak dapat melihat halaman hingga pemeriksaan selesai. Untuk meningkatkan kecepatan pemuatan Chrome, pemeriksaan Safe Browsing real-time tidak akan lagi memblokir pemuatan halaman setelah Chrome 122, dan setelah Chrome 131 di iOS.
Kami telah mengevaluasi risikonya dan menerapkan mitigasi:
- Untuk malware dan serangan zero day, pemeriksaan daftar blokir lokal akan tetap dilakukan secara sinkron sehingga payload berbahaya tetap diblokir oleh Safe Browsing.
- Untuk serangan phishing, kami telah mempelajari data dan menyimpulkan bahwa pengguna mungkin belum sempat berinteraksi dengan halaman (misalnya, mengetikkan sandi) pada saat kami menampilkan peringatan.
- Chrome 122 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Chrome 131 di iOS
- Tanda tangan kode ad-hoc untuk shim PWA di macOS
Tanda tangan kode untuk shim aplikasi yang sebelumnya dibuat saat menginstal Progressive Web App (PWA) di macOS kini menggunakan tanda tangan kode ad-hoc yang dibuat saat aplikasi diinstal. Tanda tangan kode digunakan macOS sebagai bagian dari identitas aplikasi. Tanda tangan ad-hoc ini membuat setiap shim aplikasi PWA memiliki identitas unik di macOS; sebelumnya semua PWA diidentifikasi sebagai aplikasi yang sama di macOS.
Perubahan ini akan memperbaiki masalah yang muncul saat mencoba menyertakan beberapa PWA di panel preferensi Buka saat Login macOS, dan akan memungkinkan peningkatan penanganan notifikasi pengguna di dalam PWA pada macOS di masa mendatang.
Administrator harus menguji kompatibilitas dengan alat keamanan endpoint atau otorisasi biner yang mereka gunakan (seperti Santa). Fitur ini dapat diaktifkan untuk pengujian menggunakan tanda
chrome://flags/#use-adhoc-signing-for-web-app-shims. Kemudian, admin dapat menginstal PWA dan memastikan aplikasi tersebut berjalan sesuai ekspektasi.Jika fitur tidak kompatibel dengan kebijakan keamanan saat ini, kebijakan AdHocCodeSigningForPWAsEnabled dapat digunakan untuk menonaktifkan fitur sementara administrator men-deploy kebijakan keamanan endpoint yang diperbarui. Kebijakan perusahaan ini dimaksudkan untuk menonaktifkan fitur hanya hingga kebijakan keamanan endpoint telah diperbarui, dan pada saat itu kebijakan tersebut harus dibatalkan.
- Chrome 129 di macOS
Fitur ini diaktifkan dengan tanda (chrome://flags/#use-adhoc-signing-for-web-app-shims) sehingga perusahaan dapat menguji kompatibilitas dengan alat keamanan endpoint mereka, seperti Santa. Jika saat ini fitur tersebut tidak kompatibel, mereka dapat mengontrolnya menggunakan kebijakan perusahaan sementara mereka memperbarui konfigurasi keamanan endpoint. Kebijakan perusahaan ini dimaksudkan untuk menonaktifkan fitur hanya hingga kebijakan keamanan endpoint telah diperbarui. - Chrome 131 di macOS: Fitur mulai diluncurkan ke versi stabil, dimulai dengan peluncuran 1%.
- Chrome 129 di macOS
- Memilih dari Google Drive
Mulai Chrome 131 dan seterusnya, pengguna Chrome di iOS dapat mengupload file dari Google Drive langsung ke halaman web, tanpa perlu mendownloadnya di perangkat terlebih dahulu.
- Chrome 131 di iOS: Menyertakan fungsi inti untuk mengupload satu file.
- OCR di Penampil PDF Chrome
PDF hasil pemindaian kini lebih mudah diakses di Chrome Desktop. Dengan menggunakan Pengenalan Karakter Optik (OCR) di perangkat untuk menjaga privasi (tidak ada konten yang dikirim ke Google), Chrome akan otomatis mengonversi PDF yang dipindai, sehingga Anda dapat memilih teks, Ctrl+F, menyalin, dan menempel. Fitur ini tidak berfungsi pada PDF yang diproteksi. Fitur ini hanya menggunakan OCR pada PDF yang dapat diakses pengguna. Solusi ini memberikan aksesibilitas PDF bagi pengguna Chrome tanpa langkah tambahan, sehingga PDF dapat diakses seperti konten lainnya di web.
- Chrome 131 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Promo Chrome di iOS di NTP Desktop
Promo Chrome di iOS di Halaman tab baru desktop. Promo ini bertujuan untuk meningkatkan awareness Chrome di iOS dan menunjukkan cara mudah untuk menginstalnya.
Anda dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan PromotionsEnabled dan NTPMiddleSlotAnnouncementVisible yang ada.
- Chrome 131 di Linux, macOS, Windows
- Deteksi penggunaan ulang sandi antar-profil
Sebelumnya, deteksi penggunaan ulang sandi kredensial perusahaan hanya dapat dideteksi di profil perusahaan. Sekarang, deteksi penggunaan ulang sandi mendeteksi penggunaan ulang kredensial perusahaan di semua profil non-Samaran di browser terkelola.
Kami telah memperbarui kriteria deteksi penggunaan ulang sandi antar-profil agar mencerminkan akun perusahaan terkelola secara lebih akurat. Kami juga telah memperbarui pesan di layar untuk memperjelas kepada pengguna bahwa organisasi mereka memantau penggunaan ulang sandi perusahaan.
- Chrome 123 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Chrome 131 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
Kami telah memperbarui kriteria deteksi penggunaan ulang sandi antar-profil agar mencerminkan akun perusahaan terkelola secara lebih akurat, dan memperbarui pesan UX untuk memperjelas kepada pengguna bahwa organisasi mereka memantau penggunaan ulang sandi perusahaan.
- Chrome di Android kini mendukung penyedia sandi dan isi otomatis pihak ketiga
Hingga saat ini, penyedia pengelola sandi dan isi otomatis pihak ketiga dapat digunakan di Chrome untuk Android melalui API aksesibilitas.
Di Chrome M131, kami menambahkan dukungan langsung untuk fitur Isi Otomatis di Android, sehingga penyedia pihak ketiga dapat berfungsi dengan Chrome di Android tanpa memerlukan API aksesibilitas. Dukungan ini akan meningkatkan performa Chrome di Android dan penyedia isi otomatis pihak ketiga.
Untuk memanfaatkan dukungan ini, pengguna perlu mengonfigurasi penyedia pihak ketiga di setelan Android. Kemudian, di Chrome, pengguna harus memilih Setelan > Layanan isi otomatis, lalu memilih Isi otomatis menggunakan layanan lain.
Jika pengguna tidak mengubah kedua setelan tersebut, mereka akan terus menggunakan Google untuk mengisi otomatis sandi, informasi pembayaran, dan alamat. Kontrol apakah pengguna dapat menggunakan layanan isi otomatis pihak ketiga atau tidak dengan kebijakan baru ThirdPartyPasswordManagersAllowed.
- Chrome 131 di Android
Setelan baru ini akan tersedia mulai Chrome 131. Jika pengguna menggunakan setelan baru, setelan tersebut akan langsung diterapkan. Jika tidak menggunakan setelan baru, pengguna akan terus menggunakan Google atau penyedia pihak ketiga melalui aksesibilitas (jika diinstal).
Dukungan untuk API aksesibilitas akan dihentikan pada awal tahun 2025, dan setelan kebijakan baru akan diterapkan untuk semua pengguna.
- Chrome 131 di Android
- Menghentikan penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing
Kami menghentikan penggunaan fitur Pelaporan Lengkap Safe Browsing, yang sebelumnya meningkatkan keamanan semua pengguna dengan mengumpulkan informasi telemetri dari pengguna yang berpartisipasi dan digunakan untuk perlindungan Google Safe Browsing. Data yang dikumpulkan mencakup URL halaman web yang dikunjungi, informasi sistem terbatas, dan beberapa konten halaman.
Fitur ini kini digantikan oleh mode Perlindungan yang ditingkatkan. Sebaiknya pengguna beralih ke Perlindungan yang ditingkatkan untuk terus memberikan keamanan bagi semua pengguna selain mengaktifkan keamanan terkuat yang tersedia di Chrome. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Tingkat perlindungan Safe Browsing.
- Chrome 129 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Penghentian penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing — Tidak termasuk Permintaan Laporan Safe Browsing Klien real-time - Chrome 131 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Penghentian penggunaan SafeBrowsingExtendedReportingEnabled untuk Permintaan Laporan Safe Browsing Klien real-time
- Chrome 129 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Sangsi sertifikat Entrust
Sebagai respons terhadap kegagalan kepatuhan yang berkelanjutan, Chrome mengubah cara sertifikat autentikasi server TLS (situs) yang dipercaya secara publik dan diterbitkan oleh Entrust akan dipercaya secara default di Chrome 131 dan yang lebih baru di Windows, macOS, ChromeOS, Android, serta Linux. Kebijakan iOS tidak mengizinkan penggunaan Chrome Root Store di Chrome untuk iOS.
Secara khusus, sertifikat TLS yang memvalidasi sertifikat root CA Entrust yang disertakan dalam Chrome Root Store dan diterbitkan:
- setelah 11 November 2024, tidak akan lagi dipercaya secara default.
- pada atau sebelum 11 November 2024, tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini.
Jika pengguna atau perusahaan yang menggunakan Chrome secara eksplisit memercayai sertifikat Entrust yang terpengaruh di platform dan versi Chrome yang mengandalkan Chrome Root Store, misalnya, kepercayaan eksplisit disampaikan melalui Group Policy Object Windows, batasan berbasis SCT yang dijelaskan di atas akan diganti dan sertifikat akan berfungsi seperti saat ini.
Informasi dan referensi pengujian tambahan ada di blog Google Security.
Untuk mempelajari lebih lanjut, lihat FAQ tentang Chrome Root Store ini.
- Chrome 131 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Semua versi Chrome 131 dan yang lebih baru yang mengandalkan Chrome Root Store akan memberlakukan tindakan pemblokiran. Namun, tindakan pemblokiran hanya akan dimulai untuk sertifikat yang diterbitkan setelah 11 November 2024.
- Peringatan formulir tidak aman di iOS
Mulai Chrome 125, browser Chrome memblokir pengiriman formulir dari halaman yang aman ke halaman yang tidak aman di iOS. Jika mendeteksi pengiriman formulir yang tidak aman, Chrome akan menampilkan peringatan yang meminta pengguna mengonfirmasi pengiriman. Tujuannya adalah untuk mencegah kebocoran data formulir melalui teks biasa tanpa persetujuan eksplisit dari pengguna. Kebijakan InsecureFormsWarningsEnabled tersedia untuk mengontrol fitur ini.
- Chrome 125 di iOS: Peluncuran fitur
- Chrome 131 di iOS: Kebijakan InsecureFormsWarningsEnabled akan dihapus
- PartitionAlloc dengan Pemeriksaan Lanjutan (PA/AC)
PartitionAlloc (PA) dan project keamanan memori terkait memiliki berbagai perlindungan lanjutan yang dinonaktifkan secara default (atau secara eksklusif dalam build debug) karena potensi dampaknya terhadap performa. Meskipun pengaktifan fitur ini untuk semua pengguna mungkin tidak langsung dapat dilakukan, masih ada peluang untuk mengaktifkannya sebagian dalam kondisi tertentu dan terbatas.
Project ini berupaya mencapai perlindungan lanjutan untuk pelanggan level perusahaan. Administrator Enterprise dapat menerapkan langkah keamanan yang ditingkatkan melalui Kebijakan Perusahaan. Keamanan cenderung lebih diprioritaskan daripada performa di Enterprise. Mereka mungkin menginginkan pemeriksaan lanjutan, meskipun jika mengorbankan performa.
PA dengan Pemeriksaan Lanjutan adalah keamanan memori lanjutan. Fitur ini NONAKTIF secara default karena menyebabkan regresi performa. Pelanggan level perusahaan memiliki opsi untuk mengaktifkannya guna mendapatkan keamanan tingkat lanjut melalui kebijakan perusahaan.
- Chrome 131 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis
Mulai Chrome 131, pengguna lama yang mengaktifkan sinkronisasi Chrome kini menikmati versi login dan sinkronisasi yang lebih praktis serta terkonsolidasi di Chrome. Sinkronisasi Chrome tidak lagi ditampilkan sebagai fitur terpisah di setelan atau di tempat lain. Sebagai gantinya, pengguna dapat login ke Chrome untuk menggunakan serta menyimpan informasi seperti sandi, bookmark, dan lain-lain di Akun Google mereka, yang tunduk pada kebijakan perusahaan yang relevan.
Seperti sebelumnya, fungsionalitas ini, yang semula menjadi bagian dari sinkronisasi Chrome yang menyimpan dan mengakses data Chrome di Akun Google, dapat dikontrol oleh SyncTypesListDisabled. Login ke Chrome dapat dinonaktifkan melalui BrowserSignin seperti sebelumnya.
Perhatikan bahwa perubahan tersebut tidak memengaruhi kemampuan pengguna untuk login ke layanan Google di web (seperti Gmail) tanpa login ke Chrome, kemampuan mereka untuk tetap logout dari Chrome, atau kemampuan mereka untuk mengontrol informasi apa saja yang disinkronkan dengan Akun Google mereka.
- Chrome 131 di Android
- Pembekuan tab dalam mode Penghemat energi
Saat Penghemat energi aktif, Chrome membekukan tab yang telah disembunyikan dan disenyapkan selama >5 menit serta menggunakan banyak kapasitas CPU, kecuali jika:
- Tab tersebut menjalankan fungsi konferensi audio- atau video- yang terdeteksi melalui mikrofon, kamera atau layar, tangkapan tab atau jendela, atau RTCPeerConnection dengan RTCDataChannel terbuka atau MediaStreamTrack live.
- Tab tersebut mengontrol perangkat eksternal, yang terdeteksi melalui penggunaan Web USB, Web Bluetooth, Web HID, atau Web Serial.
Tindakan ini akan memperpanjang daya tahan baterai dan memperlancar Chrome karena penggunaan CPU yang berkurang.
- Chrome 130 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Fitur ini dapat diuji di Chrome 130 menggunakan entri#freezing-on-energy-saverdiabout:flags. Selain itu, fitur ini dapat diuji dengan tanda#freezing-on-energy-saver-testingyang menyimulasikan kondisi Penghemat energi yang aktif dan semua tab menggunakan banyak kapasitas CPU. Hal ini memungkinkan verifikasi apakah tab memenuhi syarat untuk dibekukan dan akan dibekukan jika menggunakan banyak kapasitas CPU. Ketersediaan penghemat energi dapat dikontrol menggunakan kebijakan BatterySaverModeAvailability. Perubahan ini tidak berpengaruh jika Penghemat energi tidak aktif. - Chrome 131 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Fitur ini akan mulai diluncurkan ke 1% versi Stabil di Chrome 131. Fitur ini akan diluncurkan secara bertahap hingga 100% versi Stabil. Ketersediaan penghemat energi dapat dikontrol menggunakan kebijakan BatterySaverModeAvailability. Perubahan ini tidak berpengaruh jika Penghemat energi tidak aktif.
- Mengupdate Layanan Google Play untuk memperbaiki masalah terkait sandi di perangkat
Pengguna dengan Layanan Google Play versi lama akan mengalami pengurangan fungsi pada sandi di perangkat mereka, dan Pengelola Sandi mungkin akan segera berhenti berfungsi. Pengguna ini harus mengupdate Layanan Google Play, atau akan dipandu melalui metode pemecahan masalah lain, bergantung pada kondisi mereka. Hal ini adalah bagian dari migrasi berkelanjutan yang hanya memengaruhi pengguna Pengelola Sandi Google pada Android.
- Chrome 131 di Android
- Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS
Mulai Chrome 124, Chrome mengaktifkan secara default mekanisme enkapsulasi kunci TLS aman pasca-kuantum baru X25519Kyber768 di semua platform desktop, berdasarkan standar NIST (ML-KEM). Update ini melindungi traffic jaringan dari Chrome dengan server yang juga mendukung ML-KEM dari dekripsi oleh komputer kuantum pada masa mendatang. Perubahan ini harus bersifat transparan terhadap operator server. Cipher ini akan digunakan untuk koneksi TLS 1.3 maupun QUIC.
Namun, beberapa middlebox TLS mungkin tidak disiapkan untuk ukuran enkapsulasi kunci Kyber (ML-KEM), atau poin kode cipher ClientHello TLS baru, yang menyebabkan koneksi terputus atau macet. Hal ini dapat diatasi dengan memperbarui middlebox Anda, atau menonaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci melalui kebijakan sementara Enterprise PostQuantumKeyAgreementEnabled, yang akan tersedia hingga akhir tahun 2024. Namun, cipher aman pasca-kuantum jangka panjang akan diperlukan di TLS dan kebijakan Enterprise tersebut akan dihapus. Kriptografi pasca-kuantum diperlukan untuk CSNA 2.0.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat postingan blog Chromium ini dan postingan blog Keamanan Google ini.
- Chrome 124 di Windows, macOS, Linux: mekanisme enkapsulasi kunci TLS aman pasca-kuantum baru X25519Kyber768 diaktifkan
- Chrome 131 di Linux, macOS, Windows: Chrome akan mengalihkan mekanisme enkapsulasi kunci ke versi standar akhir ML-KEM
- Chrome 141 di Windows, macOS, Linux: Menghapus kebijakan Enterprise
- Penghentian penggunaan properti CSS Anchor Positioning inset-area
Grup kerja CSS (CSSWG) memutuskan mengganti nama properti inset-area menjadi position-area. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat diskusi CSSWG di github. Nama properti baru, position-area, sebagai sinonim untuk inset-area yang disertakan melalui update fitur ini yang diterangkan di Status Platform Chrome, yang menjelaskan penghentian penggunaan dan penghapusan properti inset-area.
- Chrome 131 di Windows, macOS, Linux, Android
- Peningkatan struktur gaya elemen <details> dan <summary>
Struktur elemen
<details>dan<summary>mendukung lebih banyak gaya CSS agar dapat digunakan dalam lebih banyak kasus di mana widget pengungkapan atau widget akordeon dibuat di web. Khususnya, perubahan ini menghapus batasan yang mencegah penyetelan properti tampilan elemen ini, dan menambahkan elemen pseudo ::details-contentuntuk mengubah gaya penampung pada bagian yang diperluas dan diciutkan.- Chrome 131 di Windows, macOS, Linux, Android
- Izin Penguncian Keyboard dan Pointer
Dapat menampilkan perintah izin kepada pengguna saat situs meminta Penguncian Keyboard atau Pointer, dan menyimpan preferensi pengguna sebagai setelan konten. Setelan dapat dikueri melalui Permissions API. Hal ini membantu mengurangi penggunaan API yang berlebihan.
- Chrome 131 di Windows, macOS, Linux
- Menghapus metode GPUAdapter requestAdapterInfo() non-standar
WebGPU WG memutuskan bahwa
requestAdapterInfo()tidak praktis untuk memicu dialog izin sehingga mereka telah menghapus opsi tersebut dan menggantinya dengan atribut info GPUAdapter sehingga developer web bisa mendapatkan nilai GPUAdapterInfo yang sama secara sinkron sekarang. Untuk membaca selengkapnya, lihat atribut info Intent to Ship: WebGPU: GPUAdapter sebelumnya.- Chrome 131 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pelonggaran parser <select>
Perubahan ini membuat parser HTML mengizinkan tag tambahan di
<select>selain<option>,<optgroup>, dan<hr>.Perubahan ini mendukung fitur
<select>yang dapat disesuaikan, tetapi diluncurkan terlebih dahulu karena dapat dilakukan secara terpisah dan memiliki beberapa risiko ringan.Fitur ini dibatasi oleh kebijakan sementara, SelectParserRelaxationEnabled. Ini adalah periode transisi sementara, dan kebijakan ini akan berhenti berfungsi di update besar Chrome 136.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat penjelasan Buka UI <select> yang Dapat Disesuaikan dan artikel Perubahan parser HTML untuk <select> yang dapat disesuaikan dari What Working Group.
- Chrome 131 di Windows, macOS, Linux, Android
- Mendukung aset SVG eksternal untuk properti clip-path, fill, stroke, dan marker-*
Mengizinkan referensi eksternal untuk clip paths, markers, dan paint servers (untuk properti fill dan stroke). Misalnya,
clip-path: url("resources.svg#myPath").- Chrome 131 di Windows, macOS, Linux, Android
- Mendukung URL skema non-khusus
Chrome 130 mendukung URL skema non-khusus, misalnya, git://example.com/path. Sebelumnya, parser URL Chromium tidak mendukung URL non-khusus. Parser ini mengurai URL non-khusus seolah-olah URL tersebut memiliki opaque path, yang tidak selaras dengan standar URL. Sekarang, parser URL Chromium mengurai URL non-khusus dengan benar, sesuai standar URL. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat http://bit.ly/url-non-special.
- Chrome 130 di Windows, macOS, Linux, Android
- Chrome 131 di Windows, macOS, Linux, Android
- Chrome 134 di Windows, macOS, Linux, Android: Tombol fitur dihapus
- Terjemahan untuk Penelusuran dengan Google Lens
Kemampuan penerjemahan augmented reality (AR) kini diterapkan ke fitur Telusuri dengan Google Lens. Kebijakan Enterprise sudah diterapkan sehingga perusahaan dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur menggunakan LensOverlaySettings.
- Chrome 131 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Kebijakan baru di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi DownloadRestrictions Mengizinkan batasan download Menggunakan sertifikat TLS yang ditambahkan pengguna dari trust store platform untuk autentikasi server SelectParserRelaxationEnabled Mengontrol apakah perilaku parser HTML baru untuk elemen <select> akan diaktifkan EnterpriseProfileBadgeToolbarSettings Mengontrol visibilitas badge profil perusahaan di toolbar WebAudioOutputBufferingEnabled Mengaktifkan buffering adaptif untuk Web Audio
- Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi ProfileLabel Kebijakan ini mengontrol label yang digunakan untuk mengidentifikasi profil yang login. Label ini akan ditampilkan di beberapa tempat, seperti samping ikon profil toolbar, untuk membantu pengguna mengidentifikasi profil. ToolbarAvatarLabelSettings Setelan label avatar toolbar terkelola BeforeunloadEventCancelByPreventDefaultEnabled Mengontrol perilaku baru untuk dialog pembatalan yang dihasilkan oleh peristiwa beforeunload.
Perubahan Chrome Enterprise Core
- Kebijakan Default AI generatif
Mulai versi 131, Chrome Enterprise Core memperkenalkan kebijakan, GenAiDefaultSettings, untuk mengontrol perilaku default beberapa kebijakan AI generatif sebagai bagian dari program Penguji Tepercaya kami. Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya kami di sini. Kebijakan ini tidak memengaruhi nilai kebijakan yang disetel secara manual untuk fitur AI generatif. Kebijakan ini mengontrol setelan default kebijakan berikut:
- CreateThemesSettings
- DevToolsGenAiSettings
- HelpMeWriteSettings
- HistorySearchSettings
- TabOrganizerSettings
- TabCompareSettings
- GenAIVcBackgroundSettings
- GenAIWallpaperSettings
- HelpMeReadSettings
Untuk mengetahui detail setelan default selengkapnya, lihat Chrome—Kebijakan dan fitur AI generatif.
- Hanya tersedia untuk Penguji Tepercaya. Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya kami di sini.
- Integrasi telemetri ekstensi Chrome dengan SecOps
Kami mulai mengumpulkan data telemetri ekstensi Chronicle yang relevan dari dalam Chrome untuk profil dan perangkat terkelola, lalu mengirimkannya ke Google SecOps. Google SecOps menganalisis data tersebut untuk memberikan analisis dan konteks instan tentang aktivitas yang berisiko; data ini akan diperkaya lebih lanjut untuk memberikan konteks tambahan dan dapat ditelusuri selama setahun.
- Chrome 131 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Chrome Web Store yang Disesuaikan untuk Perusahaan
Admin IT akan dapat menyesuaikan Chrome Web Store untuk pengguna akhir terkelola mereka dengan branding khusus perusahaan, pesan kustom, dan navigasi yang disesuaikan. Admin dapat mempersonalisasi Chrome Web Store dengan logo, banner, dan ekstensi yang direkomendasikan, serta menyembunyikan kategori yang tidak relevan dan meningkatkan penemuan ekstensi.
Fitur ini dapat dikonfigurasi melalui konsol Admin dan konfigurasi kustom versi 1 ini akan tersedia untuk semua pengguna terkelola yang login (pengguna yang login ke Chrome Web Store dengan Akun Google terkelola). Versi #2 akan mendukung fitur ini untuk browser yang terdaftar di CEC (tanpa perlu login) dan hanya akan tersedia pada tahun 2025.
Selain itu, semua pengguna terkelola yang login ke Chrome Web Store akan melihat perubahan berikut:
- Tag baru untuk item yang diblokir oleh admin dan filter menurut item pribadi di hasil penelusuran
- Item pribadi dan item yang direkomendasikan hanya dapat diakses dari tab “Ekstensi”.
- Mulai Chrome 131 di Linux, macOS, Windows, dan ChromeOS: Peluncuran Versi #1
- Dukungan kebijakan DownloadRestrictions di Android
DownloadRestrictions adalah kebijakan universal yang tersedia untuk pengguna Chrome Enterprise Core di Desktop. Kebijakan DownloadRestrictions kini didukung di Android. Kebijakan ini memungkinkan admin untuk memblokir semua download di Chrome seluler di Android.
- Chrome 131 di Android
- Kebijakan Enterprise untuk memaksa buffering adaptif dalam rendering WebAudio
Implementasi WebAudio Chromium mencakup mekanisme buffering adaptif, yang ditambahkan untuk mengatasi berbagai masalah glitch terutama di Android dengan backend AAudio. Meskipun mengurangi glitch secara signifikan, mekanisme ini juga meningkatkan latensi audio. Chrome menjalankan eksperimen yang akan menonaktifkan mekanisme buffering adaptif dan menjalankan rendering secara sinkron di semua platform selain Android.
Mulai Chrome 131, kebijakan Enterprise WebAudioOutputBufferingEnabled yang memaksa Chrome untuk menggunakan perilaku sebelumnya secara default dan menggunakan buffering adaptif dalam rendering WebAudio akan tersedia.
- Chrome 131 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Menghasilkan insight untuk peringatan dan error Konsol Chrome DevTools
Fitur AI Generatif (GenAI) baru kini tersedia untuk pengguna yang tidak dikelola: Menghasilkan insight untuk peringatan dan error Konsol Chrome DevTools.
Insight ini memberikan deskripsi yang dipersonalisasi dan saran perbaikan untuk error dan peringatan yang dipilih. Awalnya, fitur ini hanya tersedia untuk pengguna (18 tahun ke atas) dalam bahasa Inggris. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan DevToolsGenAiSettings.
- Chrome 125 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Fitur tersedia untuk pengguna yang tidak dikelola di seluruh dunia, kecuali Eropa, Rusia, dan China. - Chrome 127 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Fitur tersedia untuk pengguna terkelola Chrome Enterprise dan Chrome Education di wilayah yang didukung. - Chrome 131 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Di Chrome 131, tersedia fitur AI Generatif (GenAI) baru untuk pengguna terkelola: panel bantuan AI khusus di Chrome DevTools yang membantu operator manusia dalam menyelidiki dan memperbaiki masalah gaya serta membantu men-debug CSS. - Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Panel bantuan AI kini dapat menjelaskan resource di panel Performa, Sumber, dan Jaringan, serta dukungan sebelumnya untuk proses debug gaya
- Chrome 125 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Kebijakan yang direkomendasikan di konsol Admin
Mulai 1 November, admin dapat memilih untuk merekomendasikan atau mewajibkan beberapa setelan dengan kontrol Penggantian pengguna. Kontrol ini akan diluncurkan secara bertahap untuk kebijakan yang dapat direkomendasikan, dimulai dengan kebijakan berikut:
- Peringatkan sebelum menutup browser
- Printer Default Sistem
- Mode Penghemat Baterai
- Halaman beranda
- Perlindungan Safe Browsing
- Batasan Download- Chrome 131 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Perubahan Chrome Enterprise Premium
- Kontrol Data Chrome Enterprise: Papan Klip
Admin dapat menetapkan aturan kontrol data di konsol Google Admin untuk melindungi pengguna akhir dari kebocoran data di browser Chrome. Kontrol Data adalah aturan ringan yang ditetapkan di konsol Google Admin. Fitur ini memungkinkan admin menetapkan kebijakan Chrome untuk mengontrol tindakan sensitif pengguna seperti menyalin dan menempelkan data sensitif serta mengambil screenshot atau berbagi layar.
Fitur ini dapat dikontrol dengan kebijakan DataControlsRules.
Fitur ini tersedia untuk diuji bagi anggota program Penguji Tepercaya Chrome Enterprise. Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya kami di sini.
- Chrome 128 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Program Penguji Tepercaya
- Chrome 131 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur
- Perlindungan screenshot
Admin dapat mencegah pengguna mengambil screenshot atau berbagi layar halaman web tertentu yang dianggap berisi data sensitif. Admin membuat aturan pemfilteran URL DLP untuk memblokir pengguna agar tidak mengambil screenshot atau membagikan layar dari URL atau kategori URL tertentu. Fitur ini dapat dikontrol menggunakan kebijakan EnterpriseRealTimeUrlCheckMode yang sama yang mengaktifkan semua pencarian URL real-time.
Fitur ini tersedia untuk diuji bagi anggota program Penguji Tepercaya Chrome Enterprise. Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya kami di sini.
- Chrome 129 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Program Penguji Tepercaya
- Chrome 131 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser Chrome mendatang
- Baca lisan dalam Mode baca di Chrome 132
Mode baca adalah fitur panel samping yang menyediakan tampilan sederhana halaman web yang penuh dengan teks. Mode baca akan menyertakan fitur Baca lisan yang memungkinkan pengguna mendengar teks dibacakan secara lisan. Pengguna dapat memilih berbagai suara alami dan kecepatan baca, serta melihat sorotan visual.
- Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Penghapusan Headless lama dari biner Chrome
Menjalankan Chrome dengan
`--headless=old`tidak lagi meluncurkan mode Headless lama, dan justru akan menampilkan pesan log berikut:Mode Headless lama telah dihapus dari biner Chrome. Anda dapat menggunakan mode Headless baru atau
chrome-headless-shell,yang merupakan penerapan mandiri mode Headless lama.- Chrome 132 di Linux, macOS, Windows
- Merekam semua layar
Fitur ini merekam semua layar yang sedang terhubung ke perangkat menggunakan
getAllScreensMedia(). Untuk memanggilgetDisplayMedia()beberapa kali, pengguna perlu melakukan beberapa gestur yang membebani karena harus memilih layar berikutnya pada setiap pemanggilan, dan tidak memberikan jaminan untuk aplikasi bahwa semua layar telah dipilih.getAllScreensMedia()menyelesaikan masalah dalam semua aspek ini.Fitur ini hanya ditampilkan di balik kebijakan Enterprise MultiScreenCaptureAllowedForUrls, dan pengguna akan diberi tahu sebelum perekaman dimulai, bahwa perekaman dapat dimulai sewaktu-waktu. API ini hanya berfungsi untuk origin yang ditentukan dalam daftar yang diizinkan MultiScreenCaptureAllowedForUrls. Origin yang tidak ada dalam daftar tidak akan memiliki akses ke API tersebut.
- Chrome 132 di Windows, macOS, Linux
- Menghapus API layar penuh HTMLVideoElement berawalan
API layar penuh khusus HTMLVideoElement berawalan tidak digunakan lagi sejak sekitar M38. API tersebut diganti dengan
Element.requestFullscreen()API, yang pertama kali diluncurkan tanpa awalan di M71, pada tahun 2018. Pada tahun 2024, sebagian besar browser telah mendukung API tanpa awalan selama beberapa tahun.Fitur ini melacak penghapusan API berikut dari
HTMLVideoElement:- readonly attribute boolean
webkitSupportsFullscreen;- readonly attribute boolean
webkitDisplayingFullscreen;- void
webkitEnterFullscreen();- void
webkitExitFullscreen();// Perhatikan perbedaan kapitalisasi "S" di FullScreen.
- void
webkitEnterFullScreen();- void
webkitExitFullScreen();Metode ini kini hanya menjadi alias untuk API modern. Penggunaannya terus menurun dari tahun ke tahun.
- Chrome 132 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghapus kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled
ThirdPartyBlockingEnabled akan dihapus di Chrome 135 karena masalah yang tidak terduga. Jika Anda memiliki masukan tentang penghapusan ini, silakan laporkan bug di sini.
- Chrome 132 di Windows: Penghentian penggunaan kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled
- Chrome 135 di Windows: Penghapusan kebijakan ThirdPartyBlockingEnabled
- Penampung scroll yang dapat difokuskan keyboard
Kami berencana untuk meningkatkan aksesibilitas dengan membuat penampung scroll yang dapat difokuskan menggunakan navigasi fokus berurutan. Saat ini, tombol tab tidak memfokuskan scroller kecuali jika tabIndex ditetapkan secara eksplisit ke 0 atau lebih.
Dengan membuat scroller yang dapat difokuskan secara default, pengguna yang tidak dapat (atau tidak ingin) menggunakan mouse akan dapat memfokuskan konten yang terpotong menggunakan tombol tab dan panah. Perilaku ini hanya diaktifkan jika scroller tidak berisi turunan yang dapat difokuskan keyboard. Logika ini diperlukan agar tidak menyebabkan regresi untuk elemen yang dapat difokuskan yang sudah ada, yang mungkin ada dalam scroller seperti
<textarea>.Catatan: Peluncuran fitur ini sebelumnya (dimulai di Chrome 127) dihentikan karena masalah kompatibilitas web, yang seharusnya sudah diperbaiki dalam implementasi yang diluncurkan di Chrome 130.
Catatan: Peluncuran fitur ini sebelumnya (dimulai di 130) dihentikan karena regresi aksesibilitas, yang seharusnya sudah diperbaiki dalam implementasi yang diluncurkan di Chrome 132.
- Chrome 132 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menampilkan pengecualian untuk popover atau dialog dalam dokumen nonaktif
Ini adalah perubahan corner case yang semoga tidak memengaruhi developer. Corner case adalah situasi di mana beberapa kondisi unik terjadi secara bersamaan. Sebelumnya, memanggil `
showPopover()` atau `showModal()` pada popover atau dialog yang berada dalam dokumen nonaktif akan gagal di latar belakang, yaitu, tidak ada pengecualian yang akan ditampilkan. Namun, karena dokumen nonaktif, tidak ada popover atau dialog yang ditampilkan. Sejak permintaan pull (PR) spesifikasi https://github.com/whatwg/html/pull/10705, situasi ini kini menampilkan pengecualianInvalidStateError.- Chrome 132 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pengambilan Link pengguna di PWA
Link web akan otomatis mengarahkan pengguna ke aplikasi web yang terinstal. Agar lebih sesuai dengan ekspektasi pengguna seputar aplikasi web yang terinstal, Chrome akan mempermudah proses perpindahan antara browser dan aplikasi web yang terinstal. Saat pengguna mengklik link yang dapat ditangani oleh aplikasi web yang terinstal, Chrome akan menambahkan chip di kolom URL untuk menyarankan peralihan ke aplikasi tersebut. Jika pengguna mengklik chip tersebut, aplikasi akan langsung diluncurkan, atau petak aplikasi yang dapat mendukung link tersebut akan terbuka. Bagi beberapa pengguna, mengklik link akan selalu otomatis membuka aplikasi.
- Chrome 121 di Linux, macOS, Windows
Saat sebagian pengguna mengklik link, link tersebut akan selalu terbuka di PWA yang terinstal, sementara sebagian pengguna lain akan melihat link itu terbuka di tab baru dengan chip di kolom URL-nya. Mengklik chip akan meluncurkan aplikasi. Tersedia tanda untuk mengontrol fitur ini:chrome://flags/#enable-user-link-capturing-pwa.
- Chrome 132 di Linux, macOS, Windows
Meluncurkan fitur ini ke 100% versi Stabil, baik dengan setelan default aktif (selalu luncurkan aplikasi saat mengklik link) maupun nonaktif (selalu buka di tab, hanya luncurkan jika pengguna mengklik chip di kolom URL).
- Chrome 121 di Linux, macOS, Windows
- Layanan Jaringan di Windows akan di-sandbox
Untuk meningkatkan keamanan dan keandalan, layanan jaringan, yang sudah berjalan dalam prosesnya sendiri, akan di-sandbox di Windows. Sebagai bagian dari langkah ini, kode pihak ketiga yang saat ini dapat memodifikasi layanan jaringan mungkin akan dicegah melakukan modifikasi lagi. Pencegahan ini dapat menyebabkan masalah interoperabilitas dengan software yang memasukkan kode ke dalam ruang proses Chrome, seperti software Pencegahan Kebocoran Data. Kebijakan NetworkServiceSandboxEnabled memungkinkan Anda menonaktifkan sandbox jika inkompatibilitas ditemukan. Anda dapat menguji sandbox di lingkungan Anda dengan mengikuti petunjuk ini.
Anda juga dapat melaporkan masalah yang ditemukan.
- Chrome 132 di Windows
Layanan Jaringan akan di-sandbox di Windows.
- Chrome 132 di Windows
- Menghapus penggantian SwiftShader
Izin penggantian otomatis ke WebGL yang didukung oleh SwiftShader tidak digunakan lagi dan pembuatan konteks WebGL akan gagal, bukan dikembalikan ke SwiftShader. Hal ini dilakukan karena dua alasan utama:
- SwiftShader merupakan risiko keamanan yang tinggi karena kode JIT yang berjalan dalam proses GPU Chromium.
- Pengguna memiliki pengalaman buruk saat beralih dari WebGL yang didukung GPU berperforma tinggi ke penerapan yang didukung CPU. Pengguna tidak memiliki kontrol atas perilaku ini dan sulit dijelaskan dalam laporan bug.
SwiftShader adalah alat yang berguna bagi developer web untuk menguji situs mereka di sistem headless atau sistem yang tidak memiliki GPU yang didukung. Kasus penggunaan ini akan tetap didukung jika diaktifkan, tetapi tidak ditujukan untuk menjalankan konten yang tidak tepercaya.
Untuk mengizinkan SwiftShader untuk WebGL dan memilih jaminan keamanan yang lebih rendah, jalankan file Chrome yang dapat dieksekusi dengan tombol command line
--enable-unsafe-swiftshader.Selama periode penghentian penggunaan, peringatan akan muncul di konsol JavaScript saat konteks WebGL dibuat dan didukung dengan SwiftShader. Meneruskan
--enable-unsafe-swiftshaderakan menghapus pesan peringatan ini.Chromium dan browser lainnya tidak menjamin ketersediaan WebGL. Anda dapat menguji dan menangani kegagalan pembuatan konteks WebGL dan kembali menggunakan API web lain seperti Canvas2D atau pesan yang sesuai kepada pengguna.
- Chrome 133 di Windows, macOS, Linux, Android
- Panel privasi & keamanan di Chrome DevTools
Mulai Chrome 133, developer akan dapat menggunakan panel Privasi & keamanan baru di Chrome DevTools untuk menguji perilaku situs mereka saat cookie pihak ketiga dibatasi. Developer akan dapat membatasi cookie pihak ketiga untuk sementara, mengamati perilaku situs mereka, dan meninjau status cookie pihak ketiga di situs mereka.
Fitur ini tidak akan mengubah kebijakan perusahaan yang ada secara permanen, tetapi akan mengizinkan pengabaian kebijakan perusahaan terkait cookie pihak ketiga (yaitu, BlockThirdPartyCookies dan CookiesAllowedForUrls) untuk sementara agar lebih ketat. Jika kebijakan perusahaan Anda sudah memblokir cookie pihak ketiga yang menggunakan BlockThirdPartyCookies, fitur ini akan dinonaktifkan.
Panel Privasi & keamanan baru akan menggantikan panel Keamanan yang ada. Informasi sertifikat dan koneksi TLS tetap dapat diakses di tab Keamanan di panel Privasi & keamanan .
- Chrome 133 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Akhir dukungan Sinkronisasi Chrome untuk versi Chrome yang dirilis lebih dari empat tahun lalu
Mulai Februari 2025, Sinkronisasi Chrome (menggunakan dan menyimpan data di Akun Google Anda) akan berhenti mendukung versi Chrome yang dirilis lebih dari empat tahun lalu. Anda harus melakukan upgrade ke versi Chrome yang lebih baru jika ingin terus menggunakan Sinkronisasi Chrome.
- Chrome 133 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Perubahan ini hanya memengaruhi Chrome versi lama dan akan diluncurkan di sisi server. Chrome 133 disebutkan hanya untuk mencerminkan linimasa saat perubahan akan berlaku.
- Chrome 133 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Tidak mengizinkan spasi di host URL non-file://
Berdasarkan spesifikasi, host URL [1] tidak boleh berisi karakter spasi, tetapi saat ini penguraian URL di Chromium mengizinkan spasi di host.
Hal ini menyebabkan Chromium gagal dalam beberapa pengujian yang ada dalam Interop2024 dalam 'URL HTTP untuk WebSocket' [2] dan 'URL' fokus area [3].
Agar Chromium memenuhi kepatuhan spesifikasi, kami ingin menghapus spasi dari host URL sepenuhnya, tetapi ini sulit karena spasi digunakan di bagian host di URL file:// Windows (GitHub)[4].
Fitur ini akan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan agar Chromium semakin memenuhi spesifikasi dengan melarang spasi hanya di URL non-file.
- Chrome 133 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows, Fuchsia
- Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5
Panggilan Chrome ke SafeBrowsing API v4 akan dimigrasikan untuk memanggil SafeBrowsing API v5. Nama metode juga akan berbeda antara v4 dan v5.
Jika admin memiliki daftar URL khusus v4 yang diizinkan untuk mengizinkan permintaan jaringan ke
https://safebrowsing.googleapis.com/v4*, daftar tersebut harus diubah untuk mengizinkan permintaan jaringan ke seluruh domain:safebrowsing.googleapis.com. Jika tidak, permintaan jaringan ke API v5 yang ditolak akan menyebabkan regresi keamanan bagi pengguna.- Chrome 133 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Perubahan ini akan diluncurkan secara bertahap.
- Partisi URL blob: Pengambilan atau Navigasi
Untuk melanjutkan Partisi penyimpanan, Chromium akan menerapkan partisi Akses URL blob menurut Kunci Penyimpanan (situs tingkat teratas, origin frame, dan boolean
has-cross-site-ancestor), kecuali navigasi yang akan tetap dipartisi hanya menurut origin frame. Perilaku ini mirip dengan perilaku yang diterapkan oleh Firefox dan Safari saat ini, serta menyelaraskan penggunaan URL blob dengan skema partisi yang digunakan API penyimpanan lain sebagai bagian dari Partisi Penyimpanan. Selain itu, Chromium akan menerapkan noopener pada navigasi yang dimulai perender ke URL blob jika situs yang dituju lintas situs dengan situs tingkat atas yang melakukan navigasi. Hal ini menyelaraskan Chromium dengan perilaku serupa di Safari, dan kami akan mengejar update spesifikasi untuk mencerminkan kedua perubahan ini.Perubahan ini dapat dikembalikan untuk sementara dengan menetapkan kebijakan PartitionedBlobURLUsage. Kebijakan ini tidak akan lagi digunakan saat kebijakan perusahaan terkait partisi penyimpanan lain tidak digunakan lagi.
- Chrome 134 di Windows, macOS, Linux
- Menghentikan penggunaan peristiwa mutasi
Peristiwa mutasi sinkron, termasuk
DOMSubtreeModified, DOMNodeInserted, DOMNodeRemoved, DOMNodeRemovedFromDocument, DOMNodeInsertedIntoDocument, dan DOMCharacterDataModified, berdampak negatif terhadap performa halaman, serta meningkatkan kompleksitas penambahan fitur baru ke Web secara signifikan. API ini tidak digunakan lagi dari spesifikasinya pada tahun 2011, dan diganti (pada tahun 2012) dengan Mutation Observer API yang jauh lebih baik. Penggunaan peristiwa mutasi yang sudah tidak berlaku harus dihapus atau dimigrasikan ke Mutation Observer. Mulai Chrome 124, kebijakan Enterprise sementara, MutationEventsEnabled, akan tersedia untuk mengaktifkan kembali peristiwa mutasi yang tidak digunakan lagi atau dihapus. Jika Anda mengalami masalah, laporkan bug di sini.Dukungan peristiwa mutasi akan dinonaktifkan secara default mulai Chrome 127, sekitar 30 Juli 2024. Kode harus dimigrasikan sebelum tanggal tersebut untuk menghindari kerusakan situs. Jika diperlukan lebih banyak waktu, ada beberapa opsi:
- Uji Coba Penghentian Penggunaan Peristiwa Mutasi dapat digunakan untuk mengaktifkan kembali fitur selama waktu yang terbatas di situs tertentu. Akses ini dapat digunakan hingga Chrome 134 yang berakhir pada 25 Maret 2025.
- Kebijakan Enterprise MutationEventsEnabled juga dapat digunakan untuk tujuan yang sama di Chrome 134.
Untuk membaca lebih lanjut, lihat postingan blog ini. Laporkan masalah apa pun di sini.
- Chrome 135 di Android, Linux, macOS, Windows: Kebijakan Enterprise MutationEventsEnabled tidak akan lagi digunakan.
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome mulai mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows secara langsung. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan Enterprise UiAutomationProviderEnabled, yang tersedia sejak Chrome 125, untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung di Chrome 136, dan akan dihapus di Chrome 137. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang disebabkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows:Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator Enterprise dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 137 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang
- Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk perilaku situs lama yang sama
Di Chrome 79, kami memperkenalkan kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList untuk mengembalikan perilaku cookie SameSite ke perilaku lama pada domain yang ditentukan. Masa berlaku kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList telah diperpanjang dan akan dihapus pada versi yang tercantum di bawah.
- Chrome 132 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList.
Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang
- Pencegahan akses download file DLP
Jika admin menetapkan aturan DLP download file, pemindaian akan dipicu setiap kali download selesai. Fitur ini mencegah pengguna yang terdaftar di Chrome Enterprise mengakses konten file yang didownload sebelum hasil pemindaian mendalam ditampilkan.
Fitur ini dibatasi kebijakan OnFileDownloadedEnterpriseConnector yang ada, dan hanya tersedia bagi pengguna Chrome Enterprise Premium.
- Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Ringkasan rilis ChromeOS 131
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Pendaftaran otomatis ChromeOS Flex | ✓ | ||
| Pendaftaran ulang paksa ChromeOS Flex | ✓ | ||
| Pembaruan gaya Jawaban Instan | ✓ | ||
| DNS Terpisah untuk ChromeOS | ✓ | ||
| ChromeOS Kembali Agar Aman | ✓ | ✓ | |
| Notifikasi flash | ✓ | ||
| Pengingat update SID untuk Microsoft SCEP | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Latar belakang dan wallpaper AI | ✓ | ||
| Migrasi data mahasiswa | ✓ | ✓ | |
| Berakhirnya dukungan Native Client (NaCl) di ChromeOS | ✓ | ✓ | |
| Berakhirnya dukungan Aplikasi Chrome di ChromeOS | ✓ | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update ChromeOS
-
Dengan Penyisipan Cepat, menyisipkan emoji, simbol, GIF, dan link Google Drive menjadi lebih cepat. Fitur ini juga dilengkapi dengan penghitungan cepat dan konversi satuan dengan tombol keyboard (di model tertentu) atau pintasan keyboard.
Di ChromeOS 130, pintasan baru Peluncur + f tersedia di semua perangkat ChromeOS. Tombol fisik baru awalnya hanya tersedia di Chromebook Plus Samsung Galaxy, tetapi tombol Penyisipan Cepat akan diluncurkan di berbagai perangkat pada tahun 2025.
-
Perubahan setelan dan pintasan
Kami telah memperbarui opsi pintasan dan perangkat input di Setelan untuk menyertakan:
- Penyisipan Cepat: Peluncur + f
-
Fokus di ChromeOS didesain untuk membantu pengguna meminimalkan gangguan dan menciptakan ruang kerja yang lebih produktif. Dengan Fokus, Anda dapat dengan mudah menyetel dan menyesuaikan waktu fokus, mengaktifkan atau menonaktifkan mode Jangan Ganggu (DND), mengurutkan atau membuat Google Tasks baru, dan menikmati playlist pilihan yang dapat membantu meningkatkan fokus, baik dengan suara fokus maupun YouTube Music Premium (berbasis langganan). Untuk menggunakan Fokus, buka Setelan Cepat > Fokus.
-
Akses yang ditingkatkan untuk file Drive
Selain file yang telah diberi bintang dalam Tote, Anda dapat mengakses semua file Drive berbintang langsung dari panel aplikasi, yang kini tersedia secara offline. Saran Drive yang ditingkatkan di Peluncur dan Tote memungkinkan Anda mengakses pintasan ke file yang paling penting dan sering digunakan.
-
Akses dan sematkan file yang paling Anda butuhkan dengan cepat menggunakan saran file lokal dan Drive. Bagian Saran yang baru di Tote menyarankan file kepada pengguna, menaikkan posisi file penting yang dapat disematkan dan diakses secara offline agar memudahkan pengguna.
-
Rangkuman: Selamat Datang Kembali
Fitur Rangkuman: Selamat Datang Kembali yang baru membantu pengguna melanjutkan pekerjaan dan menjelajahi opsi baru saat sistem dimulai. Setelah mengaktifkan fitur ini, Anda akan dapat melihat pratinjau dan memulihkan aplikasi serta tab dari sesi sebelumnya. Rangkuman: Selamat Datang Kembali juga memberikan informasi bermanfaat seperti cuaca, acara kalender berikutnya, tab terbaru dari perangkat lain, dan saran Google Drive yang relevan.
Untuk mengaktifkan fitur ini, pilih Setelan > Preferensi Sistem > Sistem Dimulai > Rangkuman: Selamat Datang Kembali, dan pastikan memilih Selalu tanya untuk perangkat Anda.
-
Jadikan mikrofon bawaan Chromebook terdengar seperti mikrofon studio profesional dengan mengaktifkan fitur ini di Kontrol panggilan video. Mikrofon bergaya studio mencakup efek peredam bising dan penghilang gaung yang sudah ada sebelumnya, serta ditingkatkan lagi dengan penyeimbangan lanjutan, rekonstruksi detail halus, dan adaptasi ruangan. Pengguna yang telah mengaktifkan peredam bising akan mendapatkan peningkatan mikrofon bergaya Studio secara default mulai dari rilis ini. Jika pengguna ingin kembali menggunakan hanya efek peredam bising yang lama, mereka dapat memilih opsi yang sesuai di Setelan > Perangkat > Audio. Fitur ini hanya tersedia di perangkat Chromebook Plus.
-
Aplikasi Perekam Suara yang didukung teknologi AI
ChromeOS 130 memperkenalkan aplikasi Perekam Suara baru yang didukung teknologi AI Google untuk membuat transkripsi yang dapat mendeteksi dan melabeli pembicara, serta memberikan ringkasan dari konten rekaman. Aplikasi kami tidak hanya berguna untuk merekam, tetapi juga menawarkan fitur speech-to-text, ringkasan konten, dan saran judul, semuanya didukung teknologi AI Google.
-
Pemindaian konten untuk Sesi Tamu Terkelola
Kami sekarang memungkinkan organisasi memperluas perlindungan berbasis konten dan konteks serta pemindaian canggih Chrome Enterprise Premium untuk file lokal dalam Sesi Tamu Terkelola di ChromeOS. Misalnya, file yang salah ditempatkan dan berisi nomor Jaminan Sosial akan langsung diblokir saat pengguna mencoba menyalinnya ke drive eksternal, sehingga melindungi informasi rahasia ini.
-
URL tambahan diizinkan dalam mode Kios
Jika aplikasi Kios menggunakan lebih dari satu origin URL, Admin IT kini dapat memasukkan origin tambahan. Semua origin yang ditentukan akan otomatis mendapatkan izin. Izin akan ditolak untuk origin lain yang tidak disertakan dalam daftar ini.
-
Efek tampilan sudah lama populer di berbagai produk kamera, rapat virtual, dan video pendek. Fitur ini juga telah diluncurkan di beberapa produk Google. Di ChromeOS 130, kami mengintegrasikan fitur ini ke Chromebook untuk Kontrol panggilan video. Hanya tersedia di perangkat Chromebook Plus.
-
Kontrol privasi yang lebih mudah diakses
Dalam peluncuran ini, kontrol privasi tingkat OS menjadi lebih mudah diakses pengguna browser Chrome. Perubahan ini bertujuan mengingatkan pengguna bahwa untuk menggunakan kamera atau mikrofon, mereka perlu mengaktifkan kontrol privasi tingkat OS.
-
Kontrol kecerahan keyboard yang ditingkatkan
Pengguna Chromebook kini dapat dengan mudah menyesuaikan kecerahan keyboard dan mengontrol sensor cahaya sekitar langsung dari aplikasi Setelan. Dengan fitur baru ini, Anda dapat menyetel kecerahan keyboard ke tingkat yang paling tepat dan mengaktifkan atau menonaktifkan sensor cahaya sekitar sesuai kebutuhan. Update ini mempermudah penggunaan perangkat dan membantu mengelola daya tahan baterai. Sementara itu, jika Chromebook mendukung RGB, opsi Setelan > Keyboard kini memiliki link langsung ke opsi pemilihan warna RGB. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Menggunakan fitur game di Chromebook.
-
Kontrol kecerahan layar yang ditingkatkan
Pengguna Chromebook kini dapat dengan mudah menyesuaikan kecerahan keyboard dan mengontrol sensor cahaya sekitar langsung dari aplikasi Setelan. Dengan fitur baru ini, Anda dapat menyetel kecerahan keyboard ke tingkat yang paling tepat dan mengaktifkan atau menonaktifkan sensor cahaya sekitar sesuai kebutuhan di Setelan. Update ini mempermudah penggunaan perangkat dan membantu mengelola daya tahan baterai.
-
Bantu saya membaca di ChromeOS
Bantu saya membaca di ChromeOS menyediakan solusi yang didukung AI untuk membantu menemukan informasi yang Anda butuhkan dengan cepat dalam teks apa pun. Dapatkan informasi inti dari konten yang Anda baca di browser dan Galeri secara mudah dengan mengklik kanan pada ruang kosong untuk menampilkan kartu Bantu saya membaca di atas menu kontekstual yang ada. Panel Bantu saya membaca menampilkan ringkasan teks dan kolom Tanya Jawab berformat bebas tempat Anda dapat mengajukan pertanyaan spesifik tentang teks. Hanya tersedia di perangkat Chromebook Plus.
-
Kami meluncurkan dukungan Multi-kalender untuk memungkinkan pengguna melihat semua acara dari beberapa kalender yang telah dipilih dalam Google Kalender mereka.
-
Pengguna ChromeOS kini memiliki fleksibilitas yang lebih baik dalam mengatur jendela Picture-in-Picture (PiP). PiP Tuck memungkinkan pengguna memindahkan sementara jendela PiP ke sisi layar, sehingga menghemat ruang layar yang berharga sambil tetap memberi akses mudah ke video Selain itu, Anda dapat secara cepat menyesuaikan ukuran jendela PiP hanya dengan mengetuk dua kali, beralih antara dua ukuran agar tampilan optimal.
-
Pengalaman pengguna ARC++ yang ditingkatkan
Untuk meningkatkan pengalaman pengguna ChromeOS dan ARC++, kami memindahkan notifikasi latar belakang dan error ARC++ yang tidak mendesak ke area notifikasi. Hal ini mencegah pesan tersebut muncul di latar depan secara tidak perlu dan mengganggu perjalanan pengguna. Dengan memindahkan notifikasi ini ke area notifikasi, kami dapat memastikan bahwa potensi masalah tetap diberitahukan kepada pengguna, tetapi tidak mengganggu penggunaan Chromebook. Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang ARC++, lihat blog developer ChromeOS ini.
-
Kebijakan baru untuk mengontrol Nama Poin Akses (APN)
Untuk Chromebook dengan kemampuan seluler, kebijakan Nama Poin Akses (APN) memungkinkan administrator membatasi penggunaan APN kustom. Anda dapat menetapkan tanda AllowAPNModification di setelan jaringan umum untuk membatasi penggunaan APN kustom, sehingga mencegah pengguna akhir menambahkan atau menggunakan APN kustom.
-
Update SID untuk Microsoft SCEP
Hanya untuk deployment SCEP yang menggunakan Microsoft NPS for RADIUS. Jika Anda tidak menggunakan sertifikat SCEP bersama dengan Microsoft NPS for Radius untuk konektivitas jaringan Chromebook, Anda dapat mengabaikan petunjuk ini.. Kami memperkirakan bahwa penyiapan ini lebih umum di perusahaan daripada di lembaga pendidikan.
Microsoft telah mengumumkan update keamanan yang akan menambahkan kolom wajib diisi baru, ID Keamanan (SID), ke sertifikat SCEP di lingkungan yang menggunakan NPS for Radius untuk autentikasi jaringan. Penambahan ini disebabkan oleh kerentanan keamanan pada perangkat Windows, tempat sertifikat yang dapat digunakan dan berisi kunci pribadi dapat diekspor dari satu perangkat Windows untuk digunakan di perangkat lain. Dengan menambahkan SID, sertifikat akan ditautkan ke perangkat atau pengguna di lingkungan Active Directory Anda sehingga perangkat/pengguna tak dikenal tidak dapat menggunakannya. Hal ini bukan masalah keamanan untuk Chromebook, karena Chromebook tidak mengizinkan ekspor sertifikat berisi kunci pribadi dan sertifikat tersebut dilindungi oleh TPM. Namun, sertifikat yang tidak memiliki kolom baru ini akan gagal melakukan autentikasi terhadap server NPS for Radius setelah batas waktu penerapan tetap pada 11 Februari 2025.
Apa yang perlu Anda lakukan?
Segera verifikasi apakah deployment Anda mengandalkan sertifikat SCEP dan NPS for Radius untuk autentikasi jaringan. Anda dapat melakukannya dengan membuka penampil peristiwa di Pengontrol Domain -> Sistem, dan menelusuri ID peristiwa #39. Jika Anda melihat ID peristiwa ini:
Tindakan yang harus dilakukan jika Anda melihat ID peristiwa #39:
- Membuat objek baru, atau menggunakan kembali objek yang ada, di lingkungan Active Directory Anda untuk penggunaan SCEP
- Ekstrak SID untuk objek AD, misalnya, PS> (Get-ADUser username).SID.value
- Buat profil SCEP baru dengan semua setelan yang diduplikasi dari penyiapan saat ini dan tambahkan SID objek AD yang baru dibuat atau yang sudah ada dari langkah 1.
- Di bagian Nama alternatif subjek, pilih tombol pilihan Kustom. Tambahkan Nama alternatif subjek baru menggunakan tombol + dengan jenis Uniform Resource Identifier dari dropdown. Di bagian string, nilainya harus mirip dengan:
tag:microsoft.com,2022-09-14:sid:S-1-2-3-4-5-6-8
denganS-1-2-3-4-5-6-8adalah SID objek AD- Deploy sertifikat baru ini ke semua Chromebook yang mungkin terpengaruh di seluruh perangkat Anda:
- Tunggu SETIDAKNYA SATU BULAN untuk menjamin secara wajar bahwa semua perangkat telah mengambil sertifikat baru.
- Tautkan ulang semua kebijakan dari sertifikat lama ke sertifikat baru dari Langkah 2.
- Verifikasi fungsi menggunakan sertifikat baru.
- Hapus profil lama.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Latar belakang dan wallpaper AI
Mulai ChromeOS 131, kami berencana memperkenalkan latar belakang panggilan video dan wallpaper AI generatif beresolusi tinggi di ChromeOS. Dengan fitur ini, Anda dapat menunjukkan kreativitas dan mengubah Chromebook Anda menjadi kanvas untuk mengekspresikan diri. Pilih salah satu template, lalu beri Chromebook Anda sentuhan karakter, mood, atau minat unik Anda hanya dengan beberapa klik.
Dua kebijakan baru akan tersedia untuk mengontrol fitur ini, yakni GenAIVcBackgroundSettings dan GenAIWallpaperSettings. Fitur ini hanya akan tersedia di perangkat Chromebook Plus.
-
Pendaftaran otomatis ChromeOS Flex
Mulai ChromeOS 131, Anda dapat men-deploy perangkat ChromeOS Flex dalam skala besar dengan pendaftaran otomatis ChromeOS Flex. Seperti halnya pendaftaran zero-touch ChromeOS, pendaftaran otomatis menyematkan token pendaftaran yang dibuat oleh administrator organisasi ke dalam image ChromeOS Flex. Tindakan ini akan menentukan organisasi pelanggan dan unit organisasi tempat perangkat akan didaftarkan selama penyiapan awal perangkat.
-
Mulai ChromeOS 132, alat Transfer Konten baru akan memandu mahasiswa atau pengguna lain yang dikelola EDU yang ingin memigrasikan data mereka melalui proses Transfer Google Takeout yang diperbarui. Dengan begitu, mereka dapat memindahkan konten Dokumen, Spreadsheet, Slide, dan Gmail ke akun Gmail yang diinginkan.
Aplikasi baru ini memungkinkan administrator sekolah menyematkan ikon ke panel aplikasi, menampilkan notifikasi kepada siswa dan staf pengajar di Chromebook mereka, serta menetapkan tanggal pemicuan saran tindak lanjut untuk meminta mereka menjalankan proses Transfer Takeout yang ada.
-
Berakhirnya dukungan Aplikasi Chrome di ChromeOS
Pada tahun 2016, kami mengumumkan bahwa Aplikasi Chrome tidak digunakan lagi karena diganti dengan aplikasi web. Pada tahun 2021, kami mengumumkan di Blog Chromium bahwa dukungan Aplikasi Chrome untuk pelanggan serta developer ChromeOS Enterprise dan Education di ChromeOS akan diperpanjang hingga setidaknya Januari 2025. Karena sebagian besar pelanggan telah bermigrasi dari Aplikasi Chrome (termasuk Aplikasi terpaket versi lama (v1) dan Aplikasi yang dihosting), kami dapat mengonfirmasi pembaruan berikut mengenai tanggal penghentian Aplikasi Chrome.
Juli 2025: Penghentian dukungan untuk Aplikasi Chrome yang diinstal pengguna (dijadwalkan untuk ChromeOS M138).- Aplikasi Chrome yang diinstal otomatis melalui konsol admin akan terus didukung.
- Perangkat di saluran LTS dengan Aplikasi Chrome dalam Mode Kiosk akan menerima dukungan hingga April 2027.
- Perangkat di saluran LTS dapat terus menggunakan Aplikasi Chrome hingga Oktober 2028.
- Tidak ada pengecualian yang akan diberikan.
Dalam beberapa minggu mendatang, informasi tambahan yang mendetail akan dikirimkan kepada semua developer Aplikasi Chrome yang masih ada dan semua Administrator ChromeOS.
Linimasa penghentian ini juga berlaku untuk Aplikasi Chrome yang dihosting sendiri.
Meskipun tidak ada Aplikasi Chrome baru yang dapat ditambahkan ke Chrome Web Store, Aplikasi Chrome lama dapat terus diupdate hingga Oktober 2028, yaitu saat aplikasi tersebut mencapai akhir siklus proses (EOL) di ChromeOS. Setelah tanggal ini, Aplikasi Chrome akan dihapus dari Chrome Web Store.
Jika organisasi Anda telah mengembangkan Aplikasi Chrome internal dan memerlukan bantuan, lihat panduan Transisi dari Aplikasi Chrome. Anda juga dapat bergabung dengan komunitas developer ChromeOS di Discord, atau menghubungi kami melalui formulir di https://chromeos.dev/work-with-us. Lihat jadwal rilis ChromeOS untuk mengetahui tanggal rilis dan update.
-
Berakhirnya dukungan Native Client (NaCl) di ChromeOS
Pada tahun 2017, kami mengumumkan bahwa Native Client (NaCl) tidak digunakan lagi karena diganti dengan WebAssembly. Karena sebagian besar pelanggan telah bermigrasi dari NaCl, kami dapat mengonfirmasi beberapa perubahan penting yang akan diterapkan di ChromeOS.
- Januari 2025: Native Client (NaCl) akan dinonaktifkan secara default mulai ChromeOS M132 dan seterusnya.
- Untuk pengguna konsumen dan yang tidak terkelola, M131 merupakan rilis ChromeOS terakhir yang mendukung NaCl.
- Untuk lingkungan pengguna terkelola, administrator yang sudah mengelola perangkat ChromeOS untuk bisnis atau sekolah akan memiliki opsi untuk memperluas kemampuan menggunakan NaCl dengan kebijakan izin NaCl melalui rilis M138. Mulai M132, kebijakan ini juga akan tersedia untuk sesi Kios.
- Juli 2025: ChromeOS M138 menandai akhir siklus proses (EOL) teknologi NaCl di ChromeOS.
- Untuk lingkungan terkelola, M138 adalah rilis ChromeOS Dukungan Jangka Panjang (LTS) yang tersedia bagi administrator yang mengelola perangkat ChromeOS untuk bisnis atau sekolah. Perangkat yang telah dialihkan ke saluran LTS dan mengaktifkan kebijakan izin NaCl dapat terus menggunakan NaCl hingga Refresh Terakhir LTS pada April 2026.
Jika organisasi Anda telah mengembangkan Aplikasi Chrome internal dengan NaCl dan memerlukan bantuan, lihat panduan Transisi dari Aplikasi Chrome dan Migrasi WebAssembly. Anda juga dapat bergabung dengan komunitas developer ChromeOS di Discord, atau menghubungi kami melalui formulir di https://chromeos.dev/work-with-us. Lihat jadwal rilis ChromeOS untuk mengetahui tanggal rilis dan update.
Dalam beberapa minggu mendatang, informasi tambahan yang mendetail akan dikirimkan kepada developer NaCl dan Administrator ChromeOS yang terdampak.
- Januari 2025: Native Client (NaCl) akan dinonaktifkan secara default mulai ChromeOS M132 dan seterusnya.
Chrome 130
Ringkasan rilis Chrome 130
| Perubahan browser Chrome | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Toast desktop | ✓ | ||
| Pemilih platform untuk berbagi layar di macOS | ✓ | ||
| Menu Akun Baru | ✓ | ||
| Penampil PDF di Android | ✓ | ||
| Pembekuan tab dalam mode Penghemat energi | ✓ | ||
| Transpor kamus kompresi dengan Shared Brotli dan Shared Zstandard | ✓ | ||
| Penampung scroll yang dapat difokuskan keyboard | ✓ | ||
| Mendukung URL skema non-khusus | ✓ | ||
| Chrome di Android kini mendukung penyedia sandi dan isi otomatis pihak ketiga | ✓ | ✓ | |
| Gaya penggantian elemen <meter> | ✓ | ||
| Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Perubahan default untuk kebijakan AI generatif | ✓ | ||
| Dukungan untuk setelan tingkat pengguna di Konfigurasi kustom | ✓ | ||
| Aturan navigasi URL khusus audit | ✓ | ||
| Insight Keamanan Chrome | ✓ | ✓ | |
| Skor risiko ekstensi Fase 2 | ✓ | ✓ | |
| Perubahan Chrome Enterprise Premium | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Tidak ada update di Chrome 130. | |||
| Perubahan browser Chrome mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Menelusuri dan menerima jawaban di histori Chrome Anda dengan AI | ✓ | ||
| Tanda tangan kode ad-hoc untuk shim PWA di macOS | ✓ | ||
| Pemeriksaan Safe Browsing real-time asinkron | ✓ | ||
| Menghapus metode GPUAdapter requestAdapterInfo() non-standar | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing | ✓ | ||
| Mengupdate Layanan Google Play untuk memperbaiki masalah terkait sandi di perangkat | ✓ | ||
| Sangsi sertifikat Entrust | ✓ | ||
| Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis | ✓ | ✓ | |
| Pengambilan Link Pengguna di PWA | ✓ | ✓ | |
| Penghentian penggunaan properti CSS Anchor Positioning inset-area | ✓ | ||
| Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS | ✓ | ||
| OCR di Penampil PDF Chrome | ✓ | ||
| Peringatan formulir tidak aman di iOS | ✓ | ||
| Layanan Jaringan di Windows akan ditangani dengan sandbox | ✓ | ||
| Baca lisan dalam Mode baca | ✓ | ||
| Merekam semua layar | ✓ | ||
| Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5 | ✓ | ||
| Pemeriksaan akses jaringan pribadi untuk permintaan navigasi: mode peringatan saja | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan peristiwa mutasi | ✓ | ✓ | |
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Kebijakan Default AI generatif | ✓ | ||
| Integrasi telemetri ekstensi Chrome dengan Google SecOps | ✓ | ✓ | |
| Daftar dan pelaporan profil terkelola baru untuk pengguna yang login | |||
| Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk perilaku lama situs yang sama | ✓ | ||
| Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Kontrol Data Chrome Enterprise: Papan Klip | ✓ | ||
| Perlindungan screenshot | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Perubahan browser Chrome
- Toast desktop
Chrome 130 memperkenalkan pola Toast baru yang memungkinkan berbagai fitur menampilkan konfirmasi visual atas tindakan pengguna atau memberikan cara cepat untuk melakukan tindak lanjut. Misalnya, saat menambahkan sesuatu ke daftar bacaan, Toast akan mengonfirmasi bahwa item telah ditambahkan dan menawarkan link cepat ke panel samping daftar bacaan. Toast muncul sebagai chip kecil yang sebagian tumpang tindih dengan konten web dan sebagian dengan toolbar atas browser.
- Chrome 130 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Pola Toast baru ini akan diaktifkan untuk serangkaian fitur awal di Chrome 130. Toast berikutnya akan diluncurkan secara independen oleh tim lain yang menggunakan pola tersebut.
- Pemilih platform untuk berbagi layar di macOS
Saat berbagi layar di Chrome menggunakan macOS X Sequoia, pengguna kini dapat memilih jendela atau layar yang akan dibagikan dengan pemilih platform yang diperbarui. Dengan pemilih platform baru ini, Anda tidak perlu menetapkan izin perekaman layar ke Chrome, sehingga sama dengan fungsi berbagi layar di aplikasi macOS lainnya.
Pemilih baru tidak akan diaktifkan sebelum update pertama macOS Sequoia, yaitu versi 15.1, yang akan dirilis sebulan setelah versi awal 15.0. Sebelum itu, pengguna Chrome akan melihat dialog peringatan bahwa Chrome belum menggunakan API pemilih baru.
Untuk menguji pengalaman pemilih berbagi layar baru:
- Update Chrome ke versi 129 atau yang lebih baru.
- Di macOS, buka Terminal.
- Di bagian prompt, ketik:
open -b com.google.Chrome --args -enable-features=UseSCContentSharingPicker - Untuk mengeksekusi perintah, tekan Enter di keyboard.
Fitur ini juga dapat diaktifkan di
chrome://flags.- Chrome 130 di macOS
- Menu Akun Baru
Beberapa pengguna kini dapat mengakses menu Akun yang baru dengan mengetuk avatar mereka di halaman Tab baru. Menu Akun yang baru memungkinkan pengguna logout, berganti akun dengan mudah, dan mengatasi error terkait akun di Chrome. Dengan kebijakan yang sudah ada seperti BrowserSignin dan RestrictAccountsToPatterns, tentukan akun yang dapat digunakan pengguna untuk login atau berganti akun.
- Chrome 130 di iOS
- Penampil PDF di Android
Fitur ini memberikan kemampuan untuk melihat PDF dalam UI browser Chrome. Sebelum adanya perubahan ini, pengguna harus melalui banyak langkah untuk melihat dokumen PDF. Langkah-langkah tersebut memaksa pengguna keluar dari Chrome untuk melihat dokumen PDF. Dengan fitur ini, PDF akan dirender dengan lancar di Chrome. Pengguna tetap dapat mendownload PDF dan membukanya dengan aplikasi pihak pertama atau pihak ketiga pilihan mereka.
- Chrome 130 di Android
- Pembekuan tab dalam mode Penghemat energi
Saat Penghemat energi aktif, Chrome kini membekukan tab dengan penggunaan CPU tinggi yang telah disembunyikan dan disenyapkan selama >5 menit, kecuali:
- tab tersebut menjalankan fungsi konferensi audio atau video (terdeteksi melalui mikrofon, kamera atau layar, tangkapan tab atau jendela, atau RTCPeerConnection dengan RTCDataChannel terbuka atau MediaStreamTrack live).
- tab tersebut mengontrol perangkat eksternal (terdeteksi menggunakan Web USB, Web Bluetooth, Web HID, atau Web Serial).
Tindakan ini akan memperpanjang daya tahan baterai dan mempercepat Chrome dengan berkurangnya penggunaan CPU.
- Chrome 130 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur ini dapat diuji di Chrome 130 melalui entri
#freezing-on-energy-saverdi about:flags. Selain itu, fitur ini dapat diuji dengan#freezing-on-energy-saver-testingyang menyimulasikan kondisi Penghemat energi yang aktif dan semua tab menunjukkan penggunaan CPU yang tinggi (dengan begitu, Anda dapat memverifikasi apakah tab memenuhi syarat untuk dibekukan dan akan dibekukan jika menunjukkan penggunaan CPU yang tinggi). Ketersediaan Penghemat energi dapat dikontrol melalui kebijakan BatterySaverModeAvailability (perubahan ini tidak berlaku jika Penghemat energi tidak aktif). - Chrome 131 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur ini akan mulai diluncurkan ke 1% versi Stabil di Chrome 131. Peluncuran ini akan dilakukan secara bertahap hingga 100% versi Stabil. Ketersediaan Penghemat energi dapat dikontrol melalui kebijakan BatterySaverModeAvailability (perubahan ini tidak berlaku jika Penghemat energi tidak aktif).
- Transpor kamus kompresi dengan Shared Brotli dan Shared Zstandard
Fitur ini menambahkan dukungan untuk menggunakan respons sebelumnya yang ditetapkan sebagai kamus eksternal untuk encoding konten yang mengompresi respons dengan Brotli atau Zstandard.
Perusahaan mungkin mengalami potensi masalah kompatibilitas dengan infrastruktur jaringan perusahaan yang mencegat traffic HTTPS dan sensitif terhadap encoding konten yang tidak diketahui. Kebijakan perusahaan CompressionDictionaryTransportEnabled tersedia untuk menonaktifkan fitur transpor kamus kompresi.
- Chrome 130 di Windows, macOS, Linux, Android
- Penampung scroll yang dapat difokuskan keyboard
Chrome 130 meningkatkan aksesibilitas dengan membuat penampung scroll yang dapat difokuskan menggunakan navigasi fokus berurutan. Saat ini, tombol tab tidak memfokuskan scroller kecuali jika tabIndex ditetapkan secara eksplisit ke 0 atau lebih.
Dengan membuat scroller yang dapat difokuskan secara default, pengguna yang tidak dapat (atau tidak ingin) menggunakan mouse kini dapat memfokuskan konten yang diklip menggunakan tombol tab dan panah pada keyboard. Perilaku ini hanya diaktifkan jika scroller tidak berisi turunan yang dapat difokuskan keyboard. Logika ini diperlukan agar tidak menyebabkan regresi untuk elemen yang dapat difokuskan yang sudah ada, yang mungkin ada dalam scroller seperti
<textarea>.Catatan: Peluncuran sebelumnya dari fitur ini (dimulai di Chrome 127) dihentikan karena masalah kompatibilitas web, yang akan diperbaiki dalam implementasi yang disertakan di Chrome 130.
- Chrome 130 di Windows, macOS, Linux, Android
- Mendukung URL skema non-khusus
Chrome 130 mendukung URL skema non-khusus, misalnya,
git://example.com/path. Sebelumnya, parser URL Chromium tidak mendukung URL non-khusus. Parser ini mengurai URL non-khusus seolah-olah URL tersebut memiliki opaque path, yang tidak selaras dengan standar URL. Sekarang, parser URL Chromium mengurai URL non-khusus dengan benar, mengikuti standar URL. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat http://bit.ly/url-non-special.- Chrome 130 di Windows, macOS, Linux, Android
- Chrome di Android kini mendukung penyedia pengelola sandi dan isi otomatis pihak ketiga
Hingga saat ini, penyedia pengelola sandi dan isi otomatis pihak ketiga dapat digunakan di Chrome untuk Android melalui API aksesibilitas. Di Chrome 130, kami menambahkan dukungan langsung untuk fitur Isi Otomatis di Android, sehingga penyedia pihak ketiga tersebut dapat berjalan dengan Chrome di Android tanpa memerlukan API aksesibilitas. Fitur ini akan meningkatkan performa Chrome di Android. Untuk memanfaatkan fitur ini, pengguna harus memastikan bahwa mereka telah mengonfigurasi penyedia pihak ketiga di setelan Android. Kemudian, di Chrome, mereka harus membuka Setelan > Layanan isi otomatis, lalu memilih Isi otomatis menggunakan layanan lain. Jika pengguna tidak mengubah kedua setelan tersebut, pengisian otomatis sandi, informasi pembayaran, dan alamat akan tetap dilakukan dengan Google.
- Chrome 130 di Android: Setelan baru tersebut akan tersedia mulai Chrome 130. Jika setelan baru digunakan, setelan tersebut akan segera diterapkan. Jika setelan baru tidak digunakan, pengguna akan terus menggunakan Google dan penyedia pihak ketiga melalui aksesibilitas (jika diinstal). Dukungan untuk API aksesibilitas akan dihentikan pada awal tahun 2025, dan pada saat itu setelan baru akan diterapkan untuk semua pengguna.
- Gaya penggantian elemen <meter>
Di Chrome 130, elemen
<meter>dengan appearance: none kini memiliki gaya penggantian wajar yang cocok dengan Safari dan Firefox, bukan hanya menghilang dari halaman. Selain itu, developer kini dapat menyesuaikan gaya elemen<meter>.Tombol fitur
MeterAppearanceNoneFallbackStyletersedia dichrome://flagshingga Chrome 133 untuk mengontrol fitur ini.- Chrome 130 di Windows, macOS, Linux, Android
- Kebijakan baru di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi DataURLWhitespacePreservationEnabled Mempertahankan Spasi Kosong DataURL untuk semua jenis media CloudProfileReportingEnabled Mengaktifkan pelaporan cloud Google Chrome untuk profil terkelola
Perubahan Chrome Enterprise Core
- Perubahan default untuk kebijakan AI generatif
Mulai versi 130, kami mengubah setelan default untuk kebijakan AI generatif dari dinonaktifkan menjadi diizinkan, tanpa meningkatkan model AI, untuk pengguna Workspace for Education. Jika Anda memiliki perangkat yang terdaftar di Chrome Enterprise Core, kebijakan ini akan otomatis diterapkan ke perangkat tersebut untuk mencegah pengiriman data untuk pelatihan model AI. Kebijakan lama dengan setelan default yang diperbarui antara lain:
- CreateThemesSettings (hanya tersedia di Amerika Serikat untuk saat ini)
- DevToolsGenAiSettings (tersedia di sebagian besar negara)
- HelpMeWriteSettings (hanya tersedia di Amerika Serikat untuk saat ini)
- HistorySearchSettings (hanya tersedia di Amerika Serikat untuk saat ini)
- TabOrganizerSettings (hanya tersedia di Amerika Serikat untuk saat ini)
- TabCompareSettings (hanya tersedia di Amerika Serikat untuk saat ini)
Untuk mengetahui detail setelan default selengkapnya, lihat Chrome—Kebijakan dan fitur AI generatif.
- Dukungan untuk setelan tingkat pengguna di Konfigurasi kustom
Konfigurasi kustom baru-baru ini diluncurkan di Chrome 127 dan fitur ini memungkinkan admin IT mengonfigurasi kebijakan Chrome yang belum ada di konsol Admin, dengan menggunakan skrip JSON. Mulai 15 Oktober, Konfigurasi kustom akan mendukung penerapan setelan di tingkat pengguna, selain dukungan tingkat mesin. Dengan kata lain, Anda akan dapat menerapkan kebijakan saat pengguna login ke Akun Google terkelola menggunakan Konfigurasi kustom.
- Mulai 15 Oktober 2024, di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur
Untuk memulai, pilih Browser Chrome > Konfigurasi kustom di konsol Admin; SKU Chrome Enterprise Core diperlukan untuk mengakses fitur ini.
- Aturan navigasi URL khusus audit
Fitur ini memungkinkan pelanggan membuat aturan navigasi URL Chrome dengan tindakan Audit. Aturan ini memungkinkan admin menjalankan uji coba aturan navigasi URL sebelum mulai menampilkan peringatan pengguna. Aturan ini juga memungkinkan admin mengaudit navigasi pengguna ke URL yang dibatasi atau sensitif di latar belakang.
Pengauditan URL adalah bagian dari kebijakan konektor pemeriksaan URL real-time yang sudah ada, yaitu EnterpriseRealTimeUrlCheckMode, yang dapat diaktifkan oleh Unit Organisasi atau oleh Grup.
- Chrome 130 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Insight Keamanan Chrome
Anda kini dapat mengaktifkan Insight Keamanan Chrome untuk memantau risiko pihak internal dan kehilangan data dengan fungsi pemantauan yang lebih baik untuk aktivitas Chrome. Fitur ini tersedia untuk lisensi berikut:
- Chrome Enterprise Core
- Workspace Enterprise Standard
- Workspace Enterprise Plus.
Untuk informasi selengkapnya, lihat Memantau risiko pihak internal dan kehilangan data.
- Chrome 125 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur diaktifkan untuk Chrome Enterprise Core
- Chrome 130 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur diaktifkan untuk pelanggan EDU (kecuali Sekolah dasar dan menengah)
- Skor risiko di Laporan penggunaan ekstensi dan Aplikasi Chrome
Fitur ini menambahkan kolom baru di konsol Admin untuk pengelolaan browser yang menampilkan penilaian risiko untuk ekstensi yang diinstal di lingkungan admin. Penambahan baru ini memungkinkan admin IT mengidentifikasi ekstensi dengan skor risiko tinggi, sedang, atau rendah dengan cepat menggunakan fungsi pengurutan dan pemfilteran laporan.
- Saat ini tersedia untuk Penguji Tepercaya. Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya kami di sini.
- Mulai 15 Oktober di Linux, macOS, Windows: Penambahan penilaian risiko ke tampilan ringkasan.
Perubahan Chrome Enterprise Premium
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser Chrome mendatang
- Menelusuri dan menerima jawaban di histori Chrome Anda dengan AI
Mulai Chrome 131, pengguna akan dapat menelusuri histori penjelajahan dan menerima jawaban yang dibuat berdasarkan konten halaman. Di tahap awal, fitur ini hanya akan tersedia dalam bahasa Inggris untuk pengguna di AS. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan HistorySearchSettings. Anda memiliki opsi berikut untuk organisasi Anda:
- Nilai 0 = Mengaktifkan fitur bagi pengguna, dan mengirim data yang relevan ke Google untuk membantu melatih atau meningkatkan kualitas model AI. Data yang relevan dapat mencakup perintah, input, output, dan materi sumber, bergantung pada fiturnya. Data ini dapat ditinjau oleh manusia dengan tujuan meningkatkan kualitas model AI.
- Nilai 1 = Mengaktifkan fitur bagi pengguna, tetapi tidak mengirim data ke Google untuk melatih atau meningkatkan kualitas model AI.
- Nilai 2 = Menonaktifkan fitur sepenuhnya
Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Menelusuri histori di Chrome dengan AI.
● Chrome 131 di Linux, Mac, Windows: fitur ini memberikan jawaban untuk kueri penelusuran Anda.
- Tanda tangan kode ad-hoc untuk shim Progressive Web App di macOS
Tanda tangan kode untuk shim aplikasi yang sebelumnya dibuat saat menginstal Progressive Web App (PWA) di macOS, kini menggunakan tanda tangan kode ad-hoc yang dibuat saat aplikasi diinstal. Tanda tangan kode digunakan macOS sebagai bagian dari identitas aplikasi. Tanda tangan ad-hoc ini akan membuat setiap shim PWA memiliki identitas unik untuk macOS; sebelumnya setiap PWA diidentifikasi sebagai aplikasi yang sama di macOS.
Perubahan ini akan memperbaiki masalah yang muncul saat mencoba menyertakan beberapa PWA di panel preferensi Buka saat Login macOS, dan akan memungkinkan peningkatan mendatang dalam menangani notifikasi pengguna di dalam PWA pada macOS.
Administrator harus menguji kompatibilitas dengan alat keamanan endpoint atau otorisasi biner yang mereka gunakan (seperti Santa). Fitur ini dapat diaktifkan untuk pengujian ini melalui
chrome://flags/#use-adhoc-signing-for-web-app-shims. Kemudian, administrator dapat menginstal Progressive Web App dan memastikan aplikasi tersebut diluncurkan sesuai harapan.Jika fitur tidak kompatibel dengan kebijakan keamanan saat ini, kebijakan perusahaan, AdHocCodeSigningForPWAsEnabled, dapat digunakan untuk menonaktifkan fitur sementara administrator men-deploy kebijakan keamanan endpoint yang diperbarui. Kebijakan perusahaan dimaksudkan untuk menonaktifkan fitur hanya hingga kebijakan keamanan endpoint telah diperbarui, dan pada saat itu kebijakan tersebut harus dibatalkan.
- Chrome 129 di macOS: Fitur dinonaktifkan di balik tanda (
chrome://flags/#use-adhoc-signing-for-web-app-shims) sehingga perusahaan dapat menguji kompatibilitas dengan alat keamanan endpoint mereka, seperti Santa (https://santa.dev/). Jika saat ini fitur tersebut tidak kompatibel, mereka dapat menonaktifkannya melalui kebijakan perusahaan sementara mereka memperbarui konfigurasi keamanan endpoint. Kebijakan perusahaan dimaksudkan untuk menonaktifkan fitur hanya hingga kebijakan keamanan endpoint telah diperbarui. - Chrome 131 di macOS: Fitur akan mulai diluncurkan ke versi Stabil, dimulai dengan peluncuran 1%.
- Chrome 129 di macOS: Fitur dinonaktifkan di balik tanda (
- Pemeriksaan Safe Browsing real-time asinkron
Saat ini, pemeriksaan Safe Browsing berada di jalur pemblokiran pemuatan halaman. Artinya, pengguna tidak dapat melihat halaman hingga pemeriksaan selesai. Di Chrome 122 dan yang lebih baru di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, macOS, Windows, untuk meningkatkan kecepatan pemuatan Chrome, pemeriksaan Safe Browsing real-time tidak lagi memblokir pemuatan halaman. Kami telah mengevaluasi risikonya dan menerapkan mitigasi:
- Untuk malware dan serangan zero day, pemeriksaan daftar blokir lokal akan tetap dilakukan secara sinkron sehingga payload berbahaya tetap diblokir oleh Safe Browsing.
- Untuk serangan phishing, kami telah mempelajari data dan menyimpulkan bahwa pengguna kemungkinan belum sempat berinteraksi dengan halaman (misalnya, mengetikkan sandi) pada saat kami menampilkan peringatan.
- Chrome 122 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, macOS, Windows
- Chrome 131 di iOS
- Menghapus metode GPUAdapter requestAdapterInfo() non-standar
Grup kerja WebGPU memutuskan bahwa
requestAdapterInfo()tidak praktis untuk memicu dialog izin sehingga mereka telah menghapus opsi tersebut dan menggantinya dengan atribut info GPUAdapter. Artinya, developer web dapat memperoleh nilaiGPUAdapterInfoyang sama secara sinkron. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat atribut info Intent to Ship: WebGPU: GPUAdapter sebelumnya.- Chrome 131 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghentikan penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing
Pelaporan Lengkap Safe Browsing adalah fitur yang meningkatkan keamanan semua pengguna dengan mengumpulkan informasi telemetri dari pengguna yang berpartisipasi dan digunakan untuk perlindungan Google Safe Browsing. Data yang dikumpulkan mencakup URL halaman web yang dikunjungi, informasi sistem terbatas, dan beberapa konten halaman. Namun, fitur ini kini digantikan oleh mode Perlindungan yang ditingkatkan. Sebaiknya pengguna beralih ke Perlindungan yang ditingkatkan untuk terus memberikan keamanan bagi semua pengguna selain mengaktifkan keamanan terkuat yang tersedia di Chrome. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Tingkat perlindungan Safe Browsing.
- Chrome 129 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penghentian penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing. Tidak termasuk Permintaan Laporan Safe Browsing Klien real-time
- Chrome 131 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penghentian penggunaan SafeBrowsingExtendedReportingEnabled untuk Permintaan Laporan Safe Browsing Klien real-time
- Mengupdate Layanan Google Play untuk memperbaiki masalah terkait sandi di perangkat
Pengguna dengan Layanan Google Play versi lama akan mengalami penurunan fungsi pada sandi di perangkat mereka, dan Pengelola Sandi mungkin akan segera berhenti berfungsi. Pengguna ini harus mengupdate Layanan Google Play, atau akan dipandu melalui metode pemecahan masalah lain, bergantung pada kondisi mereka. Hal ini adalah bagian dari migrasi berkelanjutan yang hanya memengaruhi pengguna Pengelola Sandi Google pada Android.
- Chrome 131 di Android
- Sangsi sertifikat Entrust
Sebagai respons terhadap kegagalan kepatuhan yang berkelanjutan, Chrome 127 mengubah cara autentikasi server TLS yang dipercaya secara publik, yaitu situs atau sertifikat yang diterbitkan oleh Entrust, akan dipercaya secara default. Hal ini berlaku untuk Chrome 127 dan yang lebih baru di Windows, macOS, ChromeOS, Android, dan Linux; kebijakan iOS tidak mengizinkan penggunaan Chrome Root Store di Chrome untuk iOS.
Secara khusus, sertifikat TLS yang memvalidasi sertifikat root CA Entrust yang disertakan dalam Chrome Root Store dan diterbitkan:
- setelah 31 Oktober 2024, tidak akan lagi dipercaya secara default.
- pada atau sebelum 31 Oktober 2024, tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini.
Jika pengguna atau perusahaan yang menggunakan Chrome secara eksplisit memercayai salah satu sertifikat Entrust yang terpengaruh di platform dan versi Chrome yang mengandalkan Chrome Root Store, misalnya, saat kepercayaan eksplisit disampaikan melalui Group Policy Object Windows, batasan Stempel Waktu Sertifikat Bertanda Tangan (SCT) yang dijelaskan di atas akan diganti dan sertifikat akan berfungsi seperti saat ini.
Untuk mendapatkan informasi dan referensi pengujian tambahan, lihat Mempertahankan Keamanan Sertifikat Digital - Sangsi Sertifikat Entrust.
Untuk mempelajari lebih lanjut Chrome Root Store, lihat FAQ ini.
- Chrome 131 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Semua versi Chrome 131 dan yang lebih baru yang mengandalkan Chrome Root Store akan memberlakukan tindakan pemblokiran. Namun, tindakan pemblokiran hanya akan dimulai untuk sertifikat yang diterbitkan setelah 11 November 2024.
- Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis
Mulai Chrome 131, pengguna lama yang mengaktifkan sinkronisasi Chrome akan menikmati versi login dan sinkronisasi yang lebih praktis serta terkonsolidasi di Chrome. Sinkronisasi Chrome tidak akan lagi ditampilkan sebagai fitur terpisah di setelan atau di tempat lain. Sebagai gantinya, pengguna dapat login ke Chrome untuk menggunakan serta menyimpan informasi seperti sandi, bookmark, dan lain-lain di Akun Google mereka, yang tunduk pada kebijakan Enterprise yang relevan.
Seperti sebelumnya, fungsionalitas ini, yang semula menjadi bagian dari sinkronisasi Chrome yang menyimpan dan mengakses data Chrome di Akun Google, dapat dikontrol oleh SyncTypesListDisabled. Login ke Chrome dapat dinonaktifkan melalui BrowserSignin seperti sebelumnya.
Perhatikan bahwa perubahan tersebut tidak memengaruhi kemampuan pengguna untuk login ke layanan Google di web (seperti Gmail) tanpa login ke Chrome, kemampuan mereka untuk tetap logout dari Chrome, atau kemampuan mereka untuk mengontrol informasi apa saja yang disinkronkan dengan Akun Google mereka.
- Chrome 131 di Android
- Pengambilan Link pengguna di PWA
Link web akan otomatis mengarahkan pengguna ke aplikasi web yang terinstal. Agar lebih sesuai dengan ekspektasi pengguna seputar aplikasi web yang terinstal, Chrome akan mempermudah proses perpindahan antara browser dan aplikasi web yang terinstal. Saat pengguna mengklik link yang dapat ditangani oleh aplikasi web yang terinstal, Chrome akan menambahkan chip di kolom URL untuk menyarankan peralihan ke aplikasi tersebut. Jika pengguna mengklik chip tersebut, aplikasi akan langsung diluncurkan, atau petak aplikasi yang dapat mendukung link tersebut akan terbuka. Bagi beberapa pengguna, mengklik link akan selalu otomatis membuka aplikasi.
- Chrome 121 di Linux, macOS, Windows: Saat sebagian pengguna mengklik link, link tersebut akan selalu terbuka di PWA yang terinstal, sementara sebagian pengguna lain akan melihat link itu terbuka di tab baru dengan chip di kolom URL-nya. Mengklik chip akan meluncurkan aplikasi. Tersedia tanda untuk mengontrol fitur ini:
chrome://flags/#enable-user-link-capturing-pwa. - Chrome 131 di Linux, macOS, Windows: Meluncurkan fitur ini ke 100% versi Stabil, baik dengan setelan default aktif (selalu luncurkan aplikasi saat mengklik link) maupun nonaktif (selalu buka di tab, hanya luncurkan jika pengguna mengklik chip di kolom URL).
- Chrome 121 di Linux, macOS, Windows: Saat sebagian pengguna mengklik link, link tersebut akan selalu terbuka di PWA yang terinstal, sementara sebagian pengguna lain akan melihat link itu terbuka di tab baru dengan chip di kolom URL-nya. Mengklik chip akan meluncurkan aplikasi. Tersedia tanda untuk mengontrol fitur ini:
- Penghentian penggunaan properti CSS Anchor Positioning inset-area
Grup kerja CSS (CSSWG) memutuskan mengganti nama properti inset-area menjadi position-area. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat diskusi CSSWG di github. Nama properti baru, position-area, sebagai sinonim untuk inset-area yang disertakan melalui update fitur ini yang diterangkan di Status Platform Chrome, yang menjelaskan penghentian penggunaan dan penghapusan properti inset-area.
- Chrome 131 di Windows, macOS, Linux, Android
- Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS
Mulai Chrome 124, Chrome mengaktifkan secara default mekanisme enkapsulasi kunci TLS aman pasca-kuantum baru X25519Kyber768 di semua platform desktop, berdasarkan standar NIST (ML-KEM). Update ini melindungi traffic jaringan dari Chrome dengan server yang juga mendukung ML-KEM dari dekripsi oleh komputer kuantum pada masa mendatang. Perubahan ini harus bersifat transparan terhadap operator server. Cipher ini akan digunakan untuk koneksi TLS 1.3 maupun QUIC.
Namun, beberapa middlebox TLS mungkin tidak disiapkan untuk ukuran enkapsulasi kunci Kyber (ML-KEM), atau poin kode cipher ClientHello TLS baru, yang menyebabkan koneksi terputus atau macet. Hal ini dapat diatasi dengan memperbarui middlebox Anda, atau menonaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci melalui kebijakan sementara Enterprise PostQuantumKeyAgreementEnabled, yang akan tersedia hingga akhir tahun 2024. Namun, cipher aman pasca-kuantum jangka panjang akan diperlukan di TLS dan kebijakan Enterprise tersebut akan dihapus. Kriptografi pasca-kuantum diperlukan untuk CSNA 2.0.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat postingan blog Chromium ini dan postingan blog Keamanan Google ini.
- Chrome 124 di Windows, Mac, Linux: mekanisme enkapsulasi kunci TLS aman pasca-kuantum baru X25519Kyber768 diaktifkan
- Chrome 131 di Windows, Mac, Linux: Beralih ke ML-KEM versi standar
- Chrome 141 di Windows, Mac, Linux: Menghapus kebijakan perusahaan PostQuantumKeyAgreementEnabled
- OCR di Penampil PDF Chrome
Chrome Desktop kini membuat PDF hasil pindaian lebih mudah diakses. Dengan menggunakan OCR di perangkat untuk menjaga privasi (tidak ada konten yang dikirim ke Google), Chrome akan otomatis mengonversi PDF yang dipindai, sehingga Anda dapat memilih teks, Ctrl+F, menyalin, dan menempel. Fitur ini tidak berfungsi pada PDF yang diproteksi Fitur ini hanya akan melakukan OCR pada PDF yang dapat diakses pengguna. Solusi ini memberikan aksesibilitas PDF bagi pengguna Chrome tanpa langkah tambahan, sehingga PDF dapat diakses seperti konten lainnya di web.
- Chrome 131 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Peringatan formulir tidak aman di iOS
Chrome 125 mulai memblokir pengiriman formulir dari halaman yang aman ke halaman yang tidak aman di iOS. Jika mendeteksi pengiriman formulir yang tidak aman, Chrome kini akan menampilkan peringatan yang meminta pengguna untuk mengonfirmasi pengiriman. Tujuannya adalah untuk mencegah kebocoran data formulir melalui teks biasa tanpa persetujuan eksplisit dari pengguna. Kebijakan InsecureFormsWarningsEnabled tersedia untuk mengontrol fitur ini, dan akan dihapus di Chrome 131.
- Chrome 125 di iOS: Peluncuran fitur
- Chrome 131 di iOS: Kebijakan InsecureFormsWarningsEnabled akan dihapus
- Layanan Jaringan di Windows akan di-sandbox
Untuk meningkatkan keamanan dan keandalan, layanan jaringan, yang sudah berjalan dalam prosesnya sendiri, akan di-sandbox di Windows. Sebagai bagian dari langkah ini, kode pihak ketiga yang saat ini dapat memodifikasi layanan jaringan mungkin akan dicegah melakukan modifikasi lagi. Pencegahan ini dapat menyebabkan masalah interoperabilitas dengan software yang memasukkan kode ke dalam ruang proses Chrome, seperti software Pencegahan Kebocoran Data. Kebijakan NetworkServiceSandboxEnabled memungkinkan Anda menonaktifkan sandbox jika inkompatibilitas ditemukan. Anda dapat menguji sandbox di lingkungan Anda dengan mengikuti petunjuk ini. Anda dapat menggunakan pelacak bug Chromium untuk melaporkan masalah yang ditemukan.
- Chrome 132 di Windows: Layanan Jaringan akan di-sandbox di Windows.
- Baca lisan dalam Mode baca
Mode baca adalah fitur panel samping yang memberikan tampilan sederhana untuk halaman web yang penuh dengan teks. Mode baca kini akan menyertakan fitur Baca lisan yang memungkinkan pengguna mendengar teks bacaan mereka dibacakan secara lisan. Pengguna dapat memilih berbagai suara alami dan kecepatan yang berbeda, serta melihat sorotan visual.
- Chrome 132 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Merekam semua layar
Fitur ini merekam semua layar yang saat ini terhubung ke perangkat menggunakan
getAllScreensMedia(). MemanggilgetDisplayMedia()beberapa kali memerlukan beberapa gestur pengguna, sehingga membebani pengguna karena harus memilih layar berikutnya pada setiap pemanggilan, dan tidak memberikan jaminan untuk aplikasi bahwa semua layar telah dipilih.getAllScreensMedia()memberikan peningkatkan untuk semua aspek ini.Fitur ini hanya ditampilkan di balik kebijakan perusahaan MultiScreenCaptureAllowedForUrls, dan pengguna akan diberi tahu sebelum perekaman dimulai, bahwa perekaman dapat dimulai sewaktu-waktu. API ini hanya akan berfungsi untuk origin yang ditentukan dalam daftar yang diizinkan MultiScreenCaptureAllowedForUrls. Setiap origin yang tidak ditentukan dalam daftar tidak akan memiliki akses ke API tersebut.
- Chrome 132 di ChromeOS
- Migrasi SafeBrowsing API v4 ke v5
Panggilan Chrome ke SafeBrowsing v4 API akan dimigrasikan untuk memanggil API v5. Nama metode juga akan berbeda antara v4 dan v5.
Jika admin memiliki daftar URL khusus v4 yang diizinkan untuk mengizinkan permintaan jaringan ke
https://safebrowsing.googleapis.com/v4*, daftar tersebut harus diubah untuk mengizinkan permintaan jaringan ke seluruh domain:safebrowsing.googleapis.com. Jika tidak, permintaan jaringan ke API v5 yang ditolak akan menyebabkan regresi keamanan bagi pengguna.- Chrome 133 di Android, iOS, ChromeOS, LaCrOS, Linux, macOS, Windows: Perubahan ini akan diluncurkan secara bertahap.
- Pemeriksaan akses jaringan pribadi untuk permintaan navigasi: mode peringatan saja
Sebelum situs A membuka situs B di jaringan pribadi pengguna, fitur ini melakukan tindakan berikut:
1. Memeriksa apakah permintaan dimulai dari konteks yang aman.
2. Mengirim permintaan preflight, dan memeriksa apakah situs B merespons dengan header yang mengizinkan akses jaringan pribadi.
Sudah ada fitur untuk subresource dan worker, tetapi fitur ini khusus untuk permintaan navigasi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melindungi jaringan pribadi pengguna.
Karena fitur ini dalam mode peringatan saja, kami tidak akan menggagalkan permintaan jika ada pemeriksaan yang gagal. Sebagai gantinya, peringatan akan ditampilkan di konsol DevTools untuk membantu developer bersiap menghadapi penerapan mendatang.
- Chrome 133 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghentikan penggunaan peristiwa mutasi
Peristiwa mutasi sinkron, termasuk
DOMSubtreeModified,DOMNodeInserted,DOMNodeRemoved,DOMNodeRemovedFromDocument,DOMNodeInsertedIntoDocument, danDOMCharacterDataModified, berdampak negatif terhadap performa halaman, serta meningkatkan kompleksitas penambahan fitur baru ke Web secara signifikan. API ini tidak digunakan lagi dari spesifikasinya pada tahun 2011, dan diganti (pada tahun 2012) dengan Mutation Observer API yang jauh lebih baik. Penggunaan peristiwa mutasi yang sudah tidak berlaku harus dihapus atau dimigrasikan ke Mutation Observer. Mulai Chrome 124, kebijakan Enterprise sementara, MutationEventsEnabled, akan tersedia untuk mengaktifkan kembali peristiwa mutasi yang tidak digunakan lagi atau dihapus. Jika Anda mengalami masalah, laporkan bug di sini.Dukungan peristiwa mutasi akan dinonaktifkan secara default mulai Chrome 127, sekitar 30 Juli 2024. Kode harus dimigrasikan sebelum tanggal tersebut untuk menghindari kerusakan situs. Jika diperlukan lebih banyak waktu, ada beberapa opsi:
- Uji Coba Penghentian Penggunaan Peristiwa Mutasi dapat digunakan untuk mengaktifkan kembali fitur selama waktu yang terbatas di situs tertentu. Akses ini dapat digunakan hingga Chrome 134 yang berakhir pada 25 Maret 2025.
- Kebijakan Enterprise MutationEventsEnabled juga dapat digunakan untuk tujuan yang sama di Chrome 134.
Lihat postingan blog ini untuk mengetahui detail selengkapnya. Laporkan masalah apa pun di sini.
- Chrome 135 di Android, Linux, macOS, Windows: Kebijakan perusahaan MutationEventsEnabled tidak akan digunakan lagi.
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome akan langsung mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan Enterprise UiAutomationProviderEnabled, yang tersedia mulai Chrome 125, untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung di Chrome 136, dan akan dihapus di Chrome 137. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang disebabkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator Enterprise dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 137 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
Perubahan Chrome Enterprise Core mendatang
- Kebijakan Default AI generatif
Mulai versi 131, Chrome Enterprise Core akan menawarkan kebijakan untuk mengontrol perilaku default beberapa kebijakan AI generatif melalui program Penguji Tepercaya kami. Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya kami di sini. Kebijakan ini tidak akan memengaruhi nilai kebijakan yang disetel secara manual untuk fitur AI generatif. Kebijakan ini akan mengontrol setelan default untuk kebijakan berikut:
- DevToolsGenAiSettings
- HelpMeWriteSettings
- HistorySearchSettings
- TabOrganizerSettings
- TabCompareSettings
- Hanya tersedia untuk Penguji Tepercaya. Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya kami di sini.
- Integrasi telemetri ekstensi Chrome dengan SecOps
Kami akan mulai mengumpulkan data telemetri ekstensi Chronicle yang relevan dari dalam Chrome untuk profil dan perangkat terkelola, lalu mengirimkannya ke Google SecOps. Google SecOps akan menganalisis data tersebut untuk memberikan analisis dan konteks instan tentang aktivitas yang berisiko; data ini akan diperkaya lebih lanjut untuk memberikan konteks tambahan dan dapat ditelusuri selama setahun.
- Chrome 131 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, macOS, Windows
- Daftar dan pelaporan profil terkelola baru untuk pengguna yang login
Chrome Enterprise Core akan memperkenalkan daftar dan pelaporan Profil terkelola baru di konsol Admin. Fitur ini akan menyediakan daftar profil untuk pengguna terkelola yang login ke Chrome menggunakan Akun Google. Admin IT harus mengaktifkan kebijakan Pelaporan Profil Chrome yang baru untuk melihat informasi selengkapnya tentang profil terkelola. Pelaporan akan menyertakan detail tentang profil terkelola seperti versi browser, kebijakan yang diterapkan (termasuk konflik), ekstensi yang diinstal, dan lainnya.
- Saat ini tersedia di Android, Linux, macOS, Windows untuk program Penguji Tepercaya. Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya kami di sini.
- Mulai Chrome 130 di Android, Linux, macOS, Windows
- Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk perilaku situs lama yang sama
Di Chrome 79, kami memperkenalkan kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList untuk mengembalikan perilaku cookie SameSite ke perilaku lama pada domain yang ditentukan. Masa berlaku kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList telah diperpanjang dan akan dihapus pada versi yang tercantum di bawah.
- Chrome 132 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList.
Perubahan Chrome Enterprise Premium mendatang
- Kontrol Data Chrome Enterprise: Papan Klip
Admin dapat menetapkan aturan kontrol data di konsol Google Admin untuk melindungi pengguna akhir dari kebocoran data di browser Chrome. Kontrol Data adalah aturan ringan yang ditetapkan di konsol Google Admin. Fitur ini memungkinkan admin menetapkan kebijakan Chrome untuk mengontrol tindakan pengguna yang sensitif seperti menyalin dan menempelkan data sensitif serta mengambil screenshot atau berbagi layar.
Fitur ini dapat dikontrol melalui kebijakan DataControlsRules. Fitur ini tersedia untuk diuji bagi anggota program Penguji Tepercaya Chrome Enterprise. Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya kami di sini.
- Chrome 128 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Program Penguji Tepercaya
- Chrome 131 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur
- Perlindungan screenshot
Admin dapat mencegah pengguna mengambil screenshot atau berbagi layar halaman web tertentu yang dianggap berisi data sensitif. Admin membuat aturan pemfilteran URL DLP untuk memblokir pengguna yang mengambil screenshot atau berbagi layar dari URL atau kategori URL tertentu. Fitur ini dapat dikontrol melalui kebijakan EnterpriseRealTimeUrlCheckMode yang juga merupakan kebijakan yang dapat mengaktifkan semua pencarian URL real-time.
Fitur ini tersedia untuk diuji bagi anggota program Penguji Tepercaya Chrome Enterprise. Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya kami di sini.
- Chrome 129 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Program Penguji Tepercaya
- Chrome 131 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur.
Ringkasan rilis ChromeOS 130
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Penyisipan Cepat | ✓ | ||
| Perubahan setelan dan pintasan | ✓ | ||
| Fokus di ChromeOS | ✓ | ||
| Akses yang ditingkatkan untuk file Drive | ✓ | ||
| Fitur Saran baru di Tote | ✓ | ||
| Rangkuman: Selamat Datang Kembali | ✓ | ||
| Mikrofon bergaya studio | ✓ | ||
| Aplikasi Perekam Suara yang didukung teknologi AI | ✓ | ||
| Pemindaian konten untuk Sesi Tamu Terkelola | ✓ | ✓ | |
| URL tambahan diizinkan dalam mode Kios | ✓ | ✓ | |
| Efek tampilan | ✓ | ||
| Kontrol privasi yang lebih mudah diakses | ✓ | ||
| Kontrol kecerahan keyboard yang ditingkatkan | ✓ | ||
| Kontrol kecerahan layar yang ditingkatkan | ✓ | ||
| Bantu baca di ChromeOS | ✓ | ||
| Dukungan multi-kalender | ✓ | ||
| Jendela Picture-in-Picture | ✓ | ||
| Pengalaman pengguna ARC++ yang ditingkatkan | ✓ | ||
| Kebijakan baru untuk mengontrol Nama Poin Akses (APN) | ✓ | ||
| Update SID untuk Microsoft SCEP | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Latar belakang dan wallpaper AI | ✓ | ||
| Pendaftaran otomatis ChromeOS Flex | ✓ | ||
| Migrasi data mahasiswa | ✓ | ✓ | |
| Berakhirnya dukungan Aplikasi Chrome di ChromeOS | ✓ | ||
| Berakhirnya dukungan Native Client (NaCl) di ChromeOS | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update ChromeOS
-
Dengan Penyisipan Cepat, menyisipkan emoji, simbol, GIF, dan link Google Drive menjadi lebih cepat. Fitur ini juga dilengkapi dengan penghitungan cepat dan konversi satuan dengan tombol keyboard (di model tertentu) atau pintasan keyboard.
Di ChromeOS 130, pintasan baru Peluncur + f tersedia di semua perangkat ChromeOS. Tombol fisik baru awalnya hanya tersedia di Chromebook Plus Samsung Galaxy, tetapi tombol Penyisipan Cepat akan diluncurkan di berbagai perangkat pada tahun 2025.
-
Perubahan setelan dan pintasan
Kami telah memperbarui opsi pintasan dan perangkat input di Setelan untuk menyertakan:
- Penyisipan Cepat: Peluncur + f
-
Fokus di ChromeOS didesain untuk membantu pengguna meminimalkan gangguan dan menciptakan ruang kerja yang lebih produktif. Dengan Fokus, Anda dapat dengan mudah menyetel dan menyesuaikan waktu fokus, mengaktifkan atau menonaktifkan mode Jangan Ganggu (DND), mengurutkan atau membuat Google Tasks baru, dan menikmati playlist pilihan yang dapat membantu meningkatkan fokus, baik dengan suara fokus maupun YouTube Music Premium (berbasis langganan). Untuk menggunakan Fokus, buka Setelan Cepat > Fokus.
-
Akses yang ditingkatkan untuk file Drive
Selain file yang telah diberi bintang dalam Tote, Anda dapat mengakses semua file Drive berbintang langsung dari panel aplikasi, yang kini tersedia secara offline. Saran Drive yang ditingkatkan di Peluncur dan Tote memungkinkan Anda mengakses pintasan ke file yang paling penting dan sering digunakan.
-
Akses dan sematkan file yang paling Anda butuhkan dengan cepat menggunakan saran file lokal dan Drive. Bagian Saran yang baru di Tote menyarankan file kepada pengguna, menaikkan posisi file penting yang dapat disematkan dan diakses secara offline agar memudahkan pengguna.
-
Rangkuman: Selamat Datang Kembali
Fitur Rangkuman: Selamat Datang Kembali yang baru membantu pengguna melanjutkan pekerjaan dan menjelajahi opsi baru saat sistem dimulai. Setelah mengaktifkan fitur ini, Anda akan dapat melihat pratinjau dan memulihkan aplikasi serta tab dari sesi sebelumnya. Rangkuman: Selamat Datang Kembali juga memberikan informasi bermanfaat seperti cuaca, acara kalender berikutnya, tab terbaru dari perangkat lain, dan saran Google Drive yang relevan.
Untuk mengaktifkan fitur ini, pilih Setelan > Preferensi Sistem > Sistem Dimulai > Rangkuman: Selamat Datang Kembali, dan pastikan memilih Selalu tanya untuk perangkat Anda.
-
Jadikan mikrofon bawaan Chromebook terdengar seperti mikrofon studio profesional dengan mengaktifkan fitur ini di Kontrol panggilan video. Mikrofon bergaya studio mencakup efek peredam bising dan penghilang gaung yang sudah ada sebelumnya, serta ditingkatkan lagi dengan penyeimbangan lanjutan, rekonstruksi detail halus, dan adaptasi ruangan. Pengguna yang telah mengaktifkan peredam bising akan mendapatkan peningkatan mikrofon bergaya Studio secara default mulai dari rilis ini. Jika pengguna ingin kembali menggunakan hanya efek peredam bising yang lama, mereka dapat memilih opsi yang sesuai di Setelan > Perangkat > Audio. Fitur ini hanya tersedia di perangkat Chromebook Plus.
-
Aplikasi Perekam Suara yang didukung teknologi AI
ChromeOS 130 memperkenalkan aplikasi Perekam Suara baru yang didukung teknologi AI Google untuk membuat transkripsi yang dapat mendeteksi dan melabeli pembicara, serta memberikan ringkasan dari konten rekaman. Aplikasi kami tidak hanya berguna untuk merekam, tetapi juga menawarkan fitur speech-to-text, ringkasan konten, dan saran judul, semuanya didukung teknologi AI Google.
-
Pemindaian konten untuk Sesi Tamu Terkelola
Kami sekarang memungkinkan organisasi memperluas perlindungan berbasis konten dan konteks serta pemindaian canggih Chrome Enterprise Premium untuk file lokal dalam Sesi Tamu Terkelola di ChromeOS. Misalnya, file yang salah ditempatkan dan berisi nomor Jaminan Sosial akan langsung diblokir saat pengguna mencoba menyalinnya ke drive eksternal, sehingga melindungi informasi rahasia ini.
-
URL tambahan diizinkan dalam mode Kios
Jika aplikasi Kios menggunakan lebih dari satu origin URL, Admin IT kini dapat memasukkan origin tambahan. Semua origin yang ditentukan akan otomatis mendapatkan izin. Izin akan ditolak untuk origin lain yang tidak disertakan dalam daftar ini.
-
Efek tampilan sudah lama populer di berbagai produk kamera, rapat virtual, dan video pendek. Fitur ini juga telah diluncurkan di beberapa produk Google. Di ChromeOS 130, kami mengintegrasikan fitur ini ke Chromebook untuk Kontrol panggilan video. Hanya tersedia di perangkat Chromebook Plus.
-
Kontrol privasi yang lebih mudah diakses
Dalam peluncuran ini, kontrol privasi tingkat OS menjadi lebih mudah diakses pengguna browser Chrome. Perubahan ini bertujuan mengingatkan pengguna bahwa untuk menggunakan kamera atau mikrofon, mereka perlu mengaktifkan kontrol privasi tingkat OS.
-
Kontrol kecerahan keyboard yang ditingkatkan
Pengguna Chromebook kini dapat dengan mudah menyesuaikan kecerahan keyboard dan mengontrol sensor cahaya sekitar langsung dari aplikasi Setelan. Dengan fitur baru ini, Anda dapat menyetel kecerahan keyboard ke tingkat yang paling tepat dan mengaktifkan atau menonaktifkan sensor cahaya sekitar sesuai kebutuhan. Update ini mempermudah penggunaan perangkat dan membantu mengelola daya tahan baterai. Sementara itu, jika Chromebook mendukung RGB, opsi Setelan > Keyboard kini memiliki link langsung ke opsi pemilihan warna RGB. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Menggunakan fitur game di Chromebook.
-
Kontrol kecerahan layar yang ditingkatkan
Pengguna Chromebook kini dapat dengan mudah menyesuaikan kecerahan keyboard dan mengontrol sensor cahaya sekitar langsung dari aplikasi Setelan. Dengan fitur baru ini, Anda dapat menyetel kecerahan keyboard ke tingkat yang paling tepat dan mengaktifkan atau menonaktifkan sensor cahaya sekitar sesuai kebutuhan di Setelan. Update ini mempermudah penggunaan perangkat dan membantu mengelola daya tahan baterai.
-
Bantu saya membaca di ChromeOS
Bantu saya membaca di ChromeOS menyediakan solusi yang didukung AI untuk membantu menemukan informasi yang Anda butuhkan dengan cepat dalam teks apa pun. Dapatkan informasi inti dari konten yang Anda baca di browser dan Galeri secara mudah dengan mengklik kanan pada ruang kosong untuk menampilkan kartu Bantu saya membaca di atas menu kontekstual yang ada. Panel Bantu saya membaca menampilkan ringkasan teks dan kolom Tanya Jawab berformat bebas tempat Anda dapat mengajukan pertanyaan spesifik tentang teks. Hanya tersedia di perangkat Chromebook Plus.
-
Kami meluncurkan dukungan Multi-kalender untuk memungkinkan pengguna melihat semua acara dari beberapa kalender yang telah dipilih dalam Google Kalender mereka.
-
Pengguna ChromeOS kini memiliki fleksibilitas yang lebih baik dalam mengatur jendela Picture-in-Picture (PiP). PiP Tuck memungkinkan pengguna memindahkan sementara jendela PiP ke sisi layar, sehingga menghemat ruang layar yang berharga sambil tetap memberi akses mudah ke video Selain itu, Anda dapat secara cepat menyesuaikan ukuran jendela PiP hanya dengan mengetuk dua kali, beralih antara dua ukuran agar tampilan optimal.
-
Pengalaman pengguna ARC++ yang ditingkatkan
Untuk meningkatkan pengalaman pengguna ChromeOS dan ARC++, kami memindahkan notifikasi latar belakang dan error ARC++ yang tidak mendesak ke area notifikasi. Hal ini mencegah pesan tersebut muncul di latar depan secara tidak perlu dan mengganggu perjalanan pengguna. Dengan memindahkan notifikasi ini ke area notifikasi, kami dapat memastikan bahwa potensi masalah tetap diberitahukan kepada pengguna, tetapi tidak mengganggu penggunaan Chromebook. Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang ARC++, lihat blog developer ChromeOS ini.
-
Kebijakan baru untuk mengontrol Nama Poin Akses (APN)
Untuk Chromebook dengan kemampuan seluler, kebijakan Nama Poin Akses (APN) memungkinkan administrator membatasi penggunaan APN kustom. Anda dapat menetapkan tanda AllowAPNModification di setelan jaringan umum untuk membatasi penggunaan APN kustom, sehingga mencegah pengguna akhir menambahkan atau menggunakan APN kustom.
-
Update SID untuk Microsoft SCEP
Hanya untuk deployment SCEP yang menggunakan Microsoft NPS for RADIUS. Jika Anda tidak menggunakan sertifikat SCEP bersama dengan Microsoft NPS for Radius untuk konektivitas jaringan Chromebook, Anda dapat mengabaikan petunjuk ini.. Kami memperkirakan bahwa penyiapan ini lebih umum di perusahaan daripada di lembaga pendidikan.
Microsoft telah mengumumkan update keamanan yang akan menambahkan kolom wajib diisi baru, ID Keamanan (SID), ke sertifikat SCEP di lingkungan yang menggunakan NPS for Radius untuk autentikasi jaringan. Penambahan ini disebabkan oleh kerentanan keamanan pada perangkat Windows, tempat sertifikat yang dapat digunakan dan berisi kunci pribadi dapat diekspor dari satu perangkat Windows untuk digunakan di perangkat lain. Dengan menambahkan SID, sertifikat akan ditautkan ke perangkat atau pengguna di lingkungan Active Directory Anda sehingga perangkat/pengguna tak dikenal tidak dapat menggunakannya. Hal ini bukan masalah keamanan untuk Chromebook, karena Chromebook tidak mengizinkan ekspor sertifikat berisi kunci pribadi dan sertifikat tersebut dilindungi oleh TPM. Namun, sertifikat yang tidak memiliki kolom baru ini akan gagal melakukan autentikasi terhadap server NPS for Radius setelah batas waktu penerapan tetap pada 11 Februari 2025.
Apa yang perlu Anda lakukan?
Segera verifikasi apakah deployment Anda mengandalkan sertifikat SCEP dan NPS for Radius untuk autentikasi jaringan. Anda dapat melakukannya dengan membuka penampil peristiwa di Pengontrol Domain -> Sistem, dan menelusuri ID peristiwa #39. Jika Anda melihat ID peristiwa ini:
Tindakan yang harus dilakukan jika Anda melihat ID peristiwa #39:
- Membuat objek baru, atau menggunakan kembali objek yang ada, di lingkungan Active Directory Anda untuk penggunaan SCEP
- Ekstrak SID untuk objek AD, misalnya, PS> (Get-ADUser username).SID.value
- Buat profil SCEP baru dengan semua setelan yang diduplikasi dari penyiapan saat ini dan tambahkan SID objek AD yang baru dibuat atau yang sudah ada dari langkah 1.
- Di bagian Nama alternatif subjek, pilih tombol pilihan Kustom. Tambahkan Nama alternatif subjek baru menggunakan tombol + dengan jenis Uniform Resource Identifier dari dropdown. Di bagian string, nilainya harus mirip dengan:
tag:microsoft.com,2022-09-14:sid:S-1-2-3-4-5-6-8
denganS-1-2-3-4-5-6-8adalah SID objek AD- Deploy sertifikat baru ini ke semua Chromebook yang mungkin terpengaruh di seluruh perangkat Anda:
- Tunggu SETIDAKNYA SATU BULAN untuk menjamin secara wajar bahwa semua perangkat telah mengambil sertifikat baru.
- Tautkan ulang semua kebijakan dari sertifikat lama ke sertifikat baru dari Langkah 2.
- Verifikasi fungsi menggunakan sertifikat baru.
- Hapus profil lama.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Latar belakang dan wallpaper AI
Mulai ChromeOS 131, kami berencana memperkenalkan latar belakang panggilan video dan wallpaper AI generatif beresolusi tinggi di ChromeOS. Dengan fitur ini, Anda dapat menunjukkan kreativitas dan mengubah Chromebook Anda menjadi kanvas untuk mengekspresikan diri. Pilih salah satu template, lalu beri Chromebook Anda sentuhan karakter, mood, atau minat unik Anda hanya dengan beberapa klik.
Dua kebijakan baru akan tersedia untuk mengontrol fitur ini, yakni GenAIVcBackgroundSettings dan GenAIWallpaperSettings. Fitur ini hanya akan tersedia di perangkat Chromebook Plus.
-
Pendaftaran otomatis ChromeOS Flex
Mulai ChromeOS 131, Anda dapat men-deploy perangkat ChromeOS Flex dalam skala besar dengan pendaftaran otomatis ChromeOS Flex. Seperti halnya pendaftaran zero-touch ChromeOS, pendaftaran otomatis menyematkan token pendaftaran yang dibuat oleh administrator organisasi ke dalam image ChromeOS Flex. Tindakan ini akan menentukan organisasi pelanggan dan unit organisasi tempat perangkat akan didaftarkan selama penyiapan awal perangkat.
-
Mulai ChromeOS 132, alat Transfer Konten baru akan memandu mahasiswa atau pengguna lain yang dikelola EDU yang ingin memigrasikan data mereka melalui proses Transfer Google Takeout yang diperbarui. Dengan begitu, mereka dapat memindahkan konten Dokumen, Spreadsheet, Slide, dan Gmail ke akun Gmail yang diinginkan.
Aplikasi baru ini memungkinkan administrator sekolah menyematkan ikon ke panel aplikasi, menampilkan notifikasi kepada siswa dan staf pengajar di Chromebook mereka, serta menetapkan tanggal pemicuan saran tindak lanjut untuk meminta mereka menjalankan proses Transfer Takeout yang ada.
-
Berakhirnya dukungan Aplikasi Chrome di ChromeOS
Pada tahun 2016, kami mengumumkan bahwa Aplikasi Chrome tidak digunakan lagi karena diganti dengan aplikasi web. Pada tahun 2021, kami mengumumkan di Blog Chromium bahwa dukungan Aplikasi Chrome untuk pelanggan serta developer ChromeOS Enterprise dan Education di ChromeOS akan diperpanjang hingga setidaknya Januari 2025. Karena sebagian besar pelanggan telah bermigrasi dari Aplikasi Chrome (termasuk Aplikasi terpaket versi lama (v1) dan Aplikasi yang dihosting), kami dapat mengonfirmasi pembaruan berikut mengenai tanggal penghentian Aplikasi Chrome.
Juli 2025: Penghentian dukungan untuk Aplikasi Chrome yang diinstal pengguna (dijadwalkan untuk ChromeOS M138).- Aplikasi Chrome yang diinstal otomatis melalui konsol admin akan terus didukung.
- Perangkat di saluran LTS dengan Aplikasi Chrome dalam Mode Kiosk akan menerima dukungan hingga April 2027.
- Perangkat di saluran LTS dapat terus menggunakan Aplikasi Chrome hingga Oktober 2028.
- Tidak ada pengecualian yang akan diberikan.
Dalam beberapa minggu mendatang, informasi tambahan yang mendetail akan dikirimkan kepada semua developer Aplikasi Chrome yang masih ada dan semua Administrator ChromeOS.
Linimasa penghentian ini juga berlaku untuk Aplikasi Chrome yang dihosting sendiri.
Meskipun tidak ada Aplikasi Chrome baru yang dapat ditambahkan ke Chrome Web Store, Aplikasi Chrome lama dapat terus diupdate hingga Oktober 2028, yaitu saat aplikasi tersebut mencapai akhir siklus proses (EOL) di ChromeOS. Setelah tanggal ini, Aplikasi Chrome akan dihapus dari Chrome Web Store.
Jika organisasi Anda telah mengembangkan Aplikasi Chrome internal dan memerlukan bantuan, lihat panduan Transisi dari Aplikasi Chrome. Anda juga dapat bergabung dengan komunitas developer ChromeOS di Discord, atau menghubungi kami melalui formulir di https://chromeos.dev/work-with-us. Lihat jadwal rilis ChromeOS untuk mengetahui tanggal rilis dan update.
-
Berakhirnya dukungan Native Client (NaCl) di ChromeOS
Pada tahun 2017, kami mengumumkan bahwa Native Client (NaCl) tidak digunakan lagi karena diganti dengan WebAssembly. Karena sebagian besar pelanggan telah bermigrasi dari NaCl, kami dapat mengonfirmasi beberapa perubahan penting yang akan diterapkan di ChromeOS.
- Januari 2025: Native Client (NaCl) akan dinonaktifkan secara default mulai ChromeOS M132 dan seterusnya.
- Untuk pengguna konsumen dan yang tidak terkelola, M131 merupakan rilis ChromeOS terakhir yang mendukung NaCl.
- Untuk lingkungan pengguna terkelola, administrator yang sudah mengelola perangkat ChromeOS untuk bisnis atau sekolah akan memiliki opsi untuk memperluas kemampuan menggunakan NaCl dengan kebijakan izin NaCl melalui rilis M138. Mulai M132, kebijakan ini juga akan tersedia untuk sesi Kios.
- Juli 2025: ChromeOS M138 menandai akhir siklus proses (EOL) teknologi NaCl di ChromeOS.
- Untuk lingkungan terkelola, M138 adalah rilis ChromeOS Dukungan Jangka Panjang (LTS) yang tersedia bagi administrator yang mengelola perangkat ChromeOS untuk bisnis atau sekolah. Perangkat yang telah dialihkan ke saluran LTS dan mengaktifkan kebijakan izin NaCl dapat terus menggunakan NaCl hingga Refresh Terakhir LTS pada April 2026.
Jika organisasi Anda telah mengembangkan Aplikasi Chrome internal dengan NaCl dan memerlukan bantuan, lihat panduan Transisi dari Aplikasi Chrome dan Migrasi WebAssembly. Anda juga dapat bergabung dengan komunitas developer ChromeOS di Discord, atau menghubungi kami melalui formulir di https://chromeos.dev/work-with-us. Lihat jadwal rilis ChromeOS untuk mengetahui tanggal rilis dan update.
Dalam beberapa minggu mendatang, informasi tambahan yang mendetail akan dikirimkan kepada developer NaCl dan Administrator ChromeOS yang terdampak.
- Januari 2025: Native Client (NaCl) akan dinonaktifkan secara default mulai ChromeOS M132 dan seterusnya.
Chrome 129
| Update browser Chrome | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Tab perbandingan produk | ✓ | ||
| Chrome tidak akan lagi mendukung macOS 10.15 | ✓ | ✓ | |
| Tanda tangan kode ad-hoc untuk shim PWA di macOS | ✓ | ||
| Pengelola Sertifikat di Windows dan macOS | ✓ | ||
| Insight Keamanan Chrome | ✓ | ✓ | |
| Menghentikan penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing | ✓ | ||
| Tab tidak aktif di Android | ✓ | ||
| Opsi baru di kebijakan HttpsOnlyMode | ✓ | ✓ | |
| Perlindungan screenshot | ✓ | ||
| Menyinkronkan grup tab | ✓ | ||
| Layanan Google Play memperbaiki masalah terkait sandi di perangkat | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan argumen includeShadowRoots di DOMParser | ✓ | ||
| Penghentian penggunaan serialisasi shadow DOM deklaratif non-standar | ✓ | ||
| Mengganti nama inset-area menjadi position-area | ✓ | ||
| Menghapus data perangkat lokal saat logout di iOS | ✓ | ||
| Penyesuaian toolbar | ✓ | ||
| Penggunaan Kunci Sandi Pengelola Sandi Google di ChromeOS | ✓ | ||
| Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome | ✓ | ||
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Chrome Enterprise Premium untuk transfer file pada Sesi Tamu Terkelola | ✓ | ||
| Wallpaper Apresiasi Pendidik | ✓ | ||
| Kontrol kecerahan layar | ✓ | ||
| Pengalaman Sambutan Periferal | ✓ | ||
| Akun terkelola tidak lagi disinkronkan sebagai akun sekunder di Android | ✓ | ✓ | |
| Terjemahan Langsung | ✓ | ||
| Kontrol kecerahan keyboard | ✓ | ||
| Pintasan keyboard pada fitur Klik untuk Diucapkan | ✓ | ||
| PIN sebagai faktor autentikasi | ✓ | ||
| Pemuatan ulang otomatis layar login | ✓ | ||
| Jenis file Workspace CSE kini didukung di Google Drive | ✓ | ||
| Update Ikon Baterai | ✓ | ||
| Update konsol Admin | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Skor Risiko Ekstensi di laporan Penggunaan Aplikasi dan Ekstensi | ✓ | ||
| Perubahan browser Chrome mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Sangsi sertifikat Entrust | ✓ | ||
| Gaya penggantian untuk elemen <meter> | ✓ | ||
| Transpor kamus kompresi dengan Shared Brotli dan Shared Zstandard | ✓ | ||
| Penampung scroll yang dapat difokuskan keyboard | ✓ | ||
| Mendukung URL skema non-khusus | ✓ | ||
| Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis | ✓ | ||
| Integrasi telemetri ekstensi Chrome dengan SecOps | ✓ |
✓ |
|
| Pengambilan Link Pengguna di PWA | ✓ | ✓ | |
| Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome (3PCD) | ✓ | ||
| Peringatan formulir tidak aman di iOS | ✓ | ||
| Menghapus kebijakan yang digunakan untuk perilaku lama situs yang sama | ✓ | ||
| Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS | ✓ | ||
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Latar belakang konferensi video dan wallpaper AI generatif | ✓ | ||
| Peristiwa Jendela ChromeOS XDR | ✓ | ||
| Perubahan konsol Admin mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Pelaporan profil terkelola browser Chrome | ✓ | ||
| Perubahan default untuk kebijakan AI generatif | ✓ | ||
| Kebijakan kontrol AI generatif | ✓ | ||
| Dukungan untuk setelan tingkat pengguna di halaman Konfigurasi Kustom | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Update browser Chrome
- Tab perbandingan produk
Mulai Chrome 129 (khusus AS), kami memperkenalkan Tab perbandingan produk, fitur baru yang menampilkan ringkasan yang dihasilkan AI terhadap produk dari beberapa tab, semuanya di satu tempat. Fitur ini dikontrol melalui kebijakan TabCompareSettings. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat artikel Tab perbandingan produk di pusat bantuan Chrome Enterprise dan Education.
- Chrome 129 di Linux, macOS, Windows
- Chrome tidak lagi mendukung macOS 10.15
Chrome 129 tidak lagi mendukung macOS 10.15, yang sudah berada di luar periode dukungan dengan Apple. Pengguna harus mengupdate sistem operasi agar dapat terus menjalankan browser Chrome. Menjalankan sistem operasi yang didukung sangat penting untuk menjaga keamanan. Jika berjalan di macOS 10.15, Chrome akan terus menampilkan kolom info yang mengingatkan pengguna bahwa Chrome 129 tidak lagi mendukung macOS 10.15.
- Chrome 129 di macOS: Chrome tidak lagi mendukung macOS 10.15
- Tanda tangan kode ad-hoc untuk shim PWA di macOS
Tanda tangan kode untuk shim aplikasi yang sebelumnya dibuat saat menginstal Progressive Web App (PWA) di macOS, kini menggunakan tanda tangan kode ad-hoc yang dibuat saat aplikasi diinstal. Tanda tangan kode digunakan macOS sebagai bagian dari identitas aplikasi. Tanda tangan ad-hoc ini akan membuat setiap shim PWA memiliki identitas unik untuk macOS; sebelumnya setiap PWA diidentifikasi sebagai aplikasi yang sama di macOS.
Perubahan ini akan memperbaiki masalah yang muncul saat mencoba menyertakan beberapa PWA di panel preferensi Buka saat Login macOS, dan akan memungkinkan peningkatan mendatang dalam menangani notifikasi pengguna di dalam PWA pada macOS.
- Chrome 129 di macOS
- Pengelola Sertifikat di Windows dan macOS
Mulai Chrome 129, ada layar setelan pengelolaan sertifikat baru yang dapat diakses dari setelan keamanan di Windows dan macOS. Tindakan ini akan menggantikan link ke pengelola sertifikat Windows dan keychain macOS, meskipun platform sistem operasi ini masih dapat diakses dari halaman setelan pengelolaan sertifikat.
Pengelola sertifikat menampilkan sertifikat yang dipercaya atau tidak dipercaya oleh Chrome, termasuk konten Chrome Root Store, dan sertifikat apa pun yang telah diimpor dari sistem operasi yang mendasarinya. Pengguna dapat mengakses halaman tersebut secara langsung dengan membuka chrome://certificate-manager.
Rilis mendatang akan memperkenalkan pengelolaan sertifikat pengguna dan perusahaan yang ditambahkan langsung ke Chrome.
- Chrome 129 di macOS, Windows
- Insight Keamanan Chrome
Anda kini dapat mengaktifkan Insight Keamanan Chrome, yang memungkinkan Anda memantau risiko pihak internal dan pemantauan yang lebih baik terhadap kehilangan data untuk aktivitas Chrome jika memiliki Chrome Enterprise Core dan Workspace Enterprise Standard atau Workspace Enterprise Plus dengan lisensi yang ditetapkan. Untuk informasi selengkapnya, lihat Memantau risiko pihak internal dan kehilangan data.
- Chrome 125 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur diaktifkan untuk Chrome Enterprise Core
- Chrome 129 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Fitur diaktifkan untuk pelanggan EDU (kecuali Sekolah dasar dan menengah)
- Menghentikan penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing
Pelaporan Lengkap Safe Browsing adalah fitur yang meningkatkan keamanan semua pengguna dengan mengumpulkan informasi telemetri dari pengguna yang berpartisipasi dan digunakan untuk perlindungan Google Safe Browsing. Data yang dikumpulkan mencakup URL halaman web yang dikunjungi, informasi sistem terbatas, dan beberapa konten halaman. Namun, fitur ini kini digantikan oleh mode Perlindungan yang ditingkatkan. Sebaiknya pengguna beralih ke Perlindungan yang ditingkatkan untuk terus memberikan keamanan bagi semua pengguna selain mengaktifkan keamanan terkuat yang tersedia di Chrome. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Tingkat perlindungan Safe Browsing.
- Chrome 129 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penghentian penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing — Tidak termasuk Permintaan Laporan Safe Browsing Klien real-time
- Chrome 131 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Penghentian penggunaan SafeBrowsingExtendedReportingEnabled untuk Permintaan Laporan Safe Browsing Klien real-time
- Tab tidak aktif di Android
Di Chrome 129, tab lama akan disembunyikan di bagian Tab Tidak Aktif baru pada pengalih tab di Chrome untuk Android. Pengguna Chrome dapat mengakses bagian tab tidak aktif untuk melihat semua tab lama atau menutupnya menggunakan fungsi tab massal yang baru. Tab ini akan dihapus setelah berada di bagian ini selama lebih dari 60 hari.
- Chrome 129 di Android: Progres peluncuran fitur adalah 1%
- Opsi baru di kebijakan HttpsOnlyMode
Ask Before HTTP (ABH), yang sebelumnya bernama Mode Khusus HTTPS, adalah setelan yang memberi tahu Chrome untuk meminta izin pengguna sebelum mengirim konten HTTP yang tidak aman melalui jaringan. Kebijakan HttpsOnlyMode memungkinkan ABH diaktifkan atau dinonaktifkan secara paksa.
Di Chrome 129, kami menambahkan varian ABH tengah baru yang disebut mode seimbang. Varian ini bertujuan untuk mengurangi ketidaknyamanan pengguna dengan berfungsi seperti ABH (ketat) pada sebagian besar waktu, tetapi tidak bertanya saat Chrome mengetahui bahwa koneksi HTTPS tidak memungkinkan, seperti saat terhubung ke nama host berlabel tunggal seperti internal/.
Kami menambahkan opsi kebijakan force_balanced_enabled untuk mengaktifkan paksa varian baru ini. Menetapkan force_balanced_enabled di browser sebelum Chrome 129 akan menghasilkan perilaku default, yang tidak menerapkan pembatasan perusahaan pada setelan ABH.
Untuk menghindari dampak yang tidak terduga, jika sebelumnya Anda telah menetapkan force_enabled, sebaiknya jangan tetapkan force_balanced_enabled hingga seluruh perangkat Anda diupgrade ke Chrome 129 atau yang lebih baru. Jika tidak bermigrasi dari force_enabled ke force_balanced_enabled, Anda tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini.
- Chrome 129 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows, Fuchsia
- Perlindungan screenshot
Perlindungan screenshot memungkinkan Admin mencegah pengguna mengambil screenshot atau berbagi layar halaman web tertentu yang dianggap berisi data sensitif. Fitur ini hanya tersedia untuk pengguna Chrome Enterprise Premium. Fitur ini dapat dikontrol melalui kebijakan Chrome Enterprise EnterpriseRealTimeUrlCheckMode yang sama yang mengaktifkan semua pencarian URL real-time.
- Chrome 129 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Menyinkronkan grup tab
Grup tab di iOS kini disimpan. Menutup grup tab tidak akan menghapusnya lagi. Untuk pengguna yang menyinkronkan tab mereka di seluruh perangkat, grup juga akan disinkronkan.
- Chrome 129 di iOS
- Layanan Google Play memperbaiki masalah terkait sandi di perangkat
Pengguna dengan Layanan Google Play versi lama (<24w02) akan mengalami pengurangan fungsi pada sandi di perangkat mereka, dan Pengelola Sandi mungkin akan segera berhenti berfungsi. Pengguna ini harus mengupdate Layanan Play. Jika tidak, mereka akan dipandu melalui metode pemecahan masalah lain, bergantung pada kondisi mereka. Hal ini adalah bagian dari migrasi berkelanjutan yang hanya memengaruhi pengguna Android dari Pengelola Sandi.
- Chrome 129 di Android
- Menghentikan penggunaan argumen includeShadowRoots di DOMParser
Argumen includeShadowRoots adalah argumen yang sebelumnya tidak pernah distandardisasi bagi fungsi DOMParser.parseFromString(), yang ditujukan untuk memungkinkan penguraian imperatif konten HTML yang berisi shadow DOM deklaratif. Argumen ini diluncurkan di Chrome 90 sebagai bagian dari peluncuran awal shadow DOM deklaratif. Sejak diskusi standardisasi mengemuka kembali pada tahun 2023, API DSD berubah bentuk, termasuk fitur untuk penguraian imperatif ini. Untuk membaca selengkapnya, lihat detail konteks mengenai standar terkait. Informasi juga tersedia tentang penghentian terkait serialisasi shadow DOM dan atribut shadow root.
Sekarang, dengan diluncurkannya versi standar API ini dalam bentuk setHTMLUnsafe() and parseHTMLUnsafe() di Chrome 124, argumen includeShadowRoots non-standar tidak boleh digunakan lagi dan harus dihapus. Semua penggunaan harus diubah:
Jangan gunakan:
(new DOMParser()).parseFromString(html,'text/html',{includeShadowRoots: true});
Gunakan kode ini sebagai gantinya:
document.parseHTMLUnsafe(html);- Chrome 129 di Linux, macOS, Windows, Android
- Penghentian penggunaan serialisasi shadow DOM deklaratif non-standar
Implementasi prototipe, yang diluncurkan pada tahun 2020, lalu diperbarui pada tahun 2023, berisi metode bernama `getInnerHTML()` yang dapat digunakan untuk melakukan serialisasi hierarki DOM yang berisi root shadow. Bagian prototipe tersebut tidak distandardisasi dengan bagian lain dari shadow DOM deklaratif, dan baru-baru ini mencapai konsensus spesifikasi (untuk mengetahui detailnya, lihat GitHub). Sebagai bagian dari konsensus tersebut, bentuk getInnerHTML API telah berubah.
Fitur ini mewakili penghentian penggunaan metode `getInnerHTML()` yang diluncurkan sebelumnya. Penggantinya disebut `getHTML()`, yang diluncurkan di Chrome 125. Untuk mengetahui detailnya, lihat deskripsi fitur ChromeStatus ini.
- Chrome 129 di Windows, macOS, Linux, Android
- Mengganti nama inset-area menjadi position-area
Kelompok kerja CSS (CSSWG) memutuskan untuk mengganti nama properti ini dari `inset-area` menjadi `position-area`. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat diskusi CSSWG di GitHub. Chrome akan mendukung nama properti lama dan baru untuk beberapa tonggak pencapaian, guna membantu developer bermigrasi ke nama area posisi baru. Kami mengirimkan nama properti baru, `position-area`, sebagai sinonim untuk `inset-area` di Chrome 129 bersama dengan penghentian penggunaan DevTrial untuk `inset-area`.
Properti `inset-area` saat ini direncanakan untuk dihapus di Chrome 131.
- Chrome 129 di Windows, macOS, Linux, Android
- Menghapus data perangkat lokal saat logout di iOS
Mulai Chrome 129, logout dari akun terkelola di browser yang tidak terkelola akan menghapus data penjelajahan lokal yang disimpan di perangkat. Pengguna terkelola akan melihat dialog konfirmasi saat logout yang menjelaskan bahwa data yang tidak disimpan akan dihapus. Data hanya akan dihapus dari waktu login, jika tidak, semua data akan dihapus; waktu login hanya diketahui jika pengguna login di Chrome 122 atau yang lebih baru.
Data yang dihapus mencakup:
- histori penjelajahan
- cookie dan data situs
- sandi
- setelan situs
- isi otomatis
- gambar dan file dalam cache
- Chrome 129 di iOS
- Penyesuaian toolbar
Kami memperkenalkan fitur penyesuaian toolbar di Chrome 129, yang memungkinkan pengguna browser desktop menyematkan dan melepaskan ikon ke toolbar mereka melalui panel samping baru.
- Chrome 129 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Diluncurkan secara bertahap
- Penggunaan Kunci Sandi Pengelola Sandi Google di ChromeOS
Kunci sandi meningkatkan keamanan pengguna, tetapi hingga saat ini sedikit lebih sulit digunakan di seluruh perangkat. Kini, pengguna dapat menyimpan kunci sandi ke Pengelola Sandi Google dan menggunakannya di berbagai perangkat dan platform. Fitur ini sudah tersedia di Windows, macOS, Linux, dan Android. Fitur ini sekarang tersedia di ChromeOS.
- Chrome 127 di Windows, Android, dan macOS
- Chrome 129 di Windows, Android, macOS, dan ChromeOS
- Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi TabCompareSettings Setelan Tab Perbandingan Produk AdHocCodeSigningForPWAsEnabled Penandatanganan kode ad-hoc untuk shim Progressive Web App
Update ChromeOS
-
Chrome Enterprise Premium untuk transfer file pada Sesi Tamu Terkelola
Di ChromeOS 129, organisasi dapat memperluas perlindungan berbasis konten dan konteks serta pemindaian canggih Chrome Enterprise Premium ke file lokal di ChromeOS pada Sesi Tamu Terkelola.
Misalnya, file hilang yang berisi nomor Jaminan Sosial akan langsung diblokir saat pengguna mencoba menyalinnya ke drive eksternal, sehingga melindungi informasi rahasia ini.
-
Di ChromeOS 129, kami telah menambahkan koleksi wallpaper baru untuk merayakan serta menyampaikan apresiasi dan dukungan kami kepada pendidik di seluruh dunia.
-
Pengguna Chromebook kini dapat dengan mudah menyesuaikan kecerahan layar dan mengontrol sensor cahaya sekitar langsung dari aplikasi Setelan. Dengan fitur baru ini, Anda dapat menyetel kecerahan layar ke tingkat yang paling tepat dan mengaktifkan atau menonaktifkan sensor cahaya sekitar sesuai kebutuhan di aplikasi Setelan. Update ini mempermudah penggunaan perangkat dan membantu mengelola daya tahan baterai.
-
Mengetahui bahwa periferal telah berhasil terhubung, mengonfigurasinya, dan menemukan aplikasi pendampingnya adalah langkah-langkah penting dalam perjalanan pengguna periferal. Rilis ini bertujuan untuk memberikan Pengalaman Sambutan berkualitas tinggi dengan memberi tahu pengguna bahwa periferal mereka berhasil terhubung dan mengajak mereka untuk mengonfigurasi serta memanfaatkannya sebaik mungkin.
-
Akun terkelola tidak lagi disinkronkan sebagai akun sekunder di Android
Mulai ChromeOS versi 129, kami meningkatkan keamanan data untuk Android di ChromeOS. Akun perusahaan yang ditambahkan sebagai akun sekunder dalam sesi tidak akan lagi otomatis ditambahkan ke lingkungan Android di ChromeOS. Perubahan ini tidak memengaruhi akun konsumen, akun pendidikan, atau akun yang sebelumnya telah ditambahkan.
-
Perangkat Chromebook Plus mendapatkan Terjemahan Langsung yang akan memungkinkan pengguna menerjemahkan konten yang dapat diberi teks dari Teks Otomatis ke dalam bahasa pilihan mereka. Jika pengguna yang berbicara bahasa Inggris sedang berbincang dengan orang yang tidak menggunakan bahasa yang sama, selama Teks Otomatis didukung untuk bahasa orang yang diajak bicara, percakapan tersebut dapat diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Fitur ini juga berfungsi untuk video dan dapat digunakan di YouTube untuk Menerjemahkan Langsung video ke dalam bahasa Inggris.
-
Pengguna Chromebook kini dapat dengan mudah menyesuaikan kecerahan keyboard dan mengontrol sensor cahaya sekitar langsung dari aplikasi Setelan. Dengan fitur baru ini, Anda dapat menyetel kecerahan keyboard ke tingkat yang paling tepat dan mengaktifkan atau menonaktifkan sensor cahaya sekitar sesuai kebutuhan. Update ini mempermudah penggunaan perangkat dan membantu mengelola daya tahan baterai. Sementara itu, jika Chromebook mendukung RGB, halaman Setelan Keyboard akan memiliki link langsung ke opsi pemilihan warna RGB di Pusat Personalisasi.
-
Pintasan keyboard pada fitur Klik untuk Diucapkan
Pintasan keyboard Klik untuk Diucapkan (Penelusuran + s) kini berfungsi saat pertama kali ditekan. Anda tidak perlu lagi mengaktifkannya di Setelan terlebih dahulu. Dialog akan ditampilkan untuk mengonfirmasi apakah Anda ingin mengaktifkan Klik untuk Diucapkan saat pertama kali menekan pintasan keyboard.
-
PIN sebagai faktor autentikasi
Peluncuran ini memungkinkan PIN sebagai faktor autentikasi di semua platform autentikasi di ChromeOS.
-
Pemuatan ulang otomatis layar login
Mulai versi 129, ChromeOS mengoptimalkan dukungan login berbasis penyedia identitas pihak ketiga. Dalam skenario yang paling umum, administrator menampilkan login penyedia identitas pihak ketiga permanen di layar login. Ada banyak penyedia identitas yang waktu tunggunya habis setelah ritme tertentu, misalnya 15 menit, sehingga menyebabkan error bagi pengguna. Kebijakan DeviceAuthenticationFlowAutoReloadInterval yang baru memungkinkan refresh berulang penyedia identitas pihak ketiga di layar login, menghindari waktu tunggu habis, dan dengan demikian secara signifikan meningkatkan keandalan login penyedia identitas pihak ketiga.
-
Jenis file Workspace CSE kini didukung di Google Drive
Enkripsi sisi klien (CSE) adalah fitur Google Workspace dan Drive yang memungkinkan pelanggan serta pengguna mengenkripsi file dengan kunci yang disediakan pelanggan sehingga data dienkripsi dan tidak pernah disimpan di server kami dalam keadaan rentan bahaya. Peluncuran ini memberikan dukungan CSE dasar di aplikasi File di ChromeOS. Hal ini termasuk membuat file CSE terlihat, membuka file CSE di browser, dan menandai file CSE non-Google Workspace sebagai tidak didukung.
-
Kami meluncurkan update pada ikon baterai untuk memastikan bahwa status baterai tidak lagi menutupi level baterai. Sekarang Anda dapat dengan mudah melihat sisa baterai Anda.
Perubahan konsol Admin mendatang
- Pelaporan profil terkelola browser Chrome
Chrome Enterprise Core akan memperkenalkan pelaporan profil terkelola browser Chrome baru di konsol Admin. Fitur ini akan menyediakan daftar profil terkelola baru dan halaman detail. Di halaman tersebut, admin IT dapat melihat informasi pelaporan tentang profil terkelola, seperti detail profil, versi browser, kebijakan yang diterapkan, dan lain-lain.
- Mulai Chrome 130 di Android, Linux, macOS, Windows
- Perubahan default untuk kebijakan AI generatif
Mulai versi 130, kami akan mengubah setelan default untuk kebijakan AI generatif dari dinonaktifkan menjadi diizinkan, tanpa meningkatkan model AI. Jika Anda memiliki perangkat yang terdaftar di Chrome Enterprise Core, kebijakan ini akan otomatis diterapkan ke perangkat tersebut untuk mencegah pengiriman data untuk pelatihan model AI. Kebijakan yang sudah ada yang akan memiliki setelan default yang diperbarui adalah:
- CreateThemesSettings (hanya tersedia di Amerika Serikat untuk saat ini)
- DevToolsGenAiSettings (tersedia di sebagian besar negara)
- HelpMeWriteSettings (hanya tersedia di Amerika Serikat untuk saat ini)
- HistorySearchSettings (hanya tersedia di Amerika Serikat untuk saat ini)
- TabOrganizerSettings (hanya tersedia di Amerika Serikat untuk saat ini)
- TabCompareSettings (hanya tersedia di Amerika Serikat untuk saat ini)
- Kebijakan kontrol AI generatif
Mulai versi 130, Chrome Enterprise Core akan menyertakan kebijakan untuk mengontrol perilaku beberapa kebijakan AI generatif. Ini akan menjadi fitur yang praktis yang memungkinkan Admin mengontrol perilaku default serangkaian kebijakan di satu tempat, misalnya, nonaktif secara default. Kebijakan ini akan mengontrol kebijakan berikut:
- DevToolsGenAiSettings
- HelpMeWriteSettings
- HistorySearchSettings
- TabOrganizerSettings
- TabCompareSettings
- GenAIVcBackgroundSettings (diluncurkan di Chrome 130)
- GenAIWallpaperSettings (diluncurkan di Chrome 130)
- Dukungan untuk setelan tingkat pengguna di halaman Konfigurasi Kustom
Halaman Konfigurasi kustom baru-baru ini diluncurkan di Chrome 127 dan memungkinkan admin IT mengonfigurasi kebijakan Chrome yang belum ada di konsol Admin, dengan menggunakan skrip JSON. Mulai 1 Oktober, Konfigurasi kustom akan mendukung penerapan setelan di tingkat pengguna, selain dukungan tingkat mesin. Dengan kata lain, Anda akan dapat menerapkan kebijakan saat pengguna login ke Akun Google terkelola menggunakan halaman Konfigurasi kustom.
- Mulai 1 Oktober di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur untuk kebijakan pengguna
Untuk memulai, Anda dapat menemukan Konfigurasi kustom di konsol Admin, pada bagian Browser Chrome > Laporan — Anda memerlukan SKU Chrome Enterprise Core:
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Update browser Chrome mendatang
- Sangsi sertifikat Entrust
Sebagai respons terhadap kegagalan kepatuhan yang berkelanjutan, Chrome 127 mengubah cara autentikasi server TLS yang dipercaya secara publik, yaitu situs atau sertifikat yang diterbitkan oleh Entrust, akan dipercaya secara default. Hal ini berlaku untuk Chrome 127 dan yang lebih baru di Windows, macOS, ChromeOS, Android, dan Linux; kebijakan iOS tidak mengizinkan penggunaan Chrome Root Store di Chrome untuk iOS.
Secara khusus, sertifikat TLS yang memvalidasi sertifikat root CA Entrust yang disertakan dalam Chrome Root Store dan diterbitkan:
- setelah 31 Oktober 2024, tidak akan lagi dipercaya secara default.
- pada atau sebelum 31 Oktober 2024, tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini.
Jika pengguna atau perusahaan yang menggunakan Chrome secara eksplisit memercayai salah satu sertifikat Entrust yang terpengaruh di platform dan versi Chrome yang mengandalkan Chrome Root Store, misalnya, saat kepercayaan eksplisit disampaikan melalui Group Policy Object Windows, batasan Stempel Waktu Sertifikat Bertanda Tangan (SCT) yang dijelaskan di atas akan diganti dan sertifikat akan berfungsi seperti saat ini.
Untuk mendapatkan informasi dan referensi pengujian tambahan, lihat Mempertahankan Keamanan Sertifikat Digital - Sangsi Sertifikat Entrust.
Untuk mempelajari lebih lanjut Chrome Root Store, lihat FAQ ini.
- Chrome 127 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Semua versi Chrome 127 dan yang lebih baru yang mengandalkan Chrome Root Store akan memberlakukan tindakan pemblokiran. Namun, tindakan pemblokiran hanya akan dimulai untuk sertifikat yang diterbitkan setelah 31 Oktober 2024.
- Chrome 130 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Tindakan pemblokiran akan dimulai untuk sertifikat yang diterbitkan setelah 31 Oktober 2024. Hal ini juga akan memengaruhi Chrome 127, 128, dan 129.
- Gaya penggantian untuk elemen <meter>
Mulai Chrome 130, elemen <meter> HTML5 dengan `appearance: none` akan memiliki gaya penggantian wajar yang cocok dengan Safari dan Firefox, bukan hanya menghilang dari halaman. Selain itu, developer akan dapat menyesuaikan gaya elemen <meter>.
Kebijakan sementara MeterAppearanceNoneFallbackStyle akan tersedia hingga Chrome 133 untuk mengontrol fitur ini.
- Chrome 130 di Windows, macOS, Linux, Android
- Transpor kamus kompresi dengan Shared Brotli dan Shared Zstandard
Fitur ini menambahkan dukungan untuk menggunakan respons sebelumnya yang ditetapkan sebagai kamus eksternal untuk respons HTTP yang dikompresi Brotli atau Zstandard.
Perusahaan mungkin mengalami potensi masalah kompatibilitas dengan infrastruktur jaringan perusahaan. Kebijakan CompressionDictionaryTransportEnabled tersedia untuk menonaktifkan fitur transpor kamus kompresi.
- Chrome 130 di Windows, macOS, Linux, Android
- Penampung scroll yang dapat difokuskan keyboard
Meningkatkan aksesibilitas dengan membuat penampung scroll yang dapat difokuskan menggunakan navigasi fokus berurutan. Saat ini, tombol tab tidak memfokuskan scroller kecuali jika tabIndex ditetapkan secara eksplisit ke 0 atau lebih.
Dengan membuat scroller yang dapat difokuskan secara default, pengguna yang tidak dapat (atau tidak ingin) menggunakan mouse akan dapat memfokuskan konten yang terpotong menggunakan tombol tab dan panah pada keyboard. Perilaku ini hanya diaktifkan jika scroller tidak berisi turunan yang dapat difokuskan keyboard. Logika ini diperlukan agar tidak menyebabkan regresi untuk elemen yang dapat difokuskan yang sudah ada, yang mungkin ada dalam scroller seperti <textarea>.
- Chrome 130 di Windows, macOS, Linux, Android
- Mendukung URL skema non-khusus
Chrome 130 akan mendukung URL skema non-khusus, misalnya, git://example.com/path, dengan benar. Sebelumnya, parser URL Chromium tidak mendukung URL non-khusus. Parser ini mengurai URL non-khusus seolah-olah URL tersebut memiliki opaque path, yang tidak selaras dengan Standar URL. Sekarang, parser URL Chromium mengurai URL non-khusus dengan benar, mengikuti Standar URL. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat http://bit.ly/url-non-special.
- Chrome 130 di Windows, macOS, Linux, Android
- Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis
Mulai Chrome 131, pengguna lama yang mengaktifkan sinkronisasi Chrome akan menikmati versi login dan sinkronisasi yang lebih praktis serta terkonsolidasi di Chrome. Sinkronisasi Chrome tidak akan lagi ditampilkan sebagai fitur terpisah di setelan atau di tempat lain. Sebagai gantinya, pengguna dapat login ke Chrome untuk menggunakan serta menyimpan informasi seperti sandi, bookmark, dan lain-lain di Akun Google mereka, yang tunduk pada kebijakan Enterprise yang relevan.
Seperti sebelumnya, fungsionalitas ini, yang semula menjadi bagian dari sinkronisasi Chrome yang menyimpan dan mengakses data Chrome di Akun Google, dapat dikontrol oleh SyncTypesListDisabled. Login ke Chrome dapat dinonaktifkan melalui BrowserSignin seperti sebelumnya.
Perhatikan bahwa perubahan tersebut tidak memengaruhi kemampuan pengguna untuk login ke layanan Google di web (seperti Gmail) tanpa login ke Chrome, kemampuan mereka untuk tetap logout dari Chrome, atau kemampuan mereka untuk mengontrol informasi apa saja yang disinkronkan dengan Akun Google mereka.
- Chrome 131 di Android
- Integrasi telemetri ekstensi Chrome dengan Google SecOps
Kami akan mulai mengumpulkan data telemetri ekstensi Chronicle yang relevan dari dalam Chrome untuk profil dan perangkat terkelola, lalu mengirimkannya ke Google SecOps. Google SecOps akan menganalisis data tersebut untuk memberikan analisis dan konteks instan tentang aktivitas yang berisiko; data ini akan diperkaya lebih lanjut untuk memberikan konteks tambahan dan dapat ditelusuri selama setahun.
- Chrome 131 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, macOS, Windows
- Pengambilan Link pengguna di PWA
Link web akan otomatis mengarahkan pengguna ke aplikasi web yang terinstal. Agar lebih sesuai dengan ekspektasi pengguna seputar aplikasi web yang terinstal, Chrome akan mempermudah proses perpindahan antara browser dan aplikasi web yang terinstal. Saat pengguna mengklik link yang dapat ditangani oleh aplikasi web yang terinstal, Chrome akan menambahkan chip di kolom URL untuk menyarankan peralihan ke aplikasi tersebut. Jika pengguna mengklik chip tersebut, aplikasi akan langsung diluncurkan, atau petak aplikasi yang dapat mendukung link tersebut akan terbuka. Mengklik link akan selalu otomatis membuka aplikasi.
- Chrome 121 di Linux, macOS, Windows: Saat sebagian pengguna mengklik link, link tersebut akan selalu terbuka di PWA yang terinstal, sementara sebagian pengguna lain akan melihat link itu terbuka di tab baru dengan chip di kolom URL-nya. Mengklik chip akan meluncurkan aplikasi. Tersedia tanda untuk mengontrol fitur ini:
chrome://flags/#enable-user-link-capturing-pwa. - Chrome 131 di Linux, macOS, Windows: Meluncurkan fitur ini ke 100% versi Stabil, baik dengan setelan default aktif (selalu luncurkan aplikasi saat mengklik link) maupun nonaktif (selalu buka di tab, hanya luncurkan jika pengguna mengklik chip di kolom URL).
- Chrome 121 di Linux, macOS, Windows: Saat sebagian pengguna mengklik link, link tersebut akan selalu terbuka di PWA yang terinstal, sementara sebagian pengguna lain akan melihat link itu terbuka di tab baru dengan chip di kolom URL-nya. Mengklik chip akan meluncurkan aplikasi. Tersedia tanda untuk mengontrol fitur ini:
- Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome (3PCD)
Pada 22 Juli, kami mengumumkan jalur pengembangan baru untuk Privacy Sandbox di web. Daripada menghentikan penggunaan cookie pihak ketiga, kami akan memperkenalkan pengalaman baru di Chrome yang memungkinkan pengguna membuat pilihan tepat yang berlaku di seluruh penjelajahan web mereka, dan mereka dapat menyesuaikan pilihan tersebut kapan saja. Kami sedang mendiskusikan jalur baru ini dengan badan pengatur, dan akan melibatkan industri saat kami meluncurkannya.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat update Privacy Sandbox ini.
- Peringatan formulir tidak aman di iOS
Chrome 125 mulai memblokir pengiriman formulir dari halaman yang aman ke halaman yang tidak aman di iOS. Jika mendeteksi pengiriman formulir yang tidak aman, Chrome kini akan menampilkan peringatan yang meminta pengguna untuk mengonfirmasi pengiriman. Tujuannya adalah untuk mencegah kebocoran data formulir melalui teks biasa tanpa persetujuan eksplisit dari pengguna. Kebijakan InsecureFormsWarningsEnabled tersedia untuk mengontrol fitur ini, dan akan dihapus di Chrome 130.
- Chrome 125 di iOS: Peluncuran fitur
- Chrome 130 di iOS: Kebijakan InsecureFormsWarningsEnabled akan dihapus
- Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk perilaku situs lama yang sama
Di Chrome 79, kami memperkenalkan kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList untuk mengembalikan perilaku cookie SameSite ke perilaku lama pada domain yang ditentukan. Masa berlaku kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList telah diperpanjang dan akan dihapus pada versi yang tercantum di bawah.
- Chrome 132 di Android, ChromeOS, Linux, macOS, Windows: Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
- Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS
Mulai Chrome 124, Chrome mengaktifkan secara default mekanisme enkapsulasi kunci TLS aman pasca-kuantum baru X25519Kyber768 di semua platform desktop, berdasarkan standar NIST (ML-KEM). Update ini melindungi traffic jaringan dari Chrome dengan server yang juga mendukung ML-KEM dari dekripsi oleh komputer kuantum pada masa mendatang. Opsi ini diekspos sebagai cipher suite TLS baru. TLS akan otomatis menegosiasikan cipher yang didukung, sehingga perubahan ini harus bersifat transparan terhadap operator server. Cipher ini akan digunakan untuk koneksi TLS 1.3 maupun QUIC.
Namun, beberapa perangkat jaringan perusahaan seperti firewall dan proxy (middlebox TLS) mungkin tidak disiapkan untuk ukuran enkapsulasi kunci Kyber (ML-KEM), atau poin kode cipher ClientHello TLS baru, yang menyebabkan koneksi terputus atau macet. Hal ini dapat diatasi dengan memperbarui middlebox Anda, atau menonaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci melalui kebijakan Enterprise sementara, PostQuantumKeyAgreementEnabled, yang akan tersedia hingga setidaknya Chrome 141 pada tahun 2025. Namun, cipher aman pasca-kuantum jangka panjang akan diperlukan di TLS dan kebijakan Enterprise tersebut akan dihapus. Kriptografi pasca-kuantum diperlukan untuk CSNA 2.0.
Mulai Chrome 131, Chrome akan mengalihkan mekanisme enkapsulasi kunci dari versi draf Kyber, ke versi standar akhir ML-KEM. Penggunaan bentuk pertukaran kunci pasca-kuantum apa pun (Kyber atau ML-KEM) akan terus dikontrol oleh kebijakan PostQuantumKeyAgreementEnabled.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat postingan blog Chromium ini dan postingan blog Keamanan Google ini.
- Chrome 124 di Windows, macOS, Linux
- Chrome 131
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome akan langsung mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan Enterprise UiAutomationProviderEnabled, yang tersedia sejak Chrome 125, untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung di Chrome 136, dan akan dihapus di Chrome 137. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang disebabkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator Enterprise dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 137 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Peristiwa Jendela ChromeOS XDR
Di ChromeOS 130, peristiwa yang berfokus pada jendela akan tersedia sebagai bagian dari Deteksi dan Respons Ancaman yang Diperluas (XDR) di ChromeOS. Anda akan dapat memfokuskan jendela aktivitas perangkat di inventaris terkelola hanya dengan memperbarui peristiwa XDR di konsol Admin.
-
Latar belakang konferensi video dan wallpaper AI generatif
Mulai ChromeOS 130, kami berencana untuk memperkenalkan latar belakang rapat konferensi video dan wallpaper AI generatif beresolusi tinggi di ChromeOS. Dengan fitur ini, Anda dapat menunjukkan kreativitas dan mengubah Chromebook Anda menjadi kanvas untuk mengekspresikan diri. Pilih dari beragam koleksi template dan beri Chromebook Anda sentuhan pribadi, mood, atau minat unik Anda hanya dengan beberapa klik.
Dua kebijakan baru akan tersedia untuk mengontrol fitur ini, yakni GenAIVcBackgroundSettings dan GenAIWallpaperSettings.
Perubahan konsol Admin mendatang
- Pelaporan profil terkelola browser Chrome
Chrome Enterprise Core akan memperkenalkan pelaporan profil terkelola browser Chrome baru di konsol Admin. Fitur ini akan menyediakan daftar profil terkelola baru dan halaman detail. Di halaman tersebut, admin IT dapat melihat informasi pelaporan tentang profil terkelola, seperti detail profil, versi browser, kebijakan yang diterapkan, dan lain-lain.
- Mulai Chrome 130 di Android, Linux, macOS, Windows
- Perubahan default untuk kebijakan AI generatif
Mulai versi 130, kami akan mengubah setelan default untuk kebijakan AI generatif dari dinonaktifkan menjadi diizinkan, tanpa meningkatkan model AI. Jika Anda memiliki perangkat yang terdaftar di Chrome Enterprise Core, kebijakan ini akan otomatis diterapkan ke perangkat tersebut untuk mencegah pengiriman data untuk pelatihan model AI. Kebijakan yang sudah ada yang akan memiliki setelan default yang diperbarui adalah:
- CreateThemesSettings (hanya tersedia di Amerika Serikat untuk saat ini)
- DevToolsGenAiSettings (tersedia di sebagian besar negara)
- HelpMeWriteSettings (hanya tersedia di Amerika Serikat untuk saat ini)
- HistorySearchSettings (hanya tersedia di Amerika Serikat untuk saat ini)
- TabOrganizerSettings (hanya tersedia di Amerika Serikat untuk saat ini)
- TabCompareSettings (hanya tersedia di Amerika Serikat untuk saat ini)
- Kebijakan kontrol AI generatif
Mulai versi 130, Chrome Enterprise Core akan menyertakan kebijakan untuk mengontrol perilaku beberapa kebijakan AI generatif. Ini akan menjadi fitur yang praktis yang memungkinkan Admin mengontrol perilaku default serangkaian kebijakan di satu tempat, misalnya, nonaktif secara default. Kebijakan ini akan mengontrol kebijakan berikut:
- DevToolsGenAiSettings
- HelpMeWriteSettings
- HistorySearchSettings
- TabOrganizerSettings
- TabCompareSettings
- GenAIVcBackgroundSettings (diluncurkan di Chrome 130)
- GenAIWallpaperSettings (diluncurkan di Chrome 130)
- Dukungan untuk setelan tingkat pengguna di halaman Konfigurasi Kustom
Halaman Konfigurasi kustom baru-baru ini diluncurkan di Chrome 127 dan memungkinkan admin IT mengonfigurasi kebijakan Chrome yang belum ada di konsol Admin, dengan menggunakan skrip JSON. Mulai 1 Oktober, Konfigurasi kustom akan mendukung penerapan setelan di tingkat pengguna, selain dukungan tingkat mesin. Dengan kata lain, Anda akan dapat menerapkan kebijakan saat pengguna login ke Akun Google terkelola menggunakan halaman Konfigurasi kustom.
- Mulai 1 Oktober di Android, iOS, Linux, macOS, Windows: Peluncuran fitur untuk kebijakan pengguna
Untuk memulai, Anda dapat menemukan Konfigurasi kustom di konsol Admin, pada bagian Browser Chrome > Laporan — Anda memerlukan SKU Chrome Enterprise Core:
Chrome 128
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Update browser Chrome
- Menelusuri histori di Chrome dengan AI
Mulai Chrome 128, pengguna dapat menelusuri histori penjelajahan mereka berdasarkan konten halaman, bukan hanya judul dan URL halaman. Awalnya, fitur ini hanya tersedia dalam bahasa Inggris untuk pengguna di AS. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan HistorySearchSettings. Anda memiliki opsi berikut untuk organisasi Anda:
- 0 = Mengaktifkan fitur bagi pengguna, dan mengirim data yang relevan ke Google untuk membantu melatih atau meningkatkan kualitas model AI. Data yang relevan dapat mencakup perintah, input, output, dan materi sumber, bergantung pada fiturnya. Data ini dapat ditinjau oleh manusia dengan tujuan meningkatkan kualitas model AI.
- 1 = Mengaktifkan fitur bagi pengguna, tetapi tidak mengirim data ke Google untuk melatih atau meningkatkan kualitas model AI.
- 2 = Menonaktifkan fitur sepenuhnya
Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Menelusuri histori di Chrome dengan AI.
- Chrome 128 di Linux, Mac, Windows
- Penelusuran situs yang dapat dikonfigurasi oleh admin
Pintasan penelusuran situs adalah cara untuk menggunakan kolom URL (Omnibox) sebagai kotak penelusuran untuk situs tertentu tanpa harus membuka langsung URL situs, mirip dengan cara Anda menggunakan Omnibox untuk melakukan penelusuran Google yang luas di web. Anda kini dapat membuat pintasan situs bagi pengguna terkelola untuk membuka langsung situs perusahaan yang paling penting. Anda dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan SiteSearchSettings.
- Chrome 128 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Tersedia untuk pelanggan Chrome Browser Core yang mendaftar ke Penguji Tepercaya mulai Chrome 128, diikuti dengan peluncuran bertahap untuk semua pelanggan Chrome Browser Enterprise beberapa minggu kemudian
- Menangani sandi yang tidak dapat didekripsi di Pengelola Sandi
Pengguna terkadang mendapatkan sandi yang tidak dapat didekripsi di perangkat mereka, misalnya, jika mereka telah menggunakan software pihak ketiga untuk beralih ke perangkat baru. Kami meluncurkan kebijakan baru yang disebut DeletingUndecryptablePasswordsEnabled yang membantu menangani sandi tersebut. Jika diaktifkan, kebijakan ini akan menghapus sandi yang tidak dapat didekripsi dari perangkat pengguna, kecuali jika kebijakan UserDataDir ditentukan. Jika DeletingUndecryptablePasswordsEnabled dinonaktifkan, sandi yang tidak dapat didekripsi tidak akan dihapus, tetapi hal ini akan menyebabkan kerusakan pada fungsi Pengelola Sandi.
- Chrome 128 di iOS, Linux, Mac, Windows
- Tab tidak aktif
Di Chrome 128, kami kini menyembunyikan tab lama di bagian Tab Tidak Aktif baru pada pengalih tab di Chrome untuk Android. Pengguna Chrome dapat mengakses bagian Tab Tidak Aktif untuk melihat semua tab lama atau menutupnya menggunakan fungsi tab massal yang baru. Tab ini akan dihapus jika tidak aktif selama lebih dari 60 hari.
- Chrome 128 di Android: Diluncurkan untuk 1% pengguna
- Kebijakan PromotionsEnabled baru akan menggantikan PromotionalTabsEnabled
Di Chrome 128, notifikasi promosi baru tingkat OS ditampilkan kepada pengguna. Untuk menyertakan lebih banyak fitur promosi dalam satu kebijakan, kebijakan baru PromotionsEnabled telah dibuat untuk menggantikan PromotionsEnabled, yang tidak akan digunakan lagi di masa mendatang.
- Chrome 128 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: PromotionsEnabled akan mulai diluncurkan bersama Chrome 128. Tidak ada tanda.
- Pemeriksaan Keamanan Chrome yang telah diperbarui di Android
Chrome 128 memperkenalkan Pemeriksaan Keamanan proaktif baru yang secara rutin memeriksa browser untuk menemukan masalah terkait keamanan dan memberi tahu pengguna jika ada sesuatu yang membutuhkan perhatian mereka. Peluncuran ini juga memperkenalkan halaman Pemeriksaan Keamanan yang telah didesain ulang,
chrome://settings/safetyCheck, dengan informasi dan tindakan proaktif terkait keamanan Chrome yang disesuaikan untuk setiap pengguna dan dirancang untuk memudahkan pengguna agar tetap aman saat online. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Mengelola keselamatan dan keamanan Chrome.- Chrome 128 di Android
- Parser JSON Rust
Mulai Chrome 128, Chrome akan mengurai JSON menggunakan Rust, bukan C++. Hal ini akan menghilangkan risiko kerentanan keamanan memori di parser JSON, sehingga meningkatkan keamanan. Perubahan ini harus bersifat transparan terhadap pengguna. Terdapat resiko kecil bahwa beberapa JSON yang tidak valid, yang saat ini diterima Chrome, tidak lagi diterima meskipun parser Rust masih sangat longgar.
Jika Chrome tidak menerima JSON yang tidak valid, hal ini akan menyebabkan error 500 atau error tingkat aplikasi lainnya, bukan error fatal. Jika Chrome tidak lagi menerima beberapa JSON yang tidak valid, JSON tersebut harus diperbaiki.
- Chrome 128
- Grup Tab di iPad
Pengguna Chrome untuk iPad dapat membuat dan mengelola grup tab. Fitur ini memudahkan pengguna merapikan tab, mengatur tata letak, dan mengelola tugas dengan lebih efisien.
- Chrome 128 di iOS
- Update untuk CookiePartitionKey di cookie yang dipartisi
Chrome 128 menambahkan bit ancestor lintas situs ke kunci CookiePartitionKey di cookie yang dipartisi. Perubahan ini menggabungkan kunci partisi dengan nilai kunci partisi yang digunakan dalam partisi penyimpanan dan menambahkan perlindungan terhadap serangan clickjacking dengan mencegah frame sematan lintas situs agar tidak memiliki akses ke cookie yang dipartisi di situs tingkat teratas.
Jika mengalami kerusakan dengan iframe sematan, Enterprise dapat menggunakan kebijakan CookiesAllowedForUrls atau menggunakan cookie SameSite=None tanpa atribut Partisi, lalu memanggil Storage Access API (SAA) untuk memastikan iframe sematan memiliki akses ke cookie yang sama dengan domain level teratas.
- Chrome 128 di Windows, Mac, Linux
- Menghentikan penggunaan CHIPS dan meluncurkan kembali di WebView
WebViewClient mendukung metode
shouldInterceptRequest, yang memungkinkan developer mencegat aktivitas jaringan serta mengubah header HTTP, dll. API ini tidak memiliki akses ke header Cookie dan mengandalkan CookieManager API Android untuk membuat kueri cookie yang tersedia bagi URL permintaan tertentu. Namun, cookie yang dipartisi memiliki kunci ganda di situs tingkat atas dan situs URL yang menggunakan cookie tersebut.Saat ini, CookieManager API tidak menyediakan cara bagi developer untuk mengkueri cookie yang dipartisi dengan benar, dan hal ini akan menyebabkan ketidakcocokan antara apa yang ditampilkan Java API dan frame apa di WebView yang sebenarnya akan ada di header Cookie-nya. Setelah mendiskusikannya dengan tim WebView, kami yakin bahwa opsi yang akan meminimalkan potensi kerusakan aplikasi adalah menonaktifkan Cookie yang Memiliki Status Partisi Independen (CHIPS) di WebView hingga kami dapat mengirimkan dukungan untuk header Cookie ke
shouldInterceptRequest. Kami akan merilis perubahan padashouldInterceptRequestdi versi SDK target berikutnya (level API 36).Kami juga akan menghapus status alur kerja perusahaan yang menggunakan WebView untuk memuat konten web yang mengandalkan cookie yang dipartisi. Aplikasi WebView masih memiliki akses ke cookie pihak ketiga yang tidak dipartisi, dan cookie yang ditetapkan dengan atribut Partisi setelah perubahan akan dikembalikan ke perilaku lama pra-CHIPS hingga kami meluncurkan kembali fitur tersebut.
- Chrome 128 di Android
- Aplikasi Web Terisolasi (IWA)
Aplikasi Web Terisolasi (IWA) adalah ekstensi dari pekerjaan yang ada pada penginstalan PWA dan Web Packaging yang memberikan perlindungan lebih kuat terhadap penyusupan server dan gangguan lainnya, serta diperlukan bagi developer aplikasi yang membutuhkan keamanan tinggi.
IWA dikemas ke dalam Paket Web, ditandatangani oleh developer-nya, dan didistribusikan kepada pengguna akhir melalui satu atau beberapa potensi metode yang dideskripsikan dalam penjelasan project Chromium. Aplikasi ini tidak dihosting di server web aktif maupun diambil melalui HTTPS.
Dalam rilis awal ini, IWA hanya dapat diinstal menggunakan kebijakan baru, yaitu IsolatedWebAppInstallForceList, di perangkat ChromeOS yang dikelola perusahaan.
- Chrome 128 di ChromeOS
- Mengganti nama position-try-options menjadi position-try-fallbacks
Kelompok kerja CSS (CSSWG) memutuskan untuk mengganti nama properti ini, karena fallback menjelaskan dengan lebih akurat apa yang dikontrol oleh properti ini. Kata options kurang jelas karena gaya di luar blok `position-try` akan diuji terlebih dahulu, dan jika menghasilkan tata letak yang sesuai dengan blok penampung, maka tidak ada options yang akan digunakan. Jadi, fallback adalah kata yang lebih baik untuk menjelaskan perilaku ini. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat GitHub.
- Chrome 128 di Windows, Mac, Linux, Android
- Kartu Google Kalender di halaman Tab baru
Pengguna Enterprise kini dapat mengakses rapat mendatang langsung dari halaman Tab baru dengan kartu kalender baru. Pengalaman yang disederhanakan ini menghilangkan keharusan beralih tab atau menghabiskan waktu menelusuri rapat berikutnya, sehingga Anda dapat berfokus pada hal terpenting. Anda dapat mengontrol kartu di halaman Tab baru dengan kebijakan NTPCardsVisible.
- Chrome 128 di Linux, Mac, Windows
- Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi DataControlsRules Menetapkan daftar aturan Kontrol Data PromotionsEnabled Mengaktifkan tampilan konten promosi SiteSearchSettings Menyediakan daftar situs yang dapat ditelusuri pengguna dengan cepat menggunakan pintasan di kolom URL LensOverlaySettings Setelan untuk fitur Overlay Lens ExtensionDeveloperModeSettings Mengontrol ketersediaan mode developer di halaman ekstensi QRCodeGeneratorEnabled Mengaktifkan Generator Kode QR PrintingLPACSandboxEnabled Mengaktifkan Pencetakan LPAC Sandbox HistorySearchSettings Setelan untuk Penelusuran Histori yang didukung AI ChromeForTestingAllowed Mengizinkan Chrome for Testing ProvisionManagedClientCertificateForUser Mengaktifkan penyediaan sertifikat klien untuk profil atau pengguna terkelola StandardizedBrowserZoomEnabled Mengaktifkan Perilaku Zoom Browser Standar DeletingUndecryptablePasswordsEnabled Mengaktifkan penghapusan sandi yang tidak dapat didekripsi EnterpriseCustomLabel Menetapkan label perusahaan kustom
- Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi RemoteAccessHostTokenUrl URL tempat klien akses jarak jauh seharusnya memperoleh token autentikasi mereka RemoteAccessHostTokenValidationUrl URL untuk memvalidasi token autentikasi klien akses jarak jauh EnterpriseBadgingTemporarySetting Mengontrol visibilitas badge perusahaan RemoteAccessHostTokenValidationCertificateIssuer Sertifikat klien untuk terhubung ke RemoteAccessHostTokenValidationUrl EnforceLocalAnchorConstraintsEnabled Menentukan apakah pemverifikasi sertifikat bawaan akan menerapkan batasan yang dienkode ke trust anchor yang dimuat dari trust store platform. CertificateTransparencyEnforcementDisabledForLegacyCas Menonaktifkan penerapan Transparansi Sertifikat untuk daftar Certificate Authority Lama
Update ChromeOS
-
Di ChromeOS 128, Grup pengepasan memungkinkan Anda mengelompokkan jendela di ChromeOS. Grup pengepasan dibuat saat Anda menyandingkan dua jendela untuk membentuk layar terpisah. Anda dapat menyatukan kembali jendela, mengubah ukurannya secara bersamaan, atau memindahkan keduanya sebagai satu grup.
-
Mode pemroses data: Peluncuran di seluruh Uni Eropa
Fitur mode pemroses data baru dan persyaratan ChromeOS akan tersedia untuk seluruh Uni Eropa melalui konsol Google Admin. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Ringkasan mode pemroses data ChromeOS.
Sebagai administrator ChromeOS, Anda kini dapat mengaktifkan Mode pemroses data, yang mencakup serangkaian fitur dan layanan ChromeOS yang disebut sebagai Layanan Esensial.
-
Privasi di perangkat ChromeOS kini lebih mudah dikelola dengan menambahkan kemampuan untuk mengontrol akses geolokasi ke halaman Setelan > Privasi dan keamanan > Kontrol privasi. Pengguna kini dapat menetapkan akses geolokasi ke Diizinkan, Hanya diizinkan untuk layanan sistem, atau Nonaktif, bergantung pada preferensi mereka.
Kami mengizinkan pengguna memblokir semua aplikasi atau situs, atau akses seluruh sistem ke geolokasi, terlepas dari izin yang diberikan sebelumnya, dan memberi pengguna kontrol yang mudah digunakan untuk mengaktifkannya kembali kapan pun diperlukan.
Kami telah menambahkan kebijakan baru, GoogleLocationServicesEnabled. Kebijakan ini mengontrol ketersediaan geolokasi di perangkat dalam sesi pengguna. Tidak seperti kebijakan di bawah yang kini tidak digunakan lagi, kebijakan ini memengaruhi seluruh sistem, bukan hanya VM Android (Arc).
Pemberitahuan penghentian (6 bulan): ArcGoogleLocationServicesEnabled
Kebijakan ini tidak digunakan lagi dan diganti dengan kebijakan GoogleLocationServicesEnabled tambahan, karena mencakup seluruh sistem, bukan hanya Android VM (Arc). Selain itu, kami mengubah efek DefaultGeolocationSetting agar tidak lagi memengaruhi setelan geolokasi sistem.
-
Pengingat kontrol privasi ChromeOS di halaman setelan Aplikasi
Untuk menggunakan kamera dan mikrofon di ChromeOS, Anda harus mengaktifkan kontrol privasi dan izin aplikasi di dua tempat terpisah.
Kami memudahkan pengguna untuk mengetahui status kontrol privasi dan memberikan pengingat yang dapat ditindaklanjuti di halaman setelan Aplikasi ChromeOS agar pengguna dapat menikmati pengalaman yang lebih lancar. Untuk melihat halaman setelan Aplikasi ChromeOS, klik Setelan > Aplikasi > Kelola Aplikasi Anda, lalu pilih aplikasi yang diinginkan.
-
Menyimpan data penting gabungan dengan retensi satu tahun
Mulai ChromeOS 128 dan seterusnya, kami menyimpan data penting gabungan dengan retensi satu tahun guna melacak progres dengan lebih baik dari waktu ke waktu. Data penting mencakup metrik performa aplikasi Android, seperti rasio error, dan metrik ini akan membantu kami meningkatkan performa aplikasi Android di perangkat ChromeOS.
-
OCR di Aplikasi Kamera ChromeOS
Pengenalan Karakter Optik (OCR) memungkinkan ekstraksi teks dari gambar yang diambil di Aplikasi Kamera ChromeOS dengan mengintegrasikan layanan ekstraksi teks yang didukung ML. Selain mendukung 77 bahasa, ChromeOS 128 juga mendukung deteksi horizontal dan vertikal. Hal ini memungkinkan penyalinan dan penelusuran teks dari gambar, pembacaan teks dari gambar oleh pembaca layar, dan pembuatan PDF yang dapat ditelusuri dari gambar. Secara default, deteksi teks dalam mode Foto dinonaktifkan dan dapat diaktifkan dari Setelan > Deteksi teks dalam pratinjau.
-
Pembesar yang mengikuti ChromeVox
Pembesar yang mengikuti ChromeVox dirancang untuk orang tunanetra atau yang mengalami gangguan penglihatan. Saat Anda menggunakan ChromeVox untuk membacakan teks secara lisan, pembesar layar kini akan otomatis mengikuti kata-kata yang diucapkan, sehingga Anda selalu dapat mengikutinya. Untuk mencoba fitur ini, Anda dapat mengaktifkan Pembesar dan ChromeVox di setelan Anda. Perbesar ke tingkat zoom yang diinginkan menggunakan Ctrl + Alt + Tingkatkan kecerahan dan Ctrl + Alt + Kurangi kecerahan. Tersedia opsi di bagian setelan Pembesar untuk menyesuaikan perilaku ini.
-
Auto Gain Control yang aktif secara default
Auto Gain Control (AGC) memungkinkan aplikasi, seperti aplikasi panggilan video, untuk otomatis mengoptimalkan volume mikrofon guna mendapatkan kualitas audio terbaik. Saat AGC diaktifkan dan sedang digunakan, pesan akan muncul di panel setelan cepat untuk memberi tahu pengguna bahwa penggeser gain mikrofon sedang diganti. AGC diaktifkan secara default di ChromeOS 128. Jika ingin mengontrol volume mikrofon secara manual bahkan untuk aplikasi yang mendukung AGC, Anda dapat membuka Setelan > Perangkat > Audio dan membatalkan pilihan Izinkan aplikasi menyesuaikan volume mikrofon secara otomatis.
-
Untuk perangkat ChromeOS yang mendukung jaringan seluler, kini melihat, mengelola, dan menambahkan Nama Poin Akses (APN) jadi lebih mudah dilakukan. Kami juga telah meningkatkan penanganan dan pengiriman pesan kegagalan pendaftaran.
-
Notifikasi tersemat di ChromeOS
Notifikasi ChromeOS membantu memisahkan notifikasi tersemat dari notifikasi lain secara visual. ChromeOS 128 secara signifikan membedakan tampilan visual notifikasi tersemat dari notifikasi biasa untuk menekankan perbedaan yang signifikan - kami memberi tahu pengguna tentang proses yang sedang berlangsung, bukan peristiwa instan.
Update konsol Admin
-
Pemisahan profil Chrome - panduan deployment baru
Kami telah membuat panduan deployment mendetail untuk membantu Anda mengontrol pemisahan profil di organisasi: ProfileSeparationSettings, ProfileSeparationDataMigrationSettings, dan ProfileSeparationDomainExceptionList.
- Chrome 128 di Windows, Mac, Linux
-
Kontrol Data Chrome Enterprise: Papan Klip
Kontrol Data adalah aturan ringan di konsol Admin yang menetapkan kebijakan Chrome untuk mengontrol tindakan pengguna yang sensitif terhadap keamanan seperti lampiran file, download, tindakan salin dan tempel, serta pencetakan. Chrome memblokir atau memperingatkan pengguna saat tindakan ini terjadi dengan menerapkan aturan tersebut secara lokal.
Chrome 128 merilis bagian perlindungan papan klip dari Kontrol Data, yakni tindakan salin dan tempel. Perlindungan lainnya direncanakan akan tersedia dalam rilis mendatang.
Anda dapat mengontrol fitur ini dengan kebijakan DataControlsRules.
- Chrome 128 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Update browser Chrome mendatang
- Tab perbandingan produk
Mulai Chrome 129 (khusus AS), kami akan memperkenalkan Tab perbandingan produk, fitur baru yang menampilkan ringkasan yang dihasilkan AI terhadap produk dari beberapa tab, semuanya di satu tempat. Fitur ini akan dikontrol melalui kebijakan TabCompareSettings.
- Chrome 129 di Linux, Mac, Windows
- Tanda tangan kode ad-hoc untuk shim PWA di macOS
Tanda tangan kode untuk shim aplikasi yang sebelumnya dibuat saat menginstal Progressive Web App (PWA) di macOS, kini menggunakan tanda tangan kode ad-hoc yang dibuat saat aplikasi diinstal. Tanda tangan kode digunakan macOS sebagai bagian dari identitas aplikasi. Tanda tangan ad-hoc ini akan membuat setiap shim PWA memiliki identitas unik untuk macOS; sebelumnya setiap PWA diidentifikasi sebagai aplikasi yang sama di macOS.
Perubahan ini akan memperbaiki masalah yang muncul saat mencoba menyertakan beberapa PWA di panel preferensi Buka saat Login macOS, dan akan memungkinkan peningkatan mendatang dalam menangani notifikasi pengguna di dalam PWA pada macOS.
- Chrome 129 di Mac
- Menghapus data perangkat saat logout di iOS
Mulai Chrome 129, logout dari akun terkelola di browser yang tidak terkelola akan menghapus data penjelajahan yang disimpan di perangkat. Pengguna terkelola akan melihat dialog konfirmasi saat logout yang menjelaskan bahwa data akan dihapus. Data hanya akan dihapus dari waktu login, jika tidak, semua data akan dihapus; waktu login hanya diketahui jika pengguna login di Chrome 122 atau yang lebih baru.
Data yang akan dihapus mencakup:
- histori penjelajahan
- cookie dan data situs
- sandi
- setelan situs
- isi otomatis
- gambar dan file dalam cache
- Chrome 129 di iOS
- Gaya penggantian untuk elemen <meter> HTML5
Mulai Chrome 129, elemen <meter> HTML5 dengan `appearance: none` akan memiliki gaya penggantian wajar yang cocok dengan Safari dan Firefox, bukan hanya menghilang dari halaman. Selain itu, developer akan dapat menyesuaikan gaya elemen <meter>.
Kebijakan sementara MeterAppearanceNoneFallbackStyle akan tersedia hingga Chrome 133 untuk mengontrol fitur ini.
- Chrome 129 di Windows, Mac, Linux, Android
- Chrome tidak akan lagi mendukung macOS 10.15
Chrome tidak akan lagi mendukung macOS 10.15, yang sudah berada di luar periode dukungan dengan Apple. Pengguna harus mengupdate sistem operasi agar dapat terus menjalankan browser Chrome. Menjalankan sistem operasi yang didukung sangat penting untuk menjaga keamanan. Jika berjalan di macOS 10.15, Chrome akan terus menampilkan kolom info yang mengingatkan pengguna bahwa Chrome 129 tidak akan lagi mendukung macOS 10.15.
- Chrome 129 di Mac: Chrome tidak lagi mendukung macOS 10.15
- Menghentikan penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing
Pelaporan Lengkap Safe Browsing adalah fitur yang meningkatkan keamanan semua pengguna dengan mengumpulkan informasi telemetri dari pengguna yang berpartisipasi dan digunakan untuk perlindungan Google Safe Browsing. Data yang dikumpulkan mencakup URL halaman web yang dikunjungi, informasi sistem terbatas, dan beberapa konten halaman. Namun, fitur ini kini digantikan oleh mode Perlindungan yang ditingkatkan. Sebaiknya pengguna beralih ke Perlindungan yang ditingkatkan untuk terus memberikan keamanan bagi semua pengguna selain mengaktifkan keamanan terkuat yang tersedia di Chrome. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Tingkat perlindungan Safe Browsing.
- Chrome 129 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Penghentian penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing
- Pengelola Sertifikat di Windows dan MacOS
Mulai Chrome 129, ada layar setelan pengelolaan sertifikat baru yang dapat diakses dari setelan keamanan di Windows dan MacOS. Tindakan ini akan menggantikan link ke pengelola sertifikat Windows dan keychain MacOS, meskipun platform sistem operasi ini masih dapat diakses dari halaman setelan pengelolaan sertifikat.
Pengelola sertifikat menampilkan sertifikat yang dipercaya atau tidak dipercaya oleh Chrome, termasuk konten Chrome Root Store, dan sertifikat apa pun yang telah diimpor dari sistem operasi yang mendasarinya. Pengguna dapat mengakses halaman tersebut secara langsung dengan membuka
chrome://certificate-manager.Rilis mendatang akan memperkenalkan pengelolaan sertifikat pengguna dan perusahaan yang ditambahkan langsung ke Chrome.
- Chrome 129 di Mac, Windows
- Opsi baru di kebijakan HttpsOnlyMode
Ask Before HTTP (ABH), yang sebelumnya bernama Mode Khusus HTTPS, adalah setelan yang memberi tahu Chrome untuk meminta izin pengguna sebelum mengirim konten HTTP yang tidak aman melalui jaringan. Kebijakan HttpsOnlyMode memungkinkan ABH diaktifkan atau dinonaktifkan secara paksa.
Di Chrome 129, kami menambahkan varian ABH tengah baru yang disebut mode seimbang. Varian ini bertujuan untuk mengurangi ketidaknyamanan pengguna dengan berfungsi seperti ABH (ketat) pada sebagian besar waktu, tetapi tidak bertanya saat Chrome mengetahui bahwa koneksi HTTPS tidak memungkinkan, seperti saat terhubung ke nama host berlabel tunggal seperti internal/.
Kami menambahkan opsi kebijakan force_balanced_enabled untuk mengaktifkan paksa varian baru ini. Menetapkan force_balanced_enabled di browser sebelum Chrome 129 akan menghasilkan perilaku default, yang tidak menerapkan pembatasan perusahaan pada setelan ABH.
Untuk menghindari dampak yang tidak terduga, jika sebelumnya Anda telah menetapkan force_enabled, sebaiknya jangan tetapkan force_balanced_enabled hingga seluruh perangkat Anda diupgrade ke Chrome 129 atau yang lebih baru. Jika tidak bermigrasi dari force_enabled ke force_balanced_enabled, Anda tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini.
- Chrome 129 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows, Fuchsia
- Menyinkronkan Grup Tab
Grup tab di iOS kini akan disimpan. Menutup grup tab tidak akan menghapusnya lagi. Untuk pengguna yang menyinkronkan tab mereka di seluruh perangkat, grup juga akan disinkronkan.
- Chrome 129 di iOS
- Mengupdate Layanan Google Play untuk memperbaiki masalah terkait sandi di perangkat
Pengguna dengan Layanan Google Play versi lama akan mengalami pengurangan fungsi pada sandi di perangkat mereka, dan Pengelola Sandi mungkin akan segera berhenti berfungsi. Pengguna ini harus mengupdate Layanan Play, atau akan dipandu melalui metode pemecahan masalah lain, bergantung pada kondisi mereka. Hal ini adalah bagian dari migrasi berkelanjutan yang hanya memengaruhi pengguna Android dari Pengelola Sandi.
- Chrome 129 di Android
- Penghentian penggunaan serialisasi shadow DOM deklaratif non-standar
Implementasi prototipe, yang diluncurkan pada tahun 2020, lalu diperbarui pada tahun 2023, berisi metode bernama `
getInnerHTML()` yang dapat digunakan untuk melakukan serialisasi hierarki DOM yang berisi root shadow. Bagian prototipe tersebut tidak distandardisasi dengan bagian lain dari shadow DOM deklaratif, dan baru-baru ini mencapai konsensus spesifikasi (untuk mengetahui detailnya, lihat GitHub). Sebagai bagian dari konsensus tersebut, bentukgetInnerHTMLAPI telah berubah.Fitur ini mewakili penghentian penggunaan metode `
getInnerHTML()` yang diluncurkan sebelumnya. Penggantinya disebut `getHTML()`, yang diluncurkan di Chrome 125. Untuk mengetahui detailnya, lihat deskripsi fitur ChromeStatus ini.- Chrome 129 di Windows, Mac, Linux, Android
- Menghentikan penggunaan argumen includeShadowRoots di DOMParser
Argumen
includeShadowRootsadalah argumen yang sebelumnya tidak pernah distandardisasi bagi fungsiDOMParser.parseFromString(), yang ditujukan untuk memungkinkan penguraian imperatif konten HTML yang berisi shadow DOM deklaratif. Argumen ini diluncurkan di Chrome 90 sebagai bagian dari peluncuran awal shadow DOM deklaratif. Sejak diskusi standardisasi mengemuka kembali pada tahun 2023, API DSD berubah bentuk, termasuk fitur untuk penguraian imperatif ini. Untuk membaca selengkapnya, lihat detail konteks mengenai standar terkait. Informasi juga tersedia tentang penghentian terkait serialisasi shadow DOM dan atribut shadow root.
Sekarang, dengan diluncurkannya versi standar API ini dalam bentuk setHTMLUnsafe() dan parseHTMLUnsafe() di Chrome 124, argumenincludeShadowRootsnon-standar tidak boleh digunakan lagi dan harus dihapus. Semua penggunaan harus diubah:
Jangan gunakan:
(new DOMParser()).parseFromString(html,'text/html',{includeShadowRoots: true});
Gunakan kode ini sebagai gantinya:
document.parseHTMLUnsafe(html);- Chrome 129 di Linux, Mac, Windows, Android
- Mengganti nama inset-area menjadi position-area
Kelompok kerja CSS (CSSWG) memutuskan untuk mengganti nama properti ini dari `
inset-area` ke `position-area`. Lihat diskusi CSSWG di GitHub.Chrome telah memutuskan untuk merilis solusi interoperabilitas, dengan mendukung kedua nama properti. Kami akan mengirimkan nama properti baru, `
position-area`, sebagai sinonim untuk `inset-area` terlebih dahulu. Kemudian, setelah jangka waktu yang sesuai, kami akan menghapus `inset-area`. Penghapusan terakhir akan dilakukan berdasarkan Intent terpisah.- Chrome 129 di Windows, Mac, Linux, Android
- Sangsi sertifikat Entrust
Sebagai respons terhadap kegagalan kepatuhan yang berkelanjutan, Chrome 127 mengubah cara autentikasi server TLS yang dipercaya secara publik, yaitu situs atau sertifikat yang diterbitkan oleh Entrust, akan dipercaya secara default. Hal ini berlaku untuk Chrome 127 dan yang lebih baru di Windows, macOS, ChromeOS, Android, dan Linux; kebijakan iOS tidak mengizinkan penggunaan Chrome Root Store di Chrome untuk iOS.
Secara khusus, sertifikat TLS yang memvalidasi sertifikat root CA Entrust yang disertakan dalam Chrome Root Store dan diterbitkan:
- setelah 31 Oktober 2024, tidak akan lagi dipercaya secara default.
- pada atau sebelum 31 Oktober 2024, tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini.
Jika pengguna atau perusahaan yang menggunakan Chrome secara eksplisit memercayai salah satu sertifikat Entrust yang terpengaruh di platform dan versi Chrome yang mengandalkan Chrome Root Store, misalnya, saat kepercayaan eksplisit disampaikan melalui Group Policy Object Windows, batasan Stempel Waktu Sertifikat Bertanda Tangan (SCT) yang dijelaskan di atas akan diganti dan sertifikat akan berfungsi seperti saat ini.
Untuk mendapatkan informasi dan referensi pengujian tambahan, lihat Mempertahankan Keamanan Sertifikat Digital - Sangsi Sertifikat Entrust.
Untuk mempelajari lebih lanjut Chrome Root Store, lihat FAQ ini.
- Chrome 127 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Semua versi Chrome 127 dan yang lebih baru yang mengandalkan Chrome Root Store akan memberlakukan tindakan pemblokiran. Namun, tindakan pemblokiran hanya akan dimulai untuk sertifikat yang diterbitkan setelah 31 Oktober 2024.
- Chrome 130 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Tindakan pemblokiran akan dimulai untuk sertifikat yang diterbitkan setelah 31 Oktober 2024. Hal ini juga akan memengaruhi Chrome 127, 128, dan 129.
- Mendukung URL skema non-khusus
Chrome 130 akan mendukung URL skema non-khusus dengan benar. Sebelumnya, parser URL Chromium tidak mendukung URL non-khusus. Parser ini mengurai URL non-khusus seolah-olah memiliki “opaque path”, yang tidak selaras dengan Standar URL. Sekarang, parser URL Chromium mengurai URL non-khusus dengan benar, mengikuti Standar URL. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Mendukung URL Skema Non-Khusus.
- Chrome 130 di Windows, Mac, Linux, Android
- Layanan Jaringan di Windows akan di-sandbox
Untuk meningkatkan keamanan dan keandalan, layanan jaringan, yang sudah berjalan dalam prosesnya sendiri, akan di-sandbox di Windows. Sebagai bagian dari langkah ini, kode pihak ketiga yang saat ini dapat memodifikasi layanan jaringan mungkin akan dicegah melakukan modifikasi lagi. Pencegahan ini dapat menyebabkan masalah interoperabilitas dengan software yang memasukkan kode ke dalam ruang proses Chrome, seperti software Pencegahan Kebocoran Data. Kebijakan NetworkServiceSandboxEnabled memungkinkan Anda menonaktifkan sandbox jika inkompatibilitas ditemukan. Anda dapat menguji sandbox di lingkungan Anda dengan mengikuti petunjuk ini. Anda dapat menggunakan pelacak bug Chromium untuk melaporkan masalah apa pun yang Anda alami.
- Chrome 130 di Windows: Layanan Jaringan akan ditangani dengan sandbox di Windows.
- Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome (3PCD)
Pada 22 Juli, kami mengumumkan jalur pengembangan baru untuk Privacy Sandbox di web. Daripada menghentikan penggunaan cookie pihak ketiga, kami akan memperkenalkan pengalaman baru di Chrome yang memungkinkan pengguna membuat pilihan tepat yang berlaku di seluruh penjelajahan web mereka, dan mereka dapat menyesuaikan pilihan tersebut kapan saja. Kami sedang mendiskusikan jalur baru ini dengan badan pengatur, dan akan melibatkan industri saat kami meluncurkannya.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat update Privacy Sandbox ini.
- Pengambilan Link pengguna di PWA
Link web akan otomatis mengarahkan pengguna ke aplikasi web yang terinstal. Agar lebih sesuai dengan ekspektasi pengguna seputar aplikasi web yang terinstal, Chrome akan mempermudah proses perpindahan antara browser dan aplikasi web yang terinstal. Saat pengguna mengklik link yang dapat ditangani oleh aplikasi web yang terinstal, Chrome akan menambahkan chip di kolom URL untuk menyarankan peralihan ke aplikasi tersebut. Jika pengguna mengklik chip tersebut, aplikasi akan langsung diluncurkan, atau petak aplikasi yang dapat mendukung link tersebut akan terbuka. Bagi beberapa pengguna, mengklik link akan selalu otomatis membuka aplikasi.
- Chrome 121 di Linux, Mac, Windows: Saat sebagian pengguna mengklik link, link tersebut akan selalu terbuka di PWA yang terinstal, sementara sebagian pengguna lain akan melihat link itu terbuka di tab baru dengan chip di kolom URL-nya. Mengklik chip akan meluncurkan aplikasi. Tersedia tanda untuk mengontrol fitur ini: chrome://flags/#enable-user-link-capturing-pwa.
- Chrome 130 di Linux, Mac, Windows: Meluncurkan fitur ini ke 100% versi Stabil, baik dengan setelan default aktif (selalu luncurkan aplikasi saat mengklik link) maupun nonaktif (selalu buka di tab, hanya luncurkan jika pengguna mengklik chip di kolom URL).
- Pemeriksaan akses jaringan pribadi untuk permintaan navigasi: mode peringatan saja
Sebelum situs A membuka situs B di jaringan pribadi pengguna, fitur ini melakukan tindakan berikut:
1. Memeriksa apakah permintaan dimulai dari konteks yang aman.
2. Mengirim permintaan preflight, dan memeriksa apakah situs B merespons dengan header yang mengizinkan akses jaringan pribadi.
Sudah ada fitur untuk subresource dan worker, tetapi fitur ini khusus untuk permintaan navigasi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melindungi jaringan pribadi pengguna.
Karena fitur ini dalam mode peringatan saja, kami tidak akan menggagalkan permintaan jika ada pemeriksaan yang gagal. Sebagai gantinya, peringatan akan ditampilkan di konsol DevTools untuk membantu developer bersiap menghadapi penerapan mendatang.
- Chrome 130 di Windows, Mac, Linux, Android
- Peringatan formulir tidak aman di iOS
Chrome 125 mulai memblokir pengiriman formulir dari halaman yang aman ke halaman yang tidak aman di iOS. Jika mendeteksi pengiriman formulir yang tidak aman, Chrome kini akan menampilkan peringatan yang meminta pengguna untuk mengonfirmasi pengiriman. Tujuannya adalah untuk mencegah kebocoran data formulir melalui teks biasa tanpa persetujuan eksplisit dari pengguna. Kebijakan InsecureFormsWarningsEnabled tersedia untuk mengontrol fitur ini, dan akan dihapus di Chrome 130.
- Chrome 125 di iOS: Peluncuran fitur
- Chrome 130 di iOS: Kebijakan InsecureFormsWarningsEnabled akan dihapus
- Integrasi telemetri ekstensi Chrome dengan Chronicle
Mulai Chrome 131, kami akan mulai mengumpulkan data telemetri ekstensi yang relevan dari dalam Chrome untuk profil dan perangkat terkelola, lalu mengirimkannya ke Chronicle. Chronicle akan menganalisis data tersebut untuk memberikan analisis dan konteks instan tentang aktivitas yang berisiko.
- Chrome 131 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows
- Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk perilaku situs lama yang sama
Di Chrome 79, kami memperkenalkan kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList untuk mengembalikan perilaku cookie SameSite ke perilaku lama pada domain yang ditentukan. Masa berlaku kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList telah diperpanjang dan akan dihapus pada versi yang tercantum di bawah.
- Chrome 132 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
- Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS
Mulai Chrome 124, Chrome mengaktifkan secara default mekanisme enkapsulasi kunci TLS aman pasca-kuantum baru X25519Kyber768 di semua platform desktop, berdasarkan standar NIST (ML-KEM). Update ini melindungi traffic jaringan dari Chrome dengan server yang juga mendukung ML-KEM dari dekripsi oleh komputer kuantum pada masa mendatang. Opsi ini diekspos sebagai cipher suite TLS baru. TLS akan otomatis menegosiasikan cipher yang didukung, sehingga perubahan ini harus bersifat transparan terhadap operator server. Cipher ini akan digunakan untuk koneksi TLS 1.3 maupun QUIC.
Namun, beberapa middlebox TLS mungkin tidak disiapkan untuk ukuran enkapsulasi kunci Kyber (ML-KEM), atau poin kode cipher ClientHello TLS baru, yang menyebabkan koneksi terputus atau macet. Hal ini dapat diatasi dengan memperbarui middlebox Anda, atau menonaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci melalui kebijakan sementara Enterprise PostQuantumKeyAgreementEnabled, yang akan tersedia hingga akhir tahun 2024. Namun, cipher aman pasca-kuantum jangka panjang akan diperlukan di TLS dan kebijakan Enterprise tersebut akan dihapus. Kriptografi pasca-kuantum diperlukan untuk CSNA 2.0.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat postingan blog Chromium ini.
- Chrome 124 di Windows, Mac, Linux
- Chrome 135 di Android
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome akan langsung mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan Enterprise UiAutomationProviderEnabled, yang tersedia mulai Chrome 125, untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung di Chrome 136, dan akan dihapus di Chrome 137. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang disebabkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator Enterprise dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 137 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Pembaruan pada pintasan keyboard untuk fitur Klik untuk Diucapkan
Di Chromebook, pintasan keyboard Klik untuk Diucapkan (Penelusuran + s) kini berfungsi saat pertama kali ditekan. Mulai ChromeOS 129, Anda tidak perlu lagi mengaktifkannya terlebih dahulu di Setelan > Aksesibilitas > Text-to-Speech > Klik untuk Diucapkan. Dialog yang mengonfirmasi apakah Anda ingin mengaktifkan Klik untuk Diucapkan saat pertama kali menekan pintasan keyboard akan muncul.
-
Chrome Enterprise Premium untuk transfer file pada Sesi Tamu Terkelola
Mulai ChromeOS 129, organisasi akan dapat memperluas perlindungan berbasis konten dan konteks serta pemindaian canggih Chrome Enterprise Premium ke file lokal di ChromeOS pada Sesi Tamu Terkelola.
Misalnya, file hilang yang berisi nomor Jaminan Sosial akan langsung diblokir saat pengguna mencoba menyalinnya ke drive eksternal, sehingga melindungi informasi rahasia ini.
-
Peristiwa Jendela ChromeOS XDR
Di ChromeOS 130, peristiwa yang berfokus pada jendela akan tersedia sebagai bagian dari Deteksi dan Respons Ancaman yang Diperluas (XDR) di ChromeOS. Anda akan dapat memfokuskan jendela aktivitas perangkat di inventaris terkelola hanya dengan memperbarui peristiwa XDR di konsol Admin.
-
Latar belakang konferensi video dan wallpaper AI generatif
Mulai ChromeOS 130, kami berencana untuk memperkenalkan latar belakang rapat konferensi video dan wallpaper AI generatif beresolusi tinggi di ChromeOS. Dengan fitur ini, Anda dapat menunjukkan kreativitas dan mengubah Chromebook Anda menjadi kanvas untuk mengekspresikan diri. Pilih dari beragam koleksi template dan beri Chromebook Anda sentuhan pribadi, mood, atau minat unik Anda hanya dengan beberapa klik.
Dua kebijakan baru akan tersedia untuk mengontrol fitur ini, yakni GenAIVcBackgroundSettings dan GenAIWallpaperSettings.
Perubahan konsol Admin mendatang
- Pelaporan profil terkelola browser Chrome
Chrome Enterprise Core akan memperkenalkan pelaporan profil terkelola browser Chrome baru di konsol Admin. Fitur ini akan menyediakan daftar profil terkelola baru dan halaman detail. Di halaman tersebut, admin IT dapat melihat informasi pelaporan tentang profil terkelola, seperti detail profil, versi browser, kebijakan yang diterapkan, dan lain-lain.
- Chrome 130 di Android, Linux, Mac, Windows
- Widget konsol Admin untuk kontrol data
Widget setelan baru di konsol Admin memungkinkan pengguna mengonfigurasi kebijakan kontrol data untuk URL tertentu.
- Chrome 128 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows
- Perubahan default untuk kebijakan AI generatif
Mulai versi 130, kami akan mengubah setelan default untuk kebijakan AI generatif dari dinonaktifkan menjadi diizinkan, tanpa meningkatkan model AI. Hal ini tidak memengaruhi pembatasan usia untuk akses ke fitur AI generatif yang relevan. Kebijakan yang sudah ada yang akan memiliki setelan default yang diperbarui adalah:
Chrome 127
| Update browser Chrome | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Enkripsi terikat aplikasi untuk cookie | ✓ | ||
| Pemisahan Profil Chrome - peningkatan kebijakan | ✓ | ||
| Promo Safe Browsing yang Disempurnakan di iOS | ✓ | ||
| Sangsi sertifikat Entrust | ✓ | ||
| Menghasilkan insight untuk peringatan dan error Konsol DevTools | ✓ | ||
| Mode Khusus HTTPS dalam mode Samaran | ✓ | ||
| Memigrasikan ekstensi ke Manifes V3 sebelum Juni 2025 | ✓ | ✓ | ✓ |
| Kebijakan untuk mengonfigurasi ACG untuk proses browser | ✓ | ||
| Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis di Android | ✓ | ||
| Telemetri Safe Browsing tambahan tentang halaman | ✓ | ||
| Pengalaman pengelolaan sandi yang terbaru di Android | ✓ | ✓ | |
| Penambahan watermark | ✓ | ||
| Setelan konten layar penuh otomatis | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan peristiwa mutasi | ✓ | ||
| Penampung scroll yang dapat difokuskan keyboard | ✓ | ||
| Dukungan untuk kondisi not di Service Worker Static Routing API | ✓ | ||
| Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome | ✓ | ||
| Kebijakan yang dihapus di browser Chrome | ✓ | ||
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Chrome Enterprise Premium untuk transfer file di ChromeOS | ✓ | ||
| Konferensi video ChromeOS: Status DLC untuk fitur | ✓ | ||
| Telepon Bluetooth audio | ✓ | ||
| OCR on Backlight | ✓ | ||
| Petunjuk update firmware | ✓ | ||
| Baca Lisan dalam Mode Baca | ✓ | ||
| Glanceables di Classroom | ✓ | ||
| Penghapusan dan pengurutan ulang halaman PDF | ✓ | ||
| Update konsol Admin | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Mengonfigurasi Setelan pengguna & browser ChromeOS dengan grup Google | ✓ | ||
| Menambahkan browser terkelola ke grup untuk pengelolaan kebijakan berbasis grup | ✓ | ||
| Filter untuk setelan populer dan yang baru ditambahkan dengan tag kebijakan | ✓ | ||
| Daftar dan detail perangkat ChromeOS yang diubah | ✓ | ||
| Perubahan browser Chrome mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Aplikasi Web Terisolasi (IWA) | ✓ | ||
| Parser JSON Rust | ✓ | ||
| Menghapus data perangkat saat logout di iOS | ✓ | ||
| Tag atribusi untuk mesin telusur | ✓ | ||
| Grup Tab di iPad | ✓ | ||
| Bit rantai ancestor lintas situs untuk CookiePartitionKey di cookie yang dipartisi | ✓ | ||
| Mengganti nama position-try-options menjadi position-try-fallbacks | ✓ | ||
| Tanda tangan kode ad-hoc untuk shim PWA di macOS | ✓ | ||
| Chrome tidak akan lagi mendukung macOS 10.15 | ✓ | ✓ | |
| Menghentikan penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing | ✓ | ||
| Penghentian penggunaan serialisasi shadow DOM deklaratif non-standar | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan argumen includeShadowRoots di DOMParser | ✓ | ||
| Layanan Jaringan di Windows akan ditangani dengan sandbox | ✓ | ||
| Akses cookie pihak ketiga di Chrome | ✓ | ||
| Pengambilan Link Pengguna di PWA | ✓ | ✓ | |
| Pemeriksaan akses jaringan pribadi untuk permintaan navigasi: mode peringatan saja | ✓ | ||
| Peringatan formulir tidak aman di iOS | ✓ | ||
| Menghapus kebijakan yang digunakan untuk perilaku lama situs yang sama | ✓ | ||
| Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS | ✓ | ||
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Grup Pengepasan | ✓ | ||
| Mode pemroses data: Peluncuran di seluruh Uni Eropa | ✓ | ||
| Hub Privasi: Geolokasi | ✓ | ||
| Perubahan konsol Admin mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Pelaporan profil terkelola browser Chrome | ✓ | ||
| Widget konsol Admin untuk kontrol data | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Update browser Chrome
- Enkripsi terikat aplikasi untuk cookie
Untuk meningkatkan keamanan cookie di Windows, kunci enkripsi yang digunakan untuk enkripsi cookie akan diamankan lebih lanjut dengan mengikatnya ke identitas aplikasi Chrome. Hal ini dapat membantu memberikan perlindungan terhadap malware yang berjalan menggunakan hak istimewa yang sama dengan Chrome yang mungkin berupaya mencuri cookie dari sistem. Tindakan ini tidak memberikan perlindungan terhadap penyerang yang dapat meningkatkan hak istimewa atau menyusupi proses Chrome.
Enkripsi Terikat Aplikasi mengikat kunci enkripsi dengan kuat ke komputer lokal, jadi pelanggan yang menggunakan Chrome dengan profil roaming sebaiknya mempertimbangkan untuk menonaktifkan fitur keamanan ini. Jika tidak, cookie tidak akan dapat ditransfer antar-workstation.
Kebijakan Enterprise, ApplicationBoundEncryptionEnabled, tersedia untuk menonaktifkan enkripsi terikat aplikasi.
- Chrome 127 di Windows
- Pemisahan Profil Chrome - peningkatan kebijakan
Profil Chrome menawarkan cara yang mudah digunakan untuk memisahkan data penjelajahan pribadi dan kerja, sehingga menyederhanakan pengalaman, mencegah pelanggaran data, serta memastikan privasi dan kepatuhan. Kami telah membuat tiga kebijakan intuitif untuk membantu Anda mengontrol pemisahan profil di organisasi: ProfileSeparationSettings, ProfileSeparationDataMigrationSettings, dan ProfileSeparationDomainExceptionList. Kebijakan ini menggantikan ManagedAccountsSigninRestriction dan EnterpriseProfileCreationKeepBrowsingData.
- Chrome 127 di Windows, Mac, Linux
- Promo Safe Browsing yang Disempurnakan di iOS
Di Chrome 127, pengguna yang belum mengaktifkan Safe Browsing yang Disempurnakan akan melihat kolom info yang mempromosikan Safe Browsing yang Disempurnakan di halaman peringatan Safe Browsing. Kami juga menampilkan promosi untuk Safe Browsing yang Disempurnakan di halaman setelan Chrome bagi pengguna yang belum mengaktifkannya. Promo ini tidak ditampilkan kepada pengguna jika kebijakan Enterprise SafeBrowsingProtectionLevel memiliki nilai yang ditetapkan.
- Chrome 127 di iOS
- Sangsi sertifikat Entrust
Sebagai respons terhadap kegagalan kepatuhan yang berkelanjutan, Chrome 127 mengubah cara autentikasi server TLS yang dipercaya secara publik, yaitu situs atau sertifikat yang diterbitkan oleh Entrust, akan dipercaya secara default. Hal ini berlaku untuk Chrome 127 dan yang lebih baru di Windows, macOS, ChromeOS, Android, dan Linux; kebijakan iOS tidak mengizinkan penggunaan Chrome Root Store di Chrome untuk iOS.
Secara khusus, sertifikat TLS yang memvalidasi sertifikat root CA Entrust yang disertakan dalam Chrome Root Store dan diterbitkan:
- Setelah 31 Oktober 2024, tidak akan lagi dipercaya secara default.
- pada atau sebelum 31 Oktober 2024, tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini.
Jika pengguna atau perusahaan yang menggunakan Chrome secara eksplisit memercayai salah satu sertifikat Entrust yang terpengaruh di platform dan versi Chrome yang mengandalkan Chrome Root Store, misalnya, saat kepercayaan eksplisit disampaikan melalui Group Policy Object Windows, batasan Stempel Waktu Sertifikat Bertanda Tangan (SCT) yang dijelaskan di atas akan diganti dan sertifikat akan berfungsi seperti saat ini.
Untuk mendapatkan informasi dan referensi pengujian tambahan, lihat Mempertahankan Keamanan Sertifikat Digital - Sangsi Sertifikat Entrust.
Untuk mempelajari Chrome Root Store lebih lanjut, lihat FAQ ini.
- Chrome 127 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Semua versi Chrome 127 dan yang lebih baru yang mengandalkan Chrome Root Store akan memberlakukan tindakan pemblokiran. Namun, tindakan pemblokiran hanya akan dimulai untuk sertifikat yang diterbitkan setelah 31 Oktober 2024.
- Chrome 130 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Tindakan pemblokiran akan dimulai untuk sertifikat yang diterbitkan setelah 31 Oktober 2024. Hal ini juga akan memengaruhi Chrome 127, 128, dan 129.
- Menghasilkan insight untuk peringatan dan error Konsol DevTools
Di Chrome 127, fitur AI Generatif (GenAI) ini tersedia untuk pengguna terkelola Chrome Enterprise dan Education di wilayah yang didukung: Menghasilkan insight untuk peringatan dan error Konsol Chrome DevTools. Insight ini memberikan deskripsi yang dipersonalisasi dan saran perbaikan untuk error dan peringatan yang dipilih. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan DevToolsGenAiSettings.
- Chrome 125 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Fitur tersedia untuk pengguna yang tidak dikelola di seluruh dunia, kecuali Eropa, Rusia, dan China.
- Chrome 127 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Fitur tersedia untuk pengguna terkelola Chrome Enterprise dan Chrome Education di wilayah yang didukung.
- Mode Khusus HTTPS dalam mode Samaran
Mulai Chrome 127, sebagai bagian dari upaya Chrome untuk menggunakan HTTPS secara default, Mode Khusus HTTPS diaktifkan secara default dalam mode Samaran. Pengguna akan melihat peringatan sebelum membuka situs melalui HTTP yang tidak aman. Hal ini dapat dikontrol menggunakan kebijakan Enterprise yang ada, yaitu HttpsOnlyMode dan HttpAllowlist.
- Chrome 127 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows
- Memigrasikan ekstensi ke Manifes V3 sebelum Juni 2025
Ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3. Ekstensi Chrome akan ditransisikan ke versi manifes baru, Manifes V3. Manifes baru ini akan meningkatkan privasi pengguna, misalnya dengan beralih ke model tempat ekstensi mengubah permintaan secara deklaratif, tanpa dapat melihat permintaan satu per satu. Manifes baru ini juga meningkatkan keamanan ekstensi, karena kode yang dihosting jarak jauh tidak akan diizinkan di Manifes V3. Mulai Juni 2024, diawali pada versi pra-stabil Chrome 127, Chrome mulai secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 yang berjalan di browser.
Anda dapat menggunakan kebijakan ExtensionManifestV2Availability untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Selain itu, komputer yang mengaktifkan kebijakan tersebut tidak akan mengalami penonaktifan ekstensi Manifes V2 hingga tahun berikutnya, yaitu Juni 2025, dan pada saat itu kebijakan tersebut akan dihapus.
Anda dapat melihat versi Manifes mana yang sedang digunakan oleh semua ekstensi Chrome yang berjalan di perangkat Anda menggunakan halaman Penggunaan aplikasi & ekstensi di Chrome Enterprise Core. Baca informasi selengkapnya tentang Linimasa manifes, termasuk:
- Chrome 127 di ChromeOS, Windows, Mac, Linux: Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 di perangkat pengguna. Hanya pengguna yang mengaktifkan kebijakan Enterprise ExtensionManifestV2Availability yang akan dapat terus menggunakan ekstensi Manifes V2 di organisasi mereka.
- Chrome 139 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Penghapusan kebijakan ExtensionManifestV2Availability.
- Kebijakan untuk mengonfigurasi ACG untuk proses browser
Kebijakan baru bernama DynamicCodeSettings tersedia di Chrome 127. Menetapkan kebijakan ini ke '1' akan mengaktifkan Arbitrary Code Guard (ACG) untuk proses browser. ACG mencegah pembuatan kode dinamis dari dalam proses browser, yang dapat membantu mencegah kode yang berpotensi berbahaya membuat perubahan yang tidak sah pada perilaku proses browser.
Mengaktifkan ACG dapat menyebabkan masalah kompatibilitas dengan software pihak ketiga yang harus berjalan dalam proses browser.
- Chrome 127 di Windows
- Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis di Android
Chrome 127 meluncurkan versi login dan sinkronisasi yang lebih praktis serta terkonsolidasi di Chrome untuk Android. Sinkronisasi Chrome tidak lagi ditampilkan sebagai fitur terpisah di setelan atau di tempat lain. Sebagai gantinya, pengguna dapat login ke Chrome untuk menggunakan serta menyimpan informasi seperti sandi, bookmark, dan lain-lain di Akun Google mereka, yang tunduk kepada kebijakan perusahaan yang relevan.
Seperti pada rilis sebelumnya, fungsionalitas ini, yang semula menjadi bagian dari sinkronisasi Chrome yang menyimpan dan mengakses data Chrome di Akun Google, dapat dinonaktifkan melalui SyncTypesListDisabled. Login ke Chrome masih dapat dinonaktifkan melalui BrowserSignin.
Perhatikan bahwa perubahan tersebut tidak memengaruhi kemampuan pengguna untuk login ke layanan Google di web (seperti Gmail) tanpa login ke Chrome, kemampuan mereka untuk tetap logout dari Chrome, atau kemampuan mereka untuk mengontrol informasi apa saja yang disinkronkan dengan Akun Google mereka.
Perubahan ini nyaris identik dengan pengalaman sinkronisasi dan login yang lebih praktis yang diluncurkan di iOS pada versi 117.
- Chrome 127 di Android
- Telemetri Safe Browsing tambahan tentang halaman
Saat pengguna Safe Browsing yang Disempurnakan mengunjungi halaman yang memicu API penguncian keyboard, pointer, atau getaran, atribut halaman tersebut sekarang akan dikirim ke Safe Browsing. Jika telemetri dikirim dan halaman tampak berbahaya, pengguna akan melihat peringatan Safe Browsing dan keyboard atau pointer mereka akan terbuka jika saat itu sedang terkunci. Jika Anda ingin pengguna memanfaatkan fitur ini, tetapkan MetricsReportingEnabled ke benar (true) dan tetapkan kebijakan SafeBrowsingProtectionLevel ke 2.
- Chrome 127 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows, Fuchsia
- Pengalaman pengelolaan sandi yang terbaru di Android
Di Chrome untuk Android, beberapa pengguna yang login ke Chrome, tetapi tidak mengaktifkan sinkronisasi Chrome, kini dapat menggunakan dan menyimpan sandi di Akun Google mereka. Kebijakan yang relevan seperti BrowserSignin, SyncTypesListDisabled, dan PasswordManagerEnabled akan terus berfungsi seperti sebelumnya dan dapat digunakan untuk mengonfigurasi apakah pengguna dapat menggunakan serta menyimpan sandi di Akun Google mereka.
- Chrome 127 di Android
- Penambahan watermark
Fitur ini memungkinkan admin menempatkan watermark di atas halaman web jika membuka halaman web tersebut memicu aturan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) tertentu. Penerapannya akan berupa string statis yang ditampilkan sebagai watermark. Penambahan watermark hanya tersedia untuk pelanggan Chrome Enterprise Premium.
- Chrome 124 di Linux, Mac, Windows: Akses Penguji Tepercaya
- Chrome 127 di Linux, Mac, Windows: Peluncuran fitur
- Setelan konten Layar Penuh Otomatis
Setelan konten Layar Penuh Otomatis yang baru mengizinkan Element.requestFullscreen() tanpa gestur pengguna, dan mengizinkan dialog browser muncul tanpa keluar dari layar penuh.
Setelan ini diblokir secara default dan situs tidak dapat meminta izin. Kontrol UI baru hanya tersedia di halaman setelan Chrome (chrome://settings/content/automaticFullScreen) dan balon info situs. Pengguna dapat mengizinkan Aplikasi Web Terisolasi (IWA), dan admin dapat mengizinkan origin tambahan dengan kebijakan AutomaticFullscreenAllowedForUrls.
Dikombinasikan dengan izin Pengelolaan Jendela dan pop-up yang tidak diblokir (chrome://settings/content/popups), setelan ini akan memberikan kemampuan layar penuh yang bermanfaat:
- Membuka pop-up layar penuh di layar lain, dari satu gestur
- Menampilkan konten layar penuh di beberapa layar, dari satu gestur
- Menampilkan konten layar penuh di layar baru, saat terhubung
- Menukar jendela layar penuh dari layar ke layar dengan satu gestur
- Menampilkan konten layar penuh setelah gestur pengguna tidak berlaku atau direspons
- Chrome 127 di Windows, Mac, Linux
- Menghentikan penggunaan peristiwa mutasi
Peristiwa mutasi sinkron, termasuk
DOMSubtreeModified,DOMNodeInserted,DOMNodeRemoved,DOMNodeRemovedFromDocument,DOMNodeInsertedIntoDocument, danDOMCharacterDataModified, berdampak negatif terhadap performa halaman, serta meningkatkan kompleksitas penambahan fitur baru ke Web secara signifikan. API ini tidak digunakan lagi dari spesifikasinya pada tahun 2011, dan diganti (pada tahun 2012) dengan Mutation Observer API yang jauh lebih baik. Penggunaan peristiwa mutasi yang sudah tidak berlaku harus dihapus atau dimigrasikan ke Mutation Observer. Di Chrome 124, kebijakan Enterprise sementara, MutationEventsEnabled, diperkenalkan untuk mengaktifkan kembali peristiwa mutasi yang tidak digunakan lagi atau dihapus.Mulai Chrome 127, dukungan peristiwa mutasi dinonaktifkan secara default, mulai sekitar 30 Juli 2024. Kode harus dimigrasikan sebelum tanggal tersebut untuk menghindari kerusakan situs. Jika diperlukan lebih banyak waktu, ada beberapa opsi:
- Uji Coba Penghentian Penggunaan Peristiwa Mutasi dapat digunakan untuk mengaktifkan kembali fitur selama waktu yang terbatas di situs tertentu. Akses ini dapat digunakan hingga Chrome 134 yang berakhir pada 25 Maret 2025.
- Kebijakan Enterprise MutationEventsEnabled juga dapat digunakan untuk tujuan yang sama di Chrome 134.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat postingan ini di blog developer Chrome. Anda dapat melaporkan masalah apa pun di issue tracker Chromium.
- Chrome 127 di Windows, Mac, Linux, Android
- Penampung scroll yang dapat difokuskan keyboard
Chrome 127 meningkatkan aksesibilitas dengan membuat penampung scroll yang dapat difokuskan menggunakan navigasi fokus berurutan.
Pada rilis sebelumnya, tombol tab tidak memfokuskan scroller kecuali jika tabIndex ditetapkan secara eksplisit ke 0 atau lebih.
Dengan membuat scroller yang dapat difokuskan secara default, pengguna yang tidak dapat (atau tidak ingin) menggunakan mouse kini dapat memfokuskan konten yang diklip menggunakan tombol tab dan panah pada keyboard. Perilaku ini hanya diaktifkan jika scroller tidak berisi turunan yang dapat difokuskan keyboard. Logika ini diperlukan agar tidak menyebabkan regresi untuk elemen yang dapat difokuskan yang sudah ada, yang mungkin ada dalam scroller seperti <textarea>.
- Chrome 127 di Windows, Mac, Linux, Android
- Dukungan untuk kondisi not di Service Worker Static Routing API
Service Worker Static Routing API adalah API yang digunakan untuk merutekan permintaan ke jaringan atau handler pengambilan ServiceWorker, mencari langsung dari cache, dan sebagainya. Setiap rute terdiri atas kondisi dan sumber, dengan kondisi digunakan untuk mencocokkan permintaan.
Untuk implementasi Chromium, kondisi or adalah satu-satunya kondisi yang didukung. Namun, agar kondisi dapat ditulis dengan lebih fleksibel, dukungan untuk kondisi not akan segera hadir, sehingga cocok dengan kondisi terbalik di dalamnya.
- Chrome 127 di Windows, Mac, Linux, Android
- Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi Kebijakan mengontrol setelan kode dinamis CSSCustomStateDeprecatedSyntaxEnabled Mengontrol apakah sintaksis :--foo yang sudah tidak digunakan lagi untuk status kustom CSS akan diaktifkan atau tidak KeyboardFocusableScrollersEnabled Mengaktifkan scroller keyboard yang dapat difokuskan
- Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi BlockTruncatedCookies Memblokir cookie yang terpotong UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled Mengontrol fitur Update GREASE Petunjuk Klien Agen Pengguna
Update ChromeOS
-
Konferensi Video ChromeOS: Status DLC untuk fitur
ChromeOS 127 memperkenalkan penyempurnaan visual untuk Konten yang Dapat Didownload (DLC) di panel kontrol video. Rilis ini kini menambahkan indikator status untuk Peredam Bising, Teks Otomatis, Relighting, dan Blur.
-
ChromeOS kini mendukung tombol kontrol panggilan pada headset Bluetooth yang kompatibel, termasuk menjawab, menolak, atau menghentikan panggilan, dan membisukan mikrofon.
-
ChromeOS meluncurkan pembaca AI OCR PDF di Galeri, yang memungkinkan pembacaan pada dokumen yang tidak mudah diakses, sehingga makin mengurangi kesenjangan aksesibilitas bagi pengguna penyandang tunanetra dan gangguan penglihatan yang menggunakan pembaca layar. ChromeOS memanfaatkan model machine learning-nya untuk mengekstrak, mengelompokkan, dan membagi dokumen PDF menjadi beberapa bagian sehingga lebih mudah diakses di aplikasi Galeri bagi pengguna ChromeVox.
-
Aplikasi update firmware: Petunjuk Update untuk perangkat periferal
Aplikasi Update Firmware di ChromeOS kini mendukung update periferal yang memerlukan tindakan pengguna selama update, misalnya, mencabut dan mencolokkan kembali perangkat periferal. Saat update tersedia untuk salah satu perangkat ini, pengguna akan dipandu dengan petunjuk langkah demi langkah yang jelas. Untuk sebagian besar periferal yang ada, pengalaman update tidak akan berubah.
-
Mulai ChromeOS 127, Baca Lisan akan menghadirkan suara berkualitas tinggi Google ke Mode Baca Chrome yang dapat digunakan pengguna untuk membaca konten di web dengan Text to Speech. Baca Lisan ditujukan untuk membantu orang yang mengalami kesulitan membaca agar dapat memahami teks panjang. Fitur Baca Lisan yang baru dalam Mode Baca di desktop Chrome memungkinkan pengguna mendengar teks yang sedang dibaca, sehingga meningkatkan fokus dan pemahaman.
-
Siswa kini dapat dengan cepat melihat dan mengakses tugas Classroom mendatang dengan sekali klik di layar utama Chromebook mereka. Pengguna dapat melihat fitur baru ini jika mereka login ke Chromebook dengan akun yang digunakan untuk mendaftar ke kursus aktif di Google Classroom. Pengguna dapat menemukan fitur ini dengan mengklik chip tanggal di panel aplikasi Chromebook jika mereka login ke akun. Di sana, mereka akan melihat panel baru yang dapat menampilkan daftar tugas mendatang, tugas yang melewati batas waktu, tugas yang belum diserahkan, dan tugas yang telah selesai.
-
Penghapusan dan pengurutan ulang Halaman PDF
Aplikasi Galeri di ChromeOS kini mendukung lebih banyak opsi untuk mengedit halaman PDF. Kini Anda dapat menghapus atau mengurutkan ulang halaman dalam PDF melalui mouse atau menggunakan pintasan keyboard.
Penghapusan halaman PDF:
Pengurutan ulang halaman PDF:
Update konsol Admin
-
Mengonfigurasi Setelan pengguna & browser ChromeOS dengan grup Google
Admin kini dapat menggunakan grup Google untuk mengelola Setelan pengguna & browser ChromeOS di konsol Admin dan API. Admin dapat menggunakan Grup Google yang baru atau lama untuk mengonfigurasi Setelan pengguna & browser di organisasi mereka. Saat admin perlu mengonfigurasi kebijakan untuk sekumpulan pengguna tertentu–yang mungkin termasuk dalam unit organisasi (OU) yang berbeda–mereka dapat menggunakan fleksibilitas grup tanpa perlu mengonfigurasi ulang OU. Untuk mempelajari lebih lanjut, lihat Mengelola kebijakan berbasis grup.
Saat ini, sebagian besar setelan pengguna dapat dikonfigurasi menurut Grup, dengan sebagian besar setelan lainnya tersedia dalam beberapa bulan mendatang. Setelan yang tersedia akan otomatis difilter dan ditampilkan saat admin memilih grup tertentu.
-
Menambahkan browser terkelola ke grup untuk pengelolaan kebijakan berbasis grup
Admin kini dapat menambahkan browser Chrome terkelola ke grup Google, sehingga mereka dapat menentukan kebijakan Pengguna & browser serta setelan ekstensi untuk sekumpulan browser. Browser terkelola dapat ditetapkan ke beberapa grup, sehingga admin IT dapat lebih fleksibel dalam mengelola browser Chrome menggunakan pengelolaan cloud.
-
Filter untuk setelan populer dan yang baru ditambahkan dengan tag kebijakan
Konsol Admin kini menyediakan opsi untuk memfilter setelan berdasarkan baru ditambahkan dan populer. Dengan filter baru ini, Anda dapat melihat setelan terbaru Chrome serta setelan yang paling populer dan relevan.
-
Daftar dan detail perangkat ChromeOS yang diperbarui
Halaman perangkat konsol Admin didesain ulang dengan notifikasi proaktif dan yang dapat ditindaklanjuti untuk inventaris perangkat Anda.
Modul Notifikasi: Identifikasi dan tangani masalah perangkat dengan mudah menggunakan modul Notifikasi baru, yang memberikan ringkasan masalah yang sedang berlangsung di perangkat Anda.
Dasbor terpusat: Akses dengan cepat semua informasi dan laporan yang Anda perlukan tentang fleet, semuanya di satu lokasi yang mudah diakses – tab Dasbor.
Halaman daftar perangkat yang diubah: Temukan informasi yang lebih mendetail tentang perangkat Anda dengan tab baru (Umum, OS, Hardware, Jaringan, dan Kebijakan), notifikasi khusus perangkat, dan desain kartu baru untuk meningkatkan keterbacaan.
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan mendatang pada browser
- Aplikasi Web Terisolasi (IWA)
Aplikasi Web Terisolasi (IWA) adalah ekstensi dari pekerjaan yang ada pada penginstalan PWA dan Pengemasan Web yang memberikan perlindungan lebih kuat terhadap penyusupan server dan modifikasi tidak sah lainnya yang diperlukan bagi developer aplikasi yang membutuhkan keamanan tinggi.
Aplikasi ini dikemas ke dalam Paket Web, ditandatangani oleh developer-nya, dan didistribusikan kepada pengguna akhir melalui satu atau beberapa potensi metode yang dideskripsikan dalam penjelasan. Aplikasi ini tidak dihosting di server web aktif dan diambil melalui HTTPS.
Dalam rilis awal ini, IWA hanya dapat diinstal melalui kebijakan admin di perangkat ChromeOS yang dikelola perusahaan.
- Chrome 128 di ChromeOS
- Parser JSON Rust
Mulai Chrome 128, Chrome akan mengurai JSON menggunakan Rust, bukan C++. Hal ini akan menghilangkan risiko kerentanan keamanan memori di parser JSON, sehingga meningkatkan keamanan. Perubahan ini harus transparan bagi pengguna. Ada risiko kecil bahwa beberapa JSON yang tidak valid (yang saat ini diterima Chrome) tidak lagi diterima, meskipun parser Rust masih sangat longgar.
- Chrome 128 paling awal: Chrome akan mengurai JSON menggunakan Rust
- Menghapus data perangkat saat logout di iOS
Mulai Chrome 128, logout dari akun terkelola di browser yang tidak terkelola akan menghapus data penjelajahan yang disimpan di perangkat. Pengguna terkelola akan melihat dialog konfirmasi saat logout yang menjelaskan bahwa data akan dihapus. Data hanya akan dihapus dari waktu login, jika tidak, semua data akan dihapus; waktu login hanya diketahui jika pengguna login di Chrome 122 atau yang lebih baru.
Data yang akan dihapus mencakup:
- histori penjelajahan
- cookie dan data situs
- sandi
- setelan situs
- isi otomatis
- gambar dan file dalam cache
- Chrome 128 di iOS
- Tag atribusi untuk Mesin Telusur
Sebagai bagian dari kepatuhan terhadap Digital Markets Act (DMA), Google memperkenalkan layar pemilihan bagi pengguna untuk memilih mesin telusur default di Chrome. Pilihan pengguna akan mengontrol setelan mesin telusur default, yang saat ini tersedia di
chrome://settings/search.URL penelusuran untuk pilihan dari layar ini akan ditambahkan dengan tag atribusi untuk digunakan oleh mesin telusur pihak ketiga guna mengatribusikan traffic dari pilihan yang berasal dari layar pilihan mesin telusur. Perubahan ini tidak akan diterapkan untuk organisasi yang dikonfigurasikan untuk Education atau Perusahaan dengan metrik atau statistik penggunaan yang dinonaktifkan.
Untuk perusahaan yang telah memilih agar administrator mereka menetapkan setelan penelusuran pengguna versi bisnis mereka menggunakan kebijakan Enterprise DefaultSearchProviderEnabled dan DefaultSearchProviderSearchUrl, kebijakan tersebut akan tetap mengontrol setelan penelusuran perusahaan. Jika administrator belum menyetel setelan penelusuran pengguna versi bisnis berdasarkan kebijakan, pengguna versi bisnis tersebut mungkin akan melihat perintah untuk memilih mesin telusur default di Chrome.
Baca informasi selengkapnya tentang kebijakan ini dan grup atom terkait.
- Chrome 128 di Android, iOS, ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows
- Grup Tab di iPad
Pengguna Chrome untuk iPad dapat membuat dan mengelola grup tab. Fitur ini memudahkan pengguna merapikan tab, mengatur tata letak, dan mengelola tugas dengan lebih efisien.
- Chrome 128 di iOS
- Bit rantai ancestor lintas situs untuk CookiePartitionKey di cookie yang dipartisi
Chrome 128 menambahkan bit ancestor lintas situs ke kunci CookiePartitionKey di cookie yang dipartisi. Perubahan ini menggabungkan kunci partisi dengan nilai kunci partisi yang digunakan dalam partisi penyimpanan dan menambahkan perlindungan terhadap serangan clickjacking dengan mencegah frame sematan lintas situs agar tidak memiliki akses ke cookie yang dipartisi di situs tingkat teratas.
Jika mengalami kerusakan dengan iframe sematan, Enterprise dapat menggunakan kebijakan CookiesAllowedForUrls atau menggunakan cookie
SameSite=Nonetanpa atribut Partisi, lalu memanggil Storage Access API (SAA) untuk memastikan iframe sematan memiliki akses ke cookie yang sama dengan domain level teratas.- Chrome 128 di Windows, Mac, Linux
- Mengganti nama position-try-options menjadi position-try-fallbacks
Kelompok kerja CSS (CSSWG) memutuskan untuk mengganti nama properti ini, karena fallback menjelaskan dengan lebih akurat apa yang dikontrol oleh properti ini. Kata options agak tidak jelas, karena gaya di luar blok `position-try` akan diuji terlebih dahulu, dan jika menghasilkan tata letak yang sesuai dengan blok penampung, tidak ada options yang akan digunakan. Jadi, fallback adalah kata yang lebih baik untuk menjelaskan perilaku ini. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat GitHub.
- Chrome 128 di Windows, Mac, Linux, Android
- Tanda tangan kode ad-hoc untuk shim PWA di macOS
Tanda tangan kode untuk shim aplikasi yang sebelumnya dibuat saat menginstal Progressive Web App (PWA) di macOS, kini menggunakan tanda tangan kode ad-hoc yang dibuat saat aplikasi diinstal. Tanda tangan kode digunakan macOS sebagai bagian dari identitas aplikasi. Tanda tangan ad-hoc ini akan membuat setiap shim PWA memiliki identitas unik untuk macOS; sebelumnya setiap PWA diidentifikasi sebagai aplikasi yang sama di macOS.
Perubahan ini akan memperbaiki masalah yang muncul saat mencoba menyertakan beberapa PWA di panel preferensi Buka saat Login macOS, dan akan memungkinkan peningkatan mendatang dalam menangani notifikasi pengguna di dalam PWA pada macOS.
- Chrome 129 di Mac
- Chrome tidak akan lagi mendukung macOS 10.15
Chrome tidak akan lagi mendukung macOS 10.15, yang sudah berada di luar periode dukungan dengan Apple. Pengguna harus mengupdate sistem operasi agar dapat terus menjalankan browser Chrome. Menjalankan sistem operasi yang didukung sangat penting untuk menjaga keamanan. Jika berjalan di macOS 10.15, Chrome akan terus menampilkan kolom info yang mengingatkan pengguna bahwa Chrome 129 tidak akan lagi mendukung macOS 10.15.
- Chrome 129 di Mac: Chrome tidak lagi mendukung macOS 10.15
- Menghentikan penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing
Pelaporan Lengkap Safe Browsing adalah fitur yang meningkatkan keamanan semua pengguna dengan mengumpulkan informasi telemetri dari pengguna yang berpartisipasi dan digunakan untuk perlindungan Google Safe Browsing. Data yang dikumpulkan mencakup URL halaman web yang dikunjungi, informasi sistem terbatas, dan beberapa konten halaman. Namun, fitur ini kini digantikan oleh mode Perlindungan yang ditingkatkan. Sebaiknya pengguna beralih ke Perlindungan yang ditingkatkan untuk terus memberikan keamanan bagi semua pengguna selain mengaktifkan keamanan terkuat yang tersedia di Chrome. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Tingkat perlindungan Safe Browsing.
- Chrome 129 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Penghentian penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing
- Penghentian penggunaan serialisasi shadow DOM deklaratif non-standar
Implementasi prototipe, yang diluncurkan pada tahun 2020, lalu diperbarui pada tahun 2023, berisi metode bernama `getInnerHTML()` yang dapat digunakan untuk melakukan serialisasi hierarki DOM yang berisi root shadow. Bagian prototipe tersebut tidak distandardisasi dengan bagian lain dari shadow DOM deklaratif, dan baru-baru ini mencapai konsensus spesifikasi (untuk mengetahui detailnya, lihat GitHub). Sebagai bagian dari konsensus tersebut, bentuk getInnerHTML API telah berubah.
Fitur ini mewakili penghentian penggunaan metode `getInnerHTML()` yang diluncurkan sebelumnya. Penggantinya disebut `getHTML()`, yang diluncurkan di Chrome 125. Untuk mengetahui detailnya, lihat deskripsi fitur ChromeStatus ini.
- Chrome 129 di Windows, Mac, Linux, Android
- Menghentikan penggunaan argumen includeShadowRoots di DOMParser
Argumen includeShadowRoots adalah argumen yang sebelumnya tidak pernah distandardisasi bagi fungsi DOMParser.parseFromString(), yang ditujukan untuk memungkinkan penguraian imperatif konten HTML yang berisi shadow DOM deklaratif. Argumen ini diluncurkan di Chrome 90 sebagai bagian dari peluncuran awal shadow DOM deklaratif. Sejak diskusi standardisasi mengemuka kembali pada tahun 2023, API DSD berubah bentuk, termasuk fitur untuk penguraian imperatif ini. Untuk membaca selengkapnya, lihat detail konteks mengenai standar terkait. Informasi juga tersedia tentang penghentian terkait serialisasi shadow DOM dan atribut shadow root.
Sekarang, dengan diluncurkannya versi standar API ini dalam bentuk setHTMLUnsafe() and parseHTMLUnsafe() di Chrome 124, argumen includeShadowRoots non-standar tidak boleh digunakan lagi dan harus dihapus. Semua penggunaan harus diubah:
Jangan gunakan:
(new DOMParser()).parseFromString(html,'text/html',{includeShadowRoots: true});
Gunakan ini sebagai gantinya:
document.parseHTMLUnsafe(html);- Chrome 129 di Linux, Mac, Windows, Android
- Layanan Jaringan di Windows akan ditangani dengan sandbox
Untuk meningkatkan keamanan dan keandalan, layanan jaringan, yang sudah berjalan dalam prosesnya sendiri, akan di-sandbox di Windows. Sebagai bagian dari langkah ini, kode pihak ketiga yang saat ini dapat memodifikasi layanan jaringan mungkin akan dicegah melakukan modifikasi lagi. Pencegahan ini dapat menyebabkan masalah interoperabilitas dengan software yang memasukkan kode ke dalam ruang proses Chrome, seperti software Pencegahan Kebocoran Data. Kebijakan NetworkServiceSandboxEnabled memungkinkan Anda menonaktifkan sandbox jika inkompatibilitas ditemukan. Anda dapat menguji sandbox di lingkungan Anda dengan mengikuti petunjuk ini. Anda dapat menggunakan pelacak bug Chromium untuk melaporkan masalah apa pun yang Anda alami.
- Chrome 130 di Windows: Layanan Jaringan akan ditangani dengan sandbox di Windows.
- Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome (3PCD)
Cookie pihak ketiga akan dibatasi dalam rilis Chrome mendatang. Saat ini, cookie tersebut dibatasi secara default untuk 1% pengguna Chrome agar situs dapat melihat pratinjau pengalaman pengguna tanpa cookie pihak ketiga. Sebagian besar perusahaan dikecualikan dari grup ini secara otomatis dan admin dapat menggunakan kebijakan BlockThirdPartyCookies dan CookiesAllowedForUrls untuk mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga jika diperlukan.
Pengguna akhir dapat menggunakan ikon mata di omnibox guna mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga untuk sementara selama 90 hari di situs tertentu bila diperlukan. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Mengizinkan atau membatasi cookie pihak ketiga. Fitur anti-pelacakan pantulan diterapkan saat situs dengan pelacakan kembali tidak diizinkan menggunakan cookie pihak ketiga, dan dapat dikontrol dengan kebijakan yang sama. Integrasi SaaS perusahaan yang digunakan dalam konteks lintas situs untuk kasus penggunaan non-iklan dapat mendaftar ke uji coba penghentian penggunaan pihak ketiga atau uji coba penghentian penggunaan pihak pertama agar dapat terus mengakses cookie pihak ketiga selama jangka waktu terbatas.
Untuk mengetahui detail selengkapnya tentang cara menyiapkan, memberikan masukan, dan melaporkan potensi masalah situs, lihat bagian Privacy Sandbox di Google for Developer.
- Chrome 130 di Android, iOS, ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows: Kebijakan Enterprise baru akan ditambahkan untuk mengontrol cookie pihak ketiga
- Pengambilan Link pengguna di PWA
Link web akan otomatis mengarahkan pengguna ke aplikasi web yang terinstal. Agar lebih sesuai dengan ekspektasi pengguna seputar aplikasi web yang terinstal, Chrome akan mempermudah proses perpindahan antara browser dan aplikasi web yang terinstal. Saat pengguna mengklik link yang dapat ditangani oleh aplikasi web yang terinstal, Chrome akan menambahkan chip di kolom URL untuk menyarankan peralihan ke aplikasi tersebut. Jika pengguna mengklik chip tersebut, aplikasi akan langsung diluncurkan, atau petak aplikasi yang dapat mendukung link tersebut akan terbuka. Bagi beberapa pengguna, mengklik link akan selalu otomatis membuka aplikasi.
- Chrome 121 di Linux, Mac, Windows: Saat sebagian pengguna mengklik link, link tersebut akan selalu terbuka di PWA yang terinstal, sementara sebagian pengguna lain akan melihat link itu terbuka di tab baru dengan chip di kolom URL-nya. Mengklik chip akan meluncurkan aplikasi. Tersedia tanda untuk mengontrol fitur ini: chrome://flags/#enable-user-link-capturing-pwa.
- Chrome 130 di Linux, Mac, Windows: Meluncurkan fitur ini ke 100% versi Stabil, baik dengan setelan default aktif (selalu luncurkan aplikasi saat mengklik link) maupun nonaktif (selalu buka di tab, hanya luncurkan jika pengguna mengklik chip di kolom URL).
- Pemeriksaan akses jaringan pribadi untuk permintaan navigasi: mode peringatan saja
Sebelum situs A membuka situs B di jaringan pribadi pengguna, fitur ini melakukan tindakan berikut:
1. Memeriksa apakah permintaan dimulai dari konteks yang aman.
2. Mengirim permintaan preflight, dan memeriksa apakah situs B merespons dengan header yang mengizinkan akses jaringan pribadi.
Sudah ada fitur untuk subresource dan worker, tetapi fitur ini khusus untuk permintaan navigasi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melindungi jaringan pribadi pengguna.
Karena fitur ini dalam mode peringatan saja, kami tidak akan menggagalkan permintaan jika ada pemeriksaan yang gagal. Sebagai gantinya, peringatan akan ditampilkan di konsol DevTools untuk membantu developer bersiap menghadapi penerapan mendatang.
- Chrome 130 di Windows, Mac, Linux, Android
- Peringatan formulir tidak aman di iOS
Chrome 125 mulai memblokir pengiriman formulir dari halaman yang aman ke halaman yang tidak aman di iOS. Jika mendeteksi pengiriman formulir yang tidak aman, Chrome kini akan menampilkan peringatan yang meminta pengguna untuk mengonfirmasi pengiriman. Tujuannya adalah untuk mencegah kebocoran data formulir melalui teks biasa tanpa persetujuan eksplisit dari pengguna. Kebijakan InsecureFormsWarningsEnabled tersedia untuk mengontrol fitur ini, dan akan dihapus di Chrome 130.
- Chrome 125 di iOS: Peluncuran fitur
- Chrome 130 di iOS: Kebijakan InsecureFormsWarningsEnabled akan dihapus
- Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk perilaku situs lama yang sama
Di Chrome 79, kami memperkenalkan kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList untuk mengembalikan perilaku cookie SameSite ke perilaku lama pada domain yang ditentukan. Masa berlaku kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList telah diperpanjang dan akan dihapus pada versi yang tercantum di bawah.
- Chrome 132 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
- Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS
Mulai Chrome 124, Chrome mengaktifkan secara default mekanisme enkapsulasi kunci TLS aman pasca-kuantum baru X25519Kyber768 di semua platform desktop, berdasarkan standar NIST (ML-KEM). Update ini melindungi traffic jaringan dari Chrome dengan server yang juga mendukung ML-KEM dari dekripsi oleh komputer kuantum pada masa mendatang. Opsi ini diekspos sebagai cipher suite TLS baru. TLS akan otomatis menegosiasikan cipher yang didukung, sehingga perubahan ini harus bersifat transparan terhadap operator server. Cipher ini akan digunakan untuk koneksi TLS 1.3 maupun QUIC.
Namun, beberapa middlebox TLS mungkin tidak disiapkan untuk ukuran enkapsulasi kunci Kyber (ML-KEM), atau poin kode cipher ClientHello TLS baru, yang menyebabkan koneksi terputus atau macet. Hal ini dapat diatasi dengan memperbarui middlebox Anda, atau menonaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci melalui kebijakan sementara Enterprise PostQuantumKeyAgreementEnabled, yang akan tersedia hingga akhir tahun 2024. Namun, cipher aman pasca-kuantum jangka panjang akan diperlukan di TLS dan kebijakan Enterprise tersebut akan dihapus. Kriptografi pasca-kuantum diperlukan untuk CSNA 2.0.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat postingan blog Chromium ini.
- Chrome 124 di Windows, Mac, Linux
- Chrome 135 di Android
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome akan langsung mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan Enterprise UiAutomationProviderEnabled, yang tersedia mulai Chrome 125, untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung di Chrome 136, dan akan dihapus di Chrome 137. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang disebabkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator Enterprise dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 137 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Mulai ChromeOS 127, Grup pengepasan akan memungkinkan Anda mengelompokkan jendela di ChromeOS. Grup pengepasan dibuat ketika pengguna menyandingkan dua jendela untuk membentuk layar terpisah. Kedua jendela tersebut kemudian dapat disatukan lagi, diubah ukurannya secara bersamaan, atau dipindahkan sebagai grup.
-
Mode pemroses data: Peluncuran di seluruh Uni Eropa
Di ChromeOS 128, fitur mode pemroses data baru dan persyaratan ChromeOS akan tersedia untuk seluruh Uni Eropa melalui konsol Google Admin. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Ringkasan mode pemroses data ChromeOS.
Sebagai administrator ChromeOS, Anda akan memiliki opsi untuk mengaktifkan Mode pemroses data, yang mencakup serangkaian fitur dan layanan ChromeOS yang disebut sebagai Layanan Esensial.
-
Mulai ChromeOS 128, kami akan mempermudah pengelolaan privasi di Chromebook dengan menambahkan kemampuan untuk mengontrol akses geolokasi ke halaman kontrol privasi. Pengguna akan dapat menetapkan akses geolokasi ke Diizinkan, Khusus Sistem, atau Diblokir, bergantung pada preferensi mereka.
Kami akan mengizinkan pengguna memblokir semua aplikasi atau situs, atau akses seluruh sistem ke geolokasi, terlepas dari izin yang diberikan sebelumnya, dan memberi pengguna kontrol yang mudah digunakan untuk mengaktifkannya kembali kapan pun diperlukan.
Perubahan konsol Admin mendatang
- Pelaporan profil terkelola browser Chrome
Chrome Enterprise Core akan memperkenalkan pelaporan profil terkelola browser Chrome baru di konsol Admin. Fitur ini akan menyediakan daftar profil terkelola baru dan halaman detail. Di halaman tersebut, admin IT dapat melihat informasi pelaporan tentang profil terkelola, seperti detail profil, versi browser, kebijakan yang diterapkan, dan lain-lain.
- Chrome 130 di Android, Linux, Mac, Windows
Chrome 126
| Update browser Chrome | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
|---|---|---|---|
| Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome (3PCD) | ✓ | ||
| Mengekstrak teks dari PDF untuk pengguna pembaca layar | ✓ | ||
| Agresivitas Penghemat Memori | ✓ | ||
| Penampil PDF iframe di luar proses | ✓ | ||
| Pengambilan data reaktif di Desktop | ✓ | ||
| Grup Tab di iPad | ✓ | ||
| Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows | ✓ | ||
| Menghapus dukungan untuk UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled | ✓ | ✓ | |
| Menyelaraskan navigator.cookieEnabled dengan spesifikasi | ✓ | ||
| Menelusuri dengan Google Lens | ✓ | ||
| Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome | ✓ | ||
| Update ChromeOS | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Perpanjangan pengaktifan update otomatis | ✓ | ||
| Zoom digital dengan resolusi super | ✓ | ||
| Penyiapan Chromebook baru dengan ponsel Android | ✓ | ||
| Hotspot Instan | ✓ | ||
| Update firmware yang ditingkatkan | ✓ | ✓ | |
| Aplikasi web untuk merekam beberapa layar | ✓ | ||
| Captive portal untuk jaringan terkelola | ✓ | ✓ | |
| Menonaktifkan perilaku overscroll | ✓ | ||
| Menonaktifkan kecepatan kedipan kursor | ✓ | ||
| Pembesar dapat mengikuti fokus baca Klik untuk Diucapkan | ✓ | ||
| Alur penginstalan ekstensi untuk pengguna yang diawasi | ✓ | ||
| Dukungan multi-kalender | ✓ | ||
| Kebijakan baru untuk mengontrol waktu aktif dan tidur Kios | ✓ | ||
| Perluasan lokalitas untuk Teks Otomatis dan Dikte | ✓ | ||
| Menampilkan URL karakter pengganti dalam pelaporan Kontrol Data | ✓ | ||
| Update konsol Admin | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Konfigurasi kustom untuk admin IT | ✓ | ||
| Panduan penyiapan interaktif untuk Chrome Enterprise Core | ✓ | ||
| Kebijakan baru di konsol Admin | ✓ | ||
| Perubahan browser Chrome mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Sangsi sertifikat Entrust | ✓ | ||
| Enkripsi terikat aplikasi untuk cookie | ✓ | ||
| Integrasi telemetri ekstensi Chrome dengan Chronicle | ✓ | ||
| Menghasilkan insight untuk peringatan dan error Konsol DevTools | ✓ | ||
| Memigrasikan ekstensi ke Manifes V3 sebelum Juni 2025 | ✓ | ✓ | ✓ |
| Layanan Jaringan di Windows akan ditangani dengan sandbox | ✓ | ||
| Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis di Android | ✓ | ||
| Telemetri tentang halaman yang memicu API Penguncian keyboard dan pointer | ✓ | ||
| Pengalaman pengelolaan sandi yang terbaru di Android | ✓ | ✓ | |
| Penambahan watermark | ✓ | ||
| Setelan konten layar penuh otomatis | ✓ | ||
| Bit rantai ancestor lintas situs untuk CookiePartitionKey di cookie yang dipartisi | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan peristiwa mutasi | ✓ | ||
| Penampung scroll yang dapat difokuskan keyboard | ✓ | ||
| Dukungan untuk kondisi not di Service Worker Static Routing API | ✓ | ||
| Tanda tangan kode ad-hoc untuk shim PWA di macOS | ✓ | ||
| Menghentikan penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing | ✓ | ||
| Chrome tidak akan lagi mendukung macOS 10.15 | ✓ | ✓ | |
| Pengambilan link pengguna di PWA | ✓ | ✓ | |
| Menghentikan penggunaan argumen includeShadowRoots di DOMParser | ✓ | ||
| Peringatan formulir tidak aman di iOS | ✓ | ||
| Pemeriksaan akses jaringan pribadi untuk permintaan navigasi: mode peringatan saja | ✓ | ||
| Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk perilaku lama situs yang sama | ✓ | ||
| Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS | ✓ | ||
| Perubahan ChromeOS mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Grup Pengepasan | ✓ | ||
| Baca Lisan dalam Mode Baca | ✓ | ||
| Perubahan konsol Admin mendatang | Keamanan/Privasi | Produktivitas pengguna/Aplikasi | Pengelolaan |
| Filter untuk setelan populer dan yang baru ditambahkan dengan tag kebijakan | ✓ | ||
| Pelaporan profil terkelola browser Chrome | ✓ | ||
| Kebijakan berbasis grup untuk browser Chrome | ✓ |
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Catatan rilis Chrome Enterprise dan Chrome Education dipublikasikan sesuai jadwal rilis Chrome, pada tanggal rilis versi Stabil Awal browser Chrome.
Update browser Chrome
- Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome (3PCD)
Cookie pihak ketiga akan dibatasi dalam rilis Chrome mendatang. Saat ini, cookie tersebut dibatasi secara default untuk 1% pengguna Chrome agar situs dapat melihat pratinjau pengalaman pengguna tanpa cookie pihak ketiga. Sebagian besar perusahaan dikecualikan dari grup ini secara otomatis dan admin dapat menggunakan kebijakan BlockThirdPartyCookies dan CookiesAllowedForUrls untuk mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga jika diperlukan.
Pengguna akhir dapat menggunakan ikon mata di omnibox guna mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga untuk sementara selama 90 hari di situs tertentu bila diperlukan. Baca artikel bantuan ini untuk mengetahui detail selengkapnya tentang cara mengubah setelan ini ke konfigurasi yang diinginkan. Fitur anti-pelacakan pantulan diterapkan saat situs yang terpantul tidak diizinkan menggunakan cookie pihak ketiga, dan dapat dikontrol dengan kebijakan yang sama. Integrasi SaaS perusahaan yang digunakan dalam konteks lintas situs untuk kasus penggunaan non-iklan dapat mendaftar ke uji coba penghentian penggunaan pihak ketiga atau uji coba penghentian penggunaan pihak pertama agar dapat terus mengakses cookie pihak ketiga selama jangka waktu terbatas.
Untuk mengetahui detail selengkapnya tentang cara menyiapkan, memberikan masukan, dan melaporkan potensi masalah situs, lihat halaman landing terbaru kami tentang persiapan menghadapi penghentian penggunaan cookie pihak ketiga.
- Mulai Chrome 120 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Cookie pihak ketiga telah dinonaktifkan untuk 1% traffic global. Jika memungkinkan, pengguna versi bisnis akan dikecualikan dari proses ini secara otomatis, dan kebijakan untuk mengganti perubahan tersebut akan tersedia.
- Mulai Chrome 120 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
- Mengekstrak teks dari PDF untuk pengguna pembaca layar
Browser Chrome kini meluncurkan pembaca AI berbasis pengenalan karakter optik (OCR) untuk dokumen PDF, yang akan menjadi pembaca layar PDF bawaan browser untuk dokumen yang tidak mudah diakses. Fitur ini akan semakin mengurangi kesenjangan aksesibilitas bagi pengguna penyandang tunanetra dan gangguan penglihatan di web.
Fitur ini memanfaatkan model OCR Google untuk mengekstrak, mengelompokkan, dan membagi dokumen PDF menjadi beberapa bagian sehingga lebih mudah diakses. Library machine intelligence lokal akan ditambahkan, yang menggunakan teknologi Screen AI untuk menganalisis screenshot atau hierarki aksesibilitas, serta mengekstrak lebih banyak informasi untuk membantu teknologi pendukung, seperti teks (OCR) dan konten utama halaman.
- Chrome 126 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Telah diluncurkan sepenuhnya di ChromeOS. Naik dari 50% Canary/Dev/Beta menjadi Stabil di Linux, Mac, dan Windows.
- Agresivitas Penghemat Memori
Penghemat Memori adalah fitur yang dapat menonaktifkan tab yang tidak digunakan untuk mengosongkan memori pada perangkat pengguna. Kebijakan yang sudah ada, yaitu HighEfficiencyModeEnabled, memungkinkan administrator mengontrol fitur Penghemat Memori. Kebijakan baru yang disebut MemorySaverModeSavings memungkinkan Anda mengonfigurasi tingkat agresivitas Penghemat Memori dalam memutuskan penonaktifan tab. Pilih opsi konservatif untuk menonaktifkan lebih sedikit tab, atau opsi agresif untuk menghemat memori lebih banyak.
- Chrome 126 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows: Fitur ini akan diluncurkan secara bertahap di semua platform.
- Penampil PDF iframe di luar proses
Di Chrome 126, beberapa pengguna menggunakan arsitektur iframe di luar proses (OOPIF) untuk penampil PDF. OOPIF adalah arsitektur penampil PDF baru, yang lebih sederhana dan memudahkan penambahan fitur baru. Kebijakan Enterprise, PdfViewerOutOfProcessIframeEnabled, tersedia jika ingin kembali menggunakan arsitektur penampil PDF awal.
- Chrome 126 di Linux, Mac, Windows
- Pengambilan data reaktif di Desktop
Fitur ini memungkinkan pengambilan data subresource selama navigasi, sehingga mempercepat navigasi dan pemuatan halaman baru. Subresource yang diambil datanya diprediksi oleh layanan milik Google, dan browser membagikan URL halaman yang dibuka dengan layanan ini agar dapat mengambil prediksi. Anda dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan UrlKeyedAnonymizedDataCollectionEnabled.
- Chrome 126 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows
- Grup Tab di iPad
Pengguna Chrome untuk iPad dapat membuat dan mengelola grup tab. Fitur ini memudahkan pengguna merapikan tab, mengatur tata letak, dan mengelola tugas dengan lebih efisien.
- Chrome 126 di iOS
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome akan langsung mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome menggunakan shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini akan meningkatkan pengalaman bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome kini dapat merasakan pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat menggunakan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan Enterprise UiAutomationProviderEnabled, yang diperkenalkan di Chrome 125, untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung di Chrome 136, dan akan dihapus di Chrome 137. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang disebabkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator Enterprise dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan perilaku baru lebih awal, atau untuk tidak mengaktifkannya sementara hingga Chrome 136.
- Chrome 137 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
- Menghapus dukungan untuk UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled
Chrome 126 menghapus kebijakan UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled karena algoritma GREASE yang baru telah diaktifkan secara default selama lebih dari satu tahun.
- Chrome 124 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Kebijakan tidak digunakan lagi
- Chrome 126 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Kebijakan telah dihapus
- Menyelaraskan navigator.cookieEnabled dengan spesifikasi
Saat ini,
navigator.cookieEnabledmenunjukkan apakah agen pengguna mencoba menangani cookie dalam konteks tertentu. Perubahan pada Chrome, yang dikirim sebagai bagian dari penghentian penggunaan cookie pihak ketiga (3PCD), akan menyebabkannya menunjukkan apakah akses cookie tanpa partisi dimungkinkan (yang menyebabkannya menampilkan nilai false (salah) di sebagian besar iframe lintas situs). Kami harus memulihkan perilakunavigator.cookieEnabledsebelumnya yang hanya menunjukkan apakah cookie diaktifkan atau dinonaktifkan untuk situs tersebut, dan mengandalkan fungsi lintas vendordocument.hasStorageAccessuntuk menunjukkan apakah akses cookie tanpa partisi dimungkinkan.- Chrome 126 di Windows, Mac, Linux, Android
- Menelusuri dengan Google Lens
Mulai Chrome 126, pengguna akan dapat menelusuri gambar atau teks yang ada di layar dengan Google Lens. Untuk menggunakan fitur ini, buka sebuah situs dan klik Telusuri dengan Google Lens pada chip omnibox fokus, yang ada di menu klik kanan atau menu 3 titik. Pengguna dapat mengklik, menyorot, atau mengotaki bagian tertentu pada layar untuk menelusuri kontennya, dan menyaring hasil penelusuran dengan menambahkan kata kunci atau pertanyaan ke kotak penelusuran. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan yang disebut LensOverlaySettings. Untuk melakukan penelusuran, screenshot akan dikirim ke server Google tanpa dikaitkan dengan ID atau akun, serta tidak dapat dilihat oleh siapa pun dan data mengenai kontennya tidak dicatat.
Kami meluncurkan fitur ini secara bertahap di Chrome 126, dan rencananya akan diluncurkan sepenuhnya di Chrome 127.
- Chrome 126 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Peluncuran fitur pada 1% Stabil dan awal peluncuran LensOverlaySettings
- Chrome 127: Peluncuran pada 100% Stabil
- Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome
Kebijakan Deskripsi LensOverlaySettings Setelan untuk fitur Overlay Lens MemorySaverModeSavings Mengubah Penghematan Mode Penghemat Memori ProvisionManagedClientCertificateForUser Mengaktifkan penyediaan sertifikat klien untuk profil atau pengguna terkelola
PdfViewerOutOfProcessIframeEnabled Penggunaan Penampil PDF iframe di luar proses
Update ChromeOS
-
Perpanjangan pengaktifan dan kebijakan update otomatis
ChromeOS memberikan update OS selama 10 tahun untuk peningkatan keamanan, stabilitas, dan performa. Sebagian besar perangkat akan otomatis mendapatkan update ini. Untuk sebagian perangkat yang lebih lama, pengguna dan administrator kini dapat mengaktifkan perpanjangan update agar mendapatkan dukungan 10 tahun penuh.
Untuk mengetahui detailnya, lihat artikel Pusat Bantuan kami.
-
Zoom digital dengan resolusi super
Aplikasi Kamera bawaan kini mendukung zoom pada kamera yang tidak memiliki fungsi zoom optik, termasuk kamera bawaan. Pada Chromebook berperforma tinggi tertentu, resolusi super berbasis AI dapat diterapkan agar tampilan gambar lebih optimal.
-
Penyiapan Chromebook baru dengan ponsel Android
Anda kini dapat menyiapkan Chromebook baru menggunakan ponsel Android. Dengan membuat koneksi aman antara ponsel dan Chromebook, Anda dapat mentransfer otomatis informasi login Wi-Fi dan Akun Google Anda tanpa perlu memasukkan sandi secara manual. Fungsi ini hanya tersedia untuk pengguna yang tidak dikelola.
-
Update firmware yang ditingkatkan
ChromeOS 126 mendukung update firmware untuk berbagai periferal tambahan. Hal ini dapat secara signifikan mengurangi overhead dan waktu yang diperlukan untuk menyediakan update firmware baru.
-
Aplikasi web untuk merekam beberapa layar
Aplikasi web kini dapat merekam beberapa layar sekaligus. Fitur ini memperkenalkan API baru, getAllScreensMedia(), yang memungkinkan developer meminta perekaman beberapa layar sekaligus (bukan hanya satu layar dengan getDisplayMedia()). API ini otomatis menerima permintaan perekaman khusus untuk sesi terkelola, berdasarkan kebijakan yang harus ditetapkan secara eksplisit oleh pemilik perangkat dan dengan indikator penggunaan yang jelas, sehingga pengguna selalu mengetahui saat perekaman dilakukan. Untuk mengetahui detailnya, lihat artikel Pusat Bantuan kami.
-
Captive portal untuk jaringan terkelola
Karena deteksi captive portal selalu dinonaktifkan untuk jaringan terkelola, administrator tidak dapat mengonfigurasi perangkat ChromeOS agar otomatis terhubung ke jaringan captive portal atau untuk mendeteksi adanya captive portal. Jika administrator membuat jaringan captive portal menjadi terkelola, pengguna perlu membuka browser secara manual dan menghubungkan ke situs HTTP yang selanjutnya dialihkan ke halaman login portal. Kami telah menambahkan kebijakan baru, CaptivePortalAuthenticationIgnoresProxy, yang memungkinkan admin memaksa pengaktifan deteksi portal.
-
Menonaktifkan perilaku overscroll
Tersedia setelan baru untuk mengaktifkan dan menonaktifkan gestur menggeser untuk berpindah antarhalaman. Fitur ini juga dikenal sebagai overscroll atau overscroll halaman. Setelan ini berada di Setelan > Aksesibilitas > Kursor dan touchpad > Gunakan gestur menggeser untuk berpindah antarhalaman.
-
Menonaktifkan kecepatan kedipan kursor
Tersedia setelan baru untuk menonaktifkan kedipan kursor teks melalui Setelan > Aksesibilitas > Keyboard dan input teks > Kecepatan kedipan kursor teks. Pengguna yang rentan terhadap kejang fotosensitif dan memiliki perbedaan kognitif mungkin ingin menonaktifkan kedipan kursor teks.
-
Pembesar yang mengikuti Klik untuk Diucapkan
Pembesar yang mengikuti Klik untuk Diucapkan adalah fitur yang dirancang khusus untuk membantu orang dengan gangguan penglihatan, tetapi juga bisa bermanfaat bagi siapa saja yang suka membaca teks dalam ukuran lebih besar. Saat Klik untuk Diucapkan membacakan teks secara lisan, pembesar layar akan otomatis memperbesar kata-kata yang diucapkan, sehingga Anda selalu dapat mengikutinya. Untuk mencoba fitur ini, aktifkan Pembesar dan Klik untuk Diucapkan di setelan Anda. Perbesar ke tingkat zoom yang diinginkan menggunakan Ctrl + Alt + Tingkatkan kecerahan dan Ctrl + Alt + Kurangi kecerahan. Pilih teks yang ingin dibacakan dan tekan tombol putar pada Klik untuk Diucapkan, atau Penelusuran + S. Tersedia opsi di bagian setelan Pembesar untuk menyesuaikan perilaku ini.
-
Penginstalan ekstensi untuk pengguna yang diawasi
Untuk akun yang diawasi dan dikelola melalui Family Link, kami memisahkan kontrol orang tua terkait Izin untuk situs, ekstensi, dan aplikasi guna memberikan kontrol yang lebih terperinci kepada orang tua. Orang tua kini memiliki dua opsi yang dapat dipilih: Izin untuk aplikasi dan Ekstensi. Pengaruhnya bagi akun yang diawasi adalah orang tua kini dapat mengizinkan penginstalan ekstensi dengan atau tanpa persetujuan. Sebelumnya, orang tua dapat memblokir ekstensi, tetapi tidak dapat mengizinkannya tanpa persetujuan.
-
Kami meluncurkan dukungan multi-kalender untuk memungkinkan pengguna melihat semua acara dari beberapa kalender yang telah dipilih dalam Google Kalender mereka.
-
Kebijakan baru untuk mengontrol waktu aktif dan tidur Kios
ChromeOS 126 memperkenalkan kebijakan perangkat kios baru yang memungkinkan Admin menjadwalkan kapan perangkat akan aktif dan tidur. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Setelan kios.
-
Perluasan lokalitas untuk Teks Otomatis dan Dikte
ChromeOS 126 memperluas dukungan untuk teks otomatis dari 1 menjadi 6 bahasa dan dikte dari 1 menjadi 18 lokalitas. Kini kami menggunakan model pengenalan suara baru yang lebih hemat baterai.
Teks otomatis di ChromeOS dapat digunakan di video yang diputar dengan aplikasi pemutar Galeri, di YouTube, Google Meet, Zoom, atau situs media sosial. Untuk melihat atau mengubah bahasa teks otomatis saat ini, pilih Setelan > Audio dan teks > Teks Otomatis > Kelola bahasa. Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang teks otomatis, baca artikel Pusat Bantuan ini.
Dikte tersedia di Google Dokumen, atau di input teks lainnya dengan mengaktifkan dikte di taskbar, kemudian mengklik tombol Mikrofon, dan berbicara. Untuk melihat atau mengubah bahasa dikte, pilih Setelan > Aksesibilitas > Input teks dan keyboard > Dikte > Bahasa. Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang dikte, lihat artikel Pusat Bantuan ini.
-
Menampilkan URL karakter pengganti dalam pelaporan Kontrol Data
Aturan Kontrol Data ChromeOS memungkinkan admin menentukan URL sumber dan tujuan sebagai nilai karakter pengganti (*). Peristiwa kontrol data ChromeOS dilaporkan dalam laporan audit Chrome dan dapat dilihat di konsol Admin atau platform lainnya melalui Konektor Pelaporan Chrome. Saat memeriksa peristiwa log, URL yang memicu aturan kini dilaporkan, bukan lagi karakter penggantinya.
Update konsol Admin
-
Konfigurasi kustom untuk admin IT
Halaman Konfigurasi Kustom memungkinkan admin IT mengonfigurasi kebijakan Chrome yang belum ada di konsol Admin, menggunakan skrip JSON. Oleh karena itu, semua kebijakan Chrome kini dapat dikonfigurasi di Chrome Enterprise Core, baik menggunakan halaman Setelan maupun halaman Konfigurasi Kustom. Anda juga dapat menggunakan halaman tersebut untuk mengonfigurasi mode penginstalan ekstensi yang tidak didukung di konsol Admin, seperti normal_installed. Fitur ini tersedia untuk browser yang terdaftar di tingkat perangkat.
- Mulai Chrome 126 di Android, iOS, Linux, MacOS, Windows: Akses Penguji Tepercaya
- Mulai Chrome 127 di Android, iOS, Linux, MacOS, Windows: Peluncuran fitur
-
Panduan penyiapan interaktif untuk Chrome Enterprise Core
Tim Chrome Enterprise memperkenalkan panduan penyiapan interaktif baru untuk pengelolaan browser di konsol Admin, tempat administrator dapat memilih perjalanan yang diinginkan dan mendapatkan pelatihan interaktif untuk panduan penyiapan Chrome yang relevan. Misalnya, panduan ini dapat digunakan untuk mempelajari cara:
- Membuat unit organisasi uji coba
- Mengaktifkan pelaporan
- Mendaftarkan browser
- Menerapkan kebijakan browser
- Mengonfigurasi setelan ekstensi
- Membuat pengguna admin
Panduan ini ideal bagi administrator baru atau bagi administrator yang ingin mempelajari perjalanan baru.
- Mulai Chrome 126: Peluncuran fitur
- Kebijakan baru di konsol Admin
Nama Kebijakan Halaman Didukung di Kategori/Kolom DeviceExtendedAutoUpdateEnabled Perangkat ChromeOS Setelan update perangkat LocalUserFilesAllowed Pengguna & Browser ChromeOS Pengalaman pengguna ScreenCaptureLocation Pengguna & Browser ChromeOS Pengalaman pengguna
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan mendatang pada browser
- Sangsi sertifikat Entrust
Sebagai respons terhadap kegagalan kepatuhan yang berkelanjutan, Chrome mengubah cara autentikasi server TLS yang dipercaya secara publik, yaitu situs, sertifikat yang diterbitkan oleh Entrust secara default di Chrome 127 dan versi yang lebih baru di Windows, macOS, ChromeOS, Android, serta Linux. Kebijakan iOS tidak mengizinkan penggunaan Chrome Root Store di Chrome untuk iOS.
Khususnya:
- Sertifikat TLS yang memvalidasi sertifikat root CA Entrust yang disertakan dalam Chrome Root Store dan diterbitkan:
- Setelah 31 Oktober 2024, tidak akan lagi dipercaya secara default.
- pada atau sebelum 31 Oktober 2024, tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini.
Jika perusahaan atau pengguna Chrome secara eksplisit memercayai sertifikat Entrust yang terpengaruh pada platform dan versi Chrome yang mengandalkan Chrome Root Store, misalnya, kepercayaan eksplisit disampaikan melalui Group Policy Object Windows, batasan berbasis SCT yang dijelaskan di atas akan diganti dan sertifikat akan berfungsi seperti saat ini.
Untuk mendapatkan informasi dan referensi pengujian tambahan, lihat Mempertahankan Keamanan Sertifikat Digital - Sangsi sertifikat Entrust.
Untuk mempelajari Chrome Root Store lebih lanjut, lihat FAQ ini.
- Chrome 127 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Semua versi Chrome 127 dan yang lebih baru yang mengandalkan Chrome Root Store akan memberlakukan tindakan pemblokiran. Namun, tindakan pemblokiran hanya akan dimulai untuk sertifikat yang diterbitkan setelah 31 Oktober 2024.
- Chrome 130 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Tindakan pemblokiran akan dimulai untuk sertifikat yang diterbitkan setelah 31 Oktober 2024. Hal ini juga akan memengaruhi Chrome 127, 128, dan 129.
- Enkripsi terikat aplikasi untuk cookie
Untuk meningkatkan keamanan cookie di Windows, kunci enkripsi yang digunakan untuk enkripsi cookie akan diamankan lebih lanjut dengan mengikatnya ke identitas aplikasi Chrome. Hal ini dapat membantu melindungi dari malware yang mungkin mencoba mencuri cookie dari sistem. Tindakan ini tidak memberikan perlindungan terhadap penyerang yang dapat meningkatkan hak istimewa atau menyusupi proses Chrome.
Kebijakan Enterprise, ApplicationBoundEncryptionEnabled, tersedia untuk menonaktifkan enkripsi terikat aplikasi.
- Chrome 127 di Windows
- Integrasi telemetri ekstensi Chrome dengan Chronicle
Kami berencana mengumpulkan data telemetri ekstensi yang relevan dari dalam Chrome untuk profil dan perangkat terkelola, lalu mengirimkannya ke Chronicle. Chronicle akan menganalisis data tersebut untuk memberikan insight dan konteks tentang aktivitas yang berisiko.
- Chrome 127 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows
- Menghasilkan insight untuk peringatan dan error konsol DevTools
Di Chrome 125, fitur AI Generatif (GenAI) baru tersedia untuk pengguna yang tidak dikelola: Menghasilkan insight untuk peringatan dan error Konsol Chrome DevTools. Insight ini memberikan deskripsi yang dipersonalisasi dan saran perbaikan untuk error dan peringatan yang dipilih. Awalnya, fitur ini hanya tersedia untuk pengguna (18 tahun ke atas) dalam bahasa Inggris. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan DevToolsGenAiSettings.- Chrome 125 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Fitur tersedia untuk pengguna yang tidak dikelola di seluruh dunia, kecuali Eropa, Rusia, dan China.
- Chrome 127 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Fitur tersedia untuk pengguna terkelola Chrome Enterprise dan Chrome Education di wilayah yang didukung.
- Memigrasikan ekstensi ke Manifes V3 sebelum Juni 2025
Ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3. Ekstensi Chrome akan ditransisikan ke versi manifes baru, Manifes V3. Manifes baru ini akan meningkatkan privasi pengguna, misalnya dengan beralih ke model tempat ekstensi mengubah permintaan secara deklaratif, tanpa dapat melihat permintaan satu per satu. Manifes baru ini juga meningkatkan keamanan ekstensi, karena kode yang dihosting jarak jauh tidak akan diizinkan di Manifes V3. Mulai Juni 2024, diawali pada versi pra-stabil Chrome 127, Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 yang berjalan di browser. Kebijakan Enterprise, ExtensionManifestV2Availability , dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Selain itu, komputer yang mengaktifkan kebijakan tersebut tidak akan mengalami penonaktifan ekstensi Manifes V2 hingga tahun berikutnya, yaitu Juni 2025, dan pada saat itu kebijakan tersebut akan dihapus.
Anda dapat melihat versi Manifes mana yang sedang digunakan oleh semua ekstensi Chrome yang berjalan di perangkat Anda menggunakan halaman Penggunaan aplikasi & ekstensi di Chrome Enterprise Core. Baca informasi selengkapnya tentang Linimasa manifes, termasuk:
- Chrome 127 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows: Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 di perangkat pengguna. Hanya pengguna yang mengaktifkan kebijakan Enterprise ExtensionManifestV2Availability yang akan dapat terus menggunakan ekstensi Manifes V2 di organisasi mereka.
- Chrome 139 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Penghapusan kebijakan ExtensionManifestV2Availability.
- Layanan Jaringan di Windows akan di-sandbox
Untuk meningkatkan keamanan dan keandalan, layanan jaringan, yang sudah berjalan dalam prosesnya sendiri, akan di-sandbox di Windows. Sebagai bagian dari langkah ini, kode pihak ketiga yang saat ini dapat memodifikasi layanan jaringan mungkin akan dicegah melakukan modifikasi lagi. Pencegahan ini dapat menyebabkan masalah interoperabilitas dengan software yang memasukkan kode ke dalam ruang proses Chrome, seperti software Pencegahan Kebocoran Data. Kebijakan NetworkServiceSandboxEnabled memungkinkan Anda menonaktifkan sandbox jika inkompatibilitas ditemukan. Anda dapat menguji sandbox di lingkungan Anda dengan mengikuti petunjuk ini. Anda juga dapat melaporkan masalah yang ditemukan.
- Chrome 127 di Windows: Layanan Jaringan akan di-sandbox di Windows.
- Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis di Android
Chrome akan meluncurkan versi login dan sinkronisasi yang lebih praktis serta terkonsolidasi di Chrome pada Android. Sinkronisasi Chrome tidak akan lagi ditampilkan sebagai fitur terpisah di setelan atau di tempat lain. Sebagai gantinya, pengguna dapat login ke Chrome untuk menggunakan serta menyimpan informasi seperti sandi, bookmark, dan lain-lain di Akun Google mereka, yang tunduk kepada kebijakan perusahaan yang relevan.
Seperti sebelumnya, fungsionalitas ini, yang semula menjadi bagian dari sinkronisasi Chrome yang menyimpan dan mengakses data Chrome di Akun Google, dapat dinonaktifkan melalui SyncTypesListDisabled. Login ke Chrome dapat dinonaktifkan melalui BrowserSignin seperti sebelumnya.
Perhatikan bahwa perubahan tersebut tidak memengaruhi kemampuan pengguna untuk login ke layanan Google di web (seperti Gmail) tanpa login ke Chrome, kemampuan mereka untuk tetap logout dari Chrome, atau kemampuan mereka untuk mengontrol informasi apa saja yang disinkronkan dengan Akun Google mereka.
Perubahan ini nyaris identik dengan pengalaman sinkronisasi dan login yang lebih praktis yang diluncurkan di iOS pada versi 117.
- Chrome 127 di Android
- Telemetri tentang halaman yang memicu API Penguncian keyboard dan pointer
Saat pengguna Safe Browsing yang Disempurnakan mengunjungi halaman yang memicu API penguncian keyboard atau pointer, atribut halaman tersebut akan dikirim ke Safe Browsing.
Jika telemetri dikirim dan halaman tampak berbahaya, pengguna akan melihat peringatan Safe Browsing dan keyboard atau pointer mereka akan terbuka jika saat itu sedang terkunci.
- Chrome 127 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows, Fuchsia
- Pengalaman Pengelolaan sandi yang diperbarui di Android
Di Chrome untuk Android, beberapa pengguna yang login ke Chrome, tetapi tidak mengaktifkan sinkronisasi Chrome, dapat menggunakan dan menyimpan sandi di Akun Google mereka. Kebijakan perusahaan yang relevan seperti BrowserSignin, SyncTypesListDisabled, dan PasswordManagerEnabled akan terus berfungsi seperti sebelumnya dan dapat digunakan untuk mengonfigurasi apakah pengguna dapat menggunakan serta menyimpan sandi di Akun Google mereka.- Chrome 127 di Android
- Penambahan watermark
Fitur ini akan memungkinkan admin menempatkan watermark di halaman web jika membuka halaman web tersebut memicu aturan DLP tertentu. Penerapannya akan berupa string statis yang ditampilkan sebagai watermark. Watermark akan tersedia untuk pelanggan Chrome Enterprise Premium.
- Chrome 124 di Linux, Mac, Windows: Akses Penguji Tepercaya
- Chrome 127 di Linux, Mac, Windows: Peluncuran fitur
- Setelan konten Layar Penuh Otomatis
Setelan konten Layar Penuh Otomatis yang baru mengizinkan
Element.requestFullscreen()tanpa gestur pengguna, dan mengizinkan dialog browser muncul tanpa keluar dari layar penuh.Setelan ini diblokir secara default dan situs tidak dapat meminta izin. Kontrol UI baru hanya tersedia di halaman setelan Chrome (
chrome://settings/content/automaticFullScreen) dan balon info situs. Pengguna dapat mengizinkan Aplikasi Web Terisolasi (IWA), dan admin Enterprise dapat mengizinkan origin tambahan dengan kebijakan AutomaticFullscreenAllowedForUrls.Dikombinasikan dengan izin Pengelolaan Jendela dan pop-up yang tidak diblokir (
chrome://settings/content/popups), tindakan ini akan membuka kemampuan layar penuh yang bermanfaat:- Membuka pop-up layar penuh di tampilan lain, dari satu gestur
- Menampilkan konten layar penuh di beberapa tampilan dari satu gestur
- Menampilkan konten layar penuh di tampilan baru, saat terhubung
- Tukar jendela layar penuh antar-tampilan dengan satu gestur
- Menampilkan konten layar penuh setelah gestur pengguna tidak berlaku atau direspons
- Chrome 127 di Windows, Mac, Linux
- Bit rantai ancestor lintas situs untuk CookiePartitionKey di cookie yang dipartisi
Chrome 127 akan menambahkan bit ancestor lintas situs ke kunci
CookiePartitionKeydi cookie yang dipartisi. Perubahan ini menggabungkan kunci partisi dengan nilai kunci partisi yang digunakan dalam partisi penyimpanan dan menambahkan perlindungan terhadap serangan clickjacking dengan mencegah frame sematan lintas situs agar tidak memiliki akses ke cookie yang dipartisi di situs tingkat teratas.Jika mengalami kerusakan dengan iframe sematan, Enterprise dapat menggunakan kebijakan CookiesAllowedForUrls atau menggunakan cookie
SameSite=Nonetanpa atribut Partisi, lalu memanggil Storage Access API (SAA) untuk memastikan iframe sematan memiliki akses ke cookie yang sama dengan domain level teratas.- Chrome 127 di Windows, Mac, Linux
- Menghentikan penggunaan peristiwa mutasi
Peristiwa mutasi sinkron, termasuk
DOMSubtreeModified,DOMNodeInserted,DOMNodeRemoved,DOMNodeRemovedFromDocument,DOMNodeInsertedIntoDocument, danDOMCharacterDataModified, berdampak negatif terhadap performa halaman, serta meningkatkan kompleksitas penambahan fitur baru ke Web secara signifikan. API ini tidak digunakan lagi dari spesifikasinya pada tahun 2011, dan diganti (pada tahun 2012) dengan Mutation Observer API yang jauh lebih baik. Penggunaan peristiwa mutasi yang sudah tidak berlaku harus dihapus atau dimigrasikan ke Mutation Observer. Mulai Chrome 124, kebijakan Enterprise sementara, MutationEventsEnabled, akan tersedia untuk mengaktifkan kembali peristiwa mutasi yang tidak digunakan lagi atau dihapus. Jika Anda mengalami masalah, laporkan bug di sini.Dukungan peristiwa mutasi akan dinonaktifkan secara default mulai Chrome 127, sekitar 30 Juli 2024. Kode harus dimigrasikan sebelum tanggal tersebut untuk menghindari kerusakan situs. Jika diperlukan lebih banyak waktu, ada beberapa opsi:
- Uji Coba Penghentian Penggunaan Peristiwa Mutasi dapat digunakan untuk mengaktifkan kembali fitur selama waktu yang terbatas di situs tertentu. Akses ini dapat digunakan hingga Chrome 134 yang berakhir pada 25 Maret 2025.
- Kebijakan Enterprise MutationEventsEnabled juga dapat digunakan untuk tujuan yang sama di Chrome 134.
Lihat postingan blog ini untuk mengetahui detail selengkapnya. Laporkan masalah apa pun di sini.
- Chrome 127 di Windows, Mac, Linux, Android
- Penampung scroll yang dapat difokuskan keyboard
Membuat penampung scroll yang dapat difokuskan menggunakan navigasi fokus berurutan sangat meningkatkan aksesibilitas. Saat ini, tombol tab tidak memfokuskan scroller kecuali jika
tabIndexditetapkan secara eksplisit ke 0 atau lebih.Dengan membuat scroller yang dapat difokuskan secara default, pengguna yang tidak dapat (atau tidak ingin) menggunakan mouse akan dapat memfokuskan konten yang terpotong menggunakan tombol tab dan panah pada keyboard. Perilaku ini hanya diaktifkan jika scroller tidak berisi turunan yang dapat difokuskan keyboard. Logika ini diperlukan agar tidak menyebabkan regresi untuk elemen yang dapat difokuskan yang sudah ada, yang mungkin ada dalam scroller seperti
<textarea>.- Chrome 127 di Windows, MacOS, Linux, Android
- Dukungan untuk kondisi not di Service Worker Static Routing API
Service Worker Static Routing API adalah API yang digunakan untuk merutekan permintaan ke jaringan atau handler pengambilan ServiceWorker, mencari langsung dari cache, dan sebagainya. Setiap rute terdiri dari kondisi dan sumber, dengan kondisi digunakan untuk mencocokkan permintaan.
Untuk implementasi Chromium, kondisi or adalah satu-satunya kondisi yang didukung. Namun, agar kondisi dapat ditulis dengan lebih fleksibel, dukungan untuk kondisi not akan segera hadir, sehingga cocok dengan kondisi terbalik di dalamnya.
- Chrome 127 di Windows, Mac, Linux, Android
- Tanda tangan kode ad-hoc untuk shim PWA di macOS
Tanda tangan kode untuk shim aplikasi yang sebelumnya dibuat saat menginstal Progressive Web App (PWA) di macOS, kini menggunakan tanda tangan kode ad-hoc yang dibuat saat aplikasi diinstal. Tanda tangan kode digunakan macOS sebagai bagian dari identitas aplikasi. Tanda tangan ad-hoc ini akan membuat setiap shim PWA memiliki identitas unik untuk macOS; sebelumnya setiap PWA diidentifikasi sebagai aplikasi yang sama di macOS.
Perubahan ini akan memperbaiki masalah yang muncul saat mencoba menyertakan beberapa PWA di panel preferensi Buka saat Login macOS, dan akan memungkinkan peningkatan mendatang dalam menangani notifikasi pengguna di dalam PWA pada macOS.
- Chrome 128 di Mac
- Menghentikan penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing
Pelaporan Lengkap Safe Browsing adalah fitur yang meningkatkan keamanan semua pengguna dengan mengumpulkan informasi telemetri dari pengguna yang berpartisipasi dan digunakan untuk perlindungan Google Safe Browsing. Data yang dikumpulkan mencakup URL halaman web yang dikunjungi, informasi sistem terbatas, dan beberapa konten halaman. Namun, fitur ini kini digantikan oleh mode Perlindungan yang ditingkatkan. Sebaiknya pengguna beralih ke Perlindungan yang ditingkatkan untuk terus memberikan keamanan bagi semua pengguna selain mengaktifkan keamanan terkuat yang tersedia di Chrome. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Tingkat perlindungan Safe Browsing.
- Chrome 128 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Penghentian penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing
- Chrome tidak akan lagi mendukung macOS 10.15
Chrome tidak akan lagi mendukung macOS 10.15, yang sudah berada di luar periode dukungan dengan Apple. Pengguna harus mengupdate sistem operasi agar dapat terus menjalankan browser Chrome. Menjalankan sistem operasi yang didukung sangat penting untuk menjaga keamanan. Jika berjalan di macOS 10.15, Chrome akan terus menampilkan kolom info yang mengingatkan pengguna bahwa Chrome 129 tidak akan lagi mendukung macOS 10.15.
- Chrome 129 di Mac: Chrome tidak lagi mendukung macOS 10.15
- Pengambilan link pengguna di PWA
Link web akan otomatis mengarahkan pengguna ke aplikasi web yang terinstal. Agar lebih sesuai dengan ekspektasi pengguna seputar aplikasi web yang terinstal, Chrome akan mempermudah proses perpindahan antara browser dan aplikasi web yang terinstal. Saat pengguna mengklik link yang dapat ditangani oleh aplikasi web yang terinstal, Chrome akan menambahkan chip di kolom URL untuk menyarankan peralihan ke aplikasi tersebut. Jika pengguna mengklik chip tersebut, aplikasi akan langsung diluncurkan, atau petak aplikasi yang dapat mendukung link tersebut akan terbuka. Bagi beberapa pengguna, mengklik link akan selalu otomatis membuka aplikasi.
- Chrome 121 di Linux, MacOS, Windows: Saat sebagian pengguna mengklik link, link tersebut akan selalu terbuka di PWA yang terinstal, sementara sebagian pengguna lain akan melihat link itu terbuka di tab baru dengan chip di kolom URL-nya. Mengklik chip akan meluncurkan aplikasi. Tersedia tanda untuk mengontrol fitur ini:
chrome://flags/#enable-user-link-capturing-pwa. - Chrome 129 di Linux, Mac, Windows: Meluncurkan fitur ini ke 100% versi Stabil, baik dengan setelan default aktif (selalu luncurkan aplikasi saat mengklik link) maupun nonaktif (selalu buka di tab, hanya luncurkan jika pengguna mengklik chip di kolom URL).
- Chrome 121 di Linux, MacOS, Windows: Saat sebagian pengguna mengklik link, link tersebut akan selalu terbuka di PWA yang terinstal, sementara sebagian pengguna lain akan melihat link itu terbuka di tab baru dengan chip di kolom URL-nya. Mengklik chip akan meluncurkan aplikasi. Tersedia tanda untuk mengontrol fitur ini:
- Menghentikan penggunaan argumen includeShadowRoots di DOMParser
Argumen
includeShadowRootsadalah argumen yang sebelumnya tidak pernah distandardisasi bagi fungsiDOMParser.parseFromString(), yang ditujukan untuk memungkinkan penguraian imperatif konten HTML yang berisi shadow DOM deklaratif. Argumen ini diluncurkan di Chrome 90 sebagai bagian dari peluncuran awal shadow DOM deklaratif. Sejak diskusi standardisasi mengemuka kembali pada tahun 2023, API DSD berubah bentuk, termasuk fitur untuk penguraian imperatif ini. Untuk membaca selengkapnya, lihat detail konteks mengenai standar terkait. Informasi juga tersedia tentang penghentian terkait serialisasi shadow DOM dan atribut shadow root.
Sekarang, dengan diluncurkannya versi standar API ini dalam bentuk setHTMLUnsafe() dan parseHTMLUnsafe() di Chrome 129, argumenincludeShadowRootsnon-standar tidak boleh digunakan lagi dan harus dihapus. Semua penggunaan harus diubah:
Jangan gunakan:
(new DOMParser()).parseFromString(html,'text/html',{includeShadowRoots: true});
Gunakan kode ini sebagai gantinya:
document.parseHTMLUnsafe(html);- Chrome 129 di Linux, Mac, Windows, Android
- Peringatan formulir tidak aman di iOS
Chrome 125 memblokir pengiriman formulir dari halaman yang aman ke halaman yang tidak aman di iOS. Jika mendeteksi pengiriman formulir yang tidak aman, Chrome akan menampilkan peringatan yang meminta pengguna mengonfirmasi pengiriman. Tujuannya adalah untuk mencegah kebocoran data formulir melalui teks biasa tanpa persetujuan eksplisit dari pengguna. Kebijakan yang disebut InsecureFormsWarningsEnabled tersedia untuk mengontrol fitur ini.
- Chrome 125 di iOS: Peluncuran fitur
- Chrome 130 di iOS: Kebijakan InsecureFormsWarningsEnabled akan dihapus
- Pemeriksaan akses jaringan pribadi untuk permintaan navigasi: mode peringatan saja
Sebelum situs A membuka situs B lain di jaringan pribadi pengguna, fitur ini melakukan tindakan berikut:
1. Memeriksa apakah permintaan telah dimulai dari konteks yang aman
2. Mengirim permintaan preflight, dan memeriksa apakah situs B merespons dengan header yang mengizinkan akses jaringan pribadi.
Sudah ada fitur untuk subresource dan worker, tetapi fitur ini khusus untuk permintaan navigasi.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk melindungi jaringan pribadi pengguna. Karena fitur ini dalam mode peringatan saja, kami tidak akan menggagalkan permintaan jika ada pemeriksaan yang gagal. Sebagai gantinya, peringatan akan ditampilkan di DevTools untuk membantu developer bersiap menghadapi penerapan mendatang.
- Chrome 130 di Windows, Mac, Linux, Android
- Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk perilaku situs lama yang sama
Di Chrome 79, kami memperkenalkan kebijakan InsecureFormsWarningsEnabled untuk mengembalikan perilaku cookie SameSite ke perilaku lama pada domain yang ditentukan. Masa berlaku kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList telah diperpanjang dan akan dihapus pada versi yang tercantum di bawah.
- Chrome 132 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
- Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS
Mulai Chrome 124, Chrome mengaktifkan secara default mekanisme enkapsulasi kunci TLS aman pasca-kuantum baru X25519Kyber768 di semua platform desktop, berdasarkan standar NIST (ML-KEM). Update ini melindungi traffic jaringan dari Chrome dengan server yang juga mendukung ML-KEM dari dekripsi oleh komputer kuantum di masa mendatang. Mekanisme ini diekspos sebagai cipher suite TLS baru. TLS akan otomatis menegosiasikan cipher yang didukung, sehingga perubahan ini harus bersifat transparan terhadap operator server. Cipher ini akan digunakan baik untuk koneksi TLS 1.3 maupun QUIC.
Namun, beberapa middlebox TLS mungkin tidak disiapkan untuk ukuran enkapsulasi kunci Kyber (ML-KEM), atau poin kode cipher ClientHello TLS baru, yang menyebabkan koneksi terputus atau macet. Hal ini dapat diatasi dengan memperbarui middlebox Anda, atau menonaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci melalui kebijakan sementara Enterprise PostQuantumKeyAgreementEnabled, yang akan tersedia hingga akhir tahun 2024. Namun, cipher aman pasca-kuantum jangka panjang akan diperlukan di TLS dan kebijakan perusahaan tersebut akan dihapus. Kriptografi pasca-kuantum diperlukan untuk CSNA 2.0.
Lihat postingan blog ini untuk detail selengkapnya.
- Chrome 124 di Windows, Mac, Linux
- Chrome 135 di Android
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Mulai ChromeOS 127, Grup pengepasan akan memungkinkan Anda mengelompokkan jendela di ChromeOS. Grup pengepasan dibuat ketika pengguna menyandingkan dua jendela untuk membentuk layar terpisah. Kedua jendela tersebut kemudian dapat disatukan lagi, diubah ukurannya secara bersamaan, atau dipindahkan sebagai grup.
-
Mulai ChromeOS 127, Baca Lisan akan menghadirkan suara berkualitas tinggi Google ke Mode Baca Chrome yang dapat digunakan pengguna untuk membaca konten di web dengan Text to Speech. Baca Lisan ditujukan untuk membantu orang yang mengalami kesulitan membaca agar dapat memahami teks panjang. Fitur Baca Lisan yang baru dalam Mode Baca di desktop Chrome memungkinkan pengguna mendengar teks yang sedang dibaca, sehingga meningkatkan fokus dan pemahaman.
Perubahan konsol Admin mendatang
- Filter untuk setelan populer dan yang baru ditambahkan dengan tag kebijakan
Opsi baru akan tersedia di Konsol Admin untuk memfilter setelan yang baru ditambahkan dan populer. Dengan filter baru ini, Anda dapat melihat setelan terbaru Chrome serta setelan yang paling populer dan relevan.
- Mulai Chrome 126 di Android, iOS, Linux, Mac, Windows: Akses Penguji Tepercaya
- Mulai Chrome 127 di Android, iOS, Linux, Mac, Windows: Peluncuran fitur
- Pelaporan profil terkelola browser Chrome

Chrome Enterprise Core akan memperkenalkan pelaporan profil terkelola browser Chrome baru di konsol Admin. Fitur ini akan menyediakan daftar profil terkelola baru dan halaman detail. Di halaman tersebut, admin IT dapat melihat informasi pelaporan tentang profil terkelola, seperti detail profil, versi browser, kebijakan yang diterapkan, dan lain-lain.
- Mulai Chrome 127 di Android, Linux, MacOS, Windows: Akses awal Penguji Tepercaya
- Mulai Chrome 130 di Android, iOS, Linux, MacOS, Windows: Peluncuran fitur
- Kebijakan berbasis grup untuk browser Chrome
Sebagai administrator, Anda akan dapat menggunakan grup Google untuk menambahkan browser Chrome terkelola ke grup dan menetapkan kebijakan Pengguna & browser serta setelan Ekstensi ke grup browser. Browser terkelola dapat ditetapkan ke beberapa grup, sehingga admin IT dapat lebih fleksibel dalam mengelola browser Chrome menggunakan pengelolaan cloud.
- Mulai Chrome 126 di Android, Linux, MacOS, Windows: Akses Penguji Tepercaya
- Mulai Chrome 127 di Android, iOS, Linux, MacOS, Windows: Peluncuran fitur
Chrome 125
Update browser Chrome
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome (3PCD)
✓
Pemindaian file mendalam otomatis untuk pengguna Safe Browsing yang Disempurnakan
✓
Dukungan Chrome Desktop untuk Windows ARM64
✓
Perubahan pengupdate Chrome
✓
Insight Keamanan Chrome
✓
✓
✓
Update bandwidth Chrome
✓
Pemeriksaan Keamanan Ekstensi
✓
Peringatan formulir tidak aman di iOS
✓
Dukungan Browser Lama untuk Edge diupgrade ke Manifes V3
✓
Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk pewarisan URL Dasar
✓
Mengirim laporan download tanpa keputusan pengguna yang eksplisit
✓
✓
Grup Tab di Petak Tab
✓
Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
✓
Mengupdate Layanan Google Play untuk memperbaiki masalah terkait sandi akun
✓
Memperluas Storage Access API (SAA) ke penyimpanan non-cookie
✓
Tindakan default mousemove yang dapat dioperasikan
✓
Menghapus alias window-placement untuk deskripsi izin dan kebijakan izin
✓
Layar pemilihan Mesin Telusur default
✓
✓
Menghasilkan insight untuk peringatan dan error Konsol Chrome DevTools
✓
Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome
✓
Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
✓
Update ChromeOS
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Perbaikan VPN selalu aktif SAML
✓
Setelan Passpoint ChromeOS
✓
Telepon Bluetooth Audio ChromeOS
✓
Menambahkan PrivateIP ke DoH dengan ID
✓
UI kontrol kecepatan pemutaran video di Galeri
✓
Tombol Kurangi Animasi untuk ChromeOS
✓
Jendela login Captive Portal
✓
Dialog penginstalan untuk PWA
✓
Memperingatkan pengguna sebelum memutuskan sambungan HID Bluetooth
✓
✓
Update konsol Admin
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Penghapusan browser tidak aktif di Chrome Enterprise Core
✓
✓
Desain ulang pendaftaran perangkat dan pembuatan token ChromeOS
✓
Fitur token pra-penyediaan ZTE baru
✓
Fitur pengelolaan token yang diperluas
✓
✓
Pengumpulan data anonim yang menyertakan URL di Sesi Tamu Terkelola
✓
Kebijakan baru di konsol Admin
✓
Perubahan browser Chrome mendatang
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Menghentikan penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing
✓
Mengekstrak teks dari PDF untuk pengguna pembaca layar
✓
Layanan Jaringan di Windows akan ditangani dengan sandbox
✓
Menghapus dukungan untuk UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled
✓
Grup Tab di iPad
✓
Telemetri tentang halaman yang memicu API Penguncian keyboard dan pointer
✓
Pengalaman pengelolaan sandi yang terbaru di Android
✓
✓
Penambahan watermark
✓
Menyelaraskan navigator.cookieEnabled dengan spesifikasi
✓
Setelan konten layar penuh otomatis
✓
Penampung scroll yang dapat difokuskan keyboard
✓
Bit rantai ancestor lintas situs untuk CookiePartitionKey di cookie yang dipartisi
✓
Enkripsi terikat aplikasi untuk cookie
✓
Integrasi telemetri ekstensi Chrome dengan Chronicle
✓
Memigrasikan ekstensi ke Manifes V3 sebelum Juni 2025
✓
✓
✓
Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis di Android
✓
Menghentikan penggunaan peristiwa mutasi
✓
Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk perilaku lama situs yang sama
✓
Pengambilan link pengguna di PWA
✓
✓
Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS
✓
Chrome tidak akan lagi mendukung macOS 10.15
✓
✓
Menghentikan penggunaan argumen includeShadowRoots di DOMParser
✓
Pemeriksaan akses jaringan pribadi untuk permintaan navigasi: mode peringatan saja
✓
Perubahan ChromeOS mendatang
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Kebijakan baru untuk mengontrol waktu aktif dan tidur Kios
✓
Menampilkan URL karakter pengganti dalam Pelaporan Kontrol Data
✓
Perubahan konsol Admin mendatang
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Keseimbangan kebijakan: Konfigurasi Kustom untuk admin IT
✓
Panduan penyiapan interaktif untuk Chrome Enterprise Core
✓
Laporan Teknologi lama
✓
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update browser Chrome
- Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome (3PCD)
Cookie pihak ketiga akan dibatasi dalam rilis Chrome mendatang. Saat ini, cookie tersebut dibatasi secara default untuk 1% pengguna Chrome agar situs dapat melihat pratinjau pengalaman pengguna tanpa cookie pihak ketiga. Sebagian besar perusahaan dikecualikan dari grup ini secara otomatis dan admin dapat menggunakan kebijakan BlockThirdPartyCookies dan CookiesAllowedForUrls untuk mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga jika diperlukan.
Pengguna akhir dapat menggunakan ikon mata di omnibox guna mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga untuk sementara selama 90 hari di situs tertentu bila diperlukan. Baca artikel bantuan ini untuk mengetahui detail selengkapnya tentang cara mengubah setelan ini ke konfigurasi yang diinginkan. Fitur anti-pelacakan pantulan diterapkan saat situs dengan pelacakan pantulan tidak diizinkan untuk menggunakan cookie pihak ketiga, dan dapat dikontrol dengan kebijakan yang sama. Integrasi SaaS perusahaan yang digunakan dalam konteks lintas situs untuk kasus penggunaan non-iklan dapat mendaftar ke uji coba penghentian penggunaan pihak ketiga atau uji coba penghentian penggunaan pihak pertama agar dapat terus mengakses cookie pihak ketiga selama jangka waktu terbatas.
Untuk mengetahui detail selengkapnya tentang cara menyiapkan, memberikan masukan, dan melaporkan potensi masalah situs, lihat halaman landing terbaru kami tentang persiapan menghadapi penghentian penggunaan cookie pihak ketiga.
- Mulai Chrome 120 di ChromeOS, Linux, macOS, Windows
Cookie pihak ketiga telah dinonaktifkan untuk 1% traffic global. Jika memungkinkan, pengguna versi bisnis akan dikecualikan dari proses ini secara otomatis, dan kebijakan untuk mengganti perubahan tersebut akan tersedia.
- Pemindaian file mendalam otomatis untuk pengguna Safe Browsing yang Disempurnakan
Pemindaian mendalam pada download untuk pengguna Safe Browsing yang Disempurnakan telah diluncurkan sejak Chrome 91. Pada saat itu, pengguna harus mengizinkan setiap file yang mereka inginkan untuk dipindai secara otomatis. Mulai Chrome 125, pengguna tidak perlu melakukannya lagi. Pemindaian mendalam dilakukan secara otomatis sebagai bagian dari peningkatan perlindungan yang ditawarkan oleh Safe Browsing yang Disempurnakan. Admin yang ingin menonaktifkan fitur ini dapat memastikan pengguna mereka sama sekali tidak berada dalam mode Safe Browsing yang Disempurnakan dengan kebijakan SafeBrowsingProtectionLevel, atau menonaktifkan pemindaian mendalam dengan SafeBrowsingDeepScanningEnabled.
- Chrome 125 di LaCrOS, Linux, Mac, Windows: Peluncuran fitur
- Dukungan Chrome Desktop untuk Windows ARM64
Chrome meluncurkan dukungan untuk Windows ARM64. Penginstal Enterprise akan segera hadir, dan versi ARM64 dapat didownload di google.com/chrome. Jika Anda mengalami masalah, laporkan bug di sini. Saat ini, Chrome versi lain yang berjalan di perangkat ARM64 tidak akan diupgrade secara otomatis. Instal ulang Chrome jika Anda menjalankan perangkat ARM64.
- Chrome 125 di Windows: Penginstal Enterprise baru akan tersedia pada pertengahan bulan Mei
- Perubahan pengupdate Chrome
Kami sedang dalam proses meluncurkan Google Update versi baru. Sebagai bagian dari perubahan ini, lokasi untuk GoogleUpdate.exe di Windows akan berubah dan diganti namanya menjadi updater.exe. Perhatikan bahwa jalur sebelumnya akan tetap tersedia hingga transisi selesai sepenuhnya. GoogleUpdate.exe juga diubah agar mengarah ke updater.exe.
* Sebelumnya: %PROGRAMFILES(X86)%\Google\Update\GoogleUpdate.exe
* Saat ini: %PROGRAMFILES(X86)%\Google\GoogleUpdater\<VERSION {i>>\updater.exe<i}
- Chrome 125 di Windows: Perubahan ini muncul di Windows
- Insight Keamanan Chrome
Jika memiliki Chrome Enterprise Core (Pengelolaan Cloud Browser Chrome) dan Workspace Enterprise Standard atau Workspace Enterprise Plus dengan lisensi yang ditetapkan, Anda kini dapat mengaktifkan Insight Keamanan Chrome. Alat ini memungkinkan Anda memantau risiko pihak internal dan kehilangan data untuk aktivitas Chrome. Untuk informasi selengkapnya, lihat Memantau risiko internal dan kehilangan data.
- Chrome 125 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows
- Update bandwidth Chrome
Chrome memperkenalkan mekanisme baru untuk mengupdate komponen Chrome tertentu yang dapat mengakibatkan penggunaan bandwidth ekstra dalam perangkat Anda. Anda dapat mengontrolnya menggunakan kebijakan GenAILocalFoundationalModelSettings.
- Chrome 125 di Linux, Mac, Windows
- Pemeriksaan Keamanan Ekstensi
Pemeriksaan Keamanan Ekstensi memberi tahu pengguna tentang ekstensi yang mungkin berisi malware, pelanggaran kebijakan, dan ekstensi yang telah lama tidak dipublikasikan. Layanan ini menyediakan antarmuka bagi pengguna untuk meninjau ekstensi tersebut dan memutuskan untuk mempertahankan atau menghapus setiap ekstensi yang ditandai.
Untuk memperluas kegunaan dan cakupan fitur ini, Chrome 125 menambahkan pemicu baru sehingga ekstensi lain yang berpotensi berisiko juga dapat ditinjau oleh pengguna. Ada dua jenis ekstensi baru yang sekarang kami laporkan untuk ditinjau oleh pengguna.
- Ekstensi yang tidak diinstal dari Chrome Web Store
- Ekstensi yang melanggar kebijakan toko karena menggunakan taktik penginstalan yang menipu dan dianggap sebagai software yang tidak diinginkan
Semua ekstensi yang diinstal otomatis, diinstal oleh kebijakan, ditetapkan ke versi tertentu, atau diblokir oleh kebijakan akan diabaikan dan tidak ditandai oleh kriteria pemicu ini.
- Chrome 125 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Selama peluncuran, dua pemicu baru akan ditambahkan ke pemeriksaan keamanan ekstensi yang ditemukan di halaman
chrome://extensions/
- Peringatan formulir tidak aman di iOS
Chrome 125 memblokir pengiriman formulir dari halaman yang aman ke halaman yang tidak aman di iOS. Jika mendeteksi pengiriman formulir yang tidak aman, Chrome akan menampilkan peringatan yang meminta pengguna untuk mengonfirmasi pengiriman. Tujuannya adalah untuk mencegah kebocoran data formulir melalui teks biasa tanpa persetujuan eksplisit dari pengguna. Kebijakan InsecureFormsWarningsEnabled tersedia untuk mengontrol fitur ini.
- Chrome 125 di iOS: Peluncuran fitur
- Chrome 130 di iOS: Kebijakan InsecureFormsWarningsEnabled akan dihapus
- Dukungan Browser Lama untuk Edge diupgrade ke Manifes V3
Dukungan Browser Lama untuk Edge diupgrade ke Manifes V3. Hal ini merupakan update utama dengan kemungkinan adanya bug, jadi Anda dapat mencoba versi Beta ekstensi ini sekarang. Sebaiknya Anda mengujinya di lingkungan Anda. Jika Anda mengalami masalah, laporkan bug di sini.
- Chrome 125 di Linux, Mac, Windows: Microsoft Edge Add-ons Store tidak mendukung peluncuran bertahap, sehingga peluncuran ini akan diluncurkan 0%=>100% dalam satu langkah. Target tanggal rilis adalah 30 Mei, jadi sekitar 2 minggu setelah siklus proses Chrome 125.
- Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk pewarisan URL Dasar
Di Chrome 114, kami memperkenalkan NewBaseUrlInheritanceBehaviorAllowed untuk mencegah pengguna atau variasi Google Chrome mengaktifkan NewBaseUrlInheritanceBehavior, jika ditemukan masalah kompatibilitas. Chrome 125 menghapus kebijakan sementara NewBaseUrlInheritanceBehaviorAllowed.
- Chrome 125 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Kebijakan NewBaseUrlInheritanceBehaviorAllowed akan dihapus.
- Mengirim laporan download tanpa keputusan pengguna yang eksplisit
Laporan Safe Browsing Klien adalah laporan telemetri yang dikirim ke Safe Browsing saat peringatan ditampilkan di Chrome. Saat ini, laporan download dikirim saat pengguna menghapus atau mengabaikan peringatan download. Berdasarkan pembelajaran dari eksperimen peringatan awal yang disesuaikan, banyak peringatan download tidak secara eksplisit dihapus atau diabaikan. Laporan tidak dikirim untuk peringatan ini, sehingga Safe Browsing tidak dapat melihat efektivitas peringatan ini. Fitur ini bertujuan untuk menutup kesenjangan telemetri ini dengan mengirimkan laporan saat download dihapus secara otomatis atau browser ditutup.
- Chrome 125 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows
- Grup Tab di Petak Tab
Pengguna Chrome untuk iPhone dapat membuat dan mengelola grup tab di petak tab mereka. Hal ini membantu pengguna untuk merapikan grup tab, mengurangi ketidakteraturan, dan mengelola tugas mereka dengan lebih efisien.
- Chrome 125 di iOS
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome akan langsung mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Mulai Chrome 125, administrator dapat menggunakan kebijakan Enterprise UiAutomationProviderEnabled untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung di Chrome 136, dan akan dihapus di Chrome 137. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang disebabkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator Enterprise dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk memilih ikut serta lebih awal pada perilaku baru, atau memilih tidak ikut untuk sementara melalui Chrome 136.
- Chrome 137 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
- Mengupdate Layanan Google Play untuk memperbaiki masalah terkait sandi akun
Pengguna dengan Layanan Google Play versi lama mungkin tidak dapat mengakses sandi yang disimpan ke Akun Google mereka. Pengguna seperti itu kini melihat peringatan untuk mengupdate Layanan Google Play di platform pengelolaan sandi agar dapat mengakses sandi akun mereka lagi. Hal ini adalah bagian dari migrasi berkelanjutan yang hanya memengaruhi pengguna Android Pengelola Sandi Google.
- Chrome 125 di Android
- Memperluas Storage Access API (SAA) ke penyimpanan non-cookie
Chrome memperluas Storage Access API untuk mengizinkan akses ke penyimpanan non-cookie dan cookie tanpa partisi dalam konteks pihak ketiga. API saat ini hanya memberikan akses ke cookie, yang memiliki kasus penggunaan berbeda dengan penyimpanan non-cookie. API ini dapat digunakan sebagai berikut (JS berjalan dalam iframe tersemat):
// Meminta handle penyimpanan baru melalui rSA (tindakan ini akan meminta pengguna)
let handle = await document.requestStorageAccess({all: true});
// Menulis beberapa localstorage lintas situs
handle.localStorage.setItem("userid", "1234");
// Membuka atau membuat indexedDB yang dibagikan dengan konteks pihak pertama
let messageDB = handle.defaultBucket.indexedDB.open("messages");
Alur yang sama akan digunakan oleh iframe untuk mendapatkan handle penyimpanan saat ancestor tingkat teratasnya berhasil memanggil rSAFor, hanya saja dalam hal ini izin storage-access sudah diberikan. Oleh karena itu, panggilan rSA tidak memerlukan gestur pengguna atau menampilkan dialog, sehingga memungkinkan iframe tersembunyi mengakses penyimpanan.
- Chrome 125 di Windows, Mac, Linux, Android
- Tindakan default mousemove yang dapat dioperasikan
Membatalkan mousemove tidak akan mencegah pemilihan teks atau tarik lalu lepas. Sebelumnya, Chrome memungkinkan pembatalan peristiwa mousemove untuk mencegah API lain seperti pemilihan teks (dan bahkan tarik lalu lepas pada masa lalu). Pembatalan peristiwa ini tidak sesuai dengan browser besar lainnya; juga tidak sesuai dengan spesifikasi Peristiwa UI W3.
Dengan fitur ini, pemilihan teks bukan lagi tindakan default mousemove. Pemilihan teks dan tarik lalu lepas tetap dapat dicegah dengan membatalkan peristiwa selectstart dan dragstart, dan tindakan ini sesuai dengan spesifikasi serta dapat dioperasikan sepenuhnya.
- Chrome 125 di Windows, Mac, Linux, Android
- Menghapus alias penempatan jendela untuk deskripsi izin dan kebijakan izin
Chrome 125 menghapus alias penempatan jendela untuk deskripsi izin dan kebijakan izin. Semua instance penempatan jendela diganti dengan pengelolaan jendela, yang menjelaskan fungsi API terkait dengan lebih baik. Update ini adalah tindak lanjut dari peningkatan fitur Window Management API dan penggantian nama Multi-Screen Window Placement API; untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Status Platform Chrome.
- Chrome 125 di Windows, Mac, Linux
- Layar pemilihan Mesin Telusur default
Sebagai bagian dari kepatuhan terhadap Digital Markets Act (DMA), Google memperkenalkan layar pemilihan bagi pengguna untuk memilih mesin telusur default di Chrome. Pilihan pengguna akan mengontrol setelan mesin telusur default, yang saat ini tersedia di chrome://settings/search.
Untuk perusahaan yang telah memilih agar administrator mereka menetapkan setelan penelusuran pengguna versi bisnis mereka menggunakan kebijakan Enterprise DefaultSearchProviderEnabled dan DefaultSearchProviderSearchUrl, kebijakan tersebut akan tetap mengontrol setelan penelusuran perusahaan. Jika administrator belum menyetel setelan penelusuran pengguna versi bisnis berdasarkan kebijakan, pengguna versi bisnis tersebut mungkin akan melihat perintah untuk memilih mesin telusur default di Chrome.
Baca informasi selengkapnya tentang kebijakan ini dan grup atom terkait.
- Chrome 120 di iOS, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: 1% pengguna akan mulai mendapatkan layar pemilihan mesin telusur default pada Chrome 120.
- Chrome 125 di iOS, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: peluncuran penuh untuk pengguna yang relevan.
- Menghasilkan insight untuk peringatan dan error Konsol Chrome DevTools
Di Chrome 125, fitur AI Generatif (GenAI) baru tersedia untuk pengguna yang tidak dikelola: Menghasilkan insight untuk peringatan dan error Konsol Chrome DevTools. Insight ini memberikan deskripsi yang dipersonalisasi dan perbaikan yang disarankan untuk error dan peringatan yang dipilih. Awalnya, fitur ini hanya tersedia untuk pengguna (18 tahun ke atas) dalam bahasa Inggris. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan DevToolsGenAiSettings.
- Chrome 125 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Fitur tersedia untuk pengguna yang tidak dikelola secara global, kecuali Eropa, Rusia, dan China.
- Chrome 127 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Fitur tersedia untuk pengguna terkelola Chrome Enterprise & Education di wilayah yang didukung.
- Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome
Kebijakan
Deskripsi
ProfileLabel
Kebijakan ini mengontrol label yang digunakan untuk mengidentifikasi profil yang digunakan untuk login.
EnterpriseLogoUrl
URL Logo Perusahaan: URL ke gambar yang digunakan sebagai badge perusahaan untuk profil.
EnterpriseBadgingTemporarySetting
Mengontrol visibilitas badge perusahaan.
ApplicationBoundEncryptionEnabled
Mengaktifkan enkripsi yang terikat aplikasi
UiAutomationProviderEnabled
Mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser di Windows
ToolbarAvatarLabelSettings
Setelan label avatar toolbar terkelola
Update ChromeOS
-
Perbaikan SAML VPN selalu aktif 
Untuk lebih mendukung pelanggan Enterprise yang menggunakan VPN dalam mode ketat yang selalu aktif, di mana tidak ada traffic pengguna yang dapat mengakses internet kecuali melalui VPN, dan autentikasi SAML, kami telah menambahkan kebijakan baru AlwaysOnVpnPreConnectUrlAllowlist. Kebijakan ini memungkinkan Anda menentukan URL yang boleh dibuka pengguna sebelum VPN terhubung, sehingga layanan SAML dapat dijangkau untuk mengautentikasi pengguna ke VPN melalui browser sistem.
-
Anda kini dapat melihat dan mengelola Passpoint Wi-Fi di Setelan ChromeOS. Anda dapat melihat dan menghapus langganan passpoint yang terinstal di halaman detail passpoint.
-
Telepon Bluetooth Audio ChromeOS 
ChromeOS kini mendukung tombol kontrol panggilan pada headset Bluetooth yang kompatibel, termasuk menjawab, menolak, atau menghentikan panggilan, dan membisukan mikrofon.
-
Menambahkan PrivateIP ke DoH dengan ID 
ID jaringan telah ditambahkan ke template URI DNS aman dengan kebijakan ID. Admin kini dapat mengonfigurasi placeholder baru di template URI DNS, yang diganti dengan alamat IP lokal perangkat saat pengguna terhubung ke jaringan terkelola.
-
UI kontrol kecepatan pemutaran video galeri 
Pemutar video Galeri ChromeOS kini memiliki menu kecepatan pemutaran untuk mengontrol laju pemutaran.
-
Tombol Kurangi Animasi untuk ChromeOS 
Setelan animasi yang dikurangi kini tersedia di ChromeOS. Setelan ini tersedia di bagian Aksesibilitas > Layar dan Pembesaran> Sedikit Animasi. Pelanggan yang mengalami mabuk perjalanan, gangguan, atau jenis ketidaknyamanan lainnya saat melihat animasi dapat diuntungkan dengan adanya setelan ini.
-
ChromeOS 125 memungkinkan login captive portal yang lebih mudah dengan jendela khusus. Jendela akan terbuka sebagai jendela pop-up tabel; URL ditampilkan, tetapi tidak dapat diedit.

-
ChromeOS 125 mengaktifkan dialog penginstalan untuk aplikasi web. Fitur ini menghentikan pemblokiran skenario penginstalan aplikasi web dan merupakan bagian dari upaya untuk membuat platform penginstalan aplikasi web yang lebih dapat diprediksi, mudah diakses, dan tepercaya.
-
Memperingatkan pengguna sebelum memutuskan sambungan HID Bluetooth 
Di ChromeOS 125 dan yang lebih baru, Chromebox dan Chromebase menampilkan notifikasi untuk mencegah terputusnya sambungan perangkat Bluetooth yang tidak disengaja. Notifikasi ini muncul saat Anda mencoba menonaktifkan Bluetooth ketika hanya Human Interface Device (HID), seperti keyboard atau mouse, yang terhubung melalui Bluetooth sedang aktif.
Update konsol Admin
-
Penghapusan browser tidak aktif di Chrome Enterprise Core 
Mulai April 2024 hingga Juni 2024, kebijakan penghapusan Periode tidak aktif untuk browser telah mulai diluncurkan dan otomatis menghapus browser terdaftar di konsol Admin yang tidak aktif selama lebih dari periode waktu tidak aktif yang ditentukan oleh kebijakan. Saat kebijakan dirilis, periode waktu tidak aktif memiliki nilai default 540 hari. Artinya, semua browser terdaftar yang tidak aktif selama lebih dari 540 hari telah dihapus dari akun Anda secara default. Administrator dapat mengubah nilai periode tidak aktif menggunakan kebijakan ini. Nilai maksimum untuk menentukan periode tidak aktif browser adalah 730 hari dan nilai minimumnya adalah 28 hari (pelajari lebih lanjut).
Jika Anda menurunkan nilai kebijakan yang ditetapkan, tindakan tersebut mungkin akan berdampak global pada semua browser yang saat ini terdaftar. Semua browser yang terpengaruh akan dianggap tidak aktif dan, oleh karena itu, akan dihapus secara permanen. Untuk memastikan browser yang dihapus mendaftar ulang secara otomatis saat dimulai ulang lagi, tetapkan nilai kebijakan Pengelolaan Token Perangkat ke Hapus token sebelum menurunkan nilai kebijakan ini. Token pendaftaran di browser tersebut harus tetap valid pada saat perangkat dimulai ulang.
-
Desain ulang pendaftaran perangkat dan pembuatan token ChromeOS 
Mulai April 2024, pengalaman pendaftaran zero-touch telah ditingkatkan dengan titik entri pendaftaran baru, panduan pembuatan token, kemampuan untuk menentukan SKU dan izin partner, serta pengelolaan token yang lebih baik
-
Fitur token pra-penyediaan ZTE baru 
Token pra-penyediaan telah mendapatkan fitur berikut:
- Dukungan untuk Kiosk & Signage Upgrade dengan mengizinkan token pra-penyediaan pendaftaran zero-touch dibuat menggunakan Chrome Enterprise Upgrade atau Kiosk & Signage Upgrade
- Kemampuan partner pra-penyediaan untuk menentukan kolom kustom (ID aset, lokasi, dan pengguna)
- Beberapa token per unit organisasi
-
Fitur pengelolaan token yang diperluas 
Halaman Token Pendaftaran telah diperbarui dengan fitur berikut:
- Halaman telah ditambahkan ke panel navigasi kiri untuk memudahkan akses
- Token kini dapat difilter berdasarkan status, pengguna pembuatan, anotasi, dan jenis upgrade
- Tombol baru memungkinkan admin menyalin token dan ID Pelanggan dengan sekali klik
- Kolom tambahan memberikan informasi lebih lanjut tentang token

-
Pengumpulan data anonim yang menyertakan URL di Sesi Tamu Terkelola 
Kebijakan untuk pengumpulan data anonim yang menyertakan URL, UrlKeyedAnonymizedDataCollectionEnabled, tersedia di konsol Admin. Kebijakan ini akan diterapkan mulai 1 Juni dan akan tetap dinonaktifkan hingga tanggal tersebut.
- Kebijakan baru di konsol Admin

Nama Kebijakan
Halaman
Didukung di
Kategori/Kolom
DevToolsGenAiSettings
Pengguna & Browser
Chrome
ChromeOS
AI Generatif
UiAutomationProviderEnabled
Pengguna & Browser
Chrome
Aksesibilitas
ContextualGoogleIntegrationsEnabled
Pengguna & Browser
ChromeOS
Pengalaman pengguna
ContextualGoogleIntegrationsConfiguration
Pengguna & Browser
ChromeOS
Pengalaman pengguna
ApplicationBoundEncryptionEnabled
Pengguna & Browser
Chrome
Keamanan
DeviceExtensionsSystemLogEnabled
Perangkat
ChromeOS
Pelaporan perangkat dan pengguna
EnterpriseBadgingTemporarySetting
Pengguna & Browser
Chrome
Umum
EnterpriseLogoUrl
Pengguna & Browser
Chrome
Umum
ToolbarAvatarLabelSettings
Pengguna & Browser
Chrome
Umum
ProfileLabel
Pengguna & Browser
Chrome
Umum
DeviceDlcPredownloadList
Perangkat
ChromeOS
Setelan lainnya
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan mendatang pada browser
- Menghentikan penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing
Pelaporan Lengkap Safe Browsing adalah fitur yang meningkatkan keamanan semua pengguna dengan mengumpulkan informasi telemetri dari pengguna yang berpartisipasi dan digunakan untuk perlindungan Google Safe Browsing. Data yang dikumpulkan mencakup URL halaman web yang dikunjungi, informasi sistem terbatas, dan beberapa konten halaman. Namun, fitur ini kini digantikan oleh mode Perlindungan yang ditingkatkan. Sebaiknya pengguna beralih ke Perlindungan yang ditingkatkan untuk terus memberikan keamanan bagi semua pengguna selain mengaktifkan keamanan terkuat yang tersedia di Chrome. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Tingkat perlindungan Safe Browsing.
- Chrome 126 di iOS, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Penghentian penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing

- Mengekstrak teks dari PDF untuk pengguna pembaca layar
Browser Chrome meluncurkan pembaca AI pengenalan karakter optik (OCR) untuk dokumen PDF, yang akan menjadi pembaca layar PDF bawaan browser yang pertama untuk dokumen yang tidak mudah diakses. Fitur ini akan semakin mengurangi kesenjangan aksesibilitas bagi pengguna penyandang tunanetra dan gangguan penglihatan di web.
Fitur ini memanfaatkan model OCR Google untuk mengekstrak, mengelompokkan, dan membagi dokumen PDF menjadi beberapa bagian sehingga lebih mudah diakses. Library machine intelligence lokal akan ditambahkan, yang menggunakan teknologi Screen AI untuk menganalisis screenshot atau hierarki aksesibilitas, serta mengekstrak lebih banyak informasi untuk membantu teknologi pendukung, seperti teks (OCR) dan konten utama halaman.
- Chrome 126 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows

- Layanan Jaringan di Windows akan di-sandbox
Untuk meningkatkan keamanan dan keandalan, layanan jaringan, yang sudah berjalan dalam prosesnya sendiri, akan di-sandbox di Windows. Sebagai bagian dari langkah ini, kode pihak ketiga yang saat ini dapat memodifikasi layanan jaringan mungkin akan dicegah melakukan modifikasi lagi. Pencegahan ini dapat menyebabkan masalah interoperabilitas dengan software yang memasukkan kode ke dalam ruang proses Chrome, seperti software Pencegahan Kebocoran Data. Kebijakan NetworkServiceSandboxEnabled memungkinkan Anda menonaktifkan sandbox jika inkompatibilitas ditemukan. Anda dapat menguji sandbox di lingkungan Anda menggunakan petunjuk ini dan melaporkan masalah yang Anda temukan.
- Chrome 125 di Windows: Layanan Jaringan akan di-sandbox di Windows.
- Menghapus dukungan untuk UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled
Menghentikan penggunaan kebijakan UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled karena algoritma GREASE yang baru telah diaktifkan secara default selama lebih dari satu tahun, lalu akhirnya menghapus yang lama.
- Chrome 124 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Kebijakan tidak digunakan lagi
- Chrome 126 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Kebijakan telah dihapus
- Grup Tab di iPad
Pengguna Chrome untuk iPad dapat membuat dan mengelola grup tab. Hal ini membantu pengguna untuk merapikan grup tab, mengurangi ketidakteraturan, dan mengelola tugas mereka dengan lebih efisien.
- Chrome 126 di Android
- Telemetri tentang halaman yang memicu API Penguncian keyboard dan pointer
Saat pengguna Safe Browsing yang Disempurnakan mengunjungi halaman yang memicu API penguncian keyboard atau pointer, atribut halaman tersebut akan dikirim ke Safe Browsing. Jika telemetri dikirim dan halaman tampak berbahaya, pengguna akan melihat peringatan Safe Browsing dan keyboard atau pointer mereka akan terbuka jika saat itu sedang terkunci.
- Chrome 126 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows, Fuchsia
- Pengalaman Pengelolaan sandi yang diperbarui di Android
Di Chrome untuk Android, beberapa pengguna yang login ke Chrome, tetapi tidak mengaktifkan sinkronisasi Chrome, dapat menggunakan dan menyimpan sandi di Akun Google mereka. Kebijakan perusahaan yang relevan seperti BrowserSignin, SyncTypesListDisabled, dan PasswordManagerEnabled akan terus berfungsi seperti sebelumnya dan dapat digunakan untuk mengonfigurasi apakah pengguna dapat menggunakan serta menyimpan sandi di Akun Google mereka.
- Chrome 126 di Android
- Penambahan watermark
Fitur ini akan memungkinkan admin menempatkan watermark di atas halaman web jika membuka halaman web tersebut memicu aturan DLP tertentu. File ini akan berisi string statis yang ditampilkan sebagai watermark. Watermark akan tersedia untuk pelanggan Chrome Enterprise Premium.
- Chrome 124 di Linux, Mac, Windows: Akses Penguji Tepercaya
- Chrome 126 di Linux, Mac, Windows: Peluncuran fitur
- Menyelaraskan navigator.cookieEnabled dengan spesifikasi
navigator.cookieEnabled saat ini menunjukkan apakah “agen pengguna mencoba menangani cookie” dalam konteks tertentu. Perubahan pada Chrome, yang dikirim sebagai bagian dari penghentian penggunaan cookie pihak ketiga (3PCD), akan menyebabkannya menunjukkan apakah akses cookie tidak dipartisi dimungkinkan (yang menyebabkannya menampilkan nilai salah di sebagian besar iframe lintas situs). Kita harus memulihkan perilaku navigator.cookieEnabled sebelumnya yang ditunjukkan hanya jika cookie diaktifkan atau dinonaktifkan untuk situs tersebut, dan mengandalkan fungsi lintas vendor document.hasStorageAccess untuk menunjukkan apakah akses cookie tanpa partisi dimungkinkan.
- Chrome 126 di Windows, Mac, Linux, Android
- Setelan konten layar penuh otomatis
Setelan konten Layar Penuh Otomatis yang baru mengizinkan Element.requestFullscreen() tanpa gestur pengguna, dan mengizinkan dialog browser muncul tanpa keluar dari layar penuh.
Setelan ini diblokir secara default dan situs tidak dapat meminta izin. Kontrol UI baru dibatasi untuk halaman setelan Chrome (chrome://settings/content/automaticFullScreen) dan balon info situs. Pengguna dapat mengizinkan Aplikasi Web Terisolasi (IWA), dan admin perusahaan dapat mengizinkan origin tambahan dengan kebijakan AutomaticFullscreenAllowedForUrls.
Dikombinasikan dengan izin Pengelolaan Jendela dan pop-up yang tidak diblokir (chrome://settings/content/popups), tindakan ini akan membuka kemampuan layar penuh yang bermanfaat:
- Membuka pop-up layar penuh di tampilan lain, dari satu gestur
- Menampilkan konten layar penuh di beberapa tampilan dari satu gestur
- Menampilkan konten layar penuh di tampilan baru, saat terhubung
- Tukar jendela layar penuh antar-tampilan dengan satu gestur
- Menampilkan konten layar penuh setelah gestur pengguna tidak berlaku atau digunakan
- Chrome 128 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
- Bit rantai ancestor lintas situs untuk CookiePartitionKey di cookie yang dipartisi
Chrome 125 menambahkan bit ancestor lintas situs ke kunci CookiePartitionKey di cookie yang dipartisi. Perubahan ini menggabungkan kunci partisi dengan nilai kunci partisi yang digunakan dalam partisi penyimpanan dan menambahkan perlindungan terhadap serangan clickjacking dengan mencegah frame sematan lintas situs agar tidak memiliki akses ke cookie yang dipartisi di situs tingkat teratas.
Jika mengalami kerusakan dengan iframe sematan, perusahaan dapat menggunakan kebijakan CookiesAllowedForUrls atau menggunakan cookie SameSite=None tanpa atribut Partisi, lalu memanggil Storage Access API (SAA) atau menggunakan Cross-Origin Resource Sharing (CORS) untuk memastikan iframe sematan memiliki akses ke cookie yang sama dengan domain level teratas.
- Chrome 126 di Windows, Mac, Linux
- Penampung scroll yang dapat difokuskan keyboard
Membuat penampung scroll yang dapat difokuskan menggunakan navigasi fokus berurutan sangat meningkatkan aksesibilitas. Saat ini, tombol tab tidak memfokuskan scroller kecuali jika tabIndex ditetapkan secara eksplisit ke 0 atau lebih.
Dengan membuat scroller yang dapat difokuskan secara default, pengguna yang tidak dapat (atau tidak ingin) menggunakan mouse akan dapat memfokuskan konten yang terpotong menggunakan tombol tab dan panah pada keyboard. Perilaku ini hanya diaktifkan jika scroller tidak berisi turunan yang dapat difokuskan keyboard. Logika ini diperlukan agar tidak menyebabkan regresi untuk elemen yang dapat difokuskan yang sudah ada, yang mungkin ada dalam scroller seperti <textarea>.
- Chrome 127 di Windows, MacOS, Linux, Android
- Enkripsi Terikat Aplikasi untuk cookie
Untuk meningkatkan keamanan cookie di Windows, kunci enkripsi yang digunakan untuk enkripsi cookie akan diamankan lebih lanjut dengan mengikatnya ke identitas aplikasi Chrome. Hal ini dapat membantu melindungi dari malware yang mungkin mencoba mencuri cookie dari sistem. Tindakan ini tidak memberikan perlindungan terhadap penyerang yang dapat meningkatkan hak istimewa atau memasukkan ke dalam proses Chrome.
Kebijakan perusahaan ApplicationBoundEncryptionEnabled akan tersedia untuk menonaktifkan Enkripsi Terikat Aplikasi.
- Chrome 127 di Windows
- Integrasi telemetri ekstensi Chrome dengan Chronicle
Kumpulkan data telemetri ekstensi yang relevan dari dalam Chrome (profil + perangkat terkelola) dan kirimkan ke Chronicle. Chronicle akan menganalisis data untuk memberikan analisis dan konteks instan tentang aktivitas yang berisiko.
- Chrome 127 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows
- Semua ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3 paling lambat Juni 2025
Ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3. Ekstensi Chrome akan ditransisikan ke versi manifes baru, Manifes V3. Manifes baru ini akan meningkatkan privasi pengguna, misalnya dengan beralih ke model tempat ekstensi mengubah permintaan secara deklaratif, tanpa dapat melihat permintaan satu per satu. Manifes baru ini juga meningkatkan keamanan ekstensi, karena kode yang dihosting dari jarak jauh tidak akan diizinkan di Manifes V3.
Mulai Juni 2024, Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 yang berjalan di browser. Kebijakan Enterprise - ExtensionManifestV2Availability - telah tersedia untuk mengontrol apakah ekstensi Manifes v2 diizinkan. Kebijakan ini dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Selain itu, komputer yang mengaktifkan kebijakan tersebut tidak akan mengalami penonaktifan ekstensi Manifes V2 hingga tahun berikutnya, yaitu Juni 2025, dan pada saat itu kebijakan tersebut akan dihapus.
Anda dapat melihat versi Manifes mana yang sedang digunakan oleh semua ekstensi Chrome yang berjalan di perangkat Anda menggunakan halaman Penggunaan aplikasi & ekstensi di Chrome Enterprise Core. Baca informasi selengkapnya tentang Linimasa manifes, termasuk:
- Chrome 110 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Kebijakan Enterprise ExtensionManifestV2Availability tersedia untuk mengontrol apakah ekstensi Manifes v2 diizinkan atau tidak. Kebijakan ini dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Setelah migrasi, kebijakan tersebut akan mengizinkan Anda memperpanjang penggunaan ekstensi Manifes V2.
- Chrome 127 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 di perangkat pengguna. Hanya pengguna yang mengaktifkan kebijakan Enterprise ExtensionManifestV2Availability yang akan dapat terus menggunakan ekstensi Manifes V2 di organisasi mereka.
- Chrome 139 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Penghapusan kebijakan ExtensionManifestV2Availability.
- Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis di Android
Chrome akan meluncurkan versi login dan sinkronisasi yang lebih praktis serta terkonsolidasi di Chrome pada Android. Sinkronisasi Chrome tidak akan lagi ditampilkan sebagai fitur terpisah di setelan atau di tempat lain. Sebagai gantinya, pengguna dapat login ke Chrome untuk menggunakan serta menyimpan informasi seperti sandi, bookmark, dan lain-lain di Akun Google mereka, yang tunduk kepada kebijakan perusahaan yang relevan.
Seperti sebelumnya, fungsionalitas ini, yang semula menjadi bagian dari sinkronisasi Chrome yang menyimpan dan mengakses data Chrome di Akun Google, dapat dinonaktifkan melalui SyncTypesListDisabled. Login ke Chrome dapat dinonaktifkan melalui BrowserSignin seperti sebelumnya.
Perhatikan bahwa perubahan tersebut tidak memengaruhi kemampuan pengguna untuk login ke layanan Google di web (seperti Gmail) tanpa login ke Chrome, kemampuan mereka untuk tetap logout dari Chrome, atau kemampuan mereka untuk mengontrol informasi apa saja yang disinkronkan dengan Akun Google mereka.
Perubahan ini nyaris identik dengan pengalaman sinkronisasi dan login yang lebih praktis yang diluncurkan di iOS pada versi 117.
- Chrome 127 di Android
- Rencana penghentian penggunaan: peristiwa mutasi
Peristiwa mutasi sinkron, termasuk DOMSubtreeModified, DOMNodeInserted, DOMNodeRemoved, DOMNodeRemovedFromDocument, DOMNodeInsertedIntoDocument, dan DOMCharacterDataModified, berdampak negatif terhadap performa halaman, serta meningkatkan kompleksitas penambahan fitur baru ke Web secara signifikan. API ini tidak digunakan lagi dari spesifikasinya pada tahun 2011, dan diganti (pada tahun 2012) dengan Mutation Observer API yang jauh lebih baik. Penggunaan peristiwa mutasi yang sudah tidak berlaku harus dihapus atau dimigrasikan ke Mutation Observer. Mulai Chrome 124, kebijakan Enterprise sementara, MutationEventsEnabled, akan tersedia untuk mengaktifkan kembali peristiwa mutasi yang tidak digunakan lagi atau dihapus. Jika Anda mengalami masalah, laporkan bug di sini.
Dukungan peristiwa mutasi akan dinonaktifkan secara default mulai Chrome 127, sekitar 30 Juli 2024. Kode harus dimigrasikan sebelum tanggal tersebut untuk menghindari kerusakan situs. Jika diperlukan lebih banyak waktu, ada beberapa opsi:
- Uji Coba Penghentian Penggunaan Peristiwa Mutasi dapat digunakan untuk mengaktifkan kembali fitur selama waktu yang terbatas di situs tertentu. Akses ini dapat digunakan hingga Chrome 134 yang berakhir pada 25 Maret 2025.
- Kebijakan perusahaan MutationEventsEnabled juga dapat digunakan untuk tujuan yang sama di Chrome 134.
Lihat postingan blog ini untuk detail selengkapnya.
- Chrome 127 di Windows, Mac, Linux, Android
- Menghapus kebijakan perusahaan yang digunakan untuk perilaku situs lama yang sama
Di Chrome 79, kami memperkenalkan kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList untuk mengembalikan perilaku cookie SameSite ke perilaku lama pada domain yang ditentukan. Masa berlaku kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList telah diperpanjang dan akan dihapus pada versi yang tercantum di bawah.
- Chrome 128 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
- Pengambilan link pengguna di PWA
Link web akan otomatis mengarahkan pengguna ke aplikasi web yang terinstal. Agar lebih sesuai dengan ekspektasi pengguna seputar aplikasi web yang terinstal, Chrome akan mempermudah proses perpindahan antara browser dan aplikasi web yang terinstal. Saat pengguna mengklik link yang dapat ditangani oleh aplikasi web yang terinstal, Chrome akan menambahkan chip di kolom URL untuk menyarankan peralihan ke aplikasi tersebut. Jika pengguna mengklik chip tersebut, aplikasi akan langsung diluncurkan, atau petak aplikasi yang dapat mendukung link tersebut akan terbuka. Bagi beberapa pengguna, mengklik link akan selalu otomatis membuka aplikasi.
- Chrome 121 di Linux, MacOS, Windows: Saat sebagian pengguna mengklik link, link tersebut akan selalu terbuka di PWA yang terinstal, sementara sebagian pengguna lain akan melihat link itu terbuka di tab baru dengan chip di kolom URL-nya. Mengklik chip akan meluncurkan aplikasi. Tersedia tanda untuk mengontrol fitur ini:
chrome://flags/#enable-user-link-capturing-pwa.
- Mulai Chrome 127 di Linux, MacOS, Windows: Kami akan meluncurkan fitur ini ke 100% versi Stabil, baik dengan setelan default aktif (selalu luncurkan aplikasi saat link diklik) maupun nonaktif (selalu buka di tab, hanya luncurkan jika pengguna mengklik chip di kolom URL).

- Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS
Mulai Chrome 124, Chrome mengaktifkan secara default mekanisme enkapsulasi kunci TLS aman pasca-kuantum baru X25519Kyber768 di semua platform desktop, berdasarkan standar NIST (ML-KEM). Update ini melindungi traffic jaringan dari Chrome dengan server yang juga mendukung ML-KEM dari dekripsi oleh komputer kuantum di masa mendatang. Mekanisme ini diekspos sebagai cipher suite TLS baru. TLS akan otomatis menegosiasikan cipher yang didukung, sehingga perubahan ini harus bersifat transparan terhadap operator server. Cipher ini akan digunakan baik untuk koneksi TLS 1.3 maupun QUIC.
Namun, beberapa middlebox TLS mungkin tidak disiapkan untuk ukuran enkapsulasi kunci Kyber (ML-KEM), atau poin kode cipher ClientHello TLS baru, yang menyebabkan koneksi terputus atau macet. Hal ini dapat diatasi dengan memperbarui middlebox Anda, atau menonaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci melalui kebijakan sementara Enterprise PostQuantumKeyAgreementEnabled, yang akan tersedia hingga akhir tahun 2024. Namun, cipher aman pasca-kuantum jangka panjang akan diperlukan di TLS dan kebijakan perusahaan tersebut akan dihapus. Kriptografi pasca-kuantum diperlukan untuk CSNA 2.0.
Lihat postingan blog ini untuk detail selengkapnya.
- Chrome 124 di Windows, Mac, Linux
- Chrome 128 di Android
- Chrome tidak akan lagi mendukung macOS 10.15
Chrome tidak akan lagi mendukung macOS 10.15, yang sudah berada di luar periode dukungan dengan Apple. Pengguna harus mengupdate sistem operasi agar dapat terus menggunakan browser Chrome. Menjalankan sistem operasi yang didukung sangat penting untuk menjaga keamanan. Jika berjalan di macOS 10.15, Chrome akan terus menampilkan kolom info yang mengingatkan pengguna bahwa Chrome 129 tidak akan lagi mendukung macOS 10.15.
- Chrome 129 di macOS: Chrome tidak lagi mendukung macOS 10.15
- Menghentikan penggunaan argumen includeShadowRoots di DOMParser
Argumen includeShadowRoots adalah argumen yang tidak pernah distandardisasi ke fungsi DOMParser.parseFromString(), yang ada di sana untuk memungkinkan penguraian imperatif konten HTML yang berisi shadow DOM deklaratif. Argumen ini diluncurkan di Chrome 90 sebagai bagian dari peluncuran awal shadow DOM deklaratif. Karena diskusi standar diimplementasikan ulang pada tahun 2023, bentuk DSD API berubah, termasuk fitur untuk penguraian imperatif ini. Untuk membaca selengkapnya, lihat detail konteks mengenai standar terkait. Informasi juga tersedia tentang penghentian terkait serialisasi shadow DOM dan atribut shadow root.
Sekarang, dengan diluncurkannya versi standar API ini dalam bentuk setHTMLUnsafe() dan parseHTMLUnsafe() di Chrome 124, argumen includeShadowRoots non-standar tidak boleh digunakan lagi dan harus dihapus. Semua penggunaan akan berubah sesuai perubahan berikut:
Jangan gunakan:
(new DOMParser()).parseFromString(html,'text/html',{includeShadowRoots: true});
Gunakan kode ini sebagai gantinya:
document.parseHTMLUnsafe(html);
- Chrome 129 di Windows, Mac, Linux, Android
- Pemeriksaan akses jaringan pribadi untuk permintaan navigasi: mode peringatan saja
Sebelum situs A membuka situs B lain di jaringan pribadi pengguna, fitur ini melakukan tindakan berikut:
1. Memeriksa apakah permintaan telah dimulai dari konteks yang aman
2. Mengirim permintaan preflight, dan memeriksa apakah B merespons dengan header yang memungkinkan akses jaringan pribadi.
Sudah ada fitur untuk subresource dan worker, tetapi fitur ini khusus untuk permintaan navigasi. Pemeriksaan di atas dilakukan untuk melindungi jaringan pribadi pengguna. Karena fitur ini adalah mode peringatan saja, kami tidak akan menggagalkan permintaan jika ada pemeriksaan yang gagal. Sebagai gantinya, peringatan akan ditampilkan di DevTools untuk membantu developer bersiap menghadapi penerapan mendatang.
- Chrome 130 di Windows, Mac, Linux, Android
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Kebijakan baru untuk mengontrol waktu aktif dan tidur Kios
Mulai ChromeOS 126, kami akan memperkenalkan kebijakan perangkat kios baru yang akan memungkinkan Admin menjadwalkan kapan perangkat akan aktif dan tidur. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Setelan kios.
-
Menampilkan URL karakter pengganti dalam pelaporan Kontrol Data
Aturan Kontrol Data ChromeOS memungkinkan admin menentukan URL sumber dan tujuan sebagai nilai karakter pengganti ( * ). Peristiwa kontrol data ChromeOS dilaporkan dalam laporan audit Chrome dan dapat dilihat di konsol Google Admin atau platform lainnya melalui Konektor Pelaporan Chrome. Saat memeriksa peristiwa log, URL yang memicu aturan kini dilaporkan, alih-alih karakter penggantinya.
Perubahan konsol Admin mendatang
- Keseimbangan kebijakan: Konfigurasi Kustom untuk admin IT
Halaman Konfigurasi Kustom memungkinkan admin IT mengonfigurasi kebijakan Chrome yang belum ada di konsol Admin, menggunakan skrip JSON. Oleh karena itu, semua kebijakan Chrome kini dapat dikonfigurasi di Chrome Enterprise Core di konsol Admin, baik menggunakan halaman Setelan maupun halaman Konfigurasi Kustom. Anda juga dapat menggunakan halaman tersebut untuk mengonfigurasi mode penginstalan ekstensi yang tidak didukung di konsol Admin, seperti “normal_installed”.
- Mulai Chrome 126 di Android, iOS, Linux, Mac, Windows: Akses Penguji Tepercaya
- Mulai Chrome 127 di Android, iOS, Linux, Mac, Windows: Peluncuran fitur
- Panduan penyiapan interaktif untuk Chrome Enterprise Core
Tim Chrome Enterprise memperkenalkan panduan penyiapan interaktif baru untuk pengelolaan browser di konsol Admin, tempat administrator dapat memilih perjalanan yang ingin mereka jelajahi dan mendapatkan pelatihan interaktif langsung di Panduan Penyiapan Chrome. Misalnya, panduan ini dapat digunakan untuk mempelajari cara:
- Membuat unit organisasi pengujian
- Mengaktifkan pelaporan
Panduan ini ideal bagi administrator baru atau bagi administrator yang ingin mempelajari perjalanan baru.
- Mendaftarkan browser
- Menerapkan kebijakan browser
- Mengonfigurasi setelan ekstensi
- Membuat pengguna admin
- Mulai Chrome 125: Akses Penguji Tepercaya
- Mulai Chrome 126: Peluncuran fitur
- Laporan Teknologi Lama
Mulai Chrome 127, laporan Teknologi Lama akan tersedia di konsol Admin dan secara proaktif akan melaporkan situs (baik internal maupun eksternal) yang menggunakan teknologi yang tidak akan lagi digunakan, misalnya, perubahan cookie SameSite, dan protokol keamanan lama seperti TLS 1.0/1.1, serta cookie pihak ketiga. Dengan informasi ini, administrator IT dapat bekerja sama dengan developer untuk merencanakan migrasi teknologi yang diperlukan sebelum penghapusan fitur yang berhenti digunakan dimulai.
Fitur ini sekarang dirilis di program Penguji Tepercaya kami. Jika tertarik untuk membantu kami menguji fitur ini, Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya Chrome Enterprise di sini.
- Mulai Chrome 127 di Linux, MacOS, Windows: Laporan Teknologi Lama akan tersedia di konsol Admin.

Chrome 124
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update browser Chrome
- Peluncuran produk Chrome Enterprise Premium
Chrome Enterprise Premium kini tersedia untuk memberikan solusi terpusat bagi keamanan, privasi, dan kontrol endpoint yang kuat (panduan penyiapan). Tim IT dan keamanan mendapatkan visibilitas jaringan yang ekstensif dan dapat dengan mudah men-deploy fitur perlindungan lanjutan. Pelajari lebih lanjut.
- Pengelolaan Cloud Browser Chrome kini menjadi Chrome Enterprise Core
Pengelolaan cloud Chrome Enterprise menawarkan alat terpusat untuk mengonfigurasi dan mengelola kebijakan, setelan, aplikasi, dan ekstensi browser di seluruh Chrome – apa pun sistem operasi atau perangkatnya dan di mana pun lokasinya. Pelajari lebih lanjut.
- Chrome 124 di Linux, MacOS, Windows: Akses Penguji Tepercaya
- Chrome 126 di Linux, MacOS, Windows: Peluncuran fitur
- Watermarking (penguji tepercaya)
Fitur Chrome Enterprise Premium ini memungkinkan admin menempatkan watermark di halaman web jika membuka halaman web tersebut memicu aturan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) tertentu. Anda dapat menentukan string statis untuk ditampilkan sebagai watermark.
Fitur ini sekarang dirilis di program Penguji Tepercaya kami. Jika tertarik untuk membantu kami menguji fitur ini, Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya Chrome Enterprise di sini.
- Chrome 124 di Linux, MacOS, Windows: Akses Penguji Tepercaya
- Chrome 126 di Linux, MacOS, Windows: Peluncuran fitur
- Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome (3PCD)
Seperti yang diumumkan sebelumnya, Chrome 120 mulai membatasi cookie pihak ketiga secara default bagi 1% pengguna Chrome untuk memfasilitasi pengujian, dan rilis berikutnya akan menerapkan pembatasan tersebut bagi semua pengguna mulai Kuartal 3 tahun 2024. Penerapan bagi semua pengguna dilakukan untuk menanggapi masalah persaingan yang masih dipersoalkan Competition and Markets Authority (CMA) Inggris Raya. Browser yang merupakan bagian dari grup eksperimen 1% ini juga memiliki kontrol pengguna Fitur Anti-Pelacakan baru. Anda dapat mencoba perubahan ini pada Chrome 120 atau yang lebih baru dengan mengaktifkan chrome://flags/#test-third-party-cookie-phaseout.
Periode pengujian ini memungkinkan situs mempelajari cara beroperasi tanpa cookie pihak ketiga. Karena fitur anti-pelacakan pantulan juga merupakan bagian dari 3PCD, pengguna dalam grup ini yang memblokir cookie pihak ketiga akan menerapkan mitigasi pelacakan pantulan, sehingga statusnya dihapus untuk situs yang diklasifikasikan sebagai pelacak pantulan. Sebagian besar pengguna versi bisnis akan otomatis dikecualikan dari grup eksperimen 1% ini. Namun, sebaiknya admin secara proaktif menggunakan kebijakan BlockThirdPartyCookies dan CookiesAllowedForUrls untuk mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga dan menyetel browser terkelola agar tidak diikutsertakan sebelum eksperimen. Tindakan ini akan memberi waktu bagi perusahaan untuk melakukan perubahan yang diperlukan agar tidak mengandalkan kebijakan ini atau cookie pihak ketiga.
Kami meluncurkan Laporan Teknologi Lama untuk membantu mengidentifikasi kasus penggunaan cookie pihak ketiga. Admin dapat menyetel kebijakan BlockThirdPartyCookies ke Salah (False) untuk mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga pada semua situs, tetapi hal ini akan mencegah pengguna mengubah setelan tersebut di Chrome. Atau, untuk mencegah kerusakan, Anda juga dapat menyetel kebijakan CookiesAllowedForUrls untuk mengizinkan aplikasi perusahaan Anda menerima cookie pihak ketiga.
Untuk pengguna akhir versi bisnis yang dimasukkan ke dalam grup eksperimen ini dan yang tidak dicakup oleh salah satu kebijakan admin perusahaan, mereka dapat menggunakan ikon mata di omnibox guna mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga untuk sementara selama 90 hari di situs tertentu bila diperlukan. Baca artikel bantuan ini untuk mengetahui detail selengkapnya tentang cara mengubah setelan ini ke konfigurasi yang diinginkan.
Fitur anti-pelacakan pantulan juga dicakup oleh kebijakan yang sama seperti cookie. Selain itu, fitur ini diterapkan saat situs dengan pelacakan kembali tidak diizinkan untuk menggunakan cookie pihak ketiga. Oleh karena itu, menyetel kebijakan BlockThirdPartyCookies ke salah (false), atau menyetel kebijakan CookiesAllowedForUrls untuk suatu situs, akan mencegah mitigasi pelacakan pantulan menghapus status situs.
Integrasi SaaS perusahaan yang digunakan dalam konteks lintas situs untuk kasus penggunaan non-iklan dapat mendaftar ke uji coba penghentian penggunaan pihak ketiga atau uji coba penghentian penggunaan pihak pertama agar dapat terus mengakses cookie pihak ketiga selama jangka waktu terbatas.
Fitur heuristik memberikan akses cookie pihak ketiga sementara dalam skenario terbatas berdasarkan perilaku pengguna. Hal ini mengurangi kerusakan situs yang disebabkan oleh penghentian penggunaan cookie pihak ketiga dalam pola yang sudah ada, seperti pengalihan dan pop-up penyedia identitas.
Untuk mengetahui detail selengkapnya tentang cara menyiapkan, memberikan masukan, dan melaporkan potensi masalah situs, lihat halaman landing terbaru kami tentang persiapan menghadapi penghentian penggunaan cookie pihak ketiga.
- Mulai Chrome 120 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows
Cookie pihak ketiga telah dinonaktifkan untuk 1% traffic global. Jika memungkinkan, pengguna versi bisnis akan dikecualikan dari proses ini secara otomatis, dan kebijakan untuk mengganti perubahan tersebut akan tersedia.
- Prompt izin untuk Web MIDI API
Web MIDI API terhubung ke dan berinteraksi dengan Perangkat Musical Instrument Digital Interface (MIDI). Terdapat beberapa masalah yang dilaporkan mengenai akses tak bertanggung jawab pada Web MIDI API ke perangkat MIDI klien (lihat bug Chromium terkait). Untuk mengatasi masalah ini, Audio Working Group W3C memutuskan untuk memberikan izin eksplisit pada akses Web MIDI API umum. Awalnya, izin eksplisit hanya diperlukan untuk penggunaan Web MIDI lanjutan di Chrome, termasuk kemampuan untuk mengirim dan menerima pesan eksklusif sistem (SysEx), dengan akses terbatas di balik prompt izin. Sekarang kami bermaksud memperluas cakupan izin untuk penggunaan reguler Web MIDI API.
Di Chrome 124, semua akses ke Web MIDI API memerlukan izin pengguna. Tidak ada kebijakan yang tersedia untuk mengontrol perubahan ini. Jika Anda mengalami masalah, laporkan bug di sini.
- Chrome 124 di Windows, MacOS, Linux, Android
- Dua ekstensi Chrome yang akan diupgrade ke Manifes V3
Dua ekstensi akan segera diupdate agar dapat menggunakan Manifes V3: Pengalih Agen Pengguna dan Pelaporan Chrome.
Hal ini merupakan update utama dengan kemungkinan adanya bug, jadi Anda dapat mencoba versi Beta ekstensi ini sekarang. Sebaiknya Anda mengujinya di lingkungan Anda. Jika Anda mengalami masalah, laporkan bug di sini.
- Pengalih Agen Pengguna untuk Chrome - Beta
- Ekstensi Pelaporan Chrome - Beta
Parser URL Pengalih Agen Pengguna telah diubah, jadi pastikan substitusi agen pengguna Anda yang sudah ada kompatibel dengan versi baru.
- Chrome 124: Kedua ekstensi akan menerima update pada versi Stabilnya sekitar 30 April 2024.
- Perubahan Penginstal/Pengupdate Chrome
Kami sedang dalam proses meluncurkan Google Update versi baru. Sebagai bagian dari perubahan ini, lokasi untuk GoogleUpdate.exe di Windows akan berubah dan diganti namanya menjadi updater.exe. Perhatikan bahwa jalur sebelumnya akan tetap tersedia hingga transisi selesai sepenuhnya. GoogleUpdate.exe juga diubah agar mengarah ke updater.exe.
* Sebelumnya: C:\Program Files (x86)\Google\Update\GoogleUpdate.exe
* Saat ini: C:\Program Files (x86)\Google\ GoogleUpdater\<VERSION>\updater.exe
- Chrome 124 di Windows: Perubahan ini muncul di Windows.
- Peningkatan bookmark dan daftar bacaan di Android
Di Chrome 124 untuk Android, beberapa pengguna yang login ke Chrome dari Pengelola Bookmark dapat menggunakan dan menyimpan bookmark serta item daftar bacaan di Akun Google mereka. Kebijakan Enterprise yang relevan seperti BrowserSignin, SyncTypesListDisabled, EditBookmarksEnabled, ManagedBookmarks, dan ShoppingListEnabled terus berfungsi seperti sebelumnya untuk mengonfigurasi kemampuan pengguna memakai dan menyimpan item di Akun Google mereka.
- Chrome 124 di Android: Peluncuran fitur.
- Layar pemilihan Mesin Telusur default
Sebagai bagian dari kepatuhan terhadap Digital Markets Act (DMA), Google memperkenalkan layar pemilihan bagi pengguna untuk memilih mesin telusur default di Chrome. Pilihan pengguna akan mengontrol setelan mesin telusur default, yang saat ini tersedia di chrome://settings/search.
Untuk perusahaan yang telah memilih agar administrator mereka menetapkan setelan penelusuran pengguna versi bisnis mereka menggunakan kebijakan Enterprise DefaultSearchProviderEnabled dan DefaultSearchProviderSearchUrl, kebijakan tersebut akan tetap mengontrol setelan penelusuran perusahaan. Jika administrator belum menyetel setelan penelusuran pengguna versi bisnis berdasarkan kebijakan, pengguna versi bisnis tersebut mungkin akan melihat perintah untuk memilih mesin telusur default di Chrome.
Baca informasi selengkapnya tentang kebijakan ini dan grup atom terkait.
- Chrome 120 di iOS, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: 1% pengguna akan mulai mendapatkan layar pemilihan mesin telusur default pada Chrome 120.
- Mulai Chrome 124 di iOS, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Peluncuran penuh untuk pengguna yang relevan.
- Menghentikan penggunaan kebijakan Enterprise yang digunakan untuk throttling
Perubahan kode pokok (throttling same-process, cross-origin display:none iframes) yang digantikan oleh kebijakan Enterprise ThrottleNonVisibleCrossOriginIframesAllowed telah diaktifkan dalam rilis stabil sejak awal tahun 2023. Karena masalah umum telah tertangani, kami berencana menghapus kebijakan Enterprise ThrottleNonVisibleCrossOriginIframesAllowed pada Chrome 124. Untuk membaca diskusi seputar masalah throttling (dan penyelesaiannya), lihat laporan masalah Chromium ini.
- Chrome 124: Kebijakan dihapus.
- Dukungan Chrome Desktop untuk Windows ARM64
Chrome akan meluncurkan dukungan untuk Windows ARM64. Kami sedang berupaya memublikasikan penginstal Enterprise. Anda tetap dapat menguji saluran Canary dan saluran Beta serta melaporkan bug di sana. Perlu diperhatikan bahwa hal ini dapat berubah berdasarkan stabilitas secara keseluruhan, serta masukan dari pelanggan. Jika Anda mengalami masalah, laporkan bug di sini.
- Chrome 124 di Windows (ARM): Penginstal Enterprise baru akan tersedia pada akhir April atau awal Mei.
- Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk GREASE
Kami berencana menghentikan penggunaan kebijakan UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled karena algoritma GREASE yang baru telah diaktifkan secara default selama lebih dari satu tahun. Kebijakan ini akan dihapus di Chrome 126.
- Chrome 124 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Kebijakan tidak digunakan lagi.
- Chrome 126 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Kebijakan dihapus.
- Menghentikan penggunaan dan menghapus Web SQL
Dengan adanya SQLite berbasis WASM sebagai pengganti, kami berencana menghapus Web SQL sepenuhnya. Pembaruan ini akan membantu menjaga keamanan pengguna.
Standar database Web SQL pertama kali diusulkan pada April 2009 dan ditinggalkan pada November 2010. Gecko tidak pernah menerapkan fitur ini dan WebKit menghentikan penggunaan fitur ini pada tahun 2019. W3C mendorong mereka yang membutuhkan database web untuk menggunakan Web Storage atau Indexed Database.
Sejak WebSQL dirilis, kami mengalami kesulitan menjaga keamanan pengguna kami. SQLite awalnya tidak dirancang untuk menjalankan pernyataan SQL berbahaya, tetapi dengan WebSQL kami harus melakukan hal ini. Keharusan merespons masalah stabilitas dan keamanan yang terus muncul merupakan risiko yang tidak dapat diprediksi tim penyimpanan.
- Chrome 101: Pada Chrome 101, kebijakan WebSQLAccess ditambahkan. WebSQL akan tersedia jika kebijakan ini diaktifkan, sementara kebijakan ini tersedia hingga Chrome 123.
- Chrome 115: Pesan penghentian penggunaan ditambahkan ke konsol.
- Chrome 117: Pada Chrome 117, Uji Coba Penghentian Penggunaan WebSQL dimulai. Uji coba ini akan berakhir pada Chrome 123. Selama periode uji coba, token uji coba penghentian penggunaan diperlukan agar fitur tersedia.
- Chrome 119: Mulai Chrome 119, WebSQL tidak lagi tersedia. Akses ke fitur ini tersedia hingga Chrome 123 menggunakan kebijakan WebSQLAccess, atau token uji coba penghentian penggunaan.
- Chrome 124: di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows, Android: Mulai Chrome 124, kebijakan WebSQLAccess dan uji coba penghentian penggunaan, yang memungkinkan tersedianya WebSQL, tidak akan tersedia lagi.
- Update bandwidth Chrome
Chrome meluncurkan mekanisme baru untuk mengupdate komponen Chrome tertentu yang dapat mengakibatkan penggunaan bandwidth ekstra di perangkat Anda. Anda dapat mengontrolnya menggunakan kebijakan GenAILocalFoundationalModelSettings.
- Chrome 124 di Windows, MacOS, Linux
- Kontrol formulir mendukung nilai arah dalam mode penulisan vertikal
Mode penulisan properti CSS memungkinkan elemen ditata secara vertikal, tetapi pengguna tidak dapat menetapkan arah perubahan nilai. Fitur ini memungkinkan elemen kontrol formulir (jenis input meter, progres, dan rentang) memiliki mode penulisan vertikal dan dapat memilih arah nilai kontrol formulir. Jika arahnya adalah rtl, nilai akan dirender dari bawah ke atas. Jika arahnya adalah ltr, nilai akan dirender dari atas ke bawah. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat postingan blog Chrome untuk Developer.
- Chrome 124 di Windows, MacOS, Linux, Android
- Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk TLS handshake dan penggunaan Kunci RSA
Di Chrome 114, kami memperkenalkan InsecureHashesInTLSHandshakesEnabled untuk mengontrol penggunaan hash lama yang tidak aman selama proses TLS handshake. Di Chrome 116, kami memperkenalkan RSAKeyUsageForLocalAnchorsEnabled untuk mengontrol beberapa pemeriksaan sertifikat server. Di Chrome 124, kebijakan InsecureHashesInTLSHandshakesEnabled dan RSAKeyUsageForLocalAnchorsEnabled akan dihapus.
Chrome 124 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Kebijakan InsecureHashesInTLSHandshakesEnabled dan RSAKeyUsageForLocalAnchorsEnabled akan dihapus.
- Atribut yang dapat di-clone shadow root
Atribut yang dapat di-clone shadow root memungkinkan individu mengontrol apakah shadow root dapat di-clone (melalui perintah cloning platform standar seperti cloneNode()). Shadow root imperatif kini dapat dikontrol melalui parameter untuk attachShadow({clonable:true}). Shadow root deklaratif dapat dikontrol melalui atribut baru, <template shadowrootmode=open shadowrootclonable>.
Kerusakan dapat terjadi jika Anda:
a) menggunakan shadow DOM deklaratif
b) meng-clone template yang berisi DSD, dan
c) mengharapkan clone tersebut berisi shadow root yang di-clone
- Chrome 124 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows
- Sandi lokal yang disimpan di layanan Play pada Android
Chrome mengubah cara penyimpanan sandi lokal (tidak dapat disinkronkan). Sebelumnya, sandi ini disimpan di profil Chrome. Sekarang sandi tersebut akan dimigrasikan ke penyimpanan sandi lokal layanan Google Play, mirip dengan cara sandi Akun Google disimpan. Hal ini juga mengubah UI pengelolaan yang akan disediakan oleh layanan Google Play. Kebijakan Chrome PasswordManagerEnabled masih berlaku, tetapi tidak mengontrol perilaku di luar biner Chrome. Dengan demikian, UI pengelolaan sandi baru memungkinkan pengguna mengimpor atau menambahkan sandi ke sana secara manual.
- Chrome 123 di Android: Fitur ini mulai tersedia bagi pengguna yang tidak memiliki sandi lokal
- Chrome 124 di Android: Semua sandi lokal dimigrasikan ke layanan Google Play.
- Enkapsulasi kunci X25519Kyber768 untuk TLS
Mulai Chrome 124, Chrome mengaktifkan secara default mekanisme enkapsulasi kunci TLS aman pasca-kuantum baru X25519Kyber768 di semua platform desktop, berdasarkan standar NIST (ML-KEM). Opsi ini diekspos sebagai cipher suite TLS baru. TLS akan otomatis menegosiasikan cipher yang didukung, sehingga perubahan ini harus bersifat transparan terhadap operator server. Namun, beberapa middlebox TLS mungkin tidak disiapkan untuk ukuran enkapsulasi kunci Kyber (ML-KEM), atau poin kode cipher ClientHello TLS baru, yang menyebabkan koneksi terputus atau macet. Hal ini dapat diatasi dengan memperbarui middlebox Anda, atau menonaktifkan mekanisme enkapsulasi kunci melalui kebijakan sementara Enterprise PostQuantumKeyAgreementEnabled, yang akan tersedia hingga akhir tahun 2024. Namun, cipher aman pasca-kuantum jangka panjang akan diperlukan di TLS dan kebijakan perusahaan tersebut akan dihapus. Cipher ini akan digunakan untuk koneksi TLS 1.3 maupun QUIC.
- Chrome 124 di Windows, MacOS, Linux
- Menyimpan ke Drive dan ke Foto
Anda dapat langsung menyimpan file atau gambar dokumen dari web ke Drive, serta gambar ke Google Foto Anda. Sekarang Anda dapat mengubah akun tempat file akan disimpan. Kebijakan yang relevan untuk mengontrol fitur ini adalah ContextMenuPhotoSharingSettings dan DownloadManagerSaveToDriveSettings.
- Chrome 124 di iOS

- Prototipe google.com Kredensial Sesi Terikat Perangkat
Project Kredensial Sesi Terikat Perangkat dimaksudkan untuk mengalihkan web dari kredensial pemilik jangka panjang seperti cookie, yang dapat dicuri dan digunakan kembali, ke kredensial yang berumur pendek atau terikat secara kriptografis ke perangkat. Fitur ini bertujuan melindungi pengguna dari pencurian kredensial yang biasanya dilakukan oleh malware yang berjalan di perangkat pengguna.
Peluncuran saat ini adalah bukti konsep yang menargetkan situs google.com. Pada masa mendatang, kami berencana menstandardisasi pendekatan ini untuk situs dan browser web lainnya (GitHub).
Admin Enterprise dapat mengontrol status fitur menggunakan kebijakan boolean BoundSessionCredentialsEnabled.
- Chrome 124 di Windows: Merencanakan peluncuran 1% di Chrome Stabil untuk binding cookie google.com bagi populasi umum. Kebijakan sementara BoundSessionCredentialsEnabled diperkenalkan dalam tonggak pencapaian ini.
- Integrasi Windows ClearType Text Tuner
Fitur ini melacak pekerjaan untuk mendukung pemilihan nilai kontras dan gamma dari setelan Windows ClearType Text Tuner dan menerapkannya ke rendering teks Skia. Hal ini memastikan preferensi rendering teks pengguna dipatuhi di perangkat Windows.
- Chrome 124 di Windows, MacOS, Linux
- Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome
Kebijakan
Deskripsi
MutationEventsEnabled
Mengaktifkan kembali Peristiwa Mutasi yang tidak digunakan lagi/dihapus
BoundSessionCredentialsEnabled
Mengikat kredensial Google ke perangkat
AutomaticFullscreenAllowedForUrls
Mengizinkan mode layar penuh otomatis di situs ini
AutomaticFullscreenBlockedForUrls
Memblokir mode layar penuh otomatis di situs ini
CloudProfileReportingEnabled
Mengaktifkan pelaporan cloud Google Chrome untuk profil terkelola
PrefixedVideoFullscreenApiAvailability
Mengelola ketersediaan API layar penuh video berawalan yang tidak digunakan lagi
- Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
Kebijakan
Deskripsi
WebSQLAccess
Memaksa pengaktifan WebSQL
InsecureHashesInTLSHandshakesEnabled
Pengaktifan Hash Tidak Aman di TLS handshake
RSAKeyUsageForLocalAnchorsEnabled
Memeriksa penggunaan kunci RSA untuk sertifikat server yang diterbitkan oleh trust anchor lokal
GetDisplayMediaSetSelectAllScreensAllowedForUrls
Mengaktifkan pemilihan otomatis untuk multi-screenshot
ThrottleNonVisibleCrossOriginIframesAllowed
Memungkinkan pengaktifan throttling iframe lintas origin yang tidak terlihat
Update ChromeOS
-
Aplikasi Chrome kini mengaktifkan fitur WebHID di Webview Aplikasi Chrome, untuk dukungan VDI dan Zoom HID.
-
ChromeOS 124 kini menyertakan fitur Kualitas Layanan (QoS) baru yang memastikan prioritas traffic yang lebih baik untuk aplikasi konferensi video dan game pada jaringan Wi-Fi yang padat. Hasilnya, pengguna dapat menikmati pemutaran video yang lebih lancar dengan lebih sedikit buffering. Dalam rilis awal ini, fitur ini tidak tersedia untuk pengguna terkelola.
-
Untuk mengoptimalkan ukuran update ChromeOS, kini kami mendownload driver yang diperlukan setelah pengguna login dan menghubungkan pemindai yang memerlukan driver. Driver mendownload secara otomatis tanpa mengharuskan pengguna menjawab dialog apa pun. Notifikasi akan muncul untuk menunjukkan bahwa driver eksternal sedang diinstal dan saat penginstalan sudah selesai.
-
Memperbesar ukuran maksimum untuk penggeser kursor mouse 
Kami telah menambah ukuran kursor mouse. Anda dapat menyesuaikan ukuran kursor dengan membuka setelan, aksesibilitas, kursor dan touchpad, serta menggeser penggeser ke ukuran yang diinginkan. Fitur ini dapat berguna bagi orang yang memiliki gangguan penglihatan, bagi pengajar yang ingin siswa mengikuti pelajaran saat melakukan presentasi, bagi orang yang melakukan presentasi di panggilan video, atau jika Anda hanya ingin menggunakan kursor mouse yang lebih besar.

-
Sambungan Cepat kini tersedia untuk mouse di ChromeOS. Anda kini dapat mendekatkan mouse yang kompatibel dengan Sambungan Cepat ke perangkat ChromeOS, dan diminta untuk menyambungkannya dengan sekali klik. Untuk mengetahui detailnya, lihat artikel Pusat Bantuan kami.
-
Pembatalan Cache Ekstensi untuk layar login tamu terkelola 
Mulai ChromeOS 124, kebijakan ExtensionInstallForcelist mendukung rollback ekstensi untuk sesi tamu terkelola dan layar login. Dengan begitu, admin memiliki opsi untuk melakukan rollback ekstensi jika ada kesalahan pada peluncuran versi baru.
-
Mulai ulang instan dalam Sesi Tamu Terkelola 
ChromeOS 124 memperkenalkan UI bagi admin untuk memulai tindakan mulai ulang instan untuk Sesi Tamu Terkelola.

-
ChromeOS kini mendukung kunci operator untuk operator seluler yang ingin menyediakan perangkat bersubsidi kepada pengguna. Di semua perangkat yang mendukung seluler, operator dapat mengunci perangkat agar hanya mengizinkan koneksi ke profil SIM yang disetujui (baik eSIM maupun SIM fisik). Perangkat yang terkunci akan didaftarkan ke server kunci operator dan saat kontrak berakhir, operator cukup melepas kunci dan pengguna akan diberi tahu di perangkatnya. Perlu diketahui bahwa selain diblokir untuk penggunaan profil SIM yang tidak sah, mode developer juga diblokir di perangkat yang dikunci oleh operator.
Update konsol Admin
-
Penghapusan browser tidak aktif di Chrome Enterprise Core 
Mulai April 2024 hingga Mei 2024, untuk Chrome Enterprise Core, kebijakan penghapusan Periode tidak aktif untuk browser akan mulai diluncurkan dan otomatis menghapus browser terdaftar di konsol Admin yang tidak aktif selama lebih dari periode waktu tidak aktif yang ditentukan oleh kebijakan. Saat kebijakan tersebut dirilis, periode waktu tidak aktif akan memiliki nilai default 540 hari. Artinya, semua browser terdaftar yang tidak aktif selama lebih dari 540 hari akan dihapus dari akun Anda secara default. Administrator dapat mengubah nilai periode tidak aktif menggunakan kebijakan ini. Nilai maksimum untuk menentukan periode tidak aktif browser adalah 730 hari dan nilai minimumnya adalah 28 hari (pelajari lebih lanjut).
Jika Anda menurunkan nilai kebijakan yang ditetapkan, tindakan tersebut mungkin akan berdampak global pada semua browser yang saat ini terdaftar. Semua browser yang terpengaruh akan dianggap tidak aktif dan, oleh karena itu, akan dihapus secara permanen. Untuk memastikan browser yang dihapus mendaftar ulang secara otomatis saat dimulai ulang lagi, tetapkan nilai kebijakan Pengelolaan Token Perangkat ke Hapus token sebelum menurunkan nilai kebijakan ini. Token pendaftaran di browser tersebut harus tetap valid pada saat perangkat dimulai ulang.
-
Filter baru di halaman Detail aplikasi 
Memperkenalkan filter baru untuk Semua pengguna dan browser di halaman Detail Aplikasi. Filter ini memungkinkan admin IT untuk melihat dengan mudah semua browser terkelola dan pengguna terkelola yang menginstal ekstensi atau aplikasi tertentu.

- Kebijakan baru di konsol Admin

Nama Kebijakan
Halaman
Didukung di
Kategori/Kolom
AutomaticFullscreenAllowedForUrls
Pengguna & browser
MGS
Android
Chrome
ChromeOS
Pengalaman pengguna
AutomaticFullscreenBlockedForUrls
Pengguna & browser
MGS
Android
Chrome
ChromeOS
Pengalaman pengguna
MutationEventsEnabled
Pengguna & browser
MGS
Android
Chrome
ChromeOS
Android Webview
Kompatibilitas situs lama
PrefixedVideoFullscreenApiAvailability
Pengguna & browser
MGS
Android
Chrome
ChromeOS
Fuschia
Kompatibilitas situs lama
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan mendatang pada browser
- Penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI di Windows
Mulai Chrome 126, Chrome akan langsung mendukung software klien aksesibilitas yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Microsoft Windows. Sebelum perubahan ini, software tersebut beroperasi bersama Chrome melalui shim kompatibilitas di Microsoft Windows. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang dapat diakses bagi banyak pengguna. Perubahan ini memberikan dukungan lengkap untuk Narator, Pembesar, dan Voice Access; juga akan meningkatkan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan framework aksesibilitas Otomatisasi UI Windows. Pengguna Chrome akan mengalami pengurangan penggunaan memori dan overhead pemrosesan saat aplikasi tersebut digunakan dengan alat aksesibilitas. Perubahan ini juga akan memudahkan pengembangan software menggunakan teknologi pendukung.
Administrator dapat menggunakan kebijakan Enterprise UiAutomationProviderEnabled mulai Chrome 125 untuk mengaktifkan paksa penyedia baru (sehingga semua pengguna menerima fungsi baru), atau menonaktifkan penyedia baru. Kebijakan ini akan didukung di Chrome 136, dan akan dihapus di Chrome 137. Periode satu tahun ini dimaksudkan untuk memberi perusahaan waktu yang cukup untuk bekerja sama dengan vendor pihak ketiga sehingga mereka dapat memperbaiki inkompatibilitas apa pun yang disebabkan oleh peralihan dari shim kompatibilitas Microsoft ke penyedia Otomatisasi UI Chrome.
- Chrome 125 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled diperkenalkan sehingga administrator dapat mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome dan memvalidasi bahwa alat aksesibilitas pihak ketiga terus berfungsi.
- Chrome 126 di Windows: Framework variasi Chrome akan digunakan untuk mulai mengaktifkan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI Chrome bagi pengguna. Penyedia ini akan diaktifkan secara bertahap untuk populasi yang stabil sepenuhnya, dengan jeda sesuai kebutuhan guna mengatasi masalah kompatibilitas yang dapat diselesaikan di Chrome. Administrator Enterprise dapat terus menggunakan kebijakan UiAutomationProviderEnabled untuk memilih ikut serta lebih awal pada perilaku baru, atau memilih tidak ikut untuk sementara melalui Chrome 136.
- Chrome 137 di Windows: Kebijakan UiAutomationProviderEnabled akan dihapus dari Chrome. Semua klien akan menggunakan penyedia framework aksesibilitas Otomatisasi UI browser.
- Penampung scroll yang dapat difokuskan keyboard
Membuat penampung scroll yang dapat difokuskan menggunakan navigasi fokus berurutan sangat meningkatkan aksesibilitas. Saat ini, tombol tab tidak memfokuskan scroller kecuali jika tabIndex ditetapkan secara eksplisit ke 0 atau lebih.
Dengan membuat scroller yang dapat difokuskan secara default, pengguna yang tidak dapat (atau tidak ingin) menggunakan mouse akan dapat memfokuskan konten yang terpotong menggunakan tombol tab dan panah pada keyboard. Perilaku ini hanya diaktifkan jika scroller tidak berisi turunan yang dapat difokuskan keyboard. Logika ini diperlukan agar tidak menyebabkan regresi untuk elemen yang dapat difokuskan yang sudah ada, yang mungkin ada dalam scroller seperti <textarea>.
- Chrome 125 di Windows, MacOS, Linux, Android
- Tindakan default mousemove yang dapat dioperasikan
Sebelumnya, Chrome memungkinkan pembatalan peristiwa mousemove untuk mencegah API lain seperti pemilihan teks (dan bahkan tarik lalu lepas pada masa lalu). Pembatalan peristiwa ini tidak sesuai dengan browser besar lainnya; juga tidak sesuai dengan UI (spesifikasi peristiwa).
Dengan fitur ini, pemilihan teks tidak akan lagi menjadi tindakan default mousemove. Pemilihan teks dan tarik lalu lepas tetap dapat dicegah dengan membatalkan peristiwa selectstart dan dragstart, dan tindakan ini sesuai dengan spesifikasi serta dapat dioperasikan sepenuhnya.
- Chrome 125 di Windows, MacOS, Linux, Android
- Layanan Jaringan di Windows akan di-sandbox
Untuk meningkatkan keamanan dan keandalan, layanan jaringan, yang sudah berjalan dalam prosesnya sendiri, akan di-sandbox di Windows. Sebagai bagian dari langkah ini, kode pihak ketiga yang saat ini dapat memodifikasi layanan jaringan mungkin akan dicegah melakukan modifikasi lagi. Pencegahan ini dapat menyebabkan masalah interoperabilitas dengan software yang memasukkan kode ke dalam ruang proses Chrome, seperti software Pencegahan Kebocoran Data. Kebijakan NetworkServiceSandboxEnabled memungkinkan Anda menonaktifkan sandbox jika inkompatibilitas ditemukan. Anda dapat menguji sandbox di lingkungan Anda menggunakan petunjuk ini dan melaporkan masalah yang Anda temukan.
- Chrome 125 di Windows: Layanan Jaringan akan di-sandbox di Windows.
- Telemetri tentang halaman yang memicu API Penguncian keyboard dan pointer
Saat pengguna Safe Browsing yang Disempurnakan mengunjungi halaman yang memicu API penguncian keyboard atau pointer, atribut halaman tersebut akan dikirim ke Safe Browsing.
Jika telemetri dikirim dan halaman tampak berbahaya, pengguna akan melihat peringatan Safe Browsing dan keyboard atau pointer mereka akan terbuka jika saat itu sedang terkunci.
- Chrome 125 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows, Fuchsia
- Memperluas Storage Access API (SAA) ke penyimpanan non-cookie
Kami mengusulkan ekstensi Storage Access API (kompatibel dengan versi lama) untuk memungkinkan akses ke penyimpanan tanpa partisi (cookie dan non-cookie) dalam konteks pihak ketiga, dan membayangkan mekanisme API kurang lebih seperti ini (JS berjalan dalam iframe sematan):
// Meminta handle penyimpanan baru melalui rSA (tindakan ini akan meminta pengguna)
let handle = await document.requestStorageAccess({all: true});
// Menulis beberapa localstorage lintas situs
handle.localStorage.setItem("userid", "1234");
// Membuka atau membuat indexedDB yang dibagikan dengan konteks pihak pertama
let messageDB = handle.defaultBucket.indexedDB.open("messages");
Alur yang sama akan digunakan oleh iframe untuk mendapatkan handle penyimpanan saat ancestor tingkat teratasnya berhasil memanggil rSAFor, hanya saja dalam hal ini izin storage-access sudah diberikan. Oleh karena itu, panggilan rSA tidak memerlukan gestur pengguna atau menampilkan perintah, sehingga memungkinkan iframe tersembunyi mengakses penyimpanan.
- Menghapus alias window-placement untuk deskripsi izin dan kebijakan izin
Chrome 124 menghapus alias window-placement untuk deskripsi izin dan kebijakan izin. Semua instance window-placement diganti dengan window-management, yang menjelaskan fungsi API terkait dengan lebih baik. Update ini adalah tindak lanjut dari peningkatan fitur Multi-Screen Window Placement API. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Status Platform Chrome.
- Chrome 125 di Windows, MacOS, Linux
- Bit rantai ancestor lintas situs untuk CookiePartitionKey di cookie yang dipartisi
Chrome 125 menambahkan bit ancestor lintas situs ke kunci CookiePartitionKey di cookie yang dipartisi. Perubahan ini menggabungkan kunci partisi dengan nilai kunci partisi yang digunakan dalam partisi penyimpanan dan menambahkan perlindungan terhadap serangan clickjacking dengan mencegah frame sematan lintas situs agar tidak memiliki akses ke cookie yang dipartisi di situs tingkat teratas.
Jika mengalami kerusakan dengan iframe sematan, perusahaan dapat menggunakan kebijakan CookiesAllowedForUrls atau menggunakan cookie SameSite=None tanpa atribut Partisi, lalu memanggil Storage Access API (SAA) atau menggunakan Cross-Origin Resource Sharing (CORS) untuk memastikan iframe sematan memiliki akses ke cookie yang sama dengan domain level teratas.
- Chrome 126 di Windows, MacOS, Linux
- Mengekstrak teks dari PDF untuk pengguna pembaca layar
Browser Chrome meluncurkan pembaca AI pengenalan karakter optik (OCR) untuk dokumen PDF, yang akan menjadi pembaca layar PDF bawaan browser yang pertama untuk dokumen yang tidak mudah diakses. Fitur ini akan semakin mengurangi kesenjangan aksesibilitas bagi pengguna penyandang tunanetra dan gangguan penglihatan di web.
Fitur ini memanfaatkan model OCR Google untuk mengekstrak, mengelompokkan, dan membagi dokumen PDF menjadi beberapa bagian sehingga lebih mudah diakses. Library machine intelligence lokal akan ditambahkan, yang menggunakan teknologi Screen AI untuk menganalisis screenshot atau hierarki aksesibilitas, serta mengekstrak lebih banyak informasi untuk membantu teknologi pendukung, seperti teks (OCR) dan konten utama halaman.
- Chrome 126 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows

- Menghentikan penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing
Pelaporan Lengkap Safe Browsing adalah fitur yang meningkatkan keamanan semua pengguna dengan mengumpulkan informasi telemetri dari pengguna yang berpartisipasi dan digunakan untuk perlindungan Google Safe Browsing. Data yang dikumpulkan mencakup URL halaman web yang dikunjungi, informasi sistem terbatas, dan beberapa konten halaman. Namun, fitur ini kini digantikan oleh mode Perlindungan yang ditingkatkan. Sebaiknya pengguna beralih ke Perlindungan yang ditingkatkan untuk terus memberikan keamanan bagi semua pengguna selain mengaktifkan keamanan terkuat yang tersedia di Chrome. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Tingkat perlindungan Safe Browsing.
- Chrome 126 di iOS, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Penghentian penggunaan Pelaporan Lengkap Safe Browsing

- Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk pewarisan URL Dasar
Di Chrome 114, kami memperkenalkan NewBaseUrlInheritanceBehaviorAllowed untuk mencegah pengguna atau variasi Google Chrome mengaktifkan NewBaseUrlInheritanceBehavior, jika ditemukan masalah kompatibilitas. Di Chrome 125, kebijakan sementara NewBaseUrlInheritanceBehaviorAllowed akan dihapus.
- Chrome 125 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Kebijakan NewBaseUrlInheritanceBehaviorAllowed akan dihapus.
- Enkripsi Terikat Aplikasi untuk cookie
Untuk meningkatkan keamanan cookie di Windows, kunci enkripsi yang digunakan untuk enkripsi cookie akan diamankan lebih lanjut dengan mengikatnya ke identitas aplikasi Chrome. Hal ini dapat membantu melindungi dari malware yang mungkin mencoba mencuri cookie dari sistem. Tindakan ini tidak memberikan perlindungan terhadap penyerang yang dapat meningkatkan hak istimewa atau memasukkan ke dalam proses Chrome.
Kebijakan Enterprise ApplicationBoundEncryptionEnabled akan tersedia untuk menonaktifkan enkripsi Terikat Aplikasi.
- Chrome 125 di Windows
- Rencana penghentian penggunaan: peristiwa mutasi
Peristiwa mutasi sinkron, termasuk DOMSubtreeModified, DOMNodeInserted, DOMNodeRemoved, DOMNodeRemovedFromDocument, DOMNodeInsertedIntoDocument, dan DOMCharacterDataModified, berdampak negatif terhadap performa halaman, serta meningkatkan kompleksitas penambahan fitur baru ke Web secara signifikan. API ini tidak digunakan lagi dari spesifikasinya pada tahun 2011, dan diganti (pada tahun 2012) dengan Mutation Observer API yang jauh lebih baik. Penggunaan peristiwa mutasi yang sudah tidak berlaku harus dihapus atau dimigrasikan ke Mutation Observer. Mulai Chrome 124, kebijakan Enterprise sementara, MutationEventsEnabled, akan tersedia untuk mengaktifkan kembali peristiwa mutasi yang tidak digunakan lagi atau dihapus. Jika Anda mengalami masalah, laporkan bug di sini.
- Chrome 127 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Peristiwa mutasi akan berhenti berfungsi pada Chrome 127, sekitar 30 Juli 2024.
- Pengambilan link pengguna di PWA
Link web akan otomatis mengarahkan pengguna ke aplikasi web yang terinstal. Agar lebih sesuai dengan ekspektasi pengguna seputar aplikasi web yang terinstal, Chrome akan mempermudah proses perpindahan antara browser dan aplikasi web yang terinstal. Saat pengguna mengklik link yang dapat ditangani oleh aplikasi web yang terinstal, Chrome akan menambahkan chip di kolom URL untuk menyarankan peralihan ke aplikasi tersebut. Jika pengguna mengklik chip tersebut, aplikasi akan langsung diluncurkan, atau petak aplikasi yang dapat mendukung link tersebut akan terbuka. Bagi beberapa pengguna, mengklik link akan selalu otomatis membuka aplikasi.
- Chrome 121 di Linux, MacOS, Windows: Saat sebagian pengguna mengklik link, link tersebut akan selalu terbuka di PWA yang terinstal, sementara sebagian pengguna lain akan melihat link itu terbuka di tab baru dengan chip di kolom URL-nya. Mengklik chip akan meluncurkan aplikasi. Tersedia tanda untuk mengontrol fitur ini:
chrome://flags/#enable-user-link-capturing-pwa.
- Mulai Chrome 127 di Linux, MacOS, Windows: Kami akan meluncurkan fitur ini ke 100% versi Stabil, baik dengan setelan default aktif (selalu luncurkan aplikasi saat link diklik) maupun nonaktif (selalu buka di tab, hanya luncurkan jika pengguna mengklik chip di kolom URL).

- Semua ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3 paling lambat Juni 2025
Ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3. Ekstensi Chrome akan ditransisikan ke versi manifes baru, Manifes V3. Manifes baru ini akan meningkatkan privasi pengguna, misalnya dengan beralih ke model tempat ekstensi mengubah permintaan secara deklaratif, tanpa dapat melihat permintaan satu per satu. Manifes baru ini juga meningkatkan keamanan ekstensi, karena kode yang dihosting dari jarak jauh tidak akan diizinkan di Manifes V3.
Mulai Juni 2024, Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 yang berjalan di browser. Kebijakan Enterprise - ExtensionManifestV2Availability - telah tersedia untuk mengontrol apakah ekstensi Manifes v2 diizinkan. Kebijakan ini dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Selain itu, komputer yang mengaktifkan kebijakan tersebut tidak akan mengalami penonaktifan ekstensi Manifes V2 hingga tahun berikutnya, yaitu Juni 2025, dan pada saat itu kebijakan tersebut akan dihapus.
Anda dapat melihat versi Manifes mana yang sedang digunakan oleh semua ekstensi Chrome yang berjalan di perangkat Anda menggunakan halaman Penggunaan aplikasi & ekstensi di Chrome Enterprise Core. Baca informasi selengkapnya tentang Linimasa manifes, termasuk:
- Chrome 110 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Kebijakan Enterprise ExtensionManifestV2Availability tersedia untuk mengontrol apakah ekstensi Manifes v2 diizinkan atau tidak. Kebijakan ini dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Setelah migrasi, kebijakan tersebut akan mengizinkan Anda memperpanjang penggunaan ekstensi Manifes V2.
- Chrome 127 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 di perangkat pengguna. Hanya pengguna yang mengaktifkan kebijakan Enterprise ExtensionManifestV2Availability yang akan dapat terus menggunakan ekstensi Manifes V2 di organisasi mereka.
- Chrome 139 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Penghapusan kebijakan ExtensionManifestV2Availability.
- Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk perilaku situs lama yang sama
Di Chrome 79, kami memperkenalkan kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList untuk mengembalikan perilaku cookie SameSite ke perilaku lama pada domain yang ditentukan. Masa berlaku kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList telah diperpanjang dan akan dihapus pada versi yang tercantum di bawah.
- Chrome 128 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
- Chrome tidak akan lagi mendukung MacOS 10.15
Chrome tidak akan lagi mendukung MacOS 10.15, yang sudah berada di luar periode dukungan dengan Apple. Pengguna harus mengupdate sistem operasi agar dapat terus menggunakan browser Chrome. Menjalankan sistem operasi yang didukung sangat penting untuk menjaga keamanan. Jika berjalan di MacOS 10.15, Chrome akan terus menampilkan kolom info yang mengingatkan pengguna bahwa Chrome 129 tidak akan lagi mendukung MacOS 10.15.
- Chrome 129 di MacOS: Chrome tidak lagi mendukung MacOS 10.15
- Menghentikan penggunaan argumen includeShadowRoots di DOMParser
Argumen includeShadowRoots adalah argumen yang tidak pernah distandardisasi ke fungsi DOMParser.parseFromString(), yang ada di sana untuk memungkinkan penguraian imperatif konten HTML yang berisi shadow DOM deklaratif. Argumen ini diluncurkan di Chrome 90 sebagai bagian dari peluncuran awal shadow DOM deklaratif. Karena diskusi standar diimplementasikan ulang pada tahun 2023, bentuk DSD API berubah, termasuk fitur untuk penguraian imperatif ini. Untuk membaca selengkapnya, lihat detail konteks mengenai standar terkait. Informasi juga tersedia tentang penghentian terkait serialisasi shadow DOM dan atribut shadow root.
Sekarang, dengan diluncurkannya versi standar API ini dalam bentuk setHTMLUnsafe() dan parseHTMLUnsafe() di Chrome 124, argumen includeShadowRoots non-standar tidak boleh digunakan lagi dan harus dihapus. Semua penggunaan akan berubah sesuai perubahan berikut:
Jangan gunakan:
(new DOMParser()).parseFromString(html,'text/html',{includeShadowRoots: true});
Gunakan kode ini sebagai gantinya:
document.parseHTMLUnsafe(html);
- Chrome 129 di Windows, Mac, Linux, Android
Perubahan ChromeOS mendatang
-
Mulai ChromeOS 125, Anda akan dapat melihat dan mengelola Passpoint Wi-Fi di Setelan ChromeOS. Anda akan dapat melihat dan menghapus langganan passpoint yang terinstal di halaman detail passpoint.
-
Kebijakan baru untuk mengontrol waktu aktif dan tidur Kios
Mulai ChromeOS 125, kami akan memperkenalkan kebijakan perangkat kios baru yang akan memungkinkan Admin menjadwalkan kapan perangkat akan aktif dan tidur. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Setelan kios.
Perubahan konsol Admin mendatang
- Keseimbangan kebijakan: Konfigurasi Kustom untuk admin IT
Halaman Konfigurasi Kustom memungkinkan admin IT mengonfigurasi kebijakan Chrome yang belum ada di konsol Admin, menggunakan skrip JSON. Oleh karena itu, semua kebijakan Chrome kini dapat dikonfigurasi di Chrome Enterprise Core di konsol Admin, baik menggunakan halaman Setelan maupun halaman Konfigurasi Kustom. Anda juga dapat menggunakan halaman tersebut untuk mengonfigurasi mode penginstalan ekstensi yang tidak didukung di konsol Admin, seperti “normal_installed”.
- Mulai Chrome 125 di Android, iOS, Linux, Mac, Windows: Akses Penguji Tepercaya
- Mulai Chrome 126 di Android, iOS, Linux, Mac, Windows: Peluncuran fitur
- Laporan Teknologi Lama
Mulai Chrome 127, laporan Teknologi Lama akan tersedia di konsol Admin dan secara proaktif akan melaporkan situs (baik internal maupun eksternal) yang menggunakan teknologi yang tidak akan lagi digunakan, misalnya, perubahan cookie SameSite, dan protokol keamanan lama seperti TLS 1.0/1.1, serta cookie pihak ketiga. Dengan informasi ini, administrator IT dapat bekerja sama dengan developer untuk merencanakan migrasi teknologi yang diperlukan sebelum penghapusan fitur yang berhenti digunakan dimulai.
Fitur ini sekarang dirilis di program Penguji Tepercaya kami. Jika tertarik untuk membantu kami menguji fitur ini, Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya Chrome Enterprise di sini.
- Mulai Chrome 127 di Linux, MacOS, Windows: Laporan Teknologi Lama akan tersedia di konsol Admin.

Chrome 123
Update browser Chrome
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome (3PCD)
✓
Fitur AI generatif
✓
Melanjutkan tab
✓
✓
Chrome di Android dan iOS: melanjutkan aktivitas lintas perangkat
✓
Membuka tab terakhir melalui perangkat mana pun
✓
Perubahan perilaku kebijakan JIT JavaScript
✓
Sinkronisasi Chrome mengakhiri dukungan untuk Chrome 81 dan yang lebih lama
✓
✓
Kebijakan waktu tunggu tidak ada aktivitas yang baru di iOS
✓
Deteksi penggunaan ulang sandi antar-profil
✓
Telemetri untuk prompt izin dan menyetujui izin notifikasi
✓
API pemilihan rute statis ServiceWorker
✓
Pemeriksaan akses jaringan pribadi untuk permintaan navigasi: mode peringatan saja
✓
Sandi lokal yang disimpan di layanan Play
✓
Encoding konten Zstd
✓
Perubahan alur Login Paksa
✓
Perubahan Google Update
✓
Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome
✓
Update ChromeOS
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Migrasi Bluetooth ChromeOS Flex
✓
Menyesuaikan pintasan keyboard
✓
Penyesuaian tombol mouse
✓
Konfigurasi Layar Terpisah yang Lebih Cepat
✓
Hotspot Tether ChromeOS
✓
Preferensi bahasa per aplikasi di Android
✓
Suara baru yang terdengar alami untuk text-to-speech
✓
Peluncuran mode Pemroses Data untuk Norwegia dan Belgia
✓
Setelan privasi per aplikasi
✓
Keamanan Android yang ditingkatkan untuk pelanggan level perusahaan baru
✓
Update konsol Admin
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Pengalaman halaman Setelan yang lebih baik
✓
Pengumpulan log jarak jauh untuk perangkat ChromeOS
✓
Penghapusan browser tidak aktif di Pengelolaan Cloud Browser Chrome
✓
Laporan error Chrome
✓
Kebijakan baru di konsol Admin
✓
Perubahan browser Chrome mendatang
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Layar pemilihan Mesin Telusur default
✓
Pengambilan link pengguna di PWA - Windows, MacOS, dan Linux
✓
Prompt izin untuk Web MIDI API
✓
Tiga ekstensi Chrome akan diupgrade ke Manifes V3
✓
✓
Peningkatan bookmark dan daftar bacaan di Android
✓
Menghentikan penggunaan kebijakan Enterprise yang digunakan untuk throttling
✓
Dukungan Chrome Desktop untuk Windows ARM64
✓
Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk GREASE
✓
Layanan Jaringan di Windows akan ditangani dengan sandbox
✓
Menghentikan penggunaan dan menghapus WebSQL
✓
Kontrol formulir mendukung nilai arah dalam mode penulisan vertikal
✓
Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk TLS handshake dan penggunaan Kunci RSA
✓
Atribut yang dapat di-clone shadow root
✓
Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk pewarisan URL Dasar
✓
Rencana penghentian penggunaan: peristiwa mutasi
✓
Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk perilaku situs lama yang sama
✓
Semua ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3 paling lambat Juni 2025
✓
Chrome tidak akan lagi mendukung macOS 10.15
✓
Perubahan ChromeOS mendatang
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Merekam GIF dengan Screenshot
✓
Perubahan konsol Admin mendatang
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Laporan Teknologi lama
✓
Keseimbangan kebijakan: Konfigurasi Kustom untuk admin IT
✓
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update browser Chrome
- Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome (3PCD)
Seperti yang diumumkan sebelumnya, Chrome 120 mulai membatasi cookie pihak ketiga secara default bagi 1% pengguna Chrome untuk memfasilitasi pengujian, dan rilis berikutnya akan menerapkan pembatasan tersebut bagi semua pengguna mulai Kuartal 3 tahun 2024. Penerapan bagi semua pengguna dilakukan untuk menanggapi masalah persaingan yang masih dipersoalkan Competition and Markets Authority (CMA) Inggris Raya. Browser yang merupakan bagian dari grup eksperimen 1% ini juga memiliki kontrol pengguna Fitur Anti-Pelacakan baru. Anda dapat mencoba perubahan ini pada Chrome 120 atau yang lebih baru dengan mengaktifkan chrome://flags/#test-third-party-cookie-phaseout.
Periode pengujian ini memungkinkan situs mempelajari cara beroperasi tanpa cookie pihak ketiga. Karena fitur anti-pelacakan pantulan juga merupakan bagian dari 3PCD, pengguna dalam grup ini yang memblokir cookie pihak ketiga akan menerapkan mitigasi pelacakan pantulan, sehingga statusnya dihapus untuk situs yang diklasifikasikan sebagai pelacak pantulan. Sebagian besar pengguna versi bisnis akan otomatis dikecualikan dari grup eksperimen 1% ini. Namun, sebaiknya admin secara proaktif menggunakan kebijakan BlockThirdPartyCookies dan CookiesAllowedForUrls untuk mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga dan menyetel browser terkelola agar tidak diikutsertakan sebelum eksperimen. Tindakan ini akan memberi waktu bagi perusahaan untuk melakukan perubahan yang diperlukan agar tidak mengandalkan kebijakan ini atau cookie pihak ketiga.
Kami meluncurkan Laporan Teknologi Lama untuk membantu mengidentifikasi kasus penggunaan cookie pihak ketiga. Admin dapat menyetel kebijakan BlockThirdPartyCookies ke salah (false) untuk mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga pada semua situs, tetapi ini akan mencegah pengguna mengubah setelan tersebut di Chrome. Atau, untuk mencegah kerusakan, Anda juga dapat menetapkan kebijakan CookiesAllowedForUrls untuk mengizinkan aplikasi perusahaan Anda menerima cookie pihak ketiga.
Untuk pengguna akhir versi bisnis yang dimasukkan ke dalam grup eksperimen ini dan yang tidak dicakup oleh salah satu kebijakan admin perusahaan, mereka dapat menggunakan ikon mata di omnibox guna mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga untuk sementara selama 90 hari di situs tertentu bila diperlukan. Baca artikel Pusat Bantuan ini untuk mengetahui detail selengkapnya tentang cara mengubah setelan ini ke konfigurasi yang diinginkan.
Fitur anti-pelacakan kembali juga dicakup oleh kebijakan yang sama seperti cookie. Selain itu, fitur ini diterapkan saat situs dengan pelacakan kembali tidak diizinkan untuk menggunakan cookie pihak ketiga. Oleh karena itu, menyetel kebijakan BlockThirdPartyCookies ke salah (false), atau menyetel kebijakan CookiesAllowedForUrls untuk suatu situs, akan mencegah mitigasi pelacakan pantulan menghapus status situs.
Integrasi SaaS perusahaan yang digunakan dalam konteks lintas situs untuk kasus penggunaan non-iklan dapat mendaftar ke uji coba penghentian penggunaan pihak ketiga atau uji coba penghentian penggunaan pihak pertama agar dapat terus mengakses cookie pihak ketiga selama jangka waktu terbatas.
Fitur heuristik memberikan akses cookie pihak ketiga sementara dalam skenario terbatas berdasarkan perilaku pengguna. Hal ini mengurangi kerusakan situs yang disebabkan oleh penghentian penggunaan cookie pihak ketiga dalam pola yang sudah ada, seperti pengalihan dan pop-up penyedia identitas.
Untuk mengetahui detail selengkapnya tentang cara menyiapkan, memberikan masukan, dan melaporkan potensi masalah situs, lihat halaman landing terbaru kami tentang persiapan menghadapi penghentian penggunaan cookie pihak ketiga.
- Mulai Chrome 120 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows
Cookie pihak ketiga telah dinonaktifkan untuk 1% traffic global. Jika memungkinkan, pengguna versi bisnis akan dikecualikan dari proses ini secara otomatis, dan kebijakan untuk mengganti perubahan tersebut akan tersedia.
- Fitur AI generatif
Di Chrome 122, 3 fitur AI Generatif (GenAI) tersedia untuk pengguna terkelola yang telah login ke browser Chrome: Pengelola Tab, Membuat tema, dan Bantu tulis (tidak tersedia di ChromeOS). Awalnya, ketiga fitur ini hanya tersedia untuk pengguna (18 tahun ke atas) dalam bahasa Inggris di Amerika Serikat. Admin dapat mengontrolnya dengan menggunakan kebijakan TabOrganizerSettings, CreateThemesSettings, dan HelpMeWriteSettings.
Mulai Chrome 123, kami akan meluncurkan fitur ini secara bertahap dan beberapa pengguna tidak perlu lagi mengaktifkan AI Eksperimental untuk menggunakan fitur tersebut jika admin menyetel kebijakan ke aktif.
- Chrome 122 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Fitur AI Generatif (Pengelola Tab, Membuat tema) tersedia untuk pengguna terkelola di AS. Pengguna perlu mengaktifkan AI Eksperimental.
- Chrome 123 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Fitur (Pengelola Tab dan Membuat tema) tersedia untuk pengguna terkelola di AS. Fitur ini akan diaktifkan secara default untuk sebagian pengguna. Sedangkan pengguna lain tetap dapat mengaktifkan secara manual melalui halaman setelan AI Eksperimental. Pada kedua kasus tersebut, fitur tidak akan tersedia jika dinonaktifkan melalui kebijakan.
- Melanjutkan tab
Chrome 123 memperkenalkan kartu baru di halaman Tab baru, yang membantu pengguna melanjutkan aktivitas berdasarkan saran tab dari perangkat lain. Dengan menggunakan kebijakan NTPCardsVisible, admin dapat mengontrol fitur ini, dan kartu lainnya di halaman Tab baru.
- Chrome 123 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows

- Chrome di Android dan iOS: melanjutkan aktivitas lintas perangkat
Untuk membantu pengguna melanjutkan tugas yang berasal dari perangkat lain, Chrome kini memberikan saran tab lintas perangkat di halaman Tab baru atau halaman Beranda di Chrome untuk Android dan Chrome untuk iOS.
- Chrome 123 di Android, iOS: Peluncuran fitur
- Membuka tab terakhir di perangkat mana pun
Chrome kini memberikan pintasan cepat ke tab terakhir yang dibuka dengan profil pengguna sama di perangkat mana pun dalam 24 jam terakhir, agar pengguna dapat melanjutkan tab tersebut. Admin dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan Enterprise yang sudah ada, yaitu SyncTypesListDisabled.
- Chrome 123 di iOS: Peluncuran fitur
- Perubahan perilaku kebijakan JIT JavaScript
Mulai Chrome 122, mengaktifkan kebijakan DefaultJavaScriptJitSetting dan menonaktifkan JIT JavaScript tidak lagi mengakibatkan WebAssembly dinonaktifkan sepenuhnya. JIT pengoptimalan V8 akan terus dinonaktifkan dengan menyetel kebijakan ini. Hal ini memungkinkan Chrome merender konten web dalam konfigurasi yang lebih aman.
- Sinkronisasi Chrome mengakhiri dukungan untuk Chrome 81 dan yang lebih lama
Sinkronisasi Chrome tidak akan lagi mendukung Chrome 81 dan yang lebih lama. Anda harus melakukan upgrade ke versi Chrome yang lebih baru jika ingin terus menggunakan Sinkronisasi Chrome.
- Chrome 123 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Perubahan akan diterapkan.
- Kebijakan waktu tunggu tidak ada aktivitas yang baru di iOS
Perusahaan kini dapat menerapkan tindakan setelah Chrome tidak ada aktivitas selama beberapa waktu di perangkat iOS. Admin dapat menggunakan kebijakan IdleTimeout untuk menetapkan periode waktu tunggu dan kebijakan IdleTimeoutActions untuk menentukan tindakan yang diperbolehkan selama waktu tunggu. Setelan tersebut akan tersedia sebagai kebijakan platform dan akan tersedia per profil pengguna pada masa mendatang.
- Chrome 123 di iOS: Kebijakan yang tersedia di iOS.
- Deteksi penggunaan ulang sandi antar-profil
Sebelumnya, deteksi penggunaan ulang sandi kredensial perusahaan hanya dapat dideteksi di profil perusahaan. Di Chrome 123, deteksi penggunaan ulang sandi akan mendeteksi penggunaan ulang kredensial perusahaan di semua profil non-Samaran di browser terkelola.
- Chrome 123: Fitur diluncurkan untuk perusahaan yang mengaktifkan MetricsReportingEnabled.
- Telemetri untuk prompt izin dan menyetujui izin notifikasi
Jika Perlindungan yang Ditingkatkan aktif, dan pengguna mengunjungi halaman yang memintanya menyetujui izin notifikasi, atribut halaman tersebut mungkin dikirimkan ke Safe Browsing. Jika telemetri dikirim dan halaman dianggap berbahaya, pengguna akan melihat peringatan Safe Browsing.
Jika Perlindungan yang Ditingkatkan atau Pelaporan Lengkap Safe Browsing aktif, dan pengguna menyetujui izin notifikasi untuk halaman yang ada dalam daftar yang tidak diizinkan, peristiwa ini akan dikirimkan ke Safe Browsing.
Fitur ini dapat dikontrol oleh kebijakan SafeBrowsingProtectionLevel dan SafeBrowsingExtendedReportingEnabled.
- Chrome 123 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows, Fuchsia: Fitur diluncurkan untuk perusahaan yang mengaktifkan MetricsReportingEnabled.
- API pemilihan rute statis ServiceWorker
API ini memungkinkan developer mengonfigurasi pemilihan rute serta memindahkan hal-hal sederhana yang dilakukan ServiceWorkers. Jika kondisinya cocok, navigasi akan terjadi tanpa memulai ServiceWorkers atau mengeksekusi JavaScript, yang memungkinkan halaman web menghindari penalti performa karena intersepsi ServiceWorker.
- Chrome 123 di Windows, Mac, Linux, Android
- Pemeriksaan akses jaringan pribadi untuk permintaan navigasi: mode peringatan saja
Sebelum situs membuka situs tujuan dalam jaringan pribadi pengguna, Chrome akan melakukan tindakan berikut:
1. Memeriksa apakah permintaan navigasi asli telah dimulai dari konteks yang aman.
2. Mengirim permintaan preflight, dan memeriksa apakah situs tujuan merespons dengan header yang mengizinkan akses jaringan pribadi.
Pemeriksaan di atas dilakukan untuk melindungi jaringan pribadi pengguna. Karena fitur ini beroperasi dalam mode peringatan saja, kami tidak akan menggagalkan permintaan jika ada pemeriksaan yang gagal. Sebagai gantinya, peringatan akan ditampilkan di konsol Chrome DevTools untuk membantu developer bersiap menghadapi penerapan mendatang. Untuk membaca perubahan ini, lihat Akses Jaringan Pribadi (PNA) untuk Permintaan Navigasi. Untuk mempelajari lebih lanjut, lihat Spesifikasi PNA.
- Chrome 123 di Android (kecuali untuk WebView), ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Mode peringatan saja.
- Chrome 130 paling awal di Android (kecuali untuk WebView), ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Permintaan akan gagal.
- Sandi lokal yang disimpan di layanan Play
Chrome mengubah cara penyimpanan sandi lokal (tidak dapat disinkronkan). Sebelumnya, sandi ini disimpan di profil Chrome. Sekarang sandi tersebut akan dimigrasikan ke penyimpanan sandi lokal layanan Google Play mirip dengan cara sandi Akun Google disimpan. Hal ini juga mengubah UI pengelolaan yang akan disediakan oleh layanan Google Play. Kebijakan Chrome PasswordManagerEnabled masih berlaku, tetapi tidak mengontrol perilaku di luar biner Chrome. Dengan demikian, UI pengelolaan sandi baru memungkinkan pengguna mengimpor atau menambahkan sandi ke sana secara manual.
- Chrome 123 di Android: Fitur ini mulai tersedia bagi pengguna yang tidak memiliki sandi lokal
- Chrome 124 di Android: Semua sandi lokal dimigrasikan ke layanan Google Play.
- Encoding konten Zstd
Chrome menambahkan dukungan untuk Zstandard (zstd) sebagai mekanisme kompresi data. Dengan mendukung encoding konten zstd di browser, situs dapat menghabiskan lebih sedikit waktu dan CPU atau daya pada kompresi di servernya, sehingga dapat mengurangi biaya server. Kebijakan Enterprise sementara ZstdContentEncodingEnabled tersedia untuk menonaktifkan fitur encoding konten zstd.
- Chrome 123 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows, Fuchsia: Dukungan untuk zstd ditambahkan.
- Perubahan alur login paksa
Jika kebijakan BrowserSignin disetel ke Paksa pengguna login untuk menggunakan browser, pengguna kini akan login ke browser Chrome dengan mengikuti prosedur login standar melalui Pemilih Profil.
Sebelumnya, alur Login paksa memiliki dialog UI spesifik yang tidak mengikuti standar atau gaya Chrome umum. Kini alurnya selaras dengan alur login reguler. Kami juga telah memperbaiki penanganan error dengan menampilkan error login dalam dialog reguler dengan tombol yang dapat ditindaklanjuti.
- Chrome 123 di Mac, Windows: Peluncuran penuh

- Perubahan Google Update
Kami sedang dalam proses meluncurkan Google Update versi baru. Sebagai bagian dari perubahan ini, lokasi untuk GoogleUpdate.exe di Windows akan berubah dan akan diberi nama updater.exe. Perhatikan bahwa jalur sebelumnya akan tetap tersedia hingga transisi selesai sepenuhnya.
- Sebelumnya: C:\Program Files (x86)\Google\Update\GoogleUpdate.exe
- Saat ini: C:\Program Files (x86)\Google\GoogleUpdater\VERSION\updater.exe
- Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome
Kebijakan
Deskripsi
WebAnnotations
Mengizinkan deteksi entity teks biasa di halaman web (khusus di iOS)
IdleTimeout
Penundaan sebelum menjalankan tindakan tidak ada aktivitas (kini juga tersedia di iOS)
IdleTimeoutActions
Tindakan yang akan dijalankan saat komputer sedang tidak ada aktivitas (kini juga tersedia di iOS)
ChromeForTestingAllowed
Mengizinkan Chrome for Testing
RemoteAccessHostAllowPinAuthentication
Mengizinkan metode autentikasi PIN dan penyambungan untuk host akses jarak jauh
RemoteAccessHostAllowUrlForwarding
Mengizinkan pengguna akses jarak jauh untuk membuka URL sisi host di browser klien lokal mereka
DownloadManagerSaveToDriveSettings
Mengizinkan penyimpanan file secara langsung ke Google Drive
Update ChromeOS
- Migrasi Bluetooth ChromeOS Flex
Di ChromeOS 123, ChromeOS Flex akan diupgrade ke stack Bluetooth Floss. Sebagai bagian dari upgrade ini, perangkat yang tercantum tidak lagi mendukung fungsi Bluetooth. Jika fungsi Bluetooth sangat penting untuk perangkat berikut, sebaiknya pindahkan perangkat tersebut ke saluran LTS untuk memperpanjang fungsi Bluetooth hingga Oktober 2024.
- HP Probook 4530s
- Lenovo ThinkPad T420
- HP Elitebook 8460p
- Apple iMac 11,2
- Lenovo ThinkPad x220
- Dell Vostro 3550
- HP 3115m
- HP Elitebook 2560p
- HP ProBook 6465b
- Lenovo ThinkPad L420
Jika perangkat tidak dapat terhubung ke Bluetooth setelah diupdate ke ChromeOS 123, alihkan tanda Chrome Gunakan Floss, bukan BlueZ ke Nonaktif.

- Menyesuaikan pintasan keyboard
Penggunaan pintasan akan meningkatkan produktivitas, dan kita semua memiliki pintasan favorit. Di ChromeOS 123, dengan penyesuaian pintasan, Anda akan dapat menetapkan kombinasi tombol pilihan untuk mempersonalisasi pintasan Anda. Entah Anda ingin membuat pintasan lebih mudah digunakan dengan satu tangan, lebih mudah diingat, atau sama dengan pintasan yang sudah umum bagi Anda, fitur ini akan menyederhanakan alur kerja sehari-sehari.

- Penyesuaian tombol mouse
Penyesuaian tombol mouse di Chromebook membantu pengguna menyelesaikan tindakan cepat dengan mengklik satu tombol. Jika mouse memiliki lebih dari dua tombol, Anda kini dapat menetapkannya ke daftar tindakan yang telah ditetapkan seperti mengambil screenshot, membisukan serta membunyikan audio, menyisipkan emoji, dan sebagainya. Anda juga dapat memilih kombinasi tombol untuk menetapkan tindakan apa pun yang dilakukan oleh pintasan keyboard pada tombol.

- Konfigurasi Layar Terpisah yang Lebih Cepat
Chromebook menyediakan berbagai cara untuk mengatur jendela di layar guna membantu meningkatkan produktivitas Anda — salah satunya adalah Layar Terpisah. Seperti namanya, konfigurasi Layar Terpisah yang Lebih Cepat menawarkan cara yang lebih cepat untuk mengonfigurasi tata letak jendela dengan menampilkan ringkasan jendela yang terbuka di sisi lain layar. Dengan Layar Terpisah yang Lebih Cepat, setelah mengepaskan (atau mengunci) jendela di satu sisi, Anda dapat memilih jendela yang sudah terbuka dari Ringkasan untuk dipaskan ke sisi lain, atau memilih sesuatu dari rak (baris aplikasi yang terletak di bagian bawah atau samping layar).

- Hotspot Tether ChromeOS
Hotspot kini tersedia di ChromeOS. Anda kini dapat berbagi jaringan seluler di Chromebook sebagai hotspot ke perangkat lain tanpa koneksi internet. Aktifkan hotspot pertama Anda dengan membuka Setelan Jaringan dan mengaktifkan Hotspot. Di ChromeOS 123, kami hanya mendukung T-Mobile di AS, tetapi kami berupaya menambahkan jaringan lain dalam rilis mendatang.
- Preferensi bahasa per aplikasi di Android
Anda kini dapat mengubah ke bahasa pilihan untuk aplikasi Android. Setelan baru ini tersedia di Setelan > Aplikasi > Kelola aplikasi Anda > Bahasa aplikasi.
- Suara baru yang terdengar alami untuk text-to-speech
Di ChromeOS 123, kami telah menambahkan suara TTS baru yang terdengar alami dan berfungsi secara offline serta tersedia dalam 31 bahasa.

- Peluncuran mode Pemroses Data untuk Norwegia
Pada Agustus 2023, mode pemroses data untuk ChromeOS diluncurkan di Belanda guna memberi organisasi transparansi dan kontrol yang lebih besar atas data yang dikirim ke, dan diproses oleh Google. Seiring meningkatnya minat terhadap bidang ini baru-baru ini, kami menyediakan mode pemroses data secara umum di negara-negara lain, yang diawali di Norwegia. Produk ini tersedia di konsol Admin melalui Perangkat > Chrome > Kepatuhan. Untuk informasi selengkapnya, lihat artikel Pusat Bantuan kami.
- Setelan privasi per aplikasi
ChromeOS 123 menjadikan kontrol privasi di Chromebook lebih mudah dikelola dengan menggabungkan izin aplikasi dan kontrol privasi. Hal ini memberi pengguna transparansi yang lebih besar dengan menunjukkan aplikasi apa saja yang memerlukan akses ke sensor privasi, dan bagaimana izin aplikasi dipengaruhi oleh status kontrol privasi. Kini dengan izin per aplikasi, untuk mikrofon dan kamera, pengguna dapat langsung membuka setelan privasi untuk melihat aplikasi apa saja yang memerlukan akses ke sensor tersebut dan mengubah izin aplikasi, alih-alih membuka dua tempat terpisah (kontrol privasi dan setelan aplikasi).
- Keamanan Android yang ditingkatkan untuk pelanggan level perusahaan baru
ChromeOS 123 meningkatkan kualitas tingkat keamanan aplikasi default untuk pelanggan level perusahaan. Di domain perusahaan baru, ChromeOS kini menonaktifkan aplikasi Android untuk pengguna ChromeOS yang tidak terafiliasi secara default. Pengguna ChromeOS yang tidak terafiliasi adalah pengguna di perangkat yang tidak dikelola atau di perangkat yang dikelola oleh domain yang berbeda dengan pengguna.
Domain perusahaan yang sudah ada tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini. Pelanggan level pendidikan baru atau lama tidak akan terpengaruh.
Pelanggan level perusahaan yang ingin mengubah setelan default, lihat artikel Pusat Bantuan kami.
Update konsol Admin
- Pengalaman halaman Setelan yang lebih baik
Mulai Maret 2024, semua admin akan menggunakan pengalaman halaman Setelan terbaru kami. Artinya, Anda tidak akan lagi dapat menggunakan pengalaman halaman Setelan lama. Sebagian besar dari Anda sudah menggunakan versi terbaru. Artinya, admin tidak akan lagi dapat mengakses tampilan lama, tetapi Anda masih memiliki akses ke semua fungsi yang sama dalam tampilan terbaru.

- Pengumpulan log jarak jauh untuk perangkat ChromeOS
Jika mengalami masalah dengan perangkat ChromeOS terkelola, Anda dapat memecahkan masalahnya dengan mengambil log tambahan dari halaman Detail perangkat di konsol Admin. Anda dapat mengumpulkan log dari jarak jauh untuk kasus penggunaan berikut:
- Perangkat Kios
- Pengguna login yang terafiliasi dan tidak terafiliasi
- Sesi tamu terkelola
- Layar Terkunci dan Login
Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat artikel Pusat Bantuan ini, Pengumpulan log jarak jauh untuk perangkat ChromeOS.

- Penghapusan browser tidak aktif di Pengelolaan Cloud Browser Chrome
Kebijakan penghapusan Periode tidak aktif untuk browser kini tersedia untuk akses awal di konsol Admin. Bagi admin IT yang merasa periode default 18 bulan tidak cukup, akses awal ini akan memungkinkan mereka secara eksplisit menetapkan nilai kebijakan (periode waktu tidak aktif) beberapa minggu sebelum penghapusan sebenarnya dimulai.
Mulai April 2024 hingga Mei 2024, kebijakan penghapusan Periode tidak aktif untuk browser akan mulai diluncurkan dan otomatis menghapus browser terdaftar di konsol Admin yang tidak aktif selama lebih dari periode waktu tidak aktif yang ditentukan oleh kebijakan. Saat kebijakan dirilis, periode waktu tidak aktif akan memiliki nilai default 540 hari. Artinya, semua browser terdaftar yang tidak aktif selama lebih dari 540 hari akan dihapus dari akun Anda secara default. Administrator dapat mengubah nilai periode tidak aktif menggunakan kebijakan ini. Nilai maksimum untuk menentukan periode tidak aktif browser adalah 730 hari dan nilai minimumnya adalah 28 hari.
Jika Anda menurunkan nilai kebijakan yang ditetapkan, tindakan tersebut mungkin akan berdampak global pada semua browser yang saat ini terdaftar. Semua browser yang terpengaruh akan dianggap tidak aktif dan, oleh karena itu, akan dihapus secara permanen. Untuk memastikan browser yang dihapus mendaftar ulang secara otomatis saat dimulai ulang lagi, tetapkan nilai kebijakan Pengelolaan Token Perangkat ke Hapus token sebelum menurunkan nilai kebijakan ini. Token pendaftaran di browser tersebut harus tetap valid pada saat perangkat dimulai ulang.
- Laporan error Chrome
Di Chrome 123, Anda dapat memvisualisasikan peristiwa error di konsol Admin menggunakan halaman laporan error Chrome yang baru. Dalam laporan ini, Anda akan menemukan diagram dinamis yang merepresentasikan peristiwa error Chrome dari waktu ke waktu, yang dikelompokkan berdasarkan versi Chrome. Pemfilteran tambahan tersedia untuk kolom berikut: platform OS, saluran Chrome, dan tanggal. Laporan ini membantu Anda mengidentifikasi potensi masalah Chrome secara proaktif dalam organisasi.
- Chrome 121 di Linux, MacOS, Windows: Program Penguji Tepercaya
- Chrome 123 di Linux, MacOS, Windows: Peluncuran fitur

- Kebijakan baru di konsol Admin

Nama Kebijakan
Halaman
Didukung di
Kategori/Kolom
GlanceablesEnabled
Pengguna
ChromeOS 123+
Pengalaman pengguna
ShortcutCustomizationAllowed
Pengguna/MGS
ChromeOS 123+
Aksesibilitas pengguna
DeleteKeyModifier
Pengguna/MGS
ChromeOS 123+
Aksesibilitas pengguna
HomeAndEndKeysModifier
Pengguna/MGS
ChromeOS 123+
Aksesibilitas pengguna
InsertKeyModifier
Pengguna/MGS
ChromeOS 123+
Aksesibilitas pengguna
PageUpAndPageDownKeysModifier
Pengguna/MGS
ChromeOS 123+
Aksesibilitas pengguna
F11KeyModifier
Pengguna/MGS
ChromeOS 123+
Aksesibilitas pengguna
F12KeyModifier
Pengguna/MGS
ChromeOS 123+
Aksesibilitas pengguna
ChromeForTestingAllowed
Pengguna
ChromeOS 123+
Pengalaman pengguna
DownloadManagerSaveToDriveSettings
Pengguna
ChromeOS 123+
Pengalaman pengguna
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan mendatang pada browser
- Layar pemilihan Mesin Telusur default
Sebagai bagian dari kepatuhan terhadap Digital Markets Act (DMA), Google memperkenalkan layar pemilihan bagi pengguna untuk memilih mesin telusur default di Chrome. Pilihan pengguna akan mengontrol setelan mesin telusur default, yang saat ini tersedia di chrome://settings/search.
Untuk perusahaan yang telah memilih agar administrator mereka menetapkan setelan penelusuran pengguna versi bisnis mereka menggunakan kebijakan Enterprise DefaultSearchProviderEnabled dan DefaultSearchProviderSearchUrl, kebijakan tersebut akan tetap mengontrol setelan penelusuran perusahaan. Jika administrator belum menyetel setelan penelusuran pengguna versi bisnis berdasarkan kebijakan, pengguna versi bisnis tersebut mungkin akan melihat perintah untuk memilih mesin telusur default di Chrome.
Baca informasi selengkapnya tentang kebijakan ini dan grup atom terkait.
- Chrome 120 di iOS, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: 1% pengguna akan mulai mendapatkan layar pemilihan mesin telusur default pada Chrome 120.
- Dalam tahun ini di iOS, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: peluncuran penuh untuk pengguna yang relevan.
- Pengambilan link pengguna di PWA - Windows, MacOS, dan Linux
Link web akan otomatis mengarahkan pengguna ke aplikasi web yang terinstal. Agar lebih sesuai dengan ekspektasi pengguna seputar aplikasi web yang terinstal, Chrome akan mempermudah proses perpindahan antara browser dan aplikasi web yang terinstal. Saat pengguna mengklik link yang dapat ditangani oleh aplikasi web yang terinstal, Chrome akan menambahkan chip di kolom URL untuk menyarankan peralihan ke aplikasi tersebut. Jika pengguna mengklik chip tersebut, aplikasi akan langsung diluncurkan, atau petak aplikasi yang dapat mendukung link tersebut akan terbuka. Bagi beberapa pengguna, mengklik link akan selalu otomatis membuka aplikasi.
Beberapa masalah ditemukan pada implementasi saat ini, sehingga kami tidak akan meluncurkan fitur ini di Chrome 123 seperti yang diumumkan sebelumnya. Kami tentu berencana meluncurkan pengambilan link tahun ini (bug).
- Chrome 121 di Linux, MacOS, Windows: Saat sebagian pengguna mengklik link, link tersebut akan selalu terbuka di PWA yang terinstal, sementara sebagian pengguna lain akan melihat link itu terbuka di tab baru dengan chip di kolom URL-nya. Mengklik chip akan meluncurkan aplikasi. Tersedia tanda untuk mengontrol fitur ini: chrome://flags/#enable-user-link-capturing-pwa.
- Versi mendatang pada tahun 2024 di Linux, MacOS, Windows: Kami akan meluncurkan fitur ini ke 100% versi Stabil baik dengan setelan default aktif (selalu luncurkan aplikasi saat link diklik) maupun nonaktif (selalu buka di tab, hanya luncurkan jika pengguna mengklik chip di kolom URL).

- Prompt izin untuk Web MIDI API
Web MIDI API terhubung ke dan berinteraksi dengan Perangkat Musical Instrument Digital Interface (MIDI). Terdapat beberapa masalah yang dilaporkan mengenai akses tak bertanggung jawab pada Web MIDI API ke perangkat MIDI klien (lihat bug Chromium terkait). Untuk mengatasi masalah ini, Audio Working Group W3C memutuskan untuk memberikan izin eksplisit pada akses Web MIDI API umum. Awalnya, izin eksplisit hanya diperlukan untuk penggunaan Web MIDI lanjutan di Chrome, termasuk kemampuan untuk mengirim dan menerima pesan eksklusif sistem (SysEx), dengan akses terbatas di balik prompt izin. Sekarang kami bermaksud memperluas cakupan izin untuk penggunaan reguler Web MIDI API.
Di Chrome 124, semua akses ke Web MIDI API akan memerlukan izin pengguna. Tidak ada kebijakan yang akan tersedia untuk mengontrol perubahan ini. Jika Anda mengalami masalah, laporkan bug di sini.
- Chrome 124 di Windows, MacOS, Linux, Android
- Tiga ekstensi Chrome akan diupgrade ke Manifes V3
Tiga ekstensi akan segera diupdate agar dapat menggunakan Manifes V3: Dukungan Browser Lama untuk Edge, Pengalih Agen Pengguna, dan Pelaporan Chrome.
Hal ini merupakan update utama dengan kemungkinan adanya bug, jadi Anda dapat mencoba versi Beta ekstensi ini sekarang. Sebaiknya Anda mengujinya di lingkungan Anda. Jika Anda mengalami masalah, laporkan bug di sini.
- Dukungan Browser Lama untuk Microsoft Edge - Beta
- Pengalih Agen Pengguna untuk Chrome - Beta
- Ekstensi Pelaporan Chrome - Beta
Parser URL Pengalih Agen Pengguna diubah, jadi pastikan substitusi agen pengguna Anda yang sudah ada kompatibel dengan versi baru.
- Chrome 124: Ketiga ekstensi akan menerima update, dan versi stabilnya akan tersedia sekitar 30 April 2024.
- Peningkatan bookmark dan daftar bacaan di Android
Di Chrome 124 untuk Android, beberapa pengguna yang login ke Chrome dari Pengelola bookmark akan dapat menggunakan dan menyimpan bookmark serta item daftar bacaan di Akun Google mereka. Kebijakan Enterprise yang relevan seperti BrowserSignin, SyncTypesListDisabled, EditBookmarksEnabled, ManagedBookmarks, dan ShoppingListEnabled akan terus berfungsi seperti sebelumnya untuk mengonfigurasi kemampuan pengguna memakai dan menyimpan item di Akun Google mereka.
- Chrome 124 di Android: Peluncuran fitur.
- Menghentikan penggunaan kebijakan Enterprise yang digunakan untuk throttling
Perubahan kode pokok (throttling same-process, cross-origin display:none iframes) yang digantikan oleh kebijakan Enterprise ThrottleNonVisibleCrossOriginIframesAllowed telah diaktifkan dalam rilis stabil sejak awal tahun 2023. Karena masalah umum telah tertangani, kami berencana menghapus kebijakan Enterprise ThrottleNonVisibleCrossOriginIframesAllowed paling lambat pada Chrome 124. Diskusi seputar masalah throttling (dan penyelesaiannya) dapat ditemukan dalam bug Chromium ini.
- Chrome 124: Kebijakan dihapus.
- Dukungan Chrome Desktop untuk Windows ARM64
Chrome akan meluncurkan dukungan untuk Windows ARM64. Kami sedang berupaya memublikasikan penginstal Enterprise. Anda tetap dapat menguji saluran Canary dan melaporkan bug di sana. Perlu diperhatikan bahwa hal ini dapat berubah berdasarkan stabilitas secara keseluruhan, serta masukan dari pelanggan. Jika Anda mengalami masalah, laporkan bug di sini.
- Chrome 124 di Windows (ARM): Penginstal Enterprise baru telah tersedia.
- Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk GREASE
Kami berencana menghentikan penggunaan kebijakan UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled karena algoritma GREASE yang baru telah diaktifkan secara default selama lebih dari satu tahun. Kebijakan ini pada akhirnya akan dihapus.
- Chrome 124 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Kebijakan tidak digunakan lagi.
- Chrome 126 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Kebijakan dihapus.
- Layanan Jaringan di Windows akan di-sandbox
Untuk meningkatkan keamanan dan keandalan, layanan jaringan, yang sudah berjalan dalam prosesnya sendiri, akan di-sandbox di Windows. Sebagai bagian dari langkah ini, kode pihak ketiga yang saat ini dapat memodifikasi layanan jaringan mungkin akan dicegah melakukan modifikasi lagi. Pencegahan ini dapat menyebabkan masalah interoperabilitas dengan software yang memasukkan kode ke dalam ruang proses Chrome, seperti software Pencegahan Kebocoran Data. Kebijakan NetworkServiceSandboxEnabled memungkinkan Anda menonaktifkan sandbox jika inkompatibilitas ditemukan. Anda dapat menguji sandbox di lingkungan Anda menggunakan petunjuk ini dan melaporkan masalah yang Anda temukan.
- Chrome 124 di Windows: Layanan Jaringan akan di-sandbox di Windows.
- Menghentikan penggunaan dan menghapus WebSQL
Dengan adanya SQLite berbasis WASM sebagai pengganti, kami berencana menghapus WebSQL sepenuhnya. Pembaruan ini akan membantu menjaga keamanan pengguna.
Standar database Web SQL pertama kali diusulkan pada April 2009 dan ditinggalkan pada November 2010. Gecko tidak pernah menerapkan fitur ini dan WebKit menghentikan penggunaan fitur ini pada tahun 2019. W3C mendorong mereka yang membutuhkan database web untuk menggunakan Web Storage atau Indexed Database.
Sejak WebSQL dirilis, kami mengalami kesulitan menjaga keamanan pengguna kami. SQLite awalnya tidak dirancang untuk menjalankan pernyataan SQL berbahaya, tetapi dengan WebSQL kami harus melakukan hal ini. Keharusan merespons masalah stabilitas dan keamanan yang terus muncul merupakan risiko yang tidak dapat diprediksi tim penyimpanan.
- Chrome 101: Pada Chrome 101, kebijakan WebSQLAccess ditambahkan. WebSQL akan tersedia jika kebijakan ini diaktifkan, sementara kebijakan ini tersedia hingga Chrome 123.
- Chrome 115: Pesan penghentian penggunaan ditambahkan ke konsol.
- Chrome 117: Pada Chrome 117, Uji Coba Penghentian Penggunaan WebSQL dimulai. Uji coba ini akan berakhir pada Chrome 123. Selama periode uji coba, token uji coba penghentian penggunaan diperlukan agar fitur tersedia.
- Chrome 119: Mulai Chrome 119, WebSQL tidak lagi tersedia. Akses ke fitur ini tersedia hingga Chrome 123 menggunakan kebijakan WebSQLAccess, atau token uji coba penghentian penggunaan.
- Chrome 124: di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows, Android: Mulai Chrome 124, kebijakan WebSQLAccess dan uji coba penghentian penggunaan, yang memungkinkan tersedianya WebSQL, tidak akan tersedia lagi.
- Kontrol formulir mendukung nilai arah dalam mode penulisan vertikal
Mode penulisan properti CSS memungkinkan elemen ditata secara vertikal, tetapi pengguna tidak dapat menetapkan arah perubahan nilai. Fitur ini memungkinkan jenis input elemen kontrol formulir (meter, progres, dan rentang) memiliki mode penulisan vertikal dan dapat memilih arah nilai kontrol formulir. Jika arahnya adalah rtl, nilai akan dirender dari bawah ke atas. Jika arahnya adalah ltr, nilai akan dirender dari atas ke bawah. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat postingan blog Chrome untuk Developer.
- Chrome 124 di Windows, Mac, Linux, Android
- Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk TLS handshake dan penggunaan Kunci RSA
Di Chrome 114, kami memperkenalkan InsecureHashesInTLSHandshakesEnabled untuk mengontrol penggunaan hash lama yang tidak aman selama proses TLS handshake. Di Chrome 116, kami memperkenalkan RSAKeyUsageForLocalAnchorsEnabled guna memeriksa penggunaan Kunci RSA untuk sertifikat server yang diterbitkan oleh trust anchor lokal. Di Chrome 124, kebijakan InsecureHashesInTLSHandshakesEnabled dan RSAKeyUsageForLocalAnchorsEnabled akan dihapus.
- Chrome 124 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Kebijakan InsecureHashesInTLSHandshakesEnabled dan RSAKeyUsageForLocalAnchorsEnabled akan dihapus.
- Atribut yang dapat di-clone shadow root
Atribut yang dapat di-clone shadow root memungkinkan individu mengontrol apakah shadow root dapat di-clone (melalui perintah cloning platform standar seperti `cloneNode()`). Shadow root imperatif kini dapat dikontrol melalui parameter untuk `attachShadow({clonable:true})`. Shadow root deklaratif dapat dikontrol melalui atribut baru, `<template shadowrootmode=open shadowrootclonable>`.
Kerusakan dapat terjadi jika Anda:
- menggunakan shadow DOM deklaratif
- meng-clone template yang berisi DSD dan
- mengharapkan clone tersebut menampung shadow root yang di-clone
- Chrome 124 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows
- Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk pewarisan URL Dasar
Di Chrome 114, kami memperkenalkan NewBaseUrlInheritanceBehaviorAllowed untuk mencegah pengguna atau variasi Google Chrome mengaktifkan NewBaseUrlInheritanceBehavior, jika ditemukan masalah kompatibilitas. Di Chrome 125, kebijakan sementara NewBaseUrlInheritanceBehaviorAllowed akan dihapus.
- Chrome 125 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Kebijakan NewBaseUrlInheritanceBehaviorAllowed akan dihapus.
- Rencana penghentian penggunaan: peristiwa mutasi
Peristiwa mutasi sinkron, termasuk DOMSubtreeModified, DOMNodeInserted, DOMNodeRemoved, DOMNodeRemovedFromDocument, DOMNodeInsertedIntoDocument, dan DOMCharacterDataModified, berdampak negatif terhadap performa halaman, serta meningkatkan kompleksitas penambahan fitur baru ke Web secara signifikan. API ini tidak digunakan lagi dari spesifikasinya pada tahun 2011, dan diganti (pada tahun 2012) dengan Mutation Observer API yang jauh lebih baik. Penggunaan peristiwa mutasi yang sudah tidak berlaku harus dihapus atau dimigrasikan ke Mutation Observer. Mulai Chrome 124, kebijakan Enterprise sementara, MutationEventsEnabled, akan tersedia untuk mengaktifkan kembali peristiwa mutasi yang tidak digunakan lagi atau dihapus. Jika Anda mengalami masalah, laporkan bug di sini.
- Chrome 127 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Peristiwa mutasi akan berhenti berfungsi pada Chrome 127, sekitar 30 Juli 2024.
- Menghapus kebijakan Enterprise yang digunakan untuk perilaku situs lama yang sama
Di Chrome 79, kami memperkenalkan kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList untuk mengembalikan perilaku cookie SameSite ke perilaku lama pada domain yang ditentukan. Masa berlaku kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList telah diperpanjang dan akan dihapus pada versi yang tercantum di bawah.
- Chrome 128 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
- Semua ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3 paling lambat Juni 2025
Ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3. Ekstensi Chrome akan ditransisikan ke versi manifes baru, Manifes V3. Manifes baru ini akan meningkatkan privasi pengguna, misalnya dengan beralih ke model tempat ekstensi mengubah permintaan secara deklaratif, tanpa dapat melihat permintaan satu per satu. Manifes baru ini juga meningkatkan keamanan ekstensi, karena kode yang dihosting dari jarak jauh tidak akan diizinkan di Manifes V3.
Mulai Juni 2024, Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 yang berjalan di browser. Kebijakan Enterprise - ExtensionManifestV2Availability - telah tersedia untuk mengontrol apakah ekstensi Manifes v2 diizinkan. Kebijakan ini dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Selain itu, komputer yang mengaktifkan kebijakan tersebut tidak akan mengalami penonaktifan ekstensi Manifes V2 hingga tahun berikutnya, yaitu Juni 2025, dan pada saat itu kebijakan tersebut akan dihapus.
Anda dapat melihat versi Manifes mana yang sedang digunakan oleh semua ekstensi Chrome yang berjalan di perangkat Anda menggunakan halaman Penggunaan aplikasi & ekstensi di Pengelolaan Cloud Browser Chrome. Baca informasi selengkapnya tentang Linimasa manifes, termasuk:
- Chrome 110 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Kebijakan Enterprise ExtensionManifestV2Availability tersedia untuk mengontrol apakah ekstensi Manifes v2 diizinkan atau tidak. Kebijakan ini dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Setelah migrasi, kebijakan tersebut akan mengizinkan Anda memperpanjang penggunaan ekstensi Manifes V2.
- Chrome 127 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 di perangkat pengguna. Hanya pengguna yang mengaktifkan kebijakan Enterprise ExtensionManifestV2Availability yang akan dapat terus menggunakan ekstensi Manifes V2 di organisasi mereka.
- Chrome 139 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Menghapus kebijakan ExtensionManifestV2Availability.
- Chrome tidak akan lagi mendukung macOS 10.15
Chrome tidak akan lagi mendukung macOS 10.15, yang sudah berada di luar periode dukungan dengan Apple. Pengguna harus mengupdate sistem operasi agar dapat terus menggunakan browser Chrome. Menjalankan sistem operasi yang didukung sangat penting untuk menjaga keamanan. Jika berjalan di macOS 10.15, Chrome akan terus menampilkan kolom info yang mengingatkan pengguna bahwa Chrome 129 tidak akan lagi mendukung macOS 10.15.
- Chrome 129 di MacOS: Chrome tidak lagi mendukung macOS 10.15
Perubahan ChromeOS mendatang
- Merekam GIF dengan Screenshot

Mulai ChromeOS 124, Screenshot akan memungkinkan Anda merekam layar dalam format .GIF agar dapat dengan mudah mengambil, membagikan, dan memutar rekaman secara inline di chat, slide, dokumen, dan lain-lain.
Perubahan konsol Admin mendatang
- Laporan Teknologi Lama
Mulai Chrome 124, laporan Teknologi Lama akan tersedia di konsol Admin dan secara proaktif akan melaporkan situs (baik internal maupun eksternal) yang menggunakan teknologi yang tidak akan lagi digunakan, misalnya, perubahan cookie SameSite, dan protokol keamanan lama seperti TLS 1.0/1.1, serta cookie pihak ketiga. Dengan informasi ini, administrator IT dapat bekerja sama dengan developer untuk merencanakan migrasi teknologi yang diperlukan sebelum penghapusan fitur yang berhenti digunakan dimulai.
Fitur ini sekarang dirilis di program Penguji Tepercaya kami. Jika tertarik untuk membantu kami menguji fitur ini, Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya Chrome Enterprise di sini.
- Mulai Chrome 124 di Linux, MacOS, Windows: Laporan Teknologi Lama akan tersedia di konsol Admin.

- Keseimbangan kebijakan: Konfigurasi Kustom untuk admin IT
Halaman Konfigurasi Kustom memungkinkan admin IT mengonfigurasi kebijakan Chromium yang belum ada di konsol Admin, menggunakan skrip JSON. Oleh karena itu, semua kebijakan Chrome kini dapat dikonfigurasi di Pengelolaan Cloud Browser Chrome di konsol Admin, baik menggunakan halaman Setelan maupun halaman Konfigurasi Kustom.
- Mulai Chrome 124 di Android, iOS, Linux, Mac, Windows: Akses Penguji Tepercaya
- Mulai Chrome 125 di Android, iOS, Linux, Mac, Windows: Peluncuran fitur
Chrome 122
Update browser Chrome
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome (3PCD)
✓
Fitur AI generatif
✓
Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis di iOS
✓
✓
SharedImages untuk Dekode Video PPAPI
✓
URL download baru untuk browser Chrome (Enterprise)
✓
Setelan keamanan V8 baru
✓
Baca lisan
✓
Penghapusan kebijakan Enterprise ChromeAppsWebViewPermissiveBehaviorAllowed
✓
Pemeriksaan Safe Browsing sisi server asinkron
✓
Peningkatan kualitas peringatan download di halaman Download Chrome
✓
Meniadakan peristiwa penghapusan muatan
✓
Isi otomatis: pembaruan kode keamanan
✓
Menghapus pembatalan pendaftaran dari Pengelola Sandi Terpadu
✓
Chrome di iOS: kolom URL bawah
✓
Perubahan kebijakan DefaultSearchProvider
✓
Perubahan perilaku kebijakan JIT JavaScript
✓
Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome
✓
Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
✓
Update ChromeOS
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Pemindaian konten dengan BCE
✓
Penghemat Baterai
✓
Alur autentikasi ulang SAML yang lebih baik
✓
Autentikasi berbasis badge
✓
Mengedit rekaman dengan Screencast
✓
Dukungan VPN IkeV2
✓
✓
Ekstensi wajib dalam mode Samaran
✓
✓
Tampilan baru untuk media player ChromeOS
✓
Update konsol Admin
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Penghapusan browser tidak aktif di Pengelolaan Cloud Browser Chrome
✓
Kebijakan baru di konsol Admin
✓
Perubahan browser Chrome mendatang
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Layar pemilihan Mesin Telusur default
✓
Pengambilan link pengguna di PWA - Windows, MacOS, dan Linux
✓
Melanjutkan tab
✓
Chrome di Android atau iOS: melanjutkan aktivitas lintas perangkat
✓
Membuka tab terakhir melalui perangkat mana pun
✓
Prompt izin untuk Web MIDI API
✓
Layanan Jaringan di Windows akan di-sandbox
✓
Sinkronisasi Chrome mengakhiri dukungan untuk Chrome 81 dan yang lebih lama
✓
✓
Menghentikan penggunaan dan menghapus WebSQL
✓
Kebijakan IdleTimeout dan IdleTimeoutActions di iOS
✓
Deteksi Penggunaan Ulang Sandi Antar-Profil
✓
Telemetri untuk prompt izin dan menyetujui izin notifikasi
✓
API pemilihan rute statis ServiceWorker
✓
Pemeriksaan akses jaringan pribadi untuk permintaan navigasi: mode peringatan saja
✓
Peningkatan bookmark dan daftar bacaan di Android
✓
Menghentikan penggunaan kebijakan Enterprise ThrottleNonVisibleCrossOriginIframesAllowed
✓
Menghapus dukungan untuk UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled
✓
Rencana penghentian penggunaan: Peristiwa Mutasi
✓
Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
✓
Ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3
✓
✓
✓
Perubahan ChromeOS mendatang
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Migrasi Bluetooth ChromeOS Flex
✓
Menyesuaikan pintasan keyboard
✓
Merekam GIF dengan Screenshot
✓
Konfigurasi Layar Terpisah yang Lebih Cepat
✓
Perubahan konsol Admin mendatang
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Pengalaman halaman Setelan yang lebih baik
✓
Laporan error Chrome
✓
Laporan Teknologi lama
✓
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update browser Chrome
- Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome (3PCD)
Seperti yang diumumkan sebelumnya, Chrome 120 mulai membatasi cookie pihak ketiga secara default bagi 1% pengguna Chrome untuk memfasilitasi pengujian, dan rilis berikutnya akan menerapkan pembatasan tersebut bagi semua pengguna mulai Kuartal 3 tahun 2024. Penerapan bagi semua pengguna dilakukan untuk menanggapi masalah persaingan yang masih dipersoalkan Competition and Markets Authority (CMA) Inggris Raya. Browser yang merupakan bagian dari grup eksperimen 1% ini juga memiliki kontrol pengguna Fitur Anti-Pelacakan baru. Anda dapat mencoba perubahan ini pada Chrome 120 atau yang lebih baru dengan mengaktifkan chrome://flags/#test-third-party-cookie-phaseout.
Periode pengujian ini memungkinkan situs mempelajari cara beroperasi tanpa cookie pihak ketiga. Karena fitur anti-pelacakan pantulan juga merupakan bagian dari 3PCD, pengguna dalam grup ini yang memblokir cookie pihak ketiga akan menerapkan mitigasi pelacakan pantulan, sehingga statusnya dihapus untuk situs yang diklasifikasikan sebagai pelacak pantulan. Sebagian besar pengguna versi bisnis akan otomatis dikecualikan dari grup eksperimen 1% ini. Namun, sebaiknya admin secara proaktif menggunakan kebijakan BlockThirdPartyCookies dan CookiesAllowedForUrls untuk mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga dan menyetel browser terkelola agar tidak diikutsertakan sebelum eksperimen. Tindakan ini akan memberi waktu bagi perusahaan untuk melakukan perubahan yang diperlukan agar tidak mengandalkan kebijakan ini atau cookie pihak ketiga.
Kami meluncurkan Laporan Teknologi Lama untuk membantu mengidentifikasi kasus penggunaan cookie pihak ketiga. Admin dapat menyetel kebijakan BlockThirdPartyCookies ke salah (false) untuk mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga pada semua situs, tetapi ini akan mencegah pengguna mengubah setelan tersebut di Chrome. Atau, untuk mencegah kerusakan, Anda juga dapat menetapkan kebijakan CookiesAllowedForUrls untuk mengizinkan aplikasi perusahaan Anda menerima cookie pihak ketiga.
Untuk pengguna akhir versi bisnis yang dimasukkan ke dalam grup eksperimen ini dan yang tidak dicakup oleh salah satu kebijakan admin perusahaan, mereka dapat menggunakan ikon mata di omnibox guna mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga untuk sementara selama 90 hari di situs tertentu bila diperlukan. Baca artikel bantuan ini untuk mengetahui detail selengkapnya tentang cara mengubah setelan ini ke konfigurasi yang diinginkan.
Fitur anti-pelacakan kembali juga dicakup oleh kebijakan yang sama seperti cookie. Selain itu, fitur ini diterapkan saat situs dengan pelacakan kembali tidak diizinkan untuk menggunakan cookie pihak ketiga. Oleh karena itu, menyetel kebijakan BlockThirdPartyCookies ke salah (false), atau menyetel kebijakan CookiesAllowedForUrls untuk suatu situs, akan mencegah mitigasi pelacakan pantulan menghapus status situs.
Integrasi SaaS perusahaan yang digunakan dalam konteks lintas situs untuk kasus penggunaan non-iklan dapat mendaftar ke uji coba penghentian penggunaan pihak ketiga atau uji coba penghentian penggunaan pihak pertama agar dapat terus mengakses cookie pihak ketiga selama jangka waktu terbatas.
Fitur heuristik memberikan akses cookie pihak ketiga sementara dalam skenario terbatas berdasarkan perilaku pengguna. Hal ini mengurangi kerusakan situs yang disebabkan oleh penghentian penggunaan cookie pihak ketiga dalam pola yang sudah ada, seperti pengalihan dan pop-up penyedia identitas.
Untuk mengetahui detail selengkapnya tentang cara menyiapkan, memberikan masukan, dan melaporkan potensi masalah situs, lihat halaman landing terbaru kami tentang persiapan menghadapi penghentian penggunaan cookie pihak ketiga.
- Mulai Chrome 120 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows
Cookie pihak ketiga telah dinonaktifkan untuk 1% traffic global. Jika memungkinkan, pengguna versi bisnis akan dikecualikan dari proses ini secara otomatis, dan kebijakan untuk mengganti perubahan tersebut akan tersedia.
- Fitur AI generatif
Mulai Chrome 122, ada 3 fitur AI Generatif (GenAI) yang kini juga tersedia untuk pengguna terkelola yang telah login ke browser Chrome:
- Pengelola tab: Chrome dapat secara otomatis menyarankan grup tab untuk pengguna berdasarkan URL dan judul situs yang dibuka. Untuk menggunakan fitur ini, klik kanan tab, lalu pilih Atur tab serupa.
- Membuat tema dengan AI: Chrome memungkinkan pengguna membuat tema Chrome yang unik (kombinasi warna dan gambar wallpaper) menggunakan AI Generatif. Untuk menggunakan fitur ini, buka tab baru, lalu klik Sesuaikan Chrome di kanan bawah. Di panel samping, pilih Ubah tema > Buat dengan AI. Selanjutnya, pengguna dapat memilih opsi preset untuk subjek, mood, gaya, dan warna.
-
Mendapatkan bantuan menulis di web dengan AI: Fitur ini membantu pengguna menulis dengan lebih percaya diri dan memulai proses penulisan di kolom teks bentuk bebas di web. Untuk menggunakan fitur ini, klik kanan kolom teks, lalu pilih Bantu tulis (tidak tersedia di ChromeOS).
Awalnya, ketiga fitur ini hanya tersedia dalam bahasa Inggris untuk pengguna di AS. Admin dapat mengontrolnya dengan menggunakan kebijakan TabOrganizerSettings, CreateThemesSettings, dan HelpMeWriteSettings. Untuk tiap fitur, Anda memiliki opsi berikut bagi organisasi Anda:
- 0 = Aktifkan fitur dan kirim data untuk membantu meningkatkan kualitas model AI
- 1 = Aktifkan fitur, tetapi jangan kirim data untuk membantu meningkatkan kualitas model AI
- 2 = Nonaktifkan fitur sepenuhnya
Anda dapat menemukan informasi selengkapnya di artikel pusat bantuan Saran grup tab, Membuat tema, dan Bantu menulis.
- Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis di iOS
Mulai Chrome 122, pengguna lama di iOS yang mengaktifkan sinkronisasi Chrome kini menikmati versi login dan sinkronisasi yang lebih praktis serta terkonsolidasi di Chrome. Sinkronisasi Chrome tidak lagi muncul sebagai fitur terpisah di setelan atau di tempat lain. Sebagai gantinya, pengguna dapat login ke Chrome untuk menggunakan serta menyimpan informasi seperti sandi, bookmark, dan lain-lain di Akun Google mereka, yang tunduk kepada kebijakan Enterprise yang relevan.
Seperti sebelumnya, fungsionalitas yang menyimpan dan mengakses data Chrome di Akun Google dapat dinonaktifkan sepenuhnya (melalui SyncDisabled) atau sebagian (melalui SyncTypesListDisabled). Login ke Chrome dapat diwajibkan atau dinonaktifkan melalui BrowserSignin seperti sebelumnya.
Perhatikan bahwa perubahan tersebut tidak memengaruhi kemampuan pengguna untuk login ke layanan Google di web (seperti Gmail) tanpa login ke Chrome, kemampuan mereka untuk tetap logout dari Chrome, atau kemampuan mereka untuk mengontrol informasi apa saja yang disinkronkan dengan Akun Google mereka.
- Chrome 117: tidak lagi menampilkan sinkronisasi Chrome sebagai fitur terpisah bagi pengguna yang tidak mengaktifkan sinkronisasi Chrome pada saat itu.
- Chrome 122: tidak lagi menampilkan sinkronisasi Chrome sebagai fitur terpisah bagi pengguna yang telah mengaktifkan sinkronisasi Chrome dengan memigrasikan mereka ke status yang setara.
- SharedImages untuk dekoder video PPAPI
Chrome 122 menghapus kebijakan PPAPISharedImagesForVideoDecoderAllowed, yang digunakan untuk mengontrol pemfaktoran ulang terbaru untuk API VideoDecoder dalam plugin PPAPI. Kebijakan ini diperkenalkan untuk sementara di Chrome 119.
- Chrome 119 di ChromeOS, LaCrOS: Memperkenalkan kebijakan solusi.
- Chrome 122 di ChromeOS, LaCrOS: Kebijakan solusi dan jalur kode lama terkait akan dihapus.
- URL download baru untuk browser Chrome (Enterprise)
Mulai 8 Februari, halaman download utama untuk Browser Chrome Enterprise (Windows dan MacOS) akan berubah menjadi:
- Windows https://chromeenterprise.google/download/?modal-id=download-chrome-demo#windows-download
- MacOS https://chromeenterprise.google/download/?modal-id=download-chrome-demo#mac-download
Untuk menghindari gangguan, perusahaan yang memanfaatkan otomatisasi untuk mendownload Chrome perlu mengubah skrip mereka agar dapat menangkap perubahan URL ini.
- Setelan keamanan V8 baru
Chrome 122 menambahkan setelan baru di chrome://settings/security untuk menonaktifkan pengoptimal JIT V8, guna mengurangi permukaan serangan browser Chrome. Perilaku ini terus dikontrol oleh kebijakan Enterprise DefaultJavaScriptJitSetting, serta kebijakan JavaScriptJitAllowedForSites dan JavaScriptJitBlockedForSites yang terkait. Setelan ini diintegrasikan ke Setelan Situs. Kebijakan Enterprise telah tersedia sejak Chrome 93.
- Chrome 122 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows, Fuchsia
- Baca lisan
Fitur Baca lisan memungkinkan pengguna Chrome di Android mendengarkan halaman web menggunakan teknologi text to speech. Pengguna kini dapat mengakses fitur ini melalui menu tambahan dan mengontrol pemutaran melalui kontrol audio.
Fitur Baca lisan mengirimkan URL halaman ke server Google untuk mendukung pemutaran, dan pengguna yang menggunakannya harus mengaktifkan item menu setelan Jadikan penelusuran dan penjelajahan lebih baik.
Jika kebijakan ListenToThisPageEnabled disetel ke benar (true), halaman web yang memenuhi syarat akan dapat dibacakan secara lisan kepada pengguna menggunakan teknologi text-to-speech. Hal ini dilakukan dengan distilasi konten sisi server dan sintesis audio. Menyetel ke salah (false) akan menonaktifkan fitur ini, dan jika kebijakan tersebut disetel ke nilai default-nya atau tidak disetel, fitur Baca lisan akan diaktifkan.
- Chrome 122 di Android: Peluncuran fitur
- Penghapusan kebijakan Enterprise ChromeAppsWebViewPermissiveBehaviorAllowed
Chrome 122 menghapus kebijakan Enterprise sementara ChromeAppsWebViewPermissiveBehaviorAllowed, yang tersedia di Chrome 116 agar perusahaan memiliki waktu untuk mengatasi kemungkinan kerusakan terkait perubahan penggunaan webview Aplikasi Chrome.
- Chrome 122 di Linux, MacOS, Windows, ChromeOS: Kebijakan Enterprise ChromeAppsWebViewPermissiveBehaviorAllowed dihapus
- Pemeriksaan Safe Browsing sisi server asinkron
Saat ini, pemeriksaan Safe Browsing berada di jalur pemblokiran pemuatan halaman. Artinya, pengguna tidak dapat melihat halaman hingga pemeriksaan selesai. Untuk meningkatkan kecepatan pemuatan Chrome, di Chrome 122, pemeriksaan dengan daftar Safe Browsing sisi server tidak akan lagi memblokir pemuatan halaman.
Kami telah mengevaluasi risikonya dan menerapkan mitigasi:
1) Untuk melindungi dari eksploitasi langsung terhadap browser, pemeriksaan daftar lokal tetap dilakukan secara sinkron sehingga payload berbahaya tidak dapat berjalan hingga pemeriksaan daftar lokal selesai.
2) Untuk melindungi dari serangan phishing, kami telah mempelajari data dan menyimpulkan bahwa pengguna kemungkinan tidak akan berinteraksi secara signifikan dengan halaman tersebut (misalnya mengetik sandi) saat kami menampilkan peringatan.
- Chrome 122 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Peluncuran fitur
- Peningkatan kualitas peringatan download di halaman Download Chrome
Untuk membantu mengurangi konsekuensi download malware, kami membersihkan string dan pola peringatan download desktop agar jelas dan konsisten.
- Chrome 122 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows, Fuchsia: Peluncuran fitur

- Meniadakan peristiwa penghapusan muatan
Pemroses peristiwa penghapusan muatan merupakan pemblokir utama back/forward cache di browser berbasis Chromium dan untuk Firefox di platform desktop. Di sisi lain, untuk platform seluler, hampir semua browser memprioritaskan bfcache dengan tidak mengaktifkan peristiwa penghapusan muatan dalam sebagian besar kasus. Untuk memperbaiki situasi ini, kami telah bekerja sama dengan banyak partner dan berhasil mengurangi penggunaan pemroses peristiwa penghapusan muatan selama beberapa tahun terakhir. Untuk lebih mempercepat migrasi ini, kami mengusulkan agar Chrome untuk desktop secara bertahap meniadakan peristiwa penghapusan muatan.
Jika Anda memerlukan lebih banyak waktu untuk bermigrasi dari peristiwa penghapusan muatan, kami akan menawarkan ketidakikutsertaan sementara dalam bentuk Permissions-Policy API dan kebijakan Enterprise ForcePermissionPolicyUnloadDefaultEnabled, sehingga Anda dapat mempertahankan perilaku browser secara selektif.
- Chrome 117 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Uji Coba Dev
- Chrome 119 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Memperkenalkan kebijakan ForcePermissionPolicyUnloadDefaultEnabled
- Chrome 122 -132 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Uji coba penghentian penggunaan (peluncuran umum penghentian penggunaan akan dibatasi cakupannya hingga uji coba penghentian penggunaan siap)
- Pengendali penghapusan muatan Chrome 122 akan ditiadakan secara bertahap untuk 1% pengguna di 50 situs teratas, seperti yang diusulkan di sini.
- Isi otomatis: pembaruan kode keamanan
Di Chrome 122, fitur isi otomatis pembayaran memungkinkan Anda menyimpan kode keamanan untuk kartu lokal dan server guna meningkatkan pengalaman pengguna. Kode keamanan hanya disimpan jika pengguna setuju untuk menyimpannya. Pengguna selalu memiliki opsi untuk menonaktifkan penyimpanan kode keamanan di Setelan Chrome.
- Chrome 122 di Android, MacOS: peluncuran fitur
- Menghapus pembatalan pendaftaran dari Pengelola Sandi Terpadu
Chrome 122 menghapus pembatalan pendaftaran dari Pengelola Sandi Terpadu di Android. Saat Layanan Google Play merespons dengan error, pengguna akan kehilangan akses ke fitur Pengelola Sandi (penyimpanan, pembaruan, pembuatan sandi) hingga error diselesaikan. Untuk beberapa error, ada pesan error dengan tombol tindakan untuk menyelesaikan masalah. Masalah lainnya seharusnya bersifat sementara (misalnya masalah yang terjadi selama update Layanan Google Play).
- Chrome 122 di Android: peluncuran fitur

- Chrome di iOS: kolom URL bawah di iPhone
Belum lama ini kami meluncurkan kolom URL yang dapat disesuaikan yang memungkinkan pengguna memilih antara kolom URL atas dan bawah di iPhone. Layar pemilih posisi kolom URL kini ditambahkan ke Pengalaman Pengoperasian Pertama.
- Chrome 122 di iOS: peluncuran fitur

- Perubahan kebijakan DefaultSearchProvider
Di Chrome 122, kami membuat beberapa perubahan pada kebijakan DefaultSearchProvider*. Kami telah menghapus DefaultSearchProviderIconURL di semua platform karena Chrome kini menggunakan gambar favicon yang disediakan oleh mesin telusur. DefaultSearchProviderKeyword dan DefaultSearchProviderNewTabURL tidak didukung di iOS dan Android, begitu juga di (tetapi dukungan berlanjut di) Linux, Mac OS, serta Windows. Kami telah memperbaiki set platform yang didukung untuk mencerminkan perubahan ini.
- Perubahan perilaku kebijakan JIT JavaScript
Di Chrome 122, mengaktifkan kebijakan DefaultJavaScriptJitSetting dan menonaktifkan JIT JavaScript tidak lagi akan sepenuhnya menonaktifkan WebAssembly. V8 yang mengoptimalkan JIT akan terus dinonaktifkan dengan menyetel kebijakan DefaultJavaScriptJitSetting. Hal ini memungkinkan Chrome merender konten web dalam konfigurasi yang lebih aman.
- Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome
Kebijakan
Deskripsi
InsecureFormsWarningsEnabled
Mengaktifkan peringatan untuk formulir yang tidak aman (kini tersedia di iOS)
ListenToThisPageEnabled
Mengaktifkan fitur baca lisan (distilasi teks dan sintesis text-to-speech) untuk halaman web
- Kebijakan yang dihapus di browser Chrome

Kebijakan
Deskripsi
PPAPISharedImagesForVideoDecoderAllowed
Mengizinkan Pepper menggunakan gambar yang dibagikan untuk pendekodean video.
ChromeAppsWebViewPermissiveBehaviorAllowed
Memulihkan perilaku webview Aplikasi Chrome yang permisif
DefaultSearchProviderIconURL
Ikon penyedia penelusuran default (dihapus di semua platform)
DefaultSearchProviderKeyword
Kata kunci penyedia penelusuran default (dihapus hanya di Android dan iOS)
DefaultSearchProviderNewTabURL
URL halaman tab baru penyedia penelusuran default (dihapus hanya di Android dan iOS)
Update ChromeOS
- Pemindaian konten dengan BCE

Kontrol data ChromeOS adalah kumpulan kontrol yang diterapkan oleh admin, yang melindungi pengguna dari kebocoran data di endpoint menggunakan lapisan Pencegahan Kebocoran Data (DLP) di ChromeOS. Untuk mengetahui detailnya, lihat artikel pusat bantuan ini. BeyondCorp Enterprise (BCE) mengaktifkan perlindungan end-to-end yang berkelanjutan dan real-time. Pemindaian konten dengan BCE merupakan cara baru untuk mengevaluasi dan menerapkan pembatasan kontrol data pada transfer file berdasarkan sinyal dari BeyondCorp Enterprise.
- Penghemat Baterai
Mulai ChromeOS 122, Penghemat Baterai tersedia untuk mengurangi kecerahan layar dan lampu latar keyboard, membatasi kecepatan refresh layar dan anggaran komputasi yang tersedia, serta menonaktifkan fungsi latar belakang tertentu yang menggunakan banyak energi agar pengguna dapat mengoptimalkan daya tahan baterai perangkat mereka. Fitur ini bermanfaat saat pengguna memerlukan beberapa menit terakhir untuk menyelesaikan tugas dan tidak membawa pengisi daya. Jika diaktifkan, Penghemat Baterai akan otomatis aktif saat level baterai pengguna mencapai 20%. Anda dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan Enterprise BatterySaverModeAvailability.

- Alur autentikasi ulang SAML yang lebih baik
Untuk mengoptimalkan pengalaman login pelanggan, kami telah melakukan perubahan internal tertentu pada penerapan single sign-on SAML. Perubahan ini akan memengaruhi pelanggan yang setelan SAML-nya salah dikonfigurasi.
Khususnya, jika Anda menyetel kebijakan LoginAuthenticationBehavior ke Alihkan ke IdP SAML secara default, pastikan kebijakan Single Sign-on ditetapkan ke Aktifkan SAML. Jika tidak, IdP berbasis SAML Anda tidak akan dimuat lagi.
- Autentikasi berbasis badge
Mulai ChromeOS 122, Penyedia Identitas (IdP) pihak ketiga tertentu dapat menggunakan autentikasi badge di perangkat ChromeOS. Pengguna cukup memulai sesi dengan mengetuk badge, dan keluar dari sesi dengan mengetuk badge lagi. Solusi ini difokuskan pada pekerja garis depan di berbagai industri, termasuk retail, pelayanan, dan manufaktur.
Di ChromeOS 122, kami akan memulai dengan Ilex Card Management System, tetapi kami ingin menambahkan partner autentikasi dan pembaca tambahan dalam beberapa bulan mendatang. Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut, lihat Menyiapkan autentikasi berbasis badge.
- Mengedit rekaman dengan Screencast
Dengan Screencast ChromeOS, pengguna dapat membuat dan membagikan rekaman layar yang ditranskripsi. Mulai ChromeOS 122, pengguna dapat memangkas screencast per kalimat, menambahkan dan menghapus jeda paragraf, membisukan segmen rekaman, dan memberikan judul pada bagian agar rekaman panjang dapat diakses lebih mudah.
- Dukungan VPN IKEv2
ChromeOS 122 menyertakan opsi baru di konsol Admin untuk protokol VPN Internet Key Exchange Protocol Version 2 (IKEv2).

- Ekstensi wajib dalam mode Samaran
Admin kini dapat menentukan apakah ada ekstensi tertentu yang harus diaktifkan pengguna untuk menggunakan mode Samaran. Terdapat tombol baru di Konsol Admin > Aplikasi & ekstensi yang dapat diterapkan untuk tiap ekstensi. Dengan tombol ini, perusahaan yang memiliki proses debug atau kasus penggunaan multi-akun yang mengandalkan mode Samaran dapat mengaktifkannya dengan aman di seluruh perangkat terkelola mereka. Jika ingin menggunakan mode Samaran, pengguna harus mengaktifkan Izinkan dalam mode Samaran untuk semua ekstensi perusahaan yang diperlukan.

- Tampilan baru untuk media player ChromeOS
Media player ChromeOS akan segera memiliki warna dan tombol yang lebih besar agar sesuai dengan wallpaper Anda. Media player ditampilkan saat Anda memutar video atau audio (seperti Spotify atau YouTube) di Setelan Cepat. Anda dapat mengklik ikon pin untuk memindahkan media player ke rak. Selain mengontrol media yang sedang ditransmisikan, Anda juga dapat mulai mentransmisikan media web ke speaker atau layar di jaringan lokal Anda.

Update konsol Admin
- Penghapusan browser tidak aktif di Pengelolaan Cloud Browser Chrome
Mulai Maret 2024, kebijakan penghapusan Periode tidak aktif untuk browser akan otomatis menghapus data browser di konsol Admin untuk browser terkelola yang tidak menghubungi server selama lebih dari jangka waktu tidak aktif yang ditentukan oleh kebijakan. Saat kebijakan dirilis, jangka waktu tidak aktif akan memiliki nilai default 540 hari. Semua browser terdaftar yang tidak aktif selama lebih dari 540 hari akan segera dihapus dari akun Anda setelah kebijakan ini dirilis. Administrator dapat mengubah nilai periode tidak aktif menggunakan kebijakan ini. Nilai maksimum untuk menentukan periode tidak aktif browser adalah 730 hari dan nilai minimumnya adalah 28 hari.
Jika Anda menurunkan nilai kebijakan yang ditetapkan, tindakan tersebut mungkin akan berdampak global pada semua browser yang saat ini terdaftar. Semua browser yang terpengaruh akan dianggap tidak aktif dan, oleh karena itu, akan dihapus secara permanen. Untuk memastikan browser yang dihapus mendaftar ulang secara otomatis saat dimulai ulang lagi, tetapkan nilai kebijakan Pengelolaan Token Perangkat ke Hapus token sebelum menurunkan nilai kebijakan ini. Token pendaftaran di browser tersebut harus tetap valid pada saat perangkat dimulai ulang.
- Mulai Chrome 122: UI kebijakan penghapusan Periode tidak aktif untuk browser akan tersedia untuk akses awal di konsol Admin. Bagi admin IT yang merasa periode default 18 bulan tidak cukup, akses awal ini akan memungkinkan mereka secara eksplisit menetapkan nilai kebijakan (periode waktu tidak aktif) beberapa minggu sebelum penghapusan sebenarnya dimulai.
- Kebijakan baru di konsol Admin

Nama Kebijakan
Halaman
Didukung di
Kategori/Kolom
AlwaysOnVpnPreConnectUrlAllowlist
Pengguna/MGS
ChromeOS 122+
Jaringan
DeviceSwitchFunctionKeysBehaviorEnabled
Perangkat
ChromeOS 122+
Setelan lainnya
MicrosoftOneDriveAccountRestrictions
Pengguna
ChromeOS 122+
Konten
Pengguna
ChromeOS 122+
Konten
MicrosoftOfficeCloudUpload
Pengguna
ChromeOS 122+
Konten
MicrosoftOneDriveMount
Pengguna
ChromeOS 122+
Konten
QuickOfficeForceFileDownloadEnabled
Pengguna
ChromeOS 122+
Konten
HelpMeWriteSettings
Pengguna
Chrome/ChromeOS 121+
AI Generatif
CreateThemesSettings
Pengguna
Chrome/ChromeOS 121+
AI Generatif
TabOrganizerSettings
Pengguna
Chrome/ChromeOS 121+
AI Generatif
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan mendatang pada browser
- Layar pemilihan Mesin Telusur default
Sebagai bagian dari kepatuhan terhadap Digital Markets Act (DMA), Google memperkenalkan layar pilihan bagi pengguna untuk memilih mesin telusur default di Chrome. Pilihan dari perintah akan mengontrol setelan mesin telusur default, yang saat ini tersedia di chrome://settings/search.
Untuk perusahaan yang telah memilih agar administrator mereka menetapkan setelan penelusuran pengguna versi bisnis mereka menggunakan kebijakan Enterprise DefaultSearchProviderEnabled dan DefaultSearchProviderSearchUrl, kebijakan tersebut akan terus mengontrol setelan penelusuran perusahaan. Jika administrator belum menyetel setelan penelusuran pengguna versi bisnis berdasarkan kebijakan, pengguna versi bisnis tersebut mungkin akan melihat perintah untuk memilih mesin telusur default di Chrome.
Baca informasi selengkapnya tentang kebijakan ini dan grup atom terkait.
- Chrome 120 di iOS, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: 1% pengguna akan mulai mendapatkan layar pemilihan mesin telusur default pada Chrome 120.
- Dalam tahun ini di iOS, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: peluncuran penuh untuk pengguna yang berlaku
- Pengambilan link pengguna di PWA - Windows, MacOS, dan Linux
Link web akan otomatis mengarahkan pengguna ke aplikasi web terinstal. Agar lebih sesuai dengan ekspektasi pengguna seputar aplikasi web yang terinstal, Chrome akan memperlancar proses perpindahan antara browser dan aplikasi web yang terinstal. Saat pengguna mengklik link yang dapat ditangani oleh aplikasi web yang terinstal, Chrome akan menambahkan chip di kolom URL untuk menyarankan peralihan ke aplikasi tersebut. Mengklik chip akan meluncurkan aplikasi secara langsung, atau membuka petak aplikasi yang dapat mendukung link tersebut. Bagi beberapa pengguna, mengklik link akan selalu otomatis membuka aplikasi.
- Chrome 121 di Linux, MacOS, Windows: Saat sebagian pengguna mengklik link, link tersebut akan selalu terbuka di PWA yang terinstal, sementara sebagian pengguna lain akan melihat link itu terbuka di tab baru dengan chip di kolom URL-nya. Mengklik chip akan meluncurkan aplikasi. Tersedia tanda untuk mengontrol fitur ini: chrome://flags/#enable-user-link-capturing-pwa.
- Chrome 123 di Linux, MacOS, Windows: Berdasarkan hasil eksperimen pada Chrome 121, kami akan meluncurkan fitur ini ke 100% versi Stabil baik dengan setelan default aktif (selalu luncurkan aplikasi saat link diklik) maupun nonaktif (selalu buka di tab, hanya luncurkan jika pengguna mengklik chip di kolom URL).

- Melanjutkan tab

Chrome 123 akan memperkenalkan kartu baru di halaman Tab baru, yang akan membantu pengguna melanjutkan aktivitas berdasarkan saran tab dari perangkat lain. Dengan kebijakan NTPCardsVisible, admin dapat mengontrol fitur ini.
- Chrome 123 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows

- Chrome di Android dan iOS: melanjutkan aktivitas lintas perangkat
Untuk membantu pengguna melanjutkan tugas yang berasal dari perangkat lain, Chrome akan memberikan saran tab lintas perangkat di halaman Tab baru atau halaman Beranda di Chrome untuk Android dan Chrome untuk iOS. Komponen ini akan ditampilkan dalam kartu lanjutkan penjelajahan yang ada di Halaman Awal dan Magic Stack di Chrome untuk Android serta Chrome untuk iOS.
- Chrome 123 di Android, iOS: Peluncuran fitur
- Membuka tab terakhir di perangkat mana pun
Chrome akan memberikan pintasan cepat ke tab terakhir yang dibuka dengan profil pengguna sama di perangkat mana pun dalam 24 jam terakhir, agar pengguna dapat melanjutkan tab tersebut. Admin akan dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan perusahaan yang sudah ada, SyncTypesListDisabled.
- Chrome 123 di iOS: Peluncuran fitur
- Prompt izin untuk Web MIDI API
Web MIDI API terhubung ke dan berinteraksi dengan Perangkat Musical Instrument Digital Interface (MIDI). Terdapat beberapa masalah yang dilaporkan mengenai akses tak bertanggung jawab pada Web MIDI API ke perangkat MIDI klien (lihat bug Chromium terkait). Untuk mengatasi masalah ini, Audio Working Group W3C memutuskan untuk memberikan izin eksplisit pada akses Web MIDI API umum. Awalnya, izin eksplisit hanya diperlukan untuk penggunaan Web MIDI lanjutan di Chrome, termasuk kemampuan untuk mengirim dan menerima pesan eksklusif sistem (SysEx), dengan akses terbatas di balik prompt izin. Sekarang kami bermaksud memperluas cakupan izin untuk penggunaan reguler Web MIDI API.
Di Chrome 123, semua akses ke Web MIDI API akan memerlukan izin pengguna. Tidak ada kebijakan yang akan tersedia untuk mengontrol perubahan ini. Jika Anda mengalami masalah, laporkan bug di sini.
- Chrome 123 di Windows, MacOS, Linux, Android
- Layanan Jaringan di Windows akan di-sandbox
Untuk meningkatkan keamanan dan keandalan, layanan jaringan, yang sudah berjalan dalam prosesnya sendiri, akan di-sandbox di Windows. Sebagai bagian dari langkah ini, kode pihak ketiga yang saat ini dapat memodifikasi layanan jaringan mungkin akan dicegah melakukan modifikasi lagi. Pencegahan ini dapat menyebabkan masalah interoperabilitas dengan software yang memasukkan kode ke dalam ruang proses Chrome, seperti software Pencegahan Kebocoran Data. Kebijakan NetworkServiceSandboxEnabled memungkinkan Anda menonaktifkan sandbox jika inkompatibilitas ditemukan. Anda dapat menguji sandbox di lingkungan Anda menggunakan petunjuk ini dan melaporkan masalah yang Anda temukan.
- Chrome 123 di Windows: Layanan Jaringan akan di-sandbox di Windows
- Sinkronisasi Chrome mengakhiri dukungan untuk Chrome 81 dan yang lebih lama
Sinkronisasi Chrome tidak akan lagi mendukung Chrome 81 dan yang lebih lama. Anda harus melakukan upgrade ke versi Chrome yang lebih baru jika ingin terus menggunakan Sinkronisasi Chrome.
- Chrome 123 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Perubahan akan diterapkan.
- Menghentikan penggunaan dan menghapus WebSQL
Dengan adanya SQLite berbasis WASM sebagai pengganti, kami berencana menghapus WebSQL sepenuhnya. Pembaruan ini akan membantu menjaga keamanan pengguna.
Standar database Web SQL pertama kali diusulkan pada April 2009 dan ditinggalkan pada November 2010. Gecko tidak pernah menerapkan fitur ini dan WebKit menghentikan penggunaan fitur ini pada tahun 2019. W3C mendorong mereka yang membutuhkan database web untuk menggunakan Web Storage atau Indexed Database.
Sejak WebSQL dirilis, kami mengalami kesulitan menjaga keamanan pengguna kami. SQLite awalnya tidak dirancang untuk menjalankan pernyataan SQL berbahaya, tetapi dengan WebSQL kami harus melakukan hal ini. Keharusan merespons masalah stabilitas dan keamanan yang terus muncul merupakan risiko yang tidak dapat diprediksi tim penyimpanan.
- Chrome 101: Pada Chrome 101, kebijakan WebSQLAccess ditambahkan. WebSQL akan tersedia jika kebijakan ini diaktifkan, sementara kebijakan ini tersedia hingga Chrome 123.
- Chrome 115: Pesan penghentian penggunaan ditambahkan ke konsol.
- Chrome 117: Pada Chrome 117, Uji Coba Penghentian Penggunaan WebSQL dimulai. Uji coba ini akan berakhir pada Chrome 123. Selama periode uji coba, token uji coba penghentian penggunaan diperlukan agar fitur tersedia.
- Chrome 119: Mulai Chrome 119, WebSQL tidak lagi tersedia. Akses ke fitur ini tersedia hingga Chrome 123 menggunakan kebijakan WebSQLAccess, atau token uji coba penghentian penggunaan.
- Chrome 123: di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows, Android: Mulai Chrome 123, kebijakan WebSQLAccess dan uji coba penghentian penggunaan, yang memungkinkan tersedianya WebSQL, tidak akan tersedia lagi.
- Kebijakan IdleTimeout dan IdleTimeoutActions di iOS
Perusahaan kini dapat menerapkan tindakan setelah Chrome tidak ada aktivitas selama beberapa waktu di perangkat iOS. Admin dapat menggunakan kebijakan IdleTimeout untuk menetapkan periode waktu tunggu dan kebijakan IdleTimeoutActions untuk menentukan tindakan yang diperbolehkan selama waktu tunggu. Setelan tersebut akan tersedia sebagai kebijakan platform dan akan tersedia per profil pada masa mendatang.
- Chrome 123 di iOS: kebijakan yang tersedia di iOS
- Deteksi penggunaan ulang sandi antar-profil
Sebelumnya, deteksi penggunaan ulang sandi kredensial perusahaan hanya dapat dideteksi di profil perusahaan. Di Chrome 123, deteksi penggunaan ulang sandi akan mendeteksi penggunaan ulang kredensial perusahaan di semua profil non-Samaran di browser terkelola.
- Chrome 123: peluncuran fitur
- Telemetri untuk prompt izin dan menyetujui izin notifikasi
Jika Perlindungan yang Ditingkatkan aktif, dan pengguna mengunjungi halaman yang memintanya menyetujui izin notifikasi, atribut halaman tersebut mungkin dikirimkan ke Safe Browsing. Jika telemetri dikirim dan halaman dianggap berbahaya, pengguna akan melihat peringatan Safe Browsing.
Jika Perlindungan yang Ditingkatkan atau Pelaporan Lengkap Safe Browsing aktif, dan pengguna menyetujui izin notifikasi untuk halaman yang ada dalam daftar yang tidak diizinkan, peristiwa ini akan dikirimkan ke Safe Browsing.
Fitur ini dapat dikontrol oleh kebijakan SafeBrowsingProtectionLevel dan SafeBrowsingExtendedReportingEnabled.
- Chrome 123 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows, Fuchsia
- API pemilihan rute statis ServiceWorker
API ini memungkinkan developer mengonfigurasi perutean serta memindahkan hal-hal sederhana yang dilakukan ServiceWorkers. Jika kondisinya cocok, navigasi akan terjadi tanpa memulai ServiceWorkers atau mengeksekusi JavaScript, yang memungkinkan halaman web menghindari penalti performa karena intersepsi ServiceWorker.
- Chrome 123 di Windows, Mac, Linux, Android
- Pemeriksaan akses jaringan pribadi untuk permintaan navigasi: mode peringatan saja
Sebelum situs membuka situs tujuan dalam jaringan pribadi pengguna, Chrome akan melakukan tindakan berikut:
1. Memeriksa apakah permintaan navigasi asli telah dimulai dari konteks yang aman.
2. Mengirim permintaan preflight, dan memeriksa apakah situs tujuan merespons dengan header yang mengizinkan akses jaringan pribadi.
Pemeriksaan di atas dilakukan untuk melindungi jaringan pribadi pengguna. Karena fitur ini beroperasi dalam mode peringatan saja, kami tidak akan menggagalkan permintaan jika ada pemeriksaan yang gagal. Sebagai gantinya, peringatan akan ditampilkan di konsol Chrome DevTools untuk membantu developer bersiap menghadapi penerapan mendatang. Untuk membaca perubahan ini, lihat Akses Jaringan Pribadi (PNA) untuk Permintaan Navigasi. Untuk mempelajari lebih lanjut, lihat Spesifikasi PNA.
- Chrome 123 di Android (kecuali untuk WebView), ChromeOS, Linux, MacOS, Windows
- Peningkatan bookmark dan daftar bacaan di Android
Di Chrome 124 untuk Android, beberapa pengguna yang login ke Chrome dari pengelola bookmark akan dapat menggunakan dan menyimpan bookmark serta item daftar bacaan di Akun Google mereka. Kebijakan Enterprise yang relevan seperti BrowserSignin, SyncTypesListDisabled, EditBookmarksEnabled, ManagedBookmarks, dan ShoppingListEnabled akan terus berfungsi seperti sebelumnya untuk mengonfigurasi kemampuan pengguna memakai dan menyimpan item di Akun Google mereka.
- Chrome 124 di Android: Peluncuran fitur
- Menghentikan penggunaan kebijakan Enterprise ThrottleNonVisibleCrossOriginIframesAllowed
Perubahan kode pokok (throttling same-process, cross-origin display:none iframes) yang digantikan oleh kebijakan Enterprise ThrottleNonVisibleCrossOriginIframesAllowed telah diaktifkan dalam rilis stabil sejak awal tahun 2023. Karena masalah umum telah tertangani, kami berencana menghapus kebijakan Enterprise ThrottleNonVisibleCrossOriginIframesAllowed paling lambat pada Chrome 124. Diskusi seputar masalah throttling (dan penyelesaiannya) dapat ditemukan di https://bugs.chromium.org/p/chromium/issues/detail?id=958475.
- Chrome 124: Kebijakan dihapus
- Menghapus dukungan untuk UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled
Kami berencana menghentikan penggunaan kebijakan UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled karena algoritma GREASE yang baru telah diaktifkan secara default selama lebih dari satu tahun. Kebijakan ini pada akhirnya akan dihapus.
- Chrome 124 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Kebijakan tidak digunakan lagi
- Chrome 126 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Kebijakan dihapus
- Rencana penghentian penggunaan: Peristiwa Mutasi
Peristiwa Mutasi Sinkron, termasuk DOMSubtreeModified, DOMNodeInserted, DOMNodeRemoved, DOMNodeRemovedFromDocument, DOMNodeInsertedIntoDocument, dan DOMCharacterDataModified, berpengaruh negatif terhadap performa halaman, dan juga meningkatkan kompleksitas penambahan fitur baru ke Web secara signifikan. API ini tidak digunakan lagi dari spesifikasinya pada tahun 2011, dan diganti (pada tahun 2012) dengan Mutation Observer API yang jauh lebih baik. Penggunaan Peristiwa Mutasi yang sudah tidak berlaku harus dihapus atau dimigrasikan ke Mutation Observer.
- Chrome 127 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Peristiwa Mutasi akan berhenti berfungsi pada Chrome 127, sekitar 30 Juli 2024.
- Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
Pada Chrome 79, kami memperkenalkan kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList untuk mengembalikan perilaku cookie SameSite ke perilaku lama pada domain yang ditentukan. Masa berlaku kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList telah diperpanjang dan akan dihapus pada versi yang tercantum di bawah.
- Chrome 128 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
- Ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3 paling lambat Juni 2025
Ekstensi harus diperbarui untuk memanfaatkan Manifes V3. Ekstensi Chrome akan ditransisikan ke versi manifes baru, Manifes V3. Manifes baru ini akan meningkatkan privasi pengguna, misalnya dengan beralih ke model tempat ekstensi mengubah permintaan secara deklaratif, tanpa dapat melihat permintaan satu per satu. Manifes baru ini juga meningkatkan keamanan ekstensi, karena kode yang dihosting jarak jauh tidak akan diizinkan di Manifes V3.
Mulai Juni 2024, Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 yang berjalan di browser. Kebijakan Enterprise - ExtensionManifestV2Availability - telah tersedia untuk mengontrol apakah ekstensi Manifes v2 diizinkan. Kebijakan ini dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Selain itu, komputer yang mengaktifkan kebijakan tersebut tidak akan mengalami penonaktifan ekstensi Manifes V2 hingga tahun berikutnya, yaitu Juni 2025, dan pada saat itu kebijakan tersebut akan dihapus.
Anda dapat melihat versi Manifes mana yang sedang digunakan oleh semua ekstensi Chrome yang berjalan di perangkat Anda menggunakan halaman penggunaan Aplikasi & ekstensi di Pengelolaan Cloud Browser Chrome. Baca selengkapnya di Linimasa manifes, termasuk:
- Chrome 110 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Kebijakan Enterprise ExtensionManifestV2Availability tersedia untuk mengontrol apakah ekstensi Manifes v2 diizinkan atau tidak. Kebijakan ini dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Setelah migrasi, kebijakan tersebut akan mengizinkan Anda memperpanjang penggunaan ekstensi Manifes V2.
- Chrome 127 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 di perangkat pengguna. Hanya pengguna yang mengaktifkan kebijakan perusahaan ExtensionManifestV2Availability yang akan dapat terus menggunakan ekstensi Manifes V2 di organisasi mereka.
- Chrome 139 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Penghapusan kebijakan ExtensionManifestV2Availability.
Perubahan ChromeOS mendatang
- Migrasi Bluetooth ChromeOS Flex

Di ChromeOS 123, ChromeOS Flex akan diupgrade ke stack Bluetooth Floss. Sebagai bagian dari upgrade ini, perangkat berikut tidak akan lagi mendukung fungsi Bluetooth. Jika fungsi Bluetooth sangat penting untuk perangkat berikut, sebaiknya pindahkan perangkat tersebut ke saluran LTS untuk memperpanjang fungsi Bluetooth hingga Oktober 2024.
- HP Probook 4530s
- Lenovo ThinkPad T420
- HP Elitebook 8460p
- Apple iMac 11,2
- Lenovo ThinkPad x220
- Dell Vostro 3550
- HP 3115m
- HP Elitebook 2560p
- HP ProBook 6465b
- Lenovo ThinkPad L420
Jika perangkat tidak dapat terhubung ke Bluetooth setelah diupdate ke ChromeOS 123, alihkan tanda Chrome Gunakan Floss, bukan BlueZ ke Nonaktif.

- Menyesuaikan pintasan keyboard

Penggunaan pintasan akan meningkatkan produktivitas, dan kita semua memiliki pintasan favorit. Mulai ChromeOS 123, dengan penyesuaian pintasan, Anda akan dapat menetapkan kombinasi tombol pilihan untuk mempersonalisasi pintasan Anda. Entah Anda ingin membuat pintasan lebih mudah digunakan dengan satu tangan, lebih mudah diingat, atau sama dengan pintasan yang sudah umum bagi Anda, fitur ini akan menyederhanakan alur kerja sehari-sehari.
- Merekam GIF dengan Screenshot

Mulai ChromeOS 124, Screenshot akan memungkinkan Anda merekam layar dalam format .GIF agar dapat dengan mudah mengambil, membagikan, dan memutar rekaman secara inline di chat, slide, dokumen, dan lain-lain.
- Konfigurasi Layar Terpisah yang Lebih Cepat

Chromebook menyediakan berbagai cara untuk mengatur jendela di layar guna membantu meningkatkan produktivitas Anda — salah satunya adalah Layar Terpisah. Seperti namanya, Konfigurasi Layar Terpisah yang Lebih Cepat akan menawarkan cara yang lebih cepat untuk mengonfigurasi tata letak jendela dengan menampilkan ringkasan jendela yang terbuka di sisi lain layar. Dengan Layar Terpisah yang Lebih Cepat, setelah "mengepaskan" (atau mengunci) jendela di satu sisi, Anda dapat memilih jendela yang sudah terbuka dari Ringkasan untuk dipaskan ke sisi lain, atau memilih sesuatu dari rak (baris aplikasi yang terletak di bagian bawah atau samping layar).
Lihat jadwal rilis ChromeOS untuk mengetahui tanggal rilis dan update.
Perubahan konsol Admin mendatang
- Pengalaman halaman Setelan yang lebih baik
Mulai Maret 2024, semua admin akan menggunakan pengalaman halaman Setelan terbaru kami. Artinya, Anda tidak akan lagi dapat menggunakan pengalaman halaman Setelan lama. Sebagian besar dari Anda sudah menggunakan versi terbaru. Artinya, admin tidak akan lagi dapat mengakses tampilan lama, tetapi Anda masih memiliki akses ke semua fungsi yang sama dalam tampilan terbaru.
- Laporan error Chrome

Mulai Chrome 123, Anda dapat memvisualisasikan peristiwa error di konsol Admin menggunakan halaman laporan error Chrome yang baru. Dalam laporan ini, Anda akan menemukan diagram dinamis yang merepresentasikan peristiwa error Chrome dari waktu ke waktu, yang dikelompokkan berdasarkan versi Chrome. Pemfilteran tambahan tersedia untuk kolom berikut: platform OS, saluran Chrome, dan tanggal. Laporan ini akan membantu Anda mengidentifikasi potensi masalah Chrome secara proaktif dalam organisasi.
Fitur ini sekarang dirilis dalam program Penguji Tepercaya kami. Jika tertarik untuk membantu kami menguji fitur ini, Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya Chrome Enterprise di sini.
- Chrome 121 di Linux, MacOS, Windows: Program Penguji Tepercaya
- Chrome 123 di Linux, MacOS, Windows: Peluncuran fitur

- Laporan Teknologi Lama

Mulai Chrome 123, laporan Teknologi Lama akan tersedia di konsol Admin dan secara proaktif akan melaporkan situs (baik internal maupun eksternal) yang menggunakan teknologi yang tidak akan lagi digunakan, misalnya, perubahan cookie SameSite, dan protokol keamanan lama seperti TLS 1.0/1.1, serta cookie pihak ketiga. Dengan informasi ini, administrator IT dapat bekerja sama dengan developer untuk merencanakan migrasi teknologi yang diperlukan sebelum penghapusan fitur yang berhenti digunakan dimulai.
Fitur ini sekarang dirilis di program Penguji Tepercaya kami. Jika tertarik untuk membantu kami menguji fitur ini, Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya Chrome Enterprise di sini.
- Mulai Chrome 123 di Linux, MacOS, Windows

Chrome 121
Update browser Chrome
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome (3PCD)
✓
Mengganti nama Kebijakan Perusahaan FirstPartySets menjadi RelatedWebsiteSets
✓
✓
Pengelola tab
✓
Membuat tema dengan AI
✓
Arsip terenkripsi yang lebih aman untuk pengguna Safe Browsing Standar
✓
Pengambilan Link Pengguna di PWA - Windows, MacOS, dan Linux
✓
Navigasi Panel Samping: Menyematkan atau melepas sematan
✓
Isi otomatis: ditampilkan di kartu server dan kartu lokal
✓
Isi otomatis: perubahan di verifikasi kartu
✓
Pewarisan Sorotan CSS
✓
Kebijakan pengguna Chrome untuk iOS
✓
Meniadakan peristiwa penghapusan muatan
✓
Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome
✓
Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
✓
Update ChromeOS
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Dukungan Akhir Perangkat ChromeOS Flex
✓
Mengaktifkan dikte menggunakan keyboard
✓
Layanan Aksesibilitas ChromeVox
✓
Tidak ada lagi pesan orientasi untuk Asisten
✓
Gestur trackpad baru di ChromeOS
✓
Mengintegrasikan ID dan nama aturan peristiwa DLP ke alat investigasi keamanan
✓
Pembatasan file Enterprise DataControls (DLP)
✓
Pencetakan tanpa bingkai
✓
Update konsol Admin
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Mengonfigurasi alamat IP di perangkat dengan Adaptor Ethernet
✓
✓
Laporan penggunaan Aplikasi & Ekstensi: Menyoroti ekstensi yang dihapus dari Chrome Web Store
✓
Laporan error Chrome
✓
Perbaikan untuk sertifikat Wi-Fi Android tertentu
✓
Kebijakan baru di konsol Admin
✓
Perubahan browser Chrome mendatang
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Layar pemilihan Mesin Telusur default
✓
Mendapatkan bantuan menulis di web dengan AI
✓
Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis
✓
✓
Prompt izin untuk Web MIDI API
✓
SharedImages untuk Dekode Video PPAPI
✓
Setelan keamanan V8
✓
Baca lisan
✓
Layanan Jaringan di Windows akan di-sandbox
✓
Penghapusan kebijakan perusahaan ChromeAppsWebViewPermissiveBehaviorAllowed
✓
Pemeriksaan Safe Browsing sisi server asinkron
✓
Peningkatan kualitas peringatan download di halaman Download Chrome
✓
Membuka tab terakhir melalui perangkat mana pun
✓
Sinkronisasi Chrome mengakhiri dukungan untuk Chrome 81 dan yang lebih lama
✓
✓
Menghentikan penggunaan dan menghapus WebSQL
✓
Menghentikan penggunaan kebijakan perusahaan ThrottleNonVisibleCrossOriginIframesAllowed
✓
Menghapus dukungan untuk UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled
✓
Rencana penghentian penggunaan: Peristiwa Mutasi
✓
Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
✓
Ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3
✓
✓
✓
Perubahan ChromeOS mendatang
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Migrasi Bluetooth ChromeOS Flex
✓
Tampilan baru untuk media player ChromeOS
✓
Penonaktifan aplikasi oleh Admin di MGS
✓
Penghemat Baterai
✓
Perubahan konsol Admin mendatang
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Penghapusan browser tidak aktif di Pengelolaan Cloud Browser Chrome
✓
Laporan Teknologi lama
✓
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update browser Chrome
- Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome (3PCD)
Seperti yang diumumkan sebelumnya, Chrome 121 membatasi cookie pihak ketiga secara default bagi 1% pengguna Chrome untuk memfasilitasi pengujian, lalu berencana untuk memperluasnya hingga 100% pengguna mulai Kuartal 3 2024. Perluasan hingga 100% pengguna ini dilakukan untuk menanggapi kekhawatiran yang masih ada dari Competition and Markets Authority (CMA) Inggris Raya mengenai masalah persaingan. Browser yang merupakan bagian dari grup eksperimen 1% ini juga akan memiliki kontrol pengguna Fitur Anti-Pelacakan baru. Anda dapat mencoba perubahan ini pada Chrome 121 atau yang lebih baru dengan mengaktifkan chrome://flags/#test-third-party-cookie-phaseout.
Periode pengujian ini memungkinkan situs mempelajari cara beroperasi tanpa cookie pihak ketiga. Karena fitur anti-pelacakan kembali juga merupakan bagian dari 3PCD, pengguna dalam grup ini yang memblokir cookie pihak ketiga akan menerapkan mitigasi pelacakan kembali, sehingga statusnya dihapus untuk situs yang diklasifikasikan sebagai pelacak kembali. Sebagian besar pengguna versi bisnis akan otomatis dikecualikan dari grup eksperimen ini. Namun, sebaiknya admin secara proaktif menggunakan kebijakan BlockThirdPartyCookies dan CookiesAllowedForUrls untuk mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga dan menonaktifkan browser terkelola mereka sebelum eksperimen. Tindakan ini akan memberi waktu bagi perusahaan untuk melakukan perubahan yang diperlukan agar tidak mengandalkan kebijakan ini atau cookie pihak ketiga.
Kami meluncurkan Laporan Teknologi Lama untuk membantu mengidentifikasi kasus penggunaan cookie pihak ketiga. Admin dapat menyetel kebijakan BlockThirdPartyCookies ke salah (false) untuk mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga pada semua situs, tetapi ini akan mencegah pengguna mengubah setelan tersebut di Chrome. Atau, untuk mencegah kerusakan, Anda juga dapat menetapkan kebijakan CookiesAllowedForUrls untuk mengizinkan aplikasi perusahaan Anda menerima cookie pihak ketiga.
Untuk pengguna akhir versi bisnis yang dimasukkan ke dalam grup eksperimen ini dan yang tidak dicakup oleh salah satu kebijakan admin perusahaan, mereka dapat menggunakan ikon mata di omnibox guna mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga untuk sementara selama 90 hari di situs tertentu bila diperlukan. Baca artikel bantuan ini untuk mengetahui detail selengkapnya tentang cara mengubah setelan ini ke konfigurasi yang diinginkan.
Fitur anti-pelacakan kembali juga dicakup oleh kebijakan yang sama seperti cookie. Selain itu, fitur ini diterapkan saat situs dengan pelacakan kembali tidak diizinkan untuk menggunakan cookie pihak ketiga. Oleh karena itu, menetapkan kebijakan BlockThirdPartyCookies ke salah (false), atau menetapkan kebijakan CookiesAllowedForUrls untuk suatu situs, akan mencegah mitigasi pelacakan kembali menghapus status situs.
Integrasi SaaS perusahaan yang digunakan dalam konteks lintas situs untuk kasus penggunaan non-iklan dapat mendaftar ke uji coba penghentian penggunaan pihak ketiga untuk terus mengakses cookie pihak ketiga selama jangka waktu terbatas.
Fitur heuristik memberikan akses cookie pihak ketiga sementara dalam skenario terbatas berdasarkan perilaku pengguna. Hal ini mengurangi kerusakan situs yang disebabkan oleh penghentian penggunaan cookie pihak ketiga dalam pola yang sudah ada, seperti pengalihan dan pop-up penyedia identitas.
Untuk mengetahui detail selengkapnya tentang cara menyiapkan, memberikan masukan, dan melaporkan potensi masalah situs, lihat halaman landing terbaru kami tentang persiapan menghadapi penghentian penggunaan cookie pihak ketiga.
- Mulai Chrome 120 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows
Cookie pihak ketiga telah dinonaktifkan untuk 1% traffic global. Jika memungkinkan, pengguna versi bisnis akan dikecualikan dari proses ini secara otomatis, dan kebijakan untuk mengganti perubahan tersebut akan tersedia.
- Penggantian nama kebijakan FirstPartySets menjadi RelatedWebsiteSets
Kebijakan Enterprise FirstPartySetsEnabled dan FirstPartySetsOverrides masing-masing diganti namanya menjadi RelatedWebsiteSetsEnabled dan RelatedWebsiteSetsOverrides. Tidak ada perubahan dalam perilaku kebijakan. Ke depannya, administrator harus menggunakan kebijakan baru RelatedWebsiteSetsEnabled dan RelatedWebsiteSetsOverrides. Untuk mempelajari lebih lanjut penggantian nama ini, buka https://developer.chrome.com/blog/related-website-sets/
- Pengelola Tab
Pengelola Tab adalah fitur yang didukung AI Generatif tempat Chrome otomatis menyarankan dan membuat grup tab untuk pengguna berdasarkan URL dan judul situs yang dibuka. Untuk menggunakan fitur ini, klik kanan tab, lalu pilih Atur tab serupa.
Mulai Chrome 121, sebagian pengguna yang login di AS dapat mengaktifkan fitur Pengelola Tab di setelan Chrome. Fitur ini awalnya hanya tersedia bagi pengguna yang tidak dikelola, dan tidak akan dapat diakses oleh pengguna Chrome Enterprise & Education terkelola pada Chrome 121. Untuk mempelajari lebih lanjut, baca postingan blog ini. Dalam beberapa minggu mendatang, kami akan memberikan detail selengkapnya tentang Pengelola Tab di pusat bantuan Chrome Enterprise & Education.
Sebelum fitur ini diluncurkan ke pengguna terkelola, Admin dapat mengontrol Pengelola Tab menggunakan kebijakan TabOrganizerSettings. Anda memiliki opsi berikut untuk organisasi Anda:
0 = Aktifkan fitur dan kirimkan data untuk membantu meningkatkan kualitas model AI
1 = Aktifkan fitur, tetapi jangan kirim data untuk membantu meningkatkan kualitas model AI
2 = Nonaktifkan fitur sepenuhnya
- Membuat tema dengan AI
Fitur Membuat tema dengan AI di Chrome memungkinkan pengguna membuat tema Chrome yang unik (kombinasi warna dan gambar wallpaper) menggunakan AI Generatif. Untuk menggunakan fitur ini, buka tab baru, lalu klik Sesuaikan Chrome di kanan bawah. Di panel samping, pilih Ubah tema > Buat dengan AI. Selanjutnya, pengguna dapat memilih dari opsi preset untuk subjek, mood, gaya, dan warna.
Mulai Chrome 121, sebagian pengguna yang login di AS dapat membuat tema menggunakan AI dengan mengaktifkan fitur ini di setelan Chrome. Fitur ini awalnya hanya tersedia bagi pengguna yang tidak dikelola, dan tidak akan dapat diakses oleh pengguna Chrome Enterprise & Education terkelola pada Chrome 121. Untuk mempelajari lebih lanjut, baca postingan blog ini. Dalam beberapa minggu mendatang, kami akan memberikan detail selengkapnya tentang Membuat tema dengan AI di pusat bantuan Chrome Enterprise & Education.
Sebelum fitur ini diluncurkan ke pengguna terkelola, Admin dapat mengontrol fitur Membuat tema dengan AI menggunakan kebijakan CreateThemesSettings. Anda memiliki opsi berikut untuk organisasi Anda:
0 = Aktifkan fitur dan kirimkan data untuk membantu meningkatkan kualitas model AI
1 = Aktifkan fitur, tetapi jangan kirim data untuk membantu meningkatkan kualitas model AI
2 = Nonaktifkan fitur sepenuhnya
- Arsip terenkripsi yang lebih aman untuk pengguna Safe Browsing Standar
Pada beberapa proses download arsip terenkripsi, Chrome meminta sandi kepada pengguna Safe Browsing Standar (yang tidak dibagikan kepada Google dan dihapus setelah mengambil metadata). Tindakan ini mengumpulkan lebih banyak metadata tentang download tersebut (seperti hash file yang dimuat dan tanda tangan yang dapat dieksekusi), yang dikirim ke Google untuk mendapatkan hasil dengan kualitas yang lebih baik. Sandi akan tetap bersifat lokal dan tidak dibagikan kepada Google. Anda dapat mengontrol fitur ini dengan kebijakan SafeBrowsingDeepScanningEnabled.
- Chrome 121 di Linux, MacOS, Windows
- Pengambilan Link Pengguna di PWA - Windows, MacOS, dan Linux
Link web akan otomatis mengarahkan pengguna ke aplikasi web yang terinstal. Agar lebih sesuai dengan ekspektasi pengguna terkait aplikasi web yang terinstal, Chrome akan memperlancar proses perpindahan antara browser dan aplikasi web yang terinstal. Saat pengguna mengklik link yang dapat ditangani oleh aplikasi web yang terinstal, Chrome akan menambahkan chip di kolom URL untuk menyarankan peralihan ke aplikasi tersebut. Mengklik chip akan meluncurkan aplikasi itu secara langsung, atau membuka petak aplikasi yang dapat mendukung link tersebut. Bagi beberapa pengguna, mengklik link akan otomatis membuka aplikasi.
- Chrome 121 di Linux, MacOS, Windows: Saat beberapa pengguna mengklik link, link tersebut akan selalu terbuka di PWA yang terinstal, sementara beberapa pengguna akan melihat link itu terbuka di tab baru dengan chip di kolom URL-nya. Mengklik chip akan meluncurkan aplikasi. Tersedia tanda untuk mengontrol fitur ini:
chrome://flags/#enable-user-link-capturing-pwa.
- Chrome 123 di Linux, MacOS, Windows: Berdasarkan hasil eksperimen pada Chrome 121, kami akan meluncurkan fitur ini ke 100% versi Stabil baik dengan setelan default aktif (selalu luncurkan aplikasi saat link diklik) maupun nonaktif (selalu buka di tab, hanya luncurkan jika pengguna mengklik chip di kolom URL).

- Navigasi Panel Samping: Menyematkan atau melepas sematan
Mulai Chrome 121, Chrome akan menghapus ikon panel samping dan menggantinya dengan navigasi panel samping yang akan menawarkan penyesuaian melalui penyematan toolbar. Hal ini memungkinkan akses langsung yang efisien ke serangkaian panel. Anda dapat membuka sebagian besar fitur panel samping melalui Menu Chrome (
).
- Chrome 121 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows, Fuchsia

- Isi otomatis: ditampilkan di kartu server dan kartu lokal
Fitur isi otomatis membantu pengguna mengisikan informasi kartu mereka ke dalam formulir pembayaran dengan lancar. Kartu kredit atau debit, yang informasinya dapat diisi otomatis, disimpan di klien Chrome. Ada 2 jenis: kartu Server dan kartu Lokal. Kartu server hanya memiliki 4 digit terakhir dan tanggal habis masa berlaku kartu, sedangkan kartu lokal memiliki semua digit kartu beserta tanggal habis masa berlaku.
Adakalanya kartu lokal dan server dari kartu yang sama berada di klien yang sama. Jika hal tersebut terjadi, Chrome biasanya menghapus duplikat kartu server dan hanya menawarkan kartu lokal untuk fitur isi otomatis. Dengan perubahan ini, hal sebaliknya akan berlaku, dan penggunaan kartu server kini ditawarkan kepada pengguna. Metode ini menghadirkan manfaat keamanan dan kegunaan kartu server GPay kepada pengguna yang memiliki kartu duplikat, serta memberikan pengalaman yang lebih konsisten di seluruh perangkat.
- Chrome 121 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows, Fuchsia
- Isi otomatis: pembaruan kode keamanan
Pada Chrome 121, untuk meningkatkan kualitas pengalaman pengguna, fitur isi otomatis pada pembayaran kini menampilkan informasi kartu menggunakan metode verifikasi yang terkemuka di industrinya dari Google, bukan mengandalkan kode keamanan untuk memverifikasi serta menampilkan kartu. Pengguna dapat memilih untuk mengaktifkan buka kunci perangkat jika ingin menambahkan lapisan keamanan ekstra untuk menampilkan kartu mereka.
- Chrome 121 di Android, MacOS
- Pewarisan Sorotan CSS
Dengan Pewarisan Sorotan CSS, class semu Sorotan CSS, seperti ::selection dan ::highlight, mewarisi properti melalui rantai sorotan semu, bukan rantai elemen. Hasilnya adalah model yang lebih intuitif untuk pewarisan properti dalam sorotan. Secara khusus, jika properti yang didukung tidak diberi nilai berdasarkan susunannya, nilai yang ditetapkan untuk properti tersebut akan ditentukan oleh pewarisan dari elemen semu sorotan yang terkait dari elemen induk elemen asalnya. Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat spesifikasi elemen Semu Sorotan.
- Chrome 121 di Windows, MacOS, Linux, Android
- Kebijakan pengguna Chrome untuk iOS
Dengan kebijakan pengguna Chrome untuk iOS, admin dapat memberlakukan kebijakan dan preferensi di seluruh perangkat pengguna. Setelan diterapkan setiap kali pengguna login ke browser Chrome dengan akun terkelola miliknya di perangkat apa pun, termasuk perangkat pribadi.
Di Chrome 120, kami memulai peluncuran, tetapi melakukan roll back karena adanya bug yang tidak berdampak. Mulai Chrome 121, pengguna akhir terkelola akan mulai melihat pemberitahuan pengelolaan yang menyatakan bahwa organisasi mereka mengelola akun yang mereka gunakan untuk login. Admin dapat mengaktifkan fungsionalitas ini di konsol Admin pada setelan Chrome di iOS. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Menetapkan kebijakan Chrome untuk pengguna atau browser.
- Chrome 120 di iOS: Memulai peluncuran hingga 5%, di-roll back karena ada bug yang tidak berdampak
- Chrome 121 di iOS: Memulai peluncuran bertahap, dengan target 100% paling lambat M122

- Meniadakan peristiwa penghapusan muatan
Pemroses peristiwa penghapusan muatan merupakan pemblokir utama back/forward cache di browser berbasis Chromium dan untuk Firefox di platform desktop. Di sisi lain, untuk platform seluler, hampir semua browser memprioritaskan bfcache dengan tidak mengaktifkan peristiwa penghapusan muatan dalam sebagian besar kasus. Untuk memperbaiki situasi ini, kami telah bekerja sama dengan banyak partner dan berhasil mengurangi penggunaan pemroses peristiwa penghapusan muatan selama beberapa tahun terakhir. Untuk lebih mempercepat migrasi ini, kami mengusulkan agar Chrome untuk desktop secara bertahap meniadakan peristiwa penghapusan muatan.
Jika Anda memerlukan lebih banyak waktu untuk bermigrasi dari peristiwa penghapusan muatan, kami akan menawarkan ketidakikutsertaan sementara dalam bentuk Permissions-Policy API dan kebijakan perusahaan ForcePermissionPolicyUnloadDefaultEnabled, sehingga Anda dapat mempertahankan perilaku browser secara selektif.
- Chrome 117 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Uji Coba Dev.
- Chrome 119 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Memperkenalkan kebijakan ForcePermissionPolicyUnloadDefaultEnabled
- Chrome 121 -131 di ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Uji coba penghentian penggunaan (peluncuran umum penghentian penggunaan akan dibatasi cakupannya hingga uji coba penghentian penggunaan siap)
- Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome
Kebijakan
Deskripsi
AllowChromeDataInBackups
Mengizinkan pencadangan data Google Chrome
CloudUserPolicyMerge
Memungkinkan penggabungan kebijakan cloud pengguna ke kebijakan tingkat komputer (kini tersedia di iOS)
ProfileReauthPrompt
Meminta pengguna untuk melakukan autentikasi ulang ke profil
- Kebijakan yang dihapus di browser Chrome

Kebijakan
Deskripsi
ChromeRootStoreEnabled
Menentukan apakah Chrome Root Store dan pemverifikasi sertifikat bawaan akan digunakan untuk memverifikasi sertifikat server
ContextAwareAccessSignalsAllowlist
Mengaktifkan alur pengesahan Chrome Enterprise Device Trust Connector untuk daftar URL
WebRtcAllowLegacyTLSProtocols
Mengizinkan downgrade TLS/DTLS lama di WebRTC
OffsetParentNewSpecBehaviorEnabled
Mengontrol perilaku baru HTMLElement.offsetParent
SendMouseEventsDisabledFormControlsEnabled
Mengontrol perilaku baru untuk pengiriman peristiwa pada kontrol formulir yang dinonaktifkan
AttestationEnabledForDevice
Mengaktifkan pengesahan jarak jauh untuk perangkat
Update ChromeOS
- Akhir Dukungan Perangkat ChromeOS Flex

Mulai 1 Januari 2024, perangkat yang dijadwalkan untuk berakhir dukungannya pada tahun 2023 tidak akan didukung lagi. Perangkat yang dibatalkan sertifikasinya mencakup perangkat yang tercantum di bawah. Untuk mengetahui daftar lengkap perangkat yang berakhir dukungannya, Anda dapat meninjau Daftar model tersertifikasi kami.
- HP Compaq 6005 Pro
- HP Compaq Elite 8100
- Lenovo ThinkCentre M77
- HP ProBook 6550b
- HP 630
- Dell Optiplex 980
Perangkat tersebut akan terus menerima update ChromeOS Flex, tetapi update ini tidak akan lagi diuji atau dikelola oleh tim Flex. Sebaiknya pelanggan mengupgrade ke model bersertifikasi ChromeOS Flex atau perangkat ChromeOS yang lebih baru untuk mendapatkan manfaat dari peningkatan fitur dan keamanan baru. Anda dapat mempelajari lebih lanjut perangkat yang didukung di pusat bantuan kami.
- Mengaktifkan dikte menggunakan keyboard

Keyboard Logitech dengan tombol dikte dan keyboard lain yang menggunakan pintasan Penelusuran + D kini akan mengaktifkan fitur aksesibilitas Dikte jika fitur tersebut tidak aktif. Jika Dikte sudah aktif, tombol (dan pintasan) akan mengaktifkan fitur tersebut. Saat mengaktifkan dikte, dialog akan muncul untuk memberi tahu pengguna bahwa mereka akan mengaktifkan Dikte, file ucapan tertentu mungkin akan didownload, dan cara menggunakan fitur dikte setelah diaktifkan.

- Layanan Aksesibilitas ChromeVox

Pengguna Streaming Aplikasi di Chromebook kini akan dapat menggunakan ChromeVox untuk membuka aplikasi Android streaming. Hierarki aksesibilitas aplikasi Android streaming di-streaming bersama-sama dengan aplikasi itu sendiri dan dapat berinteraksi menggunakan kemampuan pembaca layar ChromeOS.
- Tidak ada lagi pesan orientasi untuk Asisten

ChromeOS 121 menghapus pesan sambutan atau orientasi yang ditawarkan kepada pengguna baru saat meluncurkan Asisten di ChromeOS untuk pertama kalinya. Perubahan ini adalah penghentian penggunaan.
- Gestur trackpad baru di ChromeOS

ChromeOS 121 meluncurkan gestur trackpad baru untuk membantu pengguna menutup pop-up notifikasi di pusat notifikasi.
- Mengintegrasikan ID dan nama aturan peristiwa DLP ke alat investigasi keamanan

Peristiwa Kontrol Data ChromeOS akan memiliki kolom tambahan untuk memperkaya insight admin di alat investigasi keamanan.
- Batasan file Enterprise DataControls (DLP)

Di ChromeOS 121, Kontrol Data ChromeOS memungkinkan tim IT dan Keamanan melindungi data bisnis dan pelanggan yang penting. Fitur ini tersedia untuk berbagai peristiwa seperti salin dan tempel, screenshot, berbagi layar, dan pencetakan. Admin IT dapat membuat strategi perlindungan informasi dengan aturan berdasarkan sumber data, tujuan, dan pengguna.
Sekarang, kami memiliki fungsi baru untuk mengontrol tindakan pengguna terhadap file di perangkat ChromeOS melalui aturan berbasis sumber dan tujuan.
Update konsol Admin
- Mengonfigurasi alamat IP di perangkat dengan Adaptor Ethernet

Setelan konsol Admin Izinkan alamat IP dikonfigurasi pada perangkat (khusus ChromeOS) dan Izinkan pengguna mengubah nilai tersebut (di setelan DNS) sekarang juga diterapkan untuk Adaptor Ethernet.

- Laporan penggunaan Aplikasi & Ekstensi: Menyoroti ekstensi yang dihapus dari Chrome Web Store

Mulai Chrome 121, informasi baru di laporan penggunaan Aplikasi & Ekstensi akan tersedia untuk membantu Anda mengidentifikasi apakah ekstensi baru saja dihapus dari Chrome Web Store melalui kolom notifikasi baru dan kolom Chrome Web Store baru yang merepresentasikan status listingan suatu ekstensi. Di halaman Detail Aplikasi, Anda dapat menemukan alasan penghapusan ekstensi dari Chrome Web Store. Fitur ini akan membantu admin IT mengidentifikasi dampak penggunaan kebijakan untuk menonaktifkan ekstensi yang tidak dipublikasikan.
- Chrome 120 di Linux, MacOS, Windows: Program Penguji Tepercaya
- Chrome 121 di Linux, MacOS, Windows: Peluncuran fitur
Laporan penggunaan ekstensi & aplikasi:
Halaman Detail Aplikasi:
- Laporan error Chrome

Mulai Chrome 122, Anda akan dapat memvisualisasikan peristiwa error di konsol Admin menggunakan halaman laporan error Chrome yang baru. Dalam laporan ini, Anda akan menemukan diagram dinamis yang merepresentasikan peristiwa error Chrome dari waktu ke waktu, yang dikelompokkan berdasarkan versi Chrome. Pemfilteran tambahan tersedia untuk kolom berikut: platform OS, saluran Chrome, dan tanggal. Laporan ini akan membantu Anda mengidentifikasi potensi masalah Chrome secara proaktif dalam organisasi.
Fitur ini sekarang dirilis dalam program Penguji Tepercaya kami. Jika tertarik untuk membantu kami menguji fitur ini, Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya Chrome Enterprise di sini.
- Chrome 121 di Linux, MacOS, Windows: Program Penguji Tepercaya
- Chrome 122 di Linux, MacOS, Windows: Peluncuran fitur

- Perbaikan untuk sertifikat Wi-Fi Android tertentu (awal Februari 2024)

Diperlukan mulai Android 13, untuk konfigurasi Wi-Fi tertentu yang menggunakan autentikasi perusahaan (802.1X), kolom wajib diisi baru bernama DomainSuffixMatch telah ditambahkan untuk keamanan tambahan. Sebelum mengupdate perangkat ke Android 13, Anda perlu mengedit kolom baru setelan jaringan tersebut, Certificate Authority Server, untuk menambahkan minimal satu Pencocokan Suffix Domain Sertifikat Server. Perangkat hanya akan terhubung ke jaringan Wi-Fi jika sertifikat server yang diberikan oleh remote end memiliki Subjek CommonName atau Nama DNS SubjectAlternativeName (SAN) yang cocok dengan suffix yang diberikan.

- Kebijakan baru di konsol Admin

Nama Kebijakan
Halaman
Didukung di
Kategori/Kolom
AllowChromeDataInBackups
Pengguna & Browser
Chrome (iOS)
Setelan Lainnya
OopPrintDriversAllowed
Pengguna & Browser
Chrome (Linux, MacOS, Windows)
Pencetakan
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan mendatang pada browser
- Layar pemilihan Mesin Telusur default
Mulai Chrome 120, pengguna akhir versi bisnis mungkin diminta memilih mesin telusur default mereka dalam Chrome.
Sebagai bagian dari upaya kami untuk memenuhi kepatuhan terhadap DMA, beberapa pengguna akan diminta memilih mesin telusur default untuk Chrome. Permintaan ini mengontrol setelan mesin telusur default, yang saat ini tersedia di chrome://settings/search. Kebijakan perusahaan, DefaultSearchProviderEnabled dan DefaultSearchProviderSearchUrl, akan terus mengontrol setelan ini seperti biasanya jika telah disetel oleh admin IT. Baca informasi selengkapnya tentang kebijakan ini dan grup atom terkait.
- Chrome 120 di iOS, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: 1% pengguna akan mulai mendapatkan layar pemilihan mesin telusur default pada Chrome 120.
- Chrome 122 di iOS, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: peluncuran penuh untuk pengguna yang relevan.
- Mendapatkan bantuan menulis di web dengan AI
Pada Chrome 122, kami akan meluncurkan fitur eksperimental yang didukung AI Generatif untuk membantu pengguna menulis di web. Alat ini dapat membantu pengguna menulis dengan lebih percaya diri dan memulai proses penulisan bagi pengguna di kolom teks bentuk bebas di web.
Mulai Chrome 122, sebagian pengguna yang login di AS akan dapat mengaktifkan fitur Bantu menulis di setelan Chrome. Pada Chrome 122, fitur ini awalnya hanya akan tersedia bagi pengguna yang tidak dikelola, dan tidak akan dapat diakses oleh pengguna Chrome Enterprise & Education terkelola. Untuk mempelajari lebih lanjut, baca postingan blog ini. Dalam beberapa minggu mendatang, kami akan memberikan detail selengkapnya tentang fitur Bantu menulis di pusat bantuan Chrome Enterprise & Education.
Admin akan dapat mengontrol fitur Bantu menulis menggunakan kebijakan HelpMeWriteSettings. Anda akan memiliki opsi berikut untuk organisasi Anda:
0 = Aktifkan fitur dan kirimkan data untuk membantu meningkatkan kualitas model AI
1 = Aktifkan fitur, tetapi jangan kirim data untuk membantu meningkatkan kualitas model AI
2 = Nonaktifkan fitur sepenuhnya
- Pengalaman login dan sinkronisasi yang lebih praktis
Mulai Chrome 122, pengguna lama yang mengaktifkan sinkronisasi Chrome akan menikmati versi login dan sinkronisasi yang lebih praktis serta terkonsolidasi di Chrome. Sinkronisasi Chrome tidak akan lagi ditampilkan sebagai fitur terpisah di setelan atau di tempat lain. Sebagai gantinya, pengguna dapat login ke Chrome untuk menggunakan serta menyimpan informasi seperti sandi, bookmark, dan lain-lain di Akun Google mereka, yang tunduk kepada kebijakan perusahaan yang relevan.
Seperti sebelumnya, fungsionalitas ini, yang semula menjadi bagian dari sinkronisasi Chrome yang menyimpan dan mengakses data Chrome di Akun Google, dapat dinonaktifkan sepenuhnya (melalui SyncDisabled) atau sebagian (melalui SyncTypesListDisabled). Login ke Chrome dapat diwajibkan atau dinonaktifkan melalui BrowserSignin seperti sebelumnya.
Perhatikan bahwa perubahan tersebut tidak memengaruhi kemampuan pengguna untuk login ke layanan Google di web (seperti Gmail) tanpa login ke Chrome, kemampuan mereka untuk tetap logout dari Chrome, atau kemampuan mereka untuk mengontrol informasi apa saja yang disinkronkan dengan Akun Google mereka.
- Chrome 117: sinkronisasi Chrome dihentikan untuk pengguna yang tidak mengaktifkan sinkronisasi Chrome pada saat itu.
- Chrome 122: sinkronisasi Chrome dihentikan untuk pengguna yang mengaktifkan sinkronisasi Chrome dengan memigrasikan mereka ke status yang setara.
- Prompt izin untuk Web MIDI API
Terdapat beberapa masalah yang dilaporkan mengenai akses tak bertanggung jawab pada Web MIDI API ke perangkat MIDI klien (bug). Untuk mengatasi masalah ini, Audio WG memutuskan untuk menambahkan izin eksplisit pada akses MIDI API umum. Awalnya, izin eksplisit hanya diperlukan untuk penggunaan MIDI lanjutan (pesan Eksklusif Sistem (SysEx)) di Chrome, dengan akses terbatas di balik prompt izin. Kami berencana untuk memperluas cakupan izin untuk penggunaan reguler MIDI API.
Saat ini, penggunaan pesan SysEx dengan Web MIDI API memerlukan izin eksplisit dari pengguna. Dengan implementasi ini, bahkan akses ke Web MIDI API yang tidak memiliki dukungan SysEx-pun akan memerlukan izin pengguna. Tiga kebijakan baru—DefaultMidiSetting, MidiAllowedForUrls, dan MidiBlockedForUrls—akan tersedia untuk memungkinkan administrator memprakonfigurasi akses pengguna ke API.
- Chrome 122 di Windows, MacOS, Linux, Android
- SharedImages untuk Dekode Video PPAPI
Chrome 119 memperkenalkan kebijakan baru PPAPISharedImagesForVideoDecoderAllowed yang dapat mengontrol pemfaktoran ulang terbaru untuk VideoDecoder API dalam plugin PPAPI.
- Chrome 119 di ChromeOS, LaCrOS: Memperkenalkan kebijakan solusi.
- Chrome 122 di ChromeOS, LaCrOS: Kebijakan solusi dan jalur kode lama terkait akan dihapus.
- Setelan keamanan V8
Tambahkan setelan di chrome://settings/security untuk menonaktifkan pengoptimal JIT V8, guna mengurangi permukaan serangan Chrome. Perilaku ini terus dikontrol oleh kebijakan Enterprise DefaultJavaScriptJitSetting, serta kebijakan JavaScriptJitAllowedForSites dan JavaScriptJitBlockedForSites yang terkait. Setelan ini diintegrasikan ke Setelan Situs. Setelan ini akan diluncurkan pada Chrome 122. Kebijakan Enterprise telah tersedia sejak Chrome 93.
- Chrome 122 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows, Fuchsia
- Fitur Baca lisan
Fitur Baca lisan akan memungkinkan pengguna Chrome di Android mendengarkan halaman web melalui teknologi text to speech. Pengguna akan dapat mengakses fitur ini melalui menu tambahan dan mengontrol pemutaran melalui kontrol audio.
Fitur Baca lisan akan mengirimkan URL halaman ke server Google untuk mendukung pemutaran, dan pengguna yang menggunakannya harus mengaktifkan item menu setelan "jadikan penelusuran dan penjelajahan lebih baik".
Jika kebijakan ListenToThisPageEnabled disetel ke benar (true), halaman web yang memenuhi syarat akan dapat dibacakan secara lisan kepada pengguna menggunakan teknologi text-to-speech. Hal ini dilakukan dengan distilasi konten sisi server dan sintesis audio. Menyetel ke salah (false) akan menonaktifkan fitur ini, dan jika kebijakan tersebut disetel ke nilai default-nya atau tidak disetel, fitur Baca lisan akan diaktifkan.
- Chrome 122 di Android: Peluncuran fitur
- Layanan Jaringan di Windows akan di-sandbox
Untuk meningkatkan keamanan dan keandalan, layanan jaringan, yang sudah berjalan dalam prosesnya sendiri, akan di-sandbox di Windows. Sebagai bagian dari peningkatan ini, kode pihak ketiga yang saat ini dapat memodifikasi layanan jaringan, akan dapat dicegah. Pencegahan ini dapat menyebabkan masalah interoperabilitas dengan software yang memasukkan kode ke ruang proses Chrome, seperti software Pencegahan Kebocoran Data. Kebijakan NetworkServiceSandboxEnabled memungkinkan Anda menonaktifkan sandbox jika inkompatibilitas ditemukan. Anda dapat menguji sandbox di lingkungan Anda menggunakan petunjuk ini dan melaporkan masalah yang Anda temukan.
- Chrome 122 di Windows: Layanan Jaringan akan di-sandbox di Windows
- Penghapusan kebijakan Enterprise ChromeAppsWebViewPermissiveBehaviorAllowed
Pada Chrome 116, penggunaan webview Aplikasi Chrome memiliki batasan berikut:
Penggunaan peristiwa NewWindow webview untuk dilampirkan ke elemen webview di jendela Aplikasi lain akan menyebabkan referensi jendela yang ditampilkan oleh panggilan window.open di webview asal menjadi tidak valid. Kebijakan Enterprise sementara ChromeAppsWebViewPermissiveBehaviorAllowed telah disediakan agar perusahaan memiliki waktu untuk mengatasi kemungkinan kerusakan terkait perubahan ini. Kebijakan ini akan dihapus pada Chrome 122.
- Chrome 122 di Linux, MacOS, Windows, ChromeOS: Kebijakan Enterprise ChromeAppsWebViewPermissiveBehaviorAllowed dihapus
- Pemeriksaan Safe Browsing sisi server asinkron
Saat ini, pemeriksaan Safe Browsing berada di jalur pemblokiran pemuatan halaman. Artinya, pengguna tidak dapat melihat halaman hingga pemeriksaan selesai. Untuk meningkatkan kecepatan pemuatan Chrome, setelah Chrome 122, pemeriksaan dengan daftar Safe Browsing sisi server tidak akan lagi memblokir pemuatan halaman.
Kami telah mengevaluasi risikonya dan menerapkan mitigasi:
- Untuk melindungi dari eksploitasi langsung terhadap browser, pemeriksaan daftar lokal akan tetap dilakukan secara sinkron sehingga payload berbahaya tidak dapat berjalan hingga pemeriksaan daftar lokal selesai.
- Untuk melindungi dari serangan phishing, kami telah mempelajari data dan menyimpulkan bahwa pengguna kemungkinan tidak akan berinteraksi secara signifikan dengan halaman tersebut (misalnya mengetik sandi) saat kami menampilkan peringatan.
- Chrome 122 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Peluncuran fitur
- Peningkatan kualitas peringatan download di halaman Download Chrome
Untuk membantu mengurangi konsekuensi download malware, kami membersihkan string dan pola peringatan download desktop agar jelas dan konsisten.
- Chrome 122 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows, Fuchsia: Peluncuran fitur

- Membuka tab terakhir di perangkat mana pun
Chrome akan memberikan pintasan cepat ke tab terakhir yang dibuka dengan profil pengguna sama di perangkat mana pun dalam 24 jam terakhir, agar pengguna dapat melanjutkan tab tersebut. Admin akan dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan perusahaan yang sudah ada, SyncTypesListDisabled.
- Chrome 123 di iOS: Peluncuran fitur
- Sinkronisasi Chrome mengakhiri dukungan untuk Chrome 81 dan versi sebelumnya
Sinkronisasi Chrome tidak akan lagi mendukung Chrome 81 dan versi sebelumnya. Anda harus melakukan upgrade ke versi Chrome yang lebih baru jika ingin terus menggunakan Sinkronisasi Chrome.
- Chrome 123 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Perubahan akan diterapkan.
- Penghentian penggunaan dan penghapusan WebSQL
Dengan adanya SQLite WASM sebagai pengganti resmi, kami berencana menghapus WebSQL sepenuhnya. Pembaruan ini akan membantu menjaga keamanan pengguna.
Standar Database Web SQL pertama kali diusulkan pada April 2009 dan ditinggalkan pada November 2010. Gecko tidak pernah menerapkan fitur ini dan WebKit menghentikan penggunaan fitur ini pada tahun 2019. W3C mendorong mereka yang membutuhkan database web untuk menggunakan Web Storage atau Indexed Database.
Sejak WebSQL dirilis, kami mengalami kesulitan untuk menjaga keamanan pengguna kami. SQLite awalnya tidak dirancang untuk menjalankan pernyataan SQL berbahaya, tetapi dengan WebSQL kami harus melakukan hal ini. Keharusan untuk bereaksi terhadap masalah stabilitas dan keamanan yang terus muncul merupakan risiko yang tidak dapat diprediksi bagi tim penyimpanan.
- Chrome 101: Pada Chrome 101, kebijakan WebSQLAccess ditambahkan. WebSQL akan tersedia jika kebijakan ini diaktifkan, sementara kebijakan ini tersedia hingga Chrome 123.
- Chrome 115: Pesan penghentian penggunaan ditambahkan ke konsol.
- Chrome 117: Pada Chrome 117, Uji Coba Penghentian Penggunaan WebSQL dimulai. Uji coba ini akan berakhir pada Chrome 123. Selama periode uji coba, token uji coba penghentian penggunaan diperlukan agar fitur tersedia.
- Chrome 119: Mulai Chrome 119, WebSQL tidak lagi tersedia. Akses ke fitur ini tersedia hingga Chrome 123 menggunakan kebijakan WebSQLAccess, atau token uji coba penghentian penggunaan.
- Chrome 123: di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows, Android: Mulai Chrome 123, kebijakan WebSQLAccess dan uji coba penghentian penggunaan, yang memungkinkan tersedianya WebSQL, tidak akan tersedia lagi.
- Penghentian penggunaan kebijakan Enterprise ThrottleNonVisibleCrossOriginIframesAllowed
Perubahan kode pokok (throttling same-process, cross-origin display:none iframes) yang digantikan oleh kebijakan Enterprise ThrottleNonVisibleCrossOriginIframesAllowed telah diaktifkan dalam rilis stabil sejak awal tahun 2023. Karena masalah umum telah tertangani, kami berencana menghapus kebijakan Enterprise ThrottleNonVisibleCrossOriginIframesAllowed paling lambat pada Chrome 124. Diskusi seputar masalah throttling (dan penyelesaiannya) dapat ditemukan di https://bugs.chromium.org/p/chromium/issues/detail?id=958475.
- Chrome 124: ThrottleNonVisibleCrossOriginIframesAllowed dihapus
- Penghapusan dukungan untuk UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled
Kami berencana untuk menghentikan penggunaan kebijakan UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled karena algoritma GREASE yang baru telah diaktifkan secara default selama lebih dari satu tahun Kebijakan ini pada akhirnya akan dihapus.
- Chrome 124 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Kebijakan tidak digunakan lagi
- Chrome 126 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Kebijakan dihapus
- Rencana penghentian penggunaan: Peristiwa Mutasi
Peristiwa Mutasi Sinkron, termasuk DOMSubtreeModified, DOMNodeInserted, DOMNodeRemoved, DOMNodeRemovedFromDocument, DOMNodeInsertedIntoDocument, dan DOMCharacterDataModified, berpengaruh negatif terhadap performa halaman, dan juga meningkatkan kompleksitas penambahan fitur baru ke Web secara signifikan. API ini tidak digunakan lagi dari spesifikasinya pada tahun 2011, dan diganti (pada tahun 2012) dengan Mutation Observer API yang jauh lebih baik. Penggunaan Peristiwa Mutasi yang sudah tidak berlaku harus dihapus atau dimigrasikan ke Mutation Observer.
- Chrome 127 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Peristiwa Mutasi akan berhenti berfungsi pada Chrome 127, sekitar 30 Juli 2024.
- Penghapusan kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
Pada Chrome 79, kami telah memperkenalkan kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList untuk mengembalikan perilaku cookie SameSite ke perilaku lama pada domain yang ditentukan. Masa berlaku kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList telah diperpanjang dan akan dihapus pada versi yang tercantum di bawah.
- Chrome 128 di Android, ChromeOS, Linux, MacOS, Windows: Penghapusan kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
- Ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3 paling lambat Juni 2025
Ekstensi harus diperbarui untuk memanfaatkan Manifes V3. Ekstensi Chrome akan ditransisikan ke versi manifes baru, Manifes V3. Manifes baru ini akan meningkatkan privasi pengguna, misalnya dengan beralih ke model tempat ekstensi mengubah permintaan secara deklaratif, tanpa dapat melihat permintaan satu per satu. Manifes baru ini juga meningkatkan keamanan ekstensi, karena kode yang dihosting jarak jauh tidak akan diizinkan di Manifes V3.
Mulai Juni 2024, Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 yang berjalan di browser. Kebijakan Enterprise - ExtensionManifestV2Availability - tersedia untuk mengontrol apakah ekstensi Manifes v2 diizinkan atau tidak. Kebijakan ini dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Selain itu, komputer yang mengaktifkan kebijakan tersebut tidak akan mengalami penonaktifan ekstensi Manifes V2 hingga tahun berikutnya, yaitu Juni 2025, dan pada saat itu kebijakan tersebut akan dihapus.
Anda dapat melihat versi Manifes mana yang sedang digunakan oleh semua ekstensi Chrome yang berjalan di perangkat Anda menggunakan halaman penggunaan Aplikasi & ekstensi di Pengelolaan Cloud Browser Chrome. Baca selengkapnya di Linimasa manifes, termasuk:
- Chrome 110 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Kebijakan Enterprise ExtensionManifestV2Availability tersedia untuk mengontrol apakah ekstensi Manifes v2 diizinkan atau tidak. Kebijakan ini dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Setelah migrasi, kebijakan tersebut akan mengizinkan Anda memperpanjang penggunaan ekstensi Manifes V2.
- Chrome 127 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 di perangkat pengguna. Hanya pengguna yang mengaktifkan kebijakan perusahaan ExtensionManifestV2Availability yang akan dapat terus menggunakan ekstensi Manifes V2 di organisasi mereka.
- Chrome 139 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, MacOS, Windows: Penghapusan kebijakan ExtensionManifestV2Availability.
Perubahan ChromeOS mendatang
- Migrasi Bluetooth ChromeOS Flex

ChromeOS Flex akan diupgrade ke stack bluetooth Floss di ChromeOS 122. Sebagai bagian dari upgrade ini, perangkat berikut tidak akan lagi mendukung fungsi bluetooth. Jika fungsi bluetooth sangat penting untuk perangkat ini, sebaiknya pindahkan perangkat ini ke saluran LTS untuk memperpanjang fungsi bluetooth hingga Oktober 2024.
- HP Probook 4530s
- Lenovo ThinkPad T420
- HP Elitebook 8460p
- Apple iMac 11,2
- Lenovo ThinkPad x220
- Dell Vostro 3550
- HP 3115m
- HP Elitebook 2560p
- HP ProBook 6465b
- Lenovo ThinkPad L420
- Tampilan baru untuk media player ChromeOS

Media player ChromeOS akan segera memiliki tombol dan warna yang lebih besar untuk menyesuaikan wallpaper Anda. Media player ditampilkan saat Anda memutar video atau audio (seperti Spotify atau YouTube) di Setelan Cepat. Anda dapat mengklik ikon pin untuk memindahkan media player ke rak. Selain mengontrol media yang sedang ditransmisikan, Anda juga dapat mentransmisikan media web ke speaker atau layar di jaringan lokal Anda.

- Penonaktifan aplikasi oleh Admin di MGS

Hingga sekarang, Sesi Tamu Terkelola (MGS) mencakup beberapa aplikasi (aplikasi Jelajahi, Galeri, dan Terminal) yang tersedia untuk pengguna. Dengan kebijakan SystemFeaturesDisableList, Admin nantinya akan dapat menonaktifkan aplikasi tersebut, dan memblokir serta menyembunyikannya dari pengguna di seluruh perusahaan Anda.
- Penghemat Baterai

Mulai ChromeOS 122, Penghemat Baterai akan tersedia untuk mengurangi kecerahan layar dan lampu latar keyboard, membatasi kecepatan refresh layar dan anggaran komputasi yang tersedia, serta menonaktifkan fungsi latar belakang tertentu yang menggunakan banyak energi agar pengguna dapat mengoptimalkan daya tahan baterai perangkat mereka. Fitur ini akan membantu saat mereka memerlukan beberapa menit terakhir untuk menyelesaikan tugas dan tidak membawa pengisi daya. Fitur ini akan otomatis diaktifkan saat level baterai pengguna mencapai 20%.
Perubahan konsol Admin mendatang
- Penghapusan browser tidak aktif di Pengelolaan Cloud Browser Chrome
Mulai Chrome 124, kebijakan penghapusan Periode tidak aktif untuk browser akan otomatis menghapus data browser di konsol Admin untuk browser terkelola yang tidak menghubungi server selama lebih dari jangka waktu tidak aktif yang ditentukan oleh kebijakan. Saat kebijakan dirilis, jangka waktu tidak aktif akan memiliki nilai default 540 hari. Semua browser terdaftar yang tidak aktif selama lebih dari 540 hari akan segera dihapus dari akun Anda setelah kebijakan ini dirilis. Administrator dapat mengubah nilai periode tidak aktif menggunakan kebijakan ini. Nilai maksimum untuk menentukan periode tidak aktif browser adalah 730 hari dan nilai minimumnya adalah 28 hari.
Jika Anda menurunkan nilai kebijakan yang ditetapkan, tindakan tersebut mungkin akan berdampak global pada semua browser yang saat ini terdaftar. Semua browser yang terpengaruh akan dianggap tidak aktif dan, oleh karena itu, akan dihapus secara permanen. Untuk memastikan browser yang dihapus mendaftar ulang secara otomatis saat dimulai ulang lagi, tetapkan nilai kebijakan Pengelolaan Token Perangkat ke Hapus token sebelum menurunkan nilai kebijakan ini. Token pendaftaran di browser tersebut harus tetap valid pada saat perangkat dimulai ulang.
- Mulai Chrome 122: UI kebijakan penghapusan Periode tidak aktif untuk browser akan tersedia untuk akses awal di konsol Admin. Bagi admin IT yang merasa periode default 18 bulan tidak cukup, periode ini akan memungkinkan mereka secara eksplisit menetapkan nilai kebijakan (periode waktu tidak aktif) beberapa minggu sebelum dimulai penghapusan sebenarnya.
- Laporan Teknologi Lama
Mulai Chrome 122, laporan Teknologi Lama akan tersedia di konsol Admin dan secara proaktif akan melaporkan situs (baik internal maupun eksternal) yang menggunakan teknologi yang tidak akan digunakan lagi, misalnya, cookie pihak ketiga, perubahan cookie SameSite, dan protokol keamanan lama seperti TLS 1.0/1.1 serta cookie pihak ketiga. Dengan informasi ini, administrator IT dapat bekerja sama dengan developer untuk merencanakan migrasi teknologi yang diperlukan sebelum penghapusan fitur karena penghentian penggunaan diberlakukan.
Fitur ini sekarang dirilis dalam program Penguji Tepercaya kami. Jika tertarik untuk membantu kami menguji fitur ini, Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya Chrome Enterprise di sini.
- Mulai Chrome 122 di Linux, MacOS, Windows

Chrome 120
Update browser Chrome
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Layar pemilihan Mesin Telusur default
✓
Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome (3PCD)
✓
Mengganti nama Kebijakan Perusahaan FirstPartySets menjadi RelatedWebsiteSets
✓
✓
Chrome Web Store: Peningkatan UX
✓
Pemeriksaan Keamanan yang telah diperbarui di Desktop
✓
Toolbar responsif di Chrome Desktop
✓
Chrome di Android tidak lagi mendukung Android Nougat
✓
Pelacakan paket (khusus iOS)
✓
Menghapus awalan -webkit-background-clip untuk teks dan menjadikannya alias
✓
Kebijakan pengguna Chrome untuk iOS
✓
Pemisahan profil Chrome: kebijakan baru
✓
Bermigrasi dari URL data di SVGUseElement
✓
✓
Pengelola Sandi: berbagi sandi
✓
✓
Menghapus rekomendasi dukungan dari beberapa kebijakan
✓
Menyimpan gambar ke Google Foto di iOS
✓
Menghapus penerapan menyeluruh origin yang sama di CSPEE
✓
Menutup permintaan untuk CloseWatcher, <dialog>, dan popover=""
✓
Menghentikan penggunaan dan menghapus dukungan Theora
✓
Izin sinyal perangkat yang tidak dikelola
✓
Interaksi pencetakan yang dipindahkan ke proses layanan
✓
Layanan Saran Izin Berbasis URL
✓
Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome
✓
Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
✓
Update ChromeOS
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Kontrol baru untuk akselerasi scroll mouse
✓
Peningkatan perilaku Alt + klik
✓
Peristiwa Autentikasi XDR
✓
Cubit untuk Mengubah Ukuran pada PiP
✓
Tampilan baru untuk Pemilih Emoji
✓
Pintasan Keyboard - Mengaktifkan tombol F11-F12
✓
Penghentian dukungan untuk container media dan codec ChromeOS lama
✓
Tombol Desktop Virtual ChromeOS
✓
Detail Aplikasi di Pengelolaan Aplikasi
✓
Update konsol Admin
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Kebijakan baru di konsol Admin
✓
Perubahan browser Chrome mendatang
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Fitur AI generatif
✓
Arsip terenkripsi yang lebih aman untuk pengguna Safe Browsing Standar
✓
Prompt izin untuk Web MIDI API
✓
Layanan Jaringan di Windows akan di-sandbox
✓
Pengambilan Link Pengguna di PWA - Windows, Mac, dan Linux
✓
Navigasi Panel Samping: Menyematkan/Melepas Sematan
✓
SharedImages untuk Dekode Video PPAPI
✓
Meniadakan peristiwa penghapusan muatan
✓
Membuka tab terakhir melalui perangkat mana pun
✓
Menghapus dukungan untuk UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled
✓
Sinkronisasi Chrome mengakhiri dukungan untuk Chrome 81 dan yang lebih lama
✓
✓
Menghentikan penggunaan dan menghapus WebSQL
✓
Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
✓
Rencana penghentian penggunaan: Peristiwa Mutasi
✓
Ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3 paling lambat Juni 2025
✓
✓
✓
Perubahan ChromeOS mendatang
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Dukungan Akhir Perangkat ChromeOS Flex
✓
Migrasi Bluetooth ChromeOS Flex
✓
Menetapkan durasi screensaver
✓
Tampilan baru untuk media player ChromeOS
✓
Mengintegrasikan peristiwa DLP ke alat investigasi keamanan
✓
Batasan file Kontrol Data ChromeOS
✓
Notifikasi yang ditingkatkan untuk aplikasi tersemat
✓
Opsi baru sinkronisasi ChromeOS
✓
✓
Penonaktifan aplikasi oleh Admin di MGS
✓
Perubahan konsol Admin mendatang
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Penghapusan browser tidak aktif di Pengelolaan Cloud Browser Chrome
✓
Laporan penggunaan Aplikasi & Ekstensi: Menyoroti ekstensi yang dihapus dari Chrome Web Store
✓
Laporan Teknologi lama
✓
Laporan error Chrome
✓
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update browser Chrome
- Layar pemilihan Mesin Telusur default

Mulai Chrome 120, pengguna akhir versi bisnis mungkin diminta memilih mesin telusur default mereka dalam Chrome.
Sebagai bagian dari upaya kami untuk memenuhi kepatuhan terhadap DMA, beberapa pengguna akan diminta memilih mesin telusur default untuk Chrome. Permintaan ini mengontrol setelan mesin telusur default, yang saat ini tersedia di chrome://settings/search. Kebijakan perusahaan, DefaultSearchProviderEnabled dan DefaultSearchProviderSearchUrl, akan terus mengontrol setelan ini seperti biasanya jika telah disetel oleh admin IT. Baca informasi selengkapnya tentang kebijakan ini dan grup atom terkait.
- Chrome 120 di iOS, ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows: 1% pengguna akan mulai mendapatkan layar pemilihan mesin telusur default di Chrome 120. 100% di Chrome 122 untuk pengguna yang relevan.
- Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga (3PCD) Chrome

Di Chrome 120 dan seterusnya (Jan 2024), cookie pihak ketiga akan dinonaktifkan secara global untuk 1% traffic Chrome, sebagai bagian dari pengujian yang difasilitasi Chrome dalam kolaborasi dengan CMA. Periode pengujian yang difasilitasi ini memungkinkan situs mempelajari cara beroperasi tanpa cookie pihak ketiga. Karena fitur anti-pelacakan kembali juga merupakan bagian dari 3PCD, pengguna dalam grup ini yang memblokir cookie pihak ketiga akan menerapkan mitigasi pelacakan kembali, sehingga statusnya dihapus untuk situs yang diklasifikasikan sebagai pelacak kembali. Sebagian besar pengguna versi bisnis akan otomatis dikecualikan dari grup eksperimen ini. Namun, sebaiknya admin secara proaktif menggunakan kebijakan BlockThirdPartyCookies dan CookiesAllowedForUrls untuk mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga dan menonaktifkan browser terkelola mereka sebelum eksperimen. Tindakan ini akan memberi waktu bagi perusahaan untuk melakukan perubahan yang diperlukan agar tidak mengandalkan kebijakan ini atau cookie pihak ketiga.
Kami berencana menyediakan lebih banyak alat (seperti Laporan Teknologi Lama) untuk membantu mengidentifikasi kasus penggunaan cookie pihak ketiga. Admin dapat menyetel kebijakan BlockThirdPartyCookies ke salah (false) untuk mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga pada semua situs, tetapi ini akan mencegah pengguna mengubah setelan tersebut di Chrome. Atau, untuk mencegah kerusakan, Anda juga dapat menetapkan kebijakan CookiesAllowedForUrls untuk mengizinkan aplikasi perusahaan Anda menerima cookie pihak ketiga.
Untuk pengguna akhir versi bisnis yang dimasukkan ke dalam grup eksperimen ini dan yang tidak dicakup oleh salah satu kebijakan admin perusahaan, mereka dapat menggunakan kontrol Pengabaian Pengguna (“ikon mata” di omnibox) guna mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga untuk sementara selama 90 hari di situs tertentu bila diperlukan. Kebijakan admin perusahaan akan mengganti kontrol Pengabaian Pengguna, misalnya, menetapkan kebijakan BlockThirdPartyCookies ke benar (true) akan menonaktifkan cookie pihak ketiga untuk semua situs dan mencegah pengguna menggunakan kontrol Pengabaian Pengguna ini.
Fitur anti-pelacakan kembali juga dicakup oleh kebijakan yang sama seperti cookie dan diterapkan saat situs dengan pelacakan kembali tidak diizinkan untuk memiliki/menerima cookie pihak ketiga. Oleh karena itu, menetapkan kebijakan BlockThirdPartyCookies ke salah (false), atau menetapkan kebijakan CookiesAllowedForUrls untuk suatu situs, akan mencegah mitigasi pelacakan kembali agar tidak menghapus status situs.
Integrasi SaaS perusahaan yang digunakan dalam konteks lintas situs untuk kasus penggunaan non-iklan dapat mendaftar ke uji coba penghentian penggunaan cookie pihak ketiga untuk terus mengakses cookie pihak ketiga selama jangka waktu terbatas.
Fitur heuristik akan memberikan akses cookie pihak ketiga sementara dalam skenario terbatas berdasarkan perilaku pengguna. Hal ini mengurangi kerusakan situs yang disebabkan oleh penghentian penggunaan cookie pihak ketiga dalam pola yang sudah ada seperti pengalihan dan pop-up penyedia identitas.
Untuk mengetahui detail selengkapnya tentang cara melakukan persiapan, memberikan masukan, dan melaporkan potensi masalah situs, lihat Mode B: Penghentian penggunaan 1% cookie pihak ketiga di bagian blog dan Mempersiapkan penghentian penggunaan cookie pihak ketiga.
- Chrome 120 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows
Cookie pihak ketiga untuk 1% traffic global telah dinonaktifkan. Jika memungkinkan, pengguna versi bisnis akan dikecualikan dari proses ini secara otomatis, dan kebijakan untuk mengganti perubahan tersebut akan tersedia.
- Mengganti nama kebijakan FirstPartySets menjadi RelatedWebsiteSets

Kebijakan perusahaan FirstPartySetsEnabled dan FirstPartySetsOverrides masing-masing diganti namanya menjadi RelatedWebsiteSetsEnabled dan RelatedWebsiteSetsOverrides. Tidak ada perubahan pada perilaku kebijakan. Ke depannya, administrator harus menggunakan kebijakan baru RelatedWebsiteSetsEnabled dan RelatedWebsiteSetsOverrides. Untuk mempelajari lebih lanjut penggantian nama ini, buka https://developer.chrome.com/blog/related-website-sets/
- Chrome 120 di Android, Chrome OS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows, Fuchsia
- Chrome Web Store: Peningkatan UX

Tim Chrome memperkenalkan Chrome Web Store dengan desain baru yang menyederhanakan proses pencarian dan pengelolaan ekstensi. Bersamaan dengan antarmuka yang modern dan lebih segar, toko ini memperkenalkan kategori ekstensi baru, termasuk Ekstensi yang didukung AI dan Sorotan Editor. Peningkatan ini akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang.
Untuk sementara, pengguna dapat beralih kembali ke tata letak toko asli dengan mengklik tiga titik di samping avatar profil dan memilih Kembalikan ke Chrome Web Store asli. Opsi sementara ini akan dinonaktifkan pada Januari 2024 dan tidak dapat dikontrol secara terpusat oleh administrator.
Perusahaan akan terus memiliki akses ke kebijakan perusahaan mereka dalam UX Chrome Store yang baru.
Chrome Web Store yang telah diperbarui juga akan menampilkan bagian khusus untuk ekstensi khusus untuk domain Anda. Untuk mengetahui detail selengkapnya tentang cara memublikasikan ekstensi pribadi, lihat Opsi Publikasi Perusahaan.
Perlu diketahui bahwa ada masalah umum terkait ExtensionSettings, yaitu blocked_install_message tidak muncul dengan benar di UX Chrome Store baru dan sedang kami perbaiki.
- Pemeriksaan Keamanan yang telah diperbarui di Desktop

Di Chrome 120, kami mulai meluncurkan Pemeriksaan Keamanan proaktif baru yang secara rutin memeriksa browser untuk menemukan masalah terkait keamanan dan memberi tahu pengguna jika ada sesuatu yang membutuhkan perhatian mereka. Peluncuran ini juga memperkenalkan halaman baru dengan informasi dan tindakan proaktif terkait keamanan Chrome yang disesuaikan untuk setiap pengguna dan dirancang untuk memudahkan pengguna agar tetap aman saat online.
- Chrome 120 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows

- Toolbar responsif di Chrome Desktop

Pelanggan Chrome Desktop dengan berbagai perangkat dan mode input (misalnya, Mouse atau Sentuh) akan dapat menggunakan toolbar yang merespons perubahan ukuran jendela secara mulus. Hal ini terjadi saat pengguna mengubah ukurannya secara manual atau memanfaatkan alat pengelolaan jendela dalam sistem operasi selain menu tambahan.
- Chrome 120 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows
- Chrome di Android tidak akan lagi mendukung Android Nougat

Versi terakhir Chrome yang mendukung Android Nougat adalah Chrome 119. Versi ini menyertakan pesan untuk pengguna yang terpengaruh bahwa mereka perlu mengupgrade sistem operasi mereka.
Chrome 120 tidak mendukung atau tersedia untuk pengguna Android Nougat.
- Chrome 120 di Android: Chrome di Android tidak lagi mendukung Android Nougat
- Pelacakan paket (khusus iOS)

Pengguna dapat mengaktifkan fitur pelacakan paket baru yang menghasilkan perkiraan tanggal pengiriman dan status paket yang muncul di kartu baru pada halaman Tab baru. Fitur ini hanya didukung untuk pengguna en-US dan khusus untuk paket yang dikirim melalui FedEx dan USPS. Jika perlu, Anda dapat menonaktifkan fitur ini menggunakan kebijakan baru yang disebut ParcelTrackingEnabled.
- Chrome 120 di iOS: peluncuran fitur

- Menghapus awalan -webkit-background-clip untuk teks dan menjadikannya alias

Chrome mengizinkan penggunaan versi tanpa awalan untuk background-clip: text dan menjadikan -webkit-background-clip sebagai alias untuk background-clip. Perubahan ini juga menghentikan dukungan untuk kata kunci tanpa akhiran (konten, padding, dan batas)..
- Chrome 120 di Windows, Mac, Linux, Android
- Kebijakan pengguna Chrome untuk iOS

Dengan kebijakan pengguna Chrome untuk iOS, admin dapat menerapkan kebijakan dan preferensi di seluruh perangkat pengguna. Setelan diterapkan setiap kali pengguna login ke browser Chrome dengan akun terkelola mereka di perangkat apa pun, termasuk perangkat pribadi.
Mulai Chrome 120, untuk memberikan konsistensi pada iOS, pengguna akhir terkelola akan mulai melihat pemberitahuan pengelolaan yang menyatakan bahwa organisasi mereka mengelola akun yang mereka gunakan untuk login. Di Chrome 121, admin dapat mengaktifkan fungsi ini di konsol Admin pada setelan Chrome di iOS. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Menetapkan kebijakan Chrome untuk pengguna atau browser.
- Chrome 120 di iOS: Fitur mulai diluncurkan secara bertahap.

- Pemisahan profil Chrome: kebijakan baru

Tiga kebijakan baru kini tersedia untuk membantu Anda mengonfigurasi profil perusahaan: ProfileSeparationSettings, ProfileSeparationDataMigrationSettings, ProfileSeparationDomainExceptionList. Kebijakan ini lebih diutamakan daripada ManagedAccountsSigninRestriction dan EnterpriseProfileCreationKeepBrowsingData.
- Chrome 120 di Linux, Mac, Windows
- Bermigrasi dari URL data di SVGUseElement

Spesifikasi SVG belum lama ini diperbarui untuk menghapus dukungan data: URL di SVGUseElement. Perubahan ini meningkatkan keamanan platform Web serta kompatibilitas antar-browser karena Webkit tidak mendukung data: URL di SVGUseElement. Untuk membaca lebih lanjut, lihat postingan blog ini.
Menetapkan data: URL di SVGUseElement dapat menyebabkan pengabaian Pembuatan Skrip Lintas Situs (XSS) dan Jenis Tepercaya.
Bagi perusahaan yang memerlukan waktu tambahan untuk melakukan migrasi, kebijakan DataUrlInSvgUseEnabled akan tersedia sampai Chrome 128 guna mengaktifkan kembali dukungan untuk data: URL di SVGUseElement.
- Chrome 120 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows, Fuchsia: Menghapus dukungan untuk
data: URL di SVGUseElement
- Pengelola Sandi: berbagi sandi

Pengelola Sandi memungkinkan pengguna untuk berbagi sandi dengan anggota Grup Keluarga Google mereka (sesuai konfigurasi Akun Google mereka). Pengguna hanya dapat membagikan satu sandi dalam satu waktu. Pengguna tidak dapat membagikan sandi secara massal. Sandi yang dibagikan tidak dapat diperbarui atau dicabut pengirim.
Sebagai admin perusahaan, Anda dapat menggunakan kebijakan PasswordSharingEnabled untuk menonaktifkan fitur berbagi untuk semua pengguna.
- Chrome 120 di iOS, Chrome OS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows, Fuchsia
- Menghapus dukungan yang direkomendasikan dari beberapa kebijakan

Beberapa kebijakan dapat diterapkan sesuai rekomendasi, sehingga admin dapat menetapkan nilai awal yang nantinya dapat diubah pengguna akhir. Di Chrome 119, dukungan yang direkomendasikan telah dihapus dari beberapa kebijakan yang tidak dapat dikonfigurasi oleh pengguna.
Kebijakan terpengaruh yang sebelumnya ditetapkan sesuai rekomendasi kini harus diubah menjadi wajib agar dapat terus berlaku.
- Chrome 119 di Linux, Mac, Windows: Dukungan yang direkomendasikan akan dihapus dari kebijakan perusahaan PrintPdfAsImageDefault.
- Chrome 120 di Android, Linux, Mac, Windows: Dukungan yang direkomendasikan akan dihapus dari kebijakan perusahaan berikut:
- PasswordDismissCompromisedAlertEnabled
- Menyimpan gambar ke Google Foto di iOS

Saat pengguna yang login menekan lama sebuah gambar di Chrome, dia dapat menyimpannya langsung ke Google Foto. Terdapat opsi untuk menyimpan gambar ke akun mana pun yang login di perangkat. Anda dapat menggunakan kebijakan ContextMenuPhotoSharingSettings untuk mengaktifkan fitur ini.
- Chrome 119 di iOS: Pengguna dapat menyimpan gambar langsung ke Google Foto
- Chrome 120 di iOS: Kebijakan baru, ContextMenuPhotoSharingSettings , diperkenalkan untuk mengontrol fungsi ini

- Menghapus penerapan menyeluruh origin yang sama di CSPEE

Chrome 120 menghapus perlakuan khusus untuk iframe origin yang sama dari Penerapan Sematan CSP.
Hal ini selaras dengan perilaku Penerapan Sematan CSP untuk iframe lintas origin dan iframe origin yang sama. Untuk membaca lebih lanjut, lihat ChromeStatus.
- Chrome 120 di Windows, Mac, Linux, Android
- Permintaan tutup untuk CloseWatcher, <dialog>, dan popover=""

Permintaan tutup adalah konsep baru saat pengguna meminta untuk menutup sesuatu yang saat ini terbuka, menggunakan tombol Esc di desktop atau gestur kembali atau tombol di Android. Pengintegrasian Permintaan tutup ke Chromium disertai dengan dua perubahan:
- CloseWatcher, API baru untuk langsung memproses dan merespons permintaan tutup.
- Upgrade pada
<dialog> dan popover="" untuk menggunakan framework permintaan tutup baru, sehingga framework tersebut merespons tombol kembali di Android.
- Chrome 120 di Windows, Mac, Linux, Android
- Menghentikan penggunaan dan menghapus dukungan Theora

Chrome 120 menghentikan penggunaan dan menghapus dukungan untuk codec video Theora di desktop Chrome, karena risiko keamanan yang muncul. Penggunaan Theora yang rendah (dan sekarang sering kali tidak benar) tidak lagi sesuai dengan dukungan untuk sebagian besar pengguna. Penampung Ogg akan tetap didukung. Rencana kami adalah mulai mengeskalasi eksperimen yang menonaktifkan dukungan Theora di Chrome 120. Jika pengguna mengalami masalah saat memutar video tertentu, mereka dapat mengaktifkan kembali dukungan melalui chrome://flags/#theora-video-codec jika diperlukan hingga Chrome 123. Anda dapat menemukan info selengkapnya di Status Chrome.
- Chrome 120 di ChromeOS, LaCrOS, Windows, Mac, Linux
- Izin sinyal perangkat yang tidak dikelola

Fitur ini memperkenalkan dialog pop-up izin baru, yang mengumpulkan izin pengguna terkait pengambilan sinyal perangkat dari perangkat mereka.
Dialog ini hanya ditampilkan untuk pengguna yang memenuhi kondisi berikut:
- pengguna dikelola
- perangkat pengguna saat ini tidak dikelola
- admin pengguna mengaktifkan layanan kepercayaan perangkat
- admin pengguna tidak secara khusus menonaktifkan fitur ini dan kebijakan terkait
- Chrome 120 di Linux, Mac, Windows

- Interaksi pencetakan dipindahkan ke proses layanan

Di Chrome 120, beberapa pengguna melakukan interaksi pencetakan dengan sistem operasi yang dilakukan dalam proses layanan terpisah. Memindahkan interaksi ini dari proses browser akan meningkatkan stabilitas browser. Perubahan ini juga meningkatkan responsivitas antarmuka pengguna Pratinjau Cetak. Kebijakan perusahaan OopPrintDriversAllowed tersedia untuk kembali melakukan interaksi pencetakan platform dari proses browser.
- Layanan Saran Izin Berbasis URL

Chrome mengupgrade Layanan Saran Izin di perangkatnya. Sebelumnya, permintaan ke server Chrome untuk layanan saran izin tidak berisi URL. Kini Chrome akan menambahkan sinyal berbasis URL ke layanan saran. Admin sebelumnya dapat menonaktifkan pengiriman permintaan ke Chrome dengan menyetel kebijakan SafeBrowsingProtectionLevel ke 1, 0, atau tidak disetel. Setelah update ini, kebijakan SafeBrowsingProtectionLevel tidak akan lagi mengaktifkan/menonaktifkan Layanan Saran Izin.
Layanan Saran Izin kini dilindungi oleh kebijakan pengumpulan data anonim yang menyertakan URL yang sudah ada: UrlKeyedAnonymizedDataCollectionEnabled.
- Chrome 120 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: 1% eksperimen stabil
- Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome
Kebijakan
Deskripsi
ExtensionInstallTypeBlocklist
Daftar yang tidak diizinkan untuk jenis penginstalan ekstensi
RelatedWebsiteSetsOverrides
Mengganti Set Situs Terkait
RelatedWebsiteSetsEnabled
Mengaktifkan Set Situs Terkait
DataUrlInSvgUseEnabled
Dukungan URL data untuk SVGUseElement
ContextMenuPhotoSharingSettings
Mengizinkan penyimpanan gambar secara langsung ke Google Foto (tersedia di iOS)
NativeHostsExecutablesLaunchDirectly
Memaksa Host Pesan Native Windows yang dapat dieksekusi agar diluncurkan secara langsung
IPv6ReachabilityOverrideEnabled
Mengaktifkan penggantian pemeriksaan keterjangkauan IPv6
PasswordSharingEnabled
Mengaktifkan berbagi kredensial pengguna dengan pengguna lain
PrivateNetworkAccessRestrictionsEnabled
Menentukan apakah akan menerapkan batasan untuk permintaan ke endpoint jaringan yang lebih pribadi
Update ChromeOS
- Kontrol baru untuk akselerasi scroll mouse

ChromeOS 120 akan menambahkan kontrol baru yang memungkinkan pengguna menonaktifkan akselerasi scroll mouse dan menyesuaikan kecepatan scroll.
- Peningkatan perilaku Alt + click

Anda dapat mengonfigurasi perilaku klik kanan menggunakan keyboard dan touchpad. Anda dapat mengonfigurasi setelan untuk tindakan seperti Home, End, dan Page Up di subhalaman Sesuaikan tombol keyboard.
- Peristiwa Autentikasi XDR

Peristiwa Autentikasi (login/out lock/unlock) kini dapat diaktifkan sebagai bagian dari Deteksi dan Respons yang Diperluas (XDR) di ChromeOS. Setelah peluncuran selesai, sistem XDR dapat menggunakan peristiwa ini untuk memberikan insight tentang postur keamanan perangkat.
- Cubit untuk Mengubah Ukuran pada PiP

Picture-in-Picture (PiP) kini dapat diubah ukurannya dengan mencubit. Cukup letakkan dua jari di jendela, lalu cubit atau rentangkan jari untuk menemukan ukuran yang tepat untuk layar Anda.
- Tampilan baru untuk Pemilih Emoji

ChromeOS 120 menghadirkan palet warna baru yang dinamis ke Pemilih GIF dan Emoji yang mengambang.

- Pintasan Keyboard - Mengaktifkan tombol F11-F12

Sebagian besar keyboard ChromeOS kekurangan tombol F11 dan F12, yang merupakan fungsionalitas yang diharapkan dalam banyak aplikasi. Proposal ini akan menambahkan opsi untuk memetakan ulang tombol F11 dan F12 di bagian pemetaan ulang tombol Keyboard di Setelan.
- Penghentian dukungan untuk container media dan codec ChromeOS lama

Penghentian dukungan untuk codec video MPEG4 Part 2 dan container AVI diberlakukan di ChromeOS 120. Pengguna yang memerlukan fungsi ini dapat mengaktifkan kembali dukungan untuk sementara menggunakan chrome://flags/#cros-legacy-media-formats hingga ChromeOS 125. Setelah itu, dukungan akan dihapus.
- Tombol Desktop Virtual ChromeOS (Tombol Bento)

Tombol Bento adalah tombol rak yang tersedia untuk semua pengguna desktop virtual. Tombol ini akan memungkinkan akses cepat ke operasi desktop virtual untuk visualisasi, pengalihan, pembuatan, dan pemesanan desktop virtual. Jika sebelumnya telah menyimpan desktop virtual, pengguna juga dapat pergi ke library desktop virtual.
- Detail Aplikasi di Pengelolaan Aplikasi

Setelan kini menyertakan detail tambahan tentang aplikasi terinstal. Buka Setelan > Aplikasi > Kelola aplikasi Anda, pilih aplikasi untuk melihat penggunaan penyimpanan aplikasi, nomor versi, dan informasi tentang cara penginstalan aplikasi.
- Akhir dukungan perangkat ChromeOS Flex

Mulai 1 Januari 2024, perangkat yang dijadwalkan untuk berakhir dukungannya pada tahun 2023 tidak akan didukung lagi. Perangkat yang dibatalkan sertifikasinya mencakup perangkat yang tercantum di bawah. Untuk mengetahui daftar lengkap perangkat yang berakhir dukungannya, Anda dapat meninjau Daftar model tersertifikasi kami.
- HP Compaq 6005 Pro HP
- Compaq Elite 8100
- Lenovo ThinkCentre M77
- HP ProBook 6550b
- HP 630
- Dell Optiplex 980
Perangkat tersebut akan terus menerima update ChromeOS Flex, tetapi update ini tidak akan lagi diuji atau dikelola oleh tim Flex. Sebaiknya pelanggan mengupgrade ke perangkat ChromeOS yang lebih baru untuk mendapatkan manfaat dari fitur dan peningkatan keamanan baru.
Update konsol Admin
- Kebijakan baru di konsol Admin

Nama Kebijakan
Halaman
Didukung di
Kategori/Kolom
PowerManagementIdleSettings (perdupan layar, layar nonaktif, tindakan tidak ada aktivitas)
Pengguna, MGS
ChromeOS
Daya dan penonaktifan - Setelan tidak ada aktivitas
ScreenLockDelays
Pengguna, MGS
ChromeOS
Daya dan penonaktifan - Setelan tidak ada aktivitas
LidCloseAction
Pengguna, MGS
ChromeOS
Daya dan penonaktifan - Setelan tidak ada aktivitas
ChromeOsLockOnIdleSuspend (layar kunci saat penutup perangkat ditutup)
Pengguna, MGS
ChromeOS
Daya dan penonaktifan - Setelan tidak ada aktivitas
NativeHostsExecutablesLaunchDirectly
Pengguna
Browser Chrome
Setelan lainnya
ExtensionInstallTypeBlocklist
Setelan aplikasi tambahan
Browser Chrome
Setelan aplikasi tambahan
ContextMenuPhotoSharingSettings
Pengguna
Chrome untuk iOS
Setelan konten
PrivateNetworkAccessRestrictionsEnabled
Pengguna, MGS
ChromeOS, Browser Chrome, Chrome untuk Android
Setelan jaringan
DeviceFlexHwDataForProductImprovementEnabled
Perangkat
ChromeOS
Setelan lainnya
IPv6ReachabilityOverrideEnabled
Pengguna
ChromeOS, Browser Chrome, Chrome untuk Android
Setelan jaringan
DataUrlInSvgUseEnabled
Pengguna, MGS
ChromeOS, Browser Chrome, Chrome untuk Android
Keamanan
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser mendatang
- Fitur AI Generatif
Di Chrome 115, Google memperkenalkan integrasi AI Generatif (GenAI) pertamanya di Panel Samping Penelusuran. Mulai Chrome 121, fitur GenAI tambahan akan diluncurkan ke Chrome. Anda dapat memilih ikut serta melalui halaman chrome://settings baru. Kebijakan perusahaan akan tersedia saat peluncuran untuk mengontrol fitur ini. Detail selengkapnya akan disampaikan dalam pencapaian mendatang.
- (Paling awal) Chrome 121 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows
- Arsip terenkripsi yang lebih aman untuk pengguna Safe Browsing Standar
Pengguna Safe Browsing Standar akan diminta memasukkan sandi untuk beberapa download arsip yang dienkripsi. Sandi ini akan digunakan untuk mengumpulkan lebih banyak metadata tentang download (seperti hash file yang dimuat dan tanda tangan yang dapat dieksekusi), yang akan dikirim ke Google untuk mendapatkan hasil dengan kualitas yang lebih baik. Sandi tersebut akan tetap bersifat lokal. Anda dapat mengontrol fitur ini dengan kebijakan SafeBrowsingDeepScanningEnabled.
- Chrome 121 di Linux, Mac, Windows
- Prompt izin untuk Web MIDI API
Terdapat beberapa masalah yang dilaporkan mengenai akses tak bertanggung jawab pada Web MIDI API ke perangkat MIDI klien (bug). Untuk mengatasi masalah ini, Audio WG memutuskan untuk menambahkan izin eksplisit pada akses MIDI API umum. Awalnya, izin eksplisit hanya diperlukan untuk penggunaan MIDI lanjutan (pesan Eksklusif Sistem (SysEx)) di Chrome, dengan akses terbatas di balik prompt izin. Kami berencana untuk memperluas cakupan izin untuk penggunaan reguler MIDI API.
Saat ini, penggunaan pesan SysEx dengan Web MIDI API memerlukan izin eksplisit dari pengguna. Dengan implementasi ini, bahkan akses ke Web MIDI API yang tidak memiliki dukungan SysEx-pun akan memerlukan izin pengguna. Tiga kebijakan baru—DefaultMidiSetting, MidiAllowedForUrls, and MidiBlockedForUrls—akan tersedia untuk memungkinkan administrator memprakonfigurasi akses pengguna ke API.
- Chrome 121 di Windows, Mac, Linux, Android
- Layanan Jaringan di Windows akan di-sandbox
Untuk meningkatkan keamanan dan keandalan, layanan jaringan, yang sudah berjalan dalam prosesnya sendiri, akan di-sandbox di Windows. Sebagai bagian dari peningkatan ini, kode pihak ketiga yang saat ini dapat memodifikasi layanan jaringan, akan dapat dicegah. Pencegahan ini dapat menyebabkan masalah interoperabilitas dengan software yang memasukkan kode ke ruang proses Chrome, seperti software Pencegahan Kebocoran Data. Kebijakan NetworkServiceSandboxEnabled memungkinkan Anda menonaktifkan sandbox jika inkompatibilitas ditemukan. Anda dapat menguji sandbox di lingkungan Anda menggunakan petunjuk ini dan melaporkan masalah yang Anda temukan.
- Chrome 121 di Windows: Layanan Jaringan akan di-sandbox di Windows
- Pengambilan Link Pengguna di PWA - Windows, Mac, dan Linux
Link web akan otomatis mengarahkan pengguna ke aplikasi web terinstal. Agar lebih sesuai dengan ekspektasi pengguna seputar aplikasi web yang terinstal, Chrome akan memperlancar proses perpindahan antara browser dan aplikasi web yang terinstal. Saat pengguna mengklik link yang dapat ditangani oleh aplikasi web yang terinstal, Chrome akan menambahkan chip di kolom URL untuk menyarankan agar beralih ke aplikasi tersebut. Mengklik chip akan meluncurkan aplikasi secara langsung, atau membuka petak aplikasi yang dapat mendukung link tersebut. Untuk beberapa pengguna, mengklik link akan otomatis membuka aplikasi.
- Chrome 121 di Linux, Mac, Windows: Saat beberapa pengguna mengklik link, link tersebut akan selalu terbuka di PWA yang diinstal, sementara beberapa pengguna akan melihat link tersebut terbuka di tab baru dengan chip di kolom URL yang jika diklik akan meluncurkan aplikasi tersebut. Ini adalah eksperimen untuk menentukan apakah pengguna lebih menyukai link yang diluncurkan secara default atau tidak. Eksperimen akan berjalan pada Canary/Dev/Beta dan 1% Stabil.
- Chrome 123 di Linux, Mac, Windows: Berdasarkan hasil eksperimen di Chrome 121, kami akan meluncurkan ke 100% Stabil dengan setelan default aktif (selalu luncurkan aplikasi saat link diklik) atau nonaktif default (selalu buka di tab, hanya luncurkan jika pengguna mengklik chip di kolom URL).
- Navigasi Panel Samping: Menyematkan/Melepas Sematan
Mulai Chrome 121, ikon panel samping dihapus untuk mendukung pengembangan navigasi panel samping guna menawarkan penyesuaian melalui penyematan toolbar. Hal ini akan memungkinkan akses langsung yang efisien ke serangkaian panel.
- Chrome 121 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows, Fuchsia
- SharedImages untuk Dekode Video PPAPI
Chrome 119 memperkenalkan kebijakan baru PPAPISharedImagesForVideoDecoderAllowed yang dapat mengontrol pemfaktoran ulang terbaru untuk VideoDecoder API dalam plugin PPAPI.
- Chrome 119 di ChromeOS, LaCrOS: Memperkenalkan kebijakan solusi.
- Chrome 122 di ChromeOS, LaCrOS: Kebijakan solusi dan jalur kode lama terkait akan dihapus.
- Meniadakan peristiwa penghapusan muatan
Pemroses peristiwa penghapusan muatan merupakan pemblokir utama untuk back/forward cache di browser berbasis Chromium dan untuk Firefox di platform desktop. Di sisi lain, untuk platform seluler, hampir semua browser memprioritaskan bfcache dengan tidak mengaktifkan peristiwa penghapusan muatan dalam sebagian besar kasus. Untuk memperbaiki situasi ini, kami telah bekerja sama dengan banyak partner dan berhasil mengurangi penggunaan pemroses peristiwa penghapusan muatan selama beberapa tahun terakhir. Untuk lebih mempercepat migrasi ini, kami mengusulkan agar Chrome untuk desktop secara bertahap meniadakan peristiwa penghapusan muatan.
Jika Anda memerlukan lebih banyak waktu untuk bermigrasi dari peristiwa penghapusan muatan, kami akan menawarkan ketidakikutsertaan sementara dalam bentuk Permissions-Policy API dan kebijakan perusahaan ForcePermissionPolicyUnloadDefaultEnabled, sehingga Anda dapat mempertahankan perilaku browser secara selektif.
- Chrome 117 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Uji Coba Dev.
- Chrome 119 di Chrome OS, Linux, Mac, Windows: Memperkenalkan kebijakan ForcePermissionPolicyUnloadDefaultEnabled
- Chrome 121 -131 di Chrome OS, Linux, Mac, Windows: Uji coba penghentian penggunaan (peluncuran umum penghentian penggunaan akan dibatasi cakupannya hingga uji coba penghentian penggunaan siap)
- Membuka tab terakhir di perangkat mana pun
Chrome akan memberikan pintasan cepat ke tab terakhir yang dibuka dengan profil pengguna sama di perangkat mana pun dalam 24 jam terakhir, agar pengguna dapat melanjutkan tab tersebut. Admin akan dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan perusahaan yang sudah ada, SyncTypesListDisabled.
- Chrome 122 di iOS: Peluncuran fitur
- Menghapus dukungan untuk UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled
Kami berencana untuk menghentikan penggunaan kebijakan UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled karena algoritma GREASE yang baru telah diaktifkan secara default selama lebih dari satu tahun Kebijakan ini pada akhirnya akan dihapus.
- Chrome 122 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Kebijakan tidak digunakan lagi
- Chrome 125 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Kebijakan telah dihapus
- Sinkronisasi Chrome mengakhiri dukungan untuk Chrome 81 dan versi sebelumnya
Sinkronisasi Chrome tidak akan lagi mendukung Chrome 81 dan versi sebelumnya. Anda perlu mengupgrade ke versi Chrome yang lebih baru jika ingin terus menggunakan Sinkronisasi Chrome.
- Chrome 123 di Android, iOS, Chrome OS, Linux, Mac, Windows: Perubahan akan diterapkan.
- Menghentikan penggunaan dan menghapus WebSQL
Dengan adanya SQLite WASM sebagai pengganti resmi, kami berencana menghapus WebSQL sepenuhnya. Pembaruan ini akan membantu menjaga keamanan pengguna.
Standar Database Web SQL pertama kali diusulkan pada April 2009 dan ditinggalkan pada November 2010. Gecko tidak pernah menerapkan fitur ini dan WebKit menghentikan penggunaan fitur ini pada tahun 2019. W3C mendorong mereka yang membutuhkan database web untuk menggunakan Web Storage atau Indexed Database.
Sejak WebSQL dirilis, kami mengalami kesulitan menjaga keamanan pengguna kami. SQLite awalnya tidak dirancang untuk menjalankan pernyataan SQL berbahaya, tetapi dengan WebSQL kami harus melakukan hal ini. Keharusan untuk bereaksi terhadap alur masalah stabilitas dan keamanan merupakan biaya yang tidak dapat diprediksi bagi tim penyimpanan.
- Chrome 115: Pesan penghentian penggunaan ditambahkan ke konsol.
- Chrome 117: Di Chrome 117, Uji Coba Penghentian Penggunaan WebSQL dimulai. Uji coba akan berakhir di Chrome 123. Selama periode uji coba, kebijakan WebSQLAccess diperlukan agar fitur dapat tersedia.
- Chrome 119: Mulai Chrome 119, WebSQL tidak lagi tersedia. Akses ke fitur ini tersedia hingga Chrome 123 menggunakan kebijakan WebSQLAccess.
- Chrome 123: di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows: Mulai Chrome 123, kebijakan WebSQLAccess yang dapat mengaktifkan WebSQL tidak akan tersedia lagi.
- Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
Di Chrome 79, kami telah memperkenalkan kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList untuk mengembalikan perilaku cookie SameSite ke perilaku lama pada domain yang ditentukan. Masa berlaku kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList telah diperpanjang dan akan dihapus pada versi yang tercantum di bawah.
- Chrome 128 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
- Rencana penghentian penggunaan: Peristiwa Mutasi
Peristiwa Mutasi Sinkron, termasuk DOMSubtreeModified, DOMNodeInserted, DOMNodeRemoved, DOMNodeRemovedFromDocument, DOMNodeInsertedIntoDocument, dan DOMCharacterDataModified, berpengaruh negatif terhadap performa halaman, dan juga meningkatkan kompleksitas penambahan fitur baru ke Web secara signifikan. API ini tidak digunakan lagi dari spesifikasinya pada tahun 2011, dan diganti (pada tahun 2012) dengan Mutation Observer API yang jauh lebih baik. Penggunaan Peristiwa Mutasi yang sudah tidak berlaku harus dihapus atau dimigrasikan ke Mutation Observer.
- Chrome 127 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Peristiwa Mutasi akan berhenti berfungsi di Chrome 127, sekitar 30 Juli 2024.
- Ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3 paling lambat Juni 2025
Ekstensi harus diperbarui untuk memanfaatkan Manifes V3. Ekstensi Chrome akan ditransisikan ke versi manifes baru, Manifes V3. Manifes baru ini akan meningkatkan privasi pengguna, misalnya dengan beralih ke model tempat ekstensi mengubah permintaan secara deklaratif, tanpa dapat melihat permintaan satu per satu. Manifes baru ini juga meningkatkan keamanan ekstensi, karena kode yang dihosting jarak jauh tidak akan diizinkan di Manifes V3.
Mulai Juni 2024, Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 yang berjalan di browser. Kebijakan Enterprise - ExtensionManifestV2Availability - telah tersedia untuk mengontrol apakah ekstensi Manifes v2 diizinkan. Kebijakan ini dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Selain itu, komputer yang mengaktifkan kebijakan tersebut tidak akan mengalami penonaktifan ekstensi Manifes V2 hingga tahun berikutnya, yaitu Juni 2025, dan pada saat itu kebijakan tersebut akan dihapus.
Anda dapat melihat versi Manifes mana yang sedang digunakan oleh semua Ekstensi Chrome yang berjalan di perangkat Anda menggunakan halaman penggunaan Aplikasi & ekstensi di Pengelolaan Cloud Browser Chrome. Baca informasi selengkapnya tentang Linimasa manifes, termasuk:
- Chrome 110 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows: Kebijakan perusahaan ExtensionManifestV2Availability tersedia untuk mengontrol apakah ekstensi Manifes v2 diizinkan. Kebijakan ini dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Setelah migrasi, kebijakan tersebut akan mengizinkan Anda memperpanjang penggunaan ekstensi Manifes V2.
- Chrome 127 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows: Chrome akan secara bertahap menonaktifkan ekstensi Manifes V2 di perangkat pengguna. Hanya pengguna yang mengaktifkan kebijakan perusahaan ExtensionManifestV2Availability yang akan dapat terus menggunakan ekstensi Manifes V2 di organisasi mereka.
- Chrome 139 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows: Menghapus kebijakan ExtensionManifestV2Availability.
Perubahan ChromeOS mendatang
- Akhir Dukungan Perangkat ChromeOS Flex

Pada 1 Januari 2024, perangkat yang dijadwalkan untuk berakhir dukungannya pada tahun 2023 tidak akan didukung lagi. Perangkat tersebut dijelaskan di bawah. Untuk mengetahui daftar lengkap perangkat yang berakhir dukungannya, pelajari daftar perangkat tersertifikasi kami.
- HP Compaq 6005 Pro
- HP Compaq Elite 8100
- Lenovo ThinkCentre M77
- HP ProBook 6550b
- HP 630
- Dell Optiplex 980
Perangkat tersebut akan terus menerima update ChromeOS Flex, tetapi update ini tidak akan lagi diuji atau dikelola oleh tim Flex.
Sebaiknya pelanggan melakukan upgrade ke perangkat ChromeOS yang lebih baru untuk mendapatkan manfaat dari fitur dan peningkatan keamanan baru.
- Migrasi Bluetooth ChromeOS Flex

ChromeOS Flex akan diupgrade ke stack bluetooth Floss di ChromeOS 121. Sebagai bagian dari upgrade ini, perangkat berikut tidak akan lagi mendukung fungsi Bluetooth.
- HP Probook 4530s
- Lenovo ThinkPad T420
- HP Elitebook 8460p
- Apple iMac 11,2
- Lenovo ThinkPad x220
- Dell Vostro 3550
- HP 3115m
- HP Elitebook 2560p
- HP ProBook 6465b
- Lenovo ThinkPad L420
- Menyetel durasi screensaver

Mulai ChromeOS 120, Anda dapat menyetel durasi screensaver yang ditampilkan saat mengisi daya. Pengguna kini dapat menyetel durasi tampilan screensaver saat perangkat mengisi daya (tidak menggunakan daya baterai). Anda dapat mengontrolnya menggunakan kebijakan perusahaan baru. Setelan defaultnya adalah Selamanya, dan dapat dikurangi dengan opsi drop-down.
- Tampilan baru untuk media player ChromeOS

Mulai ChromeOS 121, media player akan memiliki tombol yang lebih besar dan warna yang sesuai dengan wallpaper Anda. Media player ditampilkan saat Anda memutar video atau audio (seperti Spotify atau YouTube) di Setelan Cepat. Anda dapat mengklik ikon pin untuk memindahkan media player ke rak. Selain mengontrol media yang sedang ditransmisikan, Anda juga dapat mentransmisikan media web ke speaker atau layar di jaringan lokal Anda.

- Mengintegrasikan nama dan ID aturan peristiwa DLP ke alat investigasi keamanan

Peristiwa Kontrol Data ChromeOS, untuk Pencegahan Kebocoran Data (DLP), akan memiliki kolom tambahan untuk memperkaya insight admin di alat investigasi keamanan.
- Batasan file Kontrol Data ChromeOS

Di ChromeOS 121, Kontrol Data ChromeOS, untuk DLP, akan memungkinkan tim IT dan Keamanan melindungi data bisnis dan pelanggan penting. Fitur ini akan tersedia untuk berbagai peristiwa seperti salin dan tempel, screenshot, berbagi layar, dan pencetakan. Admin IT akan dapat membuat strategi perlindungan informasi dengan aturan berdasarkan sumber data, tujuan, dan pengguna.
Kami akan memiliki fungsi baru untuk mengontrol tindakan pengguna terhadap file di perangkat ChromeOS melalui aturan berbasis sumber dan tujuan.
- Notifikasi yang ditingkatkan untuk aplikasi tersemat

Mulai ChromeOS 121, Anda dapat memisahkan notifikasi tersemat dari notifikasi lain secara visual. Kami akan mengubah spesifikasi visual, tombol, dan teks notifikasi untuk menyesuaikan dengan balon berukuran tetap. Dengan begitu, tampilan visual notifikasi tersemat akan berbeda dengan notifikasi biasa untuk menekankan perbedaan tujuan yang signifikan (memberi tahu pengguna tentang proses yang sedang berlangsung, bukan peristiwa instan).
- Opsi baru untuk sinkronisasi ChromeOS

ChromeOS akan segera menghadirkan pembaruan pada pengalaman penyiapan perangkat yang memungkinkan pengguna menyesuaikan setelan sinkronisasi untuk aplikasi, setelan, jaringan Wi-Fi, dan wallpaper.
- Penonaktifan aplikasi oleh Admin di MGS

Hingga sekarang, Sesi Tamu Terkelola (MGS) mencakup beberapa aplikasi (aplikasi Jelajahi, Galeri, dan Terminal) yang tersedia untuk pengguna. Dengan kebijakan SystemFeaturesDisableList, Admin nantinya akan dapat menonaktifkan aplikasi tersebut, dan memblokir serta menyembunyikannya dari pengguna di seluruh perusahaan Anda.
Perubahan konsol Admin mendatang
- Penghapusan browser tidak aktif di Pengelolaan Cloud Browser Chrome

Mulai Chrome 123, Periode tidak aktif untuk kebijakan penghapusan data browser akan ditambahkan ke Konsol Admin dan akan otomatis menghapus browser yang tidak menghubungi server selama lebih dari jangka waktu tidak aktif yang ditentukan oleh kebijakan. Saat kebijakan dirilis, jangka waktu tidak aktif akan memiliki nilai default 18 bulan. Semua browser terdaftar yang tidak aktif selama lebih dari 18 bulan akan segera dihapus dari akun Anda setelah kebijakan ini dirilis. Nilai maksimum untuk menentukan periode tidak aktif browser adalah 730 hari dan nilai minimumnya adalah 28 hari.
Catatan. Mempersingkat periode secara signifikan akan menyebabkan lebih banyak browser terdaftar dianggap tidak aktif dan dihapus, dan harus dilakukan dengan hati-hati. Untuk mengurangi hal ini, Anda dapat menetapkan nilai kebijakan Pengelolaan Token Perangkat ke “Hapus token” terlebih dahulu, yang memungkinkan browser yang dihapus mendaftar ulang secara otomatis di Pengelolaan Cloud Browser Chrome saat nanti browser dimulai ulang (jika token pendaftaran masih valid). Anda dapat menemukan kebijakan Pengelolaan Token Perangkat di sini.
- Mulai Chrome 121: Periode tidak aktif untuk UI kebijakan penghapusan data browser akan tersedia untuk akses awal di konsol Admin. Bagi admin IT yang merasa periode default 18 bulan tidak cukup, periode ini akan memungkinkan mereka secara eksplisit menetapkan nilai kebijakan (periode waktu tidak aktif) beberapa minggu sebelum dimulai penghapusan sebenarnya.
- Laporan penggunaan Aplikasi & Ekstensi: Menyoroti ekstensi yang dihapus dari Chrome Web Store

Mulai Chrome 121, Chrome menambahkan informasi baru di laporan penggunaan Aplikasi & Ekstensi untuk membantu Anda mengidentifikasi apakah ekstensi baru saja dihapus dari Chrome Web Store melalui kolom notifikasi baru dan kolom Chrome Web Store baru yang merepresentasikan status listingan suatu ekstensi. Di halaman Detail Aplikasi, Anda dapat menemukan alasan penghapusan ekstensi dari Chrome Web Store. Fitur ini akan membantu admin IT mengidentifikasi dampak penggunaan kebijakan untuk menonaktifkan ekstensi yang tidak dipublikasikan.
Fitur ini tersedia untuk diuji bagi anggota program Penguji Tepercaya Chrome Enterprise. Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya kami di sini.
- Chrome 120 di Linux, Mac, Windows: Program Penguji Tepercaya
- Chrome 121 di Linux, Mac, Windows: Fitur diluncurkan
Laporan penggunaan Aplikasi & Ekstensi:
Halaman Detail Aplikasi:

- Laporan Teknologi Lama

Mulai Chrome 121, laporan Teknologi Lama akan tersedia di konsol Admin dan secara proaktif akan melaporkan situs (baik internal maupun eksternal) yang menggunakan teknologi yang tidak akan lagi digunakan, misalnya, perubahan cookie SameSite, protokol keamanan lama seperti TLS 1.0/1.1, serta cookie pihak ketiga. Dengan informasi ini, administrator IT dapat bekerja sama dengan developer untuk merencanakan migrasi teknologi yang diperlukan sebelum penghentian diberlakukan.
Fitur ini akan dirilis dalam program Penguji Tepercaya kami mulai Chrome 120. Jika tertarik untuk membantu kami menguji fitur ini, Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya Chrome Enterprise di sini.
- Mulai Chrome 121 di Linux, Mac, Windows

- Laporan error Chrome

Mulai Chrome 122, Anda akan dapat memvisualisasikan peristiwa error di konsol Admin menggunakan halaman laporan error Chrome yang baru. Dalam laporan ini, Anda akan menemukan diagram dinamis yang merepresentasikan peristiwa error Chrome dari waktu ke waktu, yang dikelompokkan berdasarkan versi Chrome. Pemfilteran tambahan tersedia untuk kolom berikut: platform OS, saluran Chrome, dan tanggal. Laporan ini akan membantu Anda mengidentifikasi potensi masalah Chrome secara proaktif dalam organisasi.
Fitur ini akan dirilis dalam program Penguji Tepercaya kami mulai Chrome 121. Jika tertarik untuk membantu kami menguji fitur ini, Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya Chrome Enterprise di sini.
- Chrome 121 di Linux, Mac, Windows: Program Penguji Tepercaya
- Chrome 122 di Linux, Mac, Windows: Fitur diluncurkan

Chrome 119
Update browser Chrome
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Perubahan jadwal rilis Chrome
✓
Menghentikan penggunaan dan menghapus WebSQL
✓
Pembaruan dukungan Native Client
✓
Menghapus Sanitizer API
✓
Grup tab dapat disimpan, dibuka ulang, dan disinkronkan
✓
Menghentikan penggunaan atribut shadowroot non-standar untuk shadow DOM deklaratif
✓
Mengubah string UI di Chrome dari Bersihkan menjadi Hapus saat melakukan pemusnahan data
✓
Error internal DevTools dilaporkan ke pelaporan error internal Chrome
✓
Meniadakan peristiwa penghapusan muatan
✓
SharedImages untuk Dekode Video PPAPI
✓
Menghapus header Otorisasi pada saat pengalihan lintas origin
✓
Setelan khusus untuk Layanan Saran Izin
✓
Pencarian real-time awalan hash
✓
Menghapus rekomendasi dukungan dari beberapa kebijakan
✓
Karakter tanda baca host URL yang sesuai standar
✓
Menyimpan gambar ke Google Foto di iOS
✓
Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome
✓
Kebijakan yang dihapus di browser Chrome
✓
Update ChromeOS
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Hub Privasi
✓
Template Admin ChromeOS
✓
Menggunakan Drive offline di Chromebook Plus
✓
✓
Update konsol Admin
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Kebijakan baru di konsol Admin
✓
Perubahan browser Chrome mendatang
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Layar pemilihan Mesin Telusur default
✓
Mengganti nama Kebijakan Perusahaan FirstPartySets menjadi RelatedWebsiteSets
✓
✓
Pemeriksaan Keamanan yang telah diperbarui di Desktop
✓
Toolbar responsif di Chrome Desktop
✓
Chrome di Android tidak akan lagi mendukung Android Nougat
✓
Penghentian Penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome
✓
Pelacakan paket (khusus iOS)
✓
Layanan Jaringan di Windows akan ditangani dengan sandbox
✓
Menampilkan banner yang mengizinkan tab terakhir dibuka dari perangkat lain
✓
Membuka tab terakhir melalui perangkat mana pun
✓
Menghapus awalan -webkit-background-clip untuk teks dan menjadikannya alias
✓
Kebijakan pengguna Chrome untuk iOS
✓
Pemisahan profil Chrome: kebijakan baru
✓
Bermigrasi dari URL data di SVGUseElement
✓
✓
Pengelola Sandi: berbagi sandi
✓
✓
Prompt izin untuk Web MIDI API
✓
Perlindungan IP Fase 0 untuk Chrome
✓
Laporan Penggunaan Aplikasi & Ekstensi: Menyoroti ekstensi yang dihapus dari Chrome Web Store
✓
Laporan Teknologi Lama
✓
Menghapus dukungan untuk UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled
✓
Sinkronisasi Chrome mengakhiri dukungan untuk Chrome 81 dan yang lebih lama
Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
✓
Rencana penghentian penggunaan: Peristiwa Mutasi
✓
Ekstensi harus diupdate agar dapat memanfaatkan Manifes V3
✓
✓
✓
Perubahan ChromeOS mendatang
Keamanan/Privasi
Produktivitas pengguna/Aplikasi
Pengelolaan
Menetapkan durasi screensaver
✓
Kontrol baru untuk akselerasi scroll mouse
✓
Peningkatan perilaku Alt + klik
✓
Tampilan baru untuk media player ChromeOS
✓
Notifikasi yang ditingkatkan untuk aplikasi tersemat
✓
Opsi baru sinkronisasi ChromeOS
✓
✓
Penonaktifan aplikasi oleh Admin di MGS
✓
Catatan rilis Enterprise tersedia dalam 9 bahasa. Anda dapat membaca update Chrome dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol, Portugis, Korea, Indonesia, dan Jepang. Terjemahan ke sebagian bahasa mungkin memerlukan waktu 1 sampai 2 minggu.
Update browser Chrome
- Perubahan jadwal rilis Chrome

Rilis Chrome 119 dan semua rilis setelahnya akan dimajukan satu minggu. Misalnya, versi stabil awal Chrome 119 dirilis pada 25 Oktober, bukan 1 November. Rilis versi beta juga akan dimajukan satu minggu mulai Chrome 119.
Untuk mengetahui detail selengkapnya, lihat Jadwal Rilis Chrome.
- Chrome 119 di Android, iOS, ChromeOS, Linux, Mac, Windows
- Menghentikan penggunaan dan menghapus WebSQL

Dengan adanya SQLite WASM sebagai pengganti resmi, kami berencana menghapus WebSQL sepenuhnya. Pembaruan ini akan membantu menjaga keamanan pengguna.
Standar Database Web SQL pertama kali diusulkan pada April 2009 dan ditinggalkan pada November 2010. Gecko tidak pernah menerapkan fitur ini dan WebKit menghentikan penggunaan fitur ini pada tahun 2019. W3C mendorong mereka yang membutuhkan database web untuk menggunakan Web Storage atau Indexed Database.
Sejak dirilis, kami mengalami kesulitan dalam menjaga keamanan pengguna kami. SQLite awalnya tidak dirancang untuk menjalankan pernyataan SQL berbahaya, tetapi dengan WebSQL kami harus melakukan hal ini. Keharusan untuk bereaksi terhadap alur masalah stabilitas dan keamanan merupakan biaya yang tidak dapat diprediksi bagi tim penyimpanan.
- Chrome 115: Pesan penghentian penggunaan ditambahkan ke konsol.
- Chrome 117: Di Chrome 117, Uji Coba Penghentian Penggunaan WebSQL dimulai. Uji coba akan berakhir di Chrome 123. Selama periode uji coba, kebijakan WebSQLAccess diperlukan agar fitur dapat tersedia.
- Chrome 119: Mulai Chrome 119, WebSQL tidak lagi tersedia. Akses ke fitur ini tersedia hingga Chrome 123 berdasarkan kebijakan WebSQLAccess.
- Chrome 123: di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows: Mulai Chrome 123, kebijakan WebSQLAccess yang dapat mengaktifkan WebSQL tidak akan tersedia lagi.
- Pembaruan dukungan Native Client

Chrome 119 menghapus kebijakan perusahaan sementara, NativeClientForceAllowed, yang memungkinkan Native Client untuk terus digunakan.
- Chrome 117 di Linux, Mac, Windows: Menghapus dukungan Native Client NaCl dari ekstensi di Windows, macOS, Linux.
- Chrome 119 di Linux, Mac, Windows: Menghapus kebijakan NativeClientForceAllowed.
- Menghapus Sanitizer API

Untuk dapat terus menggunakan Sanitizer API, kami berencana menghapus implementasinya saat ini. Kami berharap dapat mengimplementasikan kembali Sanitizer API saat spesifikasi yang diusulkan kembali stabil.
Sanitizer API bertujuan membuat pembersih HTML dalam platform yang mudah digunakan, selalu aman, dan dikelola browser. Kami meluncurkan versi awal Sanitizer API pada Chrome 105, berdasarkan draf spesifikasi yang berlaku saat itu. Namun, sejak saat itu, arah diskusi standar telah berubah dan bentuk API yang diusulkan juga berubah secara substansial.
- Chrome 119 di Windows, Mac, Linux, Android
- Grup tab dapat disimpan, dibuka ulang, dan disinkronkan

Pengguna kini dapat menyimpan grup tab, yang memungkinkan mereka menutup dan membuka kembali tab dalam grup, serta menyinkronkannya di seluruh perangkat. Sinkronisasi Grup Tab dapat dinonaktifkan dengan kebijakan SyncTypesListDisabled.
- Chrome 119 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows
- Menghentikan penggunaan atribut shadowroot non-standar untuk Shadow DOM deklaratif

Atribut shadowrootmode standards-track, yang mengaktifkan Shadow DOM deklaratif, diluncurkan di Chrome 111 (ChromeStatus). Atribut shadowroot non-standar lama kini tidak digunakan lagi. Selama periode penghentian penggunaan, kedua atribut tersebut masih dapat berfungsi, tetapi atribut shadowroot tidak mengaktifkan perilaku streaming baru, sedangkan shadowrootmode memungkinkan streaming konten. Tersedia jalur migrasi yang mudah: ganti shadowroot dengan shadowrootmode.
Atribut shadowroot lama tidak digunakan lagi mulai Chrome 112, dan akan dihapus (tidak lagi didukung) di Chrome 119. Chrome 119 versi Stabil tersedia pada 31 Oktober 2023.
- Chrome 119 di Windows, Mac, Linux, Android
- Mengubah string UI di Chrome dari Bersihkan menjadi Hapus saat melakukan pemusnahan data

Chrome akan memperbarui teks di setelan untuk menampilkan opsi hapus sebagai pengganti opsi bersihkan saat melakukan pemusnahan data. Kami harap perubahan ini dapat meningkatkan pemahaman pengguna tentang apa yang akan terjadi pada data mereka. Pengguna yang berniat memusnahkan data harus diyakinkan bahwa data tersebut benar-benar dihapus, bukan hanya dibersihkan dari sebuah tampilan, tetapi masih dapat diakses di tempat lain.
- Chrome 119 di Android, iOS, ChromeOS, Mac, Windows: Versi paling awal yang mungkin akan menerima pembaruan ini adalah 119.
- Error internal DevTools dilaporkan ke pelaporan error internal Chrome

Untuk meningkatkan stabilitas Chrome, error internal DevTools kini dilaporkan melalui pipeline pelaporan error yang ada di Chrome. Pembaruan ini akan memberikan visibilitas pemantauan stabilitas Chrome DevTools. Admin dapat mengontrol semua pelaporan error, termasuk error ini, menggunakan kebijakan perusahaan MetricsReportingEnabled.
- Chrome 119 di ChromeOS, Linux
- Meniadakan peristiwa penghapusan muatan

Pemroses peristiwa penghapusan muatan merupakan pemblokir utama untuk back/forward cache di browser berbasis Chromium dan untuk Firefox di platform desktop. Di sisi lain, untuk platform seluler, hampir semua browser memprioritaskan bfcache dengan tidak mengaktifkan peristiwa penghapusan muatan dalam sebagian besar kasus. Untuk memperbaiki situasi ini, kami telah bekerja sama dengan banyak partner dan berhasil mengurangi penggunaan pemroses peristiwa penghapusan muatan selama beberapa tahun terakhir. Untuk lebih mempercepat migrasi ini, kami mengusulkan agar Chrome untuk desktop secara bertahap meniadakan peristiwa penghapusan muatan.
Jika Anda memerlukan lebih banyak waktu untuk bermigrasi dari peristiwa penghapusan muatan, kami akan menawarkan ketidakikutsertaan sementara dalam bentuk Permissions-Policy API dan kebijakan perusahaan ForcePermissionPolicyUnloadDefaultEnabled, sehingga Anda dapat mempertahankan perilaku browser secara selektif.
- Chrome 117 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Uji Coba Dev.
- Chrome 119 di Chrome OS, Linux, Mac, Windows: Memperkenalkan kebijakan ForcePermissionPolicyUnloadDefaultEnabled
- Chrome 120-131 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Uji coba penghentian penggunaan (peluncuran umum penghentian penggunaan akan dibatasi cakupannya hingga uji coba penghentian penggunaan siap)
- SharedImages untuk Dekode Video PPAPI

Chrome 119 memperkenalkan kebijakan baru, PPAPISharedImagesForVideoDecoderAllowed, yang dapat mengontrol pemfaktoran ulang terbaru untuk VideoDecoder API dalam plugin PPAPI.
- Chrome 119 di ChromeOS, LaCrOS: Memperkenalkan kebijakan solusi.
- Chrome 122 di ChromeOS, LaCrOS: Kebijakan solusi dan jalur kode lama terkait akan dihapus.
-
Menghapus header Otorisasi pada saat pengalihan lintas origin 
Standar Pengambilan telah diperbarui untuk menghapus header Otorisasi pada saat pengalihan lintas origin. Chrome 119 menerapkan perubahan ini ke spesifikasi. Sebelum Chrome 119, saat pengalihan lintas origin, seperti dari foo.test ke bar.test, terjadi dengan header Otorisasi, Chrome akan mempertahankan header Otorisasi sehingga bar.test dapat menerima header. Mulai Chrome 119, Chrome akan menghapus header Otorisasi saat pengalihan lintas origin terjadi, yang berarti bar.test tidak lagi menerima header Otorisasi.
- Chrome 119 di ChromeOS, Windows, Mac, Linux, Android
- Setelan khusus untuk Layanan Saran Izin

Halaman setelan notifikasi dan izin geolokasi kini memiliki opsi tambahan untuk mengaktifkan Layanan Saran Izin secara eksplisit. Layanan Saran Izin adalah fitur lama, tetapi tidak memiliki setelan khususnya sendiri. Setelannya menjadi satu dengan setelan Safe Browsing standar. Pengguna kini dapat memilih antara empat status yang berbeda:
- Selalu tampilkan dialog izin notifikasi/geolokasi
- Biarkan Layanan Saran Izin menyenyapkan permintaan notifikasi/geolokasi yang tidak diinginkan (baru)
- Selalu senyapkan permintaan izin notifikasi
- Selalu blokir permintaan izin notifikasi/geolokasi
Admin dapat menggunakan kebijakan yang ada untuk selalu mengizinkan atau memblokir notifikasi dan permintaan geolokasi secara global atau untuk situs tertentu.
- DefaultNotificationsSetting
- NotificationsAllowedForUrls dan NotificationsBlockedForUrls
- DefaultGeolocationSetting
- Chrome 119 di Linux, Mac, Windows

- Pencarian real-time awalan hash

Bagi pengguna yang menggunakan perlindungan Safe Browsing standar, URL yang dikunjungi kini akan diperiksa keamanannya secara real-time alih-alih pemeriksaan daftar lokal URL tidak aman yang jarang diperbarui. Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengirimkan hash parsial dari URL ke Google Safe Browsing melalui proxy via Oblivious HTTP, sehingga alamat IP pengguna tidak ditautkan ke hash parsial. Perubahan ini meningkatkan keamanan sekaligus menjaga privasi pengguna. Jika perlu, Anda dapat menonaktifkan fitur ini melalui kebijakan SafeBrowsingProxiedRealTimeChecksAllowed.
- Chrome 119 di Android, iOS, ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows
- Menghapus dukungan yang direkomendasikan dari beberapa kebijakan

Beberapa kebijakan dapat diterapkan sesuai rekomendasi, sehingga administrator dapat menetapkan nilai awal yang nantinya dapat diubah pengguna akhir. Mulai Chrome 119, dukungan yang direkomendasikan akan dihapus dari beberapa kebijakan yang saat ini tidak dapat dikonfigurasi pengguna akhir.
Kebijakan terpengaruh yang sebelumnya ditetapkan sesuai rekomendasi harus diubah menjadi wajib agar dapat terus berlaku.
- Chrome 119 di Linux, Mac, Windows: Dukungan yang direkomendasikan akan dihapus dari kebijakan perusahaan PrintPdfAsImageDefault.
- Chrome 120 di Android, Linux, Mac, Windows: Dukungan yang direkomendasikan akan dihapus dari kebijakan perusahaan berikut:
- Karakter tanda baca URL host yang sesuai standar

Chrome 119 terus berupaya menyesuaikan penanganan karakter tanda baca URL host di Chrome agar sesuai standar. Berikut adalah ringkasan perubahan di Chrome 119:
Notasi:
- 'ESC': Diizinkan, tetapi Chrome meng-escapenya, yang tidak sesuai standar.
- '-': Diizinkan.
- '0': Dilarang. URL menjadi tidak valid jika terdapat karakter yang dilarang di host.
Peringatan:
- SPASI dan ASTERIS masih tidak sesuai standar.
- Chrome 119 di Windows, Mac, Linux, Android
- Menyimpan gambar ke Google Foto di iOS

Saat pengguna yang login menekan lama sebuah gambar di Chrome, dia dapat menyimpannya langsung ke Google Foto. Terdapat opsi untuk menyimpan gambar ke akun mana pun yang login di perangkat.
- Chrome 119 di iOS: Pengguna dapat menyimpan gambar langsung ke Google Foto
- Chrome 120 di iOS: Memperkenalkan kebijakan untuk mengontrol fungsi ini

- Kebijakan baru dan yang diperbarui di browser Chrome
Kebijakan
Deskripsi
SafeBrowsingDeepScanningEnabled
Izinkan pemindaian download secara mendalam untuk pengguna yang mengaktifkan Safe Browsing
SafeBrowsingProxiedRealTimeChecksAllowed
Mengizinkan Pemeriksaan Real-Time lewat Proxy Safe Browsing (kini juga tersedia di Android)
Update ChromeOS
- Hub Privasi

Pengguna kini dapat mengelola setelan kamera dan mikrofon di seluruh sistem operasi dari satu tempat di Setelan>Keamanan dan Privasi>Kontrol privasi. Sekarang, pengguna hanya perlu sekali klik untuk menonaktifkan kamera atau mikrofon mereka sepenuhnya dari satu tempat tanpa khawatir apakah perangkatnya benar-benar sudah disenyapkan.
- Template Admin ChromeOS

Dengan Otomatisasi Peluncuran Aplikasi, admin kini dapat mengonfigurasi grup aplikasi, jendela, dan alat yang dapat diluncurkan secara otomatis saat sistem dimulai atau sesuai permintaan pengguna sepanjang hari. Dengan Otomatisasi Peluncuran Aplikasi, Anda dapat mempermudah pengguna memulai hari karena aplikasi siap dipakai, memberi pengguna cara mudah untuk mencapai titik awal yang optimal untuk tugas baru, serta mengingat tata letak jendela yang disiapkan setiap pengguna bagi tiap-tiap alur kerja untuk digunakan di lain waktu.
Anda dapat mengaktifkan fitur ini menggunakan tanda #app-launch-automation, lalu membuat template di konsol Admin.
- Menggunakan Drive offline di perangkat Chromebook Plus

Pengguna versi bisnis di perangkat Chromebook Plus kini dapat dengan mudah membuat semua file dalam Drive Saya di Google Drive tersedia secara offline. Anda dapat mengontrolnya menggunakan kebijakan perusahaan DriveFileSyncAvailable.
Update konsol Admin
- Kebijakan baru di konsol Admin

Nama Kebijakan
Halaman
Didukung di
Kategori/Kolom
PPAPISharedImagesForVideoDecoderAllowed
Pengguna & Browser, MGS
ChromeOS
Konten
SafeBrowsingDeepScanningEnabled
Pengguna & Browser
Chrome (Linux, Mac, Windows), ChromeOS
Safe Browsing Chrome
DriveFileSyncAvailable
Pengguna & Browser
ChromeOS
Konten
ProfileSeparationDataMigrationSettings
Pengguna & Browser
Chrome (Linux, Mac, Windows)
Setelan Login
ProfileSeparationDomainExceptionList
Pengguna & Browser
Chrome (Linux, Mac, Windows)
Setelan Login
ProfileSeparationSettings
Pengguna & Browser
Chrome (Linux, Mac, Windows)
Setelan Login
ShowDisplaySizeScreenEnabled
Pengguna & Browser
ChromeOS
Setelan Login
ShowTouchpadScrollScreenEnabled
Pengguna & Browser
ChromeOS
Setelan Login
DeviceEphemeralNetworkPoliciesEnabled
Perangkat
ChromeOS
Setelan lainnya
Segera hadir
Catatan: Item yang tercantum di bawah adalah update eksperimental atau terencana. Item tersebut mungkin berubah, tertunda, atau dibatalkan sebelum diluncurkan ke saluran Stabil.
Perubahan browser mendatang
- Layar pemilihan Mesin Telusur default
Mulai Chrome 120, pengguna akhir versi bisnis mungkin akan diminta memilih mesin telusur default di Chrome.
Sebagai bagian dari upaya kami untuk memenuhi kepatuhan terhadap DMA, beberapa pengguna akan diminta memilih mesin telusur default untuk Chrome. Permintaan ini mengontrol setelan mesin telusur default, yang saat ini tersedia di chrome://settings/search. Kebijakan perusahaan, DefaultSearchProviderEnabled dan DefaultSearchProviderSearchUrl, akan terus mengontrol setelan ini seperti biasanya jika telah disetel oleh admin IT. Baca informasi selengkapnya tentang kebijakan ini dan grup atom terkait.
- Chrome 120 di iOS, ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows: 1% pengguna akan mulai mendapatkan layar pemilihan mesin telusur default di Chrome 120. 100% mulai Chrome 122.
- Mengganti nama kebijakan perusahaan FirstPartySets menjadi RelatedWebsiteSets
Mengganti nama kebijakan perusahaan FirstPartySetsEnabled dan FirstPartySetsOverrides menjadi RelatedWebsiteSetsEnabled dan RelatedWebsiteSetsOverrides. Tidak ada perubahan pada perilaku kebijakan. Kebijakan baru ini akan tersedia mulai Chrome 120. Administrator harus menggunakan kebijakan ini ke depannya. Untuk mempelajari lebih lanjut penggantian nama ini, buka https://developer.chrome.com/blog/related-website-sets/
- Chrome 120 di Android, Chrome OS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows, Fuchsia
- Pemeriksaan Keamanan yang telah diperbarui di Desktop
Kami berencana memperkenalkan Pemeriksaan Keamanan proaktif baru yang secara rutin memeriksa browser untuk menemukan masalah terkait keamanan dan memberi tahu pengguna jika ada sesuatu yang membutuhkan perhatian mereka. Peluncuran ini juga memperkenalkan halaman baru dengan informasi dan tindakan proaktif terkait keamanan Chrome yang disesuaikan untuk setiap pengguna dan dirancang untuk memudahkan pengguna agar tetap aman saat online.
- Chrome 120 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows
- Toolbar yang responsif di Chrome Desktop
Mulai Chrome 120, pelanggan Chrome Desktop dengan berbagai perangkat dan mode input (misalnya, Mouse atau Sentuh) akan dapat menggunakan toolbar yang merespons perubahan ukuran jendela secara mulus, baik saat pengguna mengubah ukurannya secara manual atau memanfaatkan alat pengelolaan jendela dalam sistem operasi.
- Chrome 120 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows
- Chrome di Android tidak akan lagi mendukung Android Nougat
Versi terakhir Chrome yang mendukung Android Nougat adalah Chrome 119. Versi ini menyertakan pesan untuk pengguna yang terpengaruh bahwa mereka perlu mengupgrade sistem operasi mereka.
Chrome 120 tidak mendukung maupun tersedia untuk pengguna Android Nougat.
- Chrome 120 di Android: Chrome di Android tidak lagi mendukung Android Nougat
- Penghentian penggunaan Cookie Pihak Ketiga Chrome
Mulai Chrome 120 dan seterusnya (Jan 2024), Chrome akan menonaktifkan cookie pihak ketiga secara global pada 1% traffic Chrome, sebagai bagian dari pengujian yang difasilitasi Chrome dalam kolaborasi dengan CMA. Dengan penonaktifan ini, situs dapat mempelajari cara beroperasi tanpa cookie pihak ketiga Sebagian besar pengguna versi bisnis akan otomatis dikecualikan dari grup eksperimen ini. Namun, untuk beberapa pihak yang mungkin terpengaruh, admin dapat menggunakan kebijakan BlockThirdPartyCookies dan CookiesAllowedForUrls untuk -mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga dan tidak mengikutkan browser terkelola mereka sebelum eksperimen ini diberlakukan. Tindakan ini akan memberi waktu bagi perusahaan untuk melakukan perubahan yang diperlukan agar tidak mengandalkan kebijakan ini atau cookie pihak ketiga.
Kami berencana menyediakan lebih banyak alat untuk membantu mengidentifikasi kasus penggunaan cookie pihak ketiga. Admin dapat menyetel kebijakan BlockThirdPartyCookies ke salah (false) untuk mengaktifkan kembali cookie pihak ketiga pada semua situs, tetapi ini akan mencegah pengguna mengubah setelan tersebut di Chrome. Untuk mencegah kerusakan, Anda juga dapat menyetel kebijakan CookiesAllowedForUrls untuk mengizinkan aplikasi perusahaan Anda menerima cookie pihak ketiga.
Untuk detail selengkapnya tentang cara mempersiapkan, memberikan masukan, dan melaporkan potensi masalah situs, lihat Mode B: Penghentian penggunaan 1% cookie pihak ketiga di bagian blog dan Mempersiapkan untuk penghentian penggunaan cookie pihak ketiga.
- Chrome 120 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows
Cookie pihak ketiga untuk 1% traffic global telah dinonaktifkan. Jika memungkinkan, pengguna versi bisnis akan dikecualikan dari proses ini secara otomatis, dan kebijakan untuk mengganti perubahan tersebut akan tersedia.
- Pelacakan paket (khusus iOS)
Pengguna akan dapat mengaktifkan fitur pelacakan paket baru yang menunjukkan perkiraan tanggal pengiriman dan status paket di tampilan kartu baru pada halaman Tab baru. Fitur ini hanya didukung untuk pengguna en-US dan khusus untuk paket yang dikirim melalui FedEx dan USPS. Jika perlu, Anda dapat menonaktifkan fitur ini menggunakan kebijakan baru yang disebut ParcelTrackingEnabled.
- Chrome 120 di iOS: peluncuran fitur
- Layanan Jaringan di Windows akan di-sandbox
Untuk meningkatkan keamanan dan keandalan, layanan jaringan, yang sudah berjalan dalam prosesnya sendiri, akan di-sandbox di Windows. Sebagai bagian dari peningkatan ini, kode pihak ketiga yang saat ini dapat memodifikasi layanan jaringan, akan dapat dicegah. Pencegahan ini dapat menyebabkan masalah interoperabilitas dengan software yang memasukkan kode ke ruang proses Chrome, seperti software Pencegahan Kebocoran Data. Kebijakan NetworkServiceSandboxEnabled memungkinkan Anda menonaktifkan sandbox jika inkompatibilitas ditemukan. Anda dapat menguji sandbox di lingkungan Anda menggunakan petunjuk ini dan melaporkan masalah yang Anda temukan.
- Chrome 120 di Windows: Layanan Jaringan akan di-sandbox di Windows
- Menampilkan banner yang mengizinkan tab terakhir dibuka dari perangkat lain
Untuk membantu pengguna yang login melanjutkan tugas saat mereka perlu segera beralih ke perangkat lain, Chrome akan memberikan opsi untuk membuka tab yang baru saja dibuka pada perangkat sebelumnya. Admin akan dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan perusahaan yang sudah ada, SyncTypesListDisabled.
- Chrome 120 di iOS: Peluncuran fitur
- Membuka tab terakhir di perangkat mana pun
Chrome akan memberikan pintasan cepat ke tab terakhir yang dibuka dengan profil pengguna sama di perangkat mana pun dalam 24 jam terakhir, agar pengguna dapat melanjutkan tab tersebut. Admin akan dapat mengontrol fitur ini menggunakan kebijakan perusahaan yang sudah ada, SyncTypesListDisabled.
- Chrome 120 di iOS: Peluncuran fitur
- Menghapus awalan -webkit-background-clip untuk teks dan menjadikannya alias
Chrome akan mengizinkan penggunaan versi tanpa awalan untuk background-clip: text, dan akan menjadikan -webkit-background-clip alias untuk background-clip. Perubahan ini juga menghentikan dukungan untuk kata kunci tanpa akhiran (konten, padding, dan batas) untuk memperbaiki waktu round-trip alias.
- Chrome 120 di Windows, Mac, Linux, Android
- Kebijakan pengguna Chrome untuk iOS
Admin dapat memberlakukan kebijakan dan preferensi di seluruh perangkat pengguna. Setelan berlaku setiap kali pengguna login ke browser Chrome dengan akun terkelola mereka di perangkat apa pun. Fungsi ini sudah ada di Windows, Mac, Linux, ChromeOS, dan Android. Fungsi ini akan segera kami hadirkan ke iOS.
- Chrome 120 di iOS: Versi paling awal yang akan mendapatkan kemampuan ini adalah 120.
- Pemisahan profil Chrome: kebijakan baru
Tiga kebijakan baru akan dibuat untuk membantu perusahaan mengonfigurasi profil perusahaan: ProfileSeparationSettings, ProfileSeparationDataMigrationSettings, dan ProfileSeparationSecondaryDomainAllowlist. Kebijakan ini lebih mudah digunakan serta akan menggantikan ManagedAccountsSigninRestriction dan EnterpriseProfileCreationKeepBrowsingData.
- Chrome 120 di Linux, Mac, Windows
- Bermigrasi dari URL data di SVGUseElement
Spesifikasi SVG belum lama ini diperbarui untuk menghapus dukungan data: URL di SVGUseElement. Perubahan ini meningkatkan keamanan platform Web serta kompatibilitas antar-browser karena Webkit tidak mendukung data: URL di SVGUseElement. Anda dapat membaca informasi selengkapnya dalam postingan blog ini.
Menetapkan data: URL di SVGUseElement dapat menyebabkan XSS. Penetapan ini juga menyebabkan pengabaian Trusted Types.
Bagi perusahaan yang memerlukan waktu tambahan untuk melakukan migrasi, kebijakan DataUrlInSvgUseEnabled akan tersedia sampai Chrome 128 guna mengaktifkan kembali dukungan URL Data untuk SVGUseElement.
- Chrome 120 di Android, ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows, Fuchsia: Menghapus dukungan untuk data: URL di SVGUseElement
- Pengelola Sandi: berbagi sandi
Pengelola Sandi memungkinkan pengguna untuk berbagi sandi dengan anggota Grup Keluarga Google mereka (sesuai konfigurasi Akun Google mereka). Pengguna hanya dapat membagikan satu sandi dalam satu waktu. Pengguna tidak dapat membagikan sandi secara massal. Sandi yang dibagikan tidak dapat diperbarui atau dicabut pengirim.
Admin perusahaan dapat menggunakan kebijakan PasswordSharingEnabled untuk menonaktifkan fitur berbagi pada semua karyawannya.
- Chrome 120 di iOS, Chrome OS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows, Fuchsia
- Dialog izin untuk Web MIDI API
Terdapat beberapa masalah yang dilaporkan mengenai akses paksa Web MIDI API ke perangkat MIDI klien (bug). Untuk mengatasi masalah ini, Audio WG memutuskan untuk menambahkan izin eksplisit pada akses MIDI API umum. Awalnya, izin eksplisit hanya diwajibkan untuk penggunaan MIDI lanjutan, seperti pesan eksklusif sistem (SysEx) di Chrome, yang aksesnya dikontrol dengan dialog izin. Kami berencana untuk memperluas cakupan izin untuk penggunaan reguler MIDI API.
Saat ini, penggunaan pesan SysEx dengan Web MIDI API memerlukan izin eksplisit dari pengguna. Dengan implementasi ini, bahkan akses ke Web MIDI API yang tidak memiliki dukungan SysEx-pun akan memerlukan izin pengguna. Tiga kebijakan baru—DefaultMidiSetting, MidiAllowedForUrls dan MidiBlockedForUrls—akan tersedia untuk memungkinkan administrator memprakonfigurasi akses pengguna ke API.
- Chrome 121 di Windows, Mac, Linux, Android
- Perlindungan IP Fase 0 untuk Chrome
Mulai Chrome 122, Chrome mungkin akan mengarahkan traffic untuk beberapa permintaan jaringan ke resource milik Google melalui proxy privasi. Kemampuan ini merupakan tonggak pencapaian awal dalam upaya yang lebih besar untuk melindungi identitas pengguna dengan menyamarkan alamat IP mereka dari pelacak lintas situs yang diketahui. Informasi selengkapnya tersedia dalam penjelasan ini di GitHub. Kebijakan perusahaan akan diterapkan untuk memungkinkan admin menonaktifkan fitur sebelum diluncurkan.
- Chrome 122 di ChromeOS, Linux, Mac, Windows, Android
- Laporan Penggunaan Aplikasi & Ekstensi: Menyoroti ekstensi yang dihapus dari Chrome Web Store
Mulai Chrome 122, Chrome menambahkan informasi baru di Laporan Penggunaan Aplikasi & Ekstensi untuk membantu Anda mengidentifikasi jika ada ekstensi yang baru dihapus dari Chrome Web Store. Di halaman Detail Aplikasi, Anda dapat menemukan alasan penghapusan ekstensi dari Chrome Web Store. Fitur ini akan membantu admin IT mengidentifikasi dampak penggunaan kebijakan untuk menonaktifkan ekstensi yang tidak dipublikasikan.
- Chrome 122 di LaCrOS, Linux, Mac, Windows
- Laporan Teknologi Lama
Mulai Chrome 122, laporan Teknologi Lama akan tersedia di konsol Admin dan secara proaktif melaporkan situs (internal dan eksternal) dengan teknologi yang akan dihentikan penggunaannya, misalnya perubahan cookie SameSite atau protokol keamanan lama seperti TLS 1.1/1.1. Laporan ini akan memudahkan admin bekerja sama dengan developer untuk merencanakan migrasi teknologi yang diperlukan sebelum penghentian penggunaan diberlakukan. Jika tertarik untuk membantu kami menguji fitur ini, Anda dapat mendaftar ke program Penguji Tepercaya kami di sini.
- Chrome 122 di LaCrOS, Linux, Mac, Windows
- Menghapus dukungan untuk UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled
Kami berencana untuk menghentikan penggunaan kebijakan UserAgentClientHintsGREASEUpdateEnabled karena algoritma GREASE yang baru telah diaktifkan secara default selama lebih dari satu tahun Kebijakan ini pada akhirnya akan dihapus.
- Chrome 122 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Kebijakan tidak digunakan lagi
- Chrome 125 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Kebijakan telah dihapus
- Sinkronisasi Chrome mengakhiri dukungan untuk Chrome 81 dan versi sebelumnya
Sinkronisasi Chrome tidak akan lagi mendukung Chrome 81 dan versi sebelumnya. Anda perlu mengupgrade ke versi Chrome yang lebih baru jika ingin terus menggunakan Sinkronisasi Chrome.
- Chrome 123 di Android, iOS, Chrome OS, Linux, Mac, Windows: Perubahan akan diterapkan.
- Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
Di Chrome 79, kami telah memperkenalkan kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList untuk mengembalikan perilaku cookie SameSite ke perilaku lama pada domain yang ditentukan. Masa berlaku kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList telah diperpanjang dan akan dihapus pada versi yang tercantum di bawah.
- Chrome 127 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Menghapus kebijakan LegacySameSiteCookieBehaviorEnabledForDomainList
- Rencana penghentian penggunaan: Peristiwa Mutasi
Peristiwa Mutasi Sinkron, termasuk DOMSubtreeModified, DOMNodeInserted, DOMNodeRemoved, DOMNodeRemovedFromDocument, DOMNodeInsertedIntoDocument, dan DOMCharacterDataModified, berpengaruh negatif terhadap performa halaman, dan juga meningkatkan kompleksitas penambahan fitur baru ke Web secara signifikan. API ini tidak digunakan lagi dari spesifikasinya pada tahun 2011, dan diganti (pada tahun 2012) dengan Mutation Observer API yang jauh lebih baik. Penggunaan Peristiwa Mutasi yang sudah tidak berlaku harus dihapus atau dimigrasikan ke Mutation Observer.
- Chrome 127 di Android, ChromeOS, Linux, Mac, Windows: Peristiwa Mutasi akan berhenti berfungsi di Chrome 127, sekitar 30 Juli 2024.
- Ekstensi harus diupdate untuk memanfaatkan Manifes V3
Ekstensi harus diupdate untuk memanfaatkan Manifes V3. Ekstensi Chrome akan ditransisikan ke versi manifes baru, Manifes V3. Manifes baru ini akan meningkatkan privasi pengguna, misalnya dengan beralih ke model tempat ekstensi mengubah permintaan secara deklaratif, tanpa dapat melihat permintaan satu per satu. Manifes baru ini juga meningkatkan keamanan ekstensi, karena kode yang dihosting jarak jauh tidak akan diizinkan di Manifes V3. Seperti yang disebutkan sebelumnya dalam postingan blog kami, linimasa penghentian penggunaan Manifes V2 sedang dalam peninjauan dan eksperimen yang dijadwalkan untuk awal tahun 2023 ditunda. Selama peninjauan linimasa, ekstensi Manifes V2 yang sudah ada masih dapat diupdate, dan masih berjalan di Chrome. Namun, semua ekstensi baru yang dikirim ke Chrome Web Store harus menerapkan Manifes V3. Kebijakan Enterprise ExtensionManifestV2Availability telah tersedia untuk mengontrol apakah ekstensi Manifes v2 diizinkan. Kebijakan ini dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Anda dapat melihat versi Manifes mana yang sedang digunakan oleh semua Ekstensi Chrome yang berjalan di perangkat Anda menggunakan halaman penggunaan Aplikasi & ekstensi di Pengelolaan Cloud Browser Chrome. Baca informasi selengkapnya tentang Linimasa manifes, termasuk:
- Chrome 98 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows: Chrome Web Store berhenti menerima ekstensi Manifes V2 baru dengan visibilitas yang disetel ke "Publik" atau "Tidak Publik". Kemampuan untuk mengubah ekstensi Manifes V2 dari "Pribadi" menjadi "Publik" atau "Tidak Publik" akan dihapus.
- Chrome 103 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows: Chrome Web Store berhenti menerima ekstensi Manifes V2 baru dengan visibilitas yang disetel ke "Pribadi".
- Chrome 110 di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows: Kebijakan perusahaan ExtensionManifestV2Availability tersedia untuk mengontrol apakah ekstensi Manifes v2 diizinkan. Kebijakan ini dapat digunakan untuk menguji Manifes V3 di organisasi Anda sebelum migrasi. Setelah migrasi, kebijakan tersebut akan mengizinkan Anda memperpanjang penggunaan ekstensi Manifes V2.
- Versi mendatang di ChromeOS, LaCrOS, Linux, Mac, Windows: Menghapus kebijakan ExtensionManifestV2Availability.
Perubahan ChromeOS mendatang
- Menyetel durasi screensaver

Mulai ChromeOS 120, Anda dapat menyetel durasi screensaver yang ditampilkan saat mengisi daya. Pengguna kini dapat menyetel durasi tampilan screensaver saat perangkat mengisi daya (tidak menggunakan daya baterai). Anda dapat mengontrolnya menggunakan kebijakan perusahaan baru. Setelan defaultnya adalah Selamanya, dan dapat dikurangi dengan opsi drop-down.
- Kontrol baru untuk akselerasi scroll mouse

ChromeOS 120 akan menambahkan kontrol baru yang memungkinkan pengguna menonaktifkan akselerasi scroll mouse dan menyesuaikan kecepatan scroll.
- Peningkatan perilaku Alt + klik

Di ChromeOS 120, Anda akan dapat mengonfigurasi perilaku klik kanan menggunakan keyboard dan touchpad. Anda dapat mengonfigurasi setelan untuk tindakan seperti Home, End, dan Page Up di subhalaman Sesuaikan tombol keyboard.


- Tampilan baru untuk media player ChromeOS

Mulai ChromeOS 121, media player akan memiliki tombol yang lebih besar dan warna yang sesuai dengan wallpaper Anda. Media player ditampilkan saat Anda memutar video atau audio (seperti Spotify atau YouTube) di Setelan Cepat. Anda dapat mengklik ikon pin untuk memindahkan media player ke rak. Selain mengontrol media yang sedang ditransmisikan, Anda juga dapat mentransmisikan media web ke speaker atau layar di jaringan lokal Anda.

- Notifikasi yang ditingkatkan untuk aplikasi tersemat

Mulai ChromeOS 121, Anda dapat memisahkan notifikasi tersemat dari notifikasi lain secara visual. Kami akan mengubah spesifikasi visual, tombol, dan teks notifikasi untuk menyesuaikan dengan balon berukuran tetap. Dengan begitu, tampilan visual notifikasi tersemat akan berbeda dengan notifikasi biasa untuk menekankan perbedaan tujuan yang signifikan (memberi tahu pengguna tentang proses yang sedang berlangsung, bukan peristiwa instan).
- Opsi baru untuk sinkronisasi ChromeOS

ChromeOS akan segera menghadirkan pembaruan pada pengalaman penyiapan perangkat yang memungkinkan pengguna menyesuaikan setelan sinkronisasi untuk aplikasi, setelan, jaringan Wi-Fi, dan wallpaper.
- Penonaktifan aplikasi oleh Admin di MGS

Hingga sekarang, Sesi Tamu Terkelola (MGS) mencakup beberapa aplikasi (aplikasi Jelajahi, Galeri, dan Terminal) yang tersedia untuk pengguna. Dengan kebijakan SystemFeaturesDisableList, Admin nantinya akan dapat menonaktifkan aplikasi tersebut, dan memblokir serta menyembunyikannya dari pengguna di seluruh perusahaan Anda.
Referensi lainnya
- Cara kerja rilis Chrome—Siklus Rilis Chrome
- Download Browser Chrome dan ringkasan produk Chrome Enterprise—Browser Chrome untuk perusahaan
- Status dan linimasa versi Chrome—Google Update Server Viewer
- Pengumuman: Blog Rilis Chrome | Blog Chromium
- Developer: Pelajari perubahan pada platform web
Masih butuh bantuan?
- Pelanggan G Suite, Cloud Identity (hanya akses resmi)—Hubungi dukungan
- Dukungan Browser Chrome untuk Perusahaan—Daftar untuk menghubungi pakar
- Forum Administrator Chrome
- Pusat Bantuan Chrome Enterprise
